• Tidak ada hasil yang ditemukan

angga amburadul

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "angga amburadul"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM PATOLOGI KIMIA KLINIK  LAPORAN PRAKTIKUM PATOLOGI KIMIA KLINIK 

PRAKTIKUM IV PRAKTIKUM IV

PENETAPAN KADAR KOLESTEROL DAN KADAR TRIGLISERIDA PENETAPAN KADAR KOLESTEROL DAN KADAR TRIGLISERIDA

Hari, Tanggal Praktikum: Senin, ! Mei "!# Hari, Tanggal Praktikum: Senin, ! Mei "!#

I KADEK ANGGA MARDANA I KADEK ANGGA MARDANA

NIM !$!"""%!&A!'( NIM !$!"""%!&A!'(

PROGRAM STUDI )ARMASI KLINIS PROGRAM STUDI )ARMASI KLINIS

INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA (ALI INSTITUT ILMU KESEHATAN MEDIKA PERSADA (ALI

DENPASAR  DENPASAR  "!# "!# NILAI NILAI

(2)

*PENETAPAN KADAR KOLESTEROL+

*PENETAPAN KADAR KOLESTEROL+

I TU-UAN PRAKTIKUM I TU-UAN PRAKTIKUM

1.

1. MahasiswMahasiswa dapa dapat menat mengetahugetahui cara i cara penenpenentuan tuan kadar kadar koleskolesterol.terol. 2.

2. MahasiswMahasiswa dapat mea dapat melakuklakukan penenan penentuan dan tuan dan pemeripemeriksaan kaksaan kadar koldar kolesterol pesterol padaada sampel.

sampel. 3.

3. MahasiswMahasiswa dapa dapat menat mengetahugetahui kadi kadar koar kolesterolesterol padl pada sampa sampel.el. 4.

4. MahasiswMahasiswa dapat mea dapat menentunentukan kuakan kuantitas in vntitas in vitro daitro dari kolestri kolesterol toterol total dalam seral dalam serum.um.

II PRINSIP PRAKTIKUM II PRINSIP PRAKTIKUM

Kolesterol total ditetapkan langsung di dalam plasma atau serum dengan satu Kolesterol total ditetapkan langsung di dalam plasma atau serum dengan satu sisi reaksi dimana ester kolesterol dihidrolisis, gugus 3-OH kolesterol dioksidasi, sisi reaksi dimana ester kolesterol dihidrolisis, gugus 3-OH kolesterol dioksidasi, kemudian hdrogen peroksida ang merupakan salah satu hasil reaksi ditetapkan kemudian hdrogen peroksida ang merupakan salah satu hasil reaksi ditetapkan secara en!imatis.

secara en!imatis.

"ster kolesterol # H

"ster kolesterol # H22O O kolesterol kolesterol # # asam-asam asam-asam lemak lemak 

Kolesterol # O

Kolesterol # O22 kolestenon # Hkolestenon # H22OO22

2 H

2 H22OO22# # $enol $enol # # 4-aminoantiprine 4-aminoantiprine %uinoneimine # %uinoneimine # HH22OO

&red &red de'de' (nten

(ntensitas sitas warna warna merah merah ang ang dihasdihasilkan ilkan )er)a)er)anding nding lurus lurus dengdengan an totaltotal kolesterol dalam sampel, a)sor)ansi warna diukur pada pan*ang gelom)ang +nm. kolesterol dalam sampel, a)sor)ansi warna diukur pada pan*ang gelom)ang +nm. III DASAR TEORI

III DASAR TEORI

Kolesterol adalah salah satu *enis lemak atau senawa lipid di dalam tu)uh. Kolesterol adalah salah satu *enis lemak atau senawa lipid di dalam tu)uh. u

u)uh mempe)uh memperoleh roleh kolestkolesterol dari sum)er makaerol dari sum)er makanan eksogen &dinan eksogen &diet' dan sintesiset' dan sintesis lem

lemak ak endendogeogen n &di&diproprodukduksi si oleoleh h tu)tu)uh'uh'. . KolKolesteesterol dalam )e)erarol dalam )e)erapa pa lemlemak ak didi dalam darah seperti trigliserida dan $os$olipid merupakan senawa organic ang dalam darah seperti trigliserida dan $os$olipid merupakan senawa organic ang tid

tidak ak larlarut ut di di daldalam am plaplasma sma &ca&cairaniran' ' dardarah,ah,tettetapitapiterikerikat at oleoleh h suatsuatu u proproteitein n anangg di

dise)se)ut ut lilipopoprprototeiein. n. dda a + + *e*eninis s prprototeiein, n, aaititu u kikilolomimikrkronon,, vevery ry lolow w dedensnsitityy lipoprotein

lipoprotein &/00',&/00', intermediet density lipoproteinintermediet density lipoprotein &(0', &(0', low density lipoproteinlow density lipoprotein &0

&000', ', dadann high high densidensity ty lipoplipoproroteintein &H0&H0'. '. Kelima *enis Kelima *enis lipoplipoprotein terse)utrotein terse)ut,, kilomikron dan /00 le)ih )anakmengandung porsi trigliserida, sedangkan 00 kilomikron dan /00 le)ih )anakmengandung porsi trigliserida, sedangkan 00 dan H0 le)ih )anak mengandung porsi kolesterol &maes, 1+'.

dan H0 le)ih )anak mengandung porsi kolesterol &maes, 1+'. Kolesterol

Kolesterol adalah adalah salah salah satu satu sterol sterol ang ang penting penting dan dan terdapat terdapat )anak )anak di di alam.alam. ari rumus kolesterol dapat dilihat )ahwa gugus hidroksil ang terdapat pada atom ari rumus kolesterol dapat dilihat )ahwa gugus hidroksil ang terdapat pada atom  nomor 3

 nomor 3 memiliki posisi memiliki posisi oleh karena dihu)unoleh karena dihu)ungkan dengan garis pgkan dengan garis penuh.enuh.

Kolesterol "sterase Kolesterol "sterase Kolesterol Oksidase Kolesterol Oksidase eroksidase eroksidase

(3)

Gam.ar ! : Rumu/ K0le/ter0l

Kolesterol terdapat pula pada hampir semua sel hewan dan semua manusia. ada manusia kolesterol terdapat dalam darah, empedu, kelen*ar adrenal )agian luar &adrena kortex' dan *aringan sara$ &oed*iadi, 14'.

