• Tidak ada hasil yang ditemukan

t pkn 0907646 bibliography

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "t pkn 0907646 bibliography"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

167

DAFTAR PUSTAKA

Aswandi, (2010) Membangun Bangsa Melalui Pendidikan Berbasis Karakter, dalam Jurnal Pendidikan Karakter, Publikasi Ilmiah Pendidikan Umum dan Nilai, Vol. 2 No. 2 Juli 2010.

Agustian, A.G. (2007). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual (ESQ), The ESQ Way 165: 1 Ihsan, 6 Rukun Iman, dan 5 Rukun Islam, Jakarta: Agra Publishing.

Beck, C.M., Critender, BS, and Sullivan, E.V. (1981), Moral Education: Interdisiplinary Approach, University of Toronto Press.

Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. (1990). Riset Kualitatif untuk Pendidikan: Pengantar ke Teori dan Metode. Alih bahasa oleh Munandir dari judul Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Jakarta: PAU PPAI Universitas Terbuka.

Budimansyah, Dasim dan Suryadi, Karim. (2008). PKn dan Masyarakat Multikultural. Bandung: Prodi PKn SPS UPI.

Budimansyah, Dasim. (2009). Membangun Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi dan Gerakan Demokratisasi. Pidato Pengukuhan sebagai Guru Besar dalam bidang Sosiologi Kewarganegaraan pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Budimansyah, Dasim (2009). Inovasi Pembelajaran Project Citizen. Prodi PKn Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia: Bandung.

Budimansyah dkk (2010). Model Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi. Penguatan PKn, Layanan Bimbingan Konseling dan KKN Tematik di Universitas Pendidikan Indonesia.

Budimansyah,Dasim (2010). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan untuk Membangun Karakter Bangsa. Bandung: Widya Aksara Presss..

Cogan, J.J. dan Derricott, R. (1998). Citizenship for the 21st Century and International Persepektive on Education. London: Cogan, Page

(2)

168

Cresswell, J.W. (1998). Qualitatif Inquiry and Research Design: Choosing Among five Traditions. London: SAGE Publication.

Depdikbud. (1998) Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Sebagai Salah Satu Jalur Pembinaan Kesiswaan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan: Dirjen Dikdasmen.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Kurikulum 2004: Kompetensi Standar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta: Depdiknas Republik Indonesia

Djahiri, Ahmad Kosasih (1995). Dasar-Dasar Umum Metodologi dan Pengajaran Nilai-Moral PVCT. Bandung. Laboratorium PMP IKIP Bandung

Faisal, Sanafiah. (1988). Sosiologi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Gunawan, H.A. (1996). Administrasi Sekolah, Administrasi Pendidikan Mikro. Jakarta: Rineka Cipta.

Hadiyanto. (2000). Manajemen Peserta Didik. Padang: Universitas Negeri Padang.

Hasibuan,J.J. dan Moedjiono. (2008). Proses Belajar Mengajar. Bandung; Remaja Rosdakarya.

Hamalik, Oe. (2005) Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.

Hopkins, D. (1993). A Teachers guide to Classroom Research. Philadelphia: Open University Press.

Kalidjernih, FK 2010, Kamus Studi Kewarganegaraan Perspektif Sosiologis Dan Politis, Widya Aksara Press, Bandung.

Kardiman, Yuyus (2008). Membangun Kembali Karakter Bangsa Melalui Situs-Situs Kewarganegaraan (Studi Fenomenologi terhadap Pelatihan Manajemen Qalbu, Pelatihan Emotional Spiritual Quotient, dan Majelis Taklim di Bandung). Tesis Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia: Tidak Diterbitkan.

(3)

169

Kerr, D. (1999). Citizenship Education an International Comparison, London: National Foundation for Education Research-NFER/

Kerlinger, F.N. (2000). Asas-asas Penelitian Behavioral, Penerjemah Landung R. Simatupang. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press.

Koesoema A, Doni (2007). Pendidikan Karakter, Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasiondo.

Kwarnas (2006). Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Pendahulun Bela Negara dalam Gerakan Pramuka.

Latif, Yudi (2010). Pendidikan Karakter Menuju Keunggulan Bangsa, Makalah. Disampaikan pada Seminar Nasional Pendidikan Karakter Sebagai Paradigma Baru Dalam Pembentukan Manusia Berkualitas di Unimed pada Tanggal 9 Mei 2010.

Lickona T, (1992), Educating for Character: How our Schools Can Teach Respect and Responsibility, USA: A. Bantam Book.

Lincoln, Y.S. dan Guba, E.G. (1985). Naturalistic Inquiry. Baverly Hills: Sage Publications.

Lubis, Yusnawan. (2009). Pengruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Tingkat Kesadaran Berkonstitusi Warga Negara Muda. Tesis Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia: Tidak Diterbitkan.

