• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN TRANSPORTASI UDARA DAN LAUT PROVINSI BALI DESEMBER 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN TRANSPORTASI UDARA DAN LAUT PROVINSI BALI DESEMBER 2014"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

 Pesawat angkutan udara internasional yang berangkat dari bandara Ngurah Rai pada bulan Desember 2014 mencapai 2.227 unit penerbangan. Jumlah ini tercatat meningkat 8,05 persen dibanding bulan sebelumnya yang hanya 2.061 unit. Disisi lain, jumlah penumpang penerbangan internasional pada periode yang sama justru mengalami penurunan sebesar 1,93 persen, yaitu dari 327.717 orang di Bulan November menjadi 321.396 orang di Bulan Desember. Demikian pula halnya dengan jumlah bagasi dan barang angkutan udara internasional yang mengalami penurunan 10,81 persen, yaitu dari 6.055 Ton menjadi hanya 5.400 Ton.

 Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari bandara Ngurah Rai pada bulan Desember 2014 sebanyak 3.411 unit penerbangan, atau naik 7,06 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang hanya 3.186 unit penerbangan. Hal ini sejalan dengan jumlah penumpang yang mencapai 390.913 orang, atau naik 2,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Demikian pula dengan jumlah bagasi dan barang angkutan udara domestik yang mencapai 3.468 Ton, atau naik 4,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 3.333 Ton.

 Untuk angkutan laut, jumlah penumpang yang berangkat melalui beberapa pelabuhan di Provinsi Bali pada bulan Desember 2014 sebanyak 166.233 orang. Angka ini meningkat 3,11 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya sebesar 161.217 orang. Sementara untuk angkutan barang pada periode dan moda transportasi yang sama, mencapai 162.726 Ton, atau naik sebesar 8,30 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang besarnya hanya 150.248 Ton.

No. 10/02/51/Th. II, 2 Februari 2015

P

ERKEMBANGAN

T

RANSPORTASI

U

DARA DAN

L

AUT

P

ROVINSI

B

ALI

D

ESEMBER

2014

1.

Angkutan Udara

Pada Bulan Desember 2014, jumlah pesawat angkutan udara internasional yang berangkat dari bandara Ngurah Rai mencapai 2.227 unit penerbangan. Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan

(2)

penumpang masing-masing sebanyak 3,03 persen, 0,28 persen dan 17,74 persen jika dibanding bulan sebelumnya. Sebaliknya untuk tujuan Singapura dan Malaysia, mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya masing-masing sebesar 2,93 persen dan 3,87 persen.

Tabel 1

Perkembangan Jumlah Pesawat dan Jumlah Penumpang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai, Keadaan Bulan Desember 2013, November dan Desember 2014

No, Tujuan

Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Des 2013 (Unit) Nov 2014 (Unit) Des 2014 (Unit) Perubahan (%) Des 2013 (orang) Nov 2014 (orang) Des 2014 (orang) Perubahan (%) Des 13 ke Des 14 Nov ke Des14 Des 13 ke Des 14 Nov ke Des14 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Australia 658 588 705 7,14 19,90 71.904 88.770 86.080 19,72 -3,03 2 Singapura 527 415 459 -12,90 10,60 85.874 72.211 74.328 -13,45 2,93 3 Malaysia 327 342 359 9,79 4,97 51.682 46.919 48.737 -5,70 3,87 4 Hongkong 151 160 164 8,61 2,50 24.728 33.777 33.682 36,21 -0,28 5 Jepang 93 91 90 -3,23 -1,10 14.233 17.769 14.617 2,70 -17,74 6 Korea Selatan 78 69 76 -2,56 10,14 14.663 13.407 15.294 4,30 14,07 7 Tiongkok 28 77 94 235,71 22,08 4.455 11.488 13.303 198,61 15,80 8 Thailand 66 56 62 -6,06 10,71 10.558 10.280 10.112 -4,22 -1,63 9 Taiwan 55 52 55 0,00 5,77 9.166 10.765 9.559 4,29 -11,20 10 Timor Leste 60 77 76 26,67 -1,30 5.911 5.636 5.454 -7,73 -3,23 11 Lainnya 60 134 87 45,00 -35,07 6.258 16.695 10.230 63,47 -38,72 Total 2.103 2.061 2.227 5,90 8,05 299.432 327.717 321.396 7,34 -1,93 Pengiriman bagasi dan barang dari kelima negara tujuan utama yaitu Australia, Singapura, Malaysia, Hongkong dan Jepang dibandingkan dengan bulan sebelumnya seluruhnya tercatat mengalami penurunan. Besarnya penurunan masing-masing, untuk Australia sebesar 19,54 persen, Singapura sebesar 5,66 persen, Malaysia sebesar 4,43 persen, Hongkong sebesar 5,74 persen dan Jepang sebesar 23,03 persen.