5erum adalah cairan tu)uh ang mengandung sstem keke)alan terhadap suatu kuman. 5erum terdapat dalam darah )erupa cairan )ening pada darah ang mem)eku &5eda, 26'.

7iosintesis kolesterol dapat di)agi men*adi + tahap 8

i. 5intesis mevalonat, suatu senawa 9-kar)on dan asetil Ko-.

ii. "nam isoprenoid mengadakan kondensasi untuk mem)entuk senawa skualena.

iii. :nit isoprenioid di)entuk dari mevalonat melalui pelepasan O2.

iv. 5kualena mengalami siklisasi untuk menghasilkan senawa steroid induk.

v. Kolesterol di)entuk dari kolesterol setelah melewati )e)erapa tahap selan*utna termasuk pelepasan 3 gugus metil.

5ementara itu, pemeriksaan kadar kolesterol total menggunakan penetapan kadar kolesterol serum dengan metode en!imatik $otometrik test HO- &cholesterol Oxidase Phenol Aminoantipyrin'. rinsip metode ini adalah  penguraian kolesterol dan esterna men*adi peroksida dengan hidrolisa dan

oksidasi en!imatik.

Gam.ar  : Penguraian K0le/ter0l 1an E/tern2a men3a1i Per0k/i1a 1engan Hi1r0li/a 1an Ok/i1a/i En4imatik 

(4)

  &anonim, 2;'

IV ALAT DAN (AHAN 5! ALAT a. a)ung reaksi ). Mikropipet c. issue d. Kuvet e. 5pektro$otometer  $. 7eaker glass

g. <ellow tip dan )lue tip h. imer=5topwatch i. >ater )ath 5 (AHAN a. 5erum  ). %uadest c. 0arutan 5tandar  V 6ARA KER-A

1. isiapkan alat dan )ahan ang akan digunakan.

2. ipipet masing-masing sampel dengan mikropipet, standar dan reagen :

7lanko 5tandard 5ampel

?eagent &@l' 1 1 1

%uadest&@l' 1 -

-5tandard&@l' - 1

(5)

3. ampuran didalam ta)ung reaksi dihomogenkan dan di)eri la)el , dipanaskan di dalam penangas air selama + menit dengan suhu 3;

4. i)aca a)sor)ansina dengan spektro$otometer pada A + nm, dimulai dari  )lanko, standar kemudian sampel.

+. Hasil dicatat dan dihitung kadar kolesterol sampel serum terse)ut.

VI HASIL PENGAMATAN %! NILAI RU-UKAN esira)le holesterol B2 mg=dl 7orderline-High holesterol 2-23 mg=dl High holesterol C24 mg=dl 5.2 HASIL PENGAMATAN NO Ta.ung A./0r.an/i ! (lank0 """"nm  Stan1ar1 "$%7 nm % Sam8el "5#$ nm

(6)

enetapan kadar kolesterol dalam sampel serum darah  dengan konsentrasi standar kolesterol 2 mg=dl

%9 PERHITUNGAN

. Kolesterol D

alam u*i kadar kolesterol, nilai ang dikatakan normal pada pemeriksaan kadar kolesterol )erada pada rentang B2 mg=dl dan nilai hasil penetapan kadar  kolesterol dalam serum adalah 14; mg=dl, maka diketahui )ahwa tidak ter*adi ter*adi peningkatan kolesterol ang menun*ukkan kadar kolesterol pasien masih  )erada pada rentang desira)le cholesterol=kadar kolesterol ang diinginkan.

VI PEM(AHASA N

Kolesterol adalah lemak )erwarna kekuningan )er)entuk seperti lilin ang diproduksi oleh tu)uh manusia, terutama di dalam liver &hati'. Kolesterol ter)entuk secara alamiah. ari segi ilmu kimia, kolesterol merupakan senawa lemak kompleks ang dihasilkan oleh tu)uh dengan )ermacam-macam $ungsi, antara lain untuk mem)uat hormon seks, hormon korteks adrenal, vitamin , dan untuk mem)uat garam empedu ang mem)antu usus untuk menerap lemak. Eadi, )ila kadarna normal, kolesterol adalah lemak ang )erperan  penting dalam tu)uh. Famun, *ika terlalu )anak, kolesterol dalam aliran darah  *ustru )er)ahaa )agi tu)uh &Filawati, 26'.

Kolesterol ialah *enis khusus lipid ang dise)ut steroid. 5teroids ialah lipid ang memiliki struktur kimia khusus8

(7)

Gam.ar 9 : Struktur Kimia Ster0i1

u)uh manusia dan hewan ang normal akan )erusaha memelihara konsentrasi plasma kolesterol dengan cara mengatur sintesis dan ekskresi kolesterol. Kolesterol ang mele)ihi ke)utuhan tu)uh akan dieliminir melalui empedu, tetapi walapun )egitu *ika pasok kolesterol dari makanan )erle)ih ang akhirna mele)ihi ke)utuhan tu)uh, maka akan )eraki)at kurang )aik )agi tu)uh dan dapat menim)ulkan )er)agai gangguan $isiologi seperti artherosklerosis ang mani$estasina dapat men*adi penakit *antung koroner  atau stroke.

Kadar kolesterol dapat ditentukan dengan 3 metode, aitu metode kolorimetri, en!imatik dan kromatogra$i. ada praktikum ini penentuan kadar  kolesterol dilakukan menggunakan metode en!imatik. ipilih metode en!imatik  karena metode en!imatik memiliki si$at ang spesi$ik di)andingkan metode ang lain.

