• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Pembinaan, Pemasyarakatan dan Pengembangan Olahraga a) Pelaksanaan Program

Pelayanan V Tasikmalaya, yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp

2) Program Pembinaan, Pemasyarakatan dan Pengembangan Olahraga a) Pelaksanaan Program

(1) Kegiatan Fasilitasi Berbagai Olahraga di Masyarakat, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran

sebesar Rp. 1.868.520.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 1.765.758.350,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya

jumlah masyarakat dalam berolahraga melalui kegiatan upacara Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2011, penyelenggaraan Pekan Olahraga Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Porpemprov Jawa Barat) 2011, Kegiatan Pekan Olahraga antar Pemerintah Daerah (PORPEMDA) 2011, Pengiriman Tim Tenis Pemprov Jawa Barat untuk mengikuti kejuaraan

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 128 Tenis Piala Mendagri di Bengkulu, Kegiatan Festival Olahraga Tradisional tingkat Jawa Barat, Pengiriman Kontingen Olahraga Tradisional Jawa Barat ke Bengkulu dalam rangka Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional.

(2) Kegiatan Pemantapan 5 Program Pembangunan Olahraga di Masyarakat, yang dilakanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 1.500.268.480,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 1.432.328.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah Meningkatnya Jumlah masyarakat yang Berolahraga melalui program minggu bergerak 2 kegiatan, program jumat bersih dan sehat 2 kegiatan, program beladiri budaya masyarakat 2 kegiatan, kegiatan sepak bola saba desa di 4 kabupaten/kota, kegiatan kompetisi olahraga kecamatan 10 kecamatan, senam masal Jawa Barat 2011 (2500 orang).

(3) Kegiatan Pengerahan Sarjana Pendamping Penggerak Pembangunan Olahraga (SP3OR), yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 1.415.682.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp.1.412.768.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah adanya tenaga pembina/penggerak olaharga di daerah melalui proses pembinaan dan pengembangan kegiatan olahraga yang tersebar di 78 kecamatan kabupaten/kota di jawa barat oleh 78 orang peserta SP3OR.

(4) Kegiatan Pelaksanaan POPWILDA Jabar dan Pengiriman Kontingen Pada POPNAS di Riau tahun 2011, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan

Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 5.000.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 4.644.510.600,-.

Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya prestasi olahraga pelajar jawa barat melalui Popwilda di 4 Wilayah Jawa Barat, terkirimnya kontingen pelajar Jawa Barat pada POPNAS 2011 di Riau yang mengikuti 17 cabang olahraga dengan hasil peringkat II nasional atau naik 2 peringkat dari hasil POPNAS 2009.

(5) Kegiatan Kompetisi Olahraga Permainan, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp.2.895.240.000,-, realisasi Rp.2.846.813.400,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terlaksananya pembinaan kompetisi cabang olahraga PON melalui kompetisi liga sepakbola pendidikan indonesia tingkat jawa barat serta tingkat nasional, untuk penyelenggaraan liga sepak bola indonesia 2011 babak final di laksanakan di bandung, kejuaraan GOLF Junior diikuti sebanyak 132 peserta, kompetisi olahraga permainan 4 (Empat) cabang Olahraga yaitu bola basket, bola volley, hockey dan softball. pembinaan pada 4 klub olahraga permainan yaitu bola volley, bola basket, softball dan

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 129 sepakbola, kejuaraan olahraga dalam rangka persiapan menuju PON XIX 2016 melalui 4 cabang olahraga yaitu balap motor, balap sepeda, dayung dan squash.

(6) Kegiatan Peningkatan Potensi Atlet melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP), yang dilaksanakan Dinas Olahraga

dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 5.131.954.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 4.713.379.900,-.

Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terpeliharanya dan meningkatnya potensi serta prestasi atlet pelajar di Jawa barat melalui pembinaan atlet pelajar Jawa Barat secara sentralisasi sebanyak 11 cabang olahraga (140 orang) serta tersusunnya model pembinaan untuk calon atlet elit menuju PON XIX 2016. serta terselenggaranya kejuaraan gulat antar PPLP se Indonesia di Bandung.

(7) Kegiatan Pelatihan Tenaga Keolahragaan dan Pendidikan dibidang olahraga, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 940.750.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 927.550.500,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah ketersediaan sumber daya tenaga keolahragaan melalui penataran bagi tenaga dan instruktur olahraga (104 orang) serta penataran bagi tenaga masseur (52 orang).

(8) Kegaitan Pemberian Penghargaan Bagi Insan Olahraga Tingkat Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 4.954.070.000,-, realisasi anggaran Rp. 4.824.876.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya motifasi olahraga masyarakat Jawa Barat melalui fasilitasi aktifitas atlet bintang iklan penggerak pembangunan olahraga 10 orang di 4 wilayah Se Jawa Barat, pemberian penghargaan bagi insan olahraga Jawa Barat pada acara Hari Olahraga Nasional 2011 untuk 44 orang, pemberian penghargaan bagi kontingen asal Jawa Barat yang mengikut ASIAN GAMES XVI 2010 (47 orang) dan SEA GAMES XXVI 2011 (229 orang).

(9) Kegiatan Pemutahiran Data Base Olahraga, Pemuda dan Infrastruktur, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat,

dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 250.000.000,-, realisasi anggaran Rp. 248.145.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah

tersedia/terorganisasinya buku informasi olahraga, pemuda dan infrastruktur tahu 2011 melalui sosialiasi serta rapat penyusunan database (130orang), tersedianya data base olahraga, pemuda dan infrastruktur di Jawa Barat.

(10) Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Olahraga, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 130 sebesar Rp. 3.000.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp.

2.664.068.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersedianya perlengkapan alat olahraga melalui pemberian bola sepak 8000 buah, bola basket 350 buah, bola volley 350 buah, bola softball 250 buah dan bola hokcey 260 buah kepada 26 kota/kabupaten di Jawa Barat.

(11) Kegiatan Pengadaan Peralatan Fitnes mengukur tingkat Kebugaran Fisik Atlet, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 3.000.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 2.867.583.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya sarana prasarana olahraga Jawa Barat melalui pemberian peralatan fitnes bagi induk organisasi olahraga di daerah/KONI 26 kota/kabupaten se Jawa Barat (180 buah Alat Fitness) (12) Kegiatan Pengelolaan Padang Golf Arcamanik dan Pengembangan Club

House, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 2.348.200.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 2.126.738.946,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersedianya sarana olahraga golf melalui pengelolaan sarana padang golf Arcamanik selama 1 (satu) tahun.

(13) Kegiatan Fasilitasi Pengelolaan kegiatan Sarana dan Prasarana, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan

alokasi anggaran sebesar Rp. 350.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 225.334.280,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terlaksananya

pembangunan sarana dan prasarana olahraga di masyarakat Jawa Barat dengan monitoring dan evaluasi perencanaan pembangunan stadion di 2 wilayah (Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi), peninjauan sarana prasarana Sea Games XXVI 2011 di Palembang.

(14) Kegiatan Cetak Biru dan Sosialisasi Jawa Barat sebagai Tuan Rumah PON XIX 2016, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan anggaran Rp. 325.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 303.397.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya persiapan Jawa Barat sebagai Tuan Rumah PON XIX 2016 melalui Rapat Koordinasi pembuatan grand strategi pengembangan infrastruktur olahraga dalam rangka Jawa Barat Sebagai Tuan Rumah PON XIX 2016 dan menghasilkan Cetak Biru Persiapan Jawa Barat sebagai tuan Rumah PON XIX 2016.

(15) Kegiatan Pengembangan Kemitraan tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan pemuda Jawa Barat, dengan Anggaran Rp. 638.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 545.309.800,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya kemitraan tingkat provinsi, nasional, dan internasional melalui fasilitasi bantuan untuk organisasi olahraga di masyarakat (15 organisasi) serta

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 131 terjalinnya kemitraan antara pemerintah provinsi Jawa Barat dengan mahasiswa Indonesia di Malaysia melalui kegiatan Olahraga.

(16) Kegiatan Seminar dalam rangka pengembangan kualitas hidup masyarakat, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 96.480.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 90.352.450,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersosialisasikannya konsep pembangunan olahraga kaitannya dengan perkembangan kualitas hidup masyarakat melalui seminar dalam rangka pengembangan kualitas hidup masyarakat bagi 26 kota/kabupaten (52 Orang).

(17) Kegiatan Sosialisasi Anti Merokok bagi Pemuda dan Insan Olahraga Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran Rp. 250.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 249.329.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terselenggaranya bertambahnya pengetahuan tentang bahaya merokok bagi kesehatan pemuda dan insan olahraga melalui sosialisasi anti merokok bagi 95 organisasi pemuda dan 45 organisasi cabang olahraga.

(18) Kegiatan Pembangunan Infrastruktur dan Bangunan Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (SPORT) JABAR ARCAMANIK, yang dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 44.750.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp.

399.810.250,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya sarana olahraga sport Jabar Arcamanik melalui review dokumen perencanaan oleh konsultan manajemen konstruksi dan tersedianya dokumen lelang konstruksi.

(19) Kegiatan Pengadaan Tanah Relokasi Pacuan Kuda di Purwakarta yang, dilaksanakan Dinas Olahraga dan Pemuda Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 4.677.450.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 148.787.500,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersedianya sarana dan prasarana olahraga berkuda melalui pertimbangan teknis tanah, penetapan lokasi serta perkiraan harga tanah.

(20) Kegiatan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sport Center di Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Permukiman dan Perumahan

Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 2.573.675.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 1.914.130.100,-.

Hasil pelaksanaan kegiatan adalah Penyusunan Detail engeneering Design (DED) Sport Center di Kab Bekasi, Kab Tasikmalaya, Kab Cirebon sehingga dapat melaksanaan pembangunan Sport Center dengan tertib, efektif dan efisien.

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 132 (21) Kegiatan Perencanaan Pembangunan SPOrt Jabar Arcamanik, yang

dilaksanakan oleh Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 2.627.684.000,- realisasi anggaran sebesar Rp. 2.169.134.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah Penyusunan Detail Engeneering Design (DED) Sport Center di Kab Bekasi, Kab Tasikmalaya, Kab Cirebon sehingga dapat melaksanaan pembangunan SPOrt Jabar Arcamanik dengan tertib, efektif dan efisien.

b) Permasalahan dan solusi

(1) Pada kegiatan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Sport Center di Jawa Barat adalah tidak adanya pedoman tertulis mengenai berapa besar biaya fisik yang akan dianggarkan pada pembangunan.

Adapun solusi yang dilakukan adalah dengan menyusun rancangan bangunan yang dapat mengantisipasi kemungkinan biaya fisik yang dianggarkan.

(2) Pada kegiatan perencanaan pembangunan Sport Jabar Arcamanik menemukan kendala kurangnya data/informasi yang bisa diperoleh dari pekerjaan sebelumnya yaitu pekerjaan master plan dan preliminary design. Adapun solusi yang dilakuan adalah dengan melakukan pengukuran kembali serta mengoptimalkan data yang ada serta mengsinergikan para konsultan perencana dalam proses pengembangan rencana.

Dokumen terkait