• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya

Pelayanan V Tasikmalaya, yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp

6) Program Pengembangan, Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya

a) Pelaksanaan Program

(1) Kegiatan Pengkondisian Masyarakat terhadap Rencana Pembangunan Waduk Sadawarna, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber

Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 92 Rp. 536.150.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 434.665.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terlaksananya konsultasi publik tiga kali, dan sekali sosialisasi pembangunan waduk Sadawarna di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten subang, tersusunnnya kajian sosial pengkondisian masyarakat terhadap rencana persiapan pembangunan waduk Sadawarna; Permasalahan dan solusi persiapan pembangunan waduk terinverasir dalam rangka mempermudah pengambil kebijakan apabila pembangunan akan dimulai.

(2) Kegiatan Pengelolaan Sistem Informasi dan Data Base Sumber Daya Air di Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya

Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 300.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 296.247.000,-. Hasil

pelaksanaan kegiatan adalah tersedianya leaflet sumber daya air 400 lbr, publikasi data debit, data hujan harian masing- masing 25 buku, dan pemutakhiran daerah irigasi kewenangan Provinsi 20 buku;

terinformasikannya Pengelolaan Sumber Daya Air dan data untuk upgrade Data Base Hidrologi dalam rangka menunjang pelaksanaan Pengelolaan SDA di Jawa Barat.

(3) Kegiatan Perencanaan Detail Situ dan Waduk yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dengan alokasi

anggaran sebesar Rp. 1.174.241.500,-, realisasi sebesar Rp. 1.054.291.500,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersedianya

data dukungan perencanaan berupa detail desain dan penataan situ Tonjong 14,44 Ha di Kabupaten Bogor, kajian potensi situ Ciharus untuk penyediaan air baku Kabupaten Bandung/ Kota Bandung, model test dan LARAP waduk Ciletuh di Kabupaten Sukabumi, dan sertifikasi keamanan bendungan waduk Sukahurip di Kabupaten Ciamis; tebagai data pendukung dan Penunjang yang akan digunakan dalam tahap konstruksi.

(4) Kegiatan Pemberdayaan Lembaga Koordinasi Sumber Daya Air dan Irigasi dan Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Air dan Irigasi yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 672.280.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 535.214.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terlaksananya pembahasan Dewan Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat,terevaluasi dan tersusunnya kerjasama pengelolaan SDA di Wilayah Perbatasan Jabar-Jateng, Jabar-DKI-Banten tahun 2011, Terfasilitasinya GN-KPA, Tersusunnya kesepahaman PSDA di Prov.Jabar;

Meningkatnya kerjasama pengelolaan sumber daya air di wilayah perbatasan provinsi Jawa Barat dan meningkatnya keterpaduan/

koordinasi antar instansi/ badan yang dituangkan dalam 5 Berita Acara.

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 93 (5) Kegiatan Dukungan Percepatan Pembangunan Waduk Jatigede Di

Kabupaten Sumedang yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber

Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 3.733.462.800,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 3.618.501.200,-.

Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersedianya dukungan persiapan pembangunan waduk jatigede, melalui pengukuran tapak batas, pembebasan lahan 11,4 Ha beserta sertifikasinya, pengadaan patok beton 15 bh, pengadaan papan larangan 6 bh, pembuatan peta bidang rincikan 11,4 Ha, dan operasional Satgas 1 kegiatan; Dukungan percepatan pembangunan waduk jatigede di kabupaten Sumedang menjadi lebih terwujud.

(6) Kegiatan Pengaturan Sempadan Sumber Daya Air di Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 150.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 131.858.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersusunnya 1 Keputusan Gubernur tentang batas sempadan situ Tonjong seluas 14,44 Ha di Kabupaten Bogor; Terpeliharanya sempadan situ melalui penerbitan SK Gubernur sebagai acuan dalam penertiban &

penataan batas sempadan situ.

(7) Kegiatan Peningkatan Penertiban Saran Teknis Air Permukaan Pemanfaatan dan Pemakaian Tanah Negara, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan

alokasi anggaran sebesar Rp. 100.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 96.920.000,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terbitnya saran

teknis ijin pengambilan air permikaan (SIPPA) di Jawa Barat sebanyak 50 saran teknis, pemakaian tanah negara 25 saran teknik, koordinasi pemanfaatan air permukaan 90 orang, dan terlaksananya koordinasi teknis pemanfaatan tanah Negara 90 orang; terlayaninya perusahaan/perorangan pemohon SIPPA dan pemakaian tanah negara sebanyak 75 saran teknik.

