• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

C. Prosedur Pengembangan Penelitian

Prosedur pengembangan penelitian yang digunakan peneliti untuk mengembangkan prototipe perangkat pembelajaran daring yaitu menggunakan langkah-langkah pengembangan model ADDIE menurut Roberts Maribe Branch. Berikut penjelasan dari kelima langkah model ADDIE menurut Sugiyono (2015: 38) yang peneliti sesuaikan dengan produk yang dikembangkan:

1. Analisis (Analyze)

Analisis dilakukan peneliti untuk menentukan kebutuhan pengembangan produk untuk proses pembelajaran (misalnya tentang materi ajar, media, pendekatan, model, metode) dengan cara menganalisis kebutuhan guru atau peserta didik. Pada tahap ini peneliti membuat instrumen berupa kuesioner terbuka dan tertutup untuk mengetahui permasalahan dan kebutuhan guru berkaitan dengan pembelajaran daring.

2. Perancangan (Design)

Desain dilakukan peneliti dengan mempelajari masalah, lalu mencari solusi dengan mempelajari beberapa teori untuk memecahan masalah tersebut. Kemudian peneliti merancang konsep dari produk yang akan dikembangkan untuk memecahkan masalah. Pada tahap ini, peneliti menyusun kisi-kisi dari produk yang dikembangkan.

3. Pengembangan (Development)

Pengembangan dilakukan dengan menyusun produk yang akan dibuat berdasarkan kisi-kisi yang telah disusun peneliti pada tahap sebelumnya.

Selanjutnya peneliti melakukan uji validasi, kemudian peneliti melakukan revisi berdasarkan saran dari para validator.

4. Implementasi (Implementation )

Implementasi dilakukan dengan uji coba produk dari hasil pengembangan di tahap sebelumnya. Hasil pengembangan diterapkan dalam pembelajaran untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kualitas produk yang dibuat.

5. Evaluasi (Evaluation )

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui keberhasilan produk yang dibuat.

Evaluasi dapat berupa evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Evaluasi formatif dilakukan pada waktu menjalankan program dan evaluasi sumatif dilakukan pada akhir program atau saat program sudah selesai untuk mengetahui kualitas pembelajaran.

Berikut adalah gambar tahap pelaksanaan penelitian dan pengembangan model ADDIE.

Bagan 3.1 Langkah model ADDIE (Branch, 2009: 2)

Pada penelitian ini, peneliti hanya menggunakan tiga langkah model ADDIE yaitu: 1) analisis (analyze), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (development). Hal ini dikarenakan peneliti tidak dapat melakukan implementasi di lapangan. Langkah-langkah tersebut kemudian peneliti gunakan untuk mengembangkan produk. Adapun produk yang peneliti kembangkan berupa

prototipe perangkat pembelajaran berbasis STEAM dengan model PjBL untuk kelas V tema 3 subtema 3 pembelajaran 1. Berikut ini adalah proses pengembangan produk yang peneliti kembangkan.

1) Langkah Pertama: Analisis

Pada tahap ini, peneliti melakukan analisis kebutuhan dengan membagikan kuesioner terbuka dan tertutup pada guru kelas V. Alasan peneliti membagikan kuesioner tersebut karena sebelumnya peneliti mendapat informasi ada guru yang mengalami kesulitan menyusun perangkat pembelajaran secara daring.

Dari hasil pembagian kuesioner terbuka dan tertutup tersebut, peneliti memperoleh data bahwa guru-guru tersebut belum pernah menerapkan pembelajaran berbasis STEAM sehingga mereka membutuhkan contoh perangkat pembelajaran daring berbasis STEAM dengan model PjBL. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan perangkat pembelajaran daring berbasis STEAM dengan model PjBL untuk kelas V tema 3 subtema 3 pembelajaran 1.

2) Langkah Kedua: Perancangan

Pada tahap ini, peneliti mempelajari teori-teori yang berkaitan dengan pendekatan STEAM, model PjBL, dan mempelajari KD dari tema 3 subtema 3 pembelajaran 1. Peneliti juga mempelajari materi pembelajaran yang digunakan dalam perangkat pembelajaran ini antara lain: iklan, bagian-bagian organ pencernaan, makanan dan minuman yang dapat melancarkan pencernaan, serta penyakit atau gangguan pada organ pencernaan manusia.

