• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN RUMAH RETRET DI YOGYAKARTA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN RUMAH RETRET DI YOGYAKARTA."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PEN D AH ULUAN

1 .1 . La t a r Be la k a n g Ek sist e n si Pr oye k

Dunia t erus berubah, perubahan ini seiring dengan perkem bangan

kreasi dan inovasi m anusia dalam bidang t eknologi. Teknologi sendiri

seharusnya m erupakan buah dari perpaduan akal budi yang j ernih, hat i

nurani yang benar, kehendak yang bebas dan im aj inasi yang hidup. Teknologi

dikem bangkan unt uk m engat asi kesulit an-kesulit an hidup m anusia. Nam un

sayangnya, t idak sem ua um at m anusia dapat m enikm at i kem aj uan t eknologi

t ersebut , t idak sedikit yang j ust ru m enj adi korban dari perubahan dan

perkem bangan ini, korban ini akan berorient asi pada keunt ungan sem at a dan

m enyingkirkan nilai-nilai kem anusiaan. Globalisasi t eknologi diiringi dengan

globalisasi ekonom i, perpaduan kedua hal it u sering m enggoncang m art abat

m anusia bahkan m engubah kenyat aan hidup m anusia, disadari at au pun

t idak disadari m anusia m enj adi rakus sehingga m udah m engeksploit asi

sesam a dan alam lingkungan dem i keunt ungan pribadi dan kelom poknya.

I t ulah sebabnya globalisasi t eknologi yang dibarengi oleh globalisasi

ekonom i dapat dikat akan m em punyai waj ah ganda, disat u sisi t eknologi

m enolong hidup m anusia, t et api disisi lain t ernyat a j uga m engancam t at a

kehidupan m anusia sebagai cit ra Allah di dunia. Sebagai cont oh dapat disebut

penem uan m esin- m esin indust ri, kehadiran m esin ini am at m engunt ungkan

t et api j uga m em unculkan banyak pengangguran karena t enaga kerj a m anusia

t idak t erpakai lagi. Pant as disyukuri bahwa globalisasi dapat m engant ar um at

(2)

kem anusiaan disuat u negara t ert ent u m enggerakkan solidarit as m asyarakat

di negara lain.

Disisi lain, di era globalisasi ini pergerakan hidup m anusia m enj adi

sem akin cepat , kondisi it u m em unculkan rasa was- was karena banyak orang

yang t idak dapat m engikut inya. Mereka yang t idak m am pu m engikut i gerak

perkem bangan it u akan t ersingkir, inilah yang disebut m arginalisasi. Sit uasi

ini m em bangkit kan ket idakadilan di segala bidang, j urang kaya dan m iskin,

kuat dan lem ah, berkuasa dan dit indas sem akin dalam . Dunia m enj adi m edan

bagi kult ur “hom o hom ini lupus” ( m anusia adalah serigala bagi sesam anya) ,

bukan lagi m edan bagi kult ur “hom o hom ini socius” ( m anusia adalah sahabat

bagi sesam anya) .

Dunia t erbagi dalam kelom pok m asyarakat yang t idak adil sepert i yang

t am pak pada m odel piram ida1 pendapat an di bawah ini:

A • 3 % orang yang kaya raya dan pada um um nya

j uga berkuasa

B • 17 % orang kelas m enengah yang hidup lebih

daripada cukup dan pada um um nya j uga dapat disebut

relat if kaya

C • 40 % orang hidup pas- pasan, dapat m em enuhi

kebut uhan- kebut uhan pokok m ereka t et api selalu

t erancam m asuk kelom pok m iskin m ut lak kalau

t ert im pa oleh m usibah ( penyakit , kecelakaan,

pengangguran, dsb.)

1

(3)

D • 40 % orang m elarat m ut lak yang t idak dapat

hidup secara layak dan sulit unt uk keluar dari keadaan

ini

Selain m em unculkan t at anan yang t idak adil, globalisasi j uga

m enggoncang dan m engubah budaya suat u bangsa. Era global ini

m em perm udah perj um paan ant ar budaya, m asyarakat sebuah bangsa yang

t idak m em punyai akar t radisi yang kuat akan dengan m udah m engalam i

goncangan kala bert em u dengan dengan budaya bangsa lain dan cenderung

ingin m enggant i budayanya at au m inim al m encont ek budaya lain yang

dianggap lebih m aj u.