5ampel ang digunakan )erupa darah ang disentri$ugasi sehingga ter)entuk  dua lapisan aitu serum dan plasma. 5erum merupakan suatu cairan darah ang sudah tidak mengandung $aktor pem)ekuan &$i)rinogen'. 5edangkan plasma merupakan cairan darah ang masih mengandung $aktor pem)ekuan. Oleh karena itu, digunakanlah serum se)agai sampel karena serum merupakan suatu cairan darah ang men*adi tempat sirkulasi kolesterol. Eadi, secara otomatis kolesterol pasti terkandung di dalam serum. 5elain itu *uga komposisi serum le)ih sederhana di)andingkan komposisi plasma.

ada praktikum patologi kimia klinik pertemuan keempat ini adalah menentukan kadar kolesterol pada darah. Hal ini dilakukan agar mahasiswa

(8)

dapat meniapkan pasien untuk pemeriksaan kolesterol dalam darah, kemudian mahasiswa dapat menginterprestasikan hasil la)oratorium ang diperoleh. ada manusia, 9-;G diangkut oleh 00, 2-3+G oleh H0 dan +-12G ole /0. Maka dari itu, praktikan ingin mengetahui se)erapa )anakkah kolesterol di dalam darah manusia, akni dengan cara pemeriksaan kolesterol pada sampel darah tertentu.

reparasi pertama ang harus dilakukan adalah dengan cara mempersiapkan segala alat dan )ahan ang diperlukan untuk praktikum ini diantarana aitu sampel darah dengan kode  . dapun sampel darah ang akan digunakan disimpan di dalam ta)ung darah khusus. alam pelaksanaanna harus dengan hati-hati agar darah tidak terkontaminasi oleh !at lain, sehingga tidak akan mengganggu dalam hal pemeriksaan.

5erum merupakan darah ang telah dipisahkan dari sel-sel darah merah dan !at-!at koagulan serta )iasana )erwarna kuning pucat. 0arutan reagen merupakan campuran dari )e)erapa en!im ang dapat mengu)ah kolesterol men*adi suatu senawa )erwarna sehingga dapat dideteksi oleh spektro$otometri :/-/is.

ada proses pengam)ilan larutan, aitu a%uadest, reagen, dan sampel dilakukan dengan menggunakan mikropipet &pipet piston'. Hal ini dise)a)kan  *umlah larutan ang diam)il sangat sedikit &1 0'. 5e)elum pipet piston

digunakan, )agian atas pipet ang dise)ut thumb knob se)aikna ditekan  )erkali-kali untuk memastikan lancarna mikropipet. 5etelah itu tip )ersih dimasukkan ke dalam nozzle = u*ung pipet piston sampai pas &tidak *atuh'. Thumb knob ditekan sampai ham)atan pertama = $irst stop, *angan ditekan le)ih ke dalam lagi karena cairan ang teram)il akan le)ih )esar daripada *umlah ang se)enarna. 5etelah itu, tip dimasukkan ke dalam cairan sedalam 3-4 mm karena *ika kurang dari nilai terse)ut dikhawatirkan cairan tidak teram)il sempurna &ada gelem)ung udara ang teram)il', sedangkan *ika le)ih dari nilai terse)ut dikhawatirkan terdapat kontaminan dari tip pipet. 5elan*utna pipet ditahan dalam posisi vertikal kemudian tekanan dari thumb knob  dilepaskan sehingga cairan masuk ke tip. :*ung tip dipindahkan ke dalam kuvet. :ntuk  mengeluarkan cairanna, thumb knob ditekan sampai ham)atan kedua =  second   stop atau ditekan semaksimal mungkin sehingga semua cairan keluar dari u*ung

tip. ipet piston digunakan dalam perco)aan ini karena memiliki ketelitian, sensitivitas, dan spesi$isitas ang tinggi )ila di)andingkan dengan pipet gelas.

(9)

ada kuvet )lanko, setelah dimasukkan a%uadest dan larutan reagent, kuvet digoang agar larutan tercampur secara sempurna. 5etelah itu kuvet diinku)asikan pada suhu ruang aitu 3;o selama + menit. u*uan dilakukanna

inku)asi pada suhu kamar selama + menit adalah agar ker*a atau aktivitas en!im optimal karena reaksi ang ter*adi antara sampel dengan reagen adalah reaksi en!imatik ang )er*alan lam)at. pa)ila inku)asi dilakukan pada suhu ang le)ih rendah &B 2+I atau B 3;I' dan waktu inku)asi kurang dari + menit ker*a en!im kurang optimal. 5edangkan *ika inku)asi dilakukan pada suhu ang le)ih tinggi &C 2+I atau C3;I' dan waktu inku)asi le)ih dari + menit maka akan ter*adi denaturasi protein dan mem)uat ker*a en!im )erkurang. 5elain itu,  )iasana akan ter)entuk su)strat lain. (nku)asi ini *uga dilakukan untuk kuvet standar dan kuvet sampel. engukuran )lanko perlu dilakukan karena dikhawatirkan ter*adi peru)ahan reagen pada saat inku)asi dan mem)erikan serapan pada pan*ang gelom)ang pengukuran.

5aat proses inku)asi, ter*adi reaksi antara reagen dengan kolesterol ang terdapat pada larutan standar dan sampel. 5etelah diinku)asi, kedua larutan ang tadina )erwarna )ening dalam masing-masing kuvet )eru)ah men*adi warna merah rosa. >arna merah terse)ut menandakan telah ter*adina reaksi antara en!im dengan kolesterol. >arna merah terse)ut )erasal dari senawa %uinoneimine, ang merupakan hasil reaksi antara reagen dan kolesterol. ?eaksi ang ter*adi aitu se)agai )erikut 8

Gam.ar 5 : Ha/il Reak/i antara Reagen 1an K0le/ter0l

eru)ahan warna &men*adi )erwarna merah' diperlukan agar campuran larutan dapat diukur a)sor)ansina dengan menggunakan spektro$otometer :/-/is, khususna dengan sinar visi)el. Juinoeimine akan terukur a)sor)ansina  pada pan*ang gelom)ang + nm dan nilai a)sor)ansi terse)ut se)anding dengan kadar kolesterol dalam darah. 5etelah inku)asi selesai, masing-masing larutan )lanko, standard dan sampel diukur a)sor)ansina dengan

(10)

spektro$otometer. engukuran dilakukan pada pan*ang gelom)ang + nm ang merupakan pan*ang gelom)ang maksimum untuk %uinoeimine.

