• Tidak ada hasil yang ditemukan

Variabel Tekanan Pekerjaan

Dalam dokumen DWI KUTATY GINTING /IM (Halaman 129-142)

4.3 Deskripsi Variabel Penelitian

4.3.2 Variabel Tekanan Pekerjaan

Tabel 4.7. Distribusi Frekuensi dan Persentase berdasarkan Variabel Tekanan Pekerjaan Bekerja di luar jam

kerja Bekerja di luar jam

kerja Standarisasi Kerja 4

3.23) Standarisasi Kerja 5

(4.03)

yang ada tidak jelas 3

yang ada tidak jelas 3

Tabel 4.7. Lanjutan Distribusi Frekuensi dan Persentase berdasarkan Variabel

3.37 Kurang Setuju

Tingkat kesulitan

3.38 Kurang Setuju

Kesesuaian

Sumber: Hasil Penelitian, 2018 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.7 diketahui bahwa untuk pernyataan pertama,

“bekerja di luar jam kerja merupakan keinginan saya”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 25 (20.16%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 39 (31.45%), responden menjawab setuju sebanyak 39 (31.45%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 18 (14.52%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.35). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang kurang setuju bekerja di luar jam kerja. Hal ini

disebabkan karena kurangnya insentif yang diberikan kepada karyawan dan karyawan yang bekerja di luar jam kerja tidak menjadi tolak ukur dalam penilaian prestasi kerja karyawan.

Pernyataan kedua, “saya mendapat banyak tugas pekerjaan yang dapat diselesaikan dalam waktu jam kerja normal”, terdapat 4 (3.23%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 21 (16.94%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 37 (29.84%), responden menjawab setuju sebanyak 48 (38.71%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 14 (11.29%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.38). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak mampu menyelesaikan tugas pekerjaan sesuai dengan waktu jam kerja normal. Dari keterangan diatas dapat disimpulkan bahwasanya masing-masing karyawan memiliki manajemen waktu yang kurang baik sehingga dalam menyelesaikan pekerjaan tidak mendapatkan hasil optimal.

Pernyataan ketiga, “tanggung jawab kerja saya saat ini terasa berat”, terdapat 2 (1.61%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 20 (16.13%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 34 (27.42%), responden menjawab setuju sebanyak 46 (37.10%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 22 (17.74%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.53). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang merasa memiliki tanggung jawab kerjanya berat.

Perusahaan harus melakukan review kembali terhadap tugas dan tanggung jawab

karyawan sehingga tercapai hasil maksimal dan sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan.

Pernyataan keempat, “tanggung jawab kerja saya berat didukung dengan fasilitas kerja yang memadai”, terdapat 4 (3.23%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 29 (23.39%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 35 (28.23%), responden menjawab setuju sebanyak 41 (33.06%) dan responden menjawab ss sebanyak 15 (12.10%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.27). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang tanggung jawab kerjanya berat namun tidak didukung dengan fasilitas kerja yang memadai. Hal ini disebabkan karena perusahaan kurang mampu memenuhi kebutuhan fasilitas karyawan dalam bekerja yang disebabkan laba perusahaan menurun.

Pernyataan kelima, “saya mampu menerima pekerjaan dengan beban kerja berat”, terdapat 4 (3.23%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 29 (23.39%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 29 (23.39%), responden menjawab setuju sebanyak 45 (36.29%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 17 (13.71%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.34). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang tidak mampu menerima pekerjaanmdengan beban kerjanya berat. Hal ini dikarena kurangnya pelatihan yang diberikan kepada karyawan sehingga karyawan merasa khawatir dan tidak siap menerima beban kerja yang berat.

Pernyataan keenam, “beban kerja saya berat didukung dengan penghasilan yang besar”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 24 (19.35%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 37 (29.84%), responden menjawab setuju sebanyak 44 (35.48%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 16 (12.90%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.37). Hal ini mengindikasikan bahwa banyak karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan yang memiliki penghasilan yang tidak sesuai dengan beban kerjanya yang berat. Hal ini disebabkan karena perusahaan sedang melakukan efektif dan efisensi serta mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada.

Pernyataan ketujuh, “pekerjaan saya sudah sesuai dengan standarisasi kerja”, terdapat 4 (3.23%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 25 (20.16%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 30 (24.19%), responden menjawab setuju sebanyak 47 (37.90%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 18 (14.52%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.40). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan banyak menghasilkan pekerjaan yang belum sesuai dengan standarisasi kerja perusahaan karena perusahaan kurang sosialisasi terkait dengan standarisasi kerja kepada seluruh karyawan terkait dengan tugasnya dalam bekerja.

Pernyataan kedelapan, “saya memahami dengan baik standarisasi pekerjaan saya”, terdapat 5 (4.03%) responden menjawab sangat tidak setuju,

responden menjawab tidak setuju sebanyak 26 (20.97%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 34 (27.42%), responden menjawab setuju sebanyak 50 (40.32%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 9 (7.26%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.26). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan kurang memahami dengan baik standarisasi pekerjaannya. Hal ini dikarenakan perusahaan kurang memberikan sosialisasi terkait dengan standarisasi kerja kepada seluruh karyawan terkait dengan tugasnya dalam bekerja.

Pertanyaan kesembilan, “saya merasa sistem manajemen yang berlaku saat ini samar”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 22 (17.74%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 32 (25.81%), responden menjawab setuju sebanyak 55 (44.35%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 12 (9.68%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.41). Hal ini mengindikasikan bahwa Sistem manajemen yang berada pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) masih samar dan tidak memiliki dasar yang jelas. Hal ini disebabkan karena perusahaan tidak terbuka terhadap seluruh karyawan tentang sistem manajemen yang berlaku di perusahaan sehingga banyak karyawan tidak yakin terhadap sistem manajemen perusahaan.

Pertanyaan kesepuluh, “saya merasa sistem manajemen yang diterapkan perusahaan mudah dipahami”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 25 (20.16%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 42 (33.87%), responden menjawab setuju

sebanyak 46 (37.10%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 8 (6.45%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.41). Hal ini mengindikasikan bahwa Sistem manajemen yang diterapkan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) membingungkan karyawan. Hal ini disebabkan karena perusahaan kurang mensosialisasikan tentang sistem manajemen perusahaan.

Pernyataan kesebelas, “saran saya jarang diterima atasan”, terdapat 4 (3.23%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 15 (12.10%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 40 (32.26%), responden menjawab setuju sebanyak 51 (41.13%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 14 (11.29%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.45). Hal ini mengindikasikan bahwa saran dari karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) jarang diterima oleh atasan. Jika hal ini terus berlanjut, dapat disimpulkan bahwa perusahaan tidak akan bisa berkembang dengan cepat karena perusahaan telah mengabaikan ide-ide cemerlang karyawan yang dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan unit bisnisnya.

Pernyataan keduabelas, “atasan sulit menerima saran karyawan”, terdapat 2 (1.61%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 12 (9.68%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 39 (31.45%), responden menjawab setuju sebanyak 53 (42.74%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 18 (14.52%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.59). Hal ini mengindikasikan bahwa atasan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) sulit

menerima saran dari karyawan.

Pernyataan ketiga belas, “hubungan yang harmonis antara saya dengan atasan terbatas”, terdapat 12 (9.68%) responden menjawab tidak setuju, responden menjawab kurang setuju sebanyak 41 (33.06%), responden menjawab setuju sebanyak 51 (41.13%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 20 (16.13%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.64). Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan yang harmonis antara karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dengan atasan terbatas. Hal ini disebabkan karena pimpinan kurang memiliki jiwa leadership sehingga pimpinan tidak bisa merangkul dan mengayomi karyawannya.

Pernyataan keempat belas, “hubungan yang baik antara saya dengan atasan terbatas”, terdapat 1 (0.81%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 18 (14.52%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 35 (28.23%), responden menjawab setuju sebanyak 49 (39.52%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 21 (16.94%). Secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.57). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan terbatas dalam menjalin hubungan yang baik dengan atasan. Hal ini disebabkan karena atasan tidak fleksibel dan tidak mampu memahami keinginan dari karyawan serta atasan tidak mau menerima saran ataupun kritikan dari karyawan.

Pernyataan kelima belas, “hubungan saya dengan rekan kerja terbatas”, terdapat 4 (3.23%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab

tidak setuju sebanyak 19 (15.32%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 34 (27.42%), responden menjawab setuju sebanyak 46 (37.10%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 21 (16.94%). Secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.49%). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) membatasi hubungan dengan rekan kerjanya. Hal ini disebabkan karena tingginya ego setiap karyawan sehingga tidak dapat membangun team yang solid. Salah satu contoh seringnya timbul ketidakcocokan antara tim bisnis dengan operasional sehingga menimbulkan suasana kerja yang tidak baik.

Pernyataan keenam belas, “hubungan saya dengan rekan kerja selalu menimbulkan perselisihan”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 18 (14.52%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 31 (25.00%), responden menjawab setuju sebanyak 50 (40.32%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 22 (17.74%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.56). Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dengan rekan kerja tidak harmonis dan selalu menimbulkan perselisihan. Hal ini disebabkan karena banyaknya tuntutan pekerjaan dan kesibukan pekerjaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan sehingga antara karyawan jarang melakukan komunikasi sehingga menimbulkan perselisihan. Hal ini merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya ketidak harmonisan karyawan.

Pernyataan ketujuh belas, “saya mudah berkoordinasi dengan rekan kerja saya”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden

menjawab tidak setuju sebanyak 24 (19.35%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 33 (26.61%), responden menjawab setuju sebanyak 51 (41.13%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 13 (10.48%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.38). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak mudah berkoordinasi dengan rekan kerja.

Pernyataan kedelapan belas, “saya mudah berkomunikasi dengan rekan kerja saya”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 25 (20.16%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 36 (29.03%), responden menjawab setuju sebanyak 49 (39.52%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 11 (8.87%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.32). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan sulit berkomunikasi dengan rekan kerja

Pernyataan kesembilan belas, “saya mudah untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan pengetahuan teknologi”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 22 (17.74%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 40 (32.26%), responden menjawab setuju sebanyak 44 (35.48%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 15 (12.10%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.37). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak

mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan pengetahuan teknologi yang disebabkan kurang pelatihan teknologi yang diberikan kepada karyawan, karyawan dituntut untuk belajar secara mandiri.

Pernyataan kedua puluh, “saya termasuk orang yang pandai pengetahuan teknologi”, terdapat 2 (1.61%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 22 (17.74%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 38 (30.65%), responden menjawab setuju sebanyak 49 (39.52%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 13 (10.48%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.40). Hal ini mengindikasikan bahwa beberapa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) gagap pengetahuan teknologi. Hal ini dikarenakan usia karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan rata-rata diatas 40 tahun sehingga sulit menerima ilmu pengetahuan teknologi terkini.

Pernyataan kedua puluh satu, “kemampuan saya sudah sesuai dengan pekerjaan”, terdapat 2 (1.61%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 19 (15.32%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 45 (36.29%), responden menjawab setuju sebanyak 46 (37.10%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 12 (9.68%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.38). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan memiliki kemampuan yang tidak sesuai dengan pekerjaan. Hal ini disebabkan oleh perusahaan mengisi kekosongan posisi pekerjaan sehingga menempatkan karyawan tidak sesuai dengan

kemampuan karyawannya.

Pertanyaan kedua puluh dua, “kemampuan individu saya menyimpang dari persyaratan jabatan”, terdapat 1 (0.81%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 20 (16.13%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 41 (33.06%), responden menjawab setuju sebanyak 45 (36.29%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 17 (13.71%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.46). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan memiliki kemampuan individu yang tidak sesuai dengan persyaratan jabatan. Hal ini disebabkan perusahaan tidak handal dalam melakukan penempatan sehingga karyawan tidak cakap dalam bekerja.

Pernyataan kedua puluh tiga, “Saya memiliki kemampuan fisik yang terbatas untuk menyelesaikan tugas yang ada”, terdapat 2 (1.61%) responden menjawab Sangat Tidak Setuju, responden menjawab Tidak Setuju sebanyak 20 (16.13%), responden menjawab Kurang Setuju sebanyak 39 (31.45%), responden menjawab Setuju sebanyak 48 (38.71%) dan responden menjawab Sangat Setuju sebanyak 15 (12.10%). Secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.44). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan memiliki kemampuan fisik yang terbatas untuk menyelesaikan tugas yang ada. Hal ini disebabkan karena 35% karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan berusia diatas 40 tahun sehingga kemampuan fisiknya tidak memadai dalam menyelesaikan tugas.

Pernyataan kedua puluh empat, “saya memiliki kemampuan fisik yang terbatas untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada”, terdapat 1 (0.81%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 23 (18.55%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 34 (27.42%), responden menjawab setuju sebanyak 50 (40.32%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 16 (12.90%). secara rata-rata karyawan setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.46). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) memiliki kemampuan fisik yang terbatas untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada.

Tabel 4.7 memberikan informasi bahwa secara keseluruhan tingkat Tekanan Pekerjaan Karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan dalam kategori “tinggi” dengan nilai rata-rata 3,42. Hal ini menggambarkan sebuah tanggapan atas ketegangan pikiran dan emosi yang terus menerus yang diakibatkan dari beratnya beban kerja. Hal ini biasa disebabkan adanya tanggung jawab yang besar, target kerja yang tinggi, adanya ketidak senangan terhadap pekerjaan, adanya perselisahan di dalam pekerjaan dan lain-lain yang dialami karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan. Dibuktikan dengan perubahan struktur organisasi ULaMM yang mengubah 3 fungsi jabatan karyawan yaitu Analis Pembiayaan Unit, Marketing Unit, dan Kolektor Unit dikerjakan oleh 1 (satu) karyawan, beban kerja bertambah, angka absensi keterlambatan meningkat, komitmen organisasi dan loyalitas berkurang. Beban kerja yang bertambah dengan tanggung jawab yang lebih besar namun tidak diikuti dengan imbalan yang diterima oleh karyawan.

Apabila hal ini dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan memberikan dampak

negatif terhadap prestasi kerja karyawan secara keseluruhan dan membuat karyawan tidak semangat bekerja. Rata-rata jawaban yang paling tinggi berada pada indikator keharmonisasian hubungan dengan atasan, berarti karyawan tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan atasan.

Dalam dokumen DWI KUTATY GINTING /IM (Halaman 129-142)