panjang Bank. Oleh karena itu, BCA berupaya untuk menawarkan kesempatan luas dalam pelatihan dan pembinaan karir serta untuk mempersiapkan generasi muda agar dapat memikul tanggung jawab yang lebih besar. BCA mengadakan program pengembangan karir berkala guna mempersiapkan karyawan menapak ke jenjang karir yang lebih tinggi dan untuk mengisi kebutuhan karyawan strategis. Karyawan yang berpotensi diidentifikasi melalui sistem penilaian yang dirancang untuk menganalisa keunggulan dan kompetensi serta didiskusikan melalui sebuah panel yang terdiri dari Divisi Human Capital Management dan unit kerja terkait. Karyawan potensial tersebut selanjutnya diusulkan sebagai kandidat pada rencana suksesi manajemen di berbagai tingkat dalam organisasi. Melalui program ini, unit kerja terkait bersama Divisi Human Capital Management akan memantau dan mengevaluasi kinerja setiap kandidat, sekaligus memberikan pelatihan dan pengarahan yang tepat kepada mereka. Pada tahun 2014, terdapat 1.517 karyawan yang telah menyelesaikan program pengembangan karir tersebut.
BCA juga menyediakan kesempatan bagi para karyawan yang telah ditempatkan dalam talent pool untuk mendapat beasiswa dalam gelar magister (S2) serta mengikuti program pendidikan eksekutif di Singapura, Tiongkok, Eropa, dan Amerika Serikat. BCA memprioritaskan pengembangan sumber daya internal untuk memenuhi kebutuhan staf, namun merekrut pula talenta-talenta eksternal guna menyeimbangkan kebutuhan sumber daya manusia secara keseluruhan.
BCA terus membangun budaya coaching untuk memaksimalkan potensi karyawan. Sejak tahun 2013, aktivitas coaching yang terstruktur dijalankan pada setiap jenjang organisasi dan menjadi bagian dari penilaian kinerja para pimpinan BCA. Melalui program coaching culture ambassador, BCA memilih 12 pimpinan kantor pusat sebagai duta coaching untuk mensosialisasikan proses coaching yang efektif. 12 orang pimpinan cabang utama tersebut, yang merupakan perwakilan dari setiap kantor wilayah, telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan coaching yang efektif agar dapat diterapkan secara langsung di unit kerjanya serta disebar-luaskan ke unit dan cabang lain di wilayah masing-masing.
BCA menerapkan program penghargaan yang menarik dan memberikan apresiasi kepada karyawan dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya berdasarkan pencapaian target yang telah ditetapkan. Sejak tahun 2012, sebagian dari bonus tahunan karyawan dibayarkan dalam bentuk saham BCA yang diperoleh melalui pembelian di Bursa Efek Indonesia. Bonus saham tersebut wajib disimpan selama 3 tahun sebelum para karyawan memiliki hak untuk menjual saham mereka. Skema bonus saham dirancang guna meningkatkan rasa kepemilikan dan kebersamaan dalam keluarga besar BCA, yang pada akhirnya diharapkan dapat mempertahankan loyalitas karyawan.
Community of Practice & Team Engagement
Sebagai sebuah organisasi pembelajar (learning organization), BCA terus menerapkan program
Knowledge Management yang dirancang untuk
menghimpun dan menyebarluaskan pengalaman- pengalaman berharga dari setiap karyawan sehingga bermanfaat bagi kalangan yang lebih luas di BCA. Pada tahun 2009, BCA memperkenalkan program Community of Practice (COP) sebagai sarana bagi karyawan untuk berbagi pengetahuan dan keahlian diantara unit kerja. Selain itu, COP juga bermanfaat untuk memfasilitasi interaksi antar karyawan di dalam suatu unit kerja, sehingga dapat memperkuat kebersamaan dan memperkokoh budaya BCA. BCA juga menyelenggarakan Community of Practice bagi jajaran pimpinan BCA. Di level pimpinan, program ini bermanfaat dalam mensosialisasikan situasi terkini dari berbagai unit kerja. COP juga mengundang para pembicara atau pakar eksternal dengan berbagai latar belakang dan pengalaman. Melalui program COP diharapkan para pimpinan BCA memperoleh pengetahuan baru sekaligus meningkatkan interaksi sosial, yang pada akhirnya meningkatkan team engagement.
