5. PENUTUP
Budaya inovasi pada masyarakat merupakan elemen utama pembentuk Sistem Inovasi Daerah di Indonesia. Penanaman budaya inovasi dapat dilakukan melalui tiga hal yaitu penguatan kapasitas nilai-nilai lokal masyarakat, pembentukan kelembagaan pendidikan, dan membentuk lingkungan ekonomi, politik, dan sosial lainnya yang mendukung. Kelembagaan pendidikan merupakan bagian terpenting dalam menumbuhkan budaya inovasi pada masyarakat dengan menanamkan berbagai pengetahuan yang meliputi iptek dan inovasi, kewirausahaan, dan pemerintahan (struktur-legal). Peran pemerintah baik pusat maupun daerah sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim yang mendukung tumbuhkembangnya budaya inovasi dengan tetap memperhatikan kearifan lokal pada masyarakat di suatu daerah. Model penanaman budaya inovasi ini dapat menjadi contoh bagi model penanaman budaya inovasi pada masyarakat di daerah lainnya di Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA .
Antaranews. 2013. Pemprov Kaltim Tetap Lanjutkan Sekolah Unggulan. Diakses dari
http://www.antaranews.com/berita/357871/pemprov-kaltim-tetap-lanjutkan-sekolah-unggulan pada tanggal 20 September 2013
Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan. 2013.Ekspor Kalimantan Selatan Agustus 2013 Turun 19,42 persen dan Impor Turun 42,28 persen.. Diakses dari http://Kalimantan
Selatan.bps.go.id/?set=viewBrs&flag=1&page=1&id=451pada tanggal 2 Oktober
2013.
Detik Finance. 2012. Warga Kalimantan Selatan Kesal, Kaya Batubara Tapi Miskin Listrik. Diakses dari http://finance.detik.com/read/2012/10/15/170054/2063109/1034/warga-Kalimantan Selatan-kesal-kaya-batubara-tapi-miskin-listrik. pada tanggal 2 Oktober 2013.
Doloreux, D. and Saeed, P. 2005. Regional innovation systems: Current discourse and unresolved issues. Journal of Technology in Society 27(2): 133-153.
Hatta, G. M. 2012. Sambutan Menteri Negara Riset dan Teknologi, Peluncuran SIDa NTB, 25
Februari 2012. Diakses dari
http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/10453. pada tanggal 25
September 2013.
Keesing, R. M. 1974. "Theories of Culture," diterjemahkan oleh Amri Marzali. Annual Review of Anthropology No. 52.
Kementerian Dalam Negeri. 2011. Profil Provinsi Kalimantan Selatan. Diakses dari
http://www.kemendagri.go.id/pages/profil-daerah/Provinsi/detail/63/kalimantan-selatan. pada tanggal 26 September 2013.
Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) Tahun 2011-2025.
Muka P, I Ketut dan I Made, B. 2010. Gerabah Banyumulek Satu Tinjauan Budaya. Unpublished paper. Laporan Kegiatan Penelitian Fakultas Seni Rupa Dan Desain Jurusan Kriya Seni Institut Seni Indonesia Denpasar. Dibiayai Atas dana DIPA ISI Denpasar Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan NasionalNomor: 0162/023-04.2/XX/2010 tanggal 31 Desember 2009.
OECD. 2011. Regions and Innovation Policy,OECD Reviews of Regional Innovation. OECD Publishing.
OECD. 2013. About Organisation for Economic Co-operation and Development. Diakses dari
http://www.oecd.org/about/.pada tanggal 21 September 2013.
Oslo Manual. 2005. Guidelines for Collecting and Interpreting Innovation Data. Paris: OECD Publishing.
95
Pemprov NTB. 2012. Menatap Pertumbuhan IPM di NTB. Diakses dari
http://www.ntbprov.go.id/baca.php?berita=1426.pada tanggal 2 Oktober 2013.
Pemprov NTB. 2013. Pendidikan Harus Mengakar Pada Budaya Bangsa. Diakses dari
http://www.ntbprov.go.id/baca.php?berita=1696.pada tanggal 2 Oktober 2013.
Rahmat, P., S. 2009. Penelitian Kualitatif. Jurnal Equilibrium, 5 (9):1-8.
