PERANGKAT MODUL
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
IPA SMP PEDAGOGI DAN PROFESIONAL
KELOMPOK KOMPETENSI
–
J
DIREKTORRAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas selesainya Modul beserta seluruh
perangkat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru jenjang Pendidikan Dasar.
Perangkat modul ini merupakan dokumen wajib kegiatan fasilitasi Program PKB bagi Guru
sasaran di teingkat kelompok kerja.
Program PKB bagi Guru merupakan tindak lanjut dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 dan
bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan mata
pelajaran yang diampunya.
Sebagai salah satu upaya untuk mendukung keberhasilan suatu program diklat, Direktorat
Pembinaan Guru Pendidikan Dasar pada tahun 2017 melaksanakan review, revisi, dan
mengembangkan modul paska UKG 2015 yang telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter
(PPK) dan Penilaian Berbasis Kelas, serta berisi materi pedagogik dan profesional yang akan
dipelajari oleh peserta selama mengikuti Program PKB.
Perangkat modul PKB jenjang Pendidikan Dasar ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi
para Instruktur Nasional pada proses fasilitasi guru sasaran PKB di kelompok kerja di seluruh
kab./kota yang tersebar di seluruh Indonesia.
Terima kasih dan penghargaan yang tinggi disampaikan kepada pimpinan PPPPTK yang telah
mengijinkan Penulis maupun Pengembang dalam menyusun perangkat modul pada jenjang
Pendidikan Dasar ini. Tidak lupa kami juga sampaikan terima kasih kepada para rekan-rekan
widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), dosen perguruan tinggi, dan guru-guru
hebat yang terlibat di dalam penyusunan perangkat modul PKB ini.
Semoga Program PKB bagi Guru ini dapat meningkatkan kompetensi guru sehingga mampu
meningkatkan prestasi pendidikan anak didik kita
Jakarta, Mei 2017
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... 2
DAFTAR ISI ... 3
BAB I. PENDAHULUAN ... 4
A. Rasional ... 4
B. Dasar Hukum... 5
C. Tujuan ... 5
D. Sasaran ... 6
BAB II. PERANGKAT MODUL PKB... 7
A. Katalog Modul ... 7
B. Tatap Muka Penuh Kelompok Kompetensi J ... 8
C. Tatap Muka Model IN-ON-IN IPA SMP Kelompok Kompetensi J ... 18
1. Struktur Tatap Muka IN-1 ... 18
2. Silabus IN-1 ... 18
3. Skenario Pembelajaran (IN-1) ... 24
4. Struktur Tatap Muka IN-2 ... 26
5. Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 20 JP) ... 27
6. Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 10 JP) ... 27
BAB III. PENUTUP ... 29
BAB I. PENDAHULUAN
A.
Rasional
Peningkatan mutu pendidikan akan berhasil dengan baik apabila ditunjang oleh mutu guru yang baik.
Peran guru sangat dibutuhkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kehadiran guru profesional
akan mampu memberikan “kesejahteraan pedagogik” kepada setiap peserta didik yang akan
meningkatkan kecerdasan bangsa yang selanjutnya akan bermuara pada kesejahteraan umum.
Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa, dan Negara di dunia
ini termasuk di Indonesia sebagian besar ditentukan oleh peran guru.
Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh para pendidik untuk menjadikan dirinya sebagai pendidik
yang profesional adalah selalu meningkatkan kompetensinya, baik kompetensi pedagogik,
kepribadian, profesional, maupun sosial. Hal ini mengacu kepada peraturan perundangan yang
berlaku, yaitu: Peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 tentang Guru yang menyatakan
bahwa pengembangan dan peningkatan kompetensi bagi Guru dilakukan dalam rangka memenuhi
kualifikasi dan menjaga agar kompetensi keprofesiannya tetap sesuai dengan perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan atau olah raga.
Masyarakat dan pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan seluruh
jajarannya memikul kewajiban untuk mewujudkan kondisi yang memungkinkan guru melaksanakan
pekerjaan/jabatannya secara profesional. Oleh karena itu, sebagai aktualisasi tugas guru sebagai
tenaga professional, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pemerintah
(Kemendikbud) akan memfasilitasi guru untuk dapat mengembangkan keprofesiannya secara
berkelanjutan melalui program Pendidikan dan Pelatihan Uji Kompetensi Guru (Diklat
Pasca-UKG).
