Studi Deskriptif Mengenai Derajat Stres Kerja Pada Perawat Bagian Rawat Inap di RSUD 'X' Kota Bandung.
Teks penuh
Dokumen terkait
Dimensi WFC yang paling dominan yang dihayati perawat wanita ruang rawat inap RSUD kota ‘X’ dapat dipengaruhi oleh faktor- faktor yang mempengaruhi yaitu, tuntutan dan
Pada dimensi OCB secara keseluruhan, perawat bagian rawat inap Rumah Sakit “X” di Bandun g menunjukkan sportsmanship dan courtesy yang tinggi, altruism yang
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa perawat rawat inap memiliki kepuasan kerja yang tersebar merata pada golongan yang puas dan tidak puas,
Saat perawat rawat inap rumah sakit “X” melihat lingkungan dan menyadari bahwa kegagalan dan kesalahan merupakan kejadian yang pada umumnya dialami semua manusia (common
Ketika menghadapi tuntutan target, dari 8 orang Medical representative yang menghayati target merupakan hal yang menekan, 1 orang (10%) berusaha untuk
1) Bagi perawat rawat inap yang memiliki motivasi dominan Intrinsic Motivation, agar mempertahankan motivasi dominan tersebut dalam menolong para pasien yang
Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa stressor yang paling banyak dialami oleh perawat rawat inap rumah sakit “X” Bandung adalah Organizational Stressors,
Perawat wanita rumah sakit “X” Bandung akan mengalami WIF ketika usahanya memenuhi tuntutan pekerjaan sebagai perawat wanita rawat inap rumah sakit “X” Bandung