Gambar 2.6 Tahapan sistem pembelajaran dan pencapaian kompetensi PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia Unpad
B. Profil Unit Pengelola Program Studi 1 Sejarah Unit Pengelola Program Studi
C.2 Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama .1 Latar Belakang
C.2.6 Evaluasi Capaian Kinerja
Peraturan Rektor No. 1 Tahun 2020, mengatur sistem tata pamong, tata Kelola dan Kerjasama sesuai dengan tugas dan fungsinya supaya dapat berjalan dengan baik. Pimpinan Fakultas, Departemen, dan Prodi di isi oleh orang-orang professional yang kriterianya sesuai dengan persyaratan pada peraturan rektor. Para pelaku pemangku kepentingan memiliki planning, leading, organizing, Staffing, , Controlling telah memenuhi standar penjaminan mutu yang berlaku. Evaluasi Capaian kinerja civitas FMIPA dilakukan dan dianalisis setiap semester secara tersturktur dan terencana. Pencatatan laporan dilakukan melalui sistem digital atau sistem informasi akademik terpadu (SIAT) kepada masing-masing akun civitas.
• Identifikasi Akar Masalah
Permasalahan dalam hal tata pamong, tata Kelola dan Kerjasama yang menjadi kendala adalah pelaksanaan dan pengawasan program kerjasama dengan pihak eksternal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut sistem tata kelola perlu pengawasan yang lebih ketat dan terstruktur.
• Faktor Keberhasilan
Faktor keberhasilan dalam hal tata pamong, tata Kelola dan Kerjasama diantaranya adalah terbentuk komunikasi yang baik untuk Kerjasama jangka pendek, menengah, maupun jangka Panjang.MoU dan PKS terus mengalami peningkatan.
Faktor penghambat dalam hal tata pamong tata kelola dan Kerjasama adalah kurang cekatannya civitas dalam pelaksanaan dan pengawasan Kerjasama yang telah dibuat.
• Tindak Lanjut
Salah satu langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan berbenah dipihak civitas, baik berbenah melalui reshuffle atau penjelasan kembali hak dan kewajibannya sehingga tata pamong, tata Kelola dan Kerjasama dapat berjalan dengan baik C.2.7 Penjaminan Mutu Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama
Penjaminan Mutu Tata Pamong dan Tata Kelola
Unsur penjaminan mutu di Unpad terdiri dari Satuan Penjaminan Mutu (SPM) di tingkat universitas, Unit Penjaminan Mutu (UPM) di tingkat Fakultas dan Gugus Kendali Mutu (GKM) di tingkat Departemen/Prodi. Pembentukan unsur pelaksana penjaminan mutu di Unpad yang terdiri dari Satuan Penjamin Mutu (SPM) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM) yang diatur dalam Peraturan Rektor Nomor 1 tahun 2020 tentang SOTK Pengelola Universitas Padjadjaran, dan pengangkatan UPM dan GKM di tingkat fakultas diatur dalam Surat keputusan Dekan FMIPA Unpad Nomor 139/UN6.D/Kep/FMIPA/2021 tentang Pengangkatan Tim Unit Penjaminan Mutu dan Gugus Kendali Mutu Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran. Penjaminan mutu di FMIPA dilakukan secara bersama-sama oleh Pimpinan Fakultas, UPM dan GKM serta berkoordinasi dengan SPM Unpad. Berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 1 Tahun 2020, pasal 33 paragraph 2, tugas dan fungsi Satuan Penjaminan Mutu (SPM) adalah:
1. Kepala Satuan Penjaminan Mutu memiliki tugas melakukan system penjaminan mutu internal secara konsisten dan berkelanjutan sebagai pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan.