Bekerja sama dengan Gallup Polling Group (Gallup), BCA melakukan survei employee engagement di semua level karyawan. Survei pertama dilaksanakan pada tahun 2011 dan dilakukan secara berkala setiap tahunnya. Hasil survei dalam empat tahun terakhir terus menunjukkan perbaikan dan hasil yang positif. BCA meyakini bahwa budaya team engagement yang kuat merupakan hal penting untuk memastikan pemberian layanan terbaik bagi nasabah, serta
160
mendukung interaksi yang efektif antar anggota tim. BCA melakukan sosialisasi team engagement melalui e-learning dan menyediakan sarana untuk sharing sebagai bagian dari knowledge management.
Sejak tahun 2013, hasil survei Gallup, kegiatan coaching dan budaya pembelajaran BCA dijadikan sebagai indikator penilaian kinerja pejabat menengah sampai dengan senior. Program-program ini memiliki tujuan utama untuk memaksimalkan kepuasan karyawan dan pada akhirnya meningkatkan retensi karyawan.
BCA berusaha untuk memperluas wawasan dan menyebarkan budaya knowledge sharing kepada para nasabah dan masyarakat melalui program Indonesia Knowledge Forum (IKF) yang pertama kali diselenggarakan di tahun 2012. Di tahun 2014, IKF memiliki tema “Moving Our Nation to the Next Level” yang menanamkan paradigma kepemimpinan yang inovatif yaitu ‘technopreneurship’. Sejumlah tokoh terpandang dari berbagai industri dengan berbagai latar belakang diundang sebagai pembicara. Tokoh tersebut antara lain adalah Ibu Marie Elka Pangestu, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Bapak Ridwan Kamil, Walikota Bandung. Melalui kegiatan berbagi pengalaman yang dilengkapi dengan penelitian akademis, kegiatan ini menawarkan nilai tambah kepada semua peserta, serta kesempatan untuk berinteraksi bagi karyawan BCA, para nasabah dan masyarakat luas.
Work-Life Balance
BCA meyakini bahwa karyawan akan menjadi semakin produktif apabila tercipta keseimbangan yang baik antara aktivitas kerja dan kehidupan pribadi karyawan. Untuk itu, BCA menawarkan berbagai macam kegiatan maupun pelatihan yang tidak hanya memenuhi tuntutan profesional karyawan, namun juga kebutuhan mereka sebagai pribadi. BCA menyediakan lingkungan kerja yang nyaman dan membangun kebersamaan dengan mendorong keterlibatan antara sesama karyawan secara maksimal.
BCA menyediakan beragam program pelatihan untuk membekali karyawan dengan keterampilan dan dukungan dalam menapaki beberapa tahapan kehidupan, seperti Ring The Bell, yaitu pelatihan yang membantu karyawan merancang pensiun di masa
depan; Beautiful Life & Counseling yaitu pelatihan bagi karyawan yang akan memasuki masa pensiun; Rebuilding Passion & Productivity yaitu pelatihan untuk meningkatkan semangat dan produktivitas kerja; serta New Me yaitu pelatihan untuk memahami dan mengembangkan jati diri karyawan.
BCA memiliki berbagai macam komunitas yang mendukung karyawan dalam mengembangkan kreativitas dan penyaluran hobi. Beberapa komunitas tersebut antara lain adalah AsiaLens yang mewadahi penggemar fotografi, AsiaBike bagi mereka yang memiliki hobi olahraga bersepeda dan AsiaFish untuk karyawan dengan hobi memancing. Selain itu, BCA juga menyelenggarakan berbagai aktivitas yang mendukung kesehatan jasmani karyawan seperti yoga, futsal, basket, dan sebagainya. Dalam bidang seni, AsiaWangi adalah wadah yang menghimpun karyawan BCA pencinta dan pelestari seni wayang Indonesia.
