• Tidak ada hasil yang ditemukan

Anak Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan

Dalam dokumen PROFIL ANAK INDONESIA 2017 (Halaman 173-180)

BAB VII PERLINDUNGAN KHUSUS

7.3 Perlindungan Terhadap Anak yang Dieksploitasi Secara

7.3.1 Pekerja Anak

7.3.1.4 Anak Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan

Anak berumur 10-17 tahun yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok besar, yaitu sektor pertanian, industri, dan jasa. Pada gambar 7.10 dapat dilihat pada kelompok umur 10-12 tahun persentase anak yang bekerja di sektor pertanian mencapai 44,73 persen, jasa sebesar 42,12 persen dan industri sebesar 13,15 persen. Pada kelompok umur 13-14 tahun, persentase anak yang bekerja di sektor pertanian mencapai 51,05 persen, jasa sebesar 38,38 persen dan industri sebesar 10,58 persen. Pada kelompok umur 15-17 tahun, persentase anak yang bekerja di sektor pertanian sebesar 39,92 persen, jasa sebesar 40,15 persen dan industri sebesar 19,93 persen.

Gambar 7.10 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Kelompok Umur dan Lapangan Pekerjaan Utama, 2016

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Gambar 7.11 menyajikan persentase anak umur 10-17 tahun yang bekerja berdasarkan klasifikasi daerah dan Jenis Kelamin, yang dirinci menurut tiga kelompok sektor lapangan pekerjaan utama (pertanian, industri, dan jasa). Dari Gambar tersebut dapat dilihat sebagian besar anak berumur 10-17 tahun bekerja di sektor pertanian, yaitu sekitar 42,44 persen. Sementara itu sisanya sebesar 40,02 persen bekerja di sektor jasa dan 17,54 persen bekerja di sektor industri.

Berdasarkan klasifikasi daerah tempat tinggal, terjadi perbedaan pola penyebaran tenaga kerja anak menurut lapangan pekerjaan utama, dimana di perkotaan sebagian besar anak bekerja di sektor jasa, sedangkan di perdesaan sebagian besar anak bekerja di sektor pertanian. Di perdesaan, anak yang bekerja di sektor pertanian mencapai 58,07 persen, sedangkan di sektor jasa hanya sebesar 27,96 persen.

44,73 51,05 39,92 42,44 13,15 10,58 19,93 17,54 42,12 38,38 40,15 40,02

10-12 tahun 13-14 tahun 15-17 tahun Total

Pertanian Industri Jasa

Profil Anak Indonesia 2017

138

diantara anak laki-laki umur 10-17 tahun yang bekerja sebagian besar berpendidikan tamat SMP, begitu juga dengan anak perempuan. Diantara anak laki-laki bekerja yang berpendidikan tamat SMP ada sekitar 41,16 persen, sedangkan diantara anak perempuan bekerja yang berpendidikan tamat SMP ada sekitar 46,07 persen.

Gambar 7.9 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Pendidikan Terakhir yang Ditamatkan, Klasifikasi Daerah, dan Jenis Kelamin, 2016

Klasifikasi Daerah

Jenis Kelamin

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

0,19 2,56 1,67 11,15 15,74 14,02 30,85 36,81 34,58 48,09 40,15 43,12 9,72 4,74 6,61

Perkotaan Perdesaan Total

Tidak/ Belum Pernah Sekolah Tidak/ Belum Tamat SD SD SMP SMA ke Atas 1,75 1,55 1,67 16,17 10,80 14,02 35,85 32,66 34,58 41,16 46,07 43,12 5,06 8,93 6,61

Laki-laki Perempuan Total

Tidak/ Belum Pernah Sekolah Tidak/ Belum Tamat SD SD

SMP SMA ke Atas

Profil Anak Indonesia 2017

Sebaliknya di perkotaan, anak yang bekerja di sektor jasa mencapai 60,15 persen, sedangkan di sektor pertanian hanya sebesar 16,34 persen.

Gambar 7.11 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan Utama, Jenis Kelamin, dan Klasifikasi Daerah, 2016

Tipe Daerah

Jenis Kelamin

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar anak laki-laki bekerja di sektor pertanian, sedangkan sebagian besar anak perempuan bekerja di sektor jasa.

16,34 58,07 42,44 23,51 13,97 17,54 60,15 27,96 40,02

Perkotaan Perdesaan Total

Pertanian Industri Jasa 50,68 30,04 42,44 18,48 16,14 17,54 30,84 53,82 40,02

Laki-laki Perempuan Total

Pertanian Industri Jasa

147

Profil Anak Indonesia 2017

141 sektor jasa mencapai 53,82 persen, sedangkan yang bekerja di sektor pertanian hanya 30,04 persen.