Diluar kelima Negara tersebut, Tiongkok tercatat sebagai Negara dengan persentase peningkatan jumlah pesawat maupun penumpang tertinggi untuk periode November ke Desember 2014. Angkanya mencapai 22,08 persen untuk jumlah pesawat dan 15,80 persen untuk jumlah penumpang. Tiongkok pada dasarnya merupakan salah satu Negara paling potensial dari sisi ekonomi karena kini Negara tersebut adalah kekuatan utama ekonomi dunia. Sebagai pasar potensial, sudah semestinya Tiongkok mendapat perhatian lebih, dalam hal ini tentu saja terkait dengan layanan transportasi khususnya transportasi udara.

(3)

Tabel 2

Perkembangan Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan Desember 2013, November dan Desember 2014

No. Tujuan

Jumlah Bagasi dan Barang Des 2013 (Ton) Nov 2014 (Ton) Des 2014 (Ton) Perubahan (%) Des 13

ke Des 14 ke Des 14 Nov

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Australia 1.332 1.983 1.595 19,76 -19,54 2 Singapura 1.492 1.471 1.388 -6,98 -5,66 3 Malaysia 670 616 588 -12,23 -4,43 4 Hongkong 583 597 563 -3,48 -5,74 5 Jepang 510 285 219 -56,97 -23,03 6 Korea Selatan 217 183 219 0,99 19,38 7 Tiongkok 60 134 170 180,90 26,90 8 Thailand 391 148 141 -64,01 -5,13 9 Taiwan 541 277 241 -55,42 -13,02 10 Timor Leste 95 81 92 -3,51 13,21 11 Lainnya 92 280 184 100,64 -34,23 Total 5.983 6.055 5.400 -9,74 -10,81 Tabel 3

Perkembangan Jumlah Pesawat dan Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan Desember 2013, November dan Desember 2014

No.

Tujuan

Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Des 2013 (unit) Nov 2014 (Unit) Des 2014 (Unit) Perubahan (%) Des 2013 (orang) Nov 2014 (orang) Des 2014 (orang) Perubahan (%) Des 13 ke Des 14 Nov ke Des 14 Des 13 ke Des 14 Nov ke Des 14 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 JKT/Soekarno-Hatta 1.345 1.117 1.228 -8,70 9,94 206.962 189.717 189.321 -8,52 -0,21 2 Surabaya 603 454 498 -17,41 9,69 54.827 54.904 58.339 6,41 6,26 3 Bandung 214 220 239 11,68 8,64 29.254 31.049 31.364 7,21 1,01 4 Lombok Praya 345 235 236 -31,59 0,43 20.823 17.898 18.757 -9,92 4,80 5 Yogyakarta 218 220 232 6,42 5,45 29.127 26.074 30.207 3,71 15,85 6 Ujung Pandang 196 138 134 -31,63 -2,90 21.954 18.741 18.299 -16,65 -2,36 7 Labuan Bajo 169 167 172 1,78 2,99 8.294 8.235 8.684 4,70 5,45 8 Kupang/Eltari 80 58 49 -38,75 -15,52 124 455 141 13,71 -69,01 9 Tambolaka 93 60 64 -31,18 6,67 10.353 4.499 5.420 -47,65 20,47 10 Lainnya 500 517 559 11,80 8,12 23.791 29.139 30.381 27,70 4,26 Total 3.763 3.186 3.411 -9,35 7,06 405.509 380.711 390.913 -3,60 2,68

(4)

peningkatan masing-masing ke Surabaya sebesar 6,26 persen, ke Bandung sebesar 1,01 persen ke Lombok Praya sebesar 4,80 persen, dan Yogyakarta sebesar 15,85 persen.

