1. Sangat efektif, 2. Cukup efektif
5.3 Saran
Adapun saran dari peneliti setelah melaksanakan penelitian pengembangan modul ini adalah sebagai berikut:
1. LINDO merupakan salah satu software yang dapat membantu proses pembelajaran matematika dan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) mengacu dalam menempatkan penggunaan suatu kejadian atau situasi yang dapat dibayangkan (imagineable) oleh peserta didik. Peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran matematika untuk menggunakan modul yang berbantuan software dan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk mendukung kemampuan peserta didik dalam penyelesaian masalah pada soal-soal matematika semakin berkembang.
2. Peneliti menyarankan kepada pembaca sebagai guru maupun calon guru untuk melakukan pengembangan modul pada materi lainnya dan menggunakan pendekatan pembelajaran lainnya guna kemampuan penyelesaian permasalahan matematika oleh peserta didik dapat berkembang pada materi matematika lainnya dan pendekatan pembelajaran lainnya sehingga pembelajaran matematika semakin bervariasi dan menyenangkan.
95
DAFTAR PUSTAKA
Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Arikunto, S. 2013.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Daryanto, Aris D. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Silabus, RPP, PHB, Bahan Ajar). Yogyakarta: Gava Media
Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar.
Jakarta: Depdiknas
Edahwati. 2014. Peningkatan Aktivitas Belajar Matematika Dengan Pendekatan PMRIi pada Siswa Kelas VIID. Purworejo: Jurnal Pendidikan Matematika.
Vol 12, No. 03: 1-4
Fathurrohman, M. 2015. Model-Model Pembelajaran Inovatif: Alternatif desain pembelajaran yang menyenangkan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Hamalik, O. 2009. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara
Hamzah, B. Uno. 2014. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara Lestari, K.E & Yudhanegara, K. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung:
PT Refika Aditama
Lestari, R.R 2018. An Effort To Improve Mathematical Problem Solving Ability of Middle Secondary School Students trough Autograph-Assisted Mathematics Realistic Education Approunch.American Journal of Educational Research, 2018, Vol. 6, No. 10, 1338-1343
Majid, A. (2013). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Manullang, S. dkk. 2017. Matematika Kelas XI SMA Pengangan Siswa Edisi Revisi.
Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mayani, S. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Pada Materi Program Linear. Metro: Jurnal Pendidikan Matematika.Vol. 5, No. 1: 28
Nurhidayah, D.A & Sari,P,K,C. 2014. Penerapan Pendekatan PMRI Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kecamatan Bungkal Tahun Pelajaran 2013/2014.Bungkal: Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.
03,No. 03: 1-9
Prastowo, A. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Tematik: Tinjauan Teoritis dan Praktik Edisi Pertama. Jakarta: Kencana.
Rosiyanti, H. 2016. Penggunaan Software Lindo dengan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Motivasi Belajae Mahasiswa Matematika Angkatan 2013 pada Matakuliah Program Linear. Jakarta:
Universitas Muhammadiyah Jakarta. Vol. 2, No. 2: 20-21
Rusdi, M. 2018. Penelitian Desain dan Pengembangan Kependidikan Edisi 1 Cetak 1.
Jakarta: Rajawali Pers.
Sanjaya, W. 2013. Rencana&Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Setiawan, D, dkk. 2017. Pengembangan Bahan Ajar. Banten: Universitas Terbuka Sugiartha, I. 2010. Software LINDO, Staff Gunadarma. Retrieved from
sugiartha.staff.gunadarma.ac.id.
Suherman, E. 2003. Strategi Pengajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA
Tegeh, I, M, dkk.2014.Model Penelitian Pengembangan.Yogyakarta:Graha Ilmu Thiagarajan, S., Semmel, D.s & Semmel, M. I. 1974. Instructional Development for
Training Teachers of Expectional Children. Minneapolis, <innesota:
Leadership Training Institude/Special Education. University of Minnesota.