7.3.1.5 Anak Bekerja menurut Status Pekerjaan

Gambar 7.12 menyajikan persentase anak umur 10-17 tahun yang bekerja berdasarkan klasifikasi daerah dan Jenis Kelamin, yang dirinci menurut status pekerjaan utama. Dari gambar tersebut dapat dilihat, baik laki-laki maupun perempuan ataupun di perkotaan maupun di perdesaan, sebagian besar anak umur 10-17 tahun yang bekerja berstatus sebagai pekerja tak dibayar dengan persentase total mencapai 61,88 persen. Sementara sisanya sekitar 23,18 persen yang berstatus buruh/karyawan/pegawai, 9,41 persen sebagai pekerja bebas, dan 5,54 persen berstatus berusaha.

Jika dilihat berdasarkan klasifikasi daerah, tidak terjadi perbedaan pola penyebaran tenaga kerja anak menurut status pekerjaan utama antara perkotaan dan perdesaan. Di perkotaan, anak yang bekerja sebagai pekerja tak dibayar sekitar 51,71 persen lebih tinggi dibanding yang berstatus buruh/karyawan/pegawai yakni sekitar 34,86 persen, dan di perdesaan anak yang bekerja sebagai pekerja tak dibayar mencapai 67,97 persen, juga lebih tinggi dibanding yang berstatus buruh/karyawan/pegawai yakni sekitar 16,17 persen. Hanya saja di perkotaan lebih banyak anak umur 10-17 yang bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai dibandingkan di perdesaan, dan di perdesaan anak yang bekerja sebagai pekerja tak dibayar lebih tinggi dari perkotaan.

Jika dirinci menurut jenis kelamin, juga tidak terjadi perbedaan pola penyebaran tenaga kerja anak menurut status pekerjaan utama antara laki-laki dan perempuan. Baik anak laki-laki maupun perempuan, sebagian besar bekerja sebagai pekerja tak dibayar, kemudian terbanyak kedua bekerja dengan status buruh/karyawan/pegawai, ketiga bekerja sebagai pekerja bebas, dan terakhir berstatus berusaha.

Profil Anak Indonesia 2017

140

Sebaliknya di perkotaan, anak yang bekerja di sektor jasa mencapai 60,15 persen, sedangkan di sektor pertanian hanya sebesar 16,34 persen.

Gambar 7.11 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Lapangan Pekerjaan Utama, Jenis Kelamin, dan Klasifikasi Daerah, 2016

Tipe Daerah

Jenis Kelamin

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, sebagian besar anak laki-laki bekerja di sektor pertanian, sedangkan sebagian besar anak perempuan bekerja di sektor jasa. Anak laki-laki yang bekerja di sektor pertanian mencapai 50,68 persen, sedangkan yang bekerja di sektor jasa hanya 30,84 persen. Sebaliknya anak perempuan yang bekerja di

16,34 58,07 42,44 23,51 13,97 17,54 60,15 27,96 40,02

Perkotaan Perdesaan Total

Pertanian Industri Jasa 50,68 30,04 42,44 18,48 16,14 17,54 30,84 53,82 40,02

Laki-laki Perempuan Total

Pertanian Industri Jasa

Profil Anak Indonesia 2017

Gambar 7.12 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Status Pekerjaan Utama, Jenis Kelamin, dan Klasifikasi Daerah, 2016

Tipe Daerah Jenis Kelamin 5,42 5,61 5,54 34,86 16,17 23,18 8,00 10,24 9,41 51,71 67,97 61,88

Perkotaan Perdesaan Total

1 2 3 4 6,72 3,77 5,54 21,25 26,07 23,18 12,78 4,33 9,41 59,25 65,83 61,88

Laki-laki Perempuan Total

1 2 3 4

Keterangan:

1. Berusaha Sendiri, Berusaha dibantu Buruh Tetap dan Buruh Tidak Dibayar

2. Buruh/Karyawan/Pegawai

3. Pekerja bebas

Profil Anak Indonesia 2017

kelompok umur, sebagian besar anak bekerja sebagai pekerja tak dibayar. Namun dengan bertambahnya umur, persentase anak yang bekerja sebagai pekerja tak dibayar semakin berkurang, beralih menjadi buruh/karyawan/pegawai.

Gambar 7.13 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Status Pekerjaan Utama dan Kelompok Umur, 2016

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Penduduk dikategorikan bekerja pada kegiatan formal jika mereka bekerja sebagai buruh/karyawan/pegawai dan juga mereka yang berusaha dibantu buruh/karyawan. Seperti diketahui, tidak semua buruh/karyawan/pegawai bekerja pada kegiatan yang memiliki aspek legalitas kegiatan. Sebagai ilustrasi, seorang pembantu rumah tangga juga terklasifikasi sebagai pekerja formal mengingat statusnya sebagai buruh/karyawan. Dalam ketenagakerjaan, konsep buruh/karyawan adalah mereka yang bekerja dengan mendapatkan upah/gaji berupa uang maupun barang dari majikan yang tetap, dalam hal ini termasuk juga pembantu rumah tangga.

