Studi Pada Perusahaan Manufaktur Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
METODE PENELITIAN
Penelitian ini difokuskan untuk menguji pengaruh arus kas bebas dan dividen sebelumnya terhadap dividen kas yang diperoleh para pemegang saham pada perusahaan manufaktur
Arus Kas Bebas
Deviden Kas Deviden Kas Sebelumnya
yang terdaftar di Bursa Efek indonesia (BEi), dengan periode penelitian dari tahun 2002 sampai dengan 2006.
Desain Penelitian.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen (arus kas operasi, arus kas bebas dan dividen sebelumnya) terhadap variabel dependen (dividen kas) melalui pengujian hipotesis. Sesuai dengan tujuan penelitian, maka jenis desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kausal. Desain kausal berguna untuk mengukur hubungan-hubungan antar variabel penelitian atau berguna untuk menganalisis bagaimana suatu variabel memengaruhi variabel lain (umar, 2008:8). Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus, dimana semua elemen populasi diteliti. Adapun populasi sasaran dalam penelitian ini berjumlah 109 observasi.
Menurut Sekaran (2003:121-122) desain atau rancangan suatu penelitian harus memuat: (1) tujuan studi; (2) tipe penelitian; (3) luas intervensi penelitian (4) lingkungan studi; (5) unit analisis; (6) time horizon. Berikut penjelasan masing- masing desain penelitian:
. Tujuan studi. tujuan studi ini adalah untuk menguji hipotesis (hypotheses testing) yang dikembangkan berdasarkan teori-teori dan penelitian terdahulu. Hipotesis dibangun untuk menjelaskan fenomena. Bentuk hubungan antar variabel, dimana hubungan variabel tersebut berupa kausalitas (Sekaran 2003:123).
2. Tipe penelitian. Penelitian ini bersifat kausalitas, yaitu tipe penelitian yang menyatakan adanya hubungan sebab akibat antara variabel independen yaitu Laba, arus kas operasi dan arus kas bebas terhadap variabel dependen yaitu dividen kas.
3. Intervensi peneliti. Peneliti tidak memiliki kemampuan dalam mengintervensi, baik berupa mengendalikan maupun memanipulasi variabel, karena variabel tersebut sudah ada ex post facto (Cooper,et al., 2006 : 141). 4. Lingkungan studi. tujuan penelitian ini
adalah untuk menguji hipotesis dengan kondisi lingkungan penelitian yang sebenarnya
(natural) yaitu emiten manufaktur di Bursa Efek Jakarta.
. Unit analisis. unit analisis penelitian ini adalah laporan keuangan auditan emiten manufaktur di BEJ.
6. Horison waktu (Time Horizone). Horizon waktu penelitian ini bersifat Cross-sectional studies yaitu data dikumpulkan sekaligus atau satu tahap dari emiten manufaktur untuk periode satu tahun (Sekaran, 2003 :138). Populasi dan Sampel Penelitian
Populasi penelitian ini adalah seluruh emiten manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia (BEi). Adapun yang menjadi populasi sasaran penelitian ini adalah emiten manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia dalam kurun waktu tahun 2002- tahun 2006 yang memenuhi kriteria:
Perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Jakarta
Mempublikasikan laporan keuangan auditan Perusahaan tersebut memiliki laba bersih Memiliki arus kas operasi positif, Memiliki arus kas bebas positif
Melakukan pembayaran dividen kas tahun sebelumnya
Membayar dividen kas tahun berjalan Berdasarkan kriteria diatas dari 411 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sampai akhir tahun 2005, namun emiten manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia sepanjang tahun 2002 sampai tahun 2006 berjumlah 119 emiten manufaktur berdasarkan klasiikasi Indonesia Capital Market Directory sebagai populasi. Namun dari 119 perusahaan manufaktur hanya 13 perusahaan yang terpilih sebagai sampel, ini artinya ada 106 yang dikeluarkan dari sampel atau dengan kata lain tidak memenuhi kriteria sampel. tahapan penentuan sampel sasaran tersebut dapat dilihat dalam ringkasan tabel 2.
