BAB IX. DISERTASI
3. Bagian Akhir
Memuat pustaka yang diacu dalam disertasi dan disusun ke bawah menurut abjad nama akhir penulis pertama.
b. Indeks Istilah
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
56
Indeks Istilah bertujuan memberikan panduan yang spesifik, juga mampu menentukan lokasi sumber informasi dengan efisien dan dapat digunakan untuk
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
57
mencari sumber-sumber informasi lain yang berkaitan.
Contoh:
Korupsi halaman 80, 125, 158, dan seterusnya.
Terorisme halaman 90, 201, dan seterusnya.
c. Indeks Subyek
Indeks subyek merupakan indeks yang merujuk pada nama pengarang atau pemilik teori yang disebut dalam buku.
Contoh: M
Moeljatno halaman 124, 200, 245, dan seterusnya.
Contoh: S
Sudikno Mertokusumo halaman 76, 110, 210, dan seterusnya.
d. Glosarium
Glosarium merupakan suatu daftar alphabetis istilah dalam suatu ranah pengetahuan tertentu yang dilengkapi dengan definisi untuk istilah-istilah tersebut atau dalam suatu bahasa yang didefinisikan dalam bahasa lain, atau diberi sinonim (atau paling tidak sinonim terdekat) dalam bahasa lain.
e. Lampiran (jika ada).
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
58
LAPORAN
A. PENDAHULUAN
Laporan adalah jenis karya ilmiah yang ditulis oleh seseorang atau kelompok yang ditulis setelah melaksanakan kedinasan atau yang berhubungan secara struktural. Laporan ditulis sebagai pertanggungjawaban seseorang bahwa orang tersebut telah melakukan suatu kegiatan dari atasannya. Laporan juga harus disusun secara tepat, benar, sistematis, dan faktual sebagai pertimbangan untuk suatu keputusan. Beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai laporan ilmiah, yaitu:
(1) mengemukakan permasalahan yang ditulis dengan benar, jelas, rinci, dan ringkas;
(2) merupakan kegiatan terakhir dari suatu kegiatan ilmiah;
(3) berisi tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara jujur, jelas, dan
tepat tentang hasil temuan serta implikasinya;
(4) media yang baik untuk komunikasi di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan;
(5) dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain.
Sebelum menulis laporan, hendaknya penulis memahami perbedaan laporan dengan jenis karya ilmiah lainnya. Berikut adalah ciri-ciri dari laporan, yaitu:
(1) Pembaca laporan adalah sekumpulan orang tertentu;
(2) Laporan disajikan atas permintaan;
(3) Bersifat objektif;
(4) Bahasa yang digunakan adalah bahasa formal;
(5) Judul dan sub-judul diatur sebaik mungkin.
Adapun sistematika kepenulisan dari laporan yaitu:
1. Bagian awal
BAB X
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
58
a. Halaman judul berisi judul penelitian, nama penyusun laporan, nama lembaga yang menerbitkan, tahun diterbitkannya laporan penelitian dan nomor seri (jika laporan ini merupakan karya atau terbitan berseri).
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
59
1) Judul Penelitian
Judul penelitian adalah rumusan pokok hasil akhir suatu penelitianyang dinyatakan dengan singkat, tepat, jelas serta menggambarkan penelitian yang dilakukan sehingga mudah dipahami. Pada judul ini pun dapat ditambahkan dengan subjudul yang bertujuan untuk menekankan pada subyek tertentu.
Seyogyanya, subjudul ditulis dengan singkat dan jelas. Begitu pula dengan penulisan judul utamanya, yang ditulis dengan kata-kata yang tepat dan hidari pemakaian singkatan. Jumlah kata pada judul tidak perlu terlalu banyak, cukup dibatasi dua puluh kata.
2) Nama Penyusun Laporan
Penyusun laporan dapat terdiri dari perseorangan atau suatu tim. Jika karya tersebut merupakan karya gabungan, maka ada satu orang yang bertanggungjawab penuh atas isi laporan, yakni ketua pelaksana. Sedangkan anggotanya adalah membantu ketua pelaksana penelitian dalam menyusun rencana, persiapan, pelaksanaan penelitian, pembuatan laporan dan publikasi hasil penelitan. Nama penyusun bisa ditambahkan dengan gelar kesarjanaan.
3) Nama Lembaga yang Menerbitkan
Lembaga yang menerbitkan adalah lembaga atau institusi sponsor pelaksanaan peneitian yang menjadi pemilik laporan penelitian. Biasanya lembaga yang menerbitkan dicantumkan juga di bagian bawah halaman sampul.
4) Tahun Terbit
Tahun terbit adalah tahun diterbitkannya laporan penelitian, bukan tahun dilakukannya penelitian. Tahun terbit dicantumkan di bawah nam lembaga yang menerbitkan.
5) Nomor Seri
Bila laporan penelitian diterbitkan sebagai terbitan berseri, maka nomor seri ditulis setelah judul seri. Penulisannya dapat diletakkan diletakkan pada halaman pojok kiri atas atau bawah, serta dapat pula dicantumkan di tengah.
i. Halaman pengesahan (jika perlu)
ii. Prakata, menurut KBBI yaitu keterangan yang ditulis oleh penulis atau pengarang sebagai pengantar suatu karya tulis. Prakata memuat hal yang
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
59
tidak tertampung dalam pendahuluan. Ucapan terima kasih dapat
disampaikan pada halaman ini
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
60
kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya penelitian dan penyusunan laporan.
iii. Daftar isi, merupakan daftar halaman dalam makalah tersebut untuk memudahkan pembaca dalam mencari halaman yang diinginkan. Daftar isi dibuat apabila jumlah halaman makalah lebih dari sepuluh halaman.
iv. Abstak yang berisi uraian singkat tentang isi laporan. Jumlah kata dalam abstrak juga dibatasi yaitu 150-200 kata. Abstrak dibuat tidak lebih dari satu halaman. Abstrak merupakan sari dari laporan penelitian atau uraian singkat dan cermat yang mencakup masalah dan tujuan penelitian serta materi dan metodologi penelitian analisa data dan hasil-hasil penelitian.
2. Bagian isi a. Pendahuluan
Pendahuluan berisi tentang:
1) latar belakang yaitu gagasan penulis terhadap permasalahan yang diambil,
2) rumusan masalah yaitu urutan topik-topik permasalahan yang akan dibahas,
biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan,
3) ruang lingkup penelitian yaitu untuk siapa saja laporan tersebut dibuat, 4) tujuan dan manfaat penelitian yaitu menjelaskan untuk apa tujuan penulis meneliti
permasalahan tersebut dan apa manfaatnya kepada pembaca terhadap tulisan
tersebut.
b. Kajian Pustaka
Kajian Pustaka berisi tentang teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas.Penulis bisa mengutip teori-teori dari sumber pustaka yang telah dibaca dan memadukan dengan pemahaman penulis.
c. Metode
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
60
Metode merupakan cara penulis dalam memperoleh suatu masalah yang diambil. Metode ini berusaha mencari jawaban dari suatu penelitian dengan cara yang dipilih dan sesuai dengan penelitiannya.
d. Pembahasan
Pada bagian pembahasan dijelaskan pokok-pokok yang dibahas sesuai rumusan
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
61
masalah yang telah ditentukan.Penjelasan penulis mengenai hal yang dibahas juga dikaitkan dengan teori-teori yang berhubungan pada kajian pustaka dan hasil dari suatu metode penelitian yang dipilih ada pada pembahasan ini.
e. Penutup
Penutup berisi tentang kesimpulan dan saran. Kesimpulan berisi inti dari apa yang dibahas dalam makalah tersebut. Sedangkan saran menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yaitu pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk dipertimbangkan.Saran ini ditulis oleh penulis sendiri. Bagi pembaca yang akan meneliti hal yang sama diharapkan bisa seperti apa yang disarankan penulis dalam makalahnya.
