Analisis hubungan sosial ekonomi dengan tingkat kecukupan protein mahasiswa di asrama TPB IPB 2005-2006
Teks penuh
Dokumen terkait
Sehingga data parameter pompa, kebutuhan air, dan tangki yang digunakan ialah Tabel 4, 5, dan 6 yang terdapat dalam Skenario 1.. Berdasarkan data dan kondisi
Ada perbedaan kebiasaan makan, pengetahuan gizi, pola konsumsi, konsumsi pangan dan status gizi antara mahasiswa putra dan putri peserta feeding program dengan mahasiswa putra
Peubah terakhir yaitu minat mahasiswa pada Ilmu Murni seperti Matematika, Kimia ,Biologi menghasilkan nilai dugaan rasio odds sebesar 2.05 yang berarti mahasiswa yg memiliki
Dalam hal ini contoh perempuan lebih memiliki tingkat kecukupan yang tergolong lebih baik dibandingkan contoh laki-laki terlihat pada terdapatnya contoh perempuan
Disalurkan oleh IPB (Tidak memilih
Gambar 7 Sebaran contoh berdasarkan tingkat kecukupan energi dan jenis kelamin Dapat dilihat bahwa sebagian besar contoh laki-laki maupun perempuan memiliki intake energi
Variabel dependen dalam penelitian ini adalah frekuensi dispepsia (gastritis atau tukak peptik), sedangkan variabel independennya adalah kebiasaan makan, status
Meningkatnya konsumsi jajanan, susu dan buah ini karena adanya pemberian makanan dalam feeding program berupa roti, kue, biskuit, susu, buah, jus buah, dan