Globalisasi berdam pak pada gaya hidup m anusia j uga. Manusia

m enj adi lebih m udah berpindah, perpindahan ini bukan sekedar perpindahan

m anusia, barang at aupun uang, t et api gaya hidup. Gaya hidup m udah sekali

berubah, sit uasi ini m endapat dukungan dari sem akin banyaknya

produk-produk yang cepat usang, produsen dengan kreat if m em buat iklan m engenai

barang baru, m uncul pandangan bahwa keberadaan seseorang diakui bila

selalu “up t o dat e” at au “ harga diriku ada karena aku selalu punya barang paling baru” .

Pada t ingkat kolekt if sit uasi m encipt akan suat u m asyarakat dengan ciri

m udah m em buang (t hrow away societ y) . Yang dibuang t idak hanya

barang-kebendaan t et api j uga nilai- nilai, relasi- relasi, dan ikat an-ikat an t radisional

sepert i nilai perkawinan dan ikat an keluarga. Seseorang m enj adi t idak m udah

unt uk m em buat kom it m en, t erut am a kom it m en dalam j angka yang panj ang.

Sem ent ara it u, pada t at aran pribadi orang cenderung berpusat pada dirinya

(4)

kepent ingan orang- orang lain, bahkan seringkali orang t idak perduli t erhadap

apa yang t erj adi pada orang- orang disekit arnya.

Adanya kem erosot an m oral yang sering t erj adi saat ini, dapat dengan

m udah t erj adi dikarenakan kurang adanya pem binaan m ent al sej ak dini. Gaya

hidup konsum erism e yang sem akin m enguat , pencarian j at i diri yang

m enj urus pada hal-hal yang negat if, dapat m engakibat kan suat u resiko yang

m em buat orang m enj adi salah dalam m engenali j at i dirinya. Hal ini t erj adi

t erut am a pada kaum m uda yang m em iliki sifat em osional yang m asih labil.

Pergaulan sert a perkem bangan kaum m uda yang m udah t erpengaruh t eradap

hal-hal yang bersifat negat if, karena kurangnya pem binaan dari segi rohani

dan keluarga. Secara khusus, gerej a m enyapa kaum m uda, yang sedang

m em ulai perj alanan m ereka m enuj u perkawinan dan hidup berkeluarga,

dengan m aksud unt uk m em beberkan dihadapan m ereka cakrawala- cakrawala

baru, unt uk m em bant u m ereka m enem ukan keindahan dan keagungan unt uk

m engasihi dan m enj adi pelayan kehidupan.

Keluarga krist iani adalah “ gerej a dom est ik”2 yang m erupakan

persekut uan pert am a yang dipanggil unt uk m em berit akan inj il kepada pribadi

m anusia selam a pert um buhannya dan m em bawanya kepada kem at angan

sepenuhnya sebagai m anusia dan orang krist iani dengan m em berikan

pendidikan dan kat ekese selangkah dem i selangkah. Sesungguhnya, sebagai

persekut uan yang m endidik, keluarga harus m em bant u m anusia unt uk

m enget ahui panggilannya sendiri dan unt uk m engem ban t anggungj awab

dalam m engupayakan keadilan yang lebih besar, dengan m endidiknya sej ak

perm ulaan dalam hubungan-hubungan ant ar pribadi, yang kaya akan keadilan

dan cint a kasih.

2

(5)

Akar gej ala- gej ala yang negat if ini t idak j arang adalah keroposnya

gagasan dan pengalam an kebebasan, yang dipaham i bukan sebagai

kem am puan unt uk m ewuj udkan kebenaran rencana Allah m engenai

perkawinan dan keluarga, m elainkan sebagai kekuasaan yang ot onom unt uk

m engafirm asikan diri, kerap kali dengan m elawan orang lain, dem i

kepent ingan kesenangan hidup yang egois.

Keluarga dalam dunia m odern ini, sam a sepert i at au bahkan lebih

daripada lem baga yang lain m ana pun, t elah banyak dirundung banyak

perubahan yang cepat dan m endalam yang t elah berdam pak pada

m asyarakat dan kebudayaan. Banyak keluarga hidup dalam keadaan ini

dengan t et ap set ia berpegang pada nilai-nilai yang m erupakan dasar landasan

lem baga keluarga. Keluarga-keluarga yang lain t elah m enj adi bim bang dan

bingung m engenai peranan m ereka at au bahkan ragu- ragu dan ham pir t ak

sadar akan m akna dan kebenaran t ert inggi hidup m enikah dan berkeluarga.