3. Bagian akhir a. Daftar Pustaka
Daftar pustaka merupakan daftar sumber referensi yang digunakan penulis dalam menulis gagasan.Menurut Warsiman (2013:120) daftar pustaka dapatdipakai sebagai salah satu indikator untuk menunjukkan seberapa jauh wawasan penulis.Selain itu, daftar pustaka juga untuk memudahkan pembaca menemukan sumber referensi.
b. Daftar Lampiran
Daftar lampiran merupakan tambahan halaman yang biasanya berisi tentang dokumentasi penelitian, surat keputusan, laporan keuangan penelitian, dan lain sebagainya. Daftar lampiran ini sesuai kebutuhan saja, boleh ada dan boleh tidak ada.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
62
SURAT
A. PENGERTIAN SURAT
Surat adalah suatu sarana untuk menyampaikan pernyataan-pernyataan atau informasi secara tertulis dari pihak yang satu kepada pihak yang lain, baik atas nama sendiri, maupun atas nama jabatannya dalam sebuah organisasi, instansi ataupun perusahaan. Informasi-informasi ini dapat beberapa permintaan, laporan, pemikiran, saran-saran dan sebagainya.
B. BAHASA SURAT
Pada hakekatnya surat itu adalah suatu karangan yang berupa perumusan dalam bentuk tertulis tentang pernyataan, pemikiran, permintaan, atau hal-hal yang ingin disampaikan kepada pihak penerima surat. Karena surat sebagai karangan, maka suratpun harus memenuhi berbagai ketentuan mengenai penyusunan karangan ataupun komposisi seperti tema, tata bahasa, kalimat, alinea, gaya bahasa dan penggunaan tanda baca. Sebagai karangan surat dapat disusun secara :
1. Deduktif yaitu dimana penulis terlebih dulu melaporkan pokok permasalahannya, kemudian baru dikemukakan penjelasannya atau alasan-alasannya.
2. Induktif adalah penyusunan kalimat-kalimat dimana terlebih dulu dikemukakan alasan-alasannya, baru kemudian melaporkan pokok-pokok masalahnya.
BAB XI
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
63
C. FUNGSI SURAT
Meskipun alat komunikasi berkembang pesat, tetapi surat masih dipertahankan karena surat mempunyai fungsi sebagai:
1. Alat komunikasi 2. Alat bukti tertulis 3. Alat pengingat 4. Alat bukti historis
5. Duta atau wakil organisasi 6. Alat pedoman kerja
D. JENIS-JENIS SURAT 1. Berdasarkan sifat surat
Berdasarkan sifatnya surat dapat digolongkan menjadi lima jenis yaitu : a. Surat Pribadi
Surat pribadi adalah surat-surat yang bersifat kekeluargaan, surat-surat yang berisi masalah keluarga, baik tentang kesehatan, keuangan keluarga dan sebagainya.Surat Pribadi, dibedakan menjadi:
1. Surat pribadi yang bersifat resmi, surat atas nama pribadi yang dikirim keorganisasi-organisasi resmi, seperti: surat lamaran pekerjaan, surat izin tidak masuk kerja.
2. Surat pribadi yang bersifat tidak resmi, surat pribadi yang bersifat kekeluargaan atau kekerabatan, seperti: surat kepada orang tua, kakak,
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
63
teman, dll.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
64
b. Surat Dinas Pribadi
Surat dinas pribadi disebut juga surat setengah resmi adalah surat-surat yang dikirimkan dari seseorang atau pribadi kepada instansi-instansi, perusahaan-perusahaan, ataupun jawatan-jawatan.
c. Surat Dinas Swasta
Surat dinas swasta disebut juga surat resmi adalah surat-surat yang dibuat oleh instansi-instansi swasta, yang dikirimkan untuk para karyawannya ataupun untuk para relasinya atau langganannya atau instansi –instansi lain yang terkait.
d. Surat Niaga
Surat niaga adalah surat yang berisi, soal-soal perdagangan yang dibuat oleh perusahaan yang dikirimkan kepada para langganannya.