Trianto. 2007. Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Surabaya:
Pustaka Ilmu
97
Wijaya, A. 2012. Pendidikan Matematika Realistik. Yogyakarta: Graha Ilmu
Yuanita, P,dkk. 2018. The effectiveness of Realistic Mathematics Education approach:
The role of mathematical representation as mediator between mathematical belief and problem solving. Mathematics Education Journal 2018, (1), 17.Retrieved from| https://doi.org/10.1371/journal.pone.0204847
Yusuf, S. 2012. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda Karya Zakaria & Syamaun. 2017. The Effect of Realistic Mathematics Education Approach
on Students’ Achievement And Attitudes Towards Mathematics. Mathematics Education Trends and Research 2017, (1), 32-40. doi: 10.5899/2017/metr-00093
Zulmaulida, R. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Program Linear Berbantuan LINDO Software. Bandung: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika STIKIP Siliwangi. Vol. , No. 2
LAMPIRAN 1
Tabel 2.2 Integrasi Modul dengan Pendekatan RME
No Karakteristik Modul Karakteristik Pendekatan RME
1 Self instruction Penggunaan konteks:
Adapun penyajian materi pada modul ini menggunakan konteks realistic untuk semua bagian penyajian materi. Hal ini sesuai dengan salah satu karakter self instruction yaitu kontekstual yang menyajikan materi terkait lingkungan sekitar.
2 Self contained Penggunaan model untuk matematisasi progresif:
Penyajian materi yang utuh sesuai dengan karakteristik modul yakni seld contained akan memberi kemudahan bagi peserta didik untuk melakukan pemodelan untuk matematisasi progresif terhadap masalah yang diselesaikan.
3 Berdiri sendiri Pemanfaatan hasil konstruksi:
Menggunakan berbantuan LINDO dengan pendekatan RME berbasis pendekatan RME yang memuat materi yang utuh dan sesuai dengan karakter modul yakni dapat berdiri sendiri, hal ini dapat membantu peseta didik untuk memperoleh banyak informasi sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu merumuskan hasil konstruksi pada setiap masalah yang sedang didiskusikan.
4 Adaptif Keterkaitan:
Modul berbantuan LINDO dengan pendekatan RME akan memuat hal yang menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga dapat membantu peserta didik pada tahap ini untuk menemukan keteriatan materi pelajaran dengan beragam unsur lainnya sesuai dengan salah satu karakter modul yakni adaptif.
5 Akrab Interaktivitas:
Modul berbantuan LINDO dengan pendekatan RME mempunyai salah satu karakteristik yakni akrab/user friendly yang akan membantu peseta didik untuk dapat terhubung dengan peserta didik lainnya atau guru, sehingga berpengaruh terhadap interaktivitas peserta didik.
LAMPIRAN 2
Tabel 3.1 Storyboard Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME
No Bagian Modul Gambar Keterangan
1. Halaman Sampul Modul
Halaman cover modul.
Pada kotak nomor 1 akan dituliskan judul modul, kotak nomor 2 akan dituliskan edisi materi pada modul, pada kota nomor 3 akan dituliskan nama pemilik modul, pada kotak nomor 4 akan
pasangkan logo
Universitas Jambi, dan background akan diletakkan sebagai gambar latar.
2. Halaman Kata Pengantar
Halaman kata pengantar akan dibuat dengan rancangan seperti disamping. Kotak nomor 1 akan dituliskan headline kata pengantar, pada kotak nomor 2 akan dituliskan isi, dan pada kotak nomor 4 akan dituliskan nama penulis modul.
3. Halaman Daftar Isi
Halaman daftar isi, Kotak berwarna kuning akan diisi keterangan halaman, kotak nomor 1 akan di letakkan gambar segitiga dan segiempat yang bervariasi, kotak nomor 2 akan ditulis judul daftar isi, pada kotak nomor 3 akan dituliskan sedikit latar belakang, pada kotak nomor 4 akan dituliskan daftar isi beserta nomor halamannya, pada kotak nomor 5 akan ditulis nama penulis modul.
4. Halaman Peta Informasi
Halaman peta informasi modul. Kotak berwarna biru penuh akan memuat keterangan halaman, kotak nomor 1 akan memuat judul peta informasi modul, kotak nomor 2 akan berisi deskripsi singkat informasi modul, dan kotak nomor 3 akan dibuat nama penulis modul.
5. Halaman Peta Konsep
Halaman peta konsep.
Kotak berwarna biru memuat keterangan halaman, kotak nomor 1 akan ditulis judul “Peta Konsep Materi”, kotak nomor 2 akan dituliskan peta konsep, dan kotak nomor 3 akan dibuat nama penulis modul.
