• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen KATA PENGANTAR (Halaman 105-135)

1. Sangat efektif, 2. Cukup efektif

5.3 Saran

Adapun saran dari peneliti setelah melaksanakan penelitian pengembangan modul ini adalah sebagai berikut:

1. LINDO merupakan salah satu software yang dapat membantu proses pembelajaran matematika dan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) mengacu dalam menempatkan penggunaan suatu kejadian atau situasi yang dapat dibayangkan (imagineable) oleh peserta didik. Peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran matematika untuk menggunakan modul yang berbantuan software dan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk mendukung kemampuan peserta didik dalam penyelesaian masalah pada soal-soal matematika semakin berkembang.

2. Peneliti menyarankan kepada pembaca sebagai guru maupun calon guru untuk melakukan pengembangan modul pada materi lainnya dan menggunakan pendekatan pembelajaran lainnya guna kemampuan penyelesaian permasalahan matematika oleh peserta didik dapat berkembang pada materi matematika lainnya dan pendekatan pembelajaran lainnya sehingga pembelajaran matematika semakin bervariasi dan menyenangkan.

95

DAFTAR PUSTAKA

Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Arikunto, S. 2013.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Daryanto, Aris D. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran (Silabus, RPP, PHB, Bahan Ajar). Yogyakarta: Gava Media

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar.

Jakarta: Depdiknas

Edahwati. 2014. Peningkatan Aktivitas Belajar Matematika Dengan Pendekatan PMRIi pada Siswa Kelas VIID. Purworejo: Jurnal Pendidikan Matematika.

Vol 12, No. 03: 1-4

Fathurrohman, M. 2015. Model-Model Pembelajaran Inovatif: Alternatif desain pembelajaran yang menyenangkan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media Hamalik, O. 2009. Proses Belajar Mengajar. Bandung: Bumi Aksara

Hamzah, B. Uno. 2014. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara Lestari, K.E & Yudhanegara, K. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung:

PT Refika Aditama

Lestari, R.R 2018. An Effort To Improve Mathematical Problem Solving Ability of Middle Secondary School Students trough Autograph-Assisted Mathematics Realistic Education Approunch.American Journal of Educational Research, 2018, Vol. 6, No. 10, 1338-1343

Majid, A. (2013). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Manullang, S. dkk. 2017. Matematika Kelas XI SMA Pengangan Siswa Edisi Revisi.

Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mayani, S. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Pada Materi Program Linear. Metro: Jurnal Pendidikan Matematika.Vol. 5, No. 1: 28

Nurhidayah, D.A & Sari,P,K,C. 2014. Penerapan Pendekatan PMRI Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Prestasi Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kecamatan Bungkal Tahun Pelajaran 2013/2014.Bungkal: Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.

03,No. 03: 1-9

Prastowo, A. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Tematik: Tinjauan Teoritis dan Praktik Edisi Pertama. Jakarta: Kencana.

Rosiyanti, H. 2016. Penggunaan Software Lindo dengan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Motivasi Belajae Mahasiswa Matematika Angkatan 2013 pada Matakuliah Program Linear. Jakarta:

Universitas Muhammadiyah Jakarta. Vol. 2, No. 2: 20-21

Rusdi, M. 2018. Penelitian Desain dan Pengembangan Kependidikan Edisi 1 Cetak 1.

Jakarta: Rajawali Pers.

Sanjaya, W. 2013. Rencana&Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Setiawan, D, dkk. 2017. Pengembangan Bahan Ajar. Banten: Universitas Terbuka Sugiartha, I. 2010. Software LINDO, Staff Gunadarma. Retrieved from

sugiartha.staff.gunadarma.ac.id.

Suherman, E. 2003. Strategi Pengajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA

Tegeh, I, M, dkk.2014.Model Penelitian Pengembangan.Yogyakarta:Graha Ilmu Thiagarajan, S., Semmel, D.s & Semmel, M. I. 1974. Instructional Development for

Training Teachers of Expectional Children. Minneapolis, <innesota:

Leadership Training Institude/Special Education. University of Minnesota.