Akhirnya, ada keluarga-keluarga lain yang m enghadapi aral m elint ang karena

berbagai keadaan t ak adil dalam m ewuj udkan hak-hak asasi m ereka. Karena

m enget ahui bahwa perkawinan dan keluarga m erupakan salah sat u nilai

m anusiawi yang paling berharga, gerej a ingin berbicara dan m em berikan

bant uannya kepada keluarga- keluarga yang sudah m enyadari nilai

perkawinan keluarga dan berusaha unt uk m enghayat i nilai ini dengan set ia,

kepada keluarga-keluarga yang m erasa bim bang dan ragu, cem as dan gelisah

sert a sedang m encari kebenaran it u, dan kepada keluarga- keluarga yang

dirint angi secara t idak adil unt uk m enghayat i secara bebas hidup berkeluarga

m ereka. Dengan m endukung kelom pok yang pert am a, m enerangi kelom pok

(6)

j asa- j asa pelayanannya kepada set iap orang yang bert anya-t anya t ent ang

t uj uan akhir perkawinan dan hidup berkeluarga.3

Allah m encipt akan m anusia m enurut gam bar dan rupa- Nya sendiri ( Kej

1: 26- 27) : dengan m em anggil m anusia m anj adi ada m elalui cint a kasih, ia

sekaligus m em anggil m anusia unt uk cint a kasih. Allah adalah cint a kasih ( 1

Yoh 4: 8) dan didalam diri- Nya ia m enghayat i m ist eri persat uan pribadi yang

penuh kasih. Dengan m encipt akan m anusia m enurut cit ra- Nya sendiri dan

dengan senant iasa m elangsungkan adanya, Allah m enuliskan dalam m anusia

pria dan m anusia wanit a panggilan, dan dengan dem ikian kem am puan dan

t anggung j awab, unt uk m engasihi dan bersat u 4. Maka dari it u, cint a kasih

m erupakan panggilan yang asasi dan ada sej ak lahir pada set iap m anusia.

Sebagai roh yang beraga, yakni j iwa yang m enyat akan dirinya dalam

raga dan raga yang dij iwai oleh roh yang abadi, m anusia secara ut uh

m enyeluruh dipanggil unt uk m engasihi. Cint a kasih m encakup t ubuh m anusia,

dan t ubuh m anusia dicipt akan unt uk ikut m engam bil bagian dalam cint a kasih

rohani. Wahyu krist iani m engakui dua cara khusus unt uk m ewuj udkan

panggilan pribadi m anusia, sebagai keseluruhan unt uk m engasihi: perkawinan

dan keperawanan, at au hidup selibat . Kedua cara ini m asing- m asing, m enurut

bent uk dan rupanya sendiri yang khas, m erupakan perwuj udan kebenaran

m anusia yang paling dalam , yakni keberadaannya yang “ t ercipt a m enurut

cit ra Allah” .

Hal yang pat ut kit a perhat ikan j uga adalah kenyat aan bahwa dalam

dalam negeri-negeri yang disebut Dunia Ket iga keluarga- keluarga kerap kali

t idak m em punyai sarana- sarana yang perlu unt uk kelangsungan hidup,

3

Konsili Ek um inis Vat ik an Kedua, Konst it usi Past or al t ent ang Ger ej a dalam Dunia Moder n

Gaudium et Spes, 52. 4

Konsili Ek um enis Vat ik an Kedua, Konst it usi Past or al t ent ang Ger ej a dalam Dunia Moder n

(7)

sepert i m akanan, pekerj aan, perum ahan, dan obat - obat an, m aupun

kebebasan- kebebasan yang paling dasariah. Sebaliknya, di negeri-negeri

yang lebih kaya kem akm uran hidup yang t erlam pau besar dan m ent alit as

konsum t if, yang anehnya diiringi suat u rasa t akut dan bim bang t ent ang m asa

depan, m engakibat kan pasangan- pasangan suam i ist ri kehilangan j iwa besar

dan keberanian yang diperlukan unt uk m engasuh hidup m anusia yang baru:

dem ikianlah hidup kerap kali dipandang bukan sebagi berkah, m elainkan

sebagi bahaya yang harus dilawan unt uk m em bela diri. Maka perlu adanya

suat u pem binaan bagi keluarga krist iani yang biasanya dilakukan dengan

m engadakan bim bingan lewat kegiat an- kegiat an rohani. Pem binaan rohani

um at krist iani salah sat unya adalah ret ret .