6. Halaman KI dan KD, Tujuan dan Manfaat, serta Petunjuk Penggunaan Modul
Kotak berwarna biru akan dituliskan nomor halaman, kotak nomor 1 akan dituliskan KI dan KD, kotak nomor 2 akan dituliskan tujuan dan manfaat penggunaan modul ini, kotak nomor 3 akan dituliskan petunjuk penggunaan modul, dan kotak nomor 4 akan dibuat nama penulis modul.
7. Halaman Kegiatan Pembelajaran
Pada kotak biru penuh akan memuat keterangan halaman, pada kotak nomor 1 akan memuat urutan kegiatan pembelajaran, pada kotak nomor 2 akan dituliskan headline untuk kegiatan pembelajaran tersebut, pada kotak nomor 3 akan
memuat tujuan
pembelajaran pada kegiatan tersebut, pada kotak nomor 4 akan memuat gambar dan informasi penting terkait wawasan mengenai informasi umum, kotak nomor 6 memuat nama penulis modul. Kotak nomor 5 memuat informasi software LINDO.
8. Halaman isi materi kegiatan belajar
Halaman isi materi Pada kotak nomor 1 berisi karakteristik pendekatan PMR, pada kotak nomor 2 berisi pendekatan
saintifik yang
disesuaikan, pada kotak nomor 3 berisi gambar dan headline, pada kotak nomor 4 berisi masalah kontekstual, pada kotak nomor 5 berisi informasi penting terkait, pada kotak nomor 6 berisi nama penulis modul, dan pada kotak berwarna biru berisi nomor halaman.
9. Halaman Latihan atau Tugas dan tes mandiri
Halaman latihan atau tugas dan tes mandiri dengan kotak biru penuh adalah berisi keterangan halaman, kotak nomor 1 berisi headline kegiatan, kotak nomor 2 berisi gambar, kotak nomor 3 berisi soal, dan kotak nomor 4 berisi nama penulis modul.
10. Halaman Glosarium dan halaman daftar pustaka
Halaman glosarium dan halaman daftar pustaka akan dibuat desain layout seperti pada rancangan disamping, dengan kotak berwarna biru penuh adalah keterangan halaman, kotak nomor 1
adalah judul
kegiatan/headline, kotak nomor 2 berisi glosarium dan atau daftar pustaka.
Kotak nomor 3 adalah nama penulis modul.
LAMPIRAN 3
Tabel 3.2. Kisi-Kisi Angket Validasi oleh Ahli Materi
Aspek Butir Penilaian No. Butir
Instrumen Kelayakan Isi Kesesuaian materi pelajaran SPtLDV dengan peta konsep
pada modul dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME
1
Kejelasan isi modul SPtLDV dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME
2 Kesesuaian tujuan pembelajaran dengan isi modul
SPtLDV dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME
3
Pemaparan materi SPtLDV yang logis 4
Kesesuaian materi SPtLDV dengan kurikulum 2013 5 Kesesuaian materi SPtLDV dengan konsep yang berlaku 6 Keruntunan penyajian materi SPtLDV
Kesesuaian notasi dan simbol yang digunakan dengan notasi dan simbol yang berlaku pada materi SPtLDV
7 Kesesuaian tingkat kesulitan materi SPtLDV dengan
tingkat berpikir peserta didik di SMA
8 Keterkaitan materi SPtLDV pada modul dengan konteks
nyata atau realistic
9 Kelengkapan rangkuman materi SPtLDV pada setiap
kegiatan pembelajaran
10 Keterkaitan contoh, latihan dan tugas dengan materi
SPtLDV yang disajikan dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME
11
Memuat informasi tambahan yang relevan dengan materi 12 Konteks isi modul menyesuaikan dengan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi
13 Bahasa pada
Modul
Kesesuaian penggunaan bahasa pada modul degan tingkat perkembangan peserta didik SMA
14 Bahasa yang digunakan pada modul sederhana 11 Bahasa yang digunakan pada modul komunikatif 12 Mendorong
keingintahuan dan keaktifan
Modul dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME membantu peserta didik untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran
13
Modul dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME menarik keingintahuan peserta didik
14 Kelengkapan
komponen
Kelengkapan informasi/topik tambahan yang terintegrasi dengan materi pelajaran untuk menambah wawasan perserta didik menggunakan dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME
15
LAMPIRAN 4
Tabel 3.3. Kisi-Kisi Angket Validasi oleh Ahli Desain
Aspek Butir Penilaian No. Butir
Instrumen Struktur penulisan
modul
Memuat kompetensi inti dan kompetensi dasar yang jelas pada materi SPtLDV
