BAB VIII. TESIS
G. PENULISAN TESIS
Berikut adalah cara penulisan tesis yaitu:
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
49
1. Pengenalan Atau Pendahuluan
Pengenalan merupakan bahan ajar sehingga diletakkan di bagian awal.
Judul adalah elemen pengenalan yang paling penting, berfungsi sebagai panduan untuk keseluruhan isi tesis. Elemen pengenalan yang paling penting adalah:
1. Sampul depan/halaman judul 2. Halaman pengajuan
10. Daftar lambang / singkatan
2. Batang Tubuh
Bagian ini memuat uraian seluk-beluk masalah sebuah karya ilmiah.
Penulisan dilakukan secara kronologis, yaitu mengutamakan awal dan disajikan berurutan sampai akhir. Sistematika isi tesis adalah:
a) Pendahuluan
Pendahuluan adalah Bab I dari tesis yang terdiri atas empat subbab yaitu : 1. Latar belakang masalah
2. Perumusan masalah / fokus masalah
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
50
3. Tujuan penelitian 4. Manfaat hasil penelitian b). Tinjauan Pustaka
Pada bab kedua ini memuat uraian tentang teori, temuan, dan bahan penelitian lainnya yang diperoleh dari referensi yang dijadikan dasar dalam melakukan penelitian.
Kajian teoritis yang dilakukan membawa peneliti pada “kerangka berpikir” atau kerangka kerja konseptual untuk memecahkan masalah. Dalam kerangka berpikir ini, peneliti memberikan gambaran tentang pola hubungan antar variabel yang digunakan untuk menjelaskan masalah yang diteliti. Agar lebih mudah dipahami, kerangka berpikir ini harus diekspresikan dalam bentuk diagram atau skema.
Selanjutnya, dalam bab 2 hipotesis penelitian (jika diperlukan) juga disertakan.
Uraian dalam tinjauan pustaka berfungsi sebagai dasar untuk mengembangkan kerangka kerja untuk merumuskan hipotesis. Hipotesis dirumuskan berdasarkan rumusan masalah.
1. Metode Penelitian
Metode penelitian adalah Bab III dari tesis. Dalam bab ini, peneliti menguraikan secara jelas dan rinci metode dan proses penilaian yang telah dilakukan sehingga pembaca yakin bahwa hasil yang ditemukan benar-benar valid, akurat, dan memiliki ketelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Walaupun setiap disiplin ilmu memiliki metodenya masing-masing, namun ada hal-hal teknis yang umumnya dijadikan pedoman oleh peneliti, yaitu:
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
50
i. Jenis dan desain penelitian ii. Definisi Operasional
iii. Populasi dan sampel penelitian
iv. Teknik pengumpulan data dan instrumentasi penelitian
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
51
v. Teknik analisis data 2. Hasil Pembahasan
Pada bagian ini peneliti memberikan gambaran dan pembahasan hasil penelitian. Hasil penelitian pada dasarnya mendeskripsikan “temuan sebagaimana adanya”, sedangkan pembahasan adalah analisis dan interpretasi peneliti atas “temuan” dengan mengacu pada teori yang relevan dan hasil penelitian yang telah dipresentasikan dalam tinjauan pustaka.
Hasil penelitian dan pembahasan dapat dipisahkan atau digabungkan, tergantung pada keadaan dan kedalaman penggabungan. Jika hasilnya disajikan secara terpisah maka formatnya akan lebih apik dan pembaca dapat menarik kesimpulan terlebih dahulu, kemudian membandingkannya dengan kesimpulan peneliti.
Penyajian hasil penelitian dapat disertai dengan tabel, grafik, foto atau bentuk lainnya. Peneliti harus Menafsirkan dan menginterpretasikan semua hasil penelitian yang diperoleh. Pada bagian ini hipotesis penelitian diuji dan maknanya diinterpretasikan secara konseptual.
3. Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan merupakan Inferensi dari hasil pengujian hipotesis dan juga dapat menjadi inti dari deskripsi deskriptif yang disajikan secara singkat dan jelas.
