Top PDF Program Kerja dan Jadwal Bimbingan Konseling.xlsx

Program Kerja dan Jadwal Bimbingan Konseling.xlsx

Program Kerja dan Jadwal Bimbingan Konseling.xlsx

3. Merencanakan pendidikan lanjutan Agustus 2014 Siswa Koordinator BP/Ursis BOS 4. Cara menghadapi tes Agustus 2014 Siswa Koordinator BP/Ursis BOS 5. Konselin Individual September 2014 Siswa Koordinator BP/Ursis BOS 6. Konseling kelompok Agustus 2014 s.d Juni 2015 Siswa Koordinator BP/Ursis BOS

2 Baca lebih lajut

PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING

PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING

hasil belajar peserta didik”. Dalam pengertian ini, penilaian merupakan suatu kegiatan yang memiliki tahapan tertentu (berproses : mekanisme, prosedur, dan instrument yang digunakan), dengan mengetengahkan pengumpulan dan pengolahan akan berbagai informasi. Lalu, informasi apa sajakah yang akan dikumpulkan dan diolah itu? Bagaimanakah bentuk atau atribut yang mengindikasikan pencapaian hasil belajar itu? Informasi yang dimaksud tentu berkaitan dengan objek yang dinilai, baik tentang pesera didik dengan semua kompetensi yang dimilikinya (sebagai intervensi pembelajaran/bimbingan), maupun tentang seperangkat unsur yang mendukung untuk ketercapaian itu (program pembelajaran/program bimbingan konseling). Informasi yang dikumpulkan untuk diolah itu dapat berkenaan dengan kemampuan
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap prog-kerja

Bimbingan dan konseling merupakan upaya proaktif dan sistemik dalam memfasilitasi individu mencapai perkembangan yang optimal, pengembangan perilaku efektif, pengembangan lingkungan perkembangan, dan peningkatan keberfungsian individu dalam lingkungannya. Semua perilaku tersebut merupakan proses perkembangan yakni proses interaksi antara individu dengan lingkungan. Pengampu bimbingan dan konseling adalah guru bimbingan dan konseling atau konselor yang merupakan salah satu kualifikasi pendidik.

9 Baca lebih lajut

Program Bimbingan Konseling

Program Bimbingan Konseling

c. Bimbingan karir yaitu, bimbingan yang membantu individu dalam perencanaan pengembangan dan pemecahan masalah-masalah karir seperti pemahaman terhadap jabatan dan tugas-tugas kerja, pemahaman kondisi lingkungan, perencanaan dan pengembangan karir, penyesuaian pekerjaan, dan pemecahan masalah-masalah karir yang dihadapi. Bimbingan karir juga merupakan layanan pemenuhan kebutuhan perkembangan individu sebagai bagian integral dari program pendidikan. Bimbingan karir terkait dengan perkembangan kemampuan kognitif,afektif, maupun ketrampilan individu dalam mewujudkan konsep diri yang positif, memahami proses pengambilan keputusan,maupun perolehan pengetahuan dalam ketrampilan yang akan membantu dirinya memasuki sistem kehidupan sosial budaya yang terus menerus berubah.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

program bimbingan dan konseling

program bimbingan dan konseling

c. Bimbingan karir yaitu, bimbingan yang membantu individu dalam perencanaan pengembangan dan pemecahan masalah-masalah karir seperti pemahaman terhadap jabatan dan tugas-tugas kerja, pemahaman kondisi lingkungan, perencanaan dan pengembangan karir, penyesuaian pekerjaan, dan pemecahan masalah-masalah karir yang dihadapi. Bimbingan karir juga merupakan layanan pemenuhan kebutuhan perkembangan individu sebagai bagian integral dari program pendidikan. Bimbingan karir terkait dengan perkembangan kemampuan kognitif,afektif, maupun ketrampilan individu dalam mewujudkan konsep diri yang positif, memahami proses pengambilan keputusan,maupun perolehan pengetahuan dalam ketrampilan yang akan membantu dirinya memasuki sistem kehidupan sosial budaya yang terus menerus berubah.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap program-bp

Program Kerja Bimbingan Konseling Kurikulum 2013 Lengkap program-bp

Merujuk pada akhir draft buku pedoman pelayanan bimbingan dan konseling tahun 2004, penyelengaraan bimbingan dan konseling memberikan penekanan yang sangat besar terhadap tugas-tugas perkembangan yang dijabarkan pada berbagai kompetensi yang harus dimiliki perserta didik. Dalam operasionalnya strategi penyelenggaraan bimbingan dan konseling dituangkan dalam bentuk silabus dan prodram kegiatan.

