Top PDF Simulasi Lelang Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Simulasi Lelang Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Simulasi Lelang Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Pelelangan sebagai sistem dari perdagangan adalah sebuah transaksi penjualan dan pembelian. Sistem transaksi lelang yang ada sekarang ini banyak dilakukan secara langsung tanpa bantuan alat. Transaksi penjualan dan pembelian dalam pelelangan yang ada sekarang ini mengandung cacat, misalnya pembeli hendak melakukan penawaran yang sesuai dengan keadaan keuangannya dan kemampuannya dan kebanyakan harga yang ditetapkan oleh penjual lebih dari kemampuan keuangan dari pembeli. Tentu saja sistem transaksi penjualan dan pembelian dalam pelelangan sekarang ini lebih sulit untuk dilakukan. Untuk mengatasi masalah ini, maka diperlukan alat simulasi yang tepat agar dapat membantu dan mempermudah dalam melakukan transaksi dalam pelelangan. Dalam tugas akhir ini dibuat sebuah alat simulasi dengan bantuan komputer dan mikrokontroler MCS-51 untuk bisa membantu dan mempermudah dalam setiap transaksi pelelangan. Alat simulasi ini terdiri dari sebuah LCD sebagai tampilan dari transaksi yang sedang dilakukan, keypad sebagai alat untuk melakukan atau menentukan penawaran yang diinginkan, dan mikrokontroler MCS-51 sebagai pengendali dalam alat ini. Alat simulasi ini juga membutuhkan sebuah komputer, sebuah komputer utama yang mencatat data setiap transaksi yang dilakukan oleh alat simulasi lelang yang dikontrol oleh penjual dalam transaksi.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Virtual Plant Menggunakan Labview Yang Dikendalikan Oleh PLC Dengan Interface MCS-51.

Virtual Plant Menggunakan Labview Yang Dikendalikan Oleh PLC Dengan Interface MCS-51.

2. Pada virtual plant yang dibuat terdapat fasilitas seperti timing diagram untuk mengetahui kondisi berapa lama suatu proses berjalan, indikator proses untuk mengetahui proses yang sedang berjalan, tampilan simulasi untuk mengamati proses yang sedang berlangsung. Contoh pada traffic light, dapat diamati lama lampu yang menyala menggunakan timing diagram dan hasilnya dicocokkan dengan program PLC yang dibuat sesuai atau tidak, kondisi menyala pada lampu yang menunjukkan bahwa proses sedang berlangsung, dan tampilan simulasi dari proses yang berjalan.

68 Baca lebih lajut

Pengembangan Prototipe Pengukuran Performansi Motor Induksi Tiga Fasa Dalam Bentuk Kurva, Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Pengembangan Prototipe Pengukuran Performansi Motor Induksi Tiga Fasa Dalam Bentuk Kurva, Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Pengukuran ini dirancang menggunakan mikrokontroler MCS-51 sebagai pengatur kecepatan, melalui inverter dan pembaca kecepatan motor, yang dilakukan dengan menggunakan sensor optocoupler tipe H21A2. Sedangkan kurva ditampilkan pada komputer menggunakan perangkat lunak Borland Delphi 7, juga sebagai pengolah data dari MCS-51 yang dikirim melalui RS-232. Kurva hasil pengukuran didapat dalam dua kali pengukuran: motor tanpa beban, dan motor dengan beban. Sehingga melalui kedua kurva ini, slip yang terjadi akibat beban pada motor yang diukur dapat terlihat.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Pengembangan Prototipe Lampu Lalu Lintas Pejalan Kaki Berbasis Mikrokontroler MCS-51 yang Diinisiasi dengan Tombol

Pengembangan Prototipe Lampu Lalu Lintas Pejalan Kaki Berbasis Mikrokontroler MCS-51 yang Diinisiasi dengan Tombol

Adapun penelitian yang pernah dilakukan adalah Traffic Signal Control Modification Based on Self-Organizing in Indonesia (Jatmiko et al. 2009), yaitu mengenai kontrol lampu lalu lintas pada persimpangan jalan berdasarkan perubahan jumlah kendaraan pada masing-masing bagian simpang. Penelitian dalam bentuk simulasi ini menggunakan pendekatan pada suara dengan menghitung nilai frekuensi suara yang ditimbulkan. Penelitian tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Indonesia khususnya pada bagian persimpangan jalan. Terkait penelitian sebelumnya, penelitian ini mengembangkan suatu sistem lalu lintas berbasis mikrokontroler yang juga masih dalam bentuk simulasi atau prototipe.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Perancangan Dan Pembuatan Gerbang Otomatis Dengan Bahasa Assembly MCS-51 Berbasis Mikrokontroler AT89S51

