Jumlah keberangkatan pesawat udara internasional dari Bandara Ngurah Rai pada Bulan September 2016 mencapai 2.380 unit penerbangan. Jumlah ini tercatat mengalami penurunan 8,07 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 2.589 unit. Kondisi tersebut sejalan dengan jumlah penumpang penerbangan internasional pada periode yang sama, dimana terjadi penurunan sebesar 8,36 persen, yaitu dari 487.772 orang di Bulan Agustus 2016 menjadi 446.997 orang di Bulan September 2016. Berbeda dengan jumlah bagasi dan barang angkutan udara internasional yang mengalami peningkatan 2,55 persen, yaitu dari 7.622 ton menjadi 7.816 ton.
Untuk angkutan udara domestik, jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai pada Bulan September 2016 sebanyak 3.373 unit penerbangan, atau turun 3,02 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 3.478 unit penerbangan. Kondisi ini tidak berbeda dengan jumlah penumpang 412.801 orang, atau turun 13,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 475.352 orang. Demikian juga dengan jumlah bagasi dan barang mengalami penurunan sebesar 7,79 persen yaitu dari 4.850 ton di Bulan Agustus 2016 menjadi 5.260 ton di Bulan September 2016.
Untuk angkutan laut, jumlah penumpang yang berangkat melalui beberapa pelabuhan di Provinsi Bali pada bulan September 2016 sebanyak 204.645 orang. Angka ini turun 4,23 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 213.682 orang. Sementara untuk angkutan barang pada periode dan moda transportasi yang sama, mencapai 4.396 ton, atau turun sebesar 68,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang besarnya mencapai 13.838 ton.
No. 71/11/51/Th. III, 1 November 2016
P
ERKEMBANGAN
T
RANSPORTASI
U
DARA DAN
L
AUT
P
ROVINSI
B
ALI
S
EPTEMBER
2016
1.
Angkutan Udara
Pada Bulan September 2016, jumlah pesawat angkutan udara internasional yang berangkat dari bandara Ngurah Rai mencapai 2.380 unit penerbangan. Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan keadaan bulan sebelumnya yang mencapai 2.589 unit penerbangan. Atau jika dipersentasekan, terjadi penurunan sebesar 8,07 persen. Kondisi tersebut sejalan dengan jumlah penumpang penerbangan internasional pada periode yang sama, dimana terjadi penurunan sebesar 8,36 persen, yaitu dari 487.772 orang di Bulan Agustus 2016 menjadi 446.997 orang di Bulan September 2016. Berbeda halnya dengan jumlah bagasi dan barang angkutan udara internasional yang mengalami kenaikan 2,55 persen, yaitu dari 7.622 ton menjadi 7.816 ton.
Lima Negara yang menjadi tujuan utama keberangkatan pesawat angkutan udara internasional pada Bulan September 2016 adalah Australia, Singapura, Malaysia, Tiongkok, dan Hongkong. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kelima negara tersebut semua jumlah penerbangan mengalami penurunan masing-masing sebesar 5,89 persen, dan 3,13 persen 3,25 persen, 26,16 persen, dan 2,27 persen. Senada dengan negara tujuan keberangkatan penumpang, dari kelima negara tersebut
semua mengalami penurunan masing-masing 5,46 persen, 7,44 persen, 1,70 persen, 30,94 persen, dan 4,06 persen sebagaimana yang tersaji pada tabel 1.
Tabel 1
Perkembangan Jumlah Pesawat dan Jumlah Penumpang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai, Keadaan Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No, Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Sept 2015 (Unit) Agt 2016 (Unit) Sept 2016 (Unit) Perubahan (%) Sept 2015 (Orang) Agt 2016 (Orang) Sept 2016 (Orang) Perubahan (%) Sept 15 ke Sept 16 Agt 16 ke Sept 16 Sept 15 ke Sept 16 Agt 16 ke Sept 16 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Australia 650 679 639 -1,69 -5,89 97 846 124 742 117 934 20,53 -5,46 2 Singapura 490 480 465 -5,10 -3,13 85 007 89 931 83 241 -2,08 -7,44 3 Malaysia 285 338 327 14,74 -3,25 43 589 51 565 50 687 16,28 -1,70 4 Tiongkok 134 367 271 102,24 -26,16 19 623 61 508 42 478 116,47 -30,94 5 Hongkong 156 132 129 -17,31 -2,27 38 024 34 959 33 539 -11,80 -4,06 6 Thailand 79 82 80 1,27 -2,44 15 318 16 206 17 128 11,82 5,69 7 Timor Leste 60 93 72 20,00 -22,58 3 972 7 663 6 840 72,21 -10,74 8 Jepang 62 86 72 16,13 -16,28 15 058 13 703 13 537 -10,10 -1,21 9 Korea Selatan 71 66 65 -8,45 -1,52 15 586 14 990 13 437 -13,79 -10,36 10 Taiwan 59 62 60 1,69 -3,23 15 033 15 924 15 647 4,08 -1,74 11 Lainnya 168 204 200 19,05 -1,96 32 154 56 581 52 529 63,37 -7,16 Total 2 214 2 589 2 380 7,50 -8,07 381 210 487 772 446 997 17,26 -8,36
Jumlah pengiriman bagasi dan barang dari kelima negara tujuan utama yaitu Australia, Singapura, Malaysia, Tiongkok, dan Hongkong dibandingkan dengan bulan sebelumnya menunjukan bahwa Australia dan Hongkong mengalami peningkatan masing-masing sebesar 7,28 persen dan 4,66 persen, Sebaliknya Singapura, Malaysia, dan Tiongkok mengalami penurunan sebesar 5,79 persen 7,83 persen, dan 20,97 persen. Selanjutnya jika dibandingkan dengan Bulan September 2015, dari kelima negara tersebut semua mengalami peningkatan masing-masing 21,97 persen, 5,75 persen, 7,26 persen, 109,15 persen dan 7,83 persen.
