• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Berat Bayi Lahir Rendah pada Ibu yang Menderita Preeklampsia dan Tidak Menderita Preeklampsia di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Berat Bayi Lahir Rendah pada Ibu yang Menderita Preeklampsia dan Tidak Menderita Preeklampsia di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2015"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diperoleh hasil 45 orang (54,2%) ibu anemia yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sebanyak 24 orang (53,3%)

Anemia pada ibu hamil akan menambahkan risiko ibu untuk melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di samping risiko perdarahan sebelum dan pada saat persalinan, bahkan

„Faktor Maternal dan Kualitas Pelayanan Ante natal yang Berisiko terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Studi Pada Ibu yang Periksa Hamil ke Tenaga kesehatan

Sudah diketahui secara umum bahwa wanita obesitas mempunyai risiko mengalami preeklampsia 3 1⁄2 kali lebih tinggi dibandingkan 
 dengan wanita yang berat badannya ideal

Hasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diperoleh hasil 45 orang (54,2%) ibu anemia yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sebanyak 24 orang (53,3%)

Hasil dan Pembahasan: Dari penelitian ini diperoleh hasil 45 orang (54,2%) ibu anemia yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sebanyak 24 orang (53,3%)

Salah satu komplikasi anemia pada kehamilan adalah BBLR pada bayi yang dilahirkan, Oleh karena itu, peneliti ingin meneliti hubungan antara berat badan lahir bayi dengan ibu

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUP Haji Adam Malik dari tahun 2011- 2012.. Penelitian ini