• Tidak ada hasil yang ditemukan

KOSA KATA PELAJARANPEMAHAMAN MURID-MURID

Setiap manusia pasti pernah berbuat dosa secara diam-diam, berharap tidak ada seorangpun yang tahu. Mintalah murid-murid Anda untuk memberikan contohnya seperti menempelkan gelas yang pecah, membawa mainan saudara tanpa izin dan menaruhnya di jamban sehingga tidak ada yang tahu. Tanyakan kepada mereka, bagaimana perasaan mereka ketika melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan. Kita merasakan semacam pergumulan dalam diri kita seperti bergumul antara benar dan salah.

Tetapi seberapapun banyaknya kita digoda untuk berdosa, kita harus selalu ingat bahwa dosa selalu menyebabkan masalah bagi kita dan orang lain. Mungkin kita mengira bahwa perintah Allah yang tercatat di dalam Alkitab tidaklah begitu penting atau bila yang lain tidak tahu apa yang kita lakukan, maka tidak akan ada yang disakiti. Yakobus berkata, ”Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.” (Yak. 1:15) Betapa mengerikan akibat yang akan kita terima, bila kita tetap memilih jalan kita sendiri! Rupanya, Akhan tidak memikirkan akibat ketidakpatuhannya terhadap perintah Allah, sehingga ia dan hartanya dikubur dengan batu.

Ketika kita ada di tengah-tengah pergumulan antara benar dan salah, kita harus segera berdoa kepada Tuhan dan memohon kekuatan. Mohonlah kepada-Nya untuk menolong kita memberi diri dan tubuh kita (mata, telinga, tangan, kaki, dan lain sebagainya) untuk melayani-Nya. Lalu mohonlah juga kepada-Nya untuk menjadi Raja dalam hidup kita, sehingga menjalani hidup yang kudus dan yang berkenan bagi-Nya. Saat kita besandar pada kehendak-Nya, maka Dia berjanji bahwa kita akan memiliki hidup yang kudus dan murni untuk melayani-Nya.

Pelemparan Batu

Pelemparan batu adalah cara hukuman yang digunakan di Israel untuk menghukum semua pelanggaran berat. Hukum Musa menyatakan, ”Kesalahan harus dihukum dengan dilontari dengan batu. (Im. 20:2) Hukuman ini menyatakan konsep penting dari Perjanjian Lama bahwa seluruh umat bertanggung jawab menegakkan hukum Allah. Keterlibatan dalam tindakan pelanggaran adalah tanggung jawab pribadi.

Dosa:

Perbuatan, perkataan atau pikiran kita yang bertentangan dengan kehendak Allah.

Merajam:

KISAH PELAJARAN

Ulasan

Pada minggu yang lalu, kita telah mempelajari tentang bagaimana orang Israel menaklukkan kota Yerikho. Bagaimana mereka melakukan hal ini? (Mereka berbaris mengelilingi satu sekali kota Yerikho enam hari lamanya. Pada hari ketujuh, mereka mengelilingi tujuh kali kota itu dan pada ketujuh kalinya, mereka berseru dengan nyaring dan tembok kota itupun runtuh.) Menaklukkan kota Yerikho tampak mustahil untuk dilakukan, tetapi bangsa Israel bersandar pada kekuatan Allah untuk melakukan hal yang mustahil. Apakah yang kita dapat pelajari? (Kita pun dapat bersandar pada kekuatan Allah ketika segala sesuatu sangat sulit bagi kita.)

Dari seluruh isi kota, siapakah yang selamat? (Rahab dan keluarganya.) Apakah yang dilakukan orang Israel terhadap kota Yerikho itu? (Mereka membakar seluruh kota Yerikho.) Apakah yang mereka lakukan dengan seluruh perak, emas dan benda-benda dari perunggu dan besi? (Mereka persembahkan semuanya kepada Tuhan.) Yosua mengingatkan mereka untuk menjauhi dari semua benda yang dikhususkan bagi Tuhan. Selain semua barang yang dipersembahkan kepada Tuhan, mereka bakar habis tanpa sisa.

Akhan Mencuri

Tetapi salah seorang Israel tidak menaati perintah Tuhan dan mengambil sebagian dari benda-benda milik Tuhan. Akhan dari suku Yehuda mengambil barang-barang itu dan Tuhan menjadi begitu murka kepada bangsa Israel.

Bangsa Israel Dikalahkan Di Kota Ai

Yosua mengirim beberapa orang dari kota Yerikho untuk mengintai kota Ai. Ketika kembali, mereka berkata kepada Yosua, “Kita hanya butuh sejumlah kecil pasukan untuk melawan kota Ai. Hanya ada sedikit pasukan di sana, kita hanya perlu dua atau tiga ribu orang laki-laki untuk melawan mereka. Kita tidak perlu membawa semua orang untuk ikut berperang.”