Program pendidikan dan pelatihan (Diklat) merupakan bagian penting dari pengembangan profesi
pendidik dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan Diklat juga tidak lepas dari tujuan untuk
meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan mata pelajaran/ tugas
Modul ini berisi materi pembelajaran IPA di sekolah menengah pertama, yang telah disusun sesuai
dengan Standar Kompetensi Guru yang diturunkan dari Permendikbud No 16 Tahun 2007. Modul ini
dilengkapi dengan aktivitas pembelajaran yang terintegrasi dengan Penguatan Pendidikan Karakter
(PPK) karena karakter ini akan menjadi watak, budi pekerti, yang menjadi ruh dalam dunia
pendidikan. Pengintegrasian Penguatan Pendidikan Karakter dalam modul pengembangan
keprofesian berkelanjutan melalui Peningkatan kompetensi ini dikembangkan dengan
mengintegrasikan lima nilai utama PPK yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan
integritas. Kelima nilai utama tersebut terintegrasi dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran yang
terdapat dalam modul.
B.
Dasar Hukum
Program Peningkatan Kompetensi Guru dikembangkan dengan memperhatikan beberapa peraturan
sebagai berikut.
1.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional.
2.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
3.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
4.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
5.
Peraturan Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun
2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
6.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2012
tentang Uji Kompetensi Guru.
C.
Tujuan
Tujuan umum modul ini disusun guna mendukung pelaksanaan diklat pengembangan keprofesian
berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi bagi guru IPA SMP untuk kompetensi professional
dan pedagogik.
1.
Tujuan khusus modul ini diharapkan setelah menempuh proses pembelajaran peserta mampu:
mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan sebuah tindakan
reflektif dalam bentuk PTK.
a.
Menganalisis teknologi ramah lingkungan;
b.
Memahami konsep-konsep listrik statis; dan gejalanya dalam kehidupan sehari-hari;
c.
Memahami konsep dasar listrik dinamis, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari;
d.
Menjelaskan konsep medan magnet, induksi magnetik, penggunaan magnet dalam produk
teknologi dan kehidupan sehari-hari.
D.
Sasaran
Sasaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan modul sekolah menengah pertama kelompok
BAB II. PERANGKAT MODUL PKB
A.
Katalog Modul
Jenjang
: SMP
Program Keahlian
: GURU IPA
Mata Pelajaran/ Paket Keahlian
: PROFESIONAL DAN PEDAGOGI
KK Judul Materi
- Hakikat Penelitian Tindakan Kelas - Tahapan Penelitian Tindakan Kelas - Mengidentifikasi dan menetapkan masalah - Merumuskan masalah
- Merumuskan hipotesis tindakan - Merencanakan tindakan - Pelaksanaan tindakan - Menyusun proposal PTK
Pr
o
fe
si
on
al Teknologi Ramah
Lingkungan, Listrik dan Magnet
- Teknologi dan Lingkungan
- Analisis Produk/Teknologi Ramah Lingkungan - Sertifikasi Ramah lingkungan (Ekolabel) - Contoh-contoh teknologi ramah lingkungan - Muatan Listrik
- Hukum Couloumb - Medan Listrik
- Potensial Listrik dan Beda Potensial
- Gejala Kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari - Arus Listrik
- Hambatan - Hambatan jenis - Transmisi daya - Rangkaian Listrik - Sumber energi listrik - Upaya hemat energi listrik - Pemanfaatan Teknologi Listrik - Medan Magnet
- Induksi elektromagnetik
B.
Tatap Muka Penuh KELOMPOK KOMPETENSI J
1.
Struktur.
IPA SMP KELOMPOK KOMPETENSI J 27 Jam Pelajaran @ 45 Menit
No Materi IPA SMP JP
1 Pendalaman Materi Pedagogik KELOMPOK KOMPETENSI J
Penelitian Tindakan Kelas 9
2 Pendalaman Materi Profesional KELOMPOK KOMPETENSI J
Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet 18
Total 27
2.
Silabus
a.
Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas
Mapel/Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Pedagogik
Judul Modul
: Penelitian Tindakan Kelas
Alokasi Waktu
: 9 JP @ 45 menit = 405 menit
Deskripsi Singkat
:
Modul ini menjelaskan tentang hakikat Penelitian Tindakan
Kelas (PTK), tahap-tahap penulisan PTK sampai dengan penyusunan draft proposal PTK.
