Top PDF Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir Chapter III V

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir Chapter III V

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir Chapter III V

Daya tarik wisata Kabupaten Samosir terdiri dari daya tarik yang bersifat tangible (berwujud), seperti daya tarik wisata bahari ; pantai, danau, museum dan situs, panorama alam, agrofoetry (wisata olahraga). Daya tarik wisata bersifat intangible (tidak berwujud), seperti seperti seni dan budaya. Kekayaan objek wisata di Kabupaten Samosir dapat dikembangkan, khususnya pada wisata agro, ecotourism, wisata olahraga, dan wisata spiritual. Pengembangan dan pembangunan kepariwisataan Kabupaten Samosir telah diterbitkan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) pada tahun 2007, Detail Engineering Design (DED) di Kecamatan Pangururan. Upaya mencapai keberhasilan dan pengembangan, pembangunan dan peningkatan parwisata, maka didukung infrastruktur dan suprastruktur sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmatnya, sehingga penulisan Kertas Karya yang berjudul : “Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba sebagai Objek Wisata di Kabupaten Samosir” dapat diselesaikan dengan baik. Kertas karya ini dibuat guna memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan Program Studi D-III Pariwisata, Bidang Keahlian Usaha Wisata, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara.

8 Baca lebih lajut

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

masyarakat mengambil bagian dalam pengembangan daerah wisata tersebut, dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang beralih mata pencaharian yang dulunya bertani menjadi aktif dalam kegiatan kepariwisataan, seperti ikut dalam hal penyediaaan fasilitas yang dibutuhkan wisatawan, membuka rumah makan, menyediakan sentra cendera mata dan lain sebagainya. hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat lokal dalam menunjang perekonomian.

6 Baca lebih lajut

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Objek dan daya tarik wisata adalah suatu bentukan dan aktifitas dan fasilitas yang berhubungan yang dapat menarik minat wisatawan atau pengunjung untuk datang ke suatu daerah/tempat tertentu. Daya tarik yang tidak atau belum dikembangkankan semata-mata hanya merupakan sumber daya potensial dan belum dapat disebut daya tarik wisata, sampai adanya suatu jenis pengembangan tertentu.

6 Baca lebih lajut

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Pantai Pasir Putih Parbaba adalah salah satu daerah tujuan wisata di Kabupaten Samosir. Pantai ini memiliki banyak potensi yang apabila dikembangkan secara maksimal, akan menciptakan objek wisata yang menarik dan berkualitas. Penulisan ini bertujuan untuk menguraikan dan menggali potensi pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba dengan cara mengumpulkan data melalui penelitian pustaka seperti, buku-buku dan internet, dan melalui penelitian lapangan seperti wawancara. Hasil yang didapatkan yaitu, potensi pasir pantai yang dapat digunakan sebagai wahana wisata olahraga, potensi air danau yang dapat digunakan sebagai wahana bermain dan berenang, potensi pemandangan alam yang dapat digunakan dalam dunia fotografi.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Danau adalah kumpulan massa air yang menempati suatu wadah yang relatif luas, dapat terbentuk secara alamiah maupun buatan. Mendapatkan pasokan air (inlet) baik dari curah hujan, sungai-sungai yang terdapat disekitarnya, maupun dari mata air. Beberapa danau memiliki saluran keluar (outlet) yang terkadang juga dapat terbentuk secara alamiah. Danau dapat dijadikan sebagai sumber air bagi kehidupan, daerah resapan air, irigasi bagi lahan pertanian, kegiatan perikanan, dan sebagainya. Mempunyai potensi sumber daya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, misalnya memancing, berperahu, berenang dan dapat juga dijadikan sebagai tempat rekreasi dan pariwisata. Namun setiap pemanfaatan potensi danau harus diseimbangkan dengan pengelolaan ekosistem danau tersebut supaya tetap lestari.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Undang-Undang No.10 tahun 2009 tentang kepariwisataan menyebutkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusasha, Pemerintah dan pemerintah Pusat. Pariwisata menjadi bisnis, dan bisnis yang murah dan dapat dimulai dari skala kecil dari diri sendiri sehingga kita bisa menciptakan bisnis dari diri sendiri. Masyarakat dari segala lapisan menjadi subjek dalam pembangunan pariwisata, masyarakat menjadi pelaku ataupun penggerak yang akan menciptakan pengalaman terbaik bagi wisatawan sehingga akan tercipta kenangan terhadap objek pariwisata tersebut. Dengan begitu wisatawan akan kembali lagi bahkan akan bercerita kepada yang lain sehingga akan mendatangkan wisatawan lain untuk berkunjung kembali.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Kabupaten Toba Samosir merupakan kabupaten yang mempunyai potensi pariwisata yang cukup potensial. Kabupaten Toba Samosir mempunyai beberapa objek dan daya tarik wisata seperti objek wisata pantai Lumban Silintong, museum T.B Silalahi Center, makam raja Sisingamangaraja XII dan pantai Pasir Putih Pangkodian. Saat ini, Kabupaten Toba Samosir memang lebih dikenal dengan daerah pertanian dan kurang dikenal dalam bidang pariwisata.Namun demikian, kabupaten ini mempunyai objek wisata yang memiliki potensi cukup bagus.Terutama apabila mendapat perhatian lebih dari pemerintah Kabupaten Toba Samosir.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara) Chapter III V