Ret ret m erupakan pem binaan dari segi rohani yang m engaj ak individu

unt uk m enyadari kehadiran Tuhan dalam hidup sehari- hari sehingga

kehidupan it u dapat dipaham i m aknanya. Keluarga krist iani diaj ak unt uk

m em aham i m akna hidup yang um um nya sulit dit em ukan dalam kesibukan

hidup sehari- hari. Melangkah secara benar dengan m enyadari bahwa set iap

orang dipanggil unt uk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Pem binaan keluarga krist iani lewat ret ret dilakukan m elalui kegiat

an-kegiat an doa, renungan/ m edit asi, diskusi, perm ainan dan an-kegiat an lain yang

bisa dij adikan bahan perenungan unt uk m ereka. Kegiat an yang m em erlukan

suasana yang t enang t anpa m erasa j enuh dan bosan sehingga m ereka dapat

m engolah dan m engert i m akna dari m akna hidup yang m ereka cari, sehingga

(8)

Ta be l 1 .1 . Jum la h Pe nduduk M e nur ut Ke lom pok Um ur da n Je nis Ke la m in

di D a e r a h I st im e w a Yogya k a r t a t a hun 2 0 0 6 - 2 0 0 7

Klp. Um ur La k i- la k i Pe r e m pu a n Jum la h

( t ahun) 2 0 0 6 2 0 0 7 2 0 0 6 2 0 0 7 2 0 0 6 2 0 0 7

0 – 4 120.376 132.548 124.561 124.366 244.937 256.914

5 – 9 125.457 129.632 127.368 127.333 252.825 256.965

1 0 – 1 4 137.899 122.321 141.652 134.687 279.551 257.008

1 5 – 1 9 175.621 174.874 168.354 168.488 343.975 343.362

2 0 – 2 4 179.678 198.624 164.356 194.355 344.034 392.979

2 5 – 2 9 145.624 125.681 134.621 123.245 280.245 248.926

3 0 – 3 4 121.325 115.624 135.987 142.316 257.312 257.94

3 5 – 3 9 198.369 124.354 134.258 124.325 332.627 248.679

4 0 – 4 4 115.548 115.624 122.326 130.108 237.874 245.732

4 5 – 4 9 98.654 97.625 97.644 124.214 196.298 221.839

5 0 – 5 4 76.329 73.242 84.551 94.658 160.88 167.9

5 5 – 5 9 68.964 81.624 76.224 81.234 145.188 162.858

6 0 + 231.465 234.542 302.566 268.549 534.031 503.091

Ju m la h 1 .7 9 5 .3 0 9 1 .7 2 6 .3 1 5 1 .8 1 4 .4 7 1 .8 3 7 .8 7 8 3 .6 0 9 .7 7 7 3 .5 6 4 .1 9 3

Sum ber : BPS Pr opinsi DI Y t ahun 2007

Ta be l 1 .2 . Jum la h Te m pa t I ba da h da n Pe m e luk Aga m a di D I Y t a hun 2 0 0 0 - 2 0 0 5

Ta h u n Pe r t u m bu h a n

N o. Aga m a

2 0 0 0 2 0 0 5 2 0 0 0 - 2 0 0 5

I sla m

Jum lah Masj id 5.435 5.684 4.58%

Jum lah Mushola 1.211 1.547 27.75%

Jum lah Langgar 3.721 4.251 14.24%

1

[image:8.595.88.521.146.775.2] [image:8.595.87.518.167.587.2]
(9)

Ka t olik

Jum lah Ger ej a 74 88 18.92%

Jum lah Kapel 58 54 - 6.90%

2

Jum lah Pem eluk 162.644 210.457 29.40%

Kr ist e n

Jum lah Ger ej a 190 214 12.63%

Jum lahRum ah Kebak t ian 19 24 26.32%

3

Jum lah Pem eluk 860.654 974.256 13.20%

Bu dh a

Jum lah Wihar a 17 22 29.41%

4

Jum lah Pem eluk 6.384 7.134 11.75%

H in du

Jum lah Pura 27 31 14.81%

5

Jum lah Pem eluk 25.727 31.546 22.62%

Sum ber : Sensus Penduduk t ahun 2005, BPS Pr opinsi DI Y

Pengadaan proyek rum ah ret ret unt uk keluarga krist iani ini

direncanakan di daerah Kaliurang yang m asuk ke wilayah paroki Pakem ,

dim ana perkem bangan j um lah um at Kat olik di paroki ini sem akin m eningkat .