Kompetensi
a)
Kompetensi Inti:
Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran
b)
Kompetensi Guru:
10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam
mata pelajaran yang diampu.
10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam
INDIKATOR
1. Menjelaskan hakikat PTK
2. Menjelaskan tahap-tahap PTK
3. Melakukan identifikasi masalah di kelas 4. Membuat rumusan
masalah dan hipotesis tindakan berdasarkan masalah terpilih 5. Membuat rancangan
tindakan yang akan dilaksanakan
6. Menyusun draft proposal PTK
7. Menjelaskan
sistematika laporan PTK
Bruce, Joice & Showers. (1992). Models of Teaching . New Jercey: Prentice Hall.
Carin, A.. (1997). Teching Modern Science .: New Jercey ; Prentice Hall,Inc.
Depdikbud .1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.
Depdikbud .1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.
Edi Prayitno ,Sri Wulandari (2010). Penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas dalam Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta : Kemendiknas Dirjen PMPTK
Hopkins, D. 1985. A Teacher’s Guide to Classroom Research. Philadelphia: Open University Press. Joni, R. (1998). Penelitian Tindakan Kelas. Makalah dalam Penataran Calon Pelatih Proyek
Pengembangan Guru Sekolah Menengah, Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
b.
Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet
Mapel/Kelompok Kompetensi
: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Profesional
Judul Modul
: Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet
Alokasi Waktu
: 18 JP @ 45 menit = 810 menit
Deskripsi Singkat
: Materi pada modul ini menjelaskan tentang:
1.
Pengertian, produk, sertifikasi dan contoh teknologi
ramah lingkungan
2.
Listrik statis
3.
Listrik dinamis
4.
Medan magnet
Kompetensi
a)
Kompetensi Inti:
Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu.
b)
Kompetensi Guru:
20.1 Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori IPA serta penerapannya
secara fleksibel.
1. menjelaskan definisi teknologi ramah lingkungan
2. menganalisis produk teknologi ramah lingkungan
3. menjelaskan sertifikasi ramah lingkungan
4. menerapkan contoh-contoh teknologi ramah lingkungan.
Teknologi ramah lingkungan
- Teknologi dan Lingkungan sifat-sifat muatan listrik
2. menjelaskan hukum Coulomb,
Listrik Statis - Muatan Listrik - Hukum
Couloumb - Medan Listrik
INDIKATOR
3. menjelaskan medan listrik,
4. menjelaskan beda potensial listrik. 5. mendeskripsikan
gejala kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari
- Potensial Listrik dan Beda Potensial - Gejala Kelistrikan
dalam kehidupan
rangkaian listrik seri dan paralel
3. Menjelaskan proses transmisi energi upaya hemat listrik 6.
Menjelaskan
penggunaan
teknologi listrik di
lingkungan sekitar
Rangkaian Listrik
- Arus Listrik - Hambatan - Hambatan jenis - Transmisi daya - Rangkaian
Listrik
- Sumber energi listrik
1. Menjelaskan konsep medan magnet 2. Menjelaskan induksi
magnetik dalam kehidupan sehari-hari
Arup (2015). Life Cycle Assessment Electric Vehicle.Vedan Vision. www.arup.com, http://apo.org.au/files/Resource/ev-lca-final-report-nov-2015.pdf
Asian Development Bank (2010). Reducing Carbon Emissions from Transport Projects. ADB, Manila. Bindar,Y dan Abdulkadir,M (2014) Kriteria Boiler Ramah Lingkungan. Kementeria Lingkungan Hidup.
Boldin, A (2013). Life cycle assessment (LCA) of electricity generation technologies: Overview, comparability and limitations. Renewable an Sustainable Energy Review. 28 (2013) 555-556 Bryan Bunch, Alexander Heleman, (2004). The Hitory of Technology. Houghton Miflin Company.
Boston-New York.
Bueche, J., Frederick, (2006). Schaum’s Outline of: Teori dan Soal-Soal Fisika Universitas, Erlangga, Jakarta
Fthenakis, H.C. Kim,R.Frischknecht,M. Raugei , P. Sinha, M. Stucki 2011,Life Cycle Inventories and Life Cycle Assessment of Photovoltaic Systems, International Energy Agency(IEA) PVPS Task 12, Report T12-02:2011.
