• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Keuangan Konsolidasi

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal

30 Juni 2009 Dan 2008 (Tidak Diaudit)

PT EVER SHINE TEX T

bk

(2)

PT EVER SHINE TEX TbkDAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

PERIODE YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 30 JUNI 2009 DAN 2008

Daftar Isi

Halaman

Neraca Konsolidasi …….…………...……….……… 1 - 3

Laporan Laba Rugi Konsolidasi .……….……… 4

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi …... ……….…..……… 5

Laporan Arus Kas Konsolidasi …...……….………..………..………... 6

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi ....………..……… 7 - 36

(3)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI

30 Juni 2009 Dan 2008

(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 2009 2008

AKTIVA

AKTIVA LANCAR

Kas dan setara kas 2c,2l,3,17 17.284.132.741 18.451.537.353

Investasi jangka pendek 2d,13 61.500.000 76.375.000

Piutang 2e,2f,2l,

4,17

Usaha

Pihak yang mempunyai hubungan

istimewa 5,17 145.081.000 145.771.716

Pihak ketiga - setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp2.429.584.161 pada tahun 2009 dan Rp2.274.590.816

pada tahun 2008 64.668.472.745 72.003.958.294

Lain-lain

Pihak yang mempunyai hubungan

istimewa 1.438.883.479 56.736.000

Pihak ketiga 8.643.258.924 7.758.018.822

Persediaan 2g,6 208.026.997.497 237.503.700.036

Uang muka pembelian 6.794.396.950 5.758.580.892

Pajak dibayar di muka 11 7.491.429.963 6.634.217.666

Biaya dibayar di muka 2h 934.695.835 -

JUMLAH AKTIVA LANCAR 315.488.849.134 348.388.895.779

AKTIVA TIDAK LANCAR

Aktiva pajak ditangguhkan 2o,11 1.809.010.780 -

Aktiva tetap - setelah dikurangi akumulasi

penyusutan sebesar Rp459.455.064.436

pada tahun 2009 dan Rp436.360.738.512 2i,2j,2r,

pada tahun 2008 7,12 226.500.680.919 170.200.179.498

Aktiva lain-lain

Beban tangguhan - bersih 2j,2k,7,12 19.929.094.080 24.011.205.707

Jumlah Aktiva Lain-lain 19.929.094.080 24.011.205.707

JUMLAH AKTIVA TIDAK LANCAR 248.238.785.779 194.211.385.205

JUMLAH AKTIVA 563.727.634.913 542.600.280.984

(4)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)

30 Juni 2009 Dan 2008

(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 2009 2008

KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN

KEWAJIBAN LANCAR

Hutang Bank 2l,8,17,18 137.730.750.000 136.530.000.000

Hutang

Usaha - pihak ketiga 2l,9 73.048.653.967 79.349.049.471

Lain-lain

Pihak-pihak yang mempunyai

hubungan istimewa 2f,5,17 380.938.650 8.625.607.806

Pihak ketiga 2l 50.044.058 198.374.246

Hutang dividen 12 62.718.447 62.718.447

Beban masih harus dibayar 2l,10 7.609.806.599 7.923.064.701

Hutang pajak 2o,11 5.476.865.260 1.977.072.022

Bagian penghasilan tangguhan yang

jatuh tempo dalam satu tahun 2j,7,12 298.369.641 298.369.641

Bagian kewajiban jangka panjang yang

jatuh tempo dalam satu tahun 2j,2l,12,17,18 10.866.050.854 9.072.030.138

JUMLAH KEWAJIBAN LANCAR 235.524.197.476 244.036.286.472

KEWAJIBAN TIDAK LANCAR

Pesangon, penghargaan dan ganti kerugian

kepada karyawan yang masih harus dibayar 2m,10 13.794.478.000 11.770.662.000

Kewajiban jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh

tempo dalam satu tahun 2j,2l,12,17 41.056.499.146 35.497.615

Kewajiban pajak tangguhan - bersih 2o,11 4.822.040.063 11.911.947.791

Penghasilan tangguhan - setelah dikurangi bagian yang jatuh

tempo dalam satu tahun 2j,7,12 548.056.863 846.426.524

JUMLAH KEWAJIBAN TIDAK LANCAR 60.221.074.072 24.564.533.930

JUMLAH KEWAJIBAN 295.745.271.548 268.600.820.402

HAK MINORITAS ATAS ANAK PERUSAHAAN

YANG DIKONSOLIDASI 2b 4.040.421 4.315.615

(5)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)

30 Juni 2009 Dan 2008

(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 2009 2008

EKUITAS 13

Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham Modal dasar - 3.000.000.000 saham Modal ditempatkan dan disetor penuh -

2.015.208.720 saham 1b,7 201.520.872.000 201.520.872.000

Tambahan modal disetor - bersih 42.261.368.354 42.261.368.354

Laba (rugi) yang belum direalisasi atas penilaian

investasi jangka pendek ke harga pasar 2d (3.229.003) 11.645.998

Saldo laba

Telah ditentukan penggunaannya 2.000.000.000 2.000.000.000

Belum ditentukan penggunaannya 22.199.311.593 28.201.258.615

EKUITAS - BERSIH 267.978.322.944 273.995.144.967

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 563.727.634.913 542.600.280.984

(6)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 Dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 2009 2008

PENJUALAN BERSIH 2f,2n,5,14 276.418.020.422 284.079 091 848

BEBAN POKOK PENJUALAN 2n,7,14,15 244.585.556.158 258.995.757.323

LABA KOTOR 14 31.832.464.264 25.083.334.525

BEBAN USAHA 2n,7,16

Penjualan 8.169.595.926 7.638.015.364

Umum dan administrasi 4.571.021.138 4.831.047.755

Jumlah Beban Usaha 12.740.617.064 12.469.063.119

LABA USAHA 14 19.091.847.200 12.614.271.406

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN

Laba selisih kurs - bersih 2l 13.377.141.809 1.929.803.757

Penghasilan bunga 158.137.324 173.698.208

Bunga dan beban pendanaan lainnya (4.920.281.914) (4.813.966.868)

Lain-lain - bersih (1.324.436.373) (2.381.752.946)

Penghasilan (Beban) Lain-lain - bersih 7,290.560.846 (5.092.217.849)

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 26.382.408.046 7.522.053.557

BEBAN PAJAK 2o,11

Kini (6.074.987.833) (2.344.317.100)

Tangguhan (1.429.774.283 ) (2.317.410.670)

Jumlah Beban Pajak - bersih (7.504.762.116) (4.661.727.770)

LABA SEBELUM HAK MINORITAS ATAS RUGI (LABA) BERSIH ANAK PERUSAHAAN

YANG DIKONSOLIDASI 18.877.645.930 2.860.325.787

HAK MINORITAS ATAS RUGI (LABA) BERSIH

ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI 2b - -

LABA BERSIH 18.877.645.930 2.860.325.787

LABA PER SAHAM 2p

Laba usaha per saham 9,47 6,26

Laba bersih per saham 9,37 1,42

(7)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 Dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Laba (Rugi)

yang belum

Direalisasi atas Saldo Laba

Penilaian Investasi

Tambahan Modal Jangka Pendek ke Telah Ditentukan Belum Ditentukan

Catatan Modal Saham Disetor - Bersih Harga Pasar Penggunaannya Penggunaannya Ekuitas - Bersih

Saldo 31 Desember 2007 201.520.872.000 42.261.368.354 (26.479.003 ) 2.000.000.000 25.340.932.828 271.096.694.179

