• Tidak ada hasil yang ditemukan

7. Pengelolaan Peserta Didik budiyah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "7. Pengelolaan Peserta Didik budiyah"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Pengelolaan Peserta Didik

Bahan Pembelajaran

Diklat Penyiapan Calon Kepala Sekolah

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

2011

(4)

Bahan Pembelajaran Pengelolaan Peserta Didik

Tim Pengembang Bahan Pembelajaran Lembaga Pengembangan dan

Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)

Pengarah Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd Kepala BPSDMP-PMP Dr. Abi Sujak Kepala Pusbangtendik Prof. Dr, Siswandari, M.Stats Kepala LPPKS

Penanggung Jawab Dr. Abdul Kamil Marisi

Tim Penulis Dra. Yusnaini Agustina, M.Pd Drs. Tri Harsono Udjianto, MM, M.Pd Drs. Wiyono, M.Pd

Tim Produksi Ady Saefudin, S.Pd Ghandi Kusuma Jaya, S.T Indah Mustika Rini, S.Pd Siti Budiyah, S.Si

Diterbitkan Oleh LPPKS, Karanganyar @2011

(5)

Dalam rangka peningkatan mutu kepala sekolah/madrasah pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 28 tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah/ Madrasah. Permendiknas ini memuat tentang sistem penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, proses pengangkatan kepala sekolah/madrasah, masa tugas, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah, mutasi dan pemberhentian tugas guru sebagai kepala sekolah/madrasah

Dalam sistem penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, peserta yang telah lulus seleksi administrasi dan seleksi akademik, mengikuti Pendidikan dan Latihan Calon Kepala Sekolah/madrasah (Diklat Cakep). Dalam Diklat Calon Kepala sekolah tersebut, peserta mendapat materi-materi yang berkaitan dengan tugas, pokok dan fungsi kepala sekolah baik bersifat manajerial sekolah maupun kepemimpinan sekolah.

Berkaitan dengan hal tersebut, LPPKS menyiapkan bahan pembelajaran sesuai dengan materi yang dibutuhkan calon kepala sekolah. Materi ini dirancang untuk pembelajaran mandiri, sehingga calon kepala sekolah dapat menggunakan bahan pembelajaran ini secara aktif. Dengan harapan pada akhir kegiatan pembelajaran, pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan diri menjadi kepala sekolah menujukkan peningkatan yang signi�ikan dan pada gilirannya akan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan keprofesian mereka secara berkelanjutan. Kemudian dari semua yang diperolehnya itu, diharapkan akan berdampak pada semakin banyaknya pemimpin-pemimpin baru yang amanah, berjiwa wirausaha, dan profesional.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan bahan pembelajaran ini. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati kita semua.

Surakarta, Juni 2011 Kepala LPPKS

(6)
(7)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i

DAFTAR ISI iii

Tentang Bahan Pembelajaran Ini 1

Kompetensi yang Diharapkan 2

Ruang Lingkup Materi 2

Langkah-langkah Pembelajaran 3

Kegiatan Pembelajaran 1 5

PERENCANAAN DAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 5

Materi 5

Penugasan 6

Re�leksi 9

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KAPASITAS PESERTA DIDIK 10

Kegiatan Pembelajaran 2 10

Materi 10

Penugasan 13

Latihan 15

Re�leksi 16

Rangkuman 17

(8)
(9)

Tentang Bahan Pembelajaran Ini

Pengelolaan peserta didik (kesiswaaan) termasuk salah satu substansi pengelolaan pendidikan dan menduduki posisi strategis karena ini merupakan pusat layanan pendidikan. Berbagai macam keg-iatan, baik yang berada di dalam maupun di luar latar institusi persekolahan, tertuju kepada peserta didik. Semua kegiatan pendidikan, yaitu yang berke-naan dengan manajemen akademik, layanan pendu-kung akademik, sumber daya manusia, sumber daya keuangan, sarana prasarana dan hubungan sekolah dengan masyarakat, senantiasa diupayakan agar menjadi layanan pendidikan yang andal bagi peserta didik.

Pengelolaan peserta didik adalah suatu pengaturan terhadap peserta didik di sekolah, sejak peserta di-dik masuk sampai dengan peserta didi-dik lulus, bah-kan setelah menjadi alumni. Oleh karena itu, keg-iatan pengelolaan peserta didik meliputi hal-hal sebagai berikut:

• Perencanaan peserta didik; • Penerimaan peserta didik; • Orientasi peserta didik baru;

• Mengatur kehadiran dan ketidakhadiran peserta didik di sekolah;

• Mengatur evaluasi peserta didik;

• Mengatur kenaikan tingkat peserta didik, mutasi dan drop out.

