Gambar 2.6 Tahapan sistem pembelajaran dan pencapaian kompetensi PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia Unpad
B. Profil Unit Pengelola Program Studi 1 Sejarah Unit Pengelola Program Studi
C.2 Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama .1 Latar Belakang
C.2.4 Indikator Kinerja Utama .1 Sistem Tata Pamong
C.2.4.4 Sistem Penjaminan Mutu
Pedoman Pelaksanaan Kerjasama Universitas Padjadjaran diatur dalam Keputusan Rektor No. 19/UN6.RKT/Kep/HK/2018 yang menjadi landasan penetapan mengenai
kebijakan kerjasama; pengawasan dan evaluasi program kerja sama. Evaluasi kerjasama merupakan suatu rangkaian aktivitas yang berintegritas dan sistematis meliputi penilaian terhadap kemajuan kerja sama yang sedang berjalan dan penilaian terhadap semua capaian hasil dari kerja sama yang sedang dan telah dilakukan secara periodik.
Fakultas - fakultas yang berada di lingkungan Universitas Padjadjaran mempunyai IKU kerjasama dalam rangka peningkatan penghasilan bagi sarana dan prasarana dalam perkembangan akademik baik pada proses belajar mengajar sehari-hari, penelitian dan inovasi serta program pengabdian kepada masyarakat serta pelaksanaan program kerjasama mahasiswa di dalam berbagai kegiatan. Dalam rangka memberikan peningkatan kinerja tridharma dan fasilitas pendukung PS. Universitas Padjadjaran membuat kebijakan kepada Fakultas/Program Studi yang mengatur kerjasama pendidikan bahwa dalam membuat kerja sama dengan mitra harus bermanfaat dan berpartisipasi nyata dalam pengembangan program studi yang meliputi paling sedikit 4 aspek dari 6 aspek, dianternya:
a. Memperbaiki kurikulum;
b. Melakukan penilaian dan evaluasi dari kegiatan yang telah dan sedang dijalankan; c. Mengembangkan program-program terbaru;
d. Mahasiswa diberikan peluang belajar langsung dengan mitra melalui program praktek kerja;
e. Alumni diberikan kesempatan kerja di mitra; dan
f. Memberikan dukungan finansial dan atau sarana prasarana kepada program studi dalam rangka penguatan dan pengembangan prodi
FMIPA membuat rancangan dan menjalankan kerjasama baik di bidang akademik maupun non akademik. Kerjasama yang berlangsung membantu mencukupi kebutuhan pengembangan beberapa kegiatan yang menunjang pengamalan Tridharma. Mahasiswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan hingga saat ini terbantukan dengan adanya beasiswa internal yang merupakan suatu upaya Universitas Padjadjaran ataupun beasiswa eksternal hasil dari kerjasama dengan pihak eksternal untuk menjadi sponsorship atau donatur demi keberlanjutan pemberian beasiswa untuk mahasiswa.
Pilar penjaminan mutu di PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia pada dasarnya adalah kegiatan – kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan pemangku kepentingan (stake holder) serta memenuhi persyaratan perundang-undangan dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia. Karena itulah pembuatan sistem penjamin mutu menjadi hal yang penting.
Pada dasarnya sistem penjamin mutu merupakan sistem pengelolaan masukan, proses, keluaran, dampak, dan umpan-balik untuk menjamin mutu penyelenggaraan akademik di dalam program studi. Karenanya, sistem ini berisikan langkah-langkah untuk meningkatkan dan menjaga mutu secara berkelanjutan. Selain itu berisi juga langkah-langkah yang harus diambil untuk mengurangi pengaruh akibat kelemahan mutu yang mungkin terjadi. Sehingga sistem penjamin mutu harus mencerminkan pelaksanaan perbaikan kualitas secara berkelanjutan pada semua rangkaian sistem manajemen mutu dalam rangka memenuhi kepuasan pemangku kepentingan.
Aspek kelembagaan sistem penjaminan mutu PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia berada dibawah pengawasan dan monitoring dari Unit Penjaminan Mutu (UPM) FMIPA dan Satuan Penjaminan Mutu Universitas Padjadjaran. Unit penjaminan mutu fakultas setiap semester akan melakukan monitoring mutu pembelajaran dan kegiatan akademik di PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia.
Hasil dari monitoring dan evaluasi mutu pembelajaran dan kegiatan akademik PS akan dilaporkan kepada Dekan. Dekan dan kepala UPM akan berdiskusi dengan ketua PS Sarjana
Terapan Teknologi Industri Kimia untuk melakukan perbaikan dan peningkatan mutu akademik PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia. Dokumen mutu telah tersedia di tingkat Universitas, Fakultas dan PS. Instrumen penjaminan mutu dalam bentuk dokumen terdiri dari (1) Kebijakan, (2) Manual mutu, (3) Baku mutu, (4) Prosedur mutu, dan (5) Standard Operating Procedure (SOP).
1) Kebijakan
Peraturan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor 1 tahun 2020 mengatur tentang struktur organisasi dan tata kerja pengelola Universitas Padjadjaran merupakan kebijakan tentang penjaminan mutu. Peraturan rektor tersebut dapat diundah pada link
https://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2020/01/PERATURAN-REKTOR-NO-1-TENTANG-OTKP-TAHUN-2020_v02012020_0001.pdf
2) Manual Mutu
Manual mutu PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia mengacu pada manual mutu yang telah ditetapkan oleh universitas dan Fakultas yang berlandaskan pada model capaian mutu berkelanjutan yaitu penetapan standar, pelaksanaan termasuk pengawasan, evaluasi diri, audit mutu akademik internal dan peningkatan mutu berkelanjutan. Siklus kegiatan penjaminan mutu yang ditetapkan Unpad diperlihatkan dalam Gambar 2.2.