Saran atau rekomendasi dikemukakan oleh peneliti sebagai implikasi dari kesimpulan penelitian mereka. Saran dapat ditujukan kepada komunitas ilmiah (ilmuwan), profesional, pembuat kebijakan, dan masyarakat pada umumnya.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
52
4. Bagian Akhir
a. Daftar Referensi / Daftar Pustaka
Bagian ini berisi daftar buku, jurnal, majalah, laporan penelitian, dan sumber lain yang digunakan sebagai referensi dalam melakukan penelitian maupun dalam penyusunan skripsi.
b. Lampiran
Butir-butir yang ditempatkan pada lampiran antara lain instrumen penelitian, data mentah hasil penelitian, izin penelitian, peraturan perundang-undangan, rumus yang digunakan, tabel pendukung dan proses perhitungan statistik yang berfungsi untuk melengkapi uraian yang telah disajikan pada bagian utama skripsi.
c. Riwayat Hidup
Berisi riwayat hidup peneliti mulai dari nama, tempat, tanggal lahir, alamat dan riwayat pendidikan. bisa disertai dengan foto.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
53
DISERTASI
A. PENDAHULUAN
Pada umumnya disertasi adalah paparan diskusi yang menyertai sebiah pendapat atau argument. Umumnya, istilah disertasi dipakai untuk mengacu pemaparan mengenai diskusi yang bersifat akademis. Menurut Nilam, dkk (2016) disertasi adalah karya ilmiah yang mengemukakan suatu pendapat yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan fakta dan data yang benar dan dengan analisis yang terinci. Disertasi ditulis untuk menyelesaikan studi jenjang doktor atau biasanya disebut dengan S-3. Sama halnya dengan skripsi, dan tesis bentuk dari disertasi ini terdiri dari bagian pendahuluan, isi, dan pembahasan, dan kesimpulan. Perbedaan yang terdapat pada disertasi ini ialah penulisnya memunculkan teori baru atau pembuktian baru atas temuan dari sebuah masalah.
Pada saat menulis disertasi, tidak hanya menggunakan teori untuk menganalisis, namun juga melakukan pengujian teori. Pengujian teori ini dilakukan untuk menemukan apakah teori yang digunakan sudah tepat dengan permasalahan yang ada atau apakah ada kelemahan pada teori tersebut.
Pada disertasi biasanya dapat menghasilkan sebuah teori baru atau merevisi teori yang sudah ada. Oleh sebab itu, biasanya pada disertasi terdapat bagian tersendiri yang membahas mengenai teori yang digunakan. Penulisan disertasi ini dibimbing oleh dosen yang sudah profesor dan isi yang terdapat pada disertasi lebih mendalam daripada persoalan yang terdapat pada skripsi maupun tesis, serta
BAB IX
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
53
disertasi dibuktikan berdasarkan data dan fakta yang valid dengan analisis yang rinci.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
54
Disertasi pada dasarnya juga terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu bagian awal, bagian utama dan bagian akhir. Disertasi secara kualitatif tidak ditentukan jumlah halamannya. Namun umumnya tidak kurang dari 100 halaman.
1. Bagian Awal
a. Halaman Sampul Depan
Halaman ini kertas berwarna yang memuat berturut-turut yaitu berisi judul, lambang almamater, nama, nomor induk mahasiswa, nama program studi, nama tempat/kota dan waktu pengajuan disertasi.
b. Halaman Judul
Memuat tulisan sama dengan halaman sampul depan yaitu berisi judul, lambang almamater, nama, nomor induk mahasiswa, nama program studi, nama tempat/kota dan waktu pengajuan disertasi, tetapi diketik di atas kertas putih.
c. Halaman Persetujuan
Memuat persetujuan promotor dan ko-promotor, lengkap dengan tanda tangan dan tanggal persetujuan pembuatan disertasi.
d. Halaman Pengesahan
Memuat pengesahan bahwa penelitian teah lulus uji dan sah. Halaman ini tercantum tanggal, nama dan tanda tangan, dosen pembimbing, dosen penguji dan ketua program yang bersangkutan.
e. Kata Pengantar
Memuat uraian singkat tentang maksud disertasi, penjelasan-penjelasan lain yang diperlukan dan ucapan terima kasih. Kata pengantar tidak mengemukakan hal-hal yang bersifat ilmiah.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
55
f. Daftar Isi
Memuat gambaran secara menyeluruh mengenai isi disertasi dan merupakan petunjuk bagi yang ingin melihat langsung suatu bab atau sub bab dengan mencantumkan nomor halaman.