• Mengatur kode etik, pengadilan dan peningkatan disiplin peserta didik.

(10)

Ruang Lingkup Materi

Bahan pembelajaran ini akan mengantarkan Anda untuk memahami:

1. Perencanaan dan Penerimaan Peserta Didik Baru. 2. Pembinaan dan Pengembangan Kapasitas Peserta

Didik

Melalui pelatihan ini diharapkan calon Kepala Seko-lah dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengidenti�ikasi permasalahan yang terkait den-gan:

• perencanaan dan penerimaan peserta didik baru

• pembinaan dan pengembangan kapasitas peser-ta didik

Kompetensi yang Diharapkan

• Mengatur organisasi peserta didik yang meli-puti: Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan organisasi alumni.

(11)

Langkah-langkah Pembelajaran

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mempelajari materi ini mencakup aktivitas individual dan kelompok.

Di dalam In Service Learning I, aktivitas individual meliputi:

1. merenungkan/ menjawab pertanyaan (apersepsi)

2. melakukan tugas/ memecahkan masalah 3. membaca materi

4. melakukan re�leksi

5. membaca referensi lainnya

Sedangkan aktivitas kelompok meliputi: 1. mendiskusikan materi dan tugas,

2. sharing pengalaman dalam melakukan tugas dan memecahkan kasus,

3. role play

Aktivitas individu adalah hal yang utama. Sedangkan aktivitas kelompok lebih merupakan forum untuk berbagi, memberikan pengayaan dan penguatan terhadap kegiatan yang telah dilakukan masing-masing individu. Dengan mengikuti langkah-langkah belajar di atas, diharapkan para calon kepala sekolah/ madrasah dapat secara individu dan bersama-sama meningkatkan kompetensinya untuk menyiapkan diri mereka sebagai kepala sekolah/ madrasah.

(12)

pembinaan dan pengembangan kapasitas peserta didik di sekolah tersebut.

(13)

PERENCANAAN DAN

PENERIMAAN PESERTA

DIDIK BARU

Kegiatan Pembelajaran 1

Bahan pembelajaran ini berkaitan dengan pengiden-ti�ikasian berbagai permasalahan tentang perenca-naan dan penerimaan peserta didik baru dan pem-buatan rencana penyelesaian masalah yang berhasil diidenti�ikasikan. Sebagai calon Kepala Sekolah, Anda mempunyai tanggung jawab utama, menyang-kut pengelolaan akademik dan adminsitrasi seko-lah yang harus dilaksanakan dengan efektif untuk memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat. Adapun implementasi proses per-encanaan dan penerimaan peserta didik baru ha-rus selalu mengacu kepada peraturan yang berlaku berdasarkan petunjuk teknis dari dinas kabupaten/ kota/ provinsi. Dengan mempelpembelajarani Bah-an pembelajarBah-an ini diharapkBah-an Anda mampu men-gelola perencanaan dan penerimaan peserta didik baru sesuai ketentuan yang berlaku untuk mencapai kualitas pendidikan yang optimal.

Materi

Dalam melakukan penyusunan agenda Perencanaan dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang merupakan langkah awal dari proses penerimaan peserta didik. Langkah awal ini sangatlah penting, sebagai penentu kinerja sekolah pada masa yang akan datang. Adapun untuk membuat agenda PPDB yang lebih efektif adalah sebagai berikut:

(14)

berkaitan dengan PPDB, antara lain: Petunjuk Teknis PPDB yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota khususnya tentang langkah-langkah/ prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), yaitu:

1. Penyusunan rencana PPDB 2. Pembentukan panitia PPDB 3. Rapat kerja dan pembagian tugas 4. Proses pendaftaran

5. Proses Seleksi

6. Proses penentuan calon terpilih 7. Proses daftar ulang

Untuk lebih mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, maka Anda dapat membaca sumber belpembelajaran di bawah ini:

1) Sumber-sumber acuan (referensi) yang relevan tentang pengelolaan/ manajemen peserta didik/ kesiswaan

2) Lampiran Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar

Sarana dan Prasarana Sekolah/ Madrasah (ruang kelas)

3) Permendiknas Nomor 15 Tahun 2010 pasal 2/ ayat 2 tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar Kabupaten/ Kota.

Penugasan

Penugasan-penugasan yang akan Anda lakukan dalam mempelpembelajarani Bahan pembelajaran ini adalah sebagai berikut.

(15)

dalam bahan pembelajaran ini jawablah beberapa pertanyaan berikut.

