Top PDF Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Ketentuan lainnya yang memuat mengenai pelarangan penggunaan senjata kimia terdapat pada Statuta Roma 1998. Berdasarkan Pasal 8 ayat 2(b) poin xviii Statuta Roma 1998 258 , dinyatakan bahwa penggunaan gas pencekik, gas beracun atau gas lainnya, dan termasuk pula semua cairan, bahan, atau perangkat yang demikian adalah suatu kejahatan perang di dalam konflik bersenjata internasional. Suriah merupakan salah satu diantara beberapa negara yang hanya menandatangani Statuta Roma 1998 namun belum meratifikasi Statuta Roma tersebut. Suriah menandatangani Statuta Roma 1998 tersebut pada tanggal 21 November 2000. 259 Adapun berdasarkan ketentuan Konvensi Wina 1969 mengenai Perjanjian Internasional, dinyatakan bahwa negara yang telah menandatangani perjanjian tetapi belum meratifikasi perjanjian terikat untuk menahan diri dari perbuatan yang dapat melanggar maksud dan tujuan daripada perjanjian tersebut. Namun, kewajiban ini terhenti apabila negara tersebut menyatakan bahwa negara tersebut tidak lagi ingin menjadi negara peserta konvensi. 260
Baca lebih lanjut

133 Baca lebih lajut

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Penulisan skripsi yang berjudul “TINJAUAN HUKUM INTERNASIONAL TERHADAP KASUS PENGGUNAAN SENJATA KIMIA OLEH SURIAH” ini ditujukan untuk memberikan informasi kepada para pembaca mengenai pengaturan hukum internasional mengenai penggunaan senjata kimia dalam kaitannya dengan penggunaan senjata kimia oleh Suriah. Selain itu, penulisan skripsi ini juga ditujukan untuk memenuhi persyaratan dalam mencapai gelar Sarjana Hukum (SH) di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Permasalahan yang akan dibahas di dalam penelitian ini adalah pertama, bagaimana pengaturan hukum internasional mengenai larangan penggunaan senjata kimia di dalam konflik bersenjata; kedua, bagaimana kewenangan Perserikatan Bangsa-Bangsa di dalam kasus penggunaan senjata kimia di dalam konflik bersenjata menurut Hukum Internasional; dan ketiga, bagaimana pengaturan hukum internasional terhadap kasus penggunaan senjata kimia oleh Suriah.

1 Baca lebih lajut

Tinjauan Hukum Internasional Atas Serangan Militer Amerika Serikat Terhadap Islamic State of Iraq and Syria di Wilayah Negara Irak dan Suriah.

Tinjauan Hukum Internasional Atas Serangan Militer Amerika Serikat Terhadap Islamic State of Iraq and Syria di Wilayah Negara Irak dan Suriah.

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penulisan hukum (skripsi) berjudul “TINJAUAN HUKUM INTERNASIONAL ATAS SERANGAN MILITER AMERIKA SERIKAT TERHADAP ISLAMIC STATE OF IRAQ AND SYRIA DI WILAYAH NEGARA IRAK DAN SURIAH” adalah benar-benar karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam penulisan hukum (skripsi) ini diberi tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar yang saya peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan (Library Research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahas pustaka atau yang disebut dengan data sekunder. Adapun data sekunder yang digunakan dalam penulisan skripsi ini antara lain berasal dari buku-buku koleksi pribadi maupun pinjaman dari perpustakaan dan dosen pembimbing, artikel-artikel yang berasal dari media elektronik, dokumen- dokumen internasional yang resmi dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Tahap-tahap pengumpulan data melalui studi pustaka adalah sebagai berikut :

17 Baca lebih lajut

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 6 tahun 1998 tentang Pengesahan Convention on the Prohibition of the Development, Production, Stockpiling, and Use of Chemical Weapons and on Their Destruction (Konvensi Tentang Pelarangan Pengembangan, Produksi, Penimbunan, dan Penggunaan Senjata Kimia serta Tentang Pemusnahannya)

