• Tidak ada hasil yang ditemukan

Variabel Prestasi Kerja

Dalam dokumen DWI KUTATY GINTING /IM (Halaman 122-129)

4.3 Deskripsi Variabel Penelitian

4.3.1 Variabel Prestasi Kerja

Variabel prestasi kerja memiliki 3 dimensi dengan 5 indikator dalam 10 butir pertanyaan. Adapun hasil rekapitulasi dari jawaban responden terhadap pertanyaan-pertanyaan diranngkum pada Tabel 4.6.

Tabel 4.6. Distribusi Frekuensi dan Persentase berdasarkan Variabel Prestasi

3.18 Kurang Setuju

Potensi Diri 0 Hasil kerja optimal 0

(0)

3.12 Kurang Setuju Hasil kerja optimal 0

(0)

3.18 Kurang Setuju Ketepatan

3.24 Kurang Setuju

Ketepatan

3.19 Kurang Setuju

Pencapaian target

3.18 Kurang Setuju

Pencapaian target

3.38 Kurang Setuju

Bekerja sesuai

3.33 Kurang Setuju

Bekerja sesuai

3.33 Kurang Setuju

Total 3.22 (Cukup) Sumber: Hasil Penelitian, 2018 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.6, diketahui bahwa untuk pernyataan pertama, “saya memiliki kemampuan menghasilkan pekerjaan yang berkualitas”, terdapat 6 (4.84%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 24 (19.35%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 42 (33.87%), responden menjawab setuju sebanyak 46 (37.10%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 6 (4.84%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.18). Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata karyawan PT Permodalan Nasional Madani

(Persero) Cabang Medan yang belum memiliki kemampuan menghasilkan pekerjaan berkualitas. Hal ini dikarena pihak perusahaan kurang selektif dalam proses rekrutmen karyawan sehingga karyawan yang diterima tidak kompeten dibidangnya atau proses switching karyawan yang dilakukan oleh perusahaan tidak dibekali pelatihan karyawan yang mantap sehingga karyawan bekerja tidak maksimal.

Pernyataan kedua, “standar kualitas kerja perusahaan selama ini dapat saya capai dengan baik”, terdapat 34 (27.42%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 48 (38.71%), responden menjawab setuju sebanyak 37 (29.84%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 5 (4.03%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.10). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang belum mencapai standar kualitas kerja perusahaan dengan baik. Hal ini bisa saja terjadi bila perusahaan menuntut pencapaian yang terlalu tinggi sehingga banyak karyawan yang tidak bisa mencapai pencapaian yang diharapkan oleh perusahaan.

Diharapkan perusahaan selalu memberikan motivasi kepada karyawan agar dapat membangun semangat karyawan dalam mencapai pencapaian yang diharapkan oleh perusahaan.

Pernyataan ketiga, “saya memberikan hasil kerja yang optimal”, terdapat 37 (29.84%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 45 (36.29%), responden menjawab setuju sebanyak 32 (25.81%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 10 (8.06%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai

(rata-rata=3.12). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang belum memberikan hasil kerja yang optimal. Selain itu tuntutan kerja dari perusahaan yang terlalu banyak juga menjadi salah satu penyebabnya sehingga kinerja karyawan tidak optimal.

Pernyataan keempat, “saya mampu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan hasil sangat memuaskan”, terdapat 35 (28.23%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 45 (36.29%), responden menjawab setuju sebanyak 31 (25.00%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 13 (10.48%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.18). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang belum mampu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan hasil memuaskan. Hal ini disebabkan karyawan kurang mahir dibidang pekerjaannya. Penempatan karyawan yang tidak sesuai dengan kualifikasi juga merupakan salah satu faktor penyebabnya sehingga setiap tugas yang diberikan oleh perusahaan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

Pernyataan kelima, “saya selalu menyelesaikan tugas tepat waktu”, terdapat 37 (29.84%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 33 (26.61%), responden menjawab setuju sebanyak 41 (33.06%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 13 (10.48%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.24). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang tidak menyelesaikan

tugas dengan tepat waktu. Pemberian rewards kepada karyawan juga bisa membangkitkan semangat karyawan sehingga karyawan terpacu untuk bekerja lebih giat dan semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan tepat waktu.

Pernyataan keenam, “saya mampu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan waktu yang ditetapkan”, terdapat 40 (32.26%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 32 (25.81%), responden menjawab setuju sebanyak 41 (33.06%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 11 (8.87%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.19). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang tidak mampu menyelesaikan tugas yang diberikan dengan waktu yang ditetapkan.

Pernyataan ketujuh, “saya selalu dapat mencapai target”, terdapat 6 (4.84%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 31 (25.00%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 39 (31.45%), responden menjawab setuju sebanyak 31 (25.00%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 17 (13.71%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.18). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang tidak dapat mencapai target. Hal ini disebakan karena kurangnya motivasi yang diberikan oleh perusahaan, selain itu insentif ataupun bonus yang sedikit juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab pencapaian target tidak tercapai. Diharapkan perusahaan memberikan insentif atau bonus yang menarik kepada karyawan agar karyawan terpacu dalam pencapaian

target yang diberikan oleh perusahaan.

Pernyataan kedelapan, “saya selalu mampu bekerja melebihi target”, terdapat 6 (4.84%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 22 (17.74%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 35 (28.23%), responden menjawab setuju sebanyak 41 (33.06%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 20 (16.13%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3,38). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang belum mampu bekerja melebihi target. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada banyak cara yang harus dilakukan oleh perusahaan yaitu salah satunya best employee of the month. Cara ini bisa dilakukan agar karyawan lain termotivasi dalam bekerja dan melebihi target yang diharapkan oleh perusahaan.

Pernyataan kesembilan, “saya bekerja sesuai dengan standar operasional perusahaan”, terdapat 33 (26.61%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 38 (30.65%), responden menjawab setuju sebanyak 32 (25.81%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 21 (16.94%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3,33). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang bekerja belum sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan. Hal ini disebabkan karena kurangnya sosialisasi perusahaan terhadap seluruh karyawan sehingga banyak karyawan yang bekerja tidak sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan.

Pernyataan kesepuluh, “Saya selalu mengikuti instruksi yang diarahkan dengan tepat”, terdapat 28 (22.58%) responden menjawab Tidak Setuju, responden menjawab Kurang Setuju sebanyak 41 (33.06%), responden menjawab Setuju sebanyak 41 (33.06%) dan responden menjawab Sangat Setuju sebanyak 14 (11.29%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3,33). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang bekerja belum sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan. Diharapkan perusahaan memberikan briefing pagi sebelum melakukan pekerjaan sehingga karyawan lebih terarah dalam bekerja dan dapat bekerja sesuai Standar Operasional Perusahaan.

Tabel 4.6 memberikan informasi bahwa secara keseluruhan tingkat Prestasi Kerja Karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan dalam kategori “cukup” dengan nilai rata-rata 3,22. Hal ini menggambarkan bahwa tidak banyak karyawan yang prestasinya excellent sesuai dengan data prestasi kerja karyawan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yaitu karyawan dengan prestasi excellent menurun dari tahun 2015 – 2017 dan karyawan dengan prestasi yang membutuhkan perhatian khusus (Need Improvement) mengalami peningkatan dari tahun 2015 – 2017.

Hasil kerja karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan dapat diukur dari kualitas kerja, kuantitas kerja dan pelaksanaan tugas yang dilaksanakan sesuai tanggung jawab yang diberikan. Rata-rata jawaban yang paling tinggi berada pada dimensi kuantitas kerja dengan indikator Pencapaian Target Sesuai dengan Jumlah Program. Berarti Karyawan pada PT Permodalan

Nasional Madani (Persero) Cabang Medan kurang mampu bekerja melebihi target yang ditetapkan dan ditentukan perusahaan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Mangkunegara (2013) yang menyatakan bahwa pencapaian target adalah salah satu indikator yang digunakan perusahaan untuk mengukur prestasi kerja.

Dalam dokumen DWI KUTATY GINTING /IM (Halaman 122-129)