Laba yang belum direalisasi atas penilaian investasi jangka pendek

ke harga pasar 2d,13 - - 38.125.001 - - 38.125.001

Laba bersih tahun 2008 - - - - 2.860.325.787 2.860.325.787

Saldo 30 Juni 2008 201.520.872.000 42.261.368.354 11.645.998 2.000.000.000 28.201.258.615 273.995.144.967

Saldo 31 Desember 2008 201.520.872.000 42.261.368.354 (30.479.003) 2.000.000.000 3.321.665.663 249.073.427.014

Laba yang belum direalisasi atas penilaian investasi jangka pendek

ke harga pasar 2d,13 - - 27.250.000 - - 27.250.000

Laba bersih tahun 2009 - - - - 18.877.645.930 18.877.645.930

Saldo 30 Juni 2009 201.520.872.000 42.261.368.354 (3.229.003) 2.000.000.000 22.199.311.593 267.978.322.944

(8)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 Dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan 2009 2008

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan kas dari pelanggan 271.406.386.434 285.702.858.189

Pembayaran kas untuk:

Pemasok (145.710.754.881) (171.702.727.479)

Gaji dan kesejahteraan karyawan (31.191.202.617) (28.064.687.670)

Pembayaran kas untuk biaya pabrikasi dan

beban usaha (62.857.923.063) (62.301.402.378)

Kas Bersih Diperoleh dari Operasi 31.646.505.873 23.634.040.662

Penerimaan dari penghasilan bunga 158.137.323 174.246.153

Penerimaan dari tagihan pengembalian pajak 1.555.191.315 855.544.662

Penerimaan dari tagihan klaim asuransi - 1.499.704.978

Penurunan kas karena selisih kurs – bersih (3.032.231.598) (66.799.735)

Pembayaran bunga dan beban keuangan (4.891.981.185) (5.001.478.325)

Pembayaran pajak (8.542.563.662) (5.113.420.167)

Penerimaan lain-lain – bersih 2.057.450 119.018.393

Pengeluaran lain-lain - bersih - (418.800)

Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi 16.895.115.516 16.100.437.821

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Hasil pelepasan aktiva tetap 415.000.000 -

Perolehan aktiva tetap (16.712.681.370) (9.414.411.584)

Kas Bersih Digunakan untuk

Aktivitas Investasi (16.297.681.370) (9.414.411.584)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan dari pinjaman bank 74.537.806.500 27.894.000.000

Pembayaran kewajiban sewa guna usaha - (1.110.000.000)

Kenaikan piutang kepada pihak yang

Mempunyai hubungan istimewa (1.291.155.000) -

Pembayaran pinjaman bank (99.501.869.532) (30.653.361.073)

Kas Bersih Digunakan untuk

Aktivitas Pendanaan (26.255.218.032) (3.869.361.073)

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN

SETARA KAS (25.657.783.886) 2.816.665.164

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 42.941.916.627 15.634.872.189

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 3 17.284.132.741 18.451.537.353

(9)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

a. Latar Belakang Perusahaan

PT Ever Shine Tex Tbk (Induk Perusahaan) didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968 dengan nama PT Ever Shine Textile Industry pada tanggal 11 Desember 1973 berdasarkan akta notaris Kartini Muljadi, S.H., No. 82, yang kemudian diubah dengan akta No. 14 tanggal 4 Februari 1974 dan No. 33 tanggal 10 Januari 1975 dari notaris yang sama. Akta pendirian ini beserta perubahannya telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam surat keputusan No. Y.A.5/22/3 tanggal 25 Januari 1975 dan diumumkan dalam Berita Negara No. 53, Tambahan No. 319 tanggal 4 Juli 1975. Anggaran dasar Induk Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir dengan akta notaris Leolin Jayayanti S.H., No.1 tanggal 7 Juli 2008 mengenai perubahan Anggaran Dasar Induk Perusahaan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan peraturan pelaksananya. Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam surat keputusan No. AHU-0061168.AH.01.09 tanggal 18 Juli 2008. Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Induk Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Induk

Perusahaan meliputi industri dan perdagangan. IndukPerusahaan bergerak dalam industri tekstil.

Kantor pusat dan pabriknya berlokasi di Ciluar, Kedung Halang, Bogor.

Anak Perusahaannya, yang berkedudukan di Tangerang, bergerak dalam kegiatan usaha yang sama dengan Induk Perusahaan.

Induk Perusahaan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1975.

b. Penawaran Umum Perusahaan

Pada bulan September 1992, berdasarkan surat Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) No. S-1477/PM/1992 tanggal 4 September 1992, Induk Perusahaan menawarkan 4.000.000 saham baru kepada masyarakat. Saham ini telah tercatat di Bursa Efek Jakarta pada tanggal 13 Oktober 1992. Jumlah saham yang tercatat telah beberapa kali mengalami peningkatan, terakhir dengan pencatatan 19.192.464 saham yang berasal dari penerbitan saham baru pada tanggal 2 Oktober 2000. Pada tanggal 30 Juni 2004, seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh telah tercatat di Bursa Efek Jakarta.

Pada tanggal 11 Desember 2000, pemecahan nilai nominal saham Induk Perusahaan dari Rp500

per lembar menjadi Rp100 per lembar mulai berlaku berdasarkan surat

No. PENG-222/BEJ.EEM/12-2000 tanggal 7 Desember 2000 di Bursa Efek Jakarta.

c. Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi meliputi akun-akun Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan sebagai berikut:

Saat Dimulainya Persentase Kepemilikan Jumlah Aktiva

Kegiatan

Kegiatan Utama Domisili Usaha 2009 2008 2009 2008

PT Indo Yongtex Jaya Produsen benang Tangerang 1993 99,99%(1) 99,99% 58.832.127.031 74.564.298.034 (IYJ) dan kain

PT Primarajuli Sukses Produsen benang Tangerang 1997 99,99% 99,99% 307.486.374.342 295.368.051.677

(10)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (lanjutan)

c. Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi (lanjutan)

Catatan: (1) Pada tanggal 3 November 2003, PS melakukan investasi sebesar 37.000.000 lembar saham atau 32,93% kepemilikan pada IYJ. Sebagai hasilnya, kepemilikan langsung Induk Perusahaan pada IYJ berkurang dari 99,99% menjadi 67,07%. Karena Induk Perusahaan mempunyai 99,99% kepemilikan pada PS, akibatnya, kepemilikan efektif Induk Perusahaan pada IYJ tetap 99,99%.

d. Komisaris, Direksi dan Karyawan

Berdasarkan Rapat Umum Tahunan Pemegang Saham yang diselenggarakan pada tanggal 22 Juni 2009 anggota Dewan Komisaris dan Direksi Induk Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2009 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris : Emmy Ranoewidjojo

Komisaris : dr. Cahyono Halim, MBA

Komisaris Independen : Prof. Dr. Wahjudi Prakarsa, MBA

Drs. Aryanto Agus Mulyo, Ak.

Dewan Direksi

Presiden Direktur : Sung Pui Man

Direktur : Sung Man Tak

Dra. Erlien Lindawati Surianto

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan peraturan BAPEPAM mengenai pedoman penyajian dan pengungkapan laporan keuangan.

Laporan keuangan konsolidasi disusun berdasarkan konsep biaya historis akuntansi, kecuali untuk investasi jangka pendek yang dinyatakan sebesar nilai wajar (lihat Catatan 2d), persediaan yang dinyatakan sebesar nilai lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih (lihat Catatan 2g) dan aktiva tetap tertentu yang dinyatakan sebesar hasil penilaian kembali (lihat Catatan 2i).