Perancangan Dan Pembuatan Gerbang Otomatis Dengan Bahasa Assembly MCS-51 Berbasis Mikrokontroler AT89S51

Motor DC memerlukan suplai tegangan yang searah pada kumparan medan untuk diubah menjadi energi mekanik. Kumparan medan pada motor dc disebut stator (bagian yang tidak berputar) dan kumparan jangkar disebut rotor (bagian yang berputar). Jika terjadi putaran pada kumparan jangkar dalam pada medan magnet, maka akan timbul tegangan (GGL) yang berubah-ubah arah pada setiap setengah putaran, sehingga merupakan tegangan bolak-balik. Prinsip kerja dari arus searah adalah membalik phasa tegangan dari gelombang yang mempunyai nilai positif dengan menggunakan komutator, dengan demikian arus yang berbalik arah dengan kumparan jangkar yang berputar dalammedan magnet. Bentuk motor paling sederhana memiliki kumparan satu lilitan yang bisa berputar bebas di antara kutub-kutub magnet permanen.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

TA : Rancang Bangun Pengendalian Motor Melalui PLC Festo Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

TA : Rancang Bangun Pengendalian Motor Melalui PLC Festo Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Komunikasi data serial menggunakan dua metode, asinkronous dan sinkronous. Metode sinkronous mentransfer suatu blok data (karakter) pada suatu waktu sedangkan asinkronous mentransfer suatu byte tunggal pada suatu waktu. Ada kemungkinan untuk membuat software untuk digunakan dengan metode di atas, tetapi programnya bisa membosankan dan panjang. Karena itu, ada chip- chip IC khusus yang dibuat oleh banyak pabrik untuk komunikasi data serial. Chip-chip ini secara umum dikenal sebagai UART ( Universal Asynchronous Receiver-Transmitter ) dan USART ( universal synchronous-asynchronous receiver-transmitter ). Port COM pada IBM PC menggunakan UART 8250.
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

Model Pemindah Telur 2 Dimensi Dengan Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Infra Merah.

Model Pemindah Telur 2 Dimensi Dengan Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Infra Merah.

Sistem kendali banyak memainkan peranan penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam bidang teknik dan ilmu pengetahuan. Dewasa ini sistem kendali mengalami kemajuan pesat. Instrumentasi, otomatisasi proses, peralatan pengendali mesin, pengolahan energi semuanya didominasi oleh kendali mikrokontroler, yang dimungkinkan karena adanya rangkaian terpadu.

24 Baca lebih lajut

SISTEM OTOMATIS PENYIRAMAN TANAMAN PADA RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

SISTEM OTOMATIS PENYIRAMAN TANAMAN PADA RUMAH KACA BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

Telah dilakukan perancangan dan perealisasian sistem penyiraman tanaman pada rumah kaca berbasis mikrokontroler AT89S51. Hasil yang diperoleh berupa nilai hambatan pada tanah yang berbeda- beda jenisnya dengan fungsi sebagai setting point di dalam mengatur dan mengukur tingkat resistansi pada tanah serta untuk mengetahui tingkat kebutuhan air pada tanah yang hasilnya ditampilkan dengan menggunakan seven segmen dan layar monitor komputer menggunakan antarmuka program Borland Delphi 7.0.

6 Baca lebih lajut

Robot Lengan Pemilah Benda Berdasarkan Ukuran Benda Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Ultrasonik.

Robot Lengan Pemilah Benda Berdasarkan Ukuran Benda Menggunakan Mikrokontroller MCS-51 dan Sensor Ultrasonik.

Address Latch Enable (ALE) merupakan keluaran berdenyut untuk mengunci byte yang rendah serta menunjukkan memory eksternal. Pin ini juga merupakan input pulsa program selama pemrograman flash. Operasi normal dari ALE dikeluarkan pada laju konstan 1/6 dari frekuensi oscilator, dan dapat digunakan untuk pewaktu eksternal atau pemberian pulsa. Jika dikehendaki, operasi ALE dapat didisable dengan memberikan setting bit 0 dari SFR pada lokasi 8 EH. Dengan bit set, ALE dapat diiaktifkan selama instruksi M0VX atau MOVC. Dengan mensetting ALE disabled, tidak akan mempengaruhi jika mikrokontroler pada mode eksekusi eksternal.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Perancangan Sistem Keamanan dan Pelacakan Kendaraan Dengan Media SMS Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Perancangan Sistem Keamanan dan Pelacakan Kendaraan Dengan Media SMS Menggunakan Mikrokontroler MCS-51.