Sari, K. 2013. Inovasi dan Kemiskinan: Perbandingan Antara Indonesia dan Malaysia. Makalah dipresentasikan pada Seminar Nasional dan Workhsop Bertema “Peningkatan Inovasi Dalam Menanggulangi Kemiskinan” diselenggarakan di Hotel Topas Galeria Kota Bandung pada tanggal 30September -1 Oktober 2013.
Setkab. RI 2013. Akhir Tahun 2013, NTB Targetkan 1 Juta Sapi. Diakses dari
http://www.setkab.go.id/nusantara-9095-akhir-2013-ntb-targetkan-satu-juta-sapi.html. pada tanggal 26 September 2013.
Škerlavaj, M.,Ji, H. S., Youngmin, L. 2010. Organizational learning culture, innovative culture and innovations in South Korean firms. Journal of Expert Systems with Applications 37 (9): 6390–6403.
Svarc, J. ---. Socio-political factors and the failure of innovation policy in Croatia as a country in transition. Journal of Research Policy35 (1): 144-159.
Syaifullah, M., dan Defri, W. 2010. Aruh Ganal: Menghormati Kemurahan Alam Ala Dayak
Meratus. Diakses dari
http://tanahair.kompas.com/read/2010/08/25/18035056/Aruh.Ganal.Menghormati.K
emurahan.Alam.Ala.Dayak.Meratus.pada tanggal 2 Oktober 2013.
Taufik, A.T. 2005. Pengembangan Sistem Inovasi Daerah: Perspektif Kebijakan. Jakarta: Pusat Pengkajian Kebijakan Teknologi Pengembangan Unggulan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat BPPT Bekerja sama dengan Deputi Bidang Pengembangan Sistem Iptek Nasional – KNRT.
Turmuzi, A. 2011. Nilai-nilai Kearifan Lokal Masyarakat Sasak dan Transformasinya dalam Pembelajaran IPS. Diakses dari http://edukasi.kompasiana.com/2011/11/10/nilai-
nilai-kearifan-lokal-masyarakat-sasak-dan-transformasinya-dalam-pembelajaran-ips-409040.html (2 Oktober 2013).
Tursyn, G., Kulsariyeva, A., Sultanbayeva, G., Zhanabaeva, D., Zhumashova, Zhuldyz, A.. 2013. National Culture: Tradition and Innovation (On the Basis of Semiotic Analysis of Kazakhstan’s Capital). Procedia - Social and Behavioral Sciences, Volume 81, 28 June 2013, Pages 32-39.
Vecchi, A. and Louis, B.. 2009. A cultural perspective on innovation in international manufacturing. Journal of Research in International Business and Finance 23 (2):181-192.
Verloop, J. 2013. Insight in Innovation. Published by Elsevier Inc.Success in Innovation:3-16.
Wartawarga. 2010. Pengertian Lembaga Sosial. Diakses dari
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/07/pengertian-lembaga-sosial/pada
tanggal 25 September 2013.
Widodo, N., dan Suradi. 2011. Profil dan Peranan Organisasi Lokal Dalam Pembangunan Masyarakat. Sosiokonsepsia, 16 (02): 197-208.
World Bank. 2010. Innovation Policy: A Guide for Developing Countries. Washington: World Bank.
Yanuarti, S.,Thung, J. L., Leolita, M., Josephine, R. M., Mardyanto, Tryatmoko,W. 2007.
Capacity Building: Kelembagaan Pemerintah dan Masyarakat di Tingkat Lokal Dalam Pengelolaan Konflik di Maluku. Jakarta: LIPI Press.
Zhang, Y. and and Yao Lie, Z. 2012. An Empirical Study on Innovative Culture from the View of Educational Factors. International Conference on Future Electrical Power and Energy Systems within Energy Procedia (17), Part A: 700-705.
96 Regulasi
Undang-undang RI No. 18 Tahun 2002 Tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Peraturan Bersama Menteri Negara Riset dan Teknologi RI dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 03 Tahun 2012 dan Nomor 36 Tahun 2012 Tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah.
97
PEMANFAATAN INOVASI HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN