GAMBARAN KEUANGAN BENER MERIAH DAN KERANGKA PENDANAAN
3.1. Kinerja Pengelolaan Keuangan Masa Lalu
3.1.1. Kinerja Pelaksanaan APBK
3.1.1.1. Pendapatan Daerah
Pendapatan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah meliputi semua penerimaan uang melalui rekening Kas Umum Daerah, yang menambah ekuitas dana lancar, yang merupakan hak Daerah dalam satu tahun anggaran yang tidak perlu dibayar kembali oleh Daerah. Pendapatan Daerah dikelompokkan atas beberapa komponen:
a. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibagi menurut jenis pendapatan terdiri dari pajak,retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan hasil penyertaan modal serta lain-lain PAD yang sah
b. Dana Perimbangan dibagi menurut jenis pendapatan yang terdiri dari atas: yang dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil bukan pajak dan sumber daya alam lain, Dana Alokasi Umum(DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK)
c. Lain-Lain Pendapatan yang sah yang bersumber dari pendapatan hibah dan dana penyesuaiandan otonomi khusus. Serta bantuan keuangan
Secara garis besar kinerja pelaksanaan APBK selama tahun 2012-2016 cenderung meningkat dan secara umum pendapatan daerah kabupaten Bener Meriah didominasi oleh dana perimbangan.
Rendahnya kontribusi PAD pada struktur APBK Kabupaten Bener Meriah perlu mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah sehingga sangat diperlukan adanya upaya dalam meningkatkan dan mengoptimalkan segala bentuk jenis penerimaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Hal ini menunjukan Kabupaten Bener Meriah belum menunjukkan kemandirian daerah, berikut ini digambarkan kinerja pendapatan Kabupaten Bener Meriah tahun 2012-2016.
Gambar 3.1.Perkembangan Pendapatan Kabupaten Bener Meriah tahun 2012-2016
Untuk lebih jelasnya dirincikan pada table 3.1 berikut ;
Tabel 3.1.Realisasi Pendapatan Kabupaten Bener Meriah tahun 2012-2016
No Uraian Tahun (Jt Rp) Rata- Rata
Pertumbuhan %
2014 2015 2016
1 2 3 4 5 6
1 PENDAPATAN 718,888.93 827,655.10 986,853.10 17.18 1.1. Pendapatan Asli Daerah 44,090.83 58,753.98 66,454.06 23.18 1.2 Dana Perimbangan 494,078.49 529,055.87 645,559.88 14.55 1.3. Lain-lain Pendapatan daerah
yang sah
180,719.61 239,845.25 274,839.16
23.65
Sumber : BPKKA Kabupaten Bener Meriah 2017
Pada tahun 2012 Pendapatan mencapai Rp. 448,86 Milyar dan cenderung meningkat hingga pada tahun 2016 mencapai Rp. 987,1 Milyar, peningkatan didorong dengan peningkatan dana perimbangan yang cukup singnifikan, Secara garis besar kinerja pelaksanaan APBK selama tahun 2012-2016 cukup berfluktuasi dan secara umum pendapatan daerah kabupaten Bener Meriah didominasi oleh dana perimbangan. Rendahnya kontribusi PAD pada struktur APBK Kabupaten Bener Meriah perlu mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah daerah sehingga sangat diperlukan adanya upaya dalam meningkatkan dan mengoptimalkan segala bentuk jenis penerimaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Hal ini menunjukan Kabupaten Bener Meriah belum menunjukkan kemandirian daerah, berikut ini digambarkan kinerja pendapatan Kabupaten Bener Meriah tahun 2012-2016.
3.1.1.1.1. Pendapatan Asli Daerah
Kinerja pendapatan asli daerah kabupaten Bener Meriah tahun 2014-2016 menitik beratkan pada pajak daerah, retribusi, hasil pengelolaan keuangan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah, dari tren 2012-2016 realisasi pendapatan asli daerah masih didorong dari Pendapatan lain-lain PAD yang sah, dimana tahun 2016 mencapai Rp.52.782,26 milayar (79,43%) dari total pendapatan asli daerah, perkembangan ini di dorong dari pendapatan dana kapasitasi JKN yang sifatnya non produktif, sehingga secara kinerja pendapatan asli daerah belum minetik beratkan pendapatan yang bersifat produktif.
Realisasi pendapatan asli daerah Kabupaten Bener Meriah tahun 2014-2016 digambarkan pada gambar 3.2 berikut;
Gambar 3.2.Perkembangan Pendapatan Kabupaten Bener Meriah tahun 2014-2016
Realisasi pendapatan asli daerah lebih rinci dijelaskan pada table 3.2 berikut;
Tabel 3.2. Realisasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bener Meriah tahun 2014-2016
No Uraian Tahun (Jt Rp)
2014 2015 2016
1 2 3 4 5
1.1. Pendapatan Asli Daerah 44,090.83 58,753.98 66,454.06
1.1.1. Pajak Daerah 2,621.72 3,263.43 5,173.16
1.1.2. Retribusi Daerah 7,534.40 5,198.50 3,914.71
1.1.3. Hasil Pengelolaan Keuangan daerah yang dipisahkan 2,800.98 4,013.05 4,583.93
1.1.4. Lain-lain PAD yang sah 31,133.73 46,278.99 52,782.26
Sumber : BPKKA Kabupaten Bener Meriah 2017
Perkembangan Realisasai pendapatan asli daerah didorong peningkatan pendapatan lain-lain PAD yang sah, meliputi dana kapitasi JKN dan sertifikasi guru da lain-lain PAD yang sah sehingga kecenderungan pendapatan asli daerah belum menitik beratkan pada sector produktif
3.1.1.1.2. Dana Perimbangan
Dana Perimbangan yang disebut juga dengan dana transfer/grants adalah dana yang bersumber dari penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka membiayai kebutuhan daerah.
Realisasi pendapatan Dana Perimbangan Kabupaten Bener Meriah tahun 2014-2016 disajikan pada table 3.3 Berikut;
Tabel 3.3.Realisasi Dana Perimbangan Kabupaten Bener Meriah tahun 2012-2016
No Uraian Tahun (Jt Rp)
2014 2015 2016
1 2 3 4 5
1.2 Dana Perimbangan 494,078.49 529,055.87 645,559.88
1.2.1 Dana Bagi hasil Pajak 12,817.86 11,958.17 12,509.82
1.2.2. Dana Bagi hasil Bukan Pajak 10,038.21 4,533.98 2,142.09
1.2.3. Dana alokasi umum 410,897.13 432,742.89 456,974.43
1.2.4. Dana alokasi khusus 60,325.29 79,820.83 173,933.54
Sumber : BPKKA Kabupaten Bener Meriah 2017
Perkembangan Realisasai Dana Perimbangan didorong peningkatan pendapatan Dana Alokasi Khusus, dimana tahun 2014 Rp. 60,33 Milyar dan pada tahun 2016 mencapai Rp. 173,93 Milyar, sedangkan pada penerimaan dana bagi hasil bukan pajak terus berkurang dari Rp.10,00 Milyar pada tahun 2014 turun menjadi Rp. 2,1 Milyar pada tahun 2016.
3.1.1.1.3. Lain-lain Pendapatan Yang Sah
Pendapatan daerah dari Lain-Lain Pendapatan yang Sah terdiri dari Hibah, Dana Penyesuaian, Dana Alokasi Khusus Kurang Bayar, Pendapatan lainnya dan Alokasi Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah.
Lebih jelas disajikan perkembangan realisasi pendapatan lain-lain pendapatan yang sah pad tabel 3.4 berikut;
Tabel 3.4.Realisasi pendapatan lain-lain pendapatan yang sah KabupatenBener Meriah tahun 2012-2016
No Uraian Tahun (Jt Rp)
2014 2015 2016
1 2 3 4 5
1.3. Lain-lain Pendapatan daerah yang sah 180,719.61 243,510.58 275,011.27
1.3.1. Hibah 3,665.33 172.11
1.3.2. Darurat
1.3.3. Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya
10,137.85 12,645.43 21,818.01 1.3.4. Dana penyesuaian dan otonomi khusus 41,348.90 110,323.51 141,989.75 1.3.5. Bantuan keuangan dari provinsi dan pemerintah lainnya 129,232.86 116,876.31 111,031.40
Sumber : BPKKA Kabupaten Bener Meriah 2017
Peningkatan Pendapatan lain-lain pendapatan daerah yang sah didorong oleh penerimaan dana penyesuaian dan Otonomi khusus, dimana tahun 2014 Rp. 41,3 Milyar dan tahun 2016 mencapai Rp.141,9 Milyar hal ini didorong penerimaan dana otonomi khusus menjadi pendapatan daerah, namun dengan dikeluarkannya Qanun Aceh 10 tahun 2017 tentang pengelelolaan Dana Otsus, disebutkan penerimaan dan pengelolaan dana otonomi khusus dikembalikan ke provinsi sehingga penerimaan pendapatan lain-lain pendapatan daerah yang sah akan berkurang signifikan.