9.PERUSAHAAN ASURANSI PERUSAHAAN ASURANSI
IV. TUJUAN PENGANGKUTAN TUJUAN PENGANGKUTAN
IV. TUJUAN PENGANGKUTANTUJUAN PENGANGKUTAN
Secara umum dinyatakan bahwa setiap pengangkutan bertujuan untuk tiba di tempat Secara umum dinyatakan bahwa setiap pengangkutan bertujuan untuk tiba di tempat tujuan dengan selamat dan meningkatkan nilai guna bagi penumpang ataupun barang tujuan dengan selamat dan meningkatkan nilai guna bagi penumpang ataupun barang yang diangkut (Pasal 3)
yang diangkut (Pasal 3)
Tiba di tempat tujuan artinya proses pemindahan dari satu tempat ke tempatTiba di tempat tujuan artinya proses pemindahan dari satu tempat ke tempat tujuan berlangsung tanpa hambatan dan kemacetan, sesuai dengan waktu yang tujuan berlangsung tanpa hambatan dan kemacetan, sesuai dengan waktu yang direncanakan
direncanakan atau atau tepat tepat waktu.waktu.
Dengan selamat artinya penumpang dalam keadaan sehat tidak mengalami bahayaDengan selamat artinya penumpang dalam keadaan sehat tidak mengalami bahaya yang mengakibatkan luka, sakit, atau meninggal dunia. Jika yang diangkut itu yang mengakibatkan luka, sakit, atau meninggal dunia. Jika yang diangkut itu barang,
barang, selamat selamat artinya artinya barang barang tidak tidak mengalami mengalami yang dianyang diangkut tidak gkut tidak mengalamimengalami kerusakan.
kerusakan.
meningkatkan nilai guna artinya nilai sumber daya manusia dan barang di tempatmeningkatkan nilai guna artinya nilai sumber daya manusia dan barang di tempat tujuan menjadi lebih tinggi bagi kepentingan manusia dan pelaksanaan tujuan menjadi lebih tinggi bagi kepentingan manusia dan pelaksanaan pembangunan
pembangunan
Pada umumnya setiap bidang usaha pengangkutan mempunyai tujuan masing-masing, Pada umumnya setiap bidang usaha pengangkutan mempunyai tujuan masing-masing, antara lain sebagai berikut :
antara lain sebagai berikut :
1.
1. Tujuan Pengangkutan dengan Kereta ApiTujuan Pengangkutan dengan Kereta Api
Secara khusus, pengangkutan dengan kereta api menurut pasal 3 UU tentang Secara khusus, pengangkutan dengan kereta api menurut pasal 3 UU tentang perkeretaapian bertujuan untuk :
a.
a. Memperlancar perpindahan orang atau barang secara masal denganMemperlancar perpindahan orang atau barang secara masal dengan
selamat, aman, nyaman, cepat dan lancar, tepat, tertib, teratur dan efisien. selamat, aman, nyaman, cepat dan lancar, tepat, tertib, teratur dan efisien. b.
b. Menunjang pemerataan, pertumbuhan, stabilitas, pendorong danMenunjang pemerataan, pertumbuhan, stabilitas, pendorong dan penggerak pembangunan nasional.
penggerak pembangunan nasional. Secara masal
Secara masal mengandung pengertian bahwa kereta api memiliki kemampuan untuk mengandung pengertian bahwa kereta api memiliki kemampuan untuk mengangkut orang atau barang dalan jumlah atau volume besar setiap kali mengangkut orang atau barang dalan jumlah atau volume besar setiap kali perjalanannya.
perjalanannya. SelamatSelamat artinya terhindarnya perjalanan kereta api dari kecelakaanartinya terhindarnya perjalanan kereta api dari kecelakaan akibat factor internal
akibat factor internal. Aman. Aman artinya terhindarnya perjalanan kereta api akibat factor artinya terhindarnya perjalanan kereta api akibat factor eksternal, baik berupa gangguan alam maupun manusia.
eksternal, baik berupa gangguan alam maupun manusia. Nyaman Nyaman artinya terwujudnya artinya terwujudnya ketenangan dan ketentraman bagi penumpang selama perjalanan kereta api.
ketenangan dan ketentraman bagi penumpang selama perjalanan kereta api. CepatCepat dan lancar
dan lancar artinya perjalanan kereta api dengan waktu yang singkat dan tanpa artinya perjalanan kereta api dengan waktu yang singkat dan tanpa gangguan.
gangguan. TepatTepat artinya terlaksananya perjalanan kereta api sesuai dengan jadwal danartinya terlaksananya perjalanan kereta api sesuai dengan jadwal dan peraturan.
peraturan. Efisien Efisien artinya penyelenggaraan kereta api yang mampu memberikanartinya penyelenggaraan kereta api yang mampu memberikan manfaat maksimal.
manfaat maksimal.
2.