Tabel 4

Perkembangan Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan Desember 2013, November dan Desember 2014

No. Tujuan

Jumlah Bagasi dan Barang Des 2013 (Ton) Nov 2014 (Ton) Des 2014 (Ton) Perubahan (%) Des 2013 ke Des 2014 Nov ke Des 2014 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 JKT/Soekarno-Hatta 2.260 1.715 1.725 -23,65 0,61 2 Surabaya 434 372 438 0,85 17,76 3 Bandung 267 253 252 -5,90 -0,59 4 Jogyakarta 231 185 225 -2,56 21,58 5 Ujung Pandang 302 232 217 -28,16 -6,51 5 Lombok Praya 147 123 130 -11,30 6,05 7 Labuan Bajo 127 83 94 -25,62 13,33 8 Kupang/Eltari 2 2 1 -44,86 -58,69 9 Tambolaka 177 51 67 -62,36 31,45 10 Lainnya 275 317 319 15,75 0,69 Total 4.222 3.333 3.468 -17,87 4,05

Seiring dengan jumlah penumpang, angkutan bagasi dan barang secara umum juga tercatat mengalami kenaikan yaitu sebesar 4,05 persen. Sementara jika dilihat berdasarkan tujuannya, lima tujuan utama pengiriman bagasi dan barang adalah ke Jakarta/Soekarno Hatta sebesar 1.725 Ton (naik 0,61 persen dari bulan sebelumnya), Surabaya sebesar 438 Ton (naik 17,76 persen dari bulan sebelumnya), Bandung sebesar 252 Ton (turun 0,59 persen dari bulan sebelumnya), Yogyakarta sebesar 225 Ton (naik 21, 58 persen dari bulan sebelumnya) dan Ujung Pandang sebesar 217 Ton (turun 6,51 persen dari bulan sebelumnya).

Salah satu hal menarik di bulan ini adalah adanya perbedaan komposisi antara jumlah pesawat, penumpang dan barang. Untuk jumlah pesawat dan penumpang, tujuan Lombok Praya termasuk dalam 5 besar tujuan utama sementara jika dilihat dari jumlah barang, Lombok Praya justru jauh tertinggal dibawah Ujung Pandang. Perbandingannya bahkan hampir mencapai dua kali lipat Diluar itu, Tambolaka tercatat mengalami persentase peningkatan tertinggi, sebaliknya Kupang/Eltari tercatat sebagai yang terendah.

(5)

Tabel 5

Perkembangan Kumulatif Jumlah Pesawat, Jumlah Penumpang, Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai Keadaan

Bulan Januari-Desember 2013 dan Januari-Desember 2014

No, Tujuan

Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Jumlah Bagasi dan Barang Jan – Des 2013 (Unit) Jan -Des 2014 (Unit) Peru-bahan (%) Jan – Des 2013 (Orang) Jan – Des 2014 (Orang) Peru-bahan (%) Jan – Des 2013 (Ton) Jan – Des 2014 (Ton) Peru-bahan (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1 Australia 6.758 8.204 21,40 922.823 1.132.193 22,69 17.731 21.484 21,17 2 Singapura 5.172 5.636 8,97 924.395 1.013.586 9,65 16.615 18.172 9,37 3 Malaysia 3.374 4.031 19,47 489.176 594.985 21,63 7.194 8.284 15,15 4 Hongkong 1.557 2.054 31,92 328.594 426.626 29,83 7.090 8.126 14,62 5 Jepang 1.084 1.095 1,01 183.969 193.756 5,32 6.395 5.181 -18,98 6 Korea Selatan 808 936 15,84 165.262 186.004 12,55 2.521 2.793 10,75 7 Tiongkok 252 1.039 312,30 38.475 159.953 315,73 503 1.763 250,67 8 Thailand 727 703 -3,30 126.117 127.890 1,41 3.810 2.646 -30,57 9 Taiwan 655 643 -1,83 144.751 149.586 3,34 5.245 4.554 -13,17 10 Timor Leste 617 599 -2,92 60.196 53.822 -10,59 1.024 844 -17,53 11 Lainnya 1.096 -591 -153,92 83.139 112.194 34,95 1.351 2.186 61,79 Total 22.100 24.349 10,18 3.466.897 4.150.595 19,72 69.479 76.033 9,43 Secara kumulatif, jumlah pesawat angkutan udara internasional keadaan bulan Januari-Desember 2014 mencapai 24.349 unit, atau mengalami kenaikan 10,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 22.100 unit. Kemudian untuk jumlah penumpang, secara kumulatif pada periode Januari-Desember 2014 mengalami kenaikan sebesar 19,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu dari 3.466.897 orang menjadi 4.150.595 orang. Sedangkan untuk jumlah bagasi dan barang angkutan udara internasional, secara kumulatif bulan Januari-Desember 2014 naik sebesar 9,43 persen dibandingkan keadaan bulan Januari-Desember 2013 yaitu dari 69.479 Ton menjadi 76.033 Ton.