Data dan Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan diambil dari laporan keuangan perusahaan-perusahaan manufaktur 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.
4 JEN SuryA Jurnal Akuntansi dan Keuangan
called a cash dividend.” Variabel Independen
Variabel independen adalah variabel yang berdiri sendiri dan tidak tergantung pada variabel lain. Pada penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah: laba, arus kas operasi, arus kas bebas, dan dividen kas sebelumnya. Adapun defenisi masing-masing variabel independen dalam penelitian ini adalah:
- Laba bersih (X1) merupakan pengurangan beban (kerugian) terhadap pendapatan (keuntungan) dari semua sumber (Wallace, 1997)
- Arus kas bebas (X3) merupakan kas yang tersedia untuk didistribusikan kepada pemegang saham setelah semua proyek investasi yang menguntungkan telah dilakukan untuk mempertahankan kelanjuatan operasi perusahaan (Jones, 2001).
- Dividen kas sebelumnya (X4) merupakan pembayaran dividen kas sebelumnya menjadi pertimbangan baik perusahaan maupun pemegang saham (Penman, 2001)
Bagaimana operasionalisasi variabel independen terlihat seperti table 3 diatas. Metode Analisis Data
Data Penelitian dianalisis dengan menggunakan model analisis regresi linear berganda yaitu menggunakan pooled data mulai yang terdaftar di Bursa Efek indonesia (BEi) dari
tahun 2002 sampai dengan 2006. sumber data penelitian ini adalah:
1. Mailis online indonesia Stock Exchange (http//www.isx.co.id.)
2. Pusat referensi Pasar Modal (Capital Market reference Center)
3. Directory Bursa Efek indonesia (BEi) 4. indonesian Capital Market Directory. 5. Homepage BEi dan Pojok BEi
Data penelitian yang telah diperoleh dan dikumpulkan, kemudian diolah dengan menggunakan pooled data yaitu kombinasi antara cross sectional dan time series data (Gujarati, 1997:212)
Defenisi dan Pengukuran Operasionalisasi Variabel
Variabel penelitian ini terdiri dari variabel independen, dan variabel dependen, dimana : Variabel dependen
Variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. Pada penelitian ini yang variabel dependen (y) adalah dividen kas.Dividen kas adalah dividen yang dibayarkan secara tunai oleh perusahaan kepada pemegang saham, Sebagaimana dinyatakan oleh Warren and Reeve (2004:515) “A cash distribution of earnings by a corporation to its shareholder is
Tabel 2
Penentuan Populasi Sasaran Emiten Manufaktur Periode 2002 sampai dengan 200 Emiten manufaktur terdaftar di BEi Dikeluarkan: Emiten manufaktur yang di-delist Emiten manufaktur yang tidak di-delist. Dikeluarkan: Emiten manufaktur yang mengalami kerugian Emiten manufaktur yang memperoleh laba Dikeluarkan: Emiten Manufaktur memiliki arus kas operasi negatif Emiten Manufaktur memiliki arus kas operasi positif Dikeluarkan: emiten manufaktur memiliki arus kas bebas negatif Emiten manufaktur memiliki arus kas bebas positif Dikeluarkan: emiten manufaktur tidak membayar dividen kas sebelumnya Emiten manufaktur membayar dividen kas sebelumnya Dikeluarkan: emiten manufaktur tidak membayar dividen kas Emiten manufaktur membayar dividen kas
119 emiten 19 emiten 90 emiten 17 emiten 73 emiten 13 emiten 60 emiten 11 emiten 49 emiten 19 emiten 30 emiten 17 emiten 13 emiten Sumber: Data hasil penelitian dari tahun 2002 sampai dengan 2006 (diolah).
dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2006. Data diolah dengan menggunakan program bantuan SPSS (Statistical Package for Social Sciences) Versi 15.0.
