• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konjungsi Tujuan

Dalam dokumen BAB IV ANALISIS DATA (Halaman 49-52)

Di dalam penelitian ini penulis menemukan beberapa penanda konjungsi tujuan yaitu kata amrih „agar‟, dimen „agar‟. Seperti data berikut yang terdapat konjungsi tujuan.

(160) Petruk ? – Kazuhiro kasil gawe rekor rambut mohawk paling dhuwur sa donya, yakuwi 1,3 meter. Manut Kazuhiro dheweke mbutuhake 15 taun kanggo ndawakake rambute ksb. Lan ing saben dinane paling ora mbutuhake wektu rong jam, sak umplung minyak rambut sarta telung umplung hairspray kanggo njejegake rambute amrih luwih dhuwur saka rambute Petruk kuwi (PS/36/7/9/2013). „Petruk? – Kazuhiro berhasil membuat rekor rambut mohawk paling tinggi sedunia, yaitu 1,3 meter. Menurut Kazuhiro dia membutuhkan 15 tahun untuk memanjangkan rambutnya tersebut. Dan di setiap harinya paling tidak membutuhkan waktu dua jam, sebotol minyak rambut serta tiga botl hairspray untuk menegakan rambutnya agar lebih tinggi dari rambutnya Petruk itu‟

Pada data (160) di atas terdapat konjungsi tujuan amrih „agar‟, yang berfungsi menerangkan tujuan seseorang merawat rambutnya dan memanjangkan rambutnya agar mencetak rekor rambut terpanjang sedunia.

Kemudian data (160) di atas dikenai teknik BUL. Hasilnya adalah sebagai berikut.

(160a) Kazuhiro kasil gawe rekor rambut mohawk paling dhuwur sa donya, yakuwi 1,3 meter.

„Kazuhiro berhasil membuat rekor rambut mohawk paling tinggi sedunia, yaitu 1,3 meter.‟

(160b) Manut Kazuhiro dheweke mbutuhake 15 taun kanggo ndawakake rambute ksb.

commit to user

„Menurut Kazuhiro dia membutuhkan 15 tahun untuk memanjangkan rambutnya tersebut.‟

(160c) Lan ing saben dinane paling ora mbutuhake wektu rong jam, sak umplung minyak rambut sarta telung umplung hairspray kanggo njejegake rambute amrih luwih dhuwur saka rambute Petruk kuwi „Dan di setiap harinya paling tidak membutuhkan waktu dua jam, sebotol minyak rambut serta tiga botl hairspray untuk menegakan rambutnya agar lebih tinggi dari rambutnya Petruk itu‟

Setelah data (160) diuji dengan teknik BUL, selanjutnya data (160c) dikenai teknik lesap. Hasilnya sebagai berikut.

(160d) *Lan ing saben dinane paling ora mbutuhake wektu rong jam, sak umplung minyak rambut sarta telung umplung hairspray kanggo njejegake rambute Ø luwih dhuwur saka rambute Petruk kuwi *„Dan di setiap harinya paling tidak membutuhkan waktu dua jam, sebotol minyak rambut serta tiga botol hairspray untuk menegakan rambutnya Ø lebih tinggi dari rambutnya Petruk itu‟

Terlihat pada data (160d) di atas setelah diuji dengan teknik lesap, kalimat menjadi tidak gramatikal dan tidak berterima. Maka konjungsi amrih „agar‟ harus dihadirkan.