Lutan, Rusli. (1986). Buku Materi Pengelolaan Interaksi Belajar Mengajar Intrakurikuler, Kokurikuler dan Ekstrakurikuler. Jakarta: Depdikbud.

Martianto,H,D. (2002), Pendidikan Karakter : Paradigma Baru Dalam Pembentukan Manusia Berkualitas (Character Education: New Paradigma to Human Capacity Building). (Online). Tersedia: email:[email protected]

Megawangi, Ratna (2004) Pendidikan Karakter Solusi Yang Tepat Untuk Membangun Bangsa

Miles, M.B. dan Huberman, M.A. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

(4)

170

Moleong, Lexy J (2005). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moktar, Brilian. (2010). Pendidikan Karakter adalah Sebuah Keharusan, Makalah. Disampaikan pada Seminar Nasional Pendidikan Karakter Sebagai Paradigma Baru dalam Pembentukan Manusia Berkualitas di Unimed pada Tanggal 9 Mei 2010.

Mulyana, D. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Munandar, U. (1992). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Siswa di Sekolah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia

Muslich, Masnur. (2011). Pendidikan Karakter, Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. Jakarta: PT Bumi Aksara.

___________ (2002). Kreativitas dan Keberbakatan; Strategi mewujudkan Potensi Kreatif dan Bakat. Cetakan ke 2. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nasution, S. (1982) Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bina Aksara

Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: PT. Tarsito.

NCCS (1972), Curriculum Standards for Social Studies: Expectation of Excellence, Washington DC.

Oteng, S. (1993). Administrasi Pendidikan, Dasar Teoritika untuk Praktek Profesional. Bandung: Angkasa.

Palang Merah Remaja, Pedoman Pelaksanaan Palang Merah Remaja.

Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Prayitno dan Manullang, Belferik. (2010). Pendidikan Karakter Dalam Pembangunan Bangsa. Medan: Pascasarjana Unimed.

Rajasa, Hatta M. (2007). Memaknai Kemerdekaan dari perspektif Pembinaan Karakter.

http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=

(5)

171

Sagala, S. (2009). Makna dan Konsep Pembelajaran Untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta.

Sahertian, A.Piet. (1985). Dimensi Administrasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Sanusi, A. (1998) Pendidikan Alternatif: Menyentuh Azas Dasar Persoalan Pendidikan dan Kemasyarakatan, Bandung: PT. Grafindo Media Pratama.

Sapriya (2007). Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Karakter Menurut Para A hli. Bandung: Sekolah Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Sapriya (2007). Perspektif Pemikiran Pakar Tentang Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Pembangunan Karakter Bangsa: Sebuah Kajian Konseptual Filosofis PKn Dalam Konteks Pendidikan IPS. Disertasi Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia: Tidak Diterbitkan.

Soemantri N. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: Rosda Karya

Simon, S.B. How, L.W. and Kirchenbaunm H (1972) Values Clarification, New York: Hart Publishing Co.

Suryadi, Karim dan Budimansyah, Dasim. (2008). PKN dan Masyarakat Multikultural. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan SPs UPI

Suryosubroto. (1997). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Taniredja, Tukiran, dkk. (2011). Model-model Pembelajaran Inovatif. Bandung: Alfabeta

Wahjosumiodjo. (2008). Kepemimpinan Kepala Sekolah Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya. Jakarta: Rajawali Pers.

Winataputra, U.S. (2005) Konsep dan Strategi Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi: Tinjauan Psiko-Pedagogis dan Sosioandragogis, Jakarta: Dirjen Pendidikan Tinggi (Bahan SUSCADOS Dikwar)

(6)

172

Winataputra, Udin dan Budimansyah, Dasim. (2007). Civic Edcation; Konteks, Landasan, Bahan Ajar, dan Kultur Kelas. Bandung: Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan SPs UPI

Referensi

Dokumen terkait

“Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai”, dalam Jurnal Pendidikan Karakter, Yogyakarta: Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Tahun II, Nomor 1,

Sapriya.(2008).Perspektif Pemikiran Pakar tentang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembangunan Karakter Bangsa (Sebuah Kajian Konseptual-Filosopis Pendidikan

Multikulturalisme Bhineka Tunggal Ika dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Wahana Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia dalam Dialog

Perspektif Pemikiran Pakar tentang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembangunan Karakter Bangsa (Sebuah Kajian Konseptual-Filosopis. Pendidikan Kewarganegaraan dalam Konteks

BAHAN PENELITIAN Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa (Pengembangan Pendidikan Budaya dan

Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan nasional.. Pendidikan Karakter Berbasis

Pembelajaran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Penguat Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Informal (Studi Deskriptif Kualitatif Tembang Asmaradana dalam Serat Wulang

(2014) Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Melalui Integrasi Mata Pelajaran Ilmu pengetahuan sosial Berbasis kearifan lokal bali.. Disertasi, Sekolah