Adapun persamaan model regresi berganda dalam penelitian ini dapat diformulasikan sebagai berikut:
Y = β0 + β1x1 + β2x2 + β3x3 + ε Dimana:
y = Dividen kas X1 = Arus kas bebas
X2 = Dividen kas sebelumnya
β0, β1, β2= Konstanta dan koeisien regresi
ε = Variabel gangguan yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
Persamaan regresi linier berganda ini digunakan untuk menguji secara parsial maupun simultan variabel independen X1, dan X2 (arus kas bebas, dividen kas sebelumnya) terhadap varibel dependen y (dividen kas). Model analisis data yang digunakan adalah model regresi Linear berganda dengan menggunakan pooled data dengan tahun penelitian di mulai dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2006.
Rancangan Pengujian Hipotesis.
untuk menguji pengaruh variabel independen (laba, arus kas bebas dan dividen kas sebelumnya) terhadap variabel dependen (dividen kas) dilakukan dengan dua cara yaitu: uji secara
parsial dan uji secara simultan/ bersama-sama. a. uji Parsial.
untuk menguji pengaruh variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Menentukan hipotesis nol (Ho) dan hipotesis
alternatif (Ha).
Hipotesis Pertama (H1)
H01 : β1 = 0; Arus kas bebas tidak berpengaruh signiikan terhadap dividen kas.
HA1 : β1 ≠ 0; Arus kas bebas berpengaruh signiikan terhadap dividen kas.
Hipotesis Kedua (H2)
H02 : β2 = 0; Dividen kas sebelumnya tidak berpengaruh signiikan terhadap dividen kas. HA2 : β2 ≠ 0; Dividen kas sebelumnya
berpengaruh signiikan terhadap dividen kas. Hipotesis Keempat (H4)
2. Menentukan kriteria penerimaan dan penolakan hipótesis.
Kriteria penerimaan dan penolakan hipótesis adalah sebagai berikut:
Jika βi (i=1,2) = 0 : H0 tidak ditolak. Jika βi (i=1,2) ≠ 0 : H0 ditolak.
Ho tidak ditolak artinya variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen, sedangakan Ho ditolak berarti variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen.
b. uji Simultan
untuk menguji hipotesis ke empat (H4), yaitu pengaruh variabel independen secara bersama-
Tabel 3 Operasionalisasi variabel
Variabel Defenisi Indikator Skala Referensi Indikator Arus kas Bebas
(X1)
Kas yang tersedia untuk didistribusikan kepada pemegang saham setelah semua proyek investasi yang menguntungkan telah dilakukan untuk mempertahankan kelanjuatan operasi perusahaan.
Arus kas bebas. Diukur dengan arus kas bebas perlembar saham
rasio Jones dan Sarma, (2001)
Dividen kas Sebelumnya (X2)
pembayaran dividen sebelumnya menjadi pertimbangan baik perusahaan maupun pemegang saham
dividen sebelumnya diukur dengan dividen per lembar.
rasio Penman, (2001)
Dividen kas (y) dividen yang dibayarkan secara tunai oleh perusahaan kepada pemegang saham
dividen kas diukur dengan dividen per lembar saham.
rasio Warren and reeve, (2004)
JEN SuryA Jurnal Akuntansi dan Keuangan
sama terhadap variabel dependen, dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menentukan hipotesis nol (HO) dan hipotesis alternatif (HA) sebagai berikut:
H04 : β1=β2 = 0 , laba, arus kas bebas dan dividen kas sebelumnya secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signiikan terhadap dividen kas.
HA4 : paling sedikit ada satu βi (i=1,2) ≠ 0, laba, arus kas bebas dan dividen kas sebelumnya secara bersama-sama berpengaruh secara signiikan terhadap dividen kas. 2. Menentukan kriteria penerimaan dan penolakan
hipótesis. Kriteria penerimaan dan penolakan hipótesis adalah sebagai berikut:
Jika H04 : β1=β2 = 0 : H0 tidak ditolak Jika H04 : paling sedikit ada satu βi (i= 1,2) ≠
0 : H0 ditolak
H0 tidak ditolak artinya variabel independen secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap variabel dependen, sedangkan Ho ditolak berarti variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen.
HASIL-HASIL PENELITIAN DAN