Melangkah ke Depan
Menghadapi tahun 2015 dan ke depan, BCA akan terus mengembangkan sumber daya manusia dan meningkatkan employee engagement dengan menjajaki program dan inisiatif baru guna mewujudkan lingkungan kerja yang positif dan kondusif.
Melalui program-program pelatihan komprehensif dan perhatian terhadap keseimbangan kehidupan kerja, BCA bertekad untuk mengembangkan diri sebagai perusahaan idaman terbaik. Dengan status tersebut akan mudah bagi BCA untuk menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dalam merekrut lulusan terbaiknya guna memenuhi kebutuhan yang terus berubah di bidang sumber daya manusia. Untuk mendukung kebutuhan pelatihan yang terus berkembang, BCA saat ini sedang membangun sebuah pusat pelatihan baru yang diharapkan dapat selesai pada pertengahan tahun 2015. Pusat pelatihan ini dirancang untuk memiliki fasilitas yang lengkap termasuk kelas-kelas pelatihan, akomodasi dan ruang konferensi. Didesain secara modern dan dilengkapi dengan fasilitas pelatihan yang menggunakan teknologi terkini, pusat pelatihan tersebut akan sangat bermanfaat bagi BCA dalam mendidik sumber daya manusia yang andal.
161
Jumlah Karyawan berdasarkan Level Organisasi
2014 2013
Non Staf 1.701 1.803
Staf 16.718 15.648
Manajer 3.672 3.487
Eksekutif (termasuk Dewan Komisaris & Direksi) 70 75
Total 22.161 21.013
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
2014 2013 ≤ 1 Tahun 2.033 1.525 > 1 – 5 Tahun 2.906 1.890 > 5 – 10 Tahun 986 909 > 10 – 15 Tahun 1.623 1.913 > 15 – 20 Tahun 6.188 6.445 > 20 Tahun 8.425 8.331 Total 22.161 21.013
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
2014 2013 ≤ 25 Tahun 2.002 1.414 > 25 – 30 Tahun 2.990 2.150 > 30 – 35 Tahun 1.059 1.183 > 35 – 40 Tahun 3.128 3.762 > 40 – 45 Tahun 5.497 5.807 > 45 – 50 Tahun 5.008 4.674 > 50 Tahun 2.477 2.023 Total 22.161 21.013
Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
2014 2013
Sampai dengan tingkat SMU 5.564 5.764
Diploma dan Sarjana 15.934 14.639
Pasca Sarjana 663 610 Total 22.161 21.013 Pelatihan Karyawan 2014 2013 Jumlah Kelas Jumlah Hari Jumlah Peserta Jumlah Kelas Jumlah Hari Jumlah Peserta
Manajerial Kepemimpinan & Pengembangan Diri 730 123.163 25.035 763 75.961 28.140
Manajemen Kredit 84 12.805 2.825 171 9.427 3.496
Program Sertifikasi Manajemen Risiko 31 1.339 681 164 5.388 4.518
Penjualan 43 5.294 1.039 29 1.570 687
Pelayanan 9 1.710 468 44 2.416 2.129
Operasi & TI 778 90.342 21.276 962 93.301 22.711
Lainnya 110 7.256 4.389 40 2.632 2.339
Total 1.785 241.909 55.713 2.173 190.695 64.020 Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
2014 2013
Karyawan Tetap (Permanen) 21.077 20.235
Karyawan Tidak Tetap* 1.084 778
Total 22.161 21.013
* termasuk karyawan kontrak, percobaan dan trainee
Biaya Pelatihan Karyawan (dalam juta Rupiah)
2014 2013