7lanko ang sudah disimpan kemudian diperiksa oleh instrumen spekto$otometri untuk mengetahui pan*ang gelom)ang &A' ang nantina akan digunakan dalam pemeriksaan sampel. )sor)ansi ang diperoleh pada saat  pengukuran larutan sampel adalah ,9+ nm. 5edangkan a)sor)ansi larutan standar adalah ,469 nm. Karena larutan )lanko mem)erikan a)sor)ansi aitu , maka a)sor)ansi masing-masing sampel dan standar dikurangi dengan nilai a)sor)ansi )lanko agar diperoleh a)sor)ansi sampel dan standar ang se)enarna. Filai dari kedua a)sor)ansi terse)ut dapat digunakan untuk  menghitung kadar kolesterol dalam sampel dengan menggunakan rumus 8

 Filai konsentrasi kolesterol dalam sampel ang diperoleh dari  perhitungan se)esar 14; mg=dl. Filai terse)ut merupakan nilai standar &normal '

adalah di)awah 2 mg=dl.

dapun ang mepengaruhi hasil temuan la)oratorium, se)agai )erikut 8 1. Kuvet

Kuvet ang digunakan merupakan kuvet kwarsa ang sudah  pernah digunakan se)elumna. 5arat-sarat kuvet ang )aik untuk 

mendapatkan hasil ang )aik adalah kuvet ang digunakan tidak   )oleh terdapat goresan agar cahaa ang masuk kedalah kuvet tidak  mengalami pemantulan cahaa sehingga akan didapatkan hasil ang tepat dan akurat. Karena kuvet ang digunakan pada praktikum kali ini sudah pernah digunakan se)elumna, maka kemungkinan untuk  teradpatna gorasan pada kuvet *uga men*adi semakin )esar, sehingga cahaa ang masuk kedalam kuvet men*adi tidak maksimal sehingga kadar kolesterol didalam darah ang didapatkan *uga akan )er)eda. 2. aktor pemipetan sampel

emipetan sampel termasuk kedalam $aktor ang dapat mempengaruhi hasil karena penekanan mikropipet pada masing-masing orang )er)eda, Hal terse)ut *uga ang dapat mempengaruhi hasil dari pemeriksaan sampel.

3. 5pektro$otometer 

ada praktikum, spektro$otometer ang digunakan diletakkan diatas me*a kau dan disampingna terdapat incu)ator. Hal terse)ut

(11)

 *uga dapat mempengaruhi kualitas dari u*i spektro$otometer. 5pektro$otometer merupakan alat ang se)aikna ditempatkan diatas me*a )eton agar hasil ang didapatkan men*adi le)ih sta)il. Eika ditaruh diatas me*a kau, cahaa ang dikeluarkan oleh spektro$otometer dapat terganggu *ika adana getaran pada me*a terse)ut, sehingga pemeriksaan ang dilakukan *uga men*adi tidak  maksimal.

4. emanasan larutan standar dam sampel pada water )ath

>aktu pemanasan larutan standar dan sampel pada water )ath  *uga dapat mempengaruhi hasil dari pemeriksaan kolesterol didalam darah. ada saat praktikum, waktu pemanasan kurang pas ang diaki)atkan karena waktu pemanasan larutan standar dengan sampel tidak dilakukan secara )ersamaan. Hal terse)ut mengaki)atkan tidak  tepatna waktu pemanasan pada larutan standar dan sampel sehingga hasil ang didapatkan *uga kurang akurat.

VII KESIMPULAN

7erdasarkan hasil praktikum dapat disimpulkan )ahwa hasil pengukuran kadar  kolesterol didalam darah mendapatkan hasil ang valid aitu 14; mg=dl karena kadar ang didapatkan )erada pada rentang normal di)awah 2 mg=dl, )erarti  pasien mengalami gangguan kolesterol seperti hiperkolesterolemia. ada  pemeriksaan kolesterol serum dipengaruhi )anak $aktor diantarana persiapan

(12)

 pasien, pengumpulan sampel, persiapan sampel, penanganan sampel &sampel dapat terhemolisis' dan metode ang digunakan seperti metode HO-. enundaan ang tidak sesuai dengan prosedur dapat mempengaruhi pemeriksaan kadar  kolesterol darah. enundaan pemeriksaan *uga )eresiko ter*adina kontaminasi mikroorganisme pada sampel. >aktu inku)asi pemeriksaan kolesterol serum dengan waktu ang tidak sesuai prosedur dapat mempengaruhi hasil karena  peru)ahan dari !at-!at terlarut didalamna. dapun pengaruh hasil la)oratorium adalah pemipetan sampel, kuvet, alat spekto$otometer, dan waktu pemanasan pada water )ath ang tidak tepat.

DA)TAR PUSTAKA

ridrickson.19;. Hperlipidemia.http8==medicastore.com=nutracare=isiLcholes s.phpisiLcholessDhiperlipid &akses tanggal 3 maret 213'.

 Filawati, 5. 26. Care Yourself olesterol! Eakarta8 ener)it ene)ar lus. &kses 8 16 Okto)er 214'.

?idwana!. 21. engertian kolesterol. http8==ridwana!.com=http8== ridwana!.com=kesehatan=pengertian-kolesterol=akses tanggal &3 Maret 213'.

5atriaperwira. 26. ato$isiologi em)entukan la%ue $rom various sources.

(13)

5oeharto, (. 24.5erangan Eantung dan 5toke Hu)unganna engan 0emak dan Kolesterol. Eakarta8 Nramedia ustaka :tama

*PENETAPAN KADAR TRIGLISERIDA+

I TU-UAN PRAKTIKUM

1. Mahasiswa dapat mengetahui cara penentuan kadar trigliserida.

2. Mahasiswa dapat melakukan penentuan dan pemeriksaan kadar trigliserida pada sampel.

3. Mahasiswa dapat mengetahui kadar trigliserida pada sampel.

4. Mahasiswa mampu menentukan kuantitas in vitro dari trigliserida dalam serum. II PRINSIP PRAKTIKUM

:ntuk menetapkan kadar trigliserida dalam serum pasien digunakan metode HO- &holesterol Oidase henol minoantpirine'. rinsip pengukuranna adalah trigliserida diukur setelah melalui proses oksidasi dan hidrolisis en!imatik.