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara) Chapter III V

Hal tersebut juga senada dengan yang dikatakan Bapak Belly Boyking Sihaloho sebagai Kepala Desa Hutabolon. Bahwa pariwisata berbasis masyarakat adalah masyarakat terlibat dalam kegiatan kepariwisataan dan bahkan masyarakat sebagai pelaku utamanya atau mendapat manfaat langsung dari sektor pariwisata melalui bekerja dibidang pariwisata. Dari informan di dapat sebuah informasi bahwa masyarakat yang tidak bekerja dibidang pariwisata, seperti petani, tidak terlibat aktif dalam pengembangan Pantai Pasi Putih. Hal ini dikarenakan bahwa belum ada keterpaduan antara sektor pertanian untuk mendukung Pariwisata yang ada di Pantai Pasir Putih. Dapat diketahui bahwa bentuk keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kebersihan yang dilakukan pada Jumat sehingga program dalam menjaga kebersihan Pantai Pasir Putih Parbaba adalah Jumat bersih. Di desa Hutabolon ini dikenal dengan sistem tandak jadi masyarakat membersihkan lokasi mereka saja.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Danau adalah kumpulan massa air yang menempati suatu wadah yang relatif luas, dapat terbentuk secara alamiah maupun buatan. Mendapatkan pasokan air (inlet) baik dari curah hujan, sungai-sungai yang terdapat disekitarnya, maupun dari mata air. Beberapa danau memiliki saluran keluar (outlet) yang terkadang juga dapat terbentuk secara alamiah. Danau dapat dijadikan sebagai sumber air bagi kehidupan, daerah resapan air, irigasi bagi lahan pertanian, kegiatan perikanan, dan sebagainya. Mempunyai potensi sumber daya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, misalnya memancing, berperahu, berenang dan dapat juga dijadikan sebagai tempat rekreasi dan pariwisata. Namun setiap pemanfaatan potensi danau harus diseimbangkan dengan pengelolaan ekosistem danau tersebut supaya tetap lestari.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Davies, J. dan C. C. Frederich. 1995. Manfaat Lahan Basah, Potensi Lahan Basah dalam Mendukung dan Memelihara Pembangunan [Terjemahan dari Wetland Benefit: The Potential for Wetlands to Support and Maintain Development]. Nirarita, E. dan Baehaqie, A. (Penerjemah). Asian Wetland Bureau Publication No. 87. Bogor. xiii+52 hlm.

3 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung fisik kawasan sebagai objek wisata. Dilaksanakan pada bulan April-Mei 2016 di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan untuk kegiatan berperahu termasuk kategori sesuai (S2) pada stasiun 1 (71,43%) dan stasiun 3 (59,52%), sementara stasiun 2 termasuk kategori sangat sesuai (S1) dengan nilai 83,33%. Kegiatan sepeda air termasuk kategori sesuai (S2) pada stasiun 1 dan stasiun 3 dengan nilai 76,47% dan 74,51% sedangkan pada stasiun 2 termasuk kategori sangat sesuai (S1) dengan nilai 84,31%. Kegiatan duduk santai tergolong sesuai (S2) pada ketiga stasiun dengan nilai IKW yang sama yaitu 74,51%. Kegiatan berenang tergolong sesuai (S2) pada stasiun 1 dan stasiun 2 dengan nilai IKW yang sama yaitu 81,40% sedangkan pada stasiun 3 termasuk kategori sangat sesuai (S1). Kegiatan banana boat pada ketiga stasiun pengamatan tergolong sangat sesuai (S1) dengan nilai IKW pada stasiun 1 dan stasiun 2 yaitu 21 dan stasiun 3 yaitu 24. Daya dukung fisik kawasan ini dengan luas area pemanfaatan 93.315 m 2 yaitu 5366 orang per hari. Nilai keindahan alam Pantai Pasir Putih Parbaba yaitu 37,63% termasuk kategori tidak indah sedangkan nilai kenyamanan kawasan ini yaitu 52,68% termasuk kategori cukup nyaman.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Dari penelitian yang dilakukan ini diperoleh kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata sudah ada. Namun masih terdapat beberapa kelemahan dalam partisipasi masyarakat tersebut. Dari penelitian ini juga beberapa bentuk usaha partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Dalam pengembangan pariwisata serta diketahui kendala dan hambatan dalam pengembangan objek wisata Pantai Pasir Putih Parbaba.

12 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Dari penelitian yang dilakukan ini diperoleh kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata sudah ada. Namun masih terdapat beberapa kelemahan dalam partisipasi masyarakat tersebut. Dari penelitian ini juga beberapa bentuk usaha partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Dalam pengembangan pariwisata serta diketahui kendala dan hambatan dalam pengembangan objek wisata Pantai Pasir Putih Parbaba.