Tabel 2
Perkembangan Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No. Tujuan
Jumlah Bagasi dan Barang Sept 2015 (Ton) Agt 2016 (Ton) Sept 2016 (Ton) Perubahan (%) Sept 15 ke Sept 16 Agt 16 ke Sept 16 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Australia 1.787 2.011 2.180 21,97 8,40 2 Singapura 1.307 1.468 1.383 5,75 -5,79 3 Tiongkok 564 656 605 7,26 -7,83 4 Malaysia 234 640 489 109,15 -23,57 5 Hongkong 508 524 548 7,83 4,66 6 Timor Leste 225 256 283 25,41 10,46 7 Jepang 84 108 107 26,75 -0,84 8 Thailand 245 218 395 61,43 81,17 9 Korea Selatan 215 201 215 -0,31 6,90 10 Taiwan 291 319 378 29,68 18,41 11 Lainnya 632 1.222 1.235 95,26 1,04 Total 6 094 7 622 7 816 28,26 2,55
Sementara itu, keberangkatan pesawat angkutan udara domestik dari Bandara Ngurah Rai pada Bulan September 2016 mencapai 3.373 unit penerbangan, atau turun 3,02 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 3.478 unit penerbangan. Lima tujuan utamanya masing-masing adalah Jkt/Soekarno-Hatta sebanyak 1.134 unit penerbangan, Surabaya 424 unit penerbangan, Lombok Praya 251 unit penerbangan, Jogyakarta 250 unit penerbangan dan Ujung Pandang 188 unit penerbangan.
Tabel 3
Perkembangan Jumlah Pesawat dan Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No.
Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Sept 2015 (Unit) Agt 2016 (Unit) Sept 2016 (Unit) Perubahan (%) Sept 2015 (Orang) Agt 2016 (Orang) Sept 2016 (Orang) Perubahan (%) Sept 15 ke Sept 16 Agt 16 ke Sept 16 Sept 15 ke Sept 16 Agt 16 ke Sept 16 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Jkt/Soekarno-Hatta 1 097 1 156 1 134 3,37 -1,90 165 000 213 560 181 598 10,06 -14,97 2 Surabaya 456 424 424 -7,02 0 49 299 68 607 59 894 21,49 -12,70 3 Lombok Praya 219 264 251 14,61 -4,92 15 831 23 758 21 269 34,35 -10,48 4 Jogyakarta 193 254 250 29,53 -1,57 21 482 36 743 30 756 43,17 -16,29 5 Ujung Pandang 129 194 188 45,74 -3,09 16 089 26 803 26 032 61,80 -2,88 6 Labuan Bajo 150 193 182 21,33 -5,70 7 070 14 510 14 977 111,84 3,22 7 Bandung 169 180 180 6,51 0 22 604 30 313 27 608 22,14 -8,92 8 Jkt/Halim Pk 16 78 72 350,00 -7,69 0 8 993 9 336 - 3,81 9 Tambolaka 58 59 64 10,34 8,47 2 204 4 196 3 779 71,46 -9,94 10 Semarang 59 63 62 5,08 -1,59 3 004 4 990 4 543 51,23 -8,96 11 Lainnya 551 613 566 2,72 -7,67 25 415 42 879 33 009 29,88 -23,02 Total 3 097 3 478 3 373 8,91 -3,02 327 998 475 352 412 801 25,85 -13,16
Selanjutnya untuk jumlah penumpang, secara keseluruhan terjadi penurunan sebesar 13,16 persen yaitu dari 475.352 orang di Bulan Agustus 2016 menjadi 412.801 orang pada Bulan September 2016. Dibandingkan bulan sebelumnya, lima tujuan utama keberangkatan angkutan udara domestik, Jkt/Soekarno-Hatta, Surabaya, Lombok Praya, Jogyakarta, dan Ujung Pandang tercatat mengalami penurunan masing-masing sebesar 14,97 persen, 12,70 persen, 10,48 persen, 16,29 persen dan 2,88 persen.
