Jumlah keberangkatan pesawat udara internasional dari bandara Ngurah Rai pada bulan Desember 2015 mencapai 2.357 unit penerbangan. Jumlah ini tercatat mengalami kenaikan 27,27 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 1.852 unit. Hal ini sejalan dengan jumlah penumpang penerbangan internasional pada periode yang sama, dimana terjadi kenaikan sebesar 17,14 persen, yaitu dari 294.252 orang di bulan November 2015 menjadi 344.698 orang di bulan Desember 2015. Demikian pula halnya dengan jumlah bagasi dan barang angkutan udara internasional yang mengalami kenaikan 12,51 persen, yaitu dari 4.980 Ton menjadi 5.604 Ton.
Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari bandara Ngurah Rai pada bulan Desember 2015 sebanyak 3.372 unit penerbangan, atau naik 18,19 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 2.853 unit penerbangan. Kondisi ini tidak berbeda dengan jumlah penumpang yang mencapai 377.617 orang, atau naik 19,15 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 316.929 orang. Jumlah bagasi dan barang mengalami kenaikan sebesar 26,80 persen yaitu dari 3.376 Ton di bulan November 2015 menjadi 4.280 Ton di bulan Desember 2015.
Untuk angkutan laut, jumlah penumpang yang berangkat melalui beberapa pelabuhan di Provinsi Bali pada bulan Desember 2015 sebanyak 194.367 orang. Angka ini turun 12,00 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 220.863 orang. Sementara untuk angkutan barang pada periode dan moda transportasi yang sama, mencapai 118.321 Ton, atau naik sebesar 1,91 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang besarnya hanya mencapai 116.105 Ton.
No. 10/02/51/Th. III, 1 Februari 2016
PERKEMBANGAN TRANSPORTASI UDARA DAN LAUT PROVINSI BALI
DESEMBER 2015
1.
Angkutan Udara
Pada bulan Desember 2015, jumlah pesawat angkutan udara internasional yang berangkat dari bandara Ngurah Rai mencapai 2.357 unit penerbangan. Angka ini tercatat naik dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 1.852 unit penerbangan. Atau jika dipersentasekan, telah terjadi kenaikan sebesar 27,27 persen. Hal ini tidak berbeda dengan jumlah penumpang penerbangan internasional pada periode yang sama, dimana terjadi kenaikan sebesar 17,14 persen, yaitu dari 294.252 orang di bulan November 2015 menjadi 344.698 orang di bulan Desember 2015. Demikian pula halnya dengan jumlah bagasi dan barang angkutan udara internasional yang mengalami kenaikan 12,51 persen, yaitu dari 4.980 Ton menjadi 5.604 Ton.
Lima Negara yang menjadi tujuan utama keberangkatan pesawat angkutan udara internasional pada bulan Desember 2015 adalah Australia, Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Tiongkok. Dari kelima negara, semuanya menunjukkan peningkatan, bahkan untuk Australia dan Tiongkok peningkatannya mencapai 35 persen lebih dan 54 persen lebih dibandingkan dari bulan sebelumnya.
Sementara untuk jumlah penumpang, Australia, Sngapura, Malaysia, Hongkong, dan Tiongkok mengalami kenaikan sebesar 37,77 persen, 0,86 persen, 20,11 persen, 10,16 persen, 51,23 persen sebagaimana yang tersaji pada Tabel.1.
Tabel 1
Perkembangan Jumlah Pesawat dan Jumlah Penumpang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai, Keadaan Bulan Desember 2014, November 2015 dan Desember 2015
No, Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang
Des 2014 (Unit) Nov 2015 (Unit) Des 2015 (Unit) Perubahan (%) Des 2014 (orang) Nov 2015 (orang) Des 2015 (orang) Perubahan (%) Des 14 ke Des 15 Nov 15 ke Des 15 Des 14 ke Des 15 Nov 15 ke Des 15 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Australia 705 478 717 1,70 50,00 86 080 68 207 93 971 9,17 37,77 2 Singapura 459 412 473 3,05 14,81 74 328 62 766 63 303 -14,83 0,86 3 Malaysia 359 280 328 -8,64 17,14 48 737 35 939 43 165 -11,43 20,11 4 Hongkong 164 134 167 1,83 24,63 33 682 29 418 32 408 -3,78 10,16 5 Tiongkok 94 95 147 56,38 54,74 13 303 13 346 20 183 51,72 51,23 6 Thailand 62 69 75 20,97 8,70 10 112 10 868 11 446 13,19 5,32 7 Korea Selatan 76 82 74 -2,63 -9,76 15 294 17 144 13 923 -8,96 -18,79 8 Timor Leste 76 57 73 -3,95 28,07 5 454 5 292 5 918 8,51 11,83 9 Qatar 31 41 62 100,00 51,22 6 858 11 383 12 479 81,96 9,63 10 Jepang 90 58 61 -32,22 5,17 14 617 12 868 13 437 -8,07 4,42 11 Lainnya 111 146 180 62,16 23,29 12 931 27 021 34 465 166,53 27,55 Total 2 227 1 852 2 357 5,84 27,27 321 396 294 252 344 698 7,25 17,14
Jumlah pengiriman bagasi dan barang dari kelima negara tujuan utama yaitu Australia, Singapura, Malaysia, Hongkong, dan Tiongkok dibandingkan dengan bulan sebelumnya menunjukan bahwa Australia, Malaysia, dan Tiongkok mengalami kenaikan masing-masing sebesar 35,90 persen, 23,23 persen, dan 54,76 persen, sedangkan Singapura dan Hongkong mengalami penurunan sebesar 8,38 persen dan 1,25 persen.
Selanjutnya jika dibandingkan dengan bulan Desember 2014, empat dari kelima negara tersebut, yaitu Australia, Singapura, Malasia, dan Hongkong mengalami penurunan masing-masing sebesar 5,07 persen, 21,68 persen, 9,23 persen, dan 11,47 persen, sedangkan Tiongkok mengalami peningkatan yang cukup tinggi, yaitu mencapai 56,06 persen.
Tabel 2
Perkembangan Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan Desember 2014, November 2015 dan Desember 2015
No. Tujuan
Jumlah Bagasi dan Barang Desember 2014 (Ton) November 2015 (Ton) Desember 2015 (Ton) Perubahan (%) Desember 14 ke Desember 15 November 15 ke Desember 15 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Australia 1.595 1.114 1.514 -5,07 35,90 2 Singapura 1.388 1.187 1.087 -21,68 -8,38 3 Malaysia 588 433 534 -9,23 23,23 4 Hongkong 563 505 498 -11,47 -1,25 5 Tiongkok 170 171 265 56,05 54,76 6 Thailand 141 152 156 11,10 3,03 7 Korea Selatan 219 244 203 -7,08 -16,81 8 Timor Leste 93 93 101 9,58 8,54 9 Qatar 133 210 228 71,55 8,57 10 Jepang 219 225 214 -2,29 -4,95 11 Lainnya 292 646 802 174,43 24,21 Total 5 400 4 980 5 604 3,76 12,51
Sementara itu, keberangkatan pesawat angkutan udara domestik dari bandara Ngurah Rai pada bulan Desember 2015 mencapai 3.372 unit penerbangan, atau naik 18,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lima tujuan utamanya masing-masing adalah JKT/Soekarno-Hatta sebanyak 1.192 unit penerbangan, Surabaya 516 unit penerbangan, Lombok Praya 219 unit penerbangan, Jogyakarta 202 unit penerbangan dan Bandung 188 unit penerbangan.
Tabel 3
Perkembangan Jumlah Pesawat dan Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan Desember 2014, November 2015 dan Desember 2015
No.
Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang
Des 2014 (unit) Nov 2015 (Unit) Des 2015 (Unit) Perubahan (%) Des 2014 (orang) Nov 2015 (orang) Des 2015 (orang) Perubahan (%) Des 14 ke Des 15 Nov 15 ke Des 15 Des 14 ke Des 15 Nov 15 ke Des 15 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 JKT/Soekarno-Hatta 1228 1012 1192 -2,93 17,79 189 321 157 534 176 818 -6,60 12,24 2 Surabaya 498 444 516 3,61 16,22 58 339 50 802 65 370 12,05 28,68 3 Lombok Praya 236 147 219 -7,20 48,98 18 757 9 429 16 336 -12,91 73,25 4 Jogyakarta 232 173 202 -12,93 16,76 30 207 19 645 25 384 -15,97 29,21 5 Bandung 239 168 188 -21,34 11,90 31 364 23 185 26 709 -14,84 15,20 6 Labuan Bajo 172 139 173 0,58 24,46 8 684 5 413 6 968 -19,76 28,73 7 Ujung Pandang 134 114 150 11,94 31,58 18 299 16 539 18 900 3,28 14,28 8 Kupang/Eltari 64 89 119 85,94 33,71 5 420 5 776 7 622 40,63 31,96 9 JKT/Halim PK 19 67 75 294,74 11,94 29 6 382 7 700 26451,72 20,65 10 Semarang 62 56 62 0,00 10,71 5 997 4 622 5 480 -8,62 18,56 11 Lainnya 527 444 476 -9,68 7,21 24 496 17 602 20 330 -17,01 15,50 Total 3 411 2 853 3 372 -1,14 18,19 390 913 316 929 377 617 -3,40 19,15
Selanjutnya untuk jumlah penumpang, secara keseluruhan terjadi peningkatan sebesar 19,15 persen yaitu dari 316.929 orang di bulan November 2015 menjadi 377.617 orang pada bulan Desember 2015. Lima tujuan utama keberangkatan angkutan udara domestik, semua mengalami peningkatan, dimana penerbangan ke Lombok Praya mengalami pertumbuhan jumlah penumpang yang cukup tinggi yaitu sebesar 73,25 persen.