Jadi tiga ribu orang pergi berperang, tetapi mereka dikalahkan oleh orang-orang Ai. Mereka membunuh tiga puluh enam orang-orang Israel dan mengejar mereka sampai ke lembah.

Yosua Berdoa Kepada Allah

Ketika bangsa Israel mendengar kekalahan ini, mereka menjadi takut dan kuatir. Yosua berduka dan berdoa di hadapan tabut perjanjian Tuhan dengan muka sampai ke tanah hingga petang. Para pemimpin Israel melakukan hal yang sama.

Yosua berdoa, ”Ah, Tuhanku Allah, mengapa Engkau menyuruh bangsa ini menyeberangi sungai Yordan? Apakah agar kami diserahkan kepada orang Amori untuk dibinasakan? Lebih baik bila kami putuskan tadinya untuk tinggal di seberang sungai Yordan itu! Oh, Tuhan, apakah yang harus kukatakan setelah orang Israel lari membelakangi musuhnya? Bangsa Kanaan dan bangsa lainnya di negeri ini akan mendengar hal ini. Setelah mereka mengepung kami, maka mereka akan menghancurkan kami. Dengan cara bagaimanakah nama-Mu akan dimuliakan?”

Tuhan Menjawab Yosua

Tuhan berfirman kepada Yosua, “Bangunlah! Mengapa engkau sujud demikian? Orang Israel telah berdosa; mereka telah melanggar perintah-Ku dan mengambil apa yang menjadi milik-Ku. Mereka telah mencuri dan berdusta kepada-Ku. Itulah sebabnya bangsa Israel dikalahkan. Aku tidak akan menyertaimu sampai engkau menghancurkan apa yang mereka telah ambil.

“Pergi dan siapkanlah bangsa itu besok. Mereka tidak akan menang melawan musuh-musuh mereka sampai mereka menjauhkan apa yang diambil itu. Besok pagi, Tuhan akan menunjuk suku demi suku, dan suku yang ditunjuk oleh Allah akan tampil ke muka kaum demi kaum, dan kaum yang ditunjuk oleh Allah akan tampil keluarga demi keluarga, dan keluarga yang ditunjuk oleh Allah akan tampil seorang demi seorang, dan orang yang ditunjuk oleh Allah, maka dialah yang telah mengambil dari apa yang menjadi milik-Ku. Orang itu haruslah kamu hukum mati, dan semua barang yang diambilnya haruslah kamu bakar habis, karena ia telah memberontak terhadap-Ku dan telah memalukan bangsa Israel."

Akhan Dan Keluarganya Menerima Hukuman

Pagi-pagi sekali, setiap suku Israel tampil ke depan pintu perkemahan dan ternyata suku Yehudalah yang ditunjuk. Dari suku Yehuda, kaum Zerahlah yang tampil ke muka, dan dari kaum itu keluarga Zabdilah yang ditunjuk. Setiap orang dari keluarga Zabdi tampil ke muka, lalu Akhan, cucu Zabdilah yang kena tunjuk.

Yosua berkata kepada Akhan, ”Anakku, hormatilah Tuhan, Allah Israel dan katakanlah kepadaku apa yang telah kauperbuat.”

Akhan menjawab, ”Akulah yang berbuat dosa kepada Tuhan, Allah Israel. Ketika aku melihat jubah Sinear yang indah, perak dan emas, maka aku menginginkannya, sehingga aku mengambilnya. Semuanya disembunyikan di dalam kemahku, di bawah tanah.”

Yosua mengirim para utusan dan mereka berlari mendekati kemah Akhan. Di sana, mereka menemukan semua barang yang diambil Akhan dan disimpan dalam kemahnya. Mereka membawa semua barang itu ke hadapan orang Israel lainnya dan Tuhan. Lalu Yosua bersama dengan orang Israel lainnya membawa Akhan, barang-barang yang telah ia ambil dan keluarganya ke lembah Akhor. Yosua berkata, “Karena engkau telah mencelakakan kami, maka Tuhan pun akan mencelakakan engkau pada hari ini. “

Lalu seluruh orang Israel melempari Akhan dan keluarganya dengan batu dan setelah itu mereka membakar seluruh miliknya. Mereka meletakkan timbunan batu yang besar atas tubuh Akhan. Lalu surutlah kemarahan Tuhan.

AKTIVITAS 1

AKTIVITAS 2

Lihatlah Lembar Kerja pada Buku Aktivitas Murid yang berjudul:

“Siapa Yang Telah Berbuat dosa?”

Salah satu orang Ibrani telah Melakukan Kejahatan.