Tabel 4
Perkembangan Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Domestik dari
Bandara Ngurah Rai Keadaan Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No. Tujuan
Jumlah Bagasi dan Barang Sept 2015 (Ton) Agt 2016 (Ton) Sept 2016 (Ton) Perubahan (%) Sept 15 ke Sept 16 Agt 16 ke Sept 16 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Jkt/Soekarno-Hatta 1 868 2 490 2,490 33,27 0,01 2 Surabaya 393 540 477 21,42 -11,54 3 Lombok Praya 132 222 189 43,64 -14,81 4 Jogyakarta 198 314 256 29,57 -18,59 5 Ujung Pandang 277 452 373 34,84 -17,35 5 Labuan Bajo 105 187 151 43,05 -19,41 7 Bandung 197 277 225 14,23 -18,94 8 Jkt/Halim Pk 0 70 72 - 3,82 9 Tambolaka 49,34 70 72 45,59 1,92 10 Semarang 56 75 72 28,27 -3,86 11 Lainnya 451 563 472 4,62 -16,07 Total 3 727 5 260 4 850 30,14 -7,79
Jumlah angkutan bagasi dan barang secara umum juga mengalami penurunan sebesar 7,97 persen. Jika disimak untuk lima tujuan utama penerbangan domestik yaitu Jkt/Soekarno-Hatta, Surabaya, Lombok Praya, Jogyakarta dan Ujung Pandang, terlihat bahwa jumlah bagasi dan barang tujuan Jkt/Soekarno-Hatta yang mengalami peningkatan yaitu sebesar 0,01 persen. Sementara apabila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, terlihat secara keseluruhan jumlah bagasi dan barang mengalami kenaikan sebesar 33,27 persen.
Secara kumulatif perkembangan jumlah pesawat angkutan udara internasional keadaan Bulan Januari - September 2016 sebanyak 19.399 unit, naik 12,82 persen dibandingkan keadaan yang sama Bulan Januari - September 2015 yang mencapai 17.194 unit. Sebaliknya untuk perkembangan jumlah penumpang angkutan udara internasional secara kumulatif pada periode yang sama, tercatat naik sebesar 15,49 persen yaitu dari 2.878.127orang menjadi 3.323.950 orang. Sedangkan untuk jumlah bagasi dan barang, mengikuti jumlah pesawat yaitu mengalami peningkatan sebesar 13,51 persen yaitu dari 46.270 ton menjadi 52.520 ton.
Tabel 5
Perkembangan Kumulatif Jumlah Pesawat, Jumlah Penumpang, Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Internasional dari Bandara Ngurah Rai Keadaan
Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No. Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Jumlah Bagasi dan Barang Jan - Sept 2015 (Unit) Jan - Sept 2016 (Unit) Peru-bahan (%) Jan - Sept 2015 (Orang) Jan – Sept 2016 (Orang) Peru-bahan (%) Jan – Sept 2015 (Ton) Jan – Sept 2016 (Ton) Peru-bahan (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1 Australia 5 542 6 118 10,39 869 300 1 040 645 19,71 15 723 16 416 4,41 2 Singapura 4 279 4 178 -2,36 695 504 662 635 -4,73 11 590 10 921 -5,77 3 Malaysia 2 748 2 884 4,95 394 306 389 939 -1,11 5 201 4 824 -7,25 4 Tiongkok 1 221 2 293 87,80 209 436 397 814 89,95 2 243 4 554 103,05 5 Hongkong 1 452 1 355 -6,68 343 623 323 577 -5,83 5 041 4 993 -0,96 6 Timor Leste 550 791 43,82 43 955 56 290 28,06 736 861 16,94 7 Thailand 658 696 5,78 112 892 118 379 4,86 1 588 1 659 4,46 8 Jepang 668 618 -7,49 145 060 121 550 -16,21 2 278 2 173 -4,60 9 Korea Selatan 689 612 -11,18 142 158 121 438 -14,58 1 942 1 682 -13,37 10 Qatar 348 546 56,90 92 304 170 996 85,25 1 725 3 138 81,93 11 Lainnya 1,253 1,688 34,72 210 799 367 684 74,42 4 297 9 114 112,12 Total 19 408 21 779 12,22 3 259 337 3 770 947 15 70 52 364 60 337 15,23 Tabel 6
Perkembangan Kumulatif Jumlah Pesawat, Jumlah Penumpang, Jumlah Bagasi dan Barang Angkutan Udara Domestik dari Bandara Ngurah Rai Keadaan
Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No. Tujuan