11 Baca lebih lajut

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Kasus Penggunaan Senjata Kimia Oleh Suriah

Berdasarkan ketentuan tersebut di atas, maka dapat dikatakan basic rules atau aturan dasar dalam perang, diantaranya: 1. Di dalam konflik bersenjata, hak daripada pihak-pihak yang terlibat konflik untuk memilih metode dan cara berperang tidaklah tidak terbatas; 2. Adalah dilarang untuk menggunakan senjata, proyektil, dan bahan dan metode berperang yang secara alami akan menyebabkan luka yang berlebihan ataupun penderitaan yang tidak perlu; 3. Adalah dilarang untuk menggunakan metode atau cara berperang yang bertujuan, atau dapat diperkirakan untuk menyebabkan kerusakan yang luas, berjangka panjang serta parah terhadap lingkungan alam.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Militer amerika serikat terhadap islamic state of iraq and syria di wilayah negara Irak dan Suriah 1. Halaman Depan

Militer amerika serikat terhadap islamic state of iraq and syria di wilayah negara Irak dan Suriah 1. Halaman Depan

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penulisan hukum (skripsi) berjudul “ TINJAUAN HUKUM INTERNASIONAL ATAS SERANGAN MILITER AMERIKA SERIKAT TERHADAP ISLAMIC STATE OF IRAQ AND SYRIA DI WILAYAH NEGARA IRAK DAN SURIAH ” adalah benar-benar karya sendiri. Hal-hal yang bukan karya saya dalam penulisan hukum (skripsi) ini diberi tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar yang saya peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Cover Tinjauan Konvensi Jenewa 1949 Atas Dugaan Kejahatan Kemanusiaan Dalam Konflik Bersenjata Non Internasional di Suriah

Cover Tinjauan Konvensi Jenewa 1949 Atas Dugaan Kejahatan Kemanusiaan Dalam Konflik Bersenjata Non Internasional di Suriah

Situasi keamanan Suriah yang semakin memburuk akibat konflik bersenjata non internasional telah menyebabkan terjadinya tragedi kemanusiaan pada masyarakat sipil yang diduga terjadinya pelanggaran HAM dan Konvensi Jenewa 1949. Permasalahan yang diangkat dan dibahas dalam skripsi ini adalah Bagaimana tinjauan Hukum Internasional terhadap pelanggaran HAM pada kejahatan kemanusiaan? Bagaimana dimensi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berdasarkan Konvensi Jenewa 1949? Bagaimana upaya hukum internasional dalam penyelesaian konflik bersenjata non internasional di Suriah?
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

YURISDIKSI MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL TERHADAP PENGGUNAAN SENJATA KIMIA DALAM SENGKETA BERSENJATA (STUDI KASUS SURIAH).

YURISDIKSI MAHKAMAH PIDANA INTERNASIONAL TERHADAP PENGGUNAAN SENJATA KIMIA DALAM SENGKETA BERSENJATA (STUDI KASUS SURIAH).

Riot control agents merupakan senjata kimia yang menyebabkan iritasi atau kelumpuhan fisik sementara. Penggunaannya dalam perang memicu pihak korban membalasnya dengan menggunakan senjata kimia yang mematikan karena menganggap lawannya menyerang dengan menggunakan senjata kimia yang mematikan. Nerve agent sarin merupakan senjata kimia yang penggunaanya dalam perang termasuk dalam yurisdiksi rationae materiae ICC. Penggunaanya dalam perang terjadi dalam sengketa bersenjata non-internasional di Suriah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ruang lingkup yurisdiksi rationae materiae ICC terhadap penggunaan riot control agents dalam perang serta yurisdiksi ICC terhadap penggunaan nerve agent sarin dalam sengketa bersenjata non-internasional di Suriah.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Perlindungan hukum tawanan perang di penjara abu ghraib ditinjau dari konvensi genewa iii tahun 1949 tentang perlakuan terhadap tawanan perang