Giancoli, C. ,Douglas, C. (2001). Fisika Edisi Kelima Jilid 2. Erlangga. Jakarta
Gomez, I and TECA,L.T. (2015) Training Manual for Organic Agriclture. Food and Agriculture Organization of the United Nation .Rome.
Guntoro, Nanang Arif, Dr. (2013). Fisika Terapan. Rosda. Bandung
International Labour Organization (2009).Produksi Bersih Meningkatkan Produkstivitas. Modul 3: Pelatihan Untuk Manajer dan Pekerja. SCORE, Jakarta.
Jager, K, Isabella O, Smets, A, van Swaaij, R.A,C, and Zeman M. (2014). Solar Cell, Fundamentals, Technology, and Systems. Delft University Technology, Delft, The Netherlands.
Kardono (2009). Teknologin Ramah lingkungan: Kriteria, Verifikasi dan Arah Pengembangan. BPPT, Jakarta. http://www.enviro.bppt.go.id/Publikasi/TRL-KLH04062010-01.pdf
Kementerian Lingkungan Hidup (2010). Pedoman Klaim Lingkungan Swadeklarasi. KLH, Jakarta. OECD (1989) Development of Clean Technology Concept :The Promotionand Diffusion of Clean
Technologies in Industry, Paris: https://application.wiley-vch.de/books/sample/3527320075_c01.pdf
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin Lingkungan, Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia,
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin, Lingkungan.
Quack, D. (2010). Requirements on Consumer Information about Product Carbon Footprint Öko-Institut e.V., Freiburg German
Rose, M.A. (2015) Impact of Technology on The Environment Resources for Decision Making, Ball State University, Indiana.
Teodorita Al Seadi, Dominik Rutz, Heinz Prassl, Michael Köttner, Tobias Finsterwalder, Silke Volk, Rainer Janssen.(2008) Biogas Handbook. University of Southern Denmark Esjerg, Denmark.http://lemibiogas.com.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ,
US Department of Transportation (2010). Report To Congress US Dept of Transportation, US Dept of Transportation, Washington.
Wayne Wakeland, Susan Cholette, and Kumar Venkat, J.I. Boye and Y. Arcand (eds.), Green Technologies in Food Production and Processing, 211 Food Engineering Series, DOI 10.1007/978-1-4614-1587-9_9, © Springer Science+Business Media, LLC 2012
Wessa (2009). My Carbon Footprint. Five Choices Everyone Should Make
3.
Skenario Pembelajaran
a.
Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas
Mapel - Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Pedagogik
Judul Modul
: Penelitian Tindakan Kelas
Alokasi Waktu
: 9 JP @ 45 menit = 405 menit
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.
10 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkondisian Peserta 5 menit
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.
Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan. Mekanisme kegiatan PKB dan penilaiannya.
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi Penelitian Tindakan Kelas yang ada pada modul secara berkelompok.
Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang ditugaskan antara lain:
- LK.J.01 Diskusi Materi Penelitikan Tindakan Kelas
- LK.J.02 Identifikasi, faktor penyebab, dan alernatif pemecahan masalah berdasarkan kasus 1
- LK.J.03 Identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat PTK berdasarkan kasus 2
- LK.J.04 Membuat proposal PTK
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian tiap LK secara bergiliran dan kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
380
menit
KEGIATAN
PENUTUP
Fasilitator Mereviu materi pelatihan 10 menit
Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang proses
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
Fasilitator menutup pembelajaran
Jumlah alokasi waktu 405
menit
b.
Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik, dan Magnet
Mapel - Kelompok Kompetensi : IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Profesional
Judul Modul
: Teknologi ramah lingkungan, Listrik, dan Magnet
Total Alokasi Waktu
: 18 JP @ 45 menit = 810 menit
Kegiatan Pembelajaran 1: Teknologi Ramah Lingkungan (4 JP = 180 menit)
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:
Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.
10 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkodisian Peserta
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.
Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan. Mekanisme kegiatan PKB dan penilaiannya.
5 menit
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 1 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:
- LK.J1.01 Diskusi Materi Teknologi ramah lingkungan - LK.J1.02 Tahu mana yang lebih ramah lingkungan
- LK.J1.03 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi teknologi ramah lingkungan
Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
KEGIATAN
PENUTUP
Fasilitator Mereviu materi pelatihan
Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang
proses pembelajaran.