g. Abstrak dan Intisari
Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris. Intisari ditulis dalam bahasa Indonesia. Masing-masing tidak lebih dari satu halaman. Ditulis dengan spasi tunggal. Isinya memuat 3 (tiga) komponen yang masing-masing dikemukakan dalam satu alinea, yaitu: latar belakang, tujuan dan permasalahan yang diteliti; metode penelitian; dan hasil penelitian. Pada bagian akhir dicantumkan kata kunci (key words).
h. Daftar Tabel (jika ada) i. Daftar Lampiran (jika ada)
2. Bagian Utama a. Pendahuluan
Memuat latar belakang masalah, biasanya latar belakang penelitian disajukan mengenai bidang yang berkontribusi terhadap suatu teori.
Perumusan masalah dinyatakan sebagai pernyataan penyimpangan yang muncul. Tujuan penelitian, keaslian penelitian atau ke orisinalitas, kegunaan penelitian, cara penelitian dan
sistematika disertasi.
b. Tinjauan Pustaka
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
55
Bab ini berisi elaborasi terhadap pustaka dalam jumlah yang lebih banyak dan lebih mendalam daripada uraian yang telah dikemukakan dalam proposal.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
56
c. Landasan Teori
Bab ini berisi penjelasan dan pandangan kritis peneliti terhadap teori yang telah dipilih untuk pisau analisis dalam mengolah data. Uraian harus lebih tajam dan mendalam daripada yang tersaji dalam proposal.
d.Hasil Penelitian dan Pembahasan
Bagian ini memuat penjabaran hasil penelitian dan pembahasan terhadap permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya. Hasil penelitian dan pembahasan ini dapat dikemukakan dalam beberapa bab tersendiri, sesuai dengan substansi, jumlah dan macam variabel, serta tetap konsisten terhadap jumlah dan sistematika permasalahan.
e. Penutup
Bab ini berisi dua komponen, yaitu kesimpulan yang memuat pernyataan singkat dan tepat yang dijabarkan dari hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab permasalahan yang dirumuskan. Serta, saran yang memuat pertimbangan yang diusulkan atas dasar hasil penelitian dan pertimbangan penulis. Saran hendaknya jelas sasarannya dan aplikatif.
3. Bagian Akhir a. Daftar Pustaka
Memuat pustaka yang diacu dalam disertasi dan disusun ke bawah menurut abjad nama akhir penulis pertama.
b. Indeks Istilah
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
56
Indeks Istilah bertujuan memberikan panduan yang spesifik, juga mampu menentukan lokasi sumber informasi dengan efisien dan dapat digunakan untuk
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
57
mencari sumber-sumber informasi lain yang berkaitan.
Contoh:
Korupsi halaman 80, 125, 158, dan seterusnya.
Terorisme halaman 90, 201, dan seterusnya.
c. Indeks Subyek
Indeks subyek merupakan indeks yang merujuk pada nama pengarang atau pemilik teori yang disebut dalam buku.
Contoh: M
Moeljatno halaman 124, 200, 245, dan seterusnya.
Contoh: S
Sudikno Mertokusumo halaman 76, 110, 210, dan seterusnya.
d. Glosarium
Glosarium merupakan suatu daftar alphabetis istilah dalam suatu ranah pengetahuan tertentu yang dilengkapi dengan definisi untuk istilah-istilah tersebut atau dalam suatu bahasa yang didefinisikan dalam bahasa lain, atau diberi sinonim (atau paling tidak sinonim terdekat) dalam bahasa lain.
e. Lampiran (jika ada).