1. Mengapa rekrutmen peserta didik harus dilakukan?

2. Bagaimana sistem seleksi peserta didik yang kini banyak diterapkan di sekolah-sekolah?

3. Bagaimana cara Anda menentukan calon peserta didik yang diterima dalam seleksi?

4. Bagaimana langkah-langkah perencanaan dan penerimaan peserta didik baru?

Penugasan 2: DISKUSI KELOMPOK

Petunjuk:

1. Bentuk kelompok dengan 5 anggota.

2. Masing-masing anggota kelompok mengajukan permasalahan dalam penerimaan peserta didik baru di sekolahnya.

3. Diskusikan solusi dari permasalahan tersebut. 4. Presentasikan hasil diskusi Anda dengan PPT. 5. Kelompok lain mengkomentari.

Penugasan 3: ROLE PLAY

Petunjuk:

1. Bentuk kelompok dengan 5 anggota.

(16)

Penugasan 4: STUDI KASUS

Petunjuk:

1. Bekerjalah dalam kelompok 5 orang.

2. Pelpembelajarani kasus berikut dan jawab/ selesaikan tugas di akhir kasus.

SMA X (SSN) kondisinya sebagai berikut:

NO FASILITAS JUMLAH KONDISI 1 Ruang kelas 12 Baik

2 Guru 25 Cukup

3 Tenaga Kependidikan 8 Cukup

4 Rombel Kelas X 4@40 Di bawah standar 5 Rombel Kelas XI 4@40 Di bawah

standar 6 Rombel Kelas XII 4@40 Di bawah

standar

Pada tahun pembelajaranan 2010/2011 sekolah menamatkan 90%. Siswa kelas XI yang naik tingkat 80%, sementara siswa Kelas X yang naik tingkat sebanyak 75%. Dalam perencanaan sekolah terse-but akan menerima siswa sebanyak daya tampung yang sesuai standar nasional. Calon siswa baru yang mendaftar berjumlah 300 orang.

3. Lakukan rapat panitia penerimaan siswa baru. 4. Perankan tugas masing-masing dengan

(17)

Penugasan 5: STUDI KASUS

Seorang Kepala Sekolah yang bertugas di sebuah sekolah di kota X telah berusaha menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada saat pendaftaran sudah tutup, dan jumlah siswa sudah sesuai dengan daya tampung, tapi masih saja ada orang tua yang berusaha dengan segala cara memasukkan anaknya ke sekolah tersebut.

Banyak usaha yang telah dilakukan orang tua tersebut yaitu dengan berkali-kali mendatangi sekolah, melakukan pendekatan kepada guru sampai menghubungi Kepala Sekolah di setiap kesempatan. Di sisi lain, sekolah sedang berupaya membangun jejaring ke lembaga yang orang tua tersebut pimpin untuk mendapatkan bantuan perbaikan sarana dan prasarana.

• Jika Anda adalah Kepala Sekolah tersebut, apa yang akan Anda lakukan?

Refleksi

1. Apakah ada hal-hal yang menurut Anda penting, tetapi belum Anda dapatkan pada pelaksanaan proses Penerimaan Peserta Didik Baru? Apa ala-sannya?

(18)

PEMBINAAN DAN

PENGEMBANGAN

KAPASITAS PESERTA DIDIK

Kegiatan Pembelajaran 2

Kegiatan ekstrakurikuler pada dasarnya mengembangkan bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan siswa, yakni potensi besar yang harus difasilitasi dengan baik oleh sekolah. Bakat adalah potensi dasar yang dibawa dari lahir. Minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu. Kreativitas merupakan kesanggupan untuk mencipta, sedangkan kemampuan adalah kesanggupan untuk melakukan sesuatu.

Oleh karena itu untuk meningkatkan kompetensi calon Kepala Sekolah, khususnya dalam pembinaan dan pengembangan kapasitas peserta didik diharapkan calon Kepala Sekolah dapat pengalaman dalam menyusun program pembinaan dan pengembangan serta memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kualitas peserta didik.

Pembinaan dan pengembangan peserta didik yang dilakukan dengan baik akan berdampak positif terhadap kualitas proses pembelpembelajaranan peserta didik, yang merupakan salah satu indikator kinerja Kepala Sekolah.

Materi

(19)

kreativitas;

b. Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan;

c. Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat;

d. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society).