Jumlah Pesawat Jumlah Penumpang Jumlah Bagasi dan Barang Jan - Sept 2015 (Unit) Jan - Sept 2016 (Unit) Peru-bahan (%) Jan - Sept 2015 (Orang) Jan – Sept 2016 (Orang) Perubahan (%) Jan – Sept 2015 (Ton) Jan – Sept 2016 (Ton) Peru-bahan (%) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) 1 Jkt/Soekarno-Hatta 9 912 10 109 1,99 1 527 433 1 647 277 7,85 16 058 18 725 16,61 2 Surabaya 4 017 4 135 2,94 480 164 600 723 25,11 3 751 4 783 27,52 3 Lombok Praya 1 987 2 ,232 12,33 146 477 183 286 25,13 1 139 1 533 34,57 4 Jogyakarta 1 800 2 148 19,33 215 279 263 033 22,18 1 766 2 265 28,27 5 Ujung Pandang 1 174 1 602 36,46 152 903 207 105 35,45 2 402 3 521 46,61 6 Bandung 1 725 1 593 -7,65 218 576 239 574 9,61 1 895 2 111 11,40 7 Labuan Bajo 1 372 1 583 15,38 75 841 90 534 19,37 873 1 164 33,45 8 Jkt/Halim Pk 135 647 379,26 160 71 047 44 304,38 2 547 32 029,63 9 Kupang/Eltari 510 630 23,53 42 870 48 604 13,38 701 760 8,39 10 Bima 595 555 -6,72 33 542 19 074 -43,13 323 229 -28,98 11 Lainnya 4,564 4,742 3,90 249 623 290 861 16,52 3 143 4 178 32,95 TOTAL 27 791 29 976 7,86 3 142 868 3 661 118 16,49 32 053 39 818 24,23
Perkembangan jumlah pesawat angkutan udara domestik secara kumulatif Bulan
Januari-September 2016 juga tercatat lebih tinggi dibanding Januari - September 2015. Peningkatannya
mencapai 7,86 persen, yaitu dari 27.791 unit menjadi 29.796 unit. Peningkatan jumlah pesawat tersebut diikuti pula oleh peningkatan jumlah penumpang maupun jumlah bagasi dan barang angkutan udara domestik secara kumulatif pada periode yang sama. Angkanya mencapai 16,49 persen untuk jumlah penumpang, dan 24,23 persen untuk jumlah bagasi dan barang.
2.
Angkutan Laut
Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat melalui beberapa pelabuhan di Provinsi Bali pada Bulan September 2016 sebanyak 204.645 orang. Angka ini turun 4,23 persen dibandingkan keadaan bulan sebelumnya sebesar 213.682 orang. Sejalan dengan angkutan penumpang untuk jumlah angkutan barang pada Bulan September 2016 mengalami penurunan sebesar 9,54 persen, yaitu dari 13.838 ton menjadi 12.517 ton.
Tabel 7
Perkembangan Jumlah Penumpang Angkutan Laut di Provinsi Bali Bulan September 2015, Agustus 2016 dan September 2016
No. Pelabuhan
Jumlah Penumpang Jumlah Barang Sept 2015 (orang) Agustus 2016 (orang) Sept 2016 (orang) Perubahan (%) Sept 2015 (Ton) Agustus 2016 (Ton) Sept 2016 (Ton) Perubahan (%) Sept 15 -Sept 16 Agt 16-Sept 16 Sept 15 - Sept 16 Agt 16-Sept 16 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Benoa-Denpasar 33 881 55 641 69 753 105,88 25,36 15 806 4 000 3 086 -80,48 -22,85 2 Lainnya 81 908 158 041 134 892 64,69 -14,65 4 356 9 838 1 310 -69,93 -86,69 Total 115 789 213 682 204 645 76,74 -4,23 20 162 13 838 4 396 -78,20 -68,23
Menurunnya jumlah penumpang di Bulan September 2016, dipicu oleh penurunan penumpang di pelabuhan laut di luar Benoa - Denpasar. Sebagaimana yang ditunjukan pada tabel.7, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya tercatat mengalami penurunan sebesar 14,65 persen. Sebaliknya pelabuhan Benoa - Denpasar mengalami peningkatan mencapai 25,36 persen. Jumlah angkutan barang pada Bulan September 2016 yang secara umum juga mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 68,23 persen, disebabkan oleh turunnya jumlah barang yang dimuat melalui pelabuhan laut Benoa - Denpasar sebesar 22,85 persen, dan juga yang melalui pelabuhan di luar Benoa - Denpasar yang mengalami penurunan sebesar 86,69 persen.