• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penetapan Kadar Kalium Pada Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight) Segar, Simplisia Dan Infusa Secara Spektrofotometri Serapan Atom

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penetapan Kadar Kalium Pada Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight) Segar, Simplisia Dan Infusa Secara Spektrofotometri Serapan Atom"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

39

DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, S. (2004). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Cetakan Keempat. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. Halaman 228, 233, 234, 235, 249.

Anonim. (2000). Inventaris Tanaman Obat Indonesia (I). Jilid Kesatu. Jakarta: Departemen Kesahatan & Kesejahteraan Sosial RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Halaman 105.

Anonim. (2015). Salam (tumbuhan). Diakses: 3 Juni 2015. Bader, N. R. (2011). Sample Preparation For Flame Atomic Absorption

Spectroscopy: An Overview. Rasayan Journal Chemistry. 4(1): 51.

Depkes RI. (1980). Materia Medika Indonesia. Jilid Keempat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman 111,112,113.

Depkes RI. (1995). Materia Medika Indonesia. Jilid Keenam. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman x, xi, 321,322, 323, 324, 325 .

Ditjen POM. (1995). Farmakope Indonesia. Edisi Keempat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Halaman 9, 1203.

Ermer, J., dan McB. Miller. J. H. (2005). Method Validation in Pharmaceutical

Analysis. Weinheim: Wiley-Vch Verlag GmbH & Co. KGaA. Halaman

171.

Harmita. (2004). Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Review Artikel. Majalah Ilmu Kefarmasian. 1(3): 117, 118, 119, 121,122, 127, 128, 130,131.

Harris, D. C. (2010). Quantitative Chemical Analysis. Eighth Edition. New York: W. H. Freeman and Company. Halaman 481.

Herliana, E. (2013). Diabetes Kandas Berkat Herbal. Jakarta: F Media. Halaman 55.

Isaac, R. A. (1988). Metals in Plants. Dalam: Helrich, K. (1990). Official Methods

of the Association of Official Analytical Chemist. Fifteenth Edition.

Virginia: AOAC International. Halaman 42.

(2)

40

Nurcahyati, E. (2014). Khasiat Dahsyat Daun Salam. Jakarta: Jendela Sehat. Halaman 8,15, 16, 18.

Rohman, A. (2007). Kimia Farmasi Analisis. Cetakan Kesatu. Yogyakarta: PustakaPelajar. Halaman 298, 299,302, 305-312, 314, 318-32.

Setyaningrum, A., dan Sukesi. (2013). Preparasi Penentuan Ca. Na, dan K dalam Nugget Ayam-Rumput Laut (Eucheuma cottonii). Jurnal Sains dan Seni

Pomits. 2(1): 3.

Sudjana. (2005). Metode Statistika. Edisi Keenam. Bandung: Tarsito. Halaman 93, 168, 193, 202, 249.

Syukur, C., dan Hernani. (2001). Budi Daya Tanaman Obat Komersial. Jakarta: Penebar Swadaya. Halaman 1.

Tan, H.T., dan Rahardja, K. (2008). Obat-Obat Penting: Khasiat, Penggunaan,

dan Efek-Efek Sampingnya. Edisi Keenam. Jakarta: PT. Elex Media

Komputindo. Halaman: 870.

United States Department of Agriculture America. (2014). Nutrient Database for

Standard Reference Release 27 Basic Report 02004, Spices, bay leaf.

Diakses: 10 Agustus 2014. http://ndb.nal.usda.gov/ndb/foods/show/235. Utami, P., dan Puspaningtyas, D. E. (2013). The Miracle Of Herbs. Jakarta: Agro

Media Pustaka. Halama 61, 62.

Vogel, A.I. (1979).Textbook of Macro and Semimicro Qualitative Inorganic

Analysis. Penerjemah: Setiono dan Hadyana Pudjaatmaka. (1990). Vogel:

Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro. Bagian

Referensi

Dokumen terkait

Judul Skripsi : Penetapan Kadar Mineral Kalsium, Natrium Dan Magnesium Pada Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight) Secara Spektrofotometri Serapan Atom Dengan ini menyatakan

Jakarta: Departemen Farmakologi dan Teraupetik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.. Jakarta: Departemen

Jakarta: Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.. Ditjen

Judul Skripsi : Penetapan Kadar Mineral Kalsium, Natrium Dan Magnesium Pada Daun Salam ( Eugenia Polyantha Wight) Secara Spektrofotometri Serapan Atom. Dengan ini menyatakan

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang kadar kalsium, natrium dan magnesium serta manfaat yang terdapat pada daun Salam,

Menurut Rohman (2007), yang dimaksud dengan gangguan-gangguan (interference) pada spektrofotometri serapan atom adalah peristiwa-peristiwa yang menyebabkan pembacaan absorbansi

Kandungan Magnesium Pada Biomassa Tanaman Acacia mangium Willd dan Pada Podsolik Merah Kuning di HPHTI PT Musi Hutan Persada, Sumatera Selatan.. Fakultas Kehutanan Institut

Diabukan di tanur dengan temperatur awal 100° C dan perlahan-lahan temperatur dinaikkan menjadi 500° C dengan interval 25° C setiap 5 menit Dilakukan selama 48 jam dan