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
58
LAPORAN
A. PENDAHULUAN
Laporan adalah jenis karya ilmiah yang ditulis oleh seseorang atau kelompok yang ditulis setelah melaksanakan kedinasan atau yang berhubungan secara struktural. Laporan ditulis sebagai pertanggungjawaban seseorang bahwa orang tersebut telah melakukan suatu kegiatan dari atasannya. Laporan juga harus disusun secara tepat, benar, sistematis, dan faktual sebagai pertimbangan untuk suatu keputusan. Beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai laporan ilmiah, yaitu:
(1) mengemukakan permasalahan yang ditulis dengan benar, jelas, rinci, dan ringkas;
(2) merupakan kegiatan terakhir dari suatu kegiatan ilmiah;
(3) berisi tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara jujur, jelas, dan
tepat tentang hasil temuan serta implikasinya;
(4) media yang baik untuk komunikasi di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan;
(5) dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain.
Sebelum menulis laporan, hendaknya penulis memahami perbedaan laporan dengan jenis karya ilmiah lainnya. Berikut adalah ciri-ciri dari laporan, yaitu:
(1) Pembaca laporan adalah sekumpulan orang tertentu;
(2) Laporan disajikan atas permintaan;
(3) Bersifat objektif;
(4) Bahasa yang digunakan adalah bahasa formal;
(5) Judul dan sub-judul diatur sebaik mungkin.
Adapun sistematika kepenulisan dari laporan yaitu:
1. Bagian awal
BAB X
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
58
a. Halaman judul berisi judul penelitian, nama penyusun laporan, nama lembaga yang menerbitkan, tahun diterbitkannya laporan penelitian dan nomor seri (jika laporan ini merupakan karya atau terbitan berseri).
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
59
1) Judul Penelitian
Judul penelitian adalah rumusan pokok hasil akhir suatu penelitianyang dinyatakan dengan singkat, tepat, jelas serta menggambarkan penelitian yang dilakukan sehingga mudah dipahami. Pada judul ini pun dapat ditambahkan dengan subjudul yang bertujuan untuk menekankan pada subyek tertentu.
Seyogyanya, subjudul ditulis dengan singkat dan jelas. Begitu pula dengan penulisan judul utamanya, yang ditulis dengan kata-kata yang tepat dan hidari pemakaian singkatan. Jumlah kata pada judul tidak perlu terlalu banyak, cukup dibatasi dua puluh kata.
2) Nama Penyusun Laporan
Penyusun laporan dapat terdiri dari perseorangan atau suatu tim. Jika karya tersebut merupakan karya gabungan, maka ada satu orang yang bertanggungjawab penuh atas isi laporan, yakni ketua pelaksana. Sedangkan anggotanya adalah membantu ketua pelaksana penelitian dalam menyusun rencana, persiapan, pelaksanaan penelitian, pembuatan laporan dan publikasi hasil penelitan. Nama penyusun bisa ditambahkan dengan gelar kesarjanaan.
3) Nama Lembaga yang Menerbitkan
Lembaga yang menerbitkan adalah lembaga atau institusi sponsor pelaksanaan peneitian yang menjadi pemilik laporan penelitian. Biasanya lembaga yang menerbitkan dicantumkan juga di bagian bawah halaman sampul.
4) Tahun Terbit
Tahun terbit adalah tahun diterbitkannya laporan penelitian, bukan tahun dilakukannya penelitian. Tahun terbit dicantumkan di bawah nam lembaga yang menerbitkan.
5) Nomor Seri
Bila laporan penelitian diterbitkan sebagai terbitan berseri, maka nomor seri ditulis setelah judul seri. Penulisannya dapat diletakkan diletakkan pada halaman pojok kiri atas atau bawah, serta dapat pula dicantumkan di tengah.
i. Halaman pengesahan (jika perlu)
ii. Prakata, menurut KBBI yaitu keterangan yang ditulis oleh penulis atau pengarang sebagai pengantar suatu karya tulis. Prakata memuat hal yang
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
59
tidak tertampung dalam pendahuluan. Ucapan terima kasih dapat
disampaikan pada halaman ini
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
60
kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya penelitian dan penyusunan laporan.
iii. Daftar isi, merupakan daftar halaman dalam makalah tersebut untuk memudahkan pembaca dalam mencari halaman yang diinginkan. Daftar isi dibuat apabila jumlah halaman makalah lebih dari sepuluh halaman.
iv. Abstak yang berisi uraian singkat tentang isi laporan. Jumlah kata dalam abstrak juga dibatasi yaitu 150-200 kata. Abstrak dibuat tidak lebih dari satu halaman. Abstrak merupakan sari dari laporan penelitian atau uraian singkat dan cermat yang mencakup masalah dan tujuan penelitian serta materi dan metodologi penelitian analisa data dan hasil-hasil penelitian.