Kemudian peneliti menyusun kisi-kisi produk yang akan peneliti kembangkan.

Berikut adalah tabel kisi-kisi pembuatan prototipe perangkat pembelajaran daring kelas V tema 3 subtema 3 pembelajaran 1.

Tabel 3.1 Kisi-kisi prototipe perangkat pembelajaran daring

No Isi Keterangan

A. Sampul Buku

Memuat:

- Cover yang berisi judul, gambar dan nama penulis

B. Kata Pengantar

Kata pengantar berisi:

- Tujuan penyusunan produk - Deskripsi pendekatan STEAM

dan model PjBL

- Deskripsi sintaks model PjBL - Ucapan terimakasih.

C. Daftar Isi Memuat daftar isi

D. Isi

Bagian 1: Pendekatan STEAM Bagian 2: Model PjBL Bagian 3: RPP

E. Lampiran

Memuat:

- Materi pembelajaran - Media pembelajaran - LKPD

- Lembar Evaluasi - Instrumen penilaian F. Sumber Kepustakaan

Memuat sumber kepustakaan yang berkaitan dengan produk yang dikembangkan.

G. Biodata Memuat Deskripsi singkat penulis.

3) Langkah Ketiga: Pengembangan

Pada tahap ini, peneliti membuat perangkat pembelajaran sesuai dengan kisi-kisi atau desain produk yang telah dibuat di tahap sebelumnya. Perangkat pembelajaran yang dibuat berupa buku yang menjelaskan tentang pendekatan STEAM, model PjBL dan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran daring berbasis STEAM dengan model PjBL untuk kelas V tema 3 subtema 3 pembelajaran 1.

Setelah selesai dikembangkan, perangkat pembelajaran kemudian divalidasi oleh empat validator. Para validator terdiri dari satu dosen ahli matematika, satu ahli bahasa yang juga merupakan guru SD dan sedang melanjutkan studi Magister Sastra Indonesia di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan dua guru kelas V SD yang sudah tersertifikasi. Validasi ini bertujuan untuk mendapatkan saran atau masukan dan penilaian produk.

Penilaian-penilaian dan saran yang diberikan melalui validasi tersebut bermanfaat untuk mengetahui aspek-aspek yang masih kurang tepat dan perlu ditambahkan dalam perangkat pembelajaran daring yang dikembangkan.

Selanjutnya peneliti melakukan revisi berdasarkan saran dari para validator. Revisi dilakukan dengan memperbaiki produk berdasarkan saran dari para validator sehingga layak diujicobakan secara terbatas. Setelah produk direvisi, peneliti memperoleh finalisasi produk berupa prototipe perangkat pembelajaran daring yang dapat digunakan guru sebagai contoh untuk menerapkan pembelajaran daring berbasis STEAM dengan model PjBL untuk kelas V tema 3 subtema 3 pembelajaran 1.

Setelah proses revisi dan perbaikan diperoleh produk akhir berupa sebuah buku prototipe perangkat pembelajaran daring yang dapat diujicobakan secara terbatas dan dapat digunakan sebagai contoh merancang pembelajaran dengan pendekatan STEAM dan model PjBL. Tiga tahapan model ADDIE yang peneliti rangkum termuat dalam bagan di bawah ini:

Bagan 3.2 Prosedur Pengembangan Prototipe Perangkat Pembelajaran Daring Tahap Analisis

Menganalisis informasi mengenai masalah dan kebutuhan.

Tahap Desain

Merancang kisi-kisi prototipe perangkat pembelajaran daring dan instrumen validasi.

Tahap Pengembangan

a. Mengembangkan perangkat pembelajaran daring berdasarkan kisi-kisi yang telah dibuat peneliti

Prototipe Produk Final

b. Validasi produk oleh ahli Matematika, ahli bahasa, dan guru

kelas V SD

c. Revisi berdasarkan saran para validator