IV. METODE PENELITIAN
6. Menyiapkan tabel I-O propinsi atas harga produsen
4.4. Metode Analisis
4.4.1. Analisis Diskriptif
Analisis tabel-tabel dasar ini diperlukan dalam membuat analisis diskriptif. Tabel dasar I-O multiregional tahun 2000 pada dasarnya adalah tabel yang menyajikan informasi statistik yang menggambarkan besarnya nilai transaksi barang dan jasa antar sektor ekonomi di Propinsi Bali, NTB, Jatim dan wilayah Indonesia lainnya. Beberapa variabel atau indikator dapat di analisis dalam tabel-tabel dasar, seperti :
1. Struktur penawaran dan permintaan, dan sekaligus melihat peranan produksi domestik dan impor untuk memenuhi permintaan barang dan jasa.
2. Struktur output dapat menggambarkan peranan output sektoral dalam perekonomian.
3. Struktur nilai tambahnya, berguna untuk melihat peranan masing-masing sektor dalam menciptakan nilai tambah.
4. Struktur permintaan akhir (final demand) yang dirinci berdasarkan komponennya, yaitu: konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap, perubahan stok, dan ekspor.
5. Perdagangan (ekspor dan impor) yang dilakukan oleh masing-masing propinsi ke propinsi lain atau luar negeri.
Permintaan Antara Permintaan Akhir Penyediaan Jawa
Timur Bali NTB ROI 1….30 1…..30 1…..30 1….30
Jumlah Permintaan
Antara Jawa Timur Bali NTB ROI Ekspor ke LN Jumlah Perminta an Akhir Jumlah Permint aan Impor LN Output Jumlah Penyedia an Jawa Timur 1 . . 30 AijJJ AijBJ AijNJ AijRJ PaniJ FiJJ FiBJ FiNJ FiRJ EiJ PakiJ JPiJ OiJ SiJ Bali 1 . . 30 AiiJB AijBB AijNB AijRB PaniB FiJB FiBB FiNB FiRB EiB PakiB JPiB OiB SiB NT B 1 . . 30 AijJN AijBN AijNN AijRN PaniN FiJN FiBN FiNN FiRN EiN PakiN JPiN OiN SiN Input Antra ROI 1 . . 30 AijJR AijBR AijNR AijRR PaniR FiJR FiBR FiNR FiRR EiR PakiR JPiR OiR SiR
Lokal ILjJ ILjB ILjN ILjR PanL FLjJ FLjB FLjN FLjR PakL JPL
Domestik IDjJ IDjB IDjN IDjR PanD FDjJ FDjB FDjN FDjR Ein PakD JPD O SD
Impor IMjJ IMjB IMjN IMjR Pan M FMjJ FMjB FMjN FMjR Pak M JP M Min Min Jumlah Input Antara Jumlah IAjJ IAjB IAjN IAjR Pan FIAjJ FIAjB FIAjN FIAjR Ein Pak JP O S
Input Primer VjJ VjB VjN VjR V Jumlah Input JIjJ JIjb JIjN JIjR JI
Keterangan :
AijJJ : Input antara Jatim yang berasal dari Jatim AijBJ : Input antara Bali yang berasal dari Jatim AijNJ : Input antara NTB yang berasal dari Jatim AijR J : Input antara ROI yang berasal dari Jatim AijJB : Input antara Jatim yang berasal dari Bali AijBB : Input antara Bali yang berasal dari Bali AijNB : Input antara NTB yang berasal dari Bali AijRB : Input antara ROI yang berasal dari Bali AijJN : Input antara Jatim yang berasal dari NTB AijBN : Input antara Bali yang berasal dari NTB AijNN : Input antara NTB yang berasal dari NTB AijRN : Input antara ROI berasal dari NTB AijJR : Input antara Jatim yang berasal dari ROI AijBR : Input antara Bali yang berasal dari ROI AijNR : Input antara NTB yang berasal dari ROI AijRR : Input antara ROI berasal dari ROI
ILjJ : Jumlah input antara Jatim yang berasal dari Jatim (lokal) ILjB : Jumlah input antara Bali yang berasal dari Bali (lokal) ILjN : Jumlah input antara NTB yang berasal dari NTB (lokal) ILjR : Jumlah input antara ROI yang berasal dari ROI (lokal)
IDjJ : Jumlah input antara Jatim yang berasal dari propinsi lain (domestik) IDjB : Jumlah input antara Bali yang berasal dari propinsi lain (domestik) IDjN : Jumlah input antara NTB yang berasal dari propinsi lain NTB