Perlindungan hukum tawanan perang di penjara abu ghraib ditinjau dari konvensi genewa iii tahun 1949 tentang perlakuan terhadap tawanan perang

Dengan alasan kepemilikan Irak atas senjata pemusnah massal (weapons of mass destructions) dan menumbangkan pemerintahan Saddam Hussein yang dinilai tirani, Amerika Serikat beserta negara sekutunya melakukan invasi ke Irak sejak 20 Maret 2003 melalui serangan udara (Knut Dorman & Laurent Colassis, 2004: 3). Serangan militer tersebut ilegal di mata hukum internasional karena tidak mendapatkan otorisasi dari Dewan Keamanan PBB (UN Security Council) (herususetyo.multiply.com/journal/item/37/Harga_Lima_Tahun_Perang_Irak - 33k -). Suatu perang hanya dapat dijustifikasi oleh hukum internasional ketika ada persetujuan dari UN Security Council, baik karena alasan membela diri (self defense) ataupun karena adanya ancaman yang nyata terhadap perdamaian dan keamanan internasional (threat to international peace and security), sebagaimana yang disebutkan dalam Bab VII piagam PBB (UN Charter). Persetujuan hanya diperoleh dari Kongres Amerika Serikat dan beberapa negara seperti Inggris dan Australia. Tiga dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu Rusia, Perancis, dan Cina menentang keras agresi AS ke Irak.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

Perspektif Marxisme dalam Memandang Peni

Perspektif Marxisme dalam Memandang Peni

• Perusahaan berbagai bidang di Suriah serta perusahaan milik pemilik modal Rusia, baik yang merupakan perusahaan gas di Suriah, maupun perusahaan senjata yang menjadi pemasok senjata dan komoditas lainnya dikontrol oleh para pemilik modal (borjuis).

15 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TAWANAN PERANG DI PENJARA ABU GHRAIB DITINJAU DARI KONVENSI GENEWA III 1949 TENTANG PERLAKUAN TERHADAP TAWANAN PERANG

PERLINDUNGAN HUKUM TAWANAN PERANG DI PENJARA ABU GHRAIB DITINJAU DARI KONVENSI GENEWA III 1949 TENTANG PERLAKUAN TERHADAP TAWANAN PERANG

Dengan alasan kepemilikan Irak atas senjata pemusnah massal (weapons of mass destructions) dan menumbangkan pemerintahan Saddam Hussein yang dinilai tirani, Amerika Serikat beserta negara sekutunya melakukan invasi ke Irak sejak 20 Maret 2003 melalui serangan udara (Knut Dorman & Laurent Colassis, 2004: 3). Serangan militer tersebut ilegal di mata hukum internasional karena tidak mendapatkan otorisasi dari Dewan Keamanan PBB (UN Security Council) (herususetyo.multiply.com/journal/item/37/Harga_Lima_Tahun_Perang_Irak - 33k -). Suatu perang hanya dapat dijustifikasi oleh hukum internasional ketika ada persetujuan dari UN Security Council, baik karena alasan membela diri (self defense) ataupun karena adanya ancaman yang nyata terhadap perdamaian dan keamanan internasional (threat to international peace and security), sebagaimana yang disebutkan dalam Bab VII piagam PBB (UN Charter). Persetujuan hanya diperoleh dari Kongres Amerika Serikat dan beberapa negara seperti Inggris dan Australia. Tiga dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu Rusia, Perancis, dan Cina menentang keras agresi AS ke Irak.
Baca lebih lanjut

147 Baca lebih lajut

SKRIPSI  STATUS HUKUM PIHAK-PIHAK YANG BERTIKAI DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH BERDASAR HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL.

SKRIPSI STATUS HUKUM PIHAK-PIHAK YANG BERTIKAI DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH BERDASAR HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL.