1 Baca lebih lajut

Pengaruh Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Parbaba terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Hutabolon Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir

Pengaruh Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Parbaba terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Hutabolon Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir

Sejak dikembangkan dan diresmikan menjadi sebuah objek wisata pada tahun 2006 oleh Prof.Dr.Ir Johar Arifin Husin sebagai Deputi Pemberdayaan Olah Raga, pada tanggal, 18 Mei 2006 silam, Pantai pasir putih parbaba sebelumnya adalah hanya sebuah pantai berpasir putih yang digunakan penduduk sebagai sarana mencuci pakaian dan juga mengambil air minum . kini menjadi menjadi salah satu daerah tujuan wisata paling banyak di kunjungi di Pulau Samosir setelah daerah tujuan wisata Tomok-Simanindo keunikan pantai ini banyak mengundang perhatian dan decak kagum para wisatawan dari berbagai daerah ketika mengunjunginya. Terletak di daerah dataran tinggi yang beriklim sejuk, Perairan di pantai ini
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Undang-Undang No.10 tahun 2009 tentang kepariwisataan menyebutkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusasha, Pemerintah dan pemerintah Pusat. Pariwisata menjadi bisnis, dan bisnis yang murah dan dapat dimulai dari skala kecil dari diri sendiri sehingga kita bisa menciptakan bisnis dari diri sendiri. Masyarakat dari segala lapisan menjadi subjek dalam pembangunan pariwisata, masyarakat menjadi pelaku ataupun penggerak yang akan menciptakan pengalaman terbaik bagi wisatawan sehingga akan tercipta kenangan terhadap objek pariwisata tersebut. Dengan begitu wisatawan akan kembali lagi bahkan akan bercerita kepada yang lain sehingga akan mendatangkan wisatawan lain untuk berkunjung kembali.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung fisik kawasan sebagai objek wisata. Dilaksanakan pada bulan April-Mei 2016 di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan untuk kegiatan berperahu termasuk kategori sesuai (S2) pada stasiun 1 (71,43%) dan stasiun 3 (59,52%), sementara stasiun 2 termasuk kategori sangat sesuai (S1) dengan nilai 83,33%. Kegiatan sepeda air termasuk kategori sesuai (S2) pada stasiun 1 dan stasiun 3 dengan nilai 76,47% dan 74,51% sedangkan pada stasiun 2 termasuk kategori sangat sesuai (S1) dengan nilai 84,31%. Kegiatan duduk santai tergolong sesuai (S2) pada ketiga stasiun dengan nilai IKW yang sama yaitu 74,51%. Kegiatan berenang tergolong sesuai (S2) pada stasiun 1 dan stasiun 2 dengan nilai IKW yang sama yaitu 81,40% sedangkan pada stasiun 3 termasuk kategori sangat sesuai (S1). Kegiatan banana boat pada ketiga stasiun pengamatan tergolong sangat sesuai (S1) dengan nilai IKW pada stasiun 1 dan stasiun 2 yaitu 21 dan stasiun 3 yaitu 24. Daya dukung fisik kawasan ini dengan luas area pemanfaatan 93.315 m 2 yaitu 5366 orang per hari. Nilai keindahan alam Pantai Pasir Putih Parbaba yaitu 37,63% termasuk kategori tidak indah sedangkan nilai kenyamanan kawasan ini yaitu 52,68% termasuk kategori cukup nyaman.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Adapun alasan peneliti menggunakan bentuk penelitian deskriptif kualitatif dikarenakan penelitian ini menggambarkan fakta – fakta dan menjelaskan keadaan yang terejadi dilapangan dan m[r]

5 Baca lebih lajut

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Industri pariwisata merupakan industri yang saling melengkapi antara bidang yang satu dengan bidang yang lain yang berhubungan dengan pelayanan pariwisata. Selama wisatawan melakukan aktifitas wisata, mereka membutuhkan produk berupa barang dan jasa. Hal tersebut merupakan peluang bagi perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata untuk menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan wisatawan, seperti jasa perhotelan, restoran, industri kerajinan tangan dan sebagainya. Meskipun setiap industri ini memiliki tipe, lokasi, cara pelayanan, dan fungsi yang berbeda-beda, namun tetap saling terkait antara industri yang satu dengan industri yang lain dalam sebuah lingkup dunia pariwisata.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Pengembangan pariwisata di kawasan Pantai Pasir Putih Pangkodian merupakan pengembangan pariwisata dibidang sistem transportasi, jalan, dan akomodasi.Tujuan penulisan kertas karya ini adalah untuk menguraikan ketersediaan sarana transportasi, jalan, dan akomodasi di kawasan Pantai Pasir Putih Pangkodian. Pengumpulan data tentang kawasan Pantai Pasir Putih Pangkodian dilakukan dengan cara penelitian lapangan, yaitu dengan melakukan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa ketersediaan sarana transportasi, jalan, dan akomodasi masih kurang memadai di kawasan Pantai Pasir Putih Pangkodian.Hal inilah yang harus mendapat perhatian lebih, terutama dari pihak Pemkab Toba Samosir.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...