Kondisi sit e yang t erlet ak di lereng gunung Merapi j uga sangat m endukung

unt uk kegiat an ret ret yang m em erlukan suasana yang t enang, hening dan

m asih alam i, karena wilayah ini j auh dari keram aian pusat kot a sehingga

kebisingan kot a t idak begit u m engganggu.

Rum ah ret ret di Yogyakart a dan sekit arnya yang m asih t ergabung

dalam KAS ( Keuskupan Agung Sem arang) berdasarkan fungsinya rum ah

ret ret di bedakan m enj adi 2 ( dua) bagian besar, yait u:5

5 ht t p: / / w w w . r um ah r et r et / [ dat a] Tem pat Ret r et & Hot el di beber apa t em pat ( sebagian besar di

(10)

1. Rum ah Ret ret Um um

adalah wadah ret ret yang dapat m enam pung berbagai kegiat an sepert i

ret ret , rekoleksi, pelat ihan, m edit asi, sekolah m inggu, dan sem inar.

Cont oh:

Wism a PTPM di Malioboro ( DI Y) , Wism a Xaverian di Ringroad Ut ara

( DI Y) , Arena Pengem bangan Kaum Muda ( APKM) di Jl. Kaliurang

km .23 ( DI Y) , St udio Alam Audiovisual PUSKAT di Jl. Kaliurang km .10

( DI Y) , Tam an Kom unikasi Kanisius di Jl. Cem paka 9 Deresan ( DI Y) ,

Puri Brat a Desa Kalim undu Srigading Bant ul ( DI Y) , Wism a Theresia

Salam ( Magelang) , Wism a Sangkal Put ung ( Klat en) , Yout h Cent re KAS

di Salam ( Magelang) , sert a Wism a Xaverius ( Munt ilan) .

2. Rum ah Ret ret Khusus

adalah wadah ret ret yang hanya dapat m enam pung kegiat an ret ret

bagi para im am , biarawan dan biarawat i.

Cont oh:

Wism a SCY ( DI Y) , Wism a St . Pet rus ( DI Y) , Wism a Sanj aya ( Munt ilan) ,

dan Wism a Sum ber Ndukun ( Magelang) .

1 .2 . La t a r Be la k a n g Pe r m a sa la h a n

Kat a ret ret berasal dari bahasa I nggris, ret reat. Menurut Kam us I nggris –I ndonesia yang disusun oleh John M. Echols dan Hassan Shadily, salah sat u art i ret reat adalah t em pat pengasingan diri. Sebagai kat a kerj a, ret reat berart i m undur. Kit a m engadakan ret ret berart i kit a m undur dari kesibukan sehari-hari dengan pergi ke t em pat sunyi unt uk m engasingkan diri.

(11)

kat a ret ret m engandung pengert ian yang m enunj uk pada t em pat at au gerak yang m enuj u pada kesunyian at au keheningan.6 Tuj uan ut am a ret ret adalah

perubahan hidup, m et onia ( bahasa Yunani) , conversion ( bahasa Lat in) ,

conversion ( bahasa I nggris)7. Dalam ret ret sebagai usaha unt uk m engadakan perubahan hidup it u, proses ret ret kerap dilukiskan sepert i berikut ; ret ret

berm ula dari hal-hal yang t idak baik, deform at a m enuj u ke perbaikan. Hal-hal

yang sudah diperbaiki, reform at a, kem udian diarahkan, t ransform at a, oleh

penerangan dan kekuat an yang diperoleh dalam doa- doa selam a ret ret .

Kegiat an dalam ret ret dilakukan secara t erat ur dan sist em at is m isalnya

dalam kegiat an rohani, sepert i berdoa, renungan, m em buat pem eriksaan

bat in, m engadakan refleksi. Ret ret sebagai kesem pat an unt uk m engundurkan

diri dari akt ivit as dan kej enuhan sehari-hari, seringkali m em bant u orang

unt uk m endapat kan keheningan, karena dalam keheningan it ulah orang bisa

m endapat ket enangan dan kelegaan. Pem binaan dalam ret ret sering kali

dapat m em bant u orang m enem ukan lam bang diri. Lam bang diri diperlukan

oleh kaum m uda yang sedang berkem bang unt uk m enem ukan j at i diri, dan

j uga m em bim bing orang t ua unt uk m endidik anak- anaknya agar dapat

m em aham i m akna hidup yang um um nya sulit dit em ukan dalam kehidupan

hidup sehari-hari.