20 Baca lebih lajut

4.1 Program Kerja BK

4.1 Program Kerja BK

[KOP MADRASAH] ---JADWAL KEGIATAN TAHUNAN BIMBINGAN DAN KONSELING MADRASAH ...[r]

1 Baca lebih lajut

Contoh Program Kerja Pelayanan BK

Contoh Program Kerja Pelayanan BK

Instrumen dan format yang digunakan mencakup dalam kegiatan layanan maupun kegiatan administrasi adalah dengan menggunakan tes Inventori Tugas Perkembangan maupun data hasil pemeriksaan psikologis yang telah dilaksanakan kepada seluruh peserta didik. Sebagai dasar untuk penyusunan program layanan bimbingan dan konseling yang berbasis tugas-tugas perkembangan, maka dilakukan langkah-langkah identifikasi dan evaluasi kebutuhan secara rasional melalui layanan yang sifatnya demand supplier yang berlaku umum untuk seluruh peserta didik sedangkan langkah identifikasi dan evaluasi kebutuhan secara empiris (need asessment) ditempuh melalui pengisian sejumlah kuesioner untuk menganalisis kebutuhan nyata peserta didik sehingga layanan diharapkan akan efektif karena sifatnya demand driven. Hasil tes Inventori Tugas Perkembangan (ITP) yang dilaksanakan di kelas VII, VIII, dan IX menunjukan beberapa aspek perkembangan yang masih rendah dan perlu bimbingan untuk mengembangkannya. Berdasarkan hasil tes Inventori Tugas
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

UNJUK KERJA KONSELOR SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH DAN MADRASAH KECAMATAN TERBANGGI BESAR TAHUN PELAJARAN 2012-2013

UNJUK KERJA KONSELOR SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH DAN MADRASAH KECAMATAN TERBANGGI BESAR TAHUN PELAJARAN 2012-2013

terdapat konselor yang mengakui bahwa pembuatan program bimbingan dan konseling di sekolah belum berdasarkan perkembangan kebutuhan siswa melainkan dengan mengolah ulang program bimbingan konseling tahun ajaran sebelumnya. Kemudian belum adanya kolaborasi antara konselor dengan pihak terkait misalnya guru, wali kelas atau kepala sekolah dalam penyusunan program bimbingan konseling. Ditambahkan lagi bahwa konselor belum mengadakan pengelolaan terhadap sarana dan biaya program bimbingan dan konseling serta belum adanya evaluasi terhadap hasil, proses dan program bimbingan konseling di setiap akhir semester. Dengan demikian, bisa dilihat bahwa pelaksanaan kompetensi profesional di wilayah tersebut belum bisa dikatakan maksimal dalam hal penyusunan program bimbingan konseling. Oleh karena itu, penulis bermaksud untuk melakukan kajian lebih dalam untuk mengetahui sejauh mana unjuk kerja konselor dalam pelaksanaan program bimbingan konseling di Sekolah Menengah dan Madrasah Kecamatan Terbanggi Besar tahun pelajaran 2012-2013.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL).

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL).

Dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK N 1 Yogyakarta, praktikan melaksanakan layanan dasar berupa bimbingan klasikal dengan dua belas materi yang berbeda di dalam bidang pribadi, sosial belajar dan karir. Pengalaman yang diperoleh praktikan selama pelaksanaan PPL ini meliputi pengalaman pemberian layanan bimbingan dan konseling khususnya bimbingan klasikal meliputi bimbingan sosial, pribadi, belajar dan karir. Layanan informasi berupa modul dan video motivasi juga berhasil dilaksanakan dan diberikan kepada pihak sekolah. Layanan responsif berupa konseling individual dilaksanakan sebanyak sembilan kali, konseling kelompok sebanyak satu kali dan home visit terhadap peserta didik dilaksanakan satu kali. Namun, ada beberapa perencanaan program kerja BK yang tidak dapat terlaksana seperti bimbingan kelompok, dan layanan perencanaan individual yang terkendala oleh waktu. Dari pemberian bimbingan klasikal tersebut, praktikan mendapat kesempatan untuk belajar menghadapi siswa dari berbagai macam latar belakang dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Selain itu praktikan juga belajar bersosialisasi, berinteraksi dan bekerjasama dengan seluruh guru maupun karyawan yang ada di SMK N 1 Yogyakarta. Dalam hal tersebut praktikan belajar untuk menjadi seorang konselor sekolah yang profesional.
Baca lebih lanjut

256 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)/MAGANG III.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)/MAGANG III.

Dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMK N 6 Yogyakarta, praktikan melaksanakan layanan dasar berupa bimbingan klasikal dengan sembilan materi yang berbeda di dalam bidang pribadi, sosial, belajar dan karir, dan bimbingan kelompok dengan satu materi sesuai kebutuhan sejumlah siswa. Layanan responsif berupa konseling individual dilaksanakan sebanyak sepuluh kali, konseling kelompok sebanyak dua kali dan home visit terhadap peserta didik dilaksanakan dua kali. Namun, ada beberapa perencanaan program kerja BK yang tidak dapat terlaksana yaitu layanan orientasi karena kegiatan orientasi dilakukan oleh pihak sekolah pada saat pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah bagi kelas X, perencanaan individual dan konferensi kasus tidak terlaksana karena terkendala oleh waktu. Selama melaksanakan PPL, praktikan mendapatkan pengetahuan baru mengenai pengelolaan administrasi BK, pengelolaan administrasi sekolah, penelusuran tamatan, pengurusan beasiswa, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, konseling individual serta home visit. Melalui pengalaman-pengalaman tersebut praktikan menjadi mengerti dan dituntut untuk terampil dalam mengerjakan kegiatan administrasi sekolah khususnya Bimbingan dan Konseling. Di SMK N 6 Yogyakarta, praktikan melakukan bimbingan klasikal sebanyak 26 kali yaitu dikelas X Akomodasi Perhotelan 1, X Tata Busana 1, X Tata Busana 3, X Jasa Boga 1, X Jasa Boga 2, X Jasa Boga 3, X Patiseri, X Kecantikan Kulit 1, dan X Kecantikan Rambut, bimbingan kelompok sebanyak 1 kali pada 16 siswa kelas X Kecantikan Rambut. Dari pemberian layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, konseling individu, dan home visit, praktikan mendapat kesempatan untuk belajar menghadapi siswa dari berbagai macam latar belakang dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Selain itu praktikan juga belajar bersosialisasi, berinteraksi dan bekerjasama dengan seluruh guru maupun karyawan yang ada di SMK N 6 Yogyakarta. Dalam hal tersebut praktikan belajar untuk menjadi seorang konselor sekolah yang profesional.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

beroperasi dan bagaimana perilaku antaranggota tim berinteraksi. Yang dibutuhkan anggota tim adalah gambaran jelas tentang cara kerja, norma, dan nilai-nilai tim. Di lingkungan sekolah ada guru baru atau guru pindahan dari sekolah lain, sebagai anggota baru yang baru perlu ”diajari” bagaimana bekerja di lingkungan tim kerja di sekolah. Suatu sekolah terkadang sudah memiliki budaya saling pengertian, tanpa ada perintah setiap guru mengambil inisiatif untuk menegur siswa jika tidak disiplin. Cara kerja ini mungkin belum diketahui oleh guru baru sehingga perlu disampaikan agar tim sekolah tetap solid dan kehadiran guru baru tidak merusak sistem.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Program Kerja Bimbingan dan Konseling SD MI Terbaru

