• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hasil Validasi Papan Pembagian

Dalam dokumen PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI (Halaman 124-129)

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.3 Pengembangan Desain .1 Desain Alat Peraga

4.1.4.1 Hasil Validasi Papan Pembagian

Validasi papan pembagian dilakukan oleh ahli pembelajaran Montessori, ahli pembelajaran Matematika, dan guru SD penelitian. Validasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner penilaian kelayakan produk alat peraga papan pembagian. Kuesioner tersebut menggunakan skala empat untuk menilai kelayakan produk.

4.1.4.1.1 Ahli Pembelajaran Montessori

Ahli pembelajaran Montessori yang melakukan validasi terhadap alat peraga papan pembagian adalah dosen PGSD Sanata Dharma. Beliau mengampu

beberapa mata kuliah diantaranya pendidikan matematika dan mata kuliah pilihan wajib Montessori. Validasi alat peraga dilaksanakan pada hari jumat 5 Desember 2014. Peneliti mempresentasikan penggunaan alat peraga di hadapan ahli pembelajaran Montessori. Ahli pembelajaran Montessori memberikan penilaian berdasarkan presentasi, dengan panduan kuesioner validasi produk. Kuesioner validasi produk terdiri atas 10 aitem pertanyaan. Kesepuluh aitem tersebut merupakan pengembangan dari aspek-aspek yang terdapat pada alat peraga Montessori yaitu auto-correction, auto-education, menarik, bergradasi, dan kontekstual.

Rerata yang didapat dari validasi produk oleh ahli pembelajaran Montessori adalah 3,2. Jika hasil tersebut dibandingkan dengan konversi pada tabel 4.2 maka termasuk ke dalam kategori baik. Sehingga alat peraga layak digunakan namun dengan revisi. Rekapitulasi hasil skor validasi dapat dilihat pada tabel 4.38.

Selain menghasilkan data kuantitatif, validasi alat peraga juga mendapatkan data kualitatif. Ahli pembelajaran Montessori memberi masukan agar papan pembagian dibuat sebagai tutup kotak penyimpanan dengan alasan agar alat peraga yang peneliti kembangkan menjadi praktis dan mudah dibawa. Peneliti mempertimbangkan berat alat peraga akan bertambah jika satu set alat peraga papan pembagian dijadikan satu. Terlebih subjek penelitian adalah siswa kelas II SD yang memiliki ukuran tubuh relative kecil. Sehingga peneliti memutuskan untuk tidak menggabungkan papan pembagian menjadi tutup pada kotak penyimpanan. Bentuk alat peraga tetap seperti desain yang telah dibuat oleh peneliti.

4.1.4.1.2 Ahli Pembelajaran Matematika

Alat peraga papan pembagian juga divalidasi oleh ahli pembelajaran matematika. Ahli pembelajaran matematika yang menjadi validator alat peraga papan pembagian adalah dosen PGSD Sanata Dharma. Beliau mengampu beberapa mata kuliah diantaranya pendidikan matematika. Validasi alat peraga dilaksanakan pada hari selasa tanggal 2 Desember 2014. Peneliti mempresentasikan penggunaan alat peraga di hadapan ahli pembelajaran matematika. Ahli pembelajaran matematika memberikan penilaian berdasarkan presentasi, dengan panduan kuesioner validasi produk. Kuesioner validasi produk terdiri atas 10 aitem pertanyaan. Kesepuluh aitem tersebut merupakan pengembangan dari aspek-aspek yang terdapat pada alat peraga Montessori yaitu auto-correction, auto-education, menarik, bergradasi, dan kontekstual.

Rerata yang didapat dari validasi produk oleh ahli pembelajaran matematika adalah 4,0 Jika hasil tersebut dibandingkan dengan konversi pada tabel halaman 4.9 maka termasuk ke dalam kategori sangat baik. Sehingga alat peraga sudah layak digunakan tanpa perlu revisi. Rekapitulasi hasil skor validasi dapat dilihat pada tabel 4.38.