Laporan arus kas konsolidasi menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang dikelompokkan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Mata uang yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah Rupiah.

(11)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) b. Prinsip-prinsip Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi meliputi akun-akun Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan (lihat Catatan 1c).

Semua akun dan transaksi antar perusahaan yang signifikan telah dieliminasi.

Hak minoritas atas laba atau rugi bersih dan ekuitas dari anak perusahaan dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba atau rugi bersih dan ekuitas anak perusahaan tersebut.

c. Setara Kas

Deposito berjangka yang tidak dijaminkan dan berjangka waktu tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan diklasifikasikan sebagai “Setara Kas”.

d. Investasi Jangka Pendek

Investasi jangka pendek terdiri dari efek ekuitas yang terdaftar di bursa efek. Berdasarkan PSAK No. 50, “Akuntansi Investasi Efek Tertentu”, efek ekuitas yang tersedia untuk dijual dicatat sebesar nilai wajarnya. Laba/rugi yang belum direalisasi pada tanggal neraca, dikreditkan atau dibebankan pada “Laba/Rugi yang Belum Direalisasi atas Penilaian Investasi Jangka Pendek ke Harga Pasar”, yang merupakan bagian dari Ekuitas.

e. Penyisihan Piutang Ragu-ragu

Penyisihan piutang ragu-ragu dibentuk berdasarkan hasil penelaahan terhadap tertagihnya akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode.

f. Transaksi dengan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa

Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak-pihak tertentu yang mempunyai hubungan istimewa, seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”.

Semua transaksi signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi.

g. Persediaan

Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih. Biaya perolehan persediaan, kecuali bahan baku dan bahan pembantu, ditentukan dengan

menggunakan metode rata-rata tertimbang (weighted-average method). Biaya perolehan bahan

baku dan bahan pembantu ditentukan dengan menggunakan metode masuk pertama, keluar

pertama (first-in, first-out method).

Nilai realisasi bersih merupakan harga jual estimasi dalam kondisi bisnis normal, dikurangi beban penyelesaian estimasi dan beban estimasi yang diperlukan untuk membuat penjualan.

Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan dibentuk berdasarkan penelaahan nilai realisasi bersih dari persediaan pada akhir periode.

(12)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) h. Biaya Dibayar di Muka

Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode

garis lurus (straight-line method).

i. Aktiva Tetap

Aktiva tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali aktiva tetap tertentu yang dinilai kembali pada tahun 1987 berdasarkan peraturan pemerintah, dikurangi akumulasi penyusutan. Hak atas

tanah tidak disusutkan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (

straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut:

Tahun

Bangunan dan prasarana 20

Mesin dan peralatan 4 - 10

Perlengkapan kantor 5

Kendaraan 5

Aktiva dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aktiva tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aktiva tetap yang bersangkutan pada saat pembangunan selesai dan aktiva tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.

Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi pada saat terjadinya; pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan dikapitalisasi. Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual, nilai tercatat serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi dilaporkan dalam laporan laba rugi konsolidasi periode yang bersangkutan.

Bila nilai tercatat suatu aktiva melebihi taksiran jumlah yang dapat diperoleh kembali (estimated recoverable amount) maka nilai tersebut diturunkan ke jumlah yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto atau nilai pakai.

Berdasarkan PSAK No.26 (revisi), “biaya Pinjaman“, beban bunga dan beban lainnya yang terjadi untuk membiayai konstruksi aktiva tetap dikapitalisasi sebagai bagian dari harga perolehan aktiva tersebut. Kapitalisasi biaya pinjaman ini dihentikan pada saat konstruksi telah selesai dan aktiva tetap telah siap untuk digunakan.

j. Sewa Guna Usaha

Sebelum tanggal 1 Januari 2008, transaksi sewa guna usaha diakui dengan menggunakan metode capital lease jika memenuhi seluruh kriteria sebagai berikut :

1. Leassee memiliki hak opsi untuk membeli aktiva yang disewagunausahakan pada akhir masa sewa guna usaha dengan harga yang telah disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa guna usaha.

2. Seluruh pembayaran berkala yang dilakukan oleh leassee ditambahkan dengan nilai sisa mencakup pengembalian biaya perolehan barang modal yang disewagunausahakan serta bunganya, merupakan keuntungan lessor (full payout lease).

(13)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)

j. Sewa Guna Usaha (lanjutan)

Transaksi yang tidak memenuhi salah satu kriteria tersebut di atas dibukukan dengan menggunakan metode sewa menyewa biasa (operating lease method) dan pembayaran sewa diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa guna usaha.

Efektif tanggal 1 Januari 2008, PSAK No.30 (Revisi 2007),“Sewa“ menggantikan PSAK No.30 (1990),“Akuntansi Sewa Guna Usaha““. Berdasarkan PSAK No.30 (Revisi 2007), penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut.

Menurut PSAK revisi ini, sewa yang mengalihkan secara substansial seluruh resiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset, diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan. Selanjutnya, suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi, jika sewa tidak mengalihkan secara substansial seluruh resiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.

Berdasarkan PSAK No.30 (Revisi 2007), dalam sewa pembiayaan, Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan mengakui aset dan kewajiban dalam neraca pada awal masa sewa, sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimun, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran sewa dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan kewajiban sewa. Beban Keuangan dialokasikan pada setiap periode selama masa sewa, sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo kewajiban. Rental kontinjen dibebankan pada periode terjadinya. Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Aset sewaan (disajikan sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewaan dan periode masa sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa.

Pada saat penerapan PSAK revisi ini, Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan memilih untuk menerapkan PSAK revisi ini secara prospektif. Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan menentukan saldo yang terkait dengan transaksi sewa pembiayaan yang sudah ada sebelum tanggal 1 Januari 2009 telah tepat. Semua perjanjian yang mengandung unsur sewa yang ada pada awal periode sajian, dievaluasi oleh Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan untuk menentukan klasifikasi mereka berdasarkan PSAK reivsi ini.

Penerapan PSAK revisi ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasi Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008.

Laba atau rugi yang terjadi akibat transaksi penjualan dan penyewaan kembali (

sale-and-leaseback) ditangguhkan (masing-masing disajikan sebagai “Penghasilan Tangguhan” dan

sebagai bagian dari “Beban Tangguhan”) dan diamortisasi selama sisa masa manfaat aktiva sewa guna usaha yang bersangkutan dengan menggunakan metode garis lurus.

(14)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) k. Beban Tangguhan

Biaya-biaya yang menghasilkan manfaat di masa yang akan datang ditangguhkan dan diamortisasi selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus.

l. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam nilai Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi tersebut dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut seperti yang diumumkan oleh Bank Indonesia, dan laba atau rugi yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada usaha periode berjalan.

Pada tanggal 30 Juni 2009 dan 2008, kurs yang digunakan adalah sebagai berikut:

Mata Uang Asing 2009 2008

Dolar Amerika Serikat 1/Rupiah 10.225 9.225

Euro 1/Rupiah 14.432 14.563

Yen Jepang 100/Rupiah 10.659 8.672

CHF Swiss 1/Rupiah 9,458 9,048

m. Imbalan Karyawan

Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan mengakui kewajiban untuk imbalan kerja karyawan sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 (UU No. 13/2003) bertanggal 25 Maret 2003.

Pada bulan Juli 2004, IAI menerbitkan PSAK No. 24 (Revisi 2004), Imbalan Kerja (PSAK No. 24 Revisi) yang mengatur akuntansi dan pengungkapan imbalan kerja karyawan. PSAK No. 24 (Revisi 2004) menggantikan PSAK No. 24, “Akuntansi Biaya Manfaat Pensiun” yang diterbitkan tahun 1994.