Program Kerja Bimbingan dan Konseling SD MI Terbaru

Bimbingan dan konseling merupakan keahlian pelayanan pengembangan pribadi dan pemecahan masalah yang mementingkan pemenuhan kebutuhan dan kebahagaian pengguna sesuai dengan martabat, nilai, potensi, dan keunikan individ berdasarkan kajian dan penerapan ilmu dan teknologi dengan acuan dasar ilmi pendidikan dan psikologi yang dikemas dalam kaji terapan konseling yang diwaranai oleh budaya pihak-pihak yang terkait. Dengan demikian paradigma bimbingan dan konseling adalah pelayanan bantuan psiko-pendidikan dalam bingkai budaya.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING SMP VII

PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING SMP VII

Penilaian proses bimbingan konseling dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian rumusan kegiatan yang telah diprogramkan dalam satuan-satuan layanan dapat diimplementasikan kepada sasaran layanan, sehingga tersedia informasi tentang kualitas atau mutu layanan. Evaluasi proses dimaksud untuk memberikan umpan balik secara periodik dalam pelaksanaan program dan untuk mengontrol prosedur dan rencana yang telah disusun. Dengan cara demikian kita akan dapat mendeteksi atau meramalkan segala sesuatu yang mungkin terjadi selama program itu dilaksanakan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 2 TEMPEL.

LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 2 TEMPEL.

Kegiatan dan koordinasi pengurus OSIS sudah baik karena kerjasama dengan guru pembimbing berjalan denga baik. Salah satu program kerja pengurus OSIS yang bekerja sama denga pihak sekolah adalah laragan membawa handphone (HP) selama di sekolah dan dilakukan penggeledahan setiap hari senin dan waktu- waktu tertentu secara mendadak. Selain itu kegiatan sosial yang berjalan denga baik adalah dengan menyediakannya kotak sosial untuk menghimpun dana yang selanjutnya disalurkan kepada peserta didik yang membutuhkan atau terkena musibah. OSIS mempunyai ruang tersendiri untuk rapat dan mempersiapka program kerja, namun penataan ruang OSIS masih kurang rapi, sehingga perlu dibenahi dan ditata ulang.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

Program Bimbingan Konseling Umum

Program Bimbingan Konseling Umum

Di dalam Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi yang didalamnya memuat struktur kurikulum, telah mempertajam perlunya disusun dan dilaksanakannya program pengembangan diri yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga pendidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan Bimbingan dan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi, kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Program Bulanan Bimbingan Konseling

Program Bulanan Bimbingan Konseling

Makhshushotin, S.Pd SMP Negeri 1Kesamben Penempatan dan Penyaluran  Teknik-teknik belajar  Perencanaan pemilihan pendidikan lanjutan  Pengaruh pendidikan dengan keberhasilan kari[r]

7 Baca lebih lajut

BIMBINGAN DAN KONSELING

BIMBINGAN DAN KONSELING

Banyak ahil yang memberikan makna tentang konseling. Menurut James P. Adam yang dikutip oleh Depdikbud (1976: 19a): Konseling adalah suatu pertalian timbal balik antara dua orang individu di mana yang seorang (konselor) membantu yang lain (konseli) supaya dia dapat lebih baik memahami dirinya dalam huhungannya dengan masalah hidup yang dihadapinya pada waktu itu dan pada waktu yang akan datang.

13 Baca lebih lajut

Program Evaluasi Bimbingan dan Konseling

Program Evaluasi Bimbingan dan Konseling

Evaluasi Program. Evaluasi program merupakansuatuprosedur yang digunakanuntukmenentukansejauhmanasekolahmenempatkan program bimbingandankonseling yang komprehensifsesuaidan berfungsisepenuhnya. Penilaian yang dibuatmengenai status darisebuah program menggunakanstandar program dankriteriaevaluasi yang diambillangsungdarikerangka program bimbingandankonseling yang komprehensif (Gysbers& Henderson, 2006). Standar

4 Baca lebih lajut

Program Mingguan Bimbingan Konseling

Program Mingguan Bimbingan Konseling

yang baru saja diputus oleh pacarnya  Memiliki teman yang setiap hari melemahkan semangat belajar  Memiliki teman yang selalu mengeluhkan dirinya memiliki tubuh gemuk atau kurus 9 L[r]

53 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...