(domestik)
IDjR : Jumlah input antara ROIyang berasal dari propinsi selain ROI (domestik)
IMjJ : Jumlah input antara Jatim yang berasal dari impor luar negeri IMjB : Jumlah input antara Bali yang berasal dari impor luar negeri IMjN : Jumlah input antara NTB yang berasal dari impor luar negeri IMjR : Jumlah input antara ROI yang berasal dari impor luar negeri VjJ : Jumlah nilai tambah propinsi Jatim
VjB : Jumlah nilai tambah propinsi Bali VjN : Jumlah nilai tambah propinsi NTB VjR : Jumlah nilai tambah ROI
V : Jumlah nilai tambah seluruh propinsi JIjJ : Jumlah input propinsi Jatim
JIjB : Jumlah input propinsi Bali JIjN : Jumlah input propinsi NTB JIjR : Jumlah input ROI
JI : Jumlah input seluruh propinsi
PaniJ : Jumlah barang dan jasa Jatim yang digunakan sebagai permintaan antara
PaniB : Jumlah barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan antara
PaniN : Jumlah barang dan jasa NTB yang digunakan sebagai permintaan antara
PaniR : Jumlah barang dan jasa ROI yang digunakan sebagai permintaan antara
PanL : Jumlah barang dan jasa yang digunakan sebagai permintaan antara di produksi dan digunakan langsung oleh propinsi yg ber- sangkutan (lokal)
PanD : Jumlah barang dan jasa yang digunakan sebagai permintaan antara berasal dari seluruh propinsi selain propinsi yg bersangkutan (domestik)
PanM : Jumlah barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan antara berasal dari impor (luar negeri)
Pan : Keseluruhan jumlah barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan antara
FjJJ : Barang dan jasa Jatim yang digunakan sebagai permintaan akhir diJatim
FjBJ : Barang dan jasa Jatim yang digunakan sebagai permintaan akhir di Bali
FjNJ : Barang dan jasa Jatim yang digunakan sebagai permintaan akhir di NTB
FjRJ : Barang dan jasa Jatim yang digunakan sebagai permintaan akhir di ROI
FjJB : Barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan akhir di Jatim
FjBB : Barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan akhir di Bali
FjNB : Barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan akhir di NTB
FjRB : Barang dan jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan akhir di ROI
FjJN : Barang dan jasa NTB yang digunakan sebagai permintaan akhir di Jatim
FjBN : Barang dan jasa NTB yang digunakan sebagai permintaan akhir di Bali
FjNN : Barang dan jasa NTB yang digunakan sebagai permintaan akhir di NTB
FjRN : Barang dan jasa NTB yang digunakan sebagai permintaan akhir
ROI
FjJR : Barang dan jasa ROI yang digunakan sebagai permintaan akhir di Jatim
FjBR : Barang dan jasa ROI yang digunakan sebagai permintaan akhir di Bali
FjNR : Barang dan jasa ROI yang digunakan sebagai permintaan akhir di NTB
FjRR : Barang dan jasa ROI yang digunakan sebagai permintaan akhir di ROI
FLjJ : Jumlah permintaan akhir di Jatim menggunakan barang dan jasa dari Jatim
FLjB : Jumlah permintaan akhir di Bali menggunakan barang dan jasa dari Bali
FLjN : Jumlah permintaan akhir di NTB menggunakan barang dari propinsi NTB
FLjR : Jumlah permintaan akhir di ROI menggunakan barang dari ROI FDjJ : Jumlah permintaan akhir di Jatim menggunakan barang dari
Jatim
FDjB : Jumlah permintaan akhir di Bali menggunakan barang dari propinsi lain
FDjN : Jumlah permintaan akhir di NTB menggunakan barang dari propinsi lain
FDjR : Jumlah permintaan akhir di ROI menggunakan barang dari propinsi lain.
