Potensi Sari Buah Cermai (Phyllanthusacidus) Sebagai Alternatif Koagulan Lateks Karet Alam
Teks penuh
Dokumen terkait
Telah dilakukan penelitian mengenai proses koagulasi lateks dengan menggunakan asap cair pada berbagai variasi konsentrasi di PTP Nusantara III Kebun Bandar Betsy Simalungun..
Untuk mengetahui mutu SIR dari lateks yang digumpalkan dengan buah. asam jawa ( Tamarindus Indica L. ) dan dibandingkan dengan
digunakan sebagai penggumpal lateks menghasilkan mutu karet yang lebih baik. dibandingkan dengan menggunakan
Penambahan bahan-bahan yang dapat mengikat air seperti alkohol juga dapat menggumpalkan partikel karet, karena ikatan hidrogen antara alkohol dengan air lebih kuat
mengkudulebihmemiliki kestabilan termal yang tinggi dari pada menggunakan sari kulit buahnenas dan asam formiat sebagai kontrolhalinidisebabkanperbedaankomposisi dari koagulum
Pengaruh Komposisi Bahan Olah Karet Terhadap Tingkat Konsistensi Plastisitas Retension Indeks (PRI) Karet Remah SIR 20 Di PT.Bridgestone Sumatera Rubber Estate Dolok Merangir..
Tabel Penentuan Plastisitas Awal (Po) dan Plastisitas Retensi Index (PRI)dengan penggumpal sari buahmengkudu ( morindacitrifolia l )dan sari kulitbuahnenas (ananascomosus l
Pengaruh Waktu Kontak Terhadap Kadar Karet Kering dengan Rasio Penambahan 20% Sari Buah Ceremai Proses koagulasi karet pada penambahan 10%, 15%, dan 20% sari buah ceremai ini tergolong