TTD DOSEN TTD MAHASISA

(14)

(ndikator kuinonimin di)entuk dari hdrogen peroksida dan 4-amino$enan!on ang  )erasal dari $enol dan peroksidase.

?eaksina 8

III DASAR TEORI

rigliserida merupakan lipid ang memiliki struktur ester, ang tersusun oleh tiga molekul asam lemak )e)as dan satu molekul gliserol seperti ang ditun*ukan  pada Nam)ar 1 &Pul$ikar, 21' 8

Gam.ar ! Struktur trigli/eri1a 2ang 1i/u/un 0le; m0lekul gli/er0l 1an tiga m0lekul a/am lemak .e.a/

?eaksi kimia untuk  trigliserida pada prinsipna memiliki kesamaan dengan senawa alkena dan ester, misalna trigliserida dapat terhidrogenasi oleh gas Hidrogen ang dikatalisis oleh logam nikel atau platina, reaksi untuk senawa terse)ut disa*ikan dalam persamaan reaksi pada gam)ar 2 &Pul$ikar,21'8

Gam.ar  Reak/i ;i1r0gena/i trigli/eri1a

?eaksi hidrolisis pada trigliserida akan menghasilkan gliserol dan asam lemak. ?eaksi ini dapat )erlangsung dalam suasana asam atau )asa atau dapat pula dengan

(15)

 )antuan en!im. ?eaksi hidrolisis dari trigliserida dapat dilihat pada persamaan di  )awah ini &Pul$ikar,21' 8

Gam.ar 9 Reak/i Hi1r0li/i trigli/eri1a

rigliserida merupakan *enis lemak ang dapat ditemukan dalam darah dan merupakan hasil uraian tu)uh pada makanan ang mengandung lemak dan kolesterol ang telah dikonsumsi dan masuk ke tu)uh serta *uga di)entuk di hati &u,211'.

5etelah mengalami proses di dalam tu)uh, trigliserida ini akan diserap usus dan masuk ke dalam plasma darah ang kemudian akan disalurkan ke seluruh  *aringan tu)uh dalam )entuk klomikron dan /00 &ver low densit lipoprotein'

&u, 211'.

rigliserida dalam )entuk klomikron )erasal dari penerapan usus setelah konsumsi makanan )erlemak. 5e)agai /00, trigliserida di)entuk oleh hati dengan )antuan insulin dari dalam tu)uh &u, 211'.

5ementara itu, trigliserida ang )erada di luar hati dan )erada dalam *aringan misalna *aringan pem)uluh darah, otot, *aringan lemak akan dihidrolisis oleh en!im lipoprotein lipase. 5isa hidrolisis kemudian akan dimeta)olisme oleh hati men*adi kolesterol 00 &u, 211'.

Kalori ang didapatkan tu)uh dari makanan ang dikonsumsi tidak akan langsung digunakan oleh tu)uh melainkan disimpan dalam )entuk trigliserida dalam sel-sel lemak di dalam tu)uh ang )er$ungsi se)agai energi cadangan tu)uh &u, 211'.

supan makanan ang mengandung kadar lemak *enuh ang tinggi dapat meningkatkan e$ek trigliserida di dalam tu)uh seseorang. Eika kadar trigliserida meningkat, maka kadar kolesterol pun akan meningkat pula &u, 211'.

(16)

roses pencernaan lemak dari makanan selain menghasilkan kolesterol *uga menghasilkan trigliserida dan lemak )e)eas semua lemak ini akan diserap oleh tu)uh melalui usus ke dalam darah. Ke)eradaan kolesterol dan trigliserida dalam darah memang sangat di)utuhkan oleh tu)uh. Eika pengkonsumsian makanan ang mengandung lemak *enuh )erle)ihan maka mengaki)atkan kadar kolesterol  )erle)ihan *uga. Hal ini akan menim)ulkan ancaman dan masalah ang serius, terutama pada penakit pem)uluh darah ang dise)ut aterosklerosis. enakit ini dapat memicu tim)ulna penakit *antung coroner dan stroke &>i*aakusuma, Hem)ing, 23'.

rigliserida ang )erle)ih dalam tu)uh akan disimpan di dalam *aringan kulit sehingga tu)uh terlihat gemuk. 5eperti halna kolesterol, kadar trigliserida ang terlalu )erle)ih dalam tu)uh dapat mem)ahaakan kesehatan &u, 211'.

Famun, trigliserida dalam )atas normal se)enarna sangat di)utuhkan tu)uh. sam lemak ang dimilikina )erman$aat )agi meta)olisme tu)uh. 5elain itu, trigliserida mem)erikan energi )agi tu)uh, melindungi tulang, dan organ-organ  penting lainna dalam tu)uh dari cedera &u, 211'.

rigliserida dikelompokkan men*adi &utri, 211'8 a. 0emak Eenuh &lemak *ahat'

7er)entuk padat pada suhu ruangan dan dikenal se)agai lemak *ahat. :mumna lemak *enuh terdapat dalam produk hewani. 5emakin )anak  konsumsi lemak *enuh, maka akan semakin tinggi kadar koleseterol dalam darah. ontoh makanan ang mengandung lemak *enuh 8 susu murni, ke*u )erlemak, cokelat, daging, kelapa, mentega, )a)i, hati, aam. 5e)aikna *angan terlalu )anak mengkonsumsi *enis lemak *enuh ini. ). 0emak idak Eenuh &lemak )aik'

7er)entuk cair atau lunak *ika )erada pada suhu ruangan. 0emak ini dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Eenis lemak tidak *enuh ini merupakan *enis lemak )aik. 0emak ini ter)agi dua aitu lemak tidak   *enuh tunggal dan lemak tidak *enuh ganda. ontoh makanan ang

mengandung lemak tidak *enuh tunggal adalah !aitun, minak kacang tanah, )e)erapa margarine ang non-dihidrogenasi, almond, kacang mete.

5ementara lemak tidak *enuh ganda )ersum)er dari makanan ang mengandung omega 3 &contoh8 ikan salmon, makarel, dan sarden, )i*i rami, walnut, dan minak dan margarin ang non-hidrogenasi di)uat dari kanola, )i*i rami dan kedelai. Konsumsi setidakna 2 porsi ikan per 

(17)

minggu' dan omega 9 &)unga matahari, kedelai dan minak *agung, walnut, almond, )i*i wi*en dan )e)erapa margarine non-dihidrogenasi'.

Eenis lemak trans akan meningkatkan kolesterol. 0emak ini ter)entuk selama proses kimiawi &misalna proses pemasakan' ang dise)ut hidrogenasi. Hidrogenasi adalah ketika se)uah lemak cair   )eru)ah men*adi lemak ang le)ih padat. Ke)anakan margarine

mengandung lemak trans. :ntuk itu, pilih margarine ang tidak  mengandung lemak trans &nda )isa melihat la)el ang tertera pada kemasanna'.

0emak trans )er)ahaa dan se)aikna dihindari karena *enis lemak  trans )ertindak seperti lemak *enuh di dalam tu)uh manusia ang akhirna dapat meningkatkan kolesterol.

  Menurut the "ational Cholesterol #ducation Program, kadar  trigliserida ang normal adalah kurang dari 1+ mg=d0. Kadar ang termasuk per)atasan tinggi adalah 1+-1, dan 2-4 termasuk dalam tinggi &7udi, 211'.

enentuan kadar trigliserida dapat dilakukan dengan metode en!imatik. imana reaksi ang ter*adi pada penetapan kadar trigliserida adalah dengan ter)entukna senawa kompleks 4-&p-)en!okinon-monoimino'-$ena!on ang )erwarna kuning kecoklatan, ang kemudian diukur serapanna pada pan*ang gelom)ang + nm. Mekanisme reaksina adalah se)agai )erikut8 trigliserida dengan adana en!im lipoprotein lipase akan dihidrolisis men*adi gliserol dan asam lemak. Nliserol dengan adana adenosine tri$os$at &' oleh en!im gliserol kinase diru)ah men*adi $os$at. 5elan*utna gliserol-3-$os$at dioksidasi oleh en!im gliserol gliserol-3-$os$at oksidase men*adi dihidroksiaseton$os$at dan hidrogen peroksida. Hidrogen peroksida ang ter)entuk )ereaksi dengan 4-amino$ena!on dan 4-kloro$enol mem)entuk  senawa 4-&p-)en!okuinon-monoimino'-$ena!on ang )erwarna kuning kecoklatan &achrianus, et al!$ 2;'.

m)ang )atas kadar trigliserida dalam darah adalah se)agai )erikut &7udi, 211'8

a. Kadar ang diingini 8 maksimal 1+ mg = dl  ). Kadar am)ang )atas tinggi 8 antara 1+1 - 2+ mg =dl

c. Kadar trigliserida tinggi 8 2+1 - 4 mg = dl

d. Kadar trigliserida amat tinggi 8 41 mg = dl atau le)ih

(18)

diposit menghasilkan dan mensekresi )e)erapa protein ang  )erperan se)agai hormon. Hormon ang dikenal se)agai adiponektin,  )erperan penting dalam proses radang, dan aterosklerotik. diponektin merupakan salah satu dari )anak $aktor spesi$ik *aringan adipose. engaruh adiponektin pada meta)olisme trigliserida adalah dengan meli)atkan peru)ahan intrinsik pada meta)olisme lemak di otot skelet dan )erpengaruh terhadap aktivitas lipoprotein lipase di otot skelet dan adiposit. diponektin dapat menurunkan akumulasi trigliserida di otot skelet dengan meningkatkan oksidasi asam lemak melalui aktivasi acetl co oidase, arnitine almtol rans$erase-1 &-1' dan M kinase. diponektin *uga dapat menstimulasi 0ipoprotein 0ipase &00', ang merupakan en!im lipolitik ang dapat mengkata)olis /00 melalui peningkatan ekspresi Peroxisome  Proliferators Activator %eceptor & &?Q' di hati dan adiposit. ada tingkat hepatik, adiponektin dapat menurunkan suplai "on #sterified   'atty Acid  &F"' ke hati pada proses glukoneogenesis, sehingga ter*adi  penurunan sintesis trigliserida. Kadar adiponektin ang rendah dan dislipidemia pada penderita dia)etes melitus tipe 2 )erhu)ungan dengan kadar 00 &?enaldi, Oll, 2'.

:ntuk diet menurunkan kadar trigliserida mulailah dengan &7udi,211'8 a' er)anak makanan tinggi protein tak )erlemak 

 )' Nanti kar)ohidrat dengan nilai glikemik tinggi dengan kar)ohidrat

)erglikemik rendah.

c' er)anak konsumsi )uah-)uahan dan sauran segar ang mengandung serat tinggi.

d' Nanti konsumsi lemak *enuh dan trans dengan lemak ang  )aik.

e' urunkan total lemak makanan sampai 2G-3G dari kalori. $' Kurangi intake kalori untuk menurunkan )erat )adan dan

 pertahankan

)erat )adan ang ideal.

g' 7erolah raga minimal 3 menit per hari.

(19)

IV ALAT DAN (AHAN 5! ALAT a. a)ung reaksi ). Mikropipet c. issue d. Kuvet e. 5pektro$otometer  $. 7eaker glass

g. <ellow tip dan )lue tip h. imer=5topwatch i. >ater )ath 5 (AHAN a. 5erum &sampel' d. %uadest d. 0arutan 5tandar 

(20)

V 6ARA KER-A

1. isiapkan alat dan )ahan ang akan digunakan.

2. ipipet masing-masing sampel dengan mikropipet, standar dan reagen :

7lanko 5tandard 5ampel

?eagent &@l' 1 1 1

%uadest&@l' 1 -

-5tandard&@l' - 1

-5ampel &@l' - - 1

3. ampuran didalam ta)ung reaksi dihomogenkan dan di)eri la)el , dipanaskan di dalam penangas air selama + menit dengan suhu 1+-2+

4. i)aca a)sor)ansina dengan spektro$otometer pada A ++ nm, dimulai dari  )lanko, standar kemudian sampel.

+. Hasil dicatat dan dihitung kadar trigliserida sampel serum terse)ut.

VI HASIL PENGAMATAN %! NILAI RU-UKAN

Kadar trigiserida & 0aki-laki ' 4-19 mg=dl Kadar trigiserida & wanita ' 3+-13+ mg=dl % HASIL PENGAMATAN NO Ta.ung A./0r.an/i ! (lank0 """"nm  Stan1ar1 ""7# nm 9 Sam8el ""9% nm %9 PERHITUNGAN .rigliserida D

(21)

alam u*i kadar trigliserida, nilai ang dikatakan normal )erada pada rentang 4-19 mg=dl untuk laki-laki sedangkan untuk perempuan 3+-13+ mg=dl dan nilai hasil penetapan kadar trigliserida dalam serum adalah ;1.42 mg=dl maka diketahui )ahwa tidak ter*adi peningkatan kadar trigliserida ang menun*ukkan adana dis$ungsi pada hati.

VI PEM(AHASAN

u*uan dari perco)aan kali ini adalah meniapkan pasien untuk   pemeriksaan trigliserida dalam darah dan menginterpretasikan hasil

la)oratorium ang diperoleh. rinsip pengukuranna adalah trigliserida diukur  setelah melalui proses oksidasi dan hidrolisis en!imatik. (ndikator kuinonimin di)entuk dari hidrogen peroksida dan 4-amino$enan!on ang )erasal dari $enol dan peroksidase.

(22)

ada perco)aan ini, reaksi ang ter*adi adalah en!im lipase akan memperantarai hidrolisis trigliserida men*adi gliserol dan asam-asam lemak. 5elan*utna gliserol ini akan mengalami $os$atasi dengan )antuan en!im gliserol kinase ang akan menghasilkan $os$at. Kemudian gliserol-3-$os$at akan dioksidasi menghasilkan dihidroksi-aseton-gliserol-3-$os$at dan hidrogen  peroksida &H2O2'. ada tahap selan*utna, hidrogen peroksida inilah ang akan

 )ereaksi dengan 4-amino$ena!on dan 4-kloro$enol dengan )antuan en!im  peroksidase mem)entuk kompleks kuinonimin ang )erwarna merah muda

ang kemudian dapat diukur secara $otometrik.

rinsip dari pengu*ian ini adalah dengan menem)akkan energi dengan  pan*ang gelom)ang tertentu &dalam perco)aan ini A maks ang digunakan adalah

4-++ nm' pada suatu senawa &dalam hal ini adalah kuinonimin'. Hal ini mem)uat elektron dari senawa terse)ut akan tereksitasi ke or)ital ang le)ih tinggi. 5etelah mengalami eksitasi, elektron terse)ut akan turun kem)ali ke ground state &keadaan dasar', sam)il melepaskan emisi ang akan terukur  oleh detektor. 5alah satu ang memegang peranan penting dalam pengu*ian kali ini adalah adana gugus kromo$or dalam kuinonimin )erupa ikatan rangkap terkon*ugasi, keton, dan imina.

5etelah serum didapat, diam)il se)anak 1 @0 dan ditam)ahkan reagen se)anak 1 @0 dan diaduk dengan tu*uan agar serum dan reagen homogen. 0arutan )lanko di)uat dengan mengam)il a%uadest dan reagen se)anak 1 @0 dan 1 @0. u*uan dari pem)uatan larutan  )lanko adalah a%uades &pelarut' ang digunakan tidak memililiki daa a)sor)ansi &tidak mempengaruhi hasil  pengukuran' sehingga ketika kita mengukur sampel, hana kadar trigliserida ang ingin kita ukur sa*a ang dapat terukur. Kemudian di)uat *uga larutan

(23)

standar ang )erisi 1 @0 standar trigliserida 2 mg=d0 dan reagen se)anak  1 @0. 0arutan standar ini digunakan se)agi pem)anding )agi sampel. Kemudian sampel didiamkan selama 2 menit. Hal ini dimaksudkan agar  didapatkan hasil ang optimal dimana reagen dan sampel )ereaksi optimal karena reaksi ang ter*adi merupakan reaksi en!imatis ang )er*alan lam)at.

5etelah itu dilakukan pengukuran aktivitas serum dengan spektro$otometer  :/-/is dengan pan*ang gelom)ang ++ nm. ada pan*ang gelom)ang inilah diharapkan hasil ang didapat daa a)sor)ansina optimal. ada saat menggunakan alat spekro$otometer :/-/is, kuvet ang akan digunakan harus dicuci )ersih agar tidak ada kontaminan. dana kontaminan mene)a)kan  pengukuran tidak tepat sehingga hasil pemeriksaan kadar trigliserida akan

salah.

ari hasil pengukuran didapat )ahwa a)sor)ansi standar dan )lanko adalah ,6 nm dan , nm sedangkan a)or)ansi sampel kelompok saa adalah ,3+ nm dengan kode sampel . ari hasil perhitungan, didapatkan kadar trigliserida ang diukur oleh kelompok saa adalah se)esar ;1,42 mg=dl.

7erdasarkan literatur, am)ang )atas kadar trigliserida dalam darah adalah se)agai )erikut &7udi,211'8

a. Kadar ang diingini 8 maksimal 1+ mg = dl  ). Kadar am)ang )atas tinggi 8 antara 1+1 - 2+ mg =dl

c. Kadar trigliserida tinggi 8 2+1 - 4 mg = dl d. Kadar trigliserida amat tinggi 8 41 mg = dl atau le)ih.

Maka pasien terse)ut dinatakan kadar trigliseridana )erada pada rentang normal atau dapat dinatakan pula )ahwa kadar trigliserida terse)ut tidak  mengalami gangguan seperti hipertrigliseridemia. dapun ang mepengaruhi hasil temuan la)oratorium, se)agai )erikut 8

1. aktor ra analitik  a. ersiapan pasien

5e)elum pengam)ilan sampel se)aikna pasien menghindari akti$itas $isik ang )erle)ihan. Mencegah asupan makanan ang mengandung protein tinggi dan lemak ang mengaki)atkan sampel lipemik, karena mengganggu interpreatsi hasil pemeriksaan.