2. Bagian isi a. Pendahuluan
Pendahuluan berisi tentang:
1) latar belakang yaitu gagasan penulis terhadap permasalahan yang diambil,
2) rumusan masalah yaitu urutan topik-topik permasalahan yang akan dibahas,
biasanya berupa pertanyaan atau pernyataan,
3) ruang lingkup penelitian yaitu untuk siapa saja laporan tersebut dibuat, 4) tujuan dan manfaat penelitian yaitu menjelaskan untuk apa tujuan penulis meneliti
permasalahan tersebut dan apa manfaatnya kepada pembaca terhadap tulisan
tersebut.
b. Kajian Pustaka
Kajian Pustaka berisi tentang teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang sedang dibahas.Penulis bisa mengutip teori-teori dari sumber pustaka yang telah dibaca dan memadukan dengan pemahaman penulis.
c. Metode
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
60
Metode merupakan cara penulis dalam memperoleh suatu masalah yang diambil. Metode ini berusaha mencari jawaban dari suatu penelitian dengan cara yang dipilih dan sesuai dengan penelitiannya.
d. Pembahasan
Pada bagian pembahasan dijelaskan pokok-pokok yang dibahas sesuai rumusan
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
61
masalah yang telah ditentukan.Penjelasan penulis mengenai hal yang dibahas juga dikaitkan dengan teori-teori yang berhubungan pada kajian pustaka dan hasil dari suatu metode penelitian yang dipilih ada pada pembahasan ini.
e. Penutup
Penutup berisi tentang kesimpulan dan saran. Kesimpulan berisi inti dari apa yang dibahas dalam makalah tersebut. Sedangkan saran menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yaitu pendapat (usul, anjuran, cita-cita) yang dikemukakan untuk dipertimbangkan.Saran ini ditulis oleh penulis sendiri. Bagi pembaca yang akan meneliti hal yang sama diharapkan bisa seperti apa yang disarankan penulis dalam makalahnya.
3. Bagian akhir a. Daftar Pustaka
Daftar pustaka merupakan daftar sumber referensi yang digunakan penulis dalam menulis gagasan.Menurut Warsiman (2013:120) daftar pustaka dapatdipakai sebagai salah satu indikator untuk menunjukkan seberapa jauh wawasan penulis.Selain itu, daftar pustaka juga untuk memudahkan pembaca menemukan sumber referensi.
b. Daftar Lampiran
Daftar lampiran merupakan tambahan halaman yang biasanya berisi tentang dokumentasi penelitian, surat keputusan, laporan keuangan penelitian, dan lain sebagainya. Daftar lampiran ini sesuai kebutuhan saja, boleh ada dan boleh tidak ada.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
62
SURAT
A. PENGERTIAN SURAT
Surat adalah suatu sarana untuk menyampaikan pernyataan-pernyataan atau informasi secara tertulis dari pihak yang satu kepada pihak yang lain, baik atas nama sendiri, maupun atas nama jabatannya dalam sebuah organisasi, instansi ataupun perusahaan. Informasi-informasi ini dapat beberapa permintaan, laporan, pemikiran, saran-saran dan sebagainya.
B. BAHASA SURAT
Pada hakekatnya surat itu adalah suatu karangan yang berupa perumusan dalam bentuk tertulis tentang pernyataan, pemikiran, permintaan, atau hal-hal yang ingin disampaikan kepada pihak penerima surat. Karena surat sebagai karangan, maka suratpun harus memenuhi berbagai ketentuan mengenai penyusunan karangan ataupun komposisi seperti tema, tata bahasa, kalimat, alinea, gaya bahasa dan penggunaan tanda baca. Sebagai karangan surat dapat disusun secara :
1. Deduktif yaitu dimana penulis terlebih dulu melaporkan pokok permasalahannya, kemudian baru dikemukakan penjelasannya atau alasan-alasannya.
2. Induktif adalah penyusunan kalimat-kalimat dimana terlebih dulu dikemukakan alasan-alasannya, baru kemudian melaporkan pokok-pokok masalahnya.