PSAK No. 24 (Revisi 2004) berlaku efektif atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang mencakup periode laporan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Juli 2004. Penerapan pertama kali PSAK No. 24 (Revisi 2004) dilakukan secara retrospektif dengan melaporkan jumlah penyesuaian yang terjadi yang terkait dengan tahun sebelumnya sebagai penyesuaian terhadap saldo awal saldo laba dari periode komparatif terawal yang disajikan.

Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan telah menggunakan PSAK No.24 (Revisi 2004) efektif tanggal 1 Januari 2005.

(15)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) m. Imbalan Karyawan (lanjutan)

Sesuai dengan PSAK No.24 (Revisi 2004), beban imbalan karyawan berdasarkan Undang-undang ditentukan dengan menggunakan metode penilaian aktuarial Projected Unit Credit. Keuntungan dan kerugian aktuarial diakui sebagai pendapatan atau beban jika akumulasi bersih dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai sekarang kewajiban manfaat pasti pada tanggal tersebut. akan Keuntungan dan kerugian diakui berdasarkan metode garis lurus selama sisa masa kerja yang diperkirakan dari karyawan yang ditanggung. Lebih lanjut, biaya jasa lalu yang berasal dari pengenalan program imbalan pasti atau perubahan kewajiban manfaat dari rencana yang telah ada harus diamortisasi selama periode sampai dengan manfaat dinyatakan menjadi hak karyawan.

n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

Pendapatan dari penjualan ekspor diakui sesuai dengan persyaratan kontrak penjualan, yaitu

pada saat barang dimuat ke atas kapal di pelabuhan asal (FOB shipping point) atau pada saat

barang telah sampai di pelabuhan tujuan (FOB destination point). Pendapatan dari penjualan

dalam negeri diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan. Beban diakui pada saat terjadinya.

o. Pajak Penghasilan Badan

Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas beda waktu antara aktiva dan kewajiban secara komersial dan fiskal pada setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak di masa yang akan datang, seperti rugi fiskal yang belum digunakan, juga diakui sepanjang terdapat kemungkinan realisasinya.

Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan dihitung pada tarif pajak yang diharapkan untuk diterapkan

pada periode ketika aktiva dapat direalisasi atau hutang dapat diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah diterbitkan atau dikeluarkan pada tanggal neraca konsolidasi. Aktiva dan kewajiban pajak tangguhan dari masing-masing perusahaan disajikan dalam jumlah bersih pada neraca konsolidasi. Penyisihan dibentuk atas bagian dari aktiva pajak tangguhan yang mungkin tidak terealisasi di masa yang akan datang.

Perubahan atas kewajiban pajak dicatat pada saat hasil pemeriksaan diterima atau, jika ada pengajuan banding oleh Perusahaan, saat hasil dari banding tersebut telah diputuskan oleh pengadilan pajak.

p. Laba (Rugi) per Saham

Berdasarkan PSAK No. 56, “Laba per Saham”, laba (rugi) usaha per saham dan laba (rugi) bersih per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) usaha dan laba (rugi) bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama periode berjalan. Perhitungan laba per saham berdasarkan 2.015.208.720 saham untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008

(16)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) q. Pelaporan Segmen

Pelaporan segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasi. Bentuk primer pelaporan segmen adalah segmen usaha sementara segmen sekunder adalah segmen geografis.

Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa, baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen lain. Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomis tertentu dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain.

Pendapatan dan beban antar segmen dialokasikan atas dasar segmen usaha.

r. Penurunan Nilai Aktiva

Sesuai dengan PSAK No. 48, “Penurunan Nilai Aktiva”, nilai aktiva ditelaah untuk penurunan dan kemungkinan penurunan nilai wajar aktiva apabila adanya suatu kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aktiva tidak dapat seluruhnya terealisasi. Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat semua aktiva Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan dapat terealisasi seluruhnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan penurunan nilai aktiva.

s. Penggunaan Estimasi

Laporan keuangan konsolidasi disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum yang mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aktiva dan kewajiban yang dilaporkan dan pengungkapan aktiva dan kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Karena adanya sifat ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil aktual yang dilaporkan pada periode yang akan datang mungkin berbeda dari jumlah estimasi.

3. KAS DAN SETARA KAS

Akun ini terdiri dari:

2009 2008

Kas

Rupiah 1.334.243.915 1.160.542.586

Dolar Amerika Serikat (AS$89.837 pada tahun 2009

dan AS$77,469 pada tahun 2008) 918.583.325 714.651.525

Euro (Eur2.200 pada tahun 2009 dan

Eur2,200 pada tahun 2008) 31.750.598 32.038.710

Sub-jumlah 2.284.577.838 1.907.232.821

(17)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)

2009 2008

Bank

Rupiah

PT Bank Internasional Indonesia Tbk 1.777.941.176 758.712.656

PT Bank Central Asia Tbk 1.898.059.731 517.855.233

PT Bank Chinatrust Indonesia 181.120.369 45.507.943

Lain-lain 127.046.438 56.094.581

Sub-jumlah 3.984.167.714 1.378.170.413

Dollar Amerika Serikat

PT Bank Chinatrust Indonesia

(AS$368,353 pada tahun 2009 dan

AS$865,754 pada tahun 2008) 3.766.407.687 7.986.582.772

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (AS$333,572 pada tahun 2009 dan

AS$64,622 pada tahun 2008) 3.410.768.587 596.137.489

PT Bank Central Asia Tbk

(AS$197,805 pada tahun 2009 dan

AS$345,605 pada tahun 2008) 2.022.556.636 3.188.208.462

The Hongkong Shanghai Banking Corporation (AS$5,380 pada tahun 2009 dan

AS$6,471 pada tahun 2008) 55.014.385 59.693.130

Lain-lain (AS$3,316 pada tahun 2009 dan

AS$ 3,316 pada tahun 2008) 33.906.713 30.590.654

Sub-jumlah 9.288.654.008 11.861.212.507

Euro

PT Bank Chinatrust Indonesia

( Eur119,645 pada tahun 2009 dan

Eur201,532 pada tahun 2008) 1.726.733.181 2.934.921.612

Sub-jumlah 1.726.733.181 2.934.921.612 Setara Kas Deposito berjangka Rupiah PT Bank Multicor - 370.000.000 Sub-jumlah - 370.000.000 Jumlah 17.284.132.741 18.451.537.353

Suku bunga tahunan deposito berjangka selama periode berjalan adalah sebagai berikut:

Mata Uang 2009 2008

(18)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PIUTANG USAHA

Piutang usaha terdiri dari:

2009 2008

Pihak yang mempunyai hubungan istimewa

PT Mewah Niagatama (lihat Catatan 5) 145.081.000 145.771.716

Pihak ketiga

Jorge Gomes & Irmao,SA,Portugal 698.500.646 1.989.395.604

PT Matahari Sentosa Jaya 4.161.403.140 6.242.812.012

PT Wintai Garment 2.383.008.898 1.853.880.757

Tom Tailor AG Garstedter Weg, Jerman 479.452.564 2.015.365.926

Esprit Europe Services Gmbh, Jerman 9.740.673.345 11.464.883.689

S.Oliver Bern Freier GMBH+CO,Jerman 1.978.878.197 671.462.381

PT Sinar Para Taruna 244.150.100 1.001.500.654

PT Korin Fancy Yarn Textile 447.062.167 1.363.910.898

PT. Kahatex 371.983.064 3.363.206.392

Qualvest Company Ltd, Hongkong 1.346.885.364 2.010.299.454

Ming Tai Textiles Limited, Hongkong 889.988.601 1.556.442.000

D.Zinmantex Textiles Ltd, Kanada 826.057.914 679.456.305

Rivan S. De Rl De CV, Meksiko 2.095.469.579 246.584.250

Asep Hermawan 1.278.720.190 664.746.690

PT Budi Agung Sentosa 943.443.714 333.195.224

PT Hong Fu Hua 1.114.358.635 -

Alpin Corap San Ve Tic, Ltd, Sti,Turki 1.561.646.866 -

Aigle International S.A, Perancis 3.711.359.048 -

Keskin Dar Dokuma Ve Makina

San.Tic. Ltd.Sti,Turki 1.257.832.239 -

Simint SPA,Itali 1,360.006.800 -

PT Texfibre Indonesia 1.886.290.723 -

Dasril, Bp - 1.791.753.207

Ipeksan Textile San, Ve Tic Ltd,Turki - 1.619.306.869

Sixty SPA,Itali - 2.664.106.107

Mitsui & Co (Thailand) Ltd, Thailand - 1.668.244.572

Lain-lain 28.320.885.112 31.077.996.119

Jumlah 67.098.056.906 74.278.549.110

Penyisihan piutang ragu-ragu (2.429.584.161) (2.274.590.816)

Bersih 64.668.472.745 72.003.958.294

Rincian piutang usaha diklasifikasikan menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut (lihat Catatan 17):

2009 2008

Dolar Amerika Serikat (AS$5,157,862 pada tahun

2009 dan AS$6.730.033 pada tahun 2008) 52.739.138.950 62.084.559.868

Rupiah 12.057.745.731 8.049.804.216

Euro (Eur1,155 pada tahun 2009 dan

(19)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PIUTANG USAHA (lanjutan)

Ringkasan umur piutang usaha adalah sebagai berikut:

2009 2008

Belum jatuh tempo 50.233.352.910 54.509.819.045

Jatuh tempo:

1 sampai dengan 30 hari 9.215.561.513 2.948.633.775

31 sampai dengan 60 hari 3.036.250.408 9.044.110.061

61 sampai dengan 90 hari 2.294.798.184 3.679.387.515

Lebih dari 90 hari 33.590.730 1.967.779.614

Jumlah 64.813.553.745 72.149.730.010

Perubahan dari penyisihan piutang ragu-ragu adalah sebagai berikut:

2009 2008

Saldo awal periode 2.478.207.601 2.341.020.851

Penyisihan selama periode berjalan (48.623.440 ) (66.430.035)

Saldo akhir periode 2.429.584.161 2.274.590.816

Berdasarkan penelaahan terhadap tertagihnya masing-masing akun piutang pada akhir periode, manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu yang dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang.

5. AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA

a. Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, terutama terdiri dari sewa dan penjualan benang sisa.

Rincian saldo akun dan transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut:

Persentase terhadap Jumlah Aktiva/Kewajiban/

Jumlah Pendapatan atau Beban Terkait

2009 2008 2009 2008

Piutang Usaha

PT Mewah Niagatama 145.081.000 145.771.716 0,026% 0,027%

Piutang lain lain

Officer 1.278.125.000 - 0,226% -Pinjaman Karyawan 160.758.479 56.736.000 0,029% 0,010% Jumlah 1.438.883.479 56.736.000 0,255% 0,010% Hutang - Lain-lain Officer - 4.639.639.766 - 1.737% PT Cahaya Interkontinental (pemegang saham) - 3.615.768.040 - 1,346% Karyawan 380.938.650 370.200.000 0,129% 0,137% Jumlah 380.938.650 8.625.607.806 0,129% 3,211% Penjualan

(20)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5. AKUN DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA (lanjutan)

b. Induk Perusahaan memperoleh uang muka yang tidak dikenai bunga dari officer Induk Perusahaan. Saldo uang muka tersebut disajikan sebagai bagian “Hutang Lain-lain-Pihak-Pihak yang Mempunyai hubungan istimewa”.

c. Induk Perusahaaan dan anak Perusahaan mempunyai penjualan benang sisa ke PT. Mewah Niagatama. Transaksi tersebut dilakukan dengan persyaratan dan kondisi yang sama dengan transaksi yang dilakukan dengan pihak ketiga. Piutang dari transaksi tersebut disajikan sebagai “Piutang Usaha yang Mempunyai Hubungan Istimewa”.

d. Induk Perusahaan menandatangani perjanjian sewa pada tahun 2004 dengan PT Cahaya Interkontinental (pemegang saham) dimana Induk Perusahaan menyewa sebuah gedung kantor (digunakan sebagai kantor pemasaran) sebesar Rp.80 juta perbulan. Pada tahun 2006 dan 2007 PT Cahaya Interkontinental membebaskan biaya sewa gedung kantor Induk Perusahaan. Mulai 1 Januari 2008, Indul Perusahaan sudah dibebankan kembali biaya sewa gedung kantor dan telah membayar biaya sewa tersebut sampai dengan tahun 2010. Saldo hutang kepada PT Cahaya Interkontinental (pemegang saham) telah dilunasi pada bulan Juli 2008.

6. PERSEDIAAN

Persediaan terdiri dari:

2009 2008

Barang jadi (lihat Catatan 15) 108.614.378.846 140.733.088.563

Barang dalam proses (lihat Catatan 15) 29.727.209.933 26.032.492.515

Bahan baku 36.741.801.414 45.466.431.466

Bahan pembantu 32.943.607.304 25.271.687.492

Jumlah 208.026.997.497 237.503.700.036

Pada tanggal 30 Juni 2009, dan 2008 seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya dalam suatu paket polis dengan nilai pertanggungan sekitar AS$19,5 juta dan AS$16 juta, yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari risiko tersebut.

Berdasarkan penelaahan terhadap nilai realisasi bersih persediaan pada akhir periode, manajemen berpendapat bahwa penyisihan untuk penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari penurunan nilai realisasi bersih persediaan.

(21)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. AKTIVA TETAP

2009

Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir

Nilai Tercatat

Pemilikan Langsung

Hak atas tanah 23.526.675.869 - - - 23.526.675.869

Bangunan dan prasarana 92.256.147.094 119.000.000 - 81.050.000 92.456.197.094

Mesin dan peralatan 473.416.944.302 7.169.036.232 (608.008.934 ) 287.110.400 480.265.082.000

Perlengkapan kantor 7.009.894.682 91.282.742 (95.000.000 ) - 7.006.177.424

Kendaraan 7.838.913.923 346.000.000 (453.440.000) - 7.731.473.923

Jumlah 604.048.575.870 7.725.318.974 (1.156.448.934) 368.160.400 610.985.606.310

Aktiva Dalam Penyelesaian

Mesin dan peralatan 9.649.630.465 65.688.668.980 - (368.160.400) 74.970.139.045

Jumlah 9.649.630.465 65.688.668.980 - (368.160.400) 74.970.139.045

Jumlah Nilai Tercatat 613.698.206.335 73.413.987.954 (1,156.448.934 ) - 685.955.745.355

2009

Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir

Akumulasi Penyusutan

Pemilikan Langsung

Bangunan dan prasarana 51.335.712.272 1.823.003.584 - - 53.158.715.856

Mesin dan peralatan 346.761.520.629 10.964.595.668 (594.501.737) 357.131.614.560

Perlengkapan kantor 5.609.999.112 212.130.722 - - 5.822.129.834

Kendaraan 7.633.402.255 48.738.334 (453.440.000) - 7.228.700.589

Jumlah Akumulasi Penyusutan 411.340.634.268 13.048.468.308 (1.047.941.737) 423.341.160.839