 ). engam)ilan 5ampel

engam)ilan sampel sering ter*adi kesalahan, mene)a)kan sampel darah ang hemolisis akan mem)erikan hasil tinggi palsu pada  pemeriksaan kadar trigliserida.

c. enanganan 5ampel

reparasi dalam pemisahan serum dari )ekuan darah harus dilakukan dengan cara ang )enar, sehingga diperoleh sampel )ermutu

(24)

 )aik. otensi kesalahan ang sering muncul pada tahap ini adalah kesalahan kecepatan &rpm' saat sentri$uge, pemisahan serum se)elum darah )enar-)enar mem)eku mengaki)atkan ter*adina hemolisis, dan serum ang men*edal mengaki)atkan kadar )iliru)in tinggi.

2. aktor nalitik 

aktor ini dipengaruhi oleh keadaan alat dan $aktor praktikan ang memeriksa sampel terse)ut. dapun pen*elasan dari $aktor ang dipengaruhi oleh keadaan alat dan $aktor la)oran=praktikan ang memeriksa sampel terse)ut 8

a. Kuvet

Kuvet ang digunakan merupakan kuvet kwarsa ang sudah  pernah digunakan se)elumna. 5arat-sarat kuvet ang )aik untuk 

mendapatkan hasil ang )aik adalah kuvet ang digunakan tidak   )oleh terdapat goresan agar cahaa ang masuk kedalah kuvet tidak  mengalami pemantulan cahaa sehingga akan didapatkan hasil ang tepat dan akurat. Karena kuvet ang digunakan pada praktikum kali ini sudah pernah digunakan se)elumna, maka kemungkinan untuk  terdapatna goresan pada kuvet *uga men*adi semakin )esar, sehingga cahaa ang masuk kedalam kuvet men*adi tidak maksimal sehingga kadar trigliserida didalam darah ang didapatkan *uga akan )er)eda.  ). aktor pemipetan sampel

emipetan sampel termasuk kedalam $aktor ang dapat mempengaruhi hasil karena penekanan mikropipet pada masing-masing orang )er)eda, Hal terse)ut *uga ang dapat mempengaruhi hasil dari pemeriksaan sampel.

d. 5pektro$otometer 

ada praktikum, spektro$otometer ang digunakan diletakkan diatas me*a kau dan disampingna terdapat incu)ator. Hal terse)ut  *uga dapat mempengaruhi kualitas dari u*i spektro$otometer. 5pektro$otometer merupakan alat ang se)aikna ditempatkan diatas me*a )eton agar hasil ang didapatkan men*adi le)ih sta)il. Eika ditaruh diatas me*a kau, cahaa ang dikeluarkan oleh spektro$otometer dapat terganggu *ika adana getaran pada me*a terse)ut, sehingga pemeriksaan ang dilakukan *uga men*adi tidak  maksimal.

(25)

ada prosedur ker*a, larutan sampel dan standar ang tidak  dipanaskan didiamkan selama + menit. ada saat praktikum, waktu  pendiaman larutan standar dan sampel le)ih dari + menit. Hal terse)ut dikarenakan proses pem)uatan larutan standar dan sampel mem)utuhkan waktu ang lama sehingga larutan sampel dan standar  ang sudah di)uat akan didiamkan dalam waktu ang lama sehingga dapat mempengaruhi hasil dari kadar trigliserida didalam darah.

(26)

VII KESIMPULAN

7erdasarkan hasil praktikum dapat disimpulkan )ahwa hasil pengukuran kadar trigliserida didalam darah mendapatkan hasil ang valid aitu ;1,42 mg=dl karena kadar ang didapatkan )erada pada rentang normal aitu 4-19 mg=dl untuk interpretasi hasil laki-laki dan untuk interpretasi hasil wanita aitu 3+-13+ mg=dl. Kadar trigliserida ang tinggi dapat mengaki)atkan penakit seperti hipertrigliseridemia aki)at )elum sempurnana $ungsi hati. Hasil  pemeriksaan ini dapat dipengaruhi oleh )anak $aktor diantarana terkait dengan pasein atau pengu*ian. aktor ang terkait dengan pasien antara lain 8 umur, *enis kelamin, ras, genetik, tinggi )adan, )erat )adan, kondisi klinik, status nutrisi, konsumsi makanan ang tinggi purin dan penggunaan o)at. 5edangkan ang terkait dengan pengu*ian 8 cara pengam)ilan spesimen,  penanganan spesimen, waktu pengam)ilan, metode analisis, kualitas spesimen,  *enis alat dan teknik pengukuran serta karena larutan u*i ang digunakan merupakan suspensi ang mempunai viskositas le)ih tinggi sehingga le)ih  )aik dilakukan proses pencampuran menggunakan vorte

(27)

TTD DOSEN TTD MAHASISA

Referensi

Dokumen terkait

upay a pem ber ant asan DBD dilak uk an m elalui k egiat an pencegahan , penem uan, pelapor an pender it a, pengam at an peny ak it dan peny elidik an Epidem iologi,

Tahun 1945 sebagaim ana t elah diubah dengan Perubahan Pert am a Tahun 1999, ket ent uan- ket ent uan perpaj akan yang m erupakan landasan pem ungut an paj ak dit et apkan

Sebelum di gunakan serum dan reagen VDRL yang sebelumnya disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu 2-8 0 C harus dikondisikan dalam suhu ruang terlebih dahulu

Proses pem$uatan mosaik daerah kajian, denan menunakan soft&#34;are +oftdesk &lt;ad-Averlay, merupakan keiatan stimultan pekerjaan rektifikasi, mosaikin, dilakukan

Berdasark an uraian di at as, dengan berpij ak pada sum ber perm asalahan yang dialam i oleh siswa, penelit ian ini dilakukan dengan t uj uan m enget ahui

1 9 Per lak uan salah at au t idak t epat at as k om ponen ner aca, lapor an laba r ugi at au lapor an lain t idak diper baik i oleh pengungk apan kebij ak an ak unt ansi t

Secar bahnya Li yang an basa katali terifikasi (Lee, nentuan Pengg Pada penelit yang digunaka katalis Li/Ca uan penggunaa Umumnya, reak an gliserol deng berjalan secara liserida dan

Data A\val Jumlah Daun Helai Pada Saat Pemindahan Tanaman Di Persemaian Ke Lahan Penelitian 0 HST.. Data Awal Jumlah Daun Helai Pada Saat Sebelum Aplikasi Perl ak uan 10