5,10 3,40 6,15 5,54 1,41 10,15 29,53 23,18 5,33 5,77 10,90 9,41 88,15 80,69 53,42 61,88

10-12 tahun 13-14 tahun 15-17 tahun Total

1,00 2,00 3,00 4,00

Keterangan:

1. Berusaha Sendiri, Berusaha dibantu Buruh Tetap dan Buruh Tidak Dibayar

2. Buruh/Karyawan/Pegawai

3. Pekerja bebas

4. Pekerja tak dibayar

Profil Anak Indonesia 2017

Gambar 7.12 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Status Pekerjaan Utama, Jenis Kelamin, dan Klasifikasi Daerah, 2016

Tipe Daerah

Jenis Kelamin

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Persentase anak berumur 10-17 tahun yang bekerja dirinci menurut status pekerjaan utama dan kelompok umur dapat dilihat pada gambar 7.13. Pada semua

5,42 5,61 5,54 34,86 16,17 23,18 8,00 10,24 9,41 51,71 67,97 61,88

Perkotaan Perdesaan Total

1 2 3 4 6,72 3,77 5,54 21,25 26,07 23,18 12,78 4,33 9,41 59,25 65,83 61,88

Laki-laki Perempuan Total

1 2 3 4

Keterangan:

1. Berusaha Sendiri, Berusaha dibantu Buruh Tetap dan Buruh Tidak Dibayar

2. Buruh/Karyawan/Pegawai

3. Pekerja bebas

Profil Anak Indonesia 2017

Gambar 7.14 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Sektor Formal-Informal, Jenis Kelamin, dan Klasifikasi Daerah, 2016

Tipe Daerah

Jenis Kelamin

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Gambar 7.14 menyajikan persentase anak umur 10-17 tahun yang bekerja 34,86

16,17 23,18

65,14

83,83

76,82

Perkotaan Perdesaan Total

Formal Informal

21,25 26,07 23,18

78,75

73,93 76,82

Laki-laki Perempuan Total

Formal Informal

151

Profil Anak Indonesia 2017

145 informal yaitu sekitar 76,82 persen. Hal yang sama juga terjadi di perkotaan maupun di perdesaan. Di perkotaan, anak yang bekerja di sektor informal ada sebanyak 65,14 persen, sedangkan di perdesaan mencapai 83,83 persen. Berdasarkan jenis kelamin, diantara anak laki-laki yang bekerja, sebanyak 78,75 persen bekerja di sektor informal, sedangkan diantara anak perempuan yang bekerja di sektor informal ada sebanyak 73,93 persen.

Gambar 7.15 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Sektor Formal-Informal dan Kelompok Umur, 2016

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Gambar 7.15 menyajikan persentase anak berumur 10-17 tahun yang bekerja dirinci menurut kelompok umur dan sektor formal/informal. Dari gambar tersebut dapat dilihat hanya sedikit sekali atau sebagian kecil saja anak berumur 10-17 tahun yang bekerja pada sektor formal. Jika dilihat menurut kelompok umur, semakin bertambah umur semakin banyak anak yang bekerja di sektor formal. Diantara anak pada kelompok umur 10-12 tahun, yang bekerja di sektor formal ada sebanyak 1,41 persen, diantara anak pada kelompok 13-14 tahun ada sebanyak 10,15 persen dan diantara anak pada kelompok 15-17 tahun ada sebanyak 29,53 persen. Dengan kata lain seiring meningkatnya umur, kesempatan bekerja di sektor formal juga semakin meningkat. 1,41 10,15 29,53 23,18 98,59 89,85 70,47 76,82

10-12 tahun 13-14 tahun 15-17 tahun Total

Formal Informal

Profil Anak Indonesia 2017

144

Gambar 7.14 Persentase Anak Umur 10-17 Tahun yang Bekerja menurut Sektor Formal-Informal, Jenis Kelamin, dan Klasifikasi Daerah, 2016

Tipe Daerah

Jenis Kelamin

Sumber : Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2016, BPS

Gambar 7.14 menyajikan persentase anak umur 10-17 tahun yang bekerja berdasarkan klasifikasi daerah dan Jenis Kelamin, yang dirinci menurut sektor formal/informal. Sebagian besar anak berumur 10-17 tahun bekerja pada sektor

34,86

16,17 23,18

65,14

83,83

76,82

Perkotaan Perdesaan Total

Formal Informal

21,25 26,07 23,18

78,75

73,93 76,82

Laki-laki Perempuan Total

Formal Informal

Profil Anak Indonesia 2017

Dalam dokumen PROFIL ANAK INDONESIA 2017 (Halaman 173-180)