Dalam kont eks m asyarakat I ndonesia yang sedang berj uang

m engat asi korupsi, kekerasan dan kerusakan lingkungan hidup, um at Allah

KAS t erlibat secara akt if m em bangun habit us8 baru berdasarkan sem angat

inj il (bdk. Mat 5-7) . Habit us baru dibangun bersam a- sam a: dalam keluarga

6Sum ant ri, Y, SJ. Akar dan Say ap, hal.11, Kanisius Yogyakart a, 2002. 7

Mangunhar dj ana, AM, SJ. Mem bim bing r ekoleksi, hal.11, Kanisius Yogyakar t a, 1994.

8 Not a Past oral KWI 2004: Keadaban Publik: Menuj u Habit us Bar u Bangsa, hal. 28. H a b it u s adalah “ Gugus inst ing, baik indiv idual m aupun k olek t if, y ang m em bent uk car a m er asa, car a ber pik ir , car a m em aham i, car a m endek at i, car a ber t indak dan car a ber elasi dengan seseor ang at au k elom pok ” .

(12)

dengan m enj adikannya basis hidup berim an; dalam diri anak, rem aj a dan

kaum m uda dengan m elibat kan m ereka unt uk pengem bangan um at ; dalam

diri yang kecil, lem ah, m iskin dan t ersingkir dengan m em berdayakannya.

Sesuai dengan Not a Past oral KAS t ahun 2009 yait u “ Orang Muda

Menggugah Dunia” , dan fokus past oral KAS yait u; m elibat kan orang m uda

unt uk pengem bangan um at. Fokus ini m erupakan rangkaian fokus past oral yang dij abarkan dari Arah Dasar Keuskupan Agung Sem arang ( Ardas KAS)

2006-2010. Oleh karena it u, m elibat kan orang m uda unt uk pengem bangan

um at m erupakan lanj ut an dari pengem bangan keluarga sebagai basis hidup

berim an ( 2007) , sert a m elibat kan anak dan rem aj a unt uk pengem bangan um at ( 2008) .

Keluarga krist iani adalah basis hidup rohani yang m enj adi “ garam ”

m asyarakat dalam ikut m engem bangkan kehidupan bersaudara ant ar

keluarga um at berim an, m aka perlulah upaya t erus m enerus m em bangun

penghayat an im an yang t erbuka m ulai di dalam keluarga. Kesadaran hidup

bersam a dalam keluarga sungguh m enyenangkan dan m encipt akan rasa

am an. Kenangan unt uk selalu m erasakan kehangat an di dalam keluarga

am at lah pent ing, dalam rangka m em bina kesadaran bahwa hidup bersam a

dengan yang lain sebagai sat u keluarga sungguh m enyenangkan.

Sit uasi lingkungan keluarga m enam pilkan segi- segi yang posit if dan

negat if: segi-segi yang posit if m erupakan t anda karya penyelam at an Krist us

yang bekerj a di dalam dunia; segi- segi negat if m erupakan t anda penolakan

m anusia t erhadap cint a kasih Allah. Mem ang, disat u pihak ada kesadaran

yang lebih hidup t ent ang kebebasan pribadi dan perhat ian yang lebih besar

at as m ut u hubungan- hubungan ant ar pribadi dalam perkawinan, at as usaha

(13)

at as pendidikan anak- anak. Juga ada kesadaran akan perlunya

pengem bangan hubungan-hubungan ant ar keluarga. Pem berian bant uan

rohani dan j asm ani secara t im bal balik, penem uan kem bali perut usan gerej ani

yang khas bagi keluarga dan t anggung j awabnya unt uk m em bangun

m asyarakat yang lebih adil. Nam un, dilain pihak, t idak sedikit t anda- t anda

kem erosot an beberapa nilai dasar yang sungguh m encem askan: konsep

t eorit is dan prakt is yang salah t ent ang kem andirian suam i dan ist ri dalam

hubungan m ereka sat u sam a lain; konsepsi-konsepsi yang sungguh keliru

m engenai hubungan kewibawaan ant ara orangtua dan anak; kesulit

an-kesulit an konkret yang dialam i oleh keluarga sendiri dalam m ewariskan

nilai-nilai; j um lah perceraian yang m akin banyak; wabah pengguguran;

pem andulan yang sering dilakukan; m uncul m ent alit as yang benar- benar

bersifat kont rasept if.

“ Karena Pencipt a segala sesuat u t elah m enj adikan persekut uan nikah

sebagai awal dan dasar m asyarakat m anusia,” keluarga m erupakan “ sel

m asyarakat yang pert am a dan am at pent ing”9.

Keluarga m em punyai hubungan-hubungan yang am at pent ing dan

organik dengan m asyarakat , karena keluarga m erupakan landasan

m asyarakat dan selalu m enghidupi m asyarakat m elalui peranannya sebagai

pelayan kehidupan; dari keluargalah lahir warga- warga m asyarakat at au

Negara dan didalam keluargalah m ereka m enem ukan sekolah pert am a

keut am aan- keut am aan sosial, yang m erupakan asas yang m enj iwai eksist ensi

dan perkem bangan m asyarakat sendiri. Dengan dem ikian, karena sam a

sekali t idak t ert ut up unt uk diri sendiri; keluarga m enurut kodrat nya dan

9

(14)

panggilannya t erbuka pada keluarga- keluarga lain dan pada m asyarakat , dan

m enj alankan peranan sosialnya.

Kegiat an dalam ret ret keluarga krist iani yait u berusaha m erasakan

kehadiran Tuhan dengan m enyadari pengorbanan Yesus Krist us dat ang ke

dunia unt uk m enebus dosa m anusia. Kelahiran Yesus Krist us sam pai wafat

dan diangkat ke surga j uga dapat dirasakan saat ret ret . Akt ivit as pada saat

ret ret j uga diwarnai dengan kegem biraan, ket enangan, dan int ropeksi diri.

Kaum m uda disini m em iliki j iwa yang at rakt if dan dinam is dalam

perkem bangannya, diart ikan sebagai karakt er kaum m uda yang senang

berpet ualang dan m encari hal baru. Melalui t ansform asi karakt er at rakt if dan

dinam is kaum m uda dalam rum ah ret ret keluarga krist iani, sehingga dapat

m erasakan kehadiran Allah t anpa m erasa j enuh, sekaligus berpet ualang

m enyelam i perj alanan hidup Yesus Krist us ke dunia, m erasakan kegem biraan,

ket enangan dan kedekat an dengan Allah, dengan harapan t elah m enem ukan

lam bang diri dan m enem ukan suat u m akna dalam hidup.

Keluarga m enem ukan dalam rencana Allah Pencipt a dan Penebus t idak

hanya j at idirinya, yakni hakikat keluarga, t et api j uga t ugas perut usannya, yakni apa yang dapat dan harus dilakukannya, m aka dari it u, dengan cint a

kasih sebagai t it ik t olaknya dan dengan senant iasa m engacu pada t it ik t olak

t ersebut

1 .3 . Ru m u sa n Pe r m a sa la h a n

Bagaim ana wuj ud rancangan Rum ah Ret ret di Yogyakart a yang sesuai

dengan karakt er kaum m uda yang at rakt if dan dinam is unt uk m enggerakkan

dinam ika kehidupan gerej a yang diwuj udkan m elalui pengolahan kualit as

(15)

1 .4 . Tu j u a n da n Sa sa r a n 1 .4 .1 . Tu j ua n

Mewuj udkan rancangan rum ah ret ret dengan pengolahan

kualit as arsit ekt ural yait u dengan m engacu pada aspek budaya dan

arsit ekt ur set em pat yang m am pu m em buat keluarga krist iani

m erasakan kehadiran Allah dengan m ent ransform asikan karakt er

kaum m uda yang at rakt if dan dinam is ke bangunan rum ah ret ret .

1 .4 .2 . Sa sa r a n

• Wuj ud rancangan rum ah ret ret yang sesuai dengan aspek

budaya dan arsit ekt ur set em pat .

• Wuj ud rancangan m ewadahi kegiat an ret ret yang sesuai

dengan karakt er kaum m uda yang at rakt if dan dinam is.

1 .5 . Lin gk u p Pe m ba h a sa n 1 .5 .1 . M a t e r i St u di

• Ret ret keluarga krist iani dan kaum m uda: pengert ian ret ret dan

ciri khas kaum m uda ( perkem bangan em osional dan psikologi)

sebagai ide dasar konsep rum ah ret ret .

• Tat a ruang int erior dan ekst erior sert a bent uk bangunan

sebagai sarana penyam paian ide perancangan.

1 .5 .2 . Pe n de k a t a n St u di

Pendekat an ciri khas kaum m uda yang at rakt if dan dinam is

( berpet ualang dan m encari hal baru) dan pengolahan kualit as

(16)

1 .6 . M ETOD E PEM BAH ASAN 1 .6 .1 . St u di Lit e r a t u r

• Mencari buku- buku t ent ang kebut uhan, kegiat an dan fungsi

rum ah ret ret .

• Mencari m aj alah at au buku yang m em uat preseden rum

ah-rum ah ret ret .

• Mencari dat a t ent ang arsit ekt ur dan budaya set em pat .

• Mencari lewat websit e yang berhubungan dengan rum ah ret ret ,

karakt er kaum m uda, dan dat a lainnya yang bersangkut an.

• Mencari buku- buku t ent ang psikologi dan karakt erist ik

perkem bangan kaum m uda.

1 .6 .2 . St u di Obse r va si da n W a w a n ca r a

• Melakukan wawancara pada t okoh agam a.

• Melakukan wawancara pada keluarga krist iani dan kaum m uda

t ent ang apa yang m ereka but uhkan.

• Melakukan wawancara dan kunj ungan pada pengelola beberapa

rum ah ret ret .

1 .6 .3 . St u di Sit e di La pa n ga n

Melakukan pengam at an langsung ke sit e at au lokasi

didirikannya Rum ah Ret ret .

1 .6 .4 . St u di An a lisis

Menganalisis ant ara t eori yang ada dengan dat a yang

(17)

I .7 . Sist e m a t ik a Pe m ba h a sa n Bab I : PENDAHULUAN

Berisi t ent ang lat ar belakang eksist ensi proyek, lat ar belakang

m asalah, rum usan m asalah, t uj uan dan sasaran, lingkup pem bahasan,

m et ode pem bahasan, dan sist em at ika pem bahasan.

Bab I I : KAJI AN TEORI

Penj elasan t ent ang sej arah ret ret sert a perkem bangan ret ret dulu

sam pai sekarang, pengert ian ret ret , m acam dan bent uk ret ret , t uj uan

ret ret dan karakt er kaum m uda, pengert ian, m et ode pem binaan

keluarga krist iani dan kaum m uda sert a akt ivit as saat ret ret , sert a

kaj ian t ent ang kualit as ruang.

Bab I I I : RUMAH RETRET DI YOGYAKARTA

Berisi t ent ang perkem bangan keluarga krist iani dan kaum m uda di

Yogyakart a, deskripsi proyek dan spesifikasi proyek yang m eliput i:

program at ik dan lokasi/ sit e.

Bab I V: ANALI SI S

Berisi t ent ang rum usan m asalah dan analisis perm asalahan, karakt er

yang at rakt if dan dinam is, analisis pengolahan t at a ruang dalam dan

t at a ruang luar sesuai dengan perm asalahan, dan konsep desain

rum ah ret ret .

Bab V: KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Berisi sket sa- sket sa ide at au konsep sebagai perwuj udan analisis dari

bab I V, t erdapat gam bar prarancangan dan aspek- aspek yang

m endukung rancangan rum ah ret ret yang sesuai dengan karakt er

Gambar

Tabel 1.1. Jum lah Penduduk Menurut Kelom pok Um ur dan Jenis Kelam indi Daerah I stim ew a Yogyakarta tahun 2006 -2007

Referensi

Dokumen terkait

d)   Tim  Pemeriksaan  bersama  selambat­Iambatnya  12  (dua  belas)  hari  kerja  melakukan  pemeriksaan  dan  membuat  be rita  acara  pemeriksaan  dengan 

4.1 Gambar Perkembangan Kemajuan Hasil Praktik Memukul Siswa Dalam Permainan Bola Kecil

Computer simulations for the oriented competition model started in the default and other finite initial configurations suggest that the shapes of the regions occupied by the Red

Also, some cloud data center service providers, such as Microsoft, are using modular Performance Optimized Data center modules (PODs) as basic building blocks. These are units about

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja penyimpangan yang tidak kita sadari pernah terjadi dalam kekeluargaan, kita akan membahasnya perlahan dengan contoh yang konkrit dan nyata yang

kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan, sedang yang dimaksud dengan.. ruang lalu lintas jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi

[r]

Evaluasi Administrasi hanya dilakukan pada hal-hal yang tidak dinilai pada penilaian kualifikasi. Unsur-unsur yang dinilai meliputi Kelengkapan Persyaratan yang