Gambar 2.2 Siklus Kegiatan Penjaminan Mutu
Pengamalan siklus penjaminan mutu dikendalikan dan dilaksanakan dengan komitmen secara kontinu di seluruh tingkat mulai universitas, fakultas, jurusan dan PS. Satuan Penjaminan Mutu universitas melakukan evaluasi kegiatan satu siklus penjaminan mutu tersebut untuk menyempurnakan siklus berikutnya.
3) Baku Mutu
Baku mutu PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia telah ditetapkan oleh Universitas, Fakultas dan PS. Baku mutu PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia meliputi kriteria lulusan, indeks prestasi mahasiswa, jumlah publikasi yang dihasilkan serta kegiatan kerjasama yang akan dilaksanakan.
4) Prosedur mutu
Prosedur mutu digambarkan berupa siklus penjaminan mutu yang digambarkan pada Gambar 2.3. PS, Fakultas dan Universitas menetapkan stantar mutu akademik dan non akademik yang pelaksanaannya di evaluasi oleh unit penjaminan mutu dan satuan penjaminan mutu universitas. Hasil evaluasi digunakan untuk meningkatkan mutu dalam memenuhi standar yang diharapkan.
5) Standard Operating Procedure (SOP).
Seluruh kegiatan akademik dan non akademik di PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia telah dilengkapi SOP yang disusun oleh pengelola FMIPA.
Tim Penjaminan mutu PS terdiri dari staf dosen yang ditugaskan oleh Universitas yang telah mendapatkan pelatihan profesional sebagai tim pengawasan dan evaluasi PS. Departemen Kimia memiliki 2 orang staf dosen penjaminan mutut, FMIPA memiliki 15 orang staf dosen tim penjaminan mutu dan Universitas Padjadjaran memiliki 170 staf dosen yang bertugas sebagai tim penjaminan mutu internal.
C.2.4.5 Kerjasama
• Mutu, manfaat, kepuasan dan keberlanjutan kerjasama yang relevan dengan PS Kerja sama FMIPA dan PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia dengan pihak eksternal berlandaskan Keputusan Rektor Unpad No 7 Tahun 2020 mengenai Kerja Sama di Lingkungan Universitas Padjadjaran. PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat lokal, nasional, dan internasional dalam tridharma (bidang akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) (Tabel 1 LKPS, Gambar 2.3).
Gambar 2.3 Kerja sama yang dijalin PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia dalam tridharma perguruan tinggi.
Kerja sama PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia dengan berbagai mitra memberikan manfaat, bagi PS dalam pemenuhan proses pembelajaran melalui penyediaan dosen praktisi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama tersebut meningkatkan kinerja tridharma dan fasilitas pendukung PS. Kerja sama dengan PT Tekad Mandiri Citra dan PT Pakar Biomedika Indonesia meningkatkan kinerja tridharma, berupa produk rapid antigen COVID-19 (deteksi CePAD). Selain itu, PT Tekad Mandiri Citra menyediakan instrumen Surface Plasmon Resonance (SPR) yang bermanfaat dalam pengembangan metode diagnostik COVID-19. Sementara itu dengan PT Bio Farma dan Lipotek Pty. Ltd. meningkatkan jumlah penelitian dalam bidang pengembangan vaksin di PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia dan akan terus berlanjut. Deteksi CePAD, sebagai hasil kerja sama PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia dengan PT Tekad Mandiri Citra dan PT Pakar Biomedika Indonesia, memberi kepuasan bagi mitra industri karena berhasil menghilirasi produk riset menjadi komersial. Deteksi CePAD, yang banyak diliput oleh berbagai media masa nasional, juga memberikan publisitas bagi kedua mitra industri.
• Kerjasama tingkat internasional, nasional, wilayah/lokal yang relevan dengan PS Di bidang pendidikan, PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia menjalin kerja sama dengan tiga mitra internasional dan enam mitra nasional. Mitra internasional tersebut adalah PT Kareem International, Lipotek Pty. Ltd., dan Le Mans University. Mitra nasional yang telah terjalin kerja sama dengan PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia adalah PT Bio Farma, PT Pakar Biomedika Indonesia, PT Tekad Mandiri Citra, PT Haldin Pacific Semesta,
PT YTL-Jawa Power, dan CV Suprima. Di bidang penelitian, PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia menjalin kerja sama dengan tiga mitra internasional dan enam mitra nasional. Mitra internasional yang menjalin kerja sama dengan PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia PT Kareem International, Lipotek Pty. Ltd., dan Le Mans University, sedangkan mitra nasional yang bekerja sama adalah PT Bio Farma, PT Pakar Biomedika Indonesia, PT Tekad Mandiri Citra, PT YTL-Jawa Power, CV Suprima, dan PT Trinitan Metals and Minerals. Di bidang pengabdian kepada masyarakat, PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia bermitra dengan satu mitra internasional, yaitu Le Mans University, Perancis. Di tingkat nasional, PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia bermitra dengan enam mitra, yaitu PT Pakar Biomedika Indonesia, PTRR BATAN, PT Bio Farma, PT Tekad Mandiri Citra, LIPI, dan Universitas Mulawarman. Di tingkat lokal, PS Sarjana Terapan Teknologi Industri Kimia bermitra dengan Desa Cilayung, Desa Pangguh, Masyarakat di kota Bandung, Desa Cisempur Jatinangor, SMA PGII 1 Bandung, dan MA Plus Darul Hufadz.