Komunikasi Serial digunakan untuk menghubungkan Mikrokontroler dengan Mobile Phone dan GPS Receiver. Oleh karena itu digunakan IC MAX232 yang berfungsi sebagai pengubah tegangan pada level serial RS232 menjadi tegangan pada level TTL dan sebaliknya ia juga akan mengubah tegangan pada level TTL menjadi tegangan pada level serial RS232. Selain itu, dengan menggunakan tegangan RS232, komunikasi masih dapat dilakukan walaupun jaraknya jauh.

4 Baca lebih lajut

PENGHITUNG WAKTU DENGAN TAMPILAN LCD M1632 BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

PENGHITUNG WAKTU DENGAN TAMPILAN LCD M1632 BERBASIS MIKROKONTROLER MCS 51

Salah satu bidang yang berkembang pesat dalam bidang elektronika adalah teknik pengontrolan. Proses pengontrolan ini dapat dilakukan dengan berbagai macam cara seperti menggunakan potensiometer, relay dan lain sebagainya. Namun pengontrolan seperti yang disebutkan diatas memiliki tingkat keefektifan yang terbatas serta kurang efisien. Teknik pengontrolan memiliki tingkat kerumitan yang berbeda beda baik itu yang sifatnya sedarhana sampai pada tingkat yang kompleks.

45 Baca lebih lajut

Pemodelan Sistem Pengaturan Parkir Mobil Dalam Gedung Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS 51.

Pemodelan Sistem Pengaturan Parkir Mobil Dalam Gedung Dengan Menggunakan Mikrokontroler MCS 51.

An integrated system is needed to solve this problem. This system is modeled using a MCS 51 microcontroller as the information center of the infra red sensors which is placed on the stepper motors to find parking location. The collected information is accepted by computer and printed.

73 Baca lebih lajut

Simulator Mikrokontroler MCS-51.

Simulator Mikrokontroler MCS-51.

Untuk mempelajari mikrokontroler, salah satu caranya adalah dengan simulator, yang merupakan piranti lunak untuk mensimulasikan suatu sistem. Sedangkan yang dimaksud dengan simulasi adalah proses perancangan model dari suatu sistem nyata, lengkap dengan parameter-parameter yang diperlukan, yang bertujuan untuk memahami tingkah laku sistem.

81 Baca lebih lajut

Realisasi Robot Bergerak Menghindari Rintangan dan Mendeteksi Sumber Cahaya (Titik Tujuan) Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Realisasi Robot Bergerak Menghindari Rintangan dan Mendeteksi Sumber Cahaya (Titik Tujuan) Berbasis Mikrokontroler MCS-51.

Features Y Compatible with 8080 mP derivativesÐno interfacing logic needed - access time - 135 ns Y Easy interface to all microprocessors, or operates ‘‘stand alone’’ Y Differential[r]

64 Baca lebih lajut

Portable Petunjuk Sholat Lima Waktu Menggunakan Microcontroller MCS'51 dan GPS.

Portable Petunjuk Sholat Lima Waktu Menggunakan Microcontroller MCS'51 dan GPS.

Hasil keluaran pada sistem ini menggunakan LCD dan buzzer. Tampilan pada LCD bila tidak menunjukkan waktu sholat adalah nama kota, waktu saat ini, hari, tanggal, bulan dan tahun. Sedangkan tampilan pada LCD bila menunjukkan waktu sholat adalah nama kota, waktu saat ini dan nama waktu sholat disertai bunyi alarm dari buzzer.

6 Baca lebih lajut

Aplikasi RS485 Untuk Reader Barcode Berbasis MCS-51.

Aplikasi RS485 Untuk Reader Barcode Berbasis MCS-51.

In this final duty, will be designed application of RS485 for the reader of barcode which consist of two shares, that is: master controller and slave controller. Part of master controller there are converter of RS232 to RS485 weared to connect computer with slave controller, and computer as communications master with slave controller, and also is used as database center. Part of slave controller there are microcontroller MCS-51 application to for the reader of barcode.

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...