Tabel 4
Perkembangan Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Domestik dari
Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan Desember 2014, November 2015 dan Desember 2015
No. Tujuan
Jumlah Bagasi dan Barang Desember 2014 (Ton) November 2015 (Ton) Desember 2015 (Ton) Perubahan (%) Desember 14 ke Desember 15 November 15 ke Desember 15 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 JKT/Soekarno-Hatta 1.725 1.620 2.000 15,94 23,47 2 Surabaya 438 411 572 30,52 39,16 3 Lombok Praya 130 68 125 -4,19 84,59 4 Jogyakarta 225 164 237 5,62 44,62 5 Bandung 252 190 236 -6,05 24,63 5 Labuan Bajo 94 80 99 5,21 23,44 7 Ujung Pandang 217 293 348 60,17 18,80 8 Kupang/Eltari 67 134 160 139,89 19,56 9 JKT/Halim PK 0,13 44 59 46469,84 32,55 10 Semarang 53 39 52 -1,37 31,57 11 Lainnya 267 333 392 46,93 17,93 Total 3 468 3 376 4 280 23,44 26,80
Hal yang sama juga terjadi pada jumlah angkutan bagasi dan barang yang secara umum mengalami kenaikan sebesar 26,80 persen. Jika disimak untuk lima tujuan utama penerbangan domestik yaitu JKT/Soekarno-Hatta, Surabaya, Lombok Praya, Jogyakarta dan Bandung, seluruhnya tercatat mengalami peningkatan. Sementara jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya terlihat secara keseluruhan jumlah bagasi dan barang mengalami kenaikan sebesar 23,44 persen.
Secara kumulatif perkembangan jumlah pesawat angkutan udara internasional keadaan bulan Januari-Desember 2015 sebanyak 25.900 unit, meningkat 0,15 persen dibandingkan keadaan yang sama bulan Januari-Desember 2014 yang mencapai 25.860 unit. Sebaliknya untuk perkembangan jumlah penumpang angkutan udara internasional secara kumulatif pada periode yang sama, tercatat naik sebesar 3,81 persen yaitu dari 4.150.595 orang menjadi 4.308.664 orang. Sedangkan untuk jumlah bagasi dan barang, mengalami penurunan sebesar 8,30 persen yaitu dari 76.034 Ton menjadi 69.725 Ton.
Tabel 5
Perkembangan Kumulatif Jumlah Pesawat, Jumlah Penumpang, Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai Keadaan
Bulan Januari-Desember 2014 dan Januari-Desember 2015
No. Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Jumlah Bagasi dan Barang
Jan -Des 2014 (Unit) Jan -Des 2015 (Unit) Peru-bahan (%) Jan - Des 2014 (Orang) Jan – Des 2015 (Orang) Peru-bahan (%) Jan – Des 2014 (Ton) Jan – Des 2015 (Ton) Peru-bahan (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1 Australia 8.204 7.415 -9,62 1.132.193 1.151.724 1,73 21 484 20 506 -4,55 2 Singapura 5.658 5.668 0,18 1.013.586 911.037 -10,12 18 172 15 413 -15,18 3 Malaysia 4.008 3.659 -8,71 594.985 517.029 -13,10 8 284 6 713 -18,96 4 Hongkong 2.054 1.919 -6,57 426.626 445.889 4,52 8 126 6 601 -18,77 5 Tiongkok 1.039 1.608 54,76 159.953 263.248 64,58 1 763 2 927 65,99 6 Korea Selatan 936 919 -1,82 186.004 190.517 2,43 2 793 2 626 -5,97 7 Thailand 703 882 25,46 127.890 148.715 16,28 2 646 2 078 -21,47 8 Jepang 1.095 849 -22,47 193.756 186.536 -3,73 5 181 2 973 -42,62 9 Taiwan 643 746 16,02 149.586 152.792 2,14 4 554 3 340 -26,65 10 Timor Leste 599 741 23,71 53.822 61.012 13,36 844 1 035 22,56 11 Lainnya 921 1.494 62,21 112.194 280.165 149,71 2 186 5 512 152,15 Total 25 860 25 900 0,15 4.150.595 4.308.664 3,81 76 034 69 725 -8,30 Tabel 6
Perkembangan Kumulatif Jumlah Pesawat, Jumlah Penumpang, Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan
Bulan Januari-Desember 2014 dan Januari-Desember 2015
No. Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Jumlah Bagasi dan Barang