(8) Kegiatan Pengelolaan Situ-Situ di 6 (enam) Wilayah Sungai di Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp.

8.847.717.000,-realisasi anggaran sebesar Rp. 8.742.167.950,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya kondisi dan fungsi sumber daya air pada 39 situ, dengan melakukan kegiatan : Operasi dan Pemeliharaan (O&P) situ 38 buah, waduk 3 bh, waduk lapangan 4 buah, bendung karet 3 bh, dan kawah 1 buah dengan melaksanakan pengangkatan gulma padat 16.376 m3, babadan rumput 3.496.488 m2, pengerukan lumpur/tanah 64.105 m3, pengecatan pintu 90 m2, pengangkatan gulma terapung 175.760 m3, dan perbaikan saluran

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 94 pasangan 57 m; - Rehabilitasi situ 1 bh yaitu situ Wangi di Kabupaten Ciamis dengan melakukan kegiatan pembuatan saluran pasangan sepanjang 115 m; Kapasitas tampungan situ untuk air baku menjadi lebih meningkat dengan melakukan Operasi dan Pemeliharan terhadap 38 situ, dan kelangsungan fungsi situ menjadi lebih terjamin dengan melakukan rehabilitasi terhadap 1 situ.

(9) Kegiatan Perbaikan dan Pemeliharaan Sungai pada 2 Wilayah Sungai (WS.Citarum dan WS. Cimanuk-Cisanggarung), yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan

alokasi anggaran sebesar Rp. 3.847.161.300,-, realisasi sebesar Rp. 3.461.217.355,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah meningkatnya

kesinambungan fungsi sungai untuk mengendalikan erosi, sedimentasi dan pengendalian daya rusak air/ banjir pada 4 sungai (S.Cikapundung, S.Cinunuk, S.Cideres dan S.Sigranala) dengan melakukan kegiatan pembuatan tembok penahan tanah 184 m, pembuatan luncuran perahu karet 2 bh, pembuatan bottom control 1 bh, penyediaan ruang display/

sekretariat untuk visualisasi rencana Cikapundung bersih 1 bh, dan Normalisasi alur 2.000 m; Daya rusak air menjadi lebih terkendali pada 4 sungai.

(10) Kegiatan Identifikasi Persiapan Sertifikasi Situ-Situ di Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 1.000.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 807.587.200,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah laporan identifikasi terhadap 516 situ di Jawa Barat; identifikasi dilakukan dalam rangka sertifikasi terhadap situ-situ di Jawa Barat.

(11) Kegiatan Manajemen DAS pada 6 (enam) Wilayah Sungai di Jawa Barat, yang dilaksanakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi anggaran sebesar Rp. 2.800.000.000,-, realisasi anggaran sebesar Rp. 2.767.929.800,-. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah tersusunnya pengelolaan daerah aliran sungai meliputi pengumpulan dan pengolahan data kuantitas serta kualitas air dan pengendalian sumber air dengan melaksanakan analisis data hidrologi 181 pos, pengukuran debit sungai 3 kali/tahun pada 11 PDA, pengadaan peilscaal 32 buah, perbaikan pos duga air 1 pos, dan pengelolaan kualitas air pada 61 titik; Meningkatnya Data Base baik kuantitas maupun kualitas yang akan dipergunakan oleh stakeholder yang bersangkutan pada 6 Wilayah Sungai.

b) Permasalahan dan solusi

Pada kegiatan Perencanaan Detail Waduk dan Situ terdapat kendala pada Sub Kegiatan Sertifikasi Keamanan Bendungan Waduk Sukahurip di kabupaten

LPPD Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 95 Ciamis dikarenakan terbatasnya tenaga ahli bendungan dan pada saat yang bersamaan tenaga ahli bendungan yang ada di Puslitbang Sumber Daya Air sedang melaksanakan tugas lain serta kesulitan memperoleh konsultan perseorangan dengan kualifikasi tenaga ahli bendungan.

7) Program Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai

Dokumen terkait