BAB XI
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
63
C. FUNGSI SURAT
Meskipun alat komunikasi berkembang pesat, tetapi surat masih dipertahankan karena surat mempunyai fungsi sebagai:
1. Alat komunikasi 2. Alat bukti tertulis 3. Alat pengingat 4. Alat bukti historis
5. Duta atau wakil organisasi 6. Alat pedoman kerja
D. JENIS-JENIS SURAT 1. Berdasarkan sifat surat
Berdasarkan sifatnya surat dapat digolongkan menjadi lima jenis yaitu : a. Surat Pribadi
Surat pribadi adalah surat-surat yang bersifat kekeluargaan, surat-surat yang berisi masalah keluarga, baik tentang kesehatan, keuangan keluarga dan sebagainya.Surat Pribadi, dibedakan menjadi:
1. Surat pribadi yang bersifat resmi, surat atas nama pribadi yang dikirim keorganisasi-organisasi resmi, seperti: surat lamaran pekerjaan, surat izin tidak masuk kerja.
2. Surat pribadi yang bersifat tidak resmi, surat pribadi yang bersifat kekeluargaan atau kekerabatan, seperti: surat kepada orang tua, kakak,
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
63
teman, dll.
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
64
b. Surat Dinas Pribadi
Surat dinas pribadi disebut juga surat setengah resmi adalah surat-surat yang dikirimkan dari seseorang atau pribadi kepada instansi-instansi, perusahaan-perusahaan, ataupun jawatan-jawatan.
c. Surat Dinas Swasta
Surat dinas swasta disebut juga surat resmi adalah surat-surat yang dibuat oleh instansi-instansi swasta, yang dikirimkan untuk para karyawannya ataupun untuk para relasinya atau langganannya atau instansi –instansi lain yang terkait.
d. Surat Niaga
Surat niaga adalah surat yang berisi, soal-soal perdagangan yang dibuat oleh perusahaan yang dikirimkan kepada para langganannya.
e. Surat Dinas Pemerintah
Surat dinas digunakan untuk kepentingan pekerjaan formal seperti instansi dinas dan tugas kantor. Surat ini penting dalam pengelolaan administrasi dalam suatu instansi Fungsi dari surat dinas yaitu sebagai dokumen bukti tertulis, alat pengingat berkaitan fungsinya dengan arsip, bukti sejarah atas perkembangan instansi, dan pedoman kerja dalam bentuk surat keputusan dan surat instruksi Ciri-ciri surat dinas:
1. Menggunakan kop surat dan instansi atau lembaga yang bersangkutan
2. Menggunakan nomor surat, lampiran, dan perihal 3. Menggunakan salam pembuka dan penutup yang baku 4. Menggunakan bahasa baku atau ragam resmi
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
64
5. Menggunakan cap atau stempel instansi atau kantor pembuat surat 6. Format surat tertentu
Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
65
2. Berdasarkan Wujud Surat
Penggolongan surat berdasarkan wujudnya dapat dibagi kedalam tujuh jenis, yaitu :
a. Surat Yang menggunakan Kartu Pos
Kartu pos adalah blanko yang dikeluarkan oleh Perum Postel atau instansi lain yang telah diberi izin Perum Postel untuk mencetaknya asal sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan Perum Postel.
b. Warkat Pos
Warkat pos adalah sehelai kertas yang telah dicetak dengan memakai lambaga dan petunjuk penulisan berita, yang dikeluarkan oleh perum postel atau instansi lain yang telah diberi izin.
c. Surat Bersampul
Surat bersampul adalah surat-surat yang isinya atau beritanya ditulis pada kertas lain, kemudian kertas surat tersebut dimasukkan kedalam sampul atau amplop.
d. Surat Terbuka dan Surat Tertutup
Surat terbuka adalah surat-surat yang isinya dapat dibaca oleh umum misalnya, surat dari pembaca kepada pembaca atau surat yang dikirimkan oleh pembaca
Surat terbuka adalah surat-surat yang isinya dapat dibaca oleh umum misalnya, surat dari pembaca kepada pembaca atau surat yang dikirimkan oleh pembaca