Oleh karena itu, Anda diharapkan dapat mengkaji berbagai permasalah tentang pembinaan dan pengembangan peserta didik dengan optimal, yaitu: a. Mengembangkan Bakat, Minat, Kreativitas, dan

Kemampuan

• Pengembangan bakat melalui:

1. Bidang seni antara lain: musik, sastra, teater, dan tari beserta cabang- cabangnya.

2. Bidang olah raga meliputi berbagai cabang olah raga basket, sepakbola, tenis meja, tenis lapangan, voli, dan bermacam-macam cabang olah raga lainnya.

3. Bidang keterampilan meliputi : elektronika, perbengkelan, dan macam-macam kerajinan tangan.

• Pengembangan minat, atau kecenderungan hati yang tinggi tentan sesuatu dilakukan dengan menginvestarisasikan kecenderungan-kecend-erungan siswa pada bidang yang diminati. Pelak-sanaannya sama dengan pengembangan bakat. • Pengembangan kreativitas siswa memerlukan

(20)

b. Menyiapkan Perangkat Pemantau Bakat, Minat, Kreativitas, dan Kemampuan Siswa

Untuk memantau bakat, minat, kreativitas, dan kemampuan siswa diperlukan beberapa perangkat. Perangkat yang paling sederhana adalah lembar-lembar catatan. Selain catatan, bakat, minat dan kreativitas serta kemampuan juga dapat dipantau dengan daftar isian atau angket. Kepada siswa disodorkan sejumlah pernyataan agar diselaraskan dengan keberadaan diri mereka.

c. Menyelenggarakan Wahana Penuangan Kreativitas

Penyelenggaraan wahana bidang olah raga dalam bentuk penyediaan

1) Fasilitas olah raga 2) Fasilitas Seni

d. Mewadahi/Menyalurkan Bakat, Minat, dan Kreativitas Siswa

Mewadahi/menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas siswa berarti menciptakan daya dukung agar siswa yang memiliki bakat, minat, dan kreativitas pada bidang-bidang yang disebutkan tadi mendapatsaluran bakat main bola, menyanyi, bermusik, menari, membaca puisi, menulis cerpen, dan main drama sedapat mungkin diwadahi oleh sekolah sehingga siswa merasa memperoleh penyaluran potensi yang mereka miliki.

e. Melaksanakan Pemantauan Kemampuan Siswa untuk Menyelaraskan Diri dengan Potensi Siswa Setiap kegiatan dalam bentuk apa pun terbagi

dalam tiga kriteria besar, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian.

(21)

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan (2) Organisasi Alumni

Penugasan

Kegiatan-kegiatan yang akan Anda lakukan dalam mempelpembelajarani Bahan pembelajaran ini adalah sebagai berikut.

Penugasan 1: DISKUSI KELOMPOK

Petunjuk:

1. Bentuk kelompok dengan 5 anggota

2. Diskusikan topik yang Anda dapatkan (masing-masing kelompok beda topik)

3. Tuliskan hasil diskusi Anda pada lembar presentasi (PPT)

4. Kemudian presentasikan hasil diskusi kelompok untuk dikomentari oleh kelompok lain selama 5 menit.

5. Topik untuk diskusi adalah sebagai berikut: a. Orientasi Siswa Baru

b. Pengembangan Bakat dan Minat c. Pengembangan Kepribadian Siswa

d. Pengembangan Karir/Bimbingan Konseling e. Pengembangan Kemampuan Berorganisasi

Penugasan 2: STUDI KASUS

Petunjuk:

1. Bekerjalah dalam kelompok 5 orang.

2. Pelpembelajarani kasusnya dan jawab/ selesaikan tugas di akhir kasus.

PEKAN ORIENTASI SISWA

(22)

pekan orientasi siswa dan disetujui oleh Kepala Sekolah dan disusun secara acak adalah:

1. Bersih-bersih sekolah

2. Pola pembelajaranan yang diterapkan di sekolah 3. Tata tertib siswa dalam kegiatan sekolah

4. Perkenalan warga sekolah 5. Pengenalan fasilitas sekolah

6. Peserta pekan orientasi siswa, wajib hadir pukul 06.00 sampai pukul 17.00

7. Latihan berorganisasi 8. Baris-berbaris

9. Olah raga 10. Kerohanian 11. Rekreasi

Dalam kelompok Anda, susunlah skala prioritas 1 sampai dengan 11. Dan berikan alasan 3 buah, mengapa kelompok Anda memutuskan kegiatan tersebut sebagai prioritas nomor 1 sampai nomor 3

Penugasan 3: STUDI KASUS

PENGEMBANGAN BAKAT MINAT SISWA

(23)

Latihan

TUGAS UNTUK ON THE JOB LEARNING

Topik untuk On The Job Learning: a. Pengembangan Bakat dan Minat b. Pengembangan Kepribadian Siswa

c. Pengembangan Karir/Bimbingan Konseling d. Pengembangan Kemampuan Berorganisasi Petunjuk:

1. Pilih satu topik yang Anda minati dari daftar topik di atas.

2. Susunlah program kerja Anda untuk menyelesaikan tugas yang Anda pilih dalam bentuk RTL.

3. Kerjakan rencana yang Anda susun pada saat On The Job Learning.

4. Buat laporan tertulis hasil On The Job Learning. Untuk membuat laporan (mohon disertakan

bukti �isiknya) dengan format sebagai berikut: membeli sejumlah tenda untuk camping, membeli seperangkat peralatan musik, dan mengganti sejumlah peralatan olahraga yang sudah rusak. Setelah setengah tahun berjalan, ternyata belum ada satupun program sekolah untuk pengembangan siswa tadi yang direalisasi, karena dana yang diharapkan ternyata tidak kunjung terkumpul. Banyak orangtua siswa yang kebanyakan petani belum melunasi sumbangan tadi karena mereka baru mengalami gagal panen.

(24)

I. Pendahuluan

II. Analisis penyusunan program pembinaan pengembangan peserta didik

III. Rencana Tindak Lanjut IV. Kesimpulan

5. Presentasikan hasil On The Job Learning Anda pada kegiatan In- Service Learning 2.

6. Pelaporan (untuk IN 2- 2 JP)

Anda akan menyiapkan presentasi dalam bentuk Power Point (maksimal 10 slides dengan alokasi waktu 10 menit) yang merupakan rangkuman dari kegiatan Bahan pembelajaran ini, yang berisi tentang:

- Hal- hal penting dalam proses pelaksanaan kegiatan/ pembelpembelajaranan

- Masalah yang dihadapi

- Solusi terhadap permasalahan

1. Apakah ada hal-hal yang menurut Anda penting, tetapi belum Anda dapatkan pada pembelpembelajaranan Pembinaan dan Pengembangan Kapasitas Peserta Didik? Apa alasannya?

2. Setelah Anda mempelpembelajarani materi Pembinaan dan Pengembangan Kapasitas Peserta Didik ini, tindakan inovatif apa yang akan Anda lakukan di sekolah tempat Anda bertugas? 3. Apa rencana tindak Anda ke depan untuk

meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Anda, terkait dengan Pembinaan dan Pengembangan Kapasitas Peserta Didik?

(25)

Glosarium

Singkatan/Istilah Pengertian

PPDB Penerimaan Peserta Didik Baru

PPT Power Point

Rangkuman

Setelah melakukan pembelajrana dan penugasan-penugasan di atas, diharapkan Anda mampu mengidenti�ikasi permasalahan yang terkait dengan Perencanaan dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan mengikuti langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses penyusunan agenda PPDB, Analisis daya tampung dan proses pelaksanaan PPDB secara efektif.

(26)

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan menurut rohiat, penerimaan siswa merupakan proses pelayanan dan pencatatan siswa dalam penerimaan siswa baru, setelah melalui seleksi masuk siswa baru dengan

Manajemen peserta didik berkaitan erat dengan keputusan manajemen sekolah tentang perencanaan, penetapan persyaratan, dan tatacara penerimaan peserta didik baru pada

Setelah membaca teks, peserta didik mampu mengaitkan sikap tokoh yang sesuai dengan sila kedua Pancasila dengan tepat.. Setelah membaca teks, peserta didik mampu menuliskan sikap

Alat dan bahan : Buku Pena Laptop/Smartphone Video Youtube LKPD Uraian Materi Tujuan LKPD Setelah pengerjaan LKPD ini, diharapkan peserta didik mampu: Menjelaskan cara menyiapkan

NAMA SEKOLAH KESAYANGAN KAMU PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 2021/2022 GELOMBANG KE-1... SKL SETELAH DINYATAKAN LULUS

TUJUAN: Melalui kegiatan pengamatan dan diskusi kelompok peserta didik mampu memahami macam-macam alat ukur berdasarkan besaran yang akan diukur dengan tepat.. Amati sekeliling anda

Bagi peserta didik, agar dapat menambah pemahaman terkait permasalahan yang ia hadapi setelah mengikuti proses konseling dengan guru BK Bagi peneliti, sebagai acuan untuk mengetahui

terletak pada seleksi penerimaan peserta didik yang laksanakan mulai dari tes BTQ, Tes wawancara dan tes pontesi akademik Tujuan Penelitian ini, mengkaji terkait manajemen