Petunjuk:

1. Bantulah detektif Hopkins mencari ayat Alkitab dan jawablah pertanyaan di bawah ini.

2. Tulislah jawabanmu pada bagian kertas yang tersedia.

Lihatlah Lembar Kerja pada Buku Aktivitas Murid yang berjudul:

“Apakah Kamu Mengingat Aku?”

Nama beberapa tokoh dan tempat yang kita telah pelajari pada kwartal ini, yang tersembunyi dalam gambar di bawah ini.

Petunjuk:

1. Bacalah setiap petunjuk.

2. Acaklah huruf-huruf yang tersembunyi dan tulislah nama yang tepat pada bagian yang kosong.

MENGULANG DAN PERTANYAAN

Isilah Tempat Yang Kosong Dan Tulislah Benar Atau Salah:

1. Bangsa Israel tidak boleh mengambil jarahan apapun di dalam kota Yerikho. (Benar)

2. Akhan __________ beberapa benda jarahan dari kota Yerikho itu. (mengambil) 3. Bangsa Israel mengalahkan kota Ai yang kecil pada pertama kalinya. (Salah) 4. Allah mengetahui orang yang tidak menaati-Nya. (Benar)

5. Akhan, keluarganya dan semua hartanya dimusnahkan. (Benar)

Pertanyaan untuk Direnungkan:

1. Menurut kamu, mengapa Akhan mengambil barang jarahan kota Yerikho itu? Menurut kamu, apakah Akhan memikirkan Allah ketika ia sedang mengambil barang-barang itu?

2. Apakah kamu percaya bahwa Allah hadir dan tahu segala yang kita lakukan dan pikirkan sekarang ini?

3. Bagaimana kita dapat mengingatkan diri kita sendiri tentang Allah di dalam hati kita dan menyenangkan-Nya?

“Siapa Yang Telah Berbuat dosa?”

Salah satu orang Ibrani telah Melakukan Kejahatan.

Petunjuk:

1. Bantulah detektif Hopkins mencari ayat Alkitab dan jawablah pertanyaan di bawah ini.

“Apakah Kamu Mengingat Aku?”

Nama beberapa tokoh dan tempat yang kita telah pelajari pada kwartal ini, yang tersembunyi dalam gambar di bawah ini.

Petunjuk:

1. Bacalah setiap petunjuk.

2. Acaklah huruf-huruf yang tersembunyi dan tulislah nama yang tepat pada bagian yang kosong.

1. Di atas gunung ini Allah memberikan Musa hukum. __________

2. Aku adalah kakak Musa. Aku pergi dengan Musa untuk berbicara kepada

Firaun. __________

3. Aku tidak menaati Allah dengan mengambil beberapa barang dari reruntuhan kota Yerikho. Aku sembunyikan semua barang itu di bawah tanah kemahku. __________

4. Musa memilih aku sebagai salah seorang pengintai. Hanya aku dan Yosua yang setuju menyerang Kanaan adalah mungkin.

__________

5. Setelah Musa mati, aku menjadi pemimpin bangsa Israel.

__________

6. A l l a h b e r b i c a r a k e p a d a k u , memerintahkan aku ke Mesir __________

Kitab Bacaan:

Semua kitab bacaan pada pelajaran sebelumnya.

Kebenaran Alkitab:

Semua kebenaran Alkitab pada pelajaran sebelumnya.

Tujuan Pelajaran:

Semua tujuan pelajaran sebelumnya.

Doa:

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Kami bersyukur kepada-Mu, Tuhan, karena Engkau telah menuntun kami sepanjang kwartal ini. Kami telah banyak mempelajari tentang bagaimana Engkau ingin kami hidup agar dapat menyenangkan-Mu dan untuk masuk kerajaan surga. Kami berdoa agar Engkau selalu menuntun kami dan roh-Mu selalu bersama dengan kami. Kiranya semua kemuliaan dan kekuatan hanya bagi-Mu. Haleluya, Amin.

MENGULANG

Ayat Alkitab

Pilihlah enam dari berikut ini untuk menguji murid-murid Anda:

1. "Beribadah kepada (Tuhan), Allahmu, dengan segenap (hati)mu."

(Ul. 10:12b)

2. "Cepat untuk (mendengar), tetapi lambat untuk (berkata-kata)."

(Yak. 1:19b)

3. "Tuhan di pihakku. Aku tidak akan (takut). Apakah yang dapat dilakukan

(manusia) terhadap aku?"

(Mzm. 118:6)

4. "Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak (bersungut-sungut) dan

(berbantah-bantahan)."

(Flp. 2:14)

5. "Aku hendak (berpegang) pada (firman)-Mu."

(Mzm. 119:17b)

6. "(Percaya)lah kepada Tuhan."

(Mzm. 4:6b)

7. "Jangan ada padamu (allah) lain di hadapan-Ku."

Ulasan Akhir