Jan -Des 2014 (Unit) Jan- Des 2015 (Unit) Peru-bahan (%) Jan - Des 2014 (Orang) Jan - Des 2015 (Orang) Peru- bahan (%) Jan - Des 2014 (Ton) Jan - Des 2015 (Ton) Peru-bahan (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1 JKT/Soekarno-Hatta 13.817 13.278 -3,90 2.251.197 2.036.797 -9,52 22 938 21 609 -5,80 2 Surabaya 5.873 5.460 -7,03 621.515 652.057 4,91 4 651 5 180 11,37 3 Lombok Praya 3.004 2.575 -14,28 218.062 187.971 -13,80 1 594 1 465 -8,12 4 Jogyakarta 2.561 2.373 -7,34 318.863 283.415 -11,12 2 500 2 368 -5,29 5 Bandung 2.683 2.266 -15,54 364.394 292.825 -19,64 3 285 2 526 -23,12 6 Labuan Bajo 1.919 1.839 -4,17 105.095 95.063 -9,55 1 315 1 165 -11,41 7 Ujung Pandang 1.870 1.572 -15,94 239.236 205.409 -14,14 2 983 3 374 13,11 8 Kupang/Eltari 749 780 4,14 70.066 61.062 -12,85 881 1 086 23,25 9 Bima 917 774 -15,59 47.457 38.244 -19,41 430 414 -3,84 10 Semarang 729 709 -2,74 52.274 59.416 13,66 442 547 23,66 11 Lainnya 5.090 5.654 11,08 228.394 280.420 22,78 3 078 3 987 29,55 Total 39 212 37 280 -4,93 4.516.553 4.192.679 -7,17 44 099 43 721 -0,86
Berbeda dengan penerbangan tujuan internasional yang mengalami peningkatan, perkembangan jumlah pesawat angkutan udara domestik secara kumulatif bulan Januari-Desember 2015 tercatat lebih rendah dibanding Januari-Desember 2014. Penurunannya mencapai 4,93 persen, yaitu dari 39.212 unit menjadi 37.280 unit. Penurunan jumlah pesawat tersebut diikuti pula oleh penurunan jumlah penumpang maupun jumlah bagasi dan barang angkutan udara domestik secara
kumulatif pada periode yang sama. Angkanya mencapai 7,17 persen untuk jumlah penumpang, dan 0,86 persen untuk jumlah bagasi dan barang.
2.
Angkutan Laut
Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat melalui beberapa pelabuhan di Provinsi Bali pada bulan Desember 2015 sebanyak 194.367 orang. Angka ini turun 12,00 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya sebesar 220.863 orang. Sementara untuk jumlah angkutan barang pada bulan Desember 2015 mengalami peningkatan sebesar 1,91 persen, yaitu dari 116.105 Ton menjadi 118.321 Ton.
Tabel 7
Perkembangan Jumlah Penumpang dan Barang Angkutan Laut di Provinsi Bali Bulan Desember 2014, November 2015 dan Desember 2015
No. Pelabuhan
Jumlah Penumpang Jumlah Barang
Des 2014 (orang) Nov 2015 (orang) Des 2015 (orang) Perubahan (%) Des 2014 (Ton) Nov 2015 (Ton) Des 2015 (Ton) Perubahan (%) Des 14 -Des 15 Nov 15- Des 15 Des 14- Des 15 Nov 15- Des 15 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Benoa – Denpasar 32.768 76.163 43.000 31,23 -43,54 39.929 1.693 1.486 -96,28 -12,23 2 Lainnya 133.465 144.700 151.367 13,41 4,61 114.797 114.412 116.835 1,78 2,12 Total 166.233 220.863 194.367 16,92 -12,00 154.726 116.105 118.321 -23,53 1,91
Penurunan pada jumlah penumpang di bulan Desember 2015, dipicu oleh penurunan penumpang di pelabuhan Benoa-Denpasar. Sebagaimana yang ditunjukan pada Tabel.7, penumpang angkutan laut pada bulan Desember 2015 dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang melalui pelabuhan Benoa-Denpasar mengalami penurunan sebesar 43,54 persen. Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan laut dari pelabuhan di luar Benoa-Denpasar mengalami peningkatan sebesar 4,61 persen. Untuk angkutan barang, secara umum tercatat meningkat 1,91 persen. Dengan rincian melalui pelabuhan laut Benoa-Denpasar turun 12,23 persen, dan pelabuhan selain Benoa-Denpasar mengalami kenaikan sebesar 2,12 persen.