2. Tujuan Pengangkutan dengan Kendaraan UmumTujuan Pengangkutan dengan Kendaraan Umum
Secara khusus, tujuan pengangkutan dengan kendaraan umum adalah untuk : Secara khusus, tujuan pengangkutan dengan kendaraan umum adalah untuk :
a.
a. Mewujudkan lalu lintas dan pengangkutan jalan dengan selamat, aman, cepat,Mewujudkan lalu lintas dan pengangkutan jalan dengan selamat, aman, cepat, lancer, tertib dan teratur, serta nyaman dan efisien d
lancer, tertib dan teratur, serta nyaman dan efisien dengan biaya yangengan biaya yang terjangkau oleh daya beli masyarakat;
terjangkau oleh daya beli masyarakat; b.
b. Mampu memadukan moda transportasi lainnya;Mampu memadukan moda transportasi lainnya; c.
c. Mampu menjangkau seluruh pelosok wilayah daratan;Mampu menjangkau seluruh pelosok wilayah daratan; d.
d. Manunjang pemerataan, pertumbihan, dan stabilitas pembangunan nasional;Manunjang pemerataan, pertumbihan, dan stabilitas pembangunan nasional; dan
dan e.
e. Mendorong, menggerakkan, dan menunjang pembangunan nasional.Mendorong, menggerakkan, dan menunjang pembangunan nasional. Maksud
Maksud mampu mampu memadukan memadukan moda moda pengangkutan lpengangkutan lainnyaainnya adalah kemampuan moda adalah kemampuan moda lalu lintas dan angkutan jalan untuk memadukan moda pengangkutan kereta api, laut lalu lintas dan angkutan jalan untuk memadukan moda pengangkutan kereta api, laut dan udara satu dengan lainnya, antara lalin dengan menghubungkan dan dan udara satu dengan lainnya, antara lalin dengan menghubungkan dan
mendinamisasikan antarterminal atau simpul-simpul lainnya dengan ruang kegiatan. mendinamisasikan antarterminal atau simpul-simpul lainnya dengan ruang kegiatan. Mampu menjangkau seluruh
Mampu menjangkau seluruh pelosok wilayah daratanpelosok wilayah daratan mengandung pengertian bahwa mengandung pengertian bahwa lalu lintas angkutan jalan memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan ke lalu lintas angkutan jalan memiliki kemampuan untuk memberikan pelayanan ke seluruh pelosok wilayah daratan, baik malalui prasarana lalu lintas dan pengangkutan seluruh pelosok wilayah daratan, baik malalui prasarana lalu lintas dan pengangkutan jalan
jalan itu itu sendiri sendiri atau atau merupakan merupakan keterpaduaan keterpaduaan dengan dengan lintas lintas sungai sungai atau atau danaudanau maupun dengan moda pengangkutan kereta api, alut dan udara.
maupun dengan moda pengangkutan kereta api, alut dan udara.
3.
3. Tujuan Pengangkutan dengan KapalTujuan Pengangkutan dengan Kapal
Perusahaan pengangkutan perairan bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan Perusahaan pengangkutan perairan bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan oleh pengoperasian kapalnya berupa :
oleh pengoperasian kapalnya berupa :
Kematian atau lukanya penumpang yang dianggkut;Kematian atau lukanya penumpang yang dianggkut;
Musnah, hilang atau rusaknya barang yang diangkut;Musnah, hilang atau rusaknya barang yang diangkut;
Keterlambatan pengangkutan penumpang atau barang yang diangkut; danKeterlambatan pengangkutan penumpang atau barang yang diangkut; dan
Kerugian pihak ketiga.Kerugian pihak ketiga.
Pada pengangkutan perairan dengan kapal, tempat pemuatan dan penurunan Pada pengangkutan perairan dengan kapal, tempat pemuatan dan penurunan penumpang/ pembongkaran ba
penumpang/ pembongkaran barang disebut pelabuhan. rang disebut pelabuhan. Pelabuhan pemuatan di tempatPelabuhan pemuatan di tempat pemberangkatan
pemberangkatan disebut disebut embarkasi, embarkasi, sedangkan sedangkan pelabuhan pelabuhan pembongkaran pembongkaran di di tempattempat tujuan disebut debarkasi.
tujuan disebut debarkasi.
Pengangkutan dengan kapal bertujuan untuk : Pengangkutan dengan kapal bertujuan untuk :
a.
a. Memperlancar arus perpindahan orang atau barang melalui perairan denganMemperlancar arus perpindahan orang atau barang melalui perairan dengan mengutamakan dan melindungi pelayaran nasional dalam menunjang,
mengutamakan dan melindungi pelayaran nasional dalam menunjang, menggerakkan dan mendorong pencapaian tujuan pembangunan nasional; menggerakkan dan mendorong pencapaian tujuan pembangunan nasional; b.
b. Memantapkan perwujudan wawasan nusantara; danMemantapkan perwujudan wawasan nusantara; dan c.
c. Memperkukuh ketahanan nasional.Memperkukuh ketahanan nasional.
4.
4. Tujuan Pengangkutan dengan Pesawat UdaraTujuan Pengangkutan dengan Pesawat Udara
Pengangkutan dengan pesawat udara niaga menurut pasal 3 UU No. 15 Tahun 2992 Pengangkutan dengan pesawat udara niaga menurut pasal 3 UU No. 15 Tahun 2992 tentang Penerbangan bertujuan untuk :
tentang Penerbangan bertujuan untuk : a.
b.
b. Mengutamakan dan melindungi penerbangan nasional;Mengutamakan dan melindungi penerbangan nasional; c.
c. Menunjang pemerataan, pertumbuhan, dan Menunjang pemerataan, pertumbuhan, dan stabilitas pembagunan nasional;stabilitas pembagunan nasional; d.
d. Sebagai pndorong, penggerak dan penunjang pembangunan nasional; danSebagai pndorong, penggerak dan penunjang pembangunan nasional; dan e.
e. Mempererat hubungan antar bangsa.Mempererat hubungan antar bangsa.