Trianto. 2007. Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Surabaya:

Pustaka Ilmu

97

Wijaya, A. 2012. Pendidikan Matematika Realistik. Yogyakarta: Graha Ilmu

Yuanita, P,dkk. 2018. The effectiveness of Realistic Mathematics Education approach:

The role of mathematical representation as mediator between mathematical belief and problem solving. Mathematics Education Journal 2018, (1), 17.Retrieved from| https://doi.org/10.1371/journal.pone.0204847

Yusuf, S. 2012. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Rosda Karya Zakaria & Syamaun. 2017. The Effect of Realistic Mathematics Education Approach

on Students’ Achievement And Attitudes Towards Mathematics. Mathematics Education Trends and Research 2017, (1), 32-40. doi: 10.5899/2017/metr-00093

Zulmaulida, R. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Program Linear Berbantuan LINDO Software. Bandung: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika STIKIP Siliwangi. Vol. , No. 2

LAMPIRAN 1

Tabel 2.2 Integrasi Modul dengan Pendekatan RME

No Karakteristik Modul Karakteristik Pendekatan RME

1 Self instruction Penggunaan konteks:

Adapun penyajian materi pada modul ini menggunakan konteks realistic untuk semua bagian penyajian materi. Hal ini sesuai dengan salah satu karakter self instruction yaitu kontekstual yang menyajikan materi terkait lingkungan sekitar.

2 Self contained Penggunaan model untuk matematisasi progresif:

Penyajian materi yang utuh sesuai dengan karakteristik modul yakni seld contained akan memberi kemudahan bagi peserta didik untuk melakukan pemodelan untuk matematisasi progresif terhadap masalah yang diselesaikan.

3 Berdiri sendiri Pemanfaatan hasil konstruksi:

Menggunakan berbantuan LINDO dengan pendekatan RME berbasis pendekatan RME yang memuat materi yang utuh dan sesuai dengan karakter modul yakni dapat berdiri sendiri, hal ini dapat membantu peseta didik untuk memperoleh banyak informasi sehingga bisa dimanfaatkan untuk membantu merumuskan hasil konstruksi pada setiap masalah yang sedang didiskusikan.

4 Adaptif Keterkaitan:

Modul berbantuan LINDO dengan pendekatan RME akan memuat hal yang menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga dapat membantu peserta didik pada tahap ini untuk menemukan keteriatan materi pelajaran dengan beragam unsur lainnya sesuai dengan salah satu karakter modul yakni adaptif.

5 Akrab Interaktivitas:

Modul berbantuan LINDO dengan pendekatan RME mempunyai salah satu karakteristik yakni akrab/user friendly yang akan membantu peseta didik untuk dapat terhubung dengan peserta didik lainnya atau guru, sehingga berpengaruh terhadap interaktivitas peserta didik.

LAMPIRAN 2

Tabel 3.1 Storyboard Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME

No Bagian Modul Gambar Keterangan

1. Halaman Sampul Modul

Halaman cover modul.

Pada kotak nomor 1 akan dituliskan judul modul, kotak nomor 2 akan dituliskan edisi materi pada modul, pada kota nomor 3 akan dituliskan nama pemilik modul, pada kotak nomor 4 akan

pasangkan logo

Universitas Jambi, dan background akan diletakkan sebagai gambar latar.

2. Halaman Kata Pengantar

Halaman kata pengantar akan dibuat dengan rancangan seperti disamping. Kotak nomor 1 akan dituliskan headline kata pengantar, pada kotak nomor 2 akan dituliskan isi, dan pada kotak nomor 4 akan dituliskan nama penulis modul.

3. Halaman Daftar Isi

Halaman daftar isi, Kotak berwarna kuning akan diisi keterangan halaman, kotak nomor 1 akan di letakkan gambar segitiga dan segiempat yang bervariasi, kotak nomor 2 akan ditulis judul daftar isi, pada kotak nomor 3 akan dituliskan sedikit latar belakang, pada kotak nomor 4 akan dituliskan daftar isi beserta nomor halamannya, pada kotak nomor 5 akan ditulis nama penulis modul.

4. Halaman Peta Informasi

Halaman peta informasi modul. Kotak berwarna biru penuh akan memuat keterangan halaman, kotak nomor 1 akan memuat judul peta informasi modul, kotak nomor 2 akan berisi deskripsi singkat informasi modul, dan kotak nomor 3 akan dibuat nama penulis modul.

5. Halaman Peta Konsep

Halaman peta konsep.

Kotak berwarna biru memuat keterangan halaman, kotak nomor 1 akan ditulis judul “Peta Konsep Materi”, kotak nomor 2 akan dituliskan peta konsep, dan kotak nomor 3 akan dibuat nama penulis modul.