2. Kepala Satuan Penjaminan Mutu memiliki fungsi:
a. Melakukan proses pengembangan pada sistem penjaminan mutu akademik b. Membuat berbagai panduan dan dokumen sistem penjaminan mutu
c. Mengelola pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi sistem penjaminan mutu di Unpad bekerjasama dengan UPM Fakultas
d. Mengembangkan panduan dan sistem evaluasi internal penjaminan mutu akademik; e. Mengembangkan instrumen evaluasi internal penjaminan mutu akademik;
f. Membuat dan mengembangkan tata cara audit internal mutu di bidang akademik berbasis teknologi informasi untuk mewujudkan ketercapaian standar mutu;
g. Mengoordinasikan pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi hasil audit internal di semua unit kerja, berikut tindak lanjut perbaikan dan dokumentasinya
h. Mengoordinasikan pengembangan SDM untuk pelaksanaan audit internal mutu; i. Mengoordinasikan kegiatan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten
dalam pelaksanaan proses akreditasi nasional dan internasional;
j. Bersama Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Perencanaan mengoordinasikan pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi informasi (early warning system) untuk menjamin peningkatan kualifikasi akreditasi nasional dan internasional; k. Mengoordinasikan pelaksanaan, pemantauan dan pelaporan system pendampingan penyusunan dokumen, serta persiapan visitasi akreditasi nasional dan internasional; l. Memantau tindak lanjut saran asesor akreditasi nasional dan internasional;
m. Mengendalikan dan mengevaluasi penyelenggaraan kegiatan-kegiatan di bidangnya; dan
Berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 1 Tahun 2020, pasal 69 paragraph 9, tugas dan fungsi Unit Penjaminan Mutu (UPM) adalah:
1. Unit Penjaminan Mutu Fakultas memiliki tugas mendukung Dekan Fakultas dalam pelaksanaan tugas penjaminan mutu.
2. Unit Penjaminan Mutu Fakultas dipimpin oleh Kepala Unit Penjaminan Mutu Fakultas. 3. Unit Penjaminan Mutu Fakultas memiliki fungsi:
a. Melaksanakan sistem penjaminan mutu akademik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pedoman penjaminan mutu Unpad;
b. Melaksanakan pedoman dan tata cara evaluasi internal penjaminan mutu akademik yang ditetapkan Unpad;
c. Melaksanakan instrumen evaluasi internal penjaminan mutu akademik yang ditetapkan Unpad;
d. Mengoordinasikan proses penjaminan mutu akademik di seluruh unit kerja di lingkungan Fakultas sesuai pedoman yang ditetapkan Unpad;
e. Memberikan masukan dan rekomendasi kepada Dekan Fakultas yang terkait dengan penjaminan mutu;
f. Melaksanakan pengembangan dan pelaksanaan standar mutu dan audit di bidang pendidikan, riset, pengabdian pada masyarakat, dan kemahasiswaan di tingkat Fakultas;
g. Mengoordinasikan kegiatan penyusunan evaluasi diri dan pengukuran kinerja program studi dalam rangka proses akreditasi program studi tingkat nasional;
h. Mengoordinasikan kegiatan asesmen lapang dalam rangka proses akreditasi program studi tingkat nasional; dan
i. Melaksanakan koordinasi dengan Satuan Penjaminan Mutu dalam melaksanakan proses penjaminan mutu di Fakultas.