Tabel 6

Perkembangan Kumulatif Jumlah Pesawat, Jumlah Penumpang, Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan

Bulan Januari-Desember 2013 dan Januari-Desember 2014

No. Tujuan

Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Jumlah Bagasi dan Barang Jan – Des 2013 (Unit) Jan – Des 2014 (Unit) Peru-bahan (%) Jan – Des 2013 (Orang) Jan – Des 2014 (Orang) Peru bahan (%) Jan – Des 2013 (Ton) Jan – Des 2014 (Ton) Peru-bahan (%)

(6)

2.

Angkutan Laut

Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat melalui beberapa pelabuhan di Provinsi Bali pada bulan Desember 2014 sebanyak 166.233 orang. Angka ini naik 3,11 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya sebesar 161.217 orang. Kenaikan juga terjadi pada angkutan barang bulan Desember 2014 yaitu sebesar 8,30 persen, dari 150.248 Ton menjadi 162.726 Ton.

Tabel 7

Perkembangan Angkutan Laut di Provinsi Bali

Keadaan Bulan November 2013, Oktober dan November 2014 No

, Pelabuhan

Jumlah Penumpang Jumlah Barang Des 2013 (orang) Nov 2014 (orang) Des 2014 (orang) Perubahan (%) Des 13 - Nov - Des 14 Des 14 Des 2013 (Ton) Nov 2014 (Ton) Des 2014 (Ton) Perubahan (%) Des13 - Nov - Des 14 Des 14 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Benoa – Denpasar 22.285 34.108 32.768 47,04 -3,93 93.890 39.494 39.929 -57,47 1,10 2 Lainnya 132.854 127.109 133.465 0,46 5,00 94.778 110.754 122.797 29,56 10,87 Total 155.139 161.217 166.233 7,15 3,11 188.668 150.248 162.726 -13,75 8,30

Perkembangan penumpang angkutan laut pada bulan Desember 2014 dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang melalui pelabuhan Benoa-Denpasar mengalami penurunan sebesar 3,93 persen yaitu dari 34.108 orang menjadi 32.768 orang. Sementara itu penumpang angkutan laut dari pelabuhan di luar Benoa-Denpasar mengalami kenaikan sebesar 5,00 persen, yaitu dari 127.109 orang menjadi 133.465 orang.

Untuk angkutan barang lewat pelabuhan laut Benoa-Denpasar pada bulan Desember 2014 tercatat mengalami peningkatan sebesar 1,10 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 39.494 Ton menjadi 39.929 Ton. Demikian pula halnya dengan pelabuhan selain Benoa-Denpasar yang juga mengalami peningkatan sebesar 10,87 persen, yaitu dari 110.754 Ton menjadi 122.797 Ton.

(7)

Referensi

Dokumen terkait

 Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari bandara Ngurah Rai pada bulan November 2015 sebanyak 2.853 unit penerbangan, atau turun 12,59 persen

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat ke tujuan embarkasi utama pesawat pada bulan Februari 2014 menuju Jakarta/Soekarno Hatta yaitu sebesar

 Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai pada Bulan Januari 2017 sebanyak 3.528 unit penerbangan, atau turun 1,89 persen

 Jumlah penumpang angkutan udara domestik Oktober 2016 yang berangkat dari Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 220.211 orang atau mengalami kenaikan sebesar 18,65 persen dari

 Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari bandara Ngurah Rai pada bulan September 2015 sebanyak 3.097 unit penerbangan, atau turun 6,12 persen

 Jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari 2017 yang berangkat dari Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 282.259 orang atau mengalami penurunan sebesar 2,23 persen dari

 Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai pada Bulan September 2016 sebanyak 3.373 unit penerbangan, atau turun 3,02 persen

 Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai pada Bulan Juni 2017 sebanyak 3.287 unit penerbangan, atau turun 5,52 persen