1 Memuat kata pengantar, daftar isi, dan latar belakang
modul
2
Memuat deskripsi singkat modul 3
Memuat deskripsi peta konsep modul 4
Memuat manfaat dan tujuan pembelajaran 5
Memuat petunjuk penggunaan modul 6
Memuat uraian materi SPtLDV 7
Memuat ringkasan materi SPtLDV 8
Memuat latihan atau tugas SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
9
Memuat post test 10
Memuat tindak lanjut terhadap penilaian 11
Memuat daftar pustaka 12
Karakteristik pendekatan RME
Konteks atau permasalahan realistik digunakan sebagai titik awal modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
13
Kegiatan pembelajaran pada modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME menuntun peserta didik untuk matematisasi progresif
14
Kegiatan pembelajaran pada modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME mengarahkan peserta untuk menggunakan hasil konstruksinya dalam menyelesaikan permasalahan
15
Adanya soal-soal yang dapat menimbulkan interaktivitas dalam kegiatan pembelajaran
16 Adanya keterkaitan antar konsep materi 17
LAMPIRAN 5
Tabel 3.4. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Perorangan (Oleh Guru)
Aspek Indikator No. Butir
Instrumen Kelayakan Isi Materi dalam modul sesuai dengan KI, KD, dan indikator
SPtLDV
1 Modul membantu peserta didik dalam proses pembelajaran 2 Modul bermanfaat untuk menambah wawasan
pengetahuan
3 Materi dalam modul disajikan secara runtun 4
Kebahasaan Penggunaan bahasa sesuai dengan EYD 5
Penggunaan bahasan mudah dipahami 6
Penggunaan bahasa yang komunikatif 7
Informasi yang disajikan dalam modul jelas 8 Informasi yang disajikan dalam modul mudah dipahami 9
Penyajian Tujuan pembelajaran jelas 10
Penggunaan ilustrasi menarik 11
Penggunaan jenis dan ukuran huruf sesuai 12
Tata letak tulisan sesuai 13
Desain tampilan modul menarik 14
Kepraktisan Penggunaan
Modul mudah digunakan 15
Petunjuk penggunaan modul jelas 16
Modul memfasilitasi peserta didik belajar secara mandiri 17
Modul mudah dibawa kemana-mana 18
LAMPIRAN 6
Tabel 3.5. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Kelompok Kecil dan Uji Coba Kelompok Besar (Oleh Siswa) Terhadap Modul Berbantuan LINDO
a. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Kelompok Kecil (Oleh Siswa) Terhadap Modul Berbantuan LINDO
Aspek Indikator No. Butir
Instrumen
Tampilan Teks mudah dibaca 1
Gambar yang disajikan jelas 2
Gambar yang ditampilkan sesuai 3
Ada keterangan disetiap gambar 4
Gambar yang ditampilkan menarik 5
Gambar yang disajikan sesuai dengan materi 6 Penyajian
materi
Modul menyajikan konsep dengan ilustrasi masalah realistic atau kehidupan sehari-hari
7 Modul menggunakan contoh soal yang berkaitan dengan
kehidupan sehari-hari
8 Penyajian materi pada modul ini mendorong untuk
berdiskusi dengan teman-teman
9
Materi dalam modul ini mudah dipahami 10
Materi dalam modul ini disajikan dengan runtun 11 Modul memudahkan peserta didik untuk mengikuti
kegiatan belajar
12 Kalimat-kalimat dalam modul mudah dimengerti 13 Tidak ada kalimat yang menimbulkan makna ganda dalam
modul ini
14
Lambang atau simbol mudah dipahami 15
Istilah-istilah dalam modul ini mudah dipahami 16
Contoh soal sudah sesuai dengan materi 17
Manfaat Modul ini memberikan penjelasan materi yang mudah dipahami
18 Modul ini membuat peserta didik lebih mudah dalam
kegiatan belajar
19 Modul ini membuat peserta didik tertarik untuk belajar 20 Gambar dan desain modul membuat peserta didik
termotivasi untuk belajar
21 Informasi tambahan yang disajikan dapat menambah
wawasan peserta didik
22 Dengan modul ini peserta didik lebih rajin untuk belajar 23 Kepraktisan
penggunaan
Petunjuk penggunaan modul jelas 24
Modul memfasilitasi untuk belajar secara mandiri 25
Modul mudah dibawa kemana-mana 26
b. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Kelompok Besar (Oleh Siswa) Terhadap Modul Berbantuan LINDO
Variabel Indikator Description No Soal
Penggunaan Modul Berbatuan LINDO dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) pada Materi Program Linear
Tampilan Modul
Modul pembelajaran dapat langsung digunakan sebagai sumber belajar.