SPMI Unpad memiliki dokumen mutu yang meliputi: kebijakan SPMI, Manual SPMI, Standar SPMI dan formulir SPMI. Kebijakan Mutu meliputi kebijakan mutu akademik, yaitu: 1. Kebijakan di bidang pembelajaran yang mencakup aturan mengenai perumusan dan
implementasi standar Kompetensi lulusan; Isi Pembelajaran, Standar Proses Pembelajaran, Standar penilaian pembelajaran, Standar dosen dan tenaga kependidikan, Standar sarana dan prasarana pembelajaran, Standar pengelolaan pembelajaran, Standar pembiayaan pembelajaran,
2. Kebijakan mutu Penelitian yang mencakup aturan dan imlementasi standar Hasil Penelitian, Standar Isi penelitian, Standar Proses Penelitian, Standar Penilaian Penelitian, Standar Peneliti, Standar Sarana dan Prasarana Penelitian, Standar pengelolaan Penelitian, Standar pembiayaan Penelitian,
3. Kebijakan mutu di bidang dan Pengabdian kepada Masyarakat yang mencakup perumusan dan implementasi Standar PKM meliputi: Standar hasil PkM, Standar Isi PkM, Standar Proses PkM, Standar Penilaian PkM, Standar Pelaksana PkM, Standar Sarana dan Prasarana PkM, Standar pengelolaan PkM, Standar pembiayaan PkM; serta
4. Kebijakan di bidang Manajemen dan layanan meliputi : Standar Visi Misi Sasaran dan Tujuan, Standar Sistem Penjaminan Mutu, Standar Tata Pamong, Standar Sistem Informasi, Standar Kerjasama, Standar Suasana Akademik, Standar Sarana Non Akademik, Standar Prasarana Non Akademik, Standar Kemahasiswaan, Standar Pengelolaan Keuangan, Standar Kesejahteraan dan Standar Pengelolaan Usaha. Kebijakan tersebut kemudian diturunkan dalam dokumen Standar yang ditetapkan serta dijabarkan dalam Manual Mutu PPEPP untuk ke 36 standar mutu yang telah ditetapkan serta
diturunkan menjadi SOP-SOP dan formulir-formulir layanan ataupun SOP-SOP kegiatan yang sudah ditetapkan agar dalam pelaksanaannya terkendali serta baku.
Untuk menjamin terlaksananya siklus maka dilakukan proses Audit internal oleh Satuan Penjaminan Mutu (SPM) dan Satuan Pengawas Internal (SPI). Penetapan mutu dilakukan oleh Universitas. Pelaksanaan mutu dilakukan oleh SPM bekerjasama dengan UPM FMIPA dan GKM Departemen Kimia. PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia (TIK) melakukan AMAI (Audit Mutu Akademik Internal) terhadap kegiatan operasional akademik atau proses akademik, pengelolaan masukan, proses, keluaran, dampak, dan umpan-balik untuk menjamin mutu penyelenggaraan akademik di dalam program studi. Evaluasi, pengendalian dan perbaikan berkelanjutan dilakukan oleh Dekan FMIPA dan PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia (TIK). Salah satu bukti sahih efektivitas pelaksanaan penjaminan mutu di FMIPA dilakukan berupa pendampingan borang baik ketika menggunakan sistim akreditasi 7 standar (APS 3.0) maupun menggunakan sistim akreditasi 9 kriteria (APS 4.0). Hasil dari proses pendampingan disampaikan kepada Pimpinan Fakultas dan Departemen/Prodi untuk digunakan sebagai perbaikan kualitas secara berkelanjutan pada semua rangkaian sistem manajemen mutu dalam rangka memenuhi kepuasan pemangku kepentingan.
Penjaminan Mutu Kerjasama
FMIPA memiliki kerjasama untuk meningkatkan pendapatan bagi pengembangan keilmuan serta proses pembelajaran, peneltian serta pengabdian kepada masyarakat, dalam pelaksanaannya sebagian besar melibatkan mahasiswa. Penetapan mengenai kebijakan kerjasama berdasarkan Keputusan Rektor No. 19/UN6.RKT/Kep/HK/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kerjasama Universitas Padjadjaran; monitoring dan evaluasi program kerja sama merupakan rangkaian kegiatan terpadu meliputi penilaian secara berkala terkait aktivitas dan perkembangan kegiatan kerja sama yang sedang berlangsung dan penilaian yang bersifat periodik terkait semua capaian hasil dari kerja sama yang sedang dan telah dilakukan. Bekerja sama dengan Prodi, Fakultas melalui Manajer Bidang Riset, PKM, Inovasi dan Kerjasama memfasilitasi penetapan kerjasama. Pelaksanaan mutu kerjasama dilakukan oleh PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia (TIK) dan Mahasiswa untuk peningkatan kinerja tridharma dan fasilitas pendukung PS seperti magang ke industri atau ke lembaga penelitian. Evaluasi, pengendalian dan perbaikan berkelanjutan dilakukan oleh Fakultas dan PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia (TIK). External benchmarking yang dilakukan oleh FMIPA dan PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia (TIK) mengacu pada standar internasional RSC. Kegiatan yang dilakukan berupa seminar dan worskhop untuk meraih akreditasi internasional.