Pencadangan penurunan nlai aktiva tetap

Bangunan 10.774.538.021 - - - 10.774.538.021

Mesin dan peralatan 25.339.365.576 - - - 25.339.365.576

Jumlah Pencadangan

penurunan nilai aktiva tetap 36.113.903.597 - - - 36.113.903.597

(22)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. AKTIVA TETAP (lanjutan)

2008

Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir

Nilai Tercatat

Pemilikan Langsung

Hak atas tanah 23.526.675.869 - - - 23.526.675.869

Bangunan dan prasarana 92.245.351.595 - - 10.795.500 92.256.147.095

Mesin dan peralatan 431.651.648.029 4.853.107.641 - 455.525.185 436.960.280.855

Perlengkapan kantor 6.708.880.199 125.553.590 - - 6.834.433.789

Kendaraan 7.678.363.922 205.800.000 - - 7.884.163.922

Jumlah 561.810.919.614 5.184.461.231 - 466.320.685 567.461.701.530

Sewa Guna Usaha

Mesin dan peralatan 37.539.106.534 - - - 37.539.106.534

Aktiva Dalam Penyelesaian

Mesin dan peralatan 151.873.058 1.874.557.573 - (466.320.685) 1.560.109.946

Jumlah 151.873.058 1.874.557.573 - (466.320.685) 1.560.109.946

Jumlah Nilai Tercatat 599.501.899.206 7.059.018.804 - - 606.560.918.010

2008

Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir

Akumulasi Penyusutan

Pemilikan Langsung

Bangunan dan prasarana 47.696.418.420 1.819.624.435 - - 49.516.042.855

Mesin dan peralatan 314.714.715.450 8.957.938.284 - - 323.672.653.734

Perlengkapan kantor 5.177.918.380 213.241.090 - - 5.391.159.470

Kendaraan 7.438.328.088 132.685.000 - - 7.571.013.088

Jumlah 375.027.380.338 11.123.488.809 - - 386.150.869.147

Sewa Guna Usaha

Mesin dan peralatan 11.608.442.397 2.487.523.371 - - 14.095.965.768

Jumlah Akumulasi Penyusutan 386.635.822.735 13.611.012.180 - - 400.246.834.915

Pencadangan penurunan nlai aktiva tetap

Bangunan 10.774.538.021 - - - 10.774.538.021

Mesin dan peralatan 25.339.365.576 - - - 25.339.365.576

Jumlah Pencadangan

penurunan nilai aktiva tetap 36.113.903.597 - - - 36.113.903.597

Nilai Buku Bersih 176.752.172.874 170.200.179.498

(23)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

7. AKTIVA TETAP (lanjutan)

Penyusutan untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 dibebankan sebagai berikut:

2009 2008

Beban pokok penjualan (lihat Catatan 15) 12.611.514.209 13.112.316.602

Beban umum dan administrasi (lihat Catatan 16) 422.207.988 469.633.911

Beban penjualan (lihat Catatan 16) 14.746.111 29.061.667

Jumlah 13.048.468.308 13.611.012.180

Hak atas tanah, bangunan dan mesin tertentu, yang mencerminkan masing-masing sekitar 48% dan 31% dari nilai buku bersih aktiva tetap konsolidasi pada tanggal 30 Juni 2009 dan 2008, digunakan sebagai jaminan terhadap pinjaman tertentu (lihat Catatan 8).

Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan mempunyai hak atas tanah (Hak Guna Bangunan) yang terletak di Bogor dan Tangerang seluas 415.392 meter persegi dimana sertifikat hak atas tanah meliputi area seluas 388.037 meter persegi telah terdaftar atas nama Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan. Pada tanggal 17 Maret 2005, Induk Perusahaan masih dalam proses mengalihkan sertifikat hak atas tanah meliputi area seluas 27.355 meter persegi atas nama Induk Perusahaan. Sertifikat hak atas tanah akan berakhir pada berbagai tanggal mulai tanggal 21 Mei 2011 sampai tanggal 24 September 2026. Manajemen Induk Perusahaan berpendapat bahwa sertifikat hak atas tanah dapat diperpanjang setelah masa berakhirnya.

Pada tanggal 30 Juni 2009 dan 2008, aktiva tetap kecuali hak atas tanah diasuransikan terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya dalam suatu paket polis dengan nilai pertanggungan sekitar AS$54,39 juta dan AS$49,2 juta, yang menurut pendapat manajemen nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari risiko tersebut. Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan mempunyai perjanjian sewa guna usaha dengan hak opsi untuk mesin dan peralatan tertentu dengan masa sewa guna usaha selama tiga (3) tahun dari tanggal dimulainya transaksi dan berakhir pada berbagai tanggal (lihat Catatan 12).

Pada tahun 1989, Induk Perusahaan mengalihkan selisih penilaian kembali aktiva tetap sebesar Rp1.182.905.602 ke dalam modal saham, yang berasal dari penilaian kembali aktiva tetap pada tahun 1987.

Pada tahun 2006, manajemen telah memutuskan bahwa terdapat penurunan nilai dari bangunan dan prasarana dan mesin dan peralatan aktiva tetap sebesar Rp.36.113.903.597. Nilai yang dapat dipulihkan tersebut ditentukan berdasarkan estimasi nilai penjualan bersih.

Berdasarkan penilaian manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang dapat mengindikasikan penurunan nilai aktiva tetap pada tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (lihat Catatan 2r).

(24)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. HUTANG BANK

Hutang bank terdiri dari :

2009 2008

Induk Perusahaan

PT Bank Chinatrust Indonesia (AS$1,470,000

pada tahun 2009 dan AS$2,800,000 pada

tahun 2008) 15.030.750.000 25.830.000.000

PT Primarajuli Sukses

The Hongkong and Shanghai Bangking Co., Limited (AS$12,000,000 pada tahun 2009

dan AS$12,000,000 pada tahun 2008) 122.700.000.000 110.700.000.000

Jumlah 137.730.750.000 136.530.000.000

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited

Pada tanggal 3 Mei 2007, PT Primarajuli Sukses ( PS, anak perusahaan) memperoleh fasilitas kredit gabungan dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited. Kredit fasilitas telah diperbaharui dan diubah, terakhir dengan kredit fasilitas yang mempunyai saldo pada tanggal 30 Juni 2009 sebagai berikut :

1. Fasilitas revolving loan, terdiri dari :

Fasilitas revolving loan 1, dengan batas maksimal fasilitas ini sebesar AS$12,000,000. Fasilitas ini dikenakan bunga tahunan sebesar 0,7% di atas The Banks Cost of Fund. Terdapat fasilitas revolving loan 2 dengan batas maksimal fasilitas ini sebesar Rp.50.000.000.000. Fasilitas ini dikenakan bunga tahunan sebesar 0,7% di atas The Banks Cost of Fund.

Pada tanggal 2 Juni 2009, PS meminjam dana dengan menerbitkan surat promes sejumlah AS$1,000,000. Surat promes ini dikenakan bunga tahunan sebesar 3,30% dan akan jatuh tempo pada tanggal 31 Agustus 2009. Pada tanggal 30 Juni 2009, saldo atas surat promes ini sebesar AS$1,000,000 (setara dengan Rp10.225.000.000).