FMjJ : Jumlah permintaan akhir di Jatim berasal dari impor FMjB : Jumlah permintaan akhir di Bali berasal dari impor FMjN : Jumlah permintaan akhir di NTB berasal dari impor FMjR : Jumlah permintaan akhir di ROI berasal dari impor EjJ : Ekspor dari Jatim ke luar negeri
EjB : Ekspor dari Bali ke luar negeri EjN : Ekspor dari NTB ke luar negeri EjR : Ekspor dari ROI ke luar negeri
Eln : Ekspor dari seluruh propinsi ke luar negeri
PakiJ : Jumlah Barang dan Jasa Jatim yang digunakan sebagai permintaan akhir
PakiB : Jumlah Barang dan Jasa Bali yang digunakan sebagai permintaan akhir
PakiN : Jumlah Barang dan Jasa NTB yang digunakan sebagai permintaan akhir
PakiR : Jumlah Barang dan Jasa ROI yang digunakan sebagai permintaan akhir
Pak L : Jumlah permintaan akhir di produksi dan digunakan langsung oleh propinsi yg bersangkutan (lokal)
PakD : Jumlah permintaan akhir berasal dari seluruh propinsi selain propinsi yg bersangkutan (domestik)
PakM : Jumlah permintaan akhir berasal dari impor (luar negeri) Pak : Jumlah Barang dan Jasa yang digunakan sebagai permintaan
akhir
JPiJ : Jumlah permintaan barang dan jasa propinsi Jatim JPiB : Jumlah permintaan barang dan jasa propinsi Bali JPiN : Jumlah permintaan barang dan jasa propinsi NTB JPiR : Jumlah permintaan barang dan jasa ROI
JP : Jumlah permintaan barang dan jasa seluruh propinsi JPL : Jumlah permintaan akhir di produksi oleh propinsi yg
JPD : Jumlah permintaan akhir berasal dari seluruh propinsi selain propinsi yg bersangkutan (domestik)
JPM : Jumlah permintaan akhir berasal dari impor (luar negeri) Mln : Jumlah impor luar negeri
OiJ : Jumlah output propinsi Jatim OiB : Jumlah output propinsi Bali OiN : Jumlah output propinsi NTB OiR : Jumlah output ROI
O : Jumlah output seluruh propinsi S : Jumlah penyediaan seluruh propinsi
Tabel 9. Klasifikasi Sektor Tabel I-O Multiregional Indonesia
No Sektor
1 Padi
2 Tanaman bahan makanan lainnya 3 Tanaman perkebunan
4 Peternakan dan hasil-hasilnya 5 Kehutanan
6 Perikanan
7 Pertambangan minyak, gas dan panas bumi
8 Pertambangan batu bara, biji logam dan penggalian lainnya 9 Pengilangan minyak bumi
10 Industri makanan minuman dan tembakau 11 Industri tekstil, barang dari kulit dan alas kaki 12 Industri barang dari kayu dan hasil hutan lainnya 13 Industri kertas dan barang dari cetakan
14 Industri kimia barang dari karet dan plastik 15 Industri semen dan bahan bangunan lainnya 16 Industri dasar besi dan baja
17 Industri alat angkutan, mesin dan peralatannya 18 Industri barang dari logam lainnya
19 Industri lainnya
20 Listrik, gas dan air bersih 21 Bangunan
22 Perdagangan 23 Hotel dan Restoran 24 Angkutan darat 25 Angkutan Air 26 Angkutan Udara 27 Komunikasi 28 Lembaga keuangan
29 Pemerintahan umum dan pertahanan 30 Jasa-jasa lainnya