1 Tampilan gambar, tabel, dan warna yang digunakan pada modul menarik
2 Kegiatan belajar dengan modul pembelajaran dapat menumbuhkan minat untuk belajar
3
Penggunaan huruf pada modul pembelajaran sesuai
4
Perintah pada modul pembelajaran mudah dipahami
5
Materi yang disajikan pada modul pembelajaran mudah dipahami
6
Keefektifan Waktu
Waktu belajar menggunakan modul pembelajaran lebih efektif dan cepat
7
Format Penulisan
Bahasa yang digunakan pada modul pembelajaran dipahami
8
Tulisan dan gambar pada modul pembelajaran jelas
9
LAMPIRAN 7
Tabel 3.6. Kisi-Kisi Lembar Observasi
No Aspek yang Diamati YA TIDAK KET
A Kegiatan Guru
1 Menggunakan kurikulum 2013
2 Penyampaian tujuan pembelajaran oleh guru 3 Penyampaian topik pelajaran oleh guru
4 Penyampaian manfaat materi segitiga dan segiempat dalam kehidupan sehari-hari oleh guru 5 Pembagian kelompok kecil oleh guru
6 Pemberian instruksi kegiatan belajar oleh guru B Kegiatan Peserta Didik
7 Peserta didik memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru
8 Pembagian modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
9 Peserta didik membaca petunjuk penggunaan SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan
RME
10 Peserta didik melihat peta konsep materi untuk mengetahui gambaran materi secara umum 11 Peserta didik menggunakan daftar isi untuk
menemukan halaman kegiatan belajar mengenai materi yang sedang diajarkan
12 Peserta didik memahami masalah kontekstual yang diberikan dalam modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
13 Peserta didik mudah memahami konteks pada masalah kontekstual yang disajikan
14 Peserta didik menggunakan gambar/ilustrasi sebagai informasi tambahan dalam modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
15 Peserta didik mendeskripsikan masalah kontekstual dalam modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
16 Peserta didik menyelesaikan masalah kontekstual 17 Peserta didik bekerja sama dengan teman satu
kelompok
18 Peserta didik bertanggung jawab terhadap tugas yang telah ditetapkan dalam kelompok
19 Peserta didik mendiskusikan jawaban dan hasil diskusi kelompok kecil
20 Peserta didik memiliki kepedulian terhadap kesulitan sesama anggota kelompok
21 Peserta didik mengambil keputusan dari pertimbangan anggota kelompok
22 Peserta didik bertanya dan menyampaikan pendapat saat diskusi
23 Peserta didik bersemangat mengerjakan latihan teka teki silang secara berkelompok
24 Peserta didik mengerjakan tugas dan latihan individu dengan kemampuan sendiri
25 Peserta didik membaca kolom editorial sebagai informasi tambahan mengenai materi pada halaman tersebut
26 Peserta didik bersemangat untuk mengetahui setiap halaman modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
27 Peserta didik melihat mengevaluasi hasil latihan pada akhir kegiatan pembelajaran
28 Peserta didik membca kalimat motivasi berupa suara pembaca pada bagian akhir kegiatan belajar 29 Peserta didik termotivasi untuk melanjutkan
pelajaran ke bagian berikutnya
30 Peserta didik mampu mempelajari materi pada modul dengan tampilan majalah tanpa bimbingan dari guru
31 Peserta didik aktif dalam kegiatan belajar menggunakan modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME
LAMPIRAN 8
Tabel 3.7 Kriteria Persentase Kevalidan Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME
Pencapaian Nilai (Skor) Kategori Validitas Keterangan
67.00 − 120.6 Tidak Valid Tidak boleh digunakan
120.7 − 174,3 Kurang Valid Tidak boleh digunakan
174,4 − 228
Cukup Valid Boleh digunakan setelah direvisi besar 228.1 − 281.7
Valid Boleh digunakan dengan revisi kecil 281.2 − 335
Sangat Valid Sangat baik untuk digunakan
Akbar (2013:78)
LAMPIRAN 9
Tabel 3.8 Kriteria Persentase Kepraktisan Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME
Pencapaian Nilai (Skor) Kategori Praktikalitas Keterangan
113 − 203,4 Tidak Praktis Tidak mudah digunakan
203,5 − 293,9 Kurang Praktis Tidak mudah digunakan 294 − 384,4
Cukup Praktis Mudah digunakan setelah direvisi besar 384,5 − 474,9
Praktis Mudah digunakan dengan revisi kecil
475 − 565 Sangat Praktis Sangat mudah untuk digunakan Akbar (2013:78)
LAMPIRAN 10
Tabel 3.9 Kriteria Persentase Keefektifan Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME
Ketuntasan Klasikal Kategori Efektifitas
81,00 − 100,00 Sangat efektif, atau dapat digunakan tanpa revisi 61,00 − 80,00 Efektif, atau dapat digunakan namun perlu direvisi 41,00 − 60,00 Kurang efektif, disarankan tidak dipergunakan karena perlu
direvisi besar
21,00 − 40,00 Tidak efektif atau tidak boleh digunakan 00,00 − 20,00 Sangat tidak efektif atau tidak boleh dipergunakan
Akbar (2013: 42)
LAMPIRAN 11
Tabel 3.10 Kisi-kisi Angket Respon Siswa
Indikator
No.