e. Surat Dinas Pemerintah
Surat dinas digunakan untuk kepentingan pekerjaan formal seperti instansi dinas dan tugas kantor. Surat ini penting dalam pengelolaan administrasi dalam suatu instansi Fungsi dari surat dinas yaitu sebagai dokumen bukti tertulis, alat pengingat berkaitan fungsinya dengan arsip, bukti sejarah atas perkembangan instansi, dan pedoman kerja dalam bentuk surat keputusan dan surat instruksi Ciri-ciri surat dinas:
1. Menggunakan kop surat dan instansi atau lembaga yang bersangkutan
2. Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal 3. Menggunakan salam pembuka dan penutup yang baku 4. Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
64
5. Menggunakan cap atau stempel instansi atau kantor pembuat surat 6. Format surat tertentu
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
65
2. Berdasarkan Wujud Surat
Penggolongan surat berdasarkan wujudnya dapat dibagi kedalam tujuh jenis, yaitu :
a. Surat Yang menggunakan Kartu Pos
Kartu pos adalah blanko yang dikeluarkan oleh Perum Postel atau instansi lain yang telah diberi izin Perum Postel untuk mencetaknya asal sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan Perum Postel.
b. Warkat Pos
Warkat pos adalah sehelai kertas yang telah dicetak dengan memakai lambaga dan petunjuk penulisan berita, yang dikeluarkan oleh perum postel atau instansi lain yang telah diberi izin.
c. Surat Bersampul
Surat bersampul adalah surat-surat yang isinya atau beritanya ditulis pada kertas lain, kemudian kertas surat tersebut dimasukkan kedalam sampul atau amplop.
d. Surat Terbuka dan Surat Tertutup
Surat terbuka adalah surat-surat yang isinya dapat dibaca oleh umum misalnya, surat dari pembaca kepada pembaca atau surat yang dikirimkan oleh pembaca untuk pemerintah, instansi lain, melalui redaksi surat kabar, majalah, tabloid, dan sebagainya.
e. Memorandum dan Nota
Memorandum adalah salah satu alat komunikasi berupa surat-surat dilingkungan dinas yang penyampaiannya tidak resmi dan digunakan secara
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
65
intern (didalam lingkungan sendiri baik perusahaan ,instansi lainnya). Nota adalah merupakan alat komunikasi kedinasan antara pejabat dari suatu unit organisasi yang digunakan secara intern dalam lingkungan sendiri, tetapi bersifat resmi.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
66
f. Telegram
Telegram adalah suatu alat komunikasi dengan cara menyampaikan berita-berita melalui radio atau pesawat telegram mengenai sesuatu hal yang perlu segera mendapat penyelesaian dengan cepat. Isi telegram berupa tulisan-tulisan singkat yang dikirimkan dari jarak jauh.
g. Surat Biasa
Surat biasa adalah surat-surat yang isinya tidak mengandung rahasia walaupun terbaca oleh orang lain, seperti surat undangan pernikahan atau khitanan, surat pertemuan para siswa untuk rekreasi dan sebagainya.
E. CIRI-CIRI BAHASA SURAT YANG BAIK 1. Jelas
2. Lugas
3. Menarik dan sopan
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
67
PROPOSAL
A. PENGERTIAN PROPOSAL
Pengertian proposal bila dikaji dengan kajian praktis maka akan menghasilkan beberapa pendapat tentang pengertian proposal. Berikut ini dibahas beberapa pendapat dari para ahli mengenai pengertian proposal.
Proposal adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar. Senada dengan pendapat di atas,berpendapat bahwa proposal adalah rancangan kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang ingin dilakukan.juga berpendapat bahwa penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam tahap¬tahap sebelumnya. Proposal dalam bahasa Indonesia berasal dari kata “Propos” yang berarti mengusulkan. Secara umum proposal berarti suatu konsep pemikiran dalam bentuk tulisan tentang sesuatu proyek kegiatan yang akan dilaksanakan.
Proposal dalam dunia ilmiah (pendidikan) adalah suatu rancangan desain penelitian (usulan penelitian) yang akan dilakukan oleh seorang peneliti tentang suatu bahan penelitian. “Proposal penelitian” bagi seorang peneliti atau mahasiswa digunakan untuk membantu membuat penelitian (skripsi, tesis, disertasi). Penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam tahap-tahap sebelumnya.
BAB XII
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
68
B. CIRI-CIRI PROPOSAL
Adapun ciri-ciri proposal sebagai berikut : ( Hadi, 2000 : 15 ) 1. Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan.
2. Proposal dibuat dengan singkat agar donatur atau pihak tertentu mengetahui pokok isi acara yang akan diselenggarakan.
3. Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan.
4. Proposal seharusnya diberikan kepada donatur atau instansi terkait minimal satu bulan sebelum acara sebagai pemberitahuan kepada instansi atau donatur tersebut.
5. Berisikan tujuan-tujuan, latar belakang acara.
6. Proposal disusun dengan tujuan-tujuan yang biasanya disesuaikan dengan latar belakang sebuah acara.
7. Berupa lembaran-lembaran pemberitahuan yang telah dijilid yang nantinya diserahkan kepada yang penyelenggara acara.
8. Proposal pada dasarnya berupa lembaran-lembaran yang berisi sebuah susunan acara atau kegiatan yang diserahkan penyelenggara kepada donatur.
9. Salah satu ciri proposal adalah adanya pihak yang mengajukan. Pihak yang mengajukan tersebut sebagai pihak yang mengusulkan suatu rencana atau kegiatan.
10. Adanya pihak yang menyetujui menjadi salah satu dari ciri dari proposal.
Hal ini berkaitan dengan salah satu fungsi proposal yakni sebagai legalisasi suatu rencana kegiatan.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
68
11. Gambaran kegiatan disertakan dalam proposal berguna untuk memberikan informasi pada siapapun yang hendak ditunjukan proposal tersebut agar memiliki
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
69
atau mengetahui apa yang sebenarnya keinginan atau maksud yang terkandung dalam proposal tersebut.
12. Proposal mempunyai ciri persuasif yaitu dapat diartikan sebagai bentuk seni baik verbal maupun non verbal yang bertujuan untuk menyakinkan seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki pada waktu sekarang maupun yang akan datang.
13. Proposal disusun sebelum membuat rencana kerja secara keseluruhan, ini bermaksud agar penerima mengetahui gambaran kegiatan secara keseluruhan kegiatan yang akan disetujuinya.
14. Proposal bersifat bisnis, maksudnya proposal dibuat dengan tujuan untuk mengajukan kerjasama dan perjanjian atas suatu kegiatan.
15. Proposal disusun harus mempunyai sasaran dan tujuan yang jelas agar proposal tersebut bisa diterima dan disetujui oleh pihak yang menerima proposal dalam mengadakan pertimbangan.
C. MANFAAT PROPOSAL
Adapun manfaat pembuatan proposal sebagai berikut : Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
1. Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui kegiatan tersebut.
2. Untuk meyakinkan para donatur atau sponsor agar mereka memberikan dukungan material maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan yang telah direncanakan.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
69
3. Sebagai gambaran awal sebuah kegiatan.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
70
4. Sebagai alat untuk memperoleh persetujuan dari pihak berwenang.
5. Sebagai alat pengontrol jalannya kegiatan.
6. Sebagai alat evaluasi kegiatan.
7. Sebagai salah satu alat untuk memperluan jaringan kerja dan komunikasi.
Keunggulan proposal adalah sebagai berikut:
1. Dapat menarik sponsor untuk memberikan sumbangan dana 2. Dapat menjadi bukti legalitas
3. Memperlancar dan mempermudah pelaksanaan kegiatan 4. Memperkecil masalah yang timbul dalam suatu kegiatan 5. Sebagai rancangan biaya
6. Transparan, efektif, dan efisien
Kelemahan proposal adalah sebagai berikut:
1. Tidak memiliki kekuatan tanpa adanya juru bicara 2. Memiliki tingkat kepercayaan yang rendah
D. TUJUAN PENYUSUNAN PROPOSAL
Adapun tujuan penyusuan proposal yaitu : ( Hasnun, 2007 : 51 )
1. Menjelaskan secara tidak langsung kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui kegiatan tersebut.
2. Menjadi rencana yang mengarahkan panitia dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
71
3. Untuk menyakinkan para donator atau sponsor agar mereka memberikan dukungan meterial maupun finansial dalam mewujudkan kegiatan yang telah direncanakan.
4. Mendapatkan persetujuan.
5. Sebagai titik acuan.
Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam menyusun proposal yang baik sebagai berikut: (Hadi, 2000 : 36 )
1. Sistematis artinya proposal yang disusun harus berurutan secara sistematis menurut pola tertentu, dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks agar efektif dan efisien
2. Berencana artinya proposal tersebut dibuat secara sengaja dan telah dipikirkan langkah-langkah pelaksanaanya, serta mengacu pada tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut.
3. Mengikuti konsep ilmiah artinya pengerjaan proposal mulai dari awal hingga akhir harus sesuai dengan cara-cara atau metode ilmiah yang sudah ditentukan.
4. Jelas dan dapat dimengerti proposal yang dibuat harus jelas dan menggambarkan kegiatan yang kan dilaksanakan. Sehingga pihak penerima dapat mendapatkan gambaran jelas tentang kegiatan yang kan dilaksanakan tersebut.
Dalam Suatu proposal pastinya akan memiliki bagian-bagian yang penting dalam proposal yaitu meliputi:
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
71
1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 2. Sasaran Kegiatan
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
72
3. Susunan Panitia 4. Susunan Acara
5. Rancangan Anggaran Biaya 6. Penutup
7. Pengesahan
a. Tanggal pengesahan b. Instansi pelaksana kegiatan c. Pengesahan
Selain dari bagian-bagian proposal tersebut, adapun juga hal yang penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan proposal yaitu : ( Hasnun, 2007 : 20 )
1. Penempatan dan penggunaan kata yang tepat
2. Menghindari penggunaan kalimat panjang dan bertele-tele 3. Penggunaan paragraph
4. Penggunaan ejaan
5. Sebaiknya proposal ditulis dengan huruf yang mudah dibaca 6. Tidak menyisakan kekosongan yang luas
7. Menggunakan spasi 1.5 8. Margin
9. Diberi nomer halaman
10. Format bullet atau angka dpat digunakan ketika ada tiga poin atau lebih dalam satu paragraph
11. Menggunakan jenis kertas yang netral.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
73
12. Sebaiknya tidak menggunakan kemasan yang tampak mahal 13. Ejaan dan tatabahasa sebaiknya diperiksa ulang
14. Sumber referensi luar harus disebut dengan tepat
15. Proposal beserta dokumen lain diletakkan dalam sebuah folder atau binder 16. Sebaiknya disertakan surat pengantar
17. Proposal perlu memiliki struktur dan logika yang jelas 18. Penulisan kegiatan harus jelas
19. Hasilnya harus dapat diukur/dinilai dengan angka-angka yang pasti
20. Kirimkan proposal hanya jika telah pasti bahwa proposal telah memenuhi kriteria donator
21. Mencantumkan nama organisasi dan tanggal pada setiap dokumen 22. Jelaskan berapa banyak dana dan moril yang dibutuhkan dari donator 23. Jumlah dana yang diperlukan dalam kegiatan harus rasional
24. Jelaskan tujuan jangka panjang organisasi dan tujuan jangka pendek dari kegiatan yang dilakukan
25. Penyusunan proposal hendaknya menunjuk orang atau beberapa orang yang ahli dalam menyusun proposal, sebaiknya yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang diselenggarakan
26. Penyusun proposal mempersiapkan bahan-bahan dan informasi yang diperlukan, yaitu berupa bahan-bahan hasil kesepakatan seluruh panitia 27. Menyusun draft proposal dengan sistematis, menarik, dan realistis
28. Proposal dibicarakan dalam forum musyawarah untuk dibahas, direvisi dan disetujui
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
74
29. Dibuat proposal yang telah disempurnakan untuk dipergunakan dengan semestinya
30. Proposal diperbanyak dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang dituju,
30. Proposal diperbanyak dan didistribusikan kepada pihak-pihak yang dituju,