• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN TINGGI DAN INTERNET SEHAT BAGI SISWA SMK PGRI 7 MALANG

dilihat pada Tabel 1 dan pada Grafik 1 di bawah ini.

SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN TINGGI DAN INTERNET SEHAT BAGI SISWA SMK PGRI 7 MALANG

Lilik Kustiani, Yoyok Seby Dwanoko, Ari Brihandhono Universitas Kanjuruhan Malang

[email protected]

ABSTRAK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pendidikan tinggi, meningkatkan motivasi dan kesadaran siswa tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta meningkatkan pengetahuan mereka tentang internet sehat.Sebagai khalayak sasaran pengabdian, siswa kelas X, XI, dan XII SMK PGRI 7 Malangsebanyak 84 orang mendapatkan informasi, motivasi, dan pengarahan dari tim pengabdi tentang Perguruan Tinggi dan internet sehat. Ketiga hal ini penting bagi siswa SMK karena harapannya setelah mereka lulus akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Selain itu siswa juga dibekali tentang pentingnya membuka situs-situs internet yang sehat. Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyampaian informasi mengenai pentingnya pendidikan tinggi dan internet sehat melalui ceramah dan diskusi dengan seluruh peserta selama dua hari. Evaluasi kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu evaluasi awal, evaluasi proses, dan evaluasi akhir. Evaluasi yang diberikan berupa angket/daftar pertanyaan yang di bagikan kepada siswa. Dari hasil evaluasi kegiatan ini, terlihat adanya (1) Peningkatan pemahaman siswa tentang pendidikan tinggi dan pentingnya melanjutkan pendidikan. (2) Peningkatan pengetahuan siswa tentang internet sehat.

Kata Kunci: Pendidikan tinggi; Internet sehat

PENDAHULUAN

Pendidikan merupakan hal penting bagi kemajuan sebuah Negara. Oleh karena itu pendidikan perlu diprioritaskan. Sumber daya manusia yang bermutu merupakan produk pendidikan, hal ini merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Permasalahan SDM saat ini semakin lama semakin kompleks dan menarik bila dikaji dari sudut pandang dunia akademik maupun sudut pandang masyarakat umum. Pengetahuan tidak hanya didapat melalui pelajaran di sekolah saja. Saat ini dunia maya sangat mudah diakses oleh siswa dalam mencari informasi mengenai pelajaran sekolah ataupun informasi lainnya.

Peran guru di sekolah dalam meningkatkan pengetahuan siswa agar memahami akan pentingnya melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi (setelah lulus SMA yaitu melanjutkan ke perguruan tinggi) sangat perlu dilakukan guru karena murid-murid enggan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu guru juga berperan dalam mengarahkan siswa- siswanya untuk membuka internet agar memperoleh tambahan informasi yang tidak diperoleh di sekolah. Besarnya korelasi faktor dari dalam anak, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah terhadap minat masuk perguruan tinggi sebesar 0.376, 0.333 dan 0.29 (Suprapto,2007).

Salah satu lokasi yang dijadikan mitra oleh tim pengabdi adalah SMK PGRI 7 Malang. SMK PGRI 7 Malang memiliki siswa dengan latar belakang pendidikan orang tua yang beragam. Mulai dari tidak tamat sekolah, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Tetapi kebanyakan dari orangtua mereka tidak ingin anaknya melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi karena dianggap menghabiskan banyak biaya. Para orangtua menginginkan anak mereka segera tamat sekolah dan bekerja atau menikah. Usia siswa SMK merupakan usia yang sangat rawan karena siswa-siswa tersebut mudah terpengaruh baik melalui media televisi maupun internet. Media internet saat ini adalah media yang sangat mudah untuk diakses karena melalui handphone dapat membuka internet. Chabibie, (2014) menyatakan bahwa internet merupakan bagian dari hidup sebagai sarana komunikasi dan mencari informasi secara meluas.

Hal ini yang membuat tim pengabdi ingin memberikan pengetahuan tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, memberikan informasi mengenai internet sehat dalam memperoleh informasi.

130

Luaran yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah siswa-siswa mulai sadar akan pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan dapat mengoperasikan internet sehat dengan membuka situs-situs yang tidak berbau pornografi ataupun kekerasan yang mengarah kepada SARA.

METODEPELAKSANAAN

Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan/sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan internet sehat. Khalayak sasarannya adalah siswa kelas X, XI, dan XII SMK PGRI 7 Malang sebanyak 84 orang. Proses penyuluhan menggunakan alat multimedia berupa LCD proyektor agar memudahkan siswa dalam menerima materi. Selain itu siswa juga diberi fotokopi materi agar dapat dibaca di rumah. Dalam penyampaian sosialisasi perlu dilakukan evaluasi. Evaluasi dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi pasca penyuluhan. Indikator keberhasilan dalam kegiatan pengabdian ini adalah adanya peningkatan kemampuan di bidang pendidikan dan kesadaran siswa akan pentingnya pendidikan tinggi dan internet sehat.

HASILYANGDICAPAI

Berdasarkan hasil evaluasi baik evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi pasca penyuluhan didapatkan siswa yang mengisi angket sebanyak 79% menyambut positif untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dan sudah memahami tentang pentingnya internet sehat. Siswa memahami tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna mempermudah memperoleh pekerjaan, melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dapat melalui jalur umum dan beasiswa. Siswa juga sudahmemahami arti internet sehat, cara membuka internet yang bebas dari pornografi, dan bagaimana mencari informasi tentang pelajaran yang bermanfaat bagi siswa.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil kegiatan pelaksanaan pengabdian pada masyarakat dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Program pengabdian kepada masyarakat di SMK PGRI 7 Malang mendapat respon positif. 2. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat sangat bermanfaat bagi siswa SMK

PGRI 7 Malang dalam memberikan pengetahuan baru tentang jenjang pendidikan tinggi dan internet sehat bagi siswa.

Saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Masih diperlukan arahan dan motivasi yang berkelanjutan dari guru-guru dan kepala sekolah mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

2. Mengupayakan memberikan fasilitas belajar berupa tempat dan sarana penunjang untuk mengakses internet.

DAFTAR PUSTAKA

Chabibie, M. Hasan. Internet Sehat [Internet]. Available from: http://disdikpora- boyolali.info/page/94/internet-sehat.aspx

Suprapto. 2007. Minat Masuk Perguruan Tinggi Bagi Siswa Kelas III Program Keahlian Teknik Instalasi Listrik pada SMK di Purworejo. Laporan Penelitian UNNES.

131

PENINGKATAN PEMBELAJARAN DENGAN PENERAPAN MODEL-MODEL

Dokumen terkait