soal Tampilan modul (sampul dan isi) matematika ini menarik 1 Modul matematika ini membuat saya lebih bersemangat dalam belajar matematika 2 Modul matematika ini mendukung saya untuk menguasai pelajaran matematika, khususnya pada materi Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
3 Modul ini dapat memotivasi saya untuk mempelajari materi Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
4 Modul ini dapat meningkatkan partisipasi saya dalam belajar matematika 5 Modul ini dapat saya gunakan untuk belajar secara mandiri (sendiri) 6 Penyampaian materi dalam modul matematika ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan IPTEK
7 Modul ini membuat saya tertarik untuk mempelajari Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
8 Materi yang disajikan pada modul ini mudah saya pahami 9 Contoh atau masalah yang disajikan di modul ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan juga mempunyai keterkaitan dengan penggunaan IPTEK
10 Modul ini dapat membantu saya dalam menyelesaikan persoalan matematika pada materi Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel
11 Kalimat dan paragraf yang digunakan dalam modul ini jelas dan mudah dipahami 12 Bahasa yang digunakan dalam modul matematika ini sederhana dan mudah dimengerti
13
Huruf yang digunakan sederhana dan mudah dibaca. 14
Materi yang disajikan bersifat mengkonstruksi pengetahuan siswa 15 Materi dapat merangsang siswa untuk menemukan pengetahuannya sendiri. 16 Pertanyaan-pertanyaan dapat mendorong dan membimbing siswa terkait materi pelajaran.
17 Materi pada modul pembelajaran membuat siswa dapat diarahkan untuk berdiskusi. 18 Contoh soal yang prosedural dan cara menyelesaikannya dapat dipahami 19
Terdapat rangkuman atas materi yang dipelajari 20 Soal tes dapat digunakan sebagai dasar menilai hasil belajar 21 Pembelajaran dengan modul dapat menanamkan nilai kemandirian dalam diri saya 22 Pembelajaran dengan modul dapat membuat saya berfikir kreatif 23
LAMPIRAN 12
Lembar Validasi Instrumen Angket Validasi Oleh Ahli Materi
Lembar Validasi Instrumen Angket Validasi Oleh Ahli Desain
Lembar Validasi Instrumen Angket Validasi Oleh Praktisi Guru
Lembar Validasi Instrumen Pedoman Wawancara Terstruktur Peserta Didik
Lembar Validasi Instrumen Angket Respon Peserta Didik
Lembar Validasi Instrumen Lembar Observasi Penggunaan Modul Berbantuan LINDO Oleh Peserta Didik
Lempiran 13
Lembar Validasi Materi Oleh Ahli Materi
Lampiran 14
Lembar Validasi Materi Oleh Ahli Desain
Lampiran 15
Lembar Validasi Angket Respon Praktisi Oleh Guru Mata Pelajaran Terhadap Pengembangan Modul
Lampiran 16
Angket Wawancara Terstruktur Terkait Respon Peserta Didik Terhadap Modul Berbantuan LINDO
Lampiran 17
Angket Respon Peserta Didik Terhadap Modul Berbantuan LINDO
Lampiran 18
Soal dan Penyelesaiannya
No Soal dan Penyelesaian