Fasilitator menutup pembelajaran
10 menit
Jumlah alokasi waktu 180 menit
Kegiatan Pembelajaran 2: Listrik Statis (5 JP = 225 menit)
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:
Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.
10 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkondisian Peserta
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.
Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan. Mekanisme kegiatan PKB dan penilaiannya.
5 menit
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 2 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:
- LK.J2.01 Diskusi Materi Elektrostatika.
- LK.J2.02 Percobaan Muatan Listrik Tentatif disesuaikan kondisi kelas dan peralatan yang tersedia. Bila tidak tersedia peralatan, tugaskan peserta untuk menganalisa hasil apa yang bisa didapatkan bila percobaan tersebut dilaksanakan. Berikan argumen/alasan yang disertai dengan teori yang mendukung.
- LK.J2.03 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi Elektrostatika.
Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
KEGIATAN
PENUTUP
Fasilitator Mereviu materi pelatihan
Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang
proses pembelajaran.
Fasilitator menutup pembelajaran
10 menit
Jumlah alokasi waktu 225 menit
Kegiatan Pembelajaran 3: Rangkaian Listrik (5 JP = 225 menit)
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:
Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.
10 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkodisian Peserta
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan. Branstorming terkait materi rangkaian listrik yang pernah diajarkan pada siswa di sekolah, kesulitan yang sering dihadapi guru dan siswa dalam mempelajarinya.
5 menit
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 3 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:
- LK.J3.01 Diskusi Materi Rangkaian Listrik
- LK.J3.02 Percobaan Rangkaian Listrik Tentatif disesuaikan kondisi kelas dan peralatan yang tersedia. Bila tidak tersedia peralatan, tugaskan peserta untuk menganalisa hasil apa yang bisa didapatkan bila percobaan tersebut dilaksanakan. Berikan argumen/alasan yang disertai dengan teori yang mendukung.
- LK.J3.03 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi Rangkaian Listrik.
Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
200 menit
KEGIATAN
PENUTUP
Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang
proses pembelajaran.
Fasilitator menutup pembelajaran
Jumlah alokasi waktu 225 menit
Kegiatan Pembelajaran 4: Magnet (4 JP = 180 menit)
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:
Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer atau media pembelajaran lainnya.
10 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkodisian Peserta
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.
Branstorming terkait materi Magnet yang pernah diajarkan pada siswa di sekolah, kesulitan yang sering dihadapi guru dan siswa dalam mempelajarinya.
5 menit
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 4 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:
- LK.J4.01 Diskusi Materi Medan Magnet - LK.J4.02 Percobaan Medan Magnet * - LK.J4.03 Percobaan Elekromagnetik *
- LK.J4.04 Percobaan Induksi Elektromagnetik *
* = Tentatif disesuaikan kondisi kelas dan peralatan yang
tersedia. Bila tidak tersedia peralatan, tugaskan peserta untuk menganalisa hasil apa yang bisa didapatkan bila percobaan tersebut dilaksanakan. Berikan argumen/alasan yang disertai dengan teori yang mendukung. Strategi lainnya bila waktu mencukupi, 3 LK* dilaksanakan paralel dan bergantian antar kelompok, bila alat tersedia namun jumlahnya terbatas.
- LK.J4.05 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi Magnet. Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
KEGIATAN
PENUTUP
Fasilitator Mereviu materi pelatihan
Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang
proses pembelajaran.
Fasilitator menutup pembelajaran
10 menit
Jumlah alokasi waktu 180 menit
C.
Tatap Muka Model IN-ON-IN IPA SMP KELOMPOK KOMPETENSI J
Variasi pelaksanaan pembelajaran moda tatap muka pola 60 JP
Variasi In-1 On In-2 Keterangan
1 20 JP, selama 2 hari
20 JP, selama 10 hari (2 JP/hari)
20 JP, selama 2 hari
1 JP = 45 menit 2 20 JP, selama 2
hari
30 JP, selama 10 hari (3 JP/hari)
10 JP, selama 1 hari
1.
Struktur Tatap Muka IN-1
IPA SMP KELOMPOK KOMPETENSI J 9 Jam Pelajaran @ 45 Menit
No Materi Jenjang Sekolah Dasar Kelas Tinggi JP
1 Pendalaman Materi Pedagogik KELOMPOK KOMPETENSI J
Penelitian Tindakan Kelas 3
2 Pendalaman Materi Profesional KELOMPOK KOMPETENSI J
Teknologi Ramah lingkungan, Listrik, dan Magnet 6
Total 9
2.
