• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. METODOLOGI 3.1. Waktu dan Tempat 3.2. Bahan dan Alat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "3. METODOLOGI 3.1. Waktu dan Tempat 3.2. Bahan dan Alat"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4  Formulasi pembuatan selai mengkudu dengan penambahan rumput laut
Gambar 4  Pembuatan selai mengkudu (Morinda citrifolia)   (Mulya 2002 dengan modifikasi*)

Referensi

Dokumen terkait

Analisis serat pangan tidak larut air dilakukan dengan menyaring larutan sampel pH 4,5 dengan kertas saring Whatman 40 hingga diperoleh filtrat dan

Sampel daun mangrove api-api diambil di daerah Belanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengumpulkan daun mangrove api-api dari

Pengenceran selanjutnya (10 -3 ), dilakukan dengan mengambil 1 ml sampel dari pengenceran 10 -2 dimasukkan kedalam 9 ml larutan bufferfield’s phosphate buffered. Pada

Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini untuk menguji mutu minyak ikan sebelum ekstraksi dengan fluida CO2 superkritik dan analisis konsentrat asam lemak omega-3 minyak ikan

Maserasi partisi dilakukan dengan merendam sampel dalam pelarut metanol selama 24 jam, tujuannya untuk menarik semua komponen bioaktif pada kulit batang api-api.. Hasil

Selain itu untuk melihat efektivitas kemampuan kitosan dalam menghambat pertumbuhan bakteri dilakukan kontak sidik ibu jari pada media nutrient agar yang

Formulasi awal diperlukan karena permen jelly prebiotik ini tergolong produk baru dengan adanya penambahan xilo-oligosakarida dan tidak ada perbandingan pasti untuk bahan-bahan

Penelitian ini dilakukan pada dua tempat, untuk respons tingkah laku ikan terhadap umpan dilakukan di Laboratorium Teknologi Penangkapan Ikan (Flume Tank