Selama proses penulisan hukum ini, banyak tantangan baru dan perjuangan yang telah penulis alami dan rasakan sendiri. Penulis telah berusaha dengan segala upaya dan usaha yang dimiliki untuk mencoba menyusun dan akhirnya menyelesaikan penulisan hukum ini. Selama proses penulisan, tidak terlepas adanya bantuan dari pihak-pihak yang telah membantu penulis baik berupa sumbangsih pikiran, pendapat, saran, ide, tenaga, fasilitas, waktu, bimbingan, semangat dan doa bagi penulis. Oleh karena itu, tidak lupa penulis ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada:
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SKRIPSI TINJAUAN TERHADAP UPAYA POLRI DALAM MENANGGULANGI KEPEMILIKAN SENJATA API SECARA MELAWAN HUKUM OLEH MASYARAKAT SIPIL.

SKRIPSI TINJAUAN TERHADAP UPAYA POLRI DALAM MENANGGULANGI KEPEMILIKAN SENJATA API SECARA MELAWAN HUKUM OLEH MASYARAKAT SIPIL.

1 SKRIPSI TINJAUAN TERHADAP UPAYA POLRI DALAM MENANGGULANGI PENGGUNAAN SENJATA API SECARA MELAWAN HUKUM OLEH MASYARAKAT SIPIL Diajukan Oleh: YAHAKUKU ARIEL LIFFA NPM : 07 05 09547 Pr[r]

11 Baca lebih lajut

LEGALITAS PENYERANGAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP ISLAMIC STATE DI SURIAH BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL.

LEGALITAS PENYERANGAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP ISLAMIC STATE DI SURIAH BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL.

Berdasarkan kasus posisi, maka permasalahan hukum yang akan dibahas dalam tugas akhir ini adalah sebagai berikut : bagaimana legalitas penyerangan Amerika Serikat terhadap Islamic State di Suriah dihubungkan dengan Hukum Internasional? Bagaimana tindakan PBB terkait dengan tindakan penyerangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Islamic State di Suriah?

2 Baca lebih lajut

STATUS HUKUM PIHAK-PIHAK YANG BERTIKAI DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH BERDASAR HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL.

STATUS HUKUM PIHAK-PIHAK YANG BERTIKAI DALAM KONFLIK BERSENJATA DI SURIAH BERDASAR HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL.

konflik bersenjata di Suriah, yaitu Syrian Armed Forces and National Defense Forces, Lebanesse Hezbollah, dan Iraqi and Other Shia Militias yang tergabung dalam koalisi yang mendukung rezim pemerintahan Bashar al-Assad; Southern Front Forces, Nusra Front (Jabhat al Nusra, The Support Front for the People of Syria), dan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS), yang merupakan kelompok- kelompok yang menentang rezim pemerintahan namun tidak saling berkoalisi satu sama lain; Kurdish Democratic Unity Party (Partiya Yekitiya Demokrat, PYD) dan Popular Protection Units (Yekeniyen Parastina Gel, YPG), yang merupakan kelompok bersenjata suku Kurdi yang saling berkoalisi demi mencapai tujuan mereka untuk menjatuhkan rezim pemerintahan Bashar al-Assad..
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA TERHADAP WARGA NEGARA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL (KASUS PENYANDERAAN WARGA NEGARA, AMERIKA SERIKAT OLEH KELOMPOK BERSENJATA SHIAH-LIBANON) Repository - UNAIR REPOSITORY

PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA TERHADAP WARGA NEGARA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL (KASUS PENYANDERAAN WARGA NEGARA, AMERIKA SERIKAT OLEH KELOMPOK BERSENJATA SHIAH-LIBANON) Repository - UNAIR REPOSITORY

rERTAHGGUNGJAWAMM NEGARA TERHADAP WARGA NEGARA MENURUT HUKUM INTERNASIONAL KASUS PENYANDERAAN WARGA NEGARA AMERIKA SERIKAT OLEH KELOKPOK BER- SENJATA SHIAH- LIBANON s n n s i OLE[r]

56 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...