Selain menghasilkan data kuantitatif, validasi alat peraga juga mendapatkan data kualitatif. Ahli pembelajaran matematika memberi masukan terkait dengan teknis penggunaan alat peraga terutama pada tema pembelajaran pembagian sebagai pengurangan berulang. Beliau memberikan pesan agar peneliti memastikan bahwa siswa yang menggunakan alat peraga benar-benar dapat memahami konsep pembagian sebagai pengurangan berulang. Peneliti

menerima masukan dari ahli pembelajaran matematika sebagai bekal dalam pelaksanaan uji coba terbatas.

4.1.4.1.3 Guru Kelas II A SD N Brosot

Guru kelas II A SD N Brosot juga bertindak sebagai validator. Validasi alat peraga dilaksanakan pada hari rabu tanggal 3 Desember 2014. Peneliti mempresentasikan penggunaan alat peraga di hadapan guru kelas II A SD N Brosot. Guru memberikan penilaian berdasarkan presentasi, dengan panduan kuesioner validasi produk. Kuesioner validasi produk terdiri atas 10 aitem pertanyaan. Kesepuluh aitem tersebut merupakan pengembangan dari aspek-aspek yang terdapat pada alat peraga Montessori yaitu auto-correction, auto-education, menarik, bergradasi, dan kontekstual.

Rerata yang didapat dari validasi produk oleh guru kelas II A SD N Brosot adalah 4,0 Jika hasil tersebut dibandingkan dengan konversi pada tabel 4.9, maka termasuk ke dalam kategori sangat baik. Sehingga alat peraga sudah layak digunakan tanpa perlu revisi. Rekapitulasi hasil skor validasi dapat dilihat pada tabel 4.38. Guru tidak memberikan komentar secara tertulis mengenai alat peraga yang peneliti kembangkan.

Hasil penilaian ahli pembelajaran Montessori, ahli pembelajaran matematika, dan guru kelas II A SD N Brosot terhadap alat peraga yang dikembangkan oleh peneliti dirangkum pada tabel berikut ini.

Tabel 4.37 Rekapitulasi Hasil Validasi Alat Peraga

Validator Skor Item Pertanyaan Total Rerata Kategori 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Pembelajaran

Validator Skor Item Pertanyaan Total Rerata Kategori 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Pembelajaran Matematika 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40 4 Sangat baik Guru Kelas II A SD N Brosot 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 40 4 Sangat baik Rerata 112 3,7 Sangat baik

Rerata yang diperoleh dari validasi produk adalah 3,7. Jika nilai tersebut dikonversikan, maka masuk dalam kategori sangat baik. Hal ini berati alat peraga yang dikembangkan sudah layak dan dapat digunakan.

4.1.4.1.4 Revisi Alat Peraga

Hasil rerata validasi alat peraga papan pembagian adalah 3,7 Jika dibandingkan dengan konversi pada tabel 4.9 maka alat peraga papan pembagian termasuk dalam kategori sangat baik. Peneliti menerima masukan dari ahli pembelajaran Montessori mengenai penggabungan papan pembagian dan kotak penyimpanan. Namun peneliti tidak melakukan tindak lanjut atas masukan tersebut. Peneliti mempertimbangkan berat alat peraga papan pembagian akan bertambah jika papan pembagian dengan kotak penyimpanan digabung menjadi satu.

Sedangkan ahli pembelajaran matematika hanya memberikan saran dalam hal teknis pembelajaran dengan menggunakan alat peraga papan pembagian. Peneliti menerima dan menindaklanjuti saran dari ahli pembelajaran matematika untuk meyakinkan bahwa siswa yang memakai alat peraga papan pembagian memahami konsep pembagian sebagai pengurangan berulang. Berdasarkan

uraian tersebut, peneliti memutuskan untuk tidak melakukan revisi pada alat peraga papan pembagian.

4.1.4.2 Hasil Validasi Album Pembelajaran

Dalam dokumen PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI (Halaman 124-129)