Silabus IN-1
a.
Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas
Mapel/Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Pedagogik
Judul Modul
: Penelitian Tindakan Kelas
Alokasi Waktu
: 3 JP @ 45 menit = 405 menit
Deskripsi Singkat
:
Modul ini menjelaskan tentang hakikat Penelitian Tindakan
Kelas (PTK), tahap-tahap penulisan PTK sampai dengan penyusunan draft proposal PTK.
a)
Kompetensi Inti:
Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran
b)
Kompetensi Guru:
10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam
mata pelajaran yang diampu.
10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam
mata pelajaran yang diampu.
INDIKATOR
1. Menjelaskan hakikat PTK
2. Menjelaskan tahap-tahap PTK
3. Melakukan identifikasi masalah di kelas 4. Membuat rumusan
masalah dan hipotesis tindakan berdasarkan masalah terpilih 5. Membuat rancangan
tindakan yang akan dilaksanakan
6. Menyusun draft proposal PTK
7. Menjelaskan
sistematika laporan PTK
LK. J.01 Diskusi Materi Penelitian Tindakan Kelas
3 JP
Referensi
Bruce, Joice & Showers. (1992). Models of Teaching . New Jercey: Prentice Hall.
Carin, A.. (1997). Teching Modern Science .: New Jercey ; Prentice Hall,Inc.
Depdikbud .1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.
Edi Prayitno ,Sri Wulandari (2010). Penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas dalam Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta : Kemendiknas Dirjen PMPTK
Hopkins, D. 1985. A Teacher’s Guide to Classroom Research. Philadelphia: Open University Press. Joni, R. (1998). Penelitian Tindakan Kelas. Makalah dalam Penataran Calon Pelatih Proyek
Pengembangan Guru Sekolah Menengah, Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
b.
Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet
Mapel/Kelompok Kompetensi
: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Profesional
Judul Modul
: Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet
Alokasi Waktu
: 6 JP @ 45 menit
Deskripsi Singkat
: Materi ini menjelaskan tentang:
1. Pengertian, produk, sertifikasi dan contoh teknologi ramah lingkungan
2. Listrik statis 3. Listrik dinamis 4. Medan magnet
Kompetensi
a)
Kompetensi Inti:
Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu.
b)
Kompetensi Guru:
20.1 Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel.
1. menjelaskan definisi teknologi ramah lingkungan
2. menganalisis produk teknologi ramah lingkungan
Teknologi ramah lingkungan
INDIKATOR sertifikasi ramah lingkungan
4. menerapkan contoh-contoh teknologi ramah lingkungan. sifat-sifat muatan listrik
2. menjelaskan hukum Coulomb,
3. menjelaskan medan listrik,
4. menjelaskan beda potensial listrik. 5. mendeskripsikan
gejala kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari
Listrik Statis
- Muatan Listrik - Hukum
Couloumb - Medan Listrik - Potensial Listrik
dan Beda Potensial - Gejala Kelistrikan
dalam kehidupan
rangkaian listrik seri dan paralel - Hambatan jenis - Transmisi daya - Rangkaian
Listrik
INDIKATOR teknologi listrik di lingkungan sekitar
Arup (2015). Life Cycle Assessment Electric Vehicle.Vedan Vision. www.arup.com, http://apo.org.au/files/Resource/ev-lca-final-report-nov-2015.pdf
Asian Development Bank (2010). Reducing Carbon Emissions from Transport Projects. ADB, Manila. Bindar,Y dan Abdulkadir,M (2014) Kriteria Boiler Ramah Lingkungan. Kementeria Lingkungan Hidup.
Jakarta 1340.
Boldin, A (2013). Life cycle assessment (LCA) of electricity generation technologies: Overview, comparability and limitations. Renewable an Sustainable Energy Review. 28 (2013) 555-556 Bryan Bunch, Alexander Heleman, (2004). The Hitory of Technology. Houghton Miflin Company.
Boston-New York.
Fthenakis, H.C. Kim,R.Frischknecht,M. Raugei , P. Sinha, M. Stucki 2011,Life Cycle Inventories and Life Cycle Assessment of Photovoltaic Systems, International Energy Agency(IEA) PVPS Task 12, Report T12-02:2011.
Giancoli, C. ,Douglas, C. (2001). Fisika Edisi Kelima Jilid 2. Erlangga. Jