• Tidak ada hasil yang ditemukan

Variabel Promosi Jabatan

Dalam dokumen DWI KUTATY GINTING /IM (Halaman 142-155)

4.3 Deskripsi Variabel Penelitian

4.3.3 Variabel Promosi Jabatan

Tabel 4.8. Distribusi Frekuensi dan Persentase berdasarkan Variabel Promosi Jabatan

Jenis Pekerjaan 15 (12.1 Jenis Pekerjaan 14

(11.29

Tabel 4.8. Lanjutan Distribusi Frekuensi dan Persentase berdasarkan Variabel Sumber: Hasil Penelitian, 2018 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel 4.8, diketahui bahwa untuk perrnyataan pertama,

pendidikan”, terdapat 11 (8.87%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 37 (29.84%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 46 (37.10%), responden menjawab setuju sebanyak 24 (19.35%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 6 (4.84%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.81). Hal ini mengindikasikan bahwa Jabatan karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan belum sesuai dengan latar belakang pendidikan karyawan. Hal ini disebabkan karena dalam proses seleksi karyawan, perusahaan menerima semua disiplin ilmu sehingga karyawan yang terjaring tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki.

Pernyataan kedua, “atasan telah bertindak tepat dengan memberikan jabatan sesuai dengan latar belakang pendidikan karyawan”, terdapat 24 (19.35%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 35 (28.23%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 43 (34.68%), responden menjawab setuju sebanyak 20 (16.13%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 2 (1.61%). secara rata-rata karyawan tidak setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.52). Hal ini mengindikasikan bahwa atasan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan belum bertindak tepat dalam memberikan jabatan kepada karyawan sesuai dengan latar belakang pendidikan karyawan tersebut. Hal ini menyebabkan kinerja karyawan tidak maksimal sehingga perusahaan tidak mendapatkan hasil yang maksimal dari karyawan.

Pernyataan ketiga, “lama waktu masa kerja dijadikan syarat dalam promosi jabatan”, terdapat 32 (25.81%) responden menjawab sangat tidak setuju,

responden menjawab tidak setuju sebanyak 32 (25.81%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 45 (36.29%), responden menjawab setuju sebanyak 14 (11.29%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 1 (0.81%). secara rata-rata karyawan tidak setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.35). Hal ini mengindikasikan bahwa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak mempertimbangkan lama waktu masa kerja sebagai syarat dalam promosi jabatan. Perusahaan harus melakukan review terkait dengan syarat promosi jabatan.

Pernyataan keempat, “perusahaan melaksanakan promosi jabatan dengan memperhatikan lama waktu masa kerja karyawan”, terdapat 24 (19.35%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 25 (20.16%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 47 (37.90%), responden menjawab setuju sebanyak 20 (16.13%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 8 (6.45%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.70). Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan belum melaksanakan promosi jabatan dengan memperhatikan lama waktu masa kerja karyawan. Hal ini juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan karyawan tidak termotivasi dalam bekerja sehingga kinerja karyawan semakin menurun, sebab sebagian besar masa kerja karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan diatas 5 (lima) tahun.

Pernyataan kelima, “penguasaan terhadap pekerjaan dijadikan salah satu syarat dalam promosi jabatan”, terdapat 23 (18.55%) responden menjawab Sangat Tidak Setuju, responden menjawab Tidak Setuju sebanyak 25 (20.16%),

responden menjawab Kurang Setuju sebanyak 39 (31.45%), responden menjawab Setuju sebanyak 27 (21.77%) dan responden menjawab Sangat Setuju sebanyak 10 (8.06%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.81). Hal ini mengindikasikan bahwa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak sepenuhnya menjadikan penguasaan pekerjaan sebagai syarat mutlak dalam promosi jabatan.

Pernyataan keenam, “perusahaan melaksanakan promosi jabatan dengan memperhatikan kemampuan karyawan dalam melaksanakan pekerjaan” terdapat 11 (8.87%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 21 (16.94%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 46 (37.10%), responden menjawab setuju sebanyak 29 (23.39%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 17 (13.71%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.16). Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan melaksanakan promosi jabatan kurang memperhatikan kemampuan karyawan dalam melaksanakan pekerjaan. Hal ini disebabkan karyawan yang akan dipromosi jabatannya harus lulus asesmen sesuai dengan standar keinginan perusahaan.

Pernyataan ketujuh, “perusahaan telah melakukan penempatan pekerjaan karyawan sesuai dengan bidang pekerjaan”, terdapat 15 (12.10%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 22 (17.74%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 45 (36.29%), responden menjawab setuju sebanyak 24 (19.35%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 18 (14.52%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.06). Hal ini mengindikasikan

bahwa penempatan pekerjaan karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan belum sesuai dengan bidang pekerjaan.

Pernyataan kedelapan, “bidang Pekerjaan dipertimbangkan dalam kebijakan promosi karyawan”, terdapat 14 (11.29%) responden menjawab Sangat Tidak Setuju, responden menjawab Tidak Setuju sebanyak 24 (19.35%), responden menjawab Kurang Setuju sebanyak 48 (38.71%), responden menjawab Setuju sebanyak 23 (18.55%) dan responden menjawab Sangat Setuju sebanyak 15 (12.10%). Secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.01%). Hal ini mengindikasikan bahwa bidang pekerjaan kurang dipertimbangkan dalam kebijakan promosi karyawan di PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan.

Pernyataan kesembilan, “Promosi Jabatan mempertimbangkan karyawan yang tetap melakukan pekerjaannya tanpa perlu pengawasan dari pimpinan”, terdapat 15 (12.10%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 26 (20.97%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 52 (41.94%), responden menjawab setuju sebanyak 19 (15.32%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 12 (9.68%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2,90). Hal ini mengindikasikan bahwa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan dalam melakukan promosi jabatan terhadap karyawan kurang mempertimbangkan karyawan yang tetap melakukan pekerjaannya tanpa perlu pengawasan dari pimpinan. Hal ini disebabkan karena perusahaan lebih mengutamakan hasil dan laporan akhir dari target pekerjaan yang sudah ditetapkan.

Pernyataan kesepuluh, “promosi jabatan mempertimbangkan karyawan yang selalu mentaati peraturan tanpa perlu pengawasan yang ketat”, terdapat 18 (14.52%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 26 (20.97%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 46 (37.10%), responden menjawab setuju sebanyak 24 (19.35%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 10 (8.06%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.85). Hal ini mengindikasikan bahwa promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) kurang mempertimbangkan karyawan yang selalu mentaati peraturan tanpa perlu pengawasan yang ketat. Hal ini disebabkan karena perusahaan tidak memiliki aturan yang cukup jelas dan tegas.

Pernyataan kesebelas, “promosi jabatan mempertimbangkan karyawan yang loyal terhadap perusahaan”, terdapat 17 (13.71%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 24 (19.35%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 44 (35.48%), responden menjawab setuju sebanyak 29 (23.39%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 10 (8.06%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.93). Hal ini mengindikasikan bahwa PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan kurang mempertimbangkan loyalitas karyawan dalam pelaksanaan promosi jabatan . Hal ini disebabkan karena perusahaan tidak menghargai loyal seorang karyawan dan tidak memikirkan kesejahteraan karyawan namun lebih mengutamakan hasil pencapaian karyawan.

Pernyataan kedua belas, “promosi jabatan mempertimbangkan karyawan

yang tetap bertahan di perusahaan dalam segala kondisi”, terdapat 12 (9.68%) responden menjawab sangat tidak setuju responden menjawab tidak setuju sebanyak 23 (18.55%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 41 (33.06%), responden menjawab setuju sebanyak 32 (25.81%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 16 (12.90%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.14). Hal ini mengindikasikan pelaksanaan promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) kurang mempertimbangkan karyawan yang tetap bertahan di perusahaan dalam segala kondisi.

Pernyataan ketiga belas, promosi jabatan diberikan kepada karyawan yang selalu bekerja sesuai dengan aturan perusahaan”, terdapat 11 (8.87%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 14 (11.29%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 46 (37.10%), responden menjawab setuju sebanyak 36 (29.03%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 17 (13.71%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.27). Hal ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) tidak selalu diberikan kepada karyawan bekerja sesuai dengan aturan perusahaan. Hal ini disebabkan karena Standar Operasional Perusahaan (SOP) PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan kurang jelas dan perusahaan tidak melakukan evaluasi terhadap peraturan yang diberlakukan terhadap karyawan.

Pertanyaan keempat belas, “promosi jabatan diberikan kepada karyawan yang selalu taat terhadap aturan perusahaan”, terdapat 2 (1.61%) responden

menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 21 (16.94%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 49 (39.52%), responden menjawab setuju sebanyak 34 (27.42%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 18 (14.52%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.36). Hal ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak selalu diberikan kepada karyawan yang taat terhadap aturan perusahaan.

Pertanyaan kelima belas, “membuat laporan sesuai dengan data mendukung dalam promosi jabatan”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 25 (20.16%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 51 (41.13%), responden menjawab setuju sebanyak 31 (25.00%) dan responden menjawab ss sebanyak 14 (11.29%).

secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=3.23). Hal ini mengindikasikan bahwa karyawan yang membuat laporan sesuai dengan data kurang mendukung dalam pelaksanaan promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan.

Hal ini karena karyawan diharuskan membuat laporan sesuai dengan data, dan merupakan tanggung jawab karyawan tersebut terhadap kesesuaian data, sehingga kurang mendukung dalam pelaksanaan promosi jabatan.

Pernyataan keenam belas, “promosi jabatan diberikan kepada karyawan yang membuat laporan selalu berdasarkan data yang benar”, terdapat 16 (12.90%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 22 (17.74%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 47

(37.90%), responden menjawab setuju sebanyak 27 (21.77%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 12 (9.68%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.98). Hal ini mengindikasikan bahwa promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak selalu diberikan kepada karyawan yang membuat laporan berdasarkan data yang benar. Hal ini disebabkan karena membuat laporan berdasarkan data yang benar merupakan tanggung jawab karyawan terhadap perusahaan.

Pernyataan ketujuh belas, “mengakui setiap kesalahan merupakan salah satu pertimbangan dalam promosi jabatan” terdapat 10 (8.06%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 34 (27.42%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 44 (35.48%), responden menjawab setuju sebanyak 27 (21.77%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 9 (7.26%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.93). Hal ini mengindikasikan bahwa mengakui setiap kesalahan bukan merupakan salah satu pertimbangan dalam promosi jabatan yang di lakukan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan. Hal ini disebabkan karena karyawan harus mengakui setiap kesalahan yang telah diperbuat.

Pernyataan kedelapan belas, “promosi jabatan mempertimbangkan karyawan yang mengakui kesalahan”, terdapat 14 (11.29%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 31 (25.00%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 50 (40.32%), responden menjawab setuju sebanyak 21 (16.94%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 8

(6.45%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata=2.82). Hal ini mengindikasikan bahwa promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan kurang mempertimbangkan karyawan yang mengakui kesalahan yang telah diperbuat.

Hal ini disebabkan karena karyawan harus mengakui setiap kesalahan yang telah diperbuat.

Pertanyaan kesembilan belas, “tanggung jawab karyawan atas pekerjaan menjadi salah satu syarat promosi jabatan”, terdapat 10 (8.06%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 16 (12.90%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 57 (45.97%), responden menjawab setuju sebanyak 29 (23.39%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 12 (9.68%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata= 3.14). Hal ini mengindikasikan bahwa tanggung jawab karyawan atas pekerjaan bukan merupakan salah satu syarat promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan. Hal ini disebabkan karena karyawan harus bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang telah diberikan perusahaan.

Pernyataan kedua puluh, “tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan yang diberikan mendukung dalam promosi jabatan”, terdapat 5 (4.03%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 21 (16.94%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 59 (47.58%), responden menjawab setuju sebanyak 32 (25.81%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 7 (5.65%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata= 3.12). Hal ini mengindikasikan

bahwa tanggung jawab terhadap hasil pekerjaan kurang mendukung pelaksanaan promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan.

Hal ini disebabkan karena hasil pekerjaan merupakan tanggung jawab setiap karyawan.

Pernyataan kedua puluh satu, “promosi jabatan diberikan kepada karyawan yang mampu menerima resiko dari tindakan yang dilakukan”, terdapat 6 (4.84%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 20 (16.13%), responden menjawab ks sebanyak 45 (36.29%), responden menjawab setuju sebanyak 34 (27.42%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 19 (15.32%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata= 3.32). Hal ini mengindikasikan bahwa promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan tidak selalu diberikan kepada karyawan yang mampu menerima resiko dari tindakan yang dilakukan. Hal ini dikarenakan karyawan harus siap menerima segala resiko dari setiap tindakan yang dilakukan terhadap suatu pekerjaan.

Pernyataan kedua puluh dua, “promosi jabatan dilakukan kepada karyawan yang bersedia dikenakan sanksi jika melanggar peraturan perusahaan”, terdapat 3 (2.42%) responden menjawab sangat tidak setuju, responden menjawab tidak setuju sebanyak 23 (18.55%), responden menjawab kurang setuju sebanyak 44 (35.48%), responden menjawab setuju sebanyak 34 (27.42%) dan responden menjawab sangat setuju sebanyak 20 (16.13%). secara rata-rata karyawan kurang setuju pada pernyataan yang diberikan tersebut dengan nilai (rata-rata= 3.36). Hal ini mengindikasikan bahwa promosi jabatan pada PT Permodalan Nasional

Madani (Persero) tidak selalu diberikan kepada karyawan yang bersedia dikenakan sanksi jika melanggar peraturan perusahaan. Hal ini disebabkan karena setiap karyawan yang melanggar peraturan wajib diberikan sanksi oleh perusahaan.

Tabel 4.8 memberikan informasi bahwa secara keseluruhan tingkat Promosi Jabatan Karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan dalam kategori “kurang” dengan nilai rata-rata 2.98. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan terhadap karyawan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan. Selama ini yang masih banyak terjadi kesalahan yang dilakukan oleh karyawan yang telah dipromosikan, pekerjaan karyawan tidak selesai tepat waktu, kerjasama antar karyawan kurang optimal, karyawan yang dipromosikan tidak sesuai dengan minat dan kesiapan karyawan tersebut dan terkadang dilakukan promosi pada penempatan kejra yang jauh sehingga menjadi pertimbangan bagi karyawan. Selain itu, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Medan menerapkan sistem asesmen untuk karyawan yang akan dilakukan promosi jabatan. Asesmen dapat dilakukan dalam bentuk ujian online ataupun offline yang meliputi ujian psikotest, teknik bidang pekerjaan, pengetahuan umum, dan kemampuan leadership. Dimensi promosi jabatan yang meliputi pendidikan, pengalaman, loyalitas, kejujuran dan tanggung jawab tidak serta merta menjadi patokan dalam pelaksanaan promosi jabatan. Promosi jabatan harus didukung dengan hasil kelulusan asesmen karyawan sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan. Hasil asesmen berpengaruh besar terhadap promosi jabatan, apabila hasil asesmen karyawan mencapai standar kelulusan yang telah ditetapkan perusahaan maka karyawan berhak dilakukan promosi jabatan. Apabila

hasil asesmen tidak mencapai standar kelulusan yang telah ditetapkan oleh perusahaan maka karyawan tidak berhak mendapatkan promosi jabatan.

Dalam dokumen DWI KUTATY GINTING /IM (Halaman 142-155)