• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PENGGUNAAN PROBIOTIK BAKTERI SELULOLITIK TERHADAP KECERNAAN SERAT KASAR DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT PADA SAPI PFH JANTAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI PENGGUNAAN PROBIOTIK BAKTERI SELULOLITIK TERHADAP KECERNAAN SERAT KASAR DAN TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT PADA SAPI PFH JANTAN"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI PENGGUNAAN PROBIOTIK BAKTERISELULOLITIK

TERHADAP KECERNAAN SERATKASAR DAN TOTAL DIGESTIBLE

NUTRIENTPADA SAPI PFH JANTAN

Oleh: D WI SUBAKTI ( 02910030 )

animal husbandri

Dibuat: 2007-04-23 , dengan 3 file(s).

Keywords: PROBIOTIK BAKTERI

SELULOLITIK TERHADAP KECERNAAN

Dwi Subakti, 2007. Evaluasi Penggunaan Probiotik Bakteri Selulolitik Terhadap Kecernaan Serat Kasar dan Total Digestible Nutrient Pada Sapi PFH Jantan.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2006, bertempat di jalan Sebuku XXII Kelurahan Bunulrejo Kota Malang.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang pengaruh penggunaan probiotik bakteri selulolitik pada sapi PFH jantan terhadap kecernaan Serat Kasar (SK) dan Total Digestible Nutrient (TDN).

Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sapi PFH jantan sebanyak 12 ekor yang terbagi menjadi dua yaitu 6 tanpa pemberian probiotik bakteri selulolitik dan 6 dengan pemberian probiotik bakteri selulolitik. Probiotik bakteri selulolitik diberikan dua kali sehari

yaitu pagi dan sore yang masing – masing pemberian sebanyak 10 ml.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan dan untuk membedakan

pengaruh pemberian probiotik bakteri selulolitik diuji dengan menggunakan uji – t tak

berpasangan. Hasil dari rataan kecernaan serat adalah sebesar 96.44 % tanpa pemberian probiotik dan 97.6 % dengan pemberian probiotik. Hasil rataan kecernaan total digestible nutrient tanpa pemberian probiotik adalah sebesar 23.41 % dan dengan pemberian probiotik adalah sebesar 31.67 %.

Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian probiotik bakteri selulolitik pada sapi PFH jantan memberikan pengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kecernaan serat kasar (SK) dan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P < 0,01) terhadap kecernaan total digestible nutrient (TDN). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan pemberian probiotik bakteri selulolitik pada sapi PFH jantan dapat meningkatkan kecernaan serat kasar dan total digestible nutrient.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengaruh pemberian feed aditives berupa probiotik bakteri selulolitik hasil penelitian ini memang menunjukkan adanya perbedaan yang

Yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK YOGHURT SAPI TERHADAP KECERNAAN

Hasil analisis dari kecernaan Serat Kasar (SK) dan Lemak Kasar (LK) tidak berpengaruh nyata diduga karena kandungan Serat Kasar (SK) dan Lemak Kasar (LK) dalam tepung jahe

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kecernaan serat kasar dan protein kasar jerami padi dengan penambahan berbagai probiotik secara In vitro.. Materi yang digunakan

ikan terproteksi dan L-carnitin dalam ransum terhadap kecernaan bahan kering,.. kecernaan bahan organik dan kecernaan serat kasar domba

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level protein dan probiotik pada ransum itik magelang jantan periode grower terhadap kecernaan lemak kasar dan

Judul : Pemanfaatan Tongkol Jagung dengan Starbio, Aspergilus niger dan Trichoderma viride terhadap Kecernaan Protein Kasar dan Serat Kasar pada Domba Jantan Lokal Lepas

Kultur bakteri selulolitik dalam media cair ‘yoghurt sapi’ menunjukkan pengaruh yang nyata dalam peningkatan kecernaan nutrisi pada ternak domba. Untuk meningkatkan stabilitas