Pada tanggal 27 Mei 2009, PS meminjam dana dengan menerbitkan surat promes sejumlah AS$9,000,000. Surat promes ini dikenakan bunga tahunan sebesar 3,30% dan akan jatuh tempo pada tanggal 25 Agustus 2009. Pada tanggal 30 Juni 2009, saldo atas surat promes ini sebesar AS$9,000,000 (setara dengan Rp92.025.000.0000).

Pada tanggal 27 Mei 2009, PS meminjam dana dengan menerbitkan surat promes sejumlah AS$2,000,000. Surat promes ini dikenakan bunga tahunan sebesar 3,30% dan akan jatuh tempo pada tanggal 25 Agustus 2009. Pada tanggal 30 Juni 2009, saldo atas surat promes ini sebesar AS$2,000,000 (setara dengan Rp20.450.000.000).

(25)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. HUTANG BANK (lanjutan)

The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited

2. Fasilitas impor

Fasilitas ini tersedia untuk PS. Batas maksimal seluruh fasilitas kredit tersebut sebesar AS$5,000,000. Fasilitas impor terdiri dari :

1. Fasilitas kredit Documentary Credit 2. Fasilitas kredit pembayaran ditangguhkan 3. Clean kredit Impor Loan

Pada tanggal 30 Juni 2009, PS, anak perusahaan tidak menggunakan fasilitas tersebut di atas. Batas maksimal atas seluruh kredit fasilitas tersebut di atas untuk PS, anak perusahaan adalah sebesar AS$12,000,000.

Fasilitas kredit ini dijamin dengan jaminan pribadi dari seorang direktur sebesar AS$12,000,000.

PT Bank Chinatrust Indonesia

Sejak tahun 2003, Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Chinatrust Indonesia. Kredit fasilitas telah diperbaharui dan diubah beberapa kali, terakhir dengan kredit dengan kredit fasilitas yang mempunyai saldo pada tanggal 30 Juni 2009 sebagai berikut :

1. Fasilitas omnibus line (Sight/Seller’s Usance L/C Issurance)

Fasilitas ini tersedia untuk induk perusahaan, PS dan IYJ. Batas maksimal fasilitas ini tidak boleh melebihi AS$5,000,000 (individu dan kelompok). Pada tanggal 30 Juni 2009, Induk Perusahaan, PS dan IYJ tidak menggunakan fasilitas tersebut di atas.

2. Fasilitas export negotiation

Fasilitas ini tersedia untuk induk perusahaan, dan PS dan IYJ. Batas maksimal fasilitas ini tidak boleh melebihi AS$1,000,000 (individu dan kelompok) dan dikenakan bunga tahunan sebesar 9,5% dan 15% masing-masing untuk mata uang dolar AS dan Rupiah. Pada tanggal 30 Juni 2009, Induk Perusahaan, PS dan IYJ tidak menggunakan fasilitas tersebut di atas.

3. Fasilitas pinjaman jangka menengah

Fasilitas yang tersedia untuk induk perusahaan maksimal sebesar AS$1,351,000. Pada tanggal 30 Juni 2009, saldo fasilitas ini sebesar AS$675,500 (setara dengan Rp.6.906.987.500) dan pada tanggal 17 April 2009, PRS telah melunasi seluruh fasilitas pinjaman jangka menengahnya. 4. Fasilitas Omnibus line (Demand Loan + Sight/ Seller’s Usance LC)

Fasilitas yang tersedia untuk induk perusahaan, PS dan IYJ. Batas maksimal fasilitas ini sebesar AS$5,000,000 (individu dan kelompok). Fasilitas ini dikenakan bunga tahunan sebesar 9,65% dan 15% masing-masing untuk mata uang dolar AS dan rupiah.

Pada tanggal 30 Juni 2009, Induk Perusahaan menggunakan fasilitas tersebut dengan saldo masing-masing AS$1,470,000 (setara dengan Rp15.030.750.000) sedangkan IYJ dan PRS tidak

(26)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8. HUTANG BANK (lanjutan)

PT Bank Chinatrust Indonesia (lanjutan)

5. Fasilitas forward line

Fasilitas ini tersedia untuk Induk Perusahaan, PS dan IYJ Batas maksimal atas fasilitas ini tidak boleh melebihi AS$200,000 (individu dan kelompok). Pada tanggal 30 Juni 2009, Induk Perusahaan dan PS tidak menggunakan fasilitas tersebut.

Fasilitas kredit ini dijamin dengan jaminan sebagai berikut :

1. Jaminan silang atas Induk Perusahaan dan Anak Perusahaan, PS dan IYJ. 2. Tanah dan gedung milik Induk Perusahaan dan IYJ

3. Beberapa mesin milik Induk Perusahaan dan PS 4. Jaminan pribadi dari seorang direktur

Berdasarkan perjanjian pinjaman, Induk Perusahaan harus mempertahankan rasio keuangan tertentu.

9. HUTANG USAHA

Akun ini terdiri dari hutang yang berasal dari pembelian bahan baku, bahan pembantu dan/atau jasa dari pihak ketiga berikut:

2009 2008

PT Indonesia Toray Synthetic 24.167.082.153 33.448.935.338

PT Bhakti Pancawarna 775.438.949 746.044.145

PT Permata Era Duasatu 951.948.562 926.174.641

PT Indorama Synthetic Tbk 2.196.383.988 719.204.063

PT Sunkyong Keris Indonesia 6.957.066.585 4.043.098.351

PT Euroasiatic Heat & Power Systems 6.906.987.500 -

PT Yorkshire Indonesia 779.368.519 1.309.834.226

PT Polychem Indonesia, Tbk 23.713.301 5.748.680.053

PT Polyfin Canggih 1.059.329.325 1.777.728.164

PT Dua Mutiara 549.901.625 741.071.925

PT Mega Duta Berkat Bersama 1.205.282.100 901.098.000

Formosa Chemicals and Fibre Corp,Taiwan 8.812.109.500 11.527.633.800

PT Intex Mesin Indonesia 1.594.475.000 -

Yea Cheun Enterprise Co.Ltd, Taiwan 819.744.078 -

Winnitex Ltd, Hongkong 540.925.915 -

Recron (Malaysia) SDN BHD, Malaysia - 2.330.176.883

CV Lembang 411.192.038 -

PT Euroasiatic Jaya 441.496.601 2.912.610.437

PT YKK Zipper 411.972.100 -

PT Jodabo Sukses 480.478.625 -

PT Gapura Jaya Mandiri 478.005.000 -

Lain-lain 13.485.752.503 12.216.759.445

(27)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

9. HUTANG USAHA (lanjutan)

Ringkasan umur hutang usaha adalah sebagai berikut:

2009 2008

Belum jatuh tempo 47.089.605.665 50.416.719.785

Jatuh tempo:

1 sampai dengan 30 hari 16.846.060.384 18.352.045.304

31 sampai dengan 60 hari 8.535.114.364 10.049.210.498

61 sampai dengan 90 hari 313.062.429 297.698.580

Lebih dari 90 hari 264.811.125 233.375.304

Jumlah 73.048.653.967 79.349.049.471

Rincian hutang usaha diklasifikasikan menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut (lihat Catatan 17):

2009 2008

Dolar Amerika Serikat (AS$6,553,259 pada tahun 2009

dan AS$7,477,038 pada tahun 2008) 67.007.074.811 68.975.673.336

Rupiah 5.602,995.890 7.254,835.686

Euro (Eur24.320 pada tahun 2009

Eur204,820 pada tahun 2008) 350.992.181 2.982.804.337

Yen Jepang (¥52,980 pada tahun 2009 dan

¥1.565.223 pada tahun 2008) 5.647.138 135.736.112

CHF Swiss (CHF8,664 pada tahun 2009) 81.943.947 -

Jumlah 73.048.653.967 79.349.049.471

10. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR

Akun ini terdiri dari beban masih harus dibayar sebagai berikut:

2009 2008

Kewajiban Lancar

Gas, Listrik, air dan telepon 3.808.043.877 3.934.322.975

Gaji dan kesejahteraan karyawan 198.839.704 291.702.268

Honorarium tenaga ahli 195.000.000 510.000.000

Bunga 510.051.108 280.639.875

Lain-lain 2.897.871.910 2.906.399.583

Sub-jumlah 7.609.806.599 7.923.064.701

Kewajiban Tidak Lancar

Pesangon, penghargaan dan ganti kerugian kepada

karyawan yang masih harus dibayar 13.794.478.000 11.770.662.000

(28)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. HUTANG PAJAK

Hutang pajak terdiri dari:

2009 2008 Pajak penghasilan Induk Perusahaan Pasal 21 30.000.000 - Pasal 23 11.470.310 38.175.151 Sub-jumlah 41.470.310 38.175.151 Anak Perusahaan Pasal 21 25.333.693 41.740.342 Pasal 23 11.005.302 36.342.587 Pasal 29 4.993.268.166 1.687.390.217 Sub-jumlah 5.029.607.161 1.765.473.146

Pajak Pertambahan Nilai - Bersih

Anak Perusahaan 405.787.789 173.423.725

Jumlah 5.476.865.260 1.977.072.022

Taksiran tagihan pengembalian pajak penghasilan disajikan sebagai bagian dari pajak dibayar di muka dalam neraca konsolidasi. Rincian pajak dibayar di muka adalah sebagai berikut:

2009 2008

Tagihan pengembalian pajak 2009 Induk Perusahaan 1.987.537.727 - Anak Perusahaan 57.473.243 - 2008 Induk Perusahaan 1.759.017.530 927.178.366 Anak Perusahaan 1.820.434.055 89.409.078 2007 Induk Perusahaan - 1.202.838.787 Anak Perusahaan - 1.280.234.077 Sub-jumlah 5.624.462.555 3.499.660.308

Pajak Pertambahan Nilai - Bersih

Induk Perusahaan 249.882.366 740.103.833

Anak Perusahaan 1.617.085.042 2.394.453.525

Sub-jumlah 1.866.967.408 3.134.557.358

Jumlah pajak dibayar di muka 7.491.429.963 6.634.217.666

(29)

PT EVER SHINE TEX Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Periode Yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

11. HUTANG PAJAK (lanjutan)

Rincian ketetapan pajak atas pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai adalah sebagai berikut : Induk Perusahaan

Pada tanggal 25 Maret 2009, Induk Perusahaan menerima ketetapan dari Kantor Pajak atas lebih bayar pajak penghasilan badan untuk tahun 2007 sebesar Rp1.152.838.787, dan telah diterima pembayaran pada tanggal 13 April 2009. Pada tanggal 31 Maret 2009, Induk perusahaan menerima ketetapan kurang bayar pajak penghasilan 21 beserta denda sebesar Rp44.411.060, ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 23 beserta denda sebesar Rp19.243.877, ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 26 beserta denda sebesar Rp75.019.230, sampai dengan tanggal akhir periode laporan, Induk Perusahaan telah menerima pembayaran pada tanggal 13 April 2009. Pada tanggal 28 Maret 2008, Induk Perusahaan menerima ketetapan dari Kantor Pajak atas lebih bayar pajak penghasilan Pasal 28A untuk tahun pajak 2006 sebesar Rp944.477.295 dan kurang bayar pajak pertambahan nilai untuk masa Januari sampai dengan Desember 2006 termasuk denda pajak sebesar Rp.103.476.552, dan telah diterima pembayaran pada tanggal 30 April 2008

Pada tanggal 24 Januari 2008, Induk Perusahaan menerima keputusan pembayaran pendahuluan dari Kantor Pelayanan Pajak atas lebih bayar pajak pertambahan nilai untuk masa Desember 2007 sebesar Rp14.543.919 dan telah diterima pembayaran pada tanggal 12 Pebruari 2007.

IYJ

Pada tanggal 18 Maret 2009, IYJ menerima berbagai ketetapan pajak dari Kantor Pajak terdiri atas : ketetapan lebih pajak penghasilan badan tahun 2007 sebesar Rp.402.352.528, dan pada tanggal 3 April 2009 menerima ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 21 dan denda sebesar Rp.650.000, ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 23 sebesar Rp.346.241, dan telah menerima pembayaran pada tanggal 13 April 2009.

PS

Pada tanggal 25 Maret 2009, PS menerima berbagai ketetapan pajak dari Kantor Pajak terdiri atas : ketetapan lebih pajak penghasilan badan tahun 2007 sebesar Rp529.394.029, ketetapan lebih bayar pajak pertambahan nilai lebih bayar bersih sebesar Rp1.723.123.974, ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 21 dan denda sebesar Rp.6.899.304, ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 23 dan denda sebesar Rp28.786.571, ketetapan kurang bayar pajak penghasilan pasal 26 dan denda sebesar Rp11.196.713.

Pada tanggal 1 April 2008, PS menerima berbagai ketetapan pajak dari Kantor Pajak terdiri atas: ketetapan kurang bayar pajak penghasilan badan tahun 2006 sebesar Rp4.510.719.500 dan denda sebesar Rp1.443.430.240, ketetapan kurang bayar penghasilan pajak pasal 23 sebesar Rp218.888.131 dan denda sebesar Rp70.044.202, ketetapan kurang bayar penghasilan pajak pasal 21 sebesar Rp1.933.700 dan denda sebesar Rp618.784, serta ketetapan kurang bayar pajak pasal 26 sebesar Rp324.841.196 dan denda sebesar Rp103.949.183. Pada tanggal 11 Juni 2008, PS mengajukan keberatan atas ketetapan-ketetapan tersebut. Atas keberatan yang diajukan oleh PS, pada tanggal 12 Juni 2009, Kanwil DJP Jakarta Pusat menerima sebagian keberatan, sehingga ketetapan kurang bayar pajak penghasilan badan tahun 2006 menjadi sebesar Rp563.081.722 dan denda sebesar Rp180.186.151, dan ketetapan kurang bayar penghasilan pajak pasal 23, menjadi sebesar Rp197.619.906 dan denda sebesar Rp63.238.370. Atas keputusan tersebut PS akan mengajukan banding ke pengadilan pajak.

Referensi

Dokumen terkait

Laba atau rugi yang terjadi akibat transaksi penjualan dan penyewaan kembali ( sale-and- leaseback ) ditangguhkan (masing-masing disajikan sebagai “Penghasilan

Pada tanggal neraca, aset dan kewajiban moneter dalam matauang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal-tanggal tersebut

Jaminan untuk pinjaman tersebut di atas sama seperti yang disebutkan dalam perjanjian aslinya, yang terdiri dari piutang usaha, persediaan, aktiva tetap (lihat Catatan 4, 6 dan 7)

Dengan diterimanya Laporan Direksi serta disahkannya Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dan Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir

Perusahaan menyajikan kembali laporan keuangan konsolidasi pada tanggal 31 Desember 2010 serta tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, untuk mencerminkan

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2011 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2010 (Diaudit) serta untuk Periode Enam Bulan.. 35 PERJANJIAN

PT CIPUTRA PROPERTY Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Tiga Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Maret 2010 dan 2009..

4 (Revisi 2009), “Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Keuangan Tersendiri”, standar akuntansi tersebut diterapkan secara prospektif untuk periode yang dimulai pada atau