(160e) Lan ing saben dinane paling ora mbutuhake wektu rong jam, sak umplung minyak rambut sarta telung umplung hairspray kanggo njejegake rambute luwih dhuwur saka rambute Petruk

kuwi

„Dan di setiap harinya paling tidak membutuhkan waktu dua jam, sebotol minyak rambut serta tiga botol hairspray untuk menegakan rambutnya lebih tinggi dari rambutnya Petruk itu‟

Pada data (160e) di atas, setelah diuji dengan teknik ganti, konjungsi tujuan amrih „agar‟ yang menggunakan ragam bahasa ngoko tidak dapat diganti dengan supados „agar‟ karena kata tersebut menggunakan ragam bahasa krama.

amrih *supados

agar

commit to user

(162) 3200 Tindhikan – Staysha Randall, pawongan saka Las Vegas, Amerika Serikat iki nekad nglarani awake kanthi gawe tindhikan ing awake dimen bisa kacathet ing buku rekor dunia Guinness. Kacathet ana 3200 tindhikan kang mbolongi perangan awake priya umur 22 taun kuwi, ing antarane dumunung ing sikil, tangan, lan gegere (PS/50/14/12/2013).

„3200 Tindik – Staysha Randall, seorang dari Las Vegas, Amerika Serikat ini nekat menyakiti badannya dengan membuat tindikan di badannya agar bisa tercatat di buku rekor dunia Guinness. Tercatet ada 3200 tindik yang melubangi bagian badan pria umur 22 tahun itu, di antaranya terletak di kaki, tangan, dan punggungnya‟

Pada data (162) di atas terdapat konjungsi tujuan dimen „supaya‟. Pemakaian konjungsi tersebut berfungsi untuk menjelaskan tujuan dari seseorang yang sengaja menindik tubuhnya supaya tercatat di buku rekor dunia.

Data di atas kemudian diuji dengan teknik BUL. Hasilnya adalah sebagai berikut.

(162a) Staysha Randall, pawongan saka Las Vegas, Amerika Serikat iki nekad nglarani awake kanthi gawe tindhikan ing awake dimen bisa kacathet ing buku rekor dunia Guinness.

„Staysha Randall, seorang dari Las Vegas, Amerika Serikat ini nekat menyakiti badannya dengan membuat tindikan di badannya

agar bisa tercatat di buku rekor dunia Guinness‟.

(162b) Kacathet ana 3200 tindhikan kang mbolongi perangan awake priya umur 22 taun kuwi, ing antarane dumunung ing sikil, tangan, lan gegere

„Tercatet ada 3200 tindik yang melubangi bagian badan pria umur 22 tahun itu, di antaranya terletak di kaki, tangan, dan punggungnya‟

Setelah data (162) diuji dengan teknik BUL. Kemudian data (162a) diuji dengan menggunakan teknik lesap. Hasilnya adalah sebagai berikut.

(162c) *Staysha Randall, pawongan saka Las Vegas, Amerika Serikat iki nekad nglarani awake kanthi gawe tindhikan ing awake Ø bisa kacathet ing buku rekor dunia Guinness.

commit to user

*„Staysha Randall, seorang dari Las Vegas, Amerika Serikat ini nekat menyakiti badannya dengan membuat tindikan di badannya

Ø bisa tercatat di buku rekor dunia Guinness‟.

Terlihat pada data (162c) setelah dilesapkan konjungsi dimen „supaya‟ kalimat menjadi tidak berterima dan tidak gramtikal. Informasi yang didapat juga tidak jelas. Maka konjungsi dimen „supaya‟ harus dihadirkan.

Selanjutnya data (162a) diuji dengan teknik ganti. hasilnya adalah sebagai berikut.

(162d) Staysha Randall, pawongan saka Las Vegas, Amerika Serikat iki nekad nglarani awake kanthi gawe tindhikan ing awake

bisa kacathet ing buku rekor dunia Guinness.

„Staysha Randall, seorang dari Las Vegas, Amerika Serikat ini nekat menyakiti badannya dengan membuat tindikan di badannya

bisa tercatat di buku rekor dunia Guinness‟.

Terlihat pada hasil uji data (162d) di atas kata dimen „agar‟ dapat diganti dengan kata amrih „agar‟. Kalimat masih gramatikal dan berterima karena kedua kata tersebut sama-sama menggunakan ragam bahasa ngoko.

Dalam dokumen BAB IV ANALISIS DATA (Halaman 49-52)