6. Halaman KI dan KD, Tujuan dan Manfaat, serta Petunjuk Penggunaan Modul

Kotak berwarna biru akan dituliskan nomor halaman, kotak nomor 1 akan dituliskan KI dan KD, kotak nomor 2 akan dituliskan tujuan dan manfaat penggunaan modul ini, kotak nomor 3 akan dituliskan petunjuk penggunaan modul, dan kotak nomor 4 akan dibuat nama penulis modul.

7. Halaman Kegiatan Pembelajaran

Pada kotak biru penuh akan memuat keterangan halaman, pada kotak nomor 1 akan memuat urutan kegiatan pembelajaran, pada kotak nomor 2 akan dituliskan headline untuk kegiatan pembelajaran tersebut, pada kotak nomor 3 akan

memuat tujuan

pembelajaran pada kegiatan tersebut, pada kotak nomor 4 akan memuat gambar dan informasi penting terkait wawasan mengenai informasi umum, kotak nomor 6 memuat nama penulis modul. Kotak nomor 5 memuat informasi software LINDO.

8. Halaman isi materi kegiatan belajar

Halaman isi materi Pada kotak nomor 1 berisi karakteristik pendekatan PMR, pada kotak nomor 2 berisi pendekatan

saintifik yang

disesuaikan, pada kotak nomor 3 berisi gambar dan headline, pada kotak nomor 4 berisi masalah kontekstual, pada kotak nomor 5 berisi informasi penting terkait, pada kotak nomor 6 berisi nama penulis modul, dan pada kotak berwarna biru berisi nomor halaman.

9. Halaman Latihan atau Tugas dan tes mandiri

Halaman latihan atau tugas dan tes mandiri dengan kotak biru penuh adalah berisi keterangan halaman, kotak nomor 1 berisi headline kegiatan, kotak nomor 2 berisi gambar, kotak nomor 3 berisi soal, dan kotak nomor 4 berisi nama penulis modul.

10. Halaman Glosarium dan halaman daftar pustaka

Halaman glosarium dan halaman daftar pustaka akan dibuat desain layout seperti pada rancangan disamping, dengan kotak berwarna biru penuh adalah keterangan halaman, kotak nomor 1

adalah judul

kegiatan/headline, kotak nomor 2 berisi glosarium dan atau daftar pustaka.

Kotak nomor 3 adalah nama penulis modul.

LAMPIRAN 3

Tabel 3.2. Kisi-Kisi Angket Validasi oleh Ahli Materi

Aspek Butir Penilaian No. Butir

Instrumen Kelayakan Isi Kesesuaian materi pelajaran SPtLDV dengan peta konsep

pada modul dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME

1

Kejelasan isi modul SPtLDV dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME

2 Kesesuaian tujuan pembelajaran dengan isi modul

SPtLDV dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME

3

Pemaparan materi SPtLDV yang logis 4

Kesesuaian materi SPtLDV dengan kurikulum 2013 5 Kesesuaian materi SPtLDV dengan konsep yang berlaku 6 Keruntunan penyajian materi SPtLDV

Kesesuaian notasi dan simbol yang digunakan dengan notasi dan simbol yang berlaku pada materi SPtLDV

7 Kesesuaian tingkat kesulitan materi SPtLDV dengan

tingkat berpikir peserta didik di SMA

8 Keterkaitan materi SPtLDV pada modul dengan konteks

nyata atau realistic

9 Kelengkapan rangkuman materi SPtLDV pada setiap

kegiatan pembelajaran

10 Keterkaitan contoh, latihan dan tugas dengan materi

SPtLDV yang disajikan dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME

11

Memuat informasi tambahan yang relevan dengan materi 12 Konteks isi modul menyesuaikan dengan perkembangan

ilmu pengetahuan dan teknologi

13 Bahasa pada

Modul

Kesesuaian penggunaan bahasa pada modul degan tingkat perkembangan peserta didik SMA

14 Bahasa yang digunakan pada modul sederhana 11 Bahasa yang digunakan pada modul komunikatif 12 Mendorong

keingintahuan dan keaktifan

Modul dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME membantu peserta didik untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran

13

Modul dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME menarik keingintahuan peserta didik

14 Kelengkapan

komponen

Kelengkapan informasi/topik tambahan yang terintegrasi dengan materi pelajaran untuk menambah wawasan perserta didik menggunakan dengan berbantuan LINDO dan pendekatan RME

15

LAMPIRAN 4

Tabel 3.3. Kisi-Kisi Angket Validasi oleh Ahli Desain

Aspek Butir Penilaian No. Butir

Instrumen Struktur penulisan

modul

Memuat kompetensi inti dan kompetensi dasar yang jelas pada materi SPtLDV

1 Memuat kata pengantar, daftar isi, dan latar belakang

modul

2

Memuat deskripsi singkat modul 3

Memuat deskripsi peta konsep modul 4

Memuat manfaat dan tujuan pembelajaran 5

Memuat petunjuk penggunaan modul 6

Memuat uraian materi SPtLDV 7

Memuat ringkasan materi SPtLDV 8

Memuat latihan atau tugas SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

9

Memuat post test 10

Memuat tindak lanjut terhadap penilaian 11

Memuat daftar pustaka 12

Karakteristik pendekatan RME

Konteks atau permasalahan realistik digunakan sebagai titik awal modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

13

Kegiatan pembelajaran pada modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME menuntun peserta didik untuk matematisasi progresif

14

Kegiatan pembelajaran pada modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME mengarahkan peserta untuk menggunakan hasil konstruksinya dalam menyelesaikan permasalahan

15

Adanya soal-soal yang dapat menimbulkan interaktivitas dalam kegiatan pembelajaran

16 Adanya keterkaitan antar konsep materi 17

LAMPIRAN 5

Tabel 3.4. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Perorangan (Oleh Guru)

Aspek Indikator No. Butir

Instrumen Kelayakan Isi Materi dalam modul sesuai dengan KI, KD, dan indikator

SPtLDV

1 Modul membantu peserta didik dalam proses pembelajaran 2 Modul bermanfaat untuk menambah wawasan

pengetahuan

3 Materi dalam modul disajikan secara runtun 4

Kebahasaan Penggunaan bahasa sesuai dengan EYD 5

Penggunaan bahasan mudah dipahami 6

Penggunaan bahasa yang komunikatif 7

Informasi yang disajikan dalam modul jelas 8 Informasi yang disajikan dalam modul mudah dipahami 9

Penyajian Tujuan pembelajaran jelas 10

Penggunaan ilustrasi menarik 11

Penggunaan jenis dan ukuran huruf sesuai 12

Tata letak tulisan sesuai 13

Desain tampilan modul menarik 14

Kepraktisan Penggunaan

Modul mudah digunakan 15

Petunjuk penggunaan modul jelas 16

Modul memfasilitasi peserta didik belajar secara mandiri 17

Modul mudah dibawa kemana-mana 18

LAMPIRAN 6

Tabel 3.5. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Kelompok Kecil dan Uji Coba Kelompok Besar (Oleh Siswa) Terhadap Modul Berbantuan LINDO

a. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Kelompok Kecil (Oleh Siswa) Terhadap Modul Berbantuan LINDO

Aspek Indikator No. Butir

Instrumen

Tampilan Teks mudah dibaca 1

Gambar yang disajikan jelas 2

Gambar yang ditampilkan sesuai 3

Ada keterangan disetiap gambar 4

Gambar yang ditampilkan menarik 5

Gambar yang disajikan sesuai dengan materi 6 Penyajian

materi

Modul menyajikan konsep dengan ilustrasi masalah realistic atau kehidupan sehari-hari

7 Modul menggunakan contoh soal yang berkaitan dengan

kehidupan sehari-hari

8 Penyajian materi pada modul ini mendorong untuk

berdiskusi dengan teman-teman

9

Materi dalam modul ini mudah dipahami 10

Materi dalam modul ini disajikan dengan runtun 11 Modul memudahkan peserta didik untuk mengikuti

kegiatan belajar

12 Kalimat-kalimat dalam modul mudah dimengerti 13 Tidak ada kalimat yang menimbulkan makna ganda dalam

modul ini

14

Lambang atau simbol mudah dipahami 15

Istilah-istilah dalam modul ini mudah dipahami 16

Contoh soal sudah sesuai dengan materi 17

Manfaat Modul ini memberikan penjelasan materi yang mudah dipahami

18 Modul ini membuat peserta didik lebih mudah dalam

kegiatan belajar

19 Modul ini membuat peserta didik tertarik untuk belajar 20 Gambar dan desain modul membuat peserta didik

termotivasi untuk belajar

21 Informasi tambahan yang disajikan dapat menambah

wawasan peserta didik

22 Dengan modul ini peserta didik lebih rajin untuk belajar 23 Kepraktisan

penggunaan

Petunjuk penggunaan modul jelas 24

Modul memfasilitasi untuk belajar secara mandiri 25

Modul mudah dibawa kemana-mana 26

b. Kisi-Kisi Angket Uji Coba Kelompok Besar (Oleh Siswa) Terhadap Modul Berbantuan LINDO

Variabel Indikator Description No Soal

Penggunaan Modul Berbatuan LINDO dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) pada Materi Program Linear

Tampilan Modul

Modul pembelajaran dapat langsung digunakan sebagai sumber belajar.

1 Tampilan gambar, tabel, dan warna yang digunakan pada modul menarik

2 Kegiatan belajar dengan modul pembelajaran dapat menumbuhkan minat untuk belajar

3

Penggunaan huruf pada modul pembelajaran sesuai

4

Perintah pada modul pembelajaran mudah dipahami

5

Materi yang disajikan pada modul pembelajaran mudah dipahami

6

Keefektifan Waktu

Waktu belajar menggunakan modul pembelajaran lebih efektif dan cepat

7

Format Penulisan

Bahasa yang digunakan pada modul pembelajaran dipahami

8

Tulisan dan gambar pada modul pembelajaran jelas

9

LAMPIRAN 7

Tabel 3.6. Kisi-Kisi Lembar Observasi

No Aspek yang Diamati YA TIDAK KET

A Kegiatan Guru

1 Menggunakan kurikulum 2013

2 Penyampaian tujuan pembelajaran oleh guru 3 Penyampaian topik pelajaran oleh guru

4 Penyampaian manfaat materi segitiga dan segiempat dalam kehidupan sehari-hari oleh guru 5 Pembagian kelompok kecil oleh guru

6 Pemberian instruksi kegiatan belajar oleh guru B Kegiatan Peserta Didik

7 Peserta didik memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru

8 Pembagian modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

9 Peserta didik membaca petunjuk penggunaan SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan

RME

10 Peserta didik melihat peta konsep materi untuk mengetahui gambaran materi secara umum 11 Peserta didik menggunakan daftar isi untuk

menemukan halaman kegiatan belajar mengenai materi yang sedang diajarkan

12 Peserta didik memahami masalah kontekstual yang diberikan dalam modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

13 Peserta didik mudah memahami konteks pada masalah kontekstual yang disajikan

14 Peserta didik menggunakan gambar/ilustrasi sebagai informasi tambahan dalam modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

15 Peserta didik mendeskripsikan masalah kontekstual dalam modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

16 Peserta didik menyelesaikan masalah kontekstual 17 Peserta didik bekerja sama dengan teman satu

kelompok

18 Peserta didik bertanggung jawab terhadap tugas yang telah ditetapkan dalam kelompok

19 Peserta didik mendiskusikan jawaban dan hasil diskusi kelompok kecil

20 Peserta didik memiliki kepedulian terhadap kesulitan sesama anggota kelompok

21 Peserta didik mengambil keputusan dari pertimbangan anggota kelompok

22 Peserta didik bertanya dan menyampaikan pendapat saat diskusi

23 Peserta didik bersemangat mengerjakan latihan teka teki silang secara berkelompok

24 Peserta didik mengerjakan tugas dan latihan individu dengan kemampuan sendiri

25 Peserta didik membaca kolom editorial sebagai informasi tambahan mengenai materi pada halaman tersebut

26 Peserta didik bersemangat untuk mengetahui setiap halaman modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

27 Peserta didik melihat mengevaluasi hasil latihan pada akhir kegiatan pembelajaran

28 Peserta didik membca kalimat motivasi berupa suara pembaca pada bagian akhir kegiatan belajar 29 Peserta didik termotivasi untuk melanjutkan

pelajaran ke bagian berikutnya

30 Peserta didik mampu mempelajari materi pada modul dengan tampilan majalah tanpa bimbingan dari guru

31 Peserta didik aktif dalam kegiatan belajar menggunakan modul SPtLDV berbantuan LINDO dengan pendekatan RME

LAMPIRAN 8

Tabel 3.7 Kriteria Persentase Kevalidan Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME

Pencapaian Nilai (Skor) Kategori Validitas Keterangan

67.00 − 120.6 Tidak Valid Tidak boleh digunakan

120.7 − 174,3 Kurang Valid Tidak boleh digunakan

174,4 − 228

Cukup Valid Boleh digunakan setelah direvisi besar 228.1 − 281.7

Valid Boleh digunakan dengan revisi kecil 281.2 − 335

Sangat Valid Sangat baik untuk digunakan

Akbar (2013:78)

LAMPIRAN 9

Tabel 3.8 Kriteria Persentase Kepraktisan Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME

Pencapaian Nilai (Skor) Kategori Praktikalitas Keterangan

113 − 203,4 Tidak Praktis Tidak mudah digunakan

203,5 − 293,9 Kurang Praktis Tidak mudah digunakan 294 − 384,4

Cukup Praktis Mudah digunakan setelah direvisi besar 384,5 − 474,9

Praktis Mudah digunakan dengan revisi kecil

475 − 565 Sangat Praktis Sangat mudah untuk digunakan Akbar (2013:78)

LAMPIRAN 10

Tabel 3.9 Kriteria Persentase Keefektifan Modul Berbantuan LINDO dengan Pendekatan RME

Ketuntasan Klasikal Kategori Efektifitas

81,00 − 100,00 Sangat efektif, atau dapat digunakan tanpa revisi 61,00 − 80,00 Efektif, atau dapat digunakan namun perlu direvisi 41,00 − 60,00 Kurang efektif, disarankan tidak dipergunakan karena perlu

direvisi besar

21,00 − 40,00 Tidak efektif atau tidak boleh digunakan 00,00 − 20,00 Sangat tidak efektif atau tidak boleh dipergunakan

Akbar (2013: 42)

LAMPIRAN 11

Tabel 3.10 Kisi-kisi Angket Respon Siswa

Indikator

No.

soal Tampilan modul (sampul dan isi) matematika ini menarik 1 Modul matematika ini membuat saya lebih bersemangat dalam belajar matematika 2 Modul matematika ini mendukung saya untuk menguasai pelajaran matematika, khususnya pada materi Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel

3 Modul ini dapat memotivasi saya untuk mempelajari materi Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel

4 Modul ini dapat meningkatkan partisipasi saya dalam belajar matematika 5 Modul ini dapat saya gunakan untuk belajar secara mandiri (sendiri) 6 Penyampaian materi dalam modul matematika ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan IPTEK

7 Modul ini membuat saya tertarik untuk mempelajari Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel

8 Materi yang disajikan pada modul ini mudah saya pahami 9 Contoh atau masalah yang disajikan di modul ini berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan juga mempunyai keterkaitan dengan penggunaan IPTEK

10 Modul ini dapat membantu saya dalam menyelesaikan persoalan matematika pada materi Sitem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel

11 Kalimat dan paragraf yang digunakan dalam modul ini jelas dan mudah dipahami 12 Bahasa yang digunakan dalam modul matematika ini sederhana dan mudah dimengerti

13

Huruf yang digunakan sederhana dan mudah dibaca. 14

Materi yang disajikan bersifat mengkonstruksi pengetahuan siswa 15 Materi dapat merangsang siswa untuk menemukan pengetahuannya sendiri. 16 Pertanyaan-pertanyaan dapat mendorong dan membimbing siswa terkait materi pelajaran.

17 Materi pada modul pembelajaran membuat siswa dapat diarahkan untuk berdiskusi. 18 Contoh soal yang prosedural dan cara menyelesaikannya dapat dipahami 19

Terdapat rangkuman atas materi yang dipelajari 20 Soal tes dapat digunakan sebagai dasar menilai hasil belajar 21 Pembelajaran dengan modul dapat menanamkan nilai kemandirian dalam diri saya 22 Pembelajaran dengan modul dapat membuat saya berfikir kreatif 23

LAMPIRAN 12

Lembar Validasi Instrumen Angket Validasi Oleh Ahli Materi

Lembar Validasi Instrumen Angket Validasi Oleh Ahli Desain

Lembar Validasi Instrumen Angket Validasi Oleh Praktisi Guru

Lembar Validasi Instrumen Pedoman Wawancara Terstruktur Peserta Didik

Lembar Validasi Instrumen Angket Respon Peserta Didik

Lembar Validasi Instrumen Lembar Observasi Penggunaan Modul Berbantuan LINDO Oleh Peserta Didik

Lempiran 13

Lembar Validasi Materi Oleh Ahli Materi

Lampiran 14

Lembar Validasi Materi Oleh Ahli Desain

Lampiran 15

Lembar Validasi Angket Respon Praktisi Oleh Guru Mata Pelajaran Terhadap Pengembangan Modul

Lampiran 16

Angket Wawancara Terstruktur Terkait Respon Peserta Didik Terhadap Modul Berbantuan LINDO

Lampiran 17

Angket Respon Peserta Didik Terhadap Modul Berbantuan LINDO

Lampiran 18

Soal dan Penyelesaiannya

No Soal dan Penyelesaian

Dalam dokumen KATA PENGANTAR (Halaman 105-135)