3 METODOLOGI 3.1 Waktu dan Tempat 3.2 Bahan dan Alat
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
dengan larutan pengenceran 10 -2. Metode yang sama dilakukan sampai pada sampel larutan pengenceran 10 -5. Selanjutnya dari setiap sampel larutan pengenceran, diambil sebanyak
sampel kemudian dihomogenkan dalam 45 ml akuades dingin. Setelah homogen diukur pH-nya dengan pH meter. Pengukuran menggunakan pH meter digital merk inoLAB.
diawali dengan pengenceran yang dilakukan dengan cara sebanyak 1 ml sampel yang sudah homogen diambil dengan pipet steril, lalu dimasukkan ke dalam tabung reaksi berisi 9 ml
Analisis serat pangan tidak larut air dilakukan dengan menyaring larutan sampel pH 4,5 dengan kertas saring Whatman 40 hingga diperoleh filtrat dan
Campuran sampel dengan aktivator kemudian direndam selama 10 jam dengan pengadukan (agitasi) menggunakan magnetic stirrer. Sampel kemudian disaring menggunakan kertas
kedalam labu ukur sehingga volume larutan menjadi 98 ml dengan ketentuan.. aquades dimasukkan terlebih dahulu kedalam labu ukur kamudian
Homogenis sampel dilakukan dengan memipet 25 ml larutan sampel, kemudian dimasukkan kedalam erlemeyer 300 ml yang telah berisi 225 ml larutan pengencer (garam fisiologis)
Campuran jeroan ikan tongkol dan air dimasukkan ke dalam wadah sebanyak 100 gram untuk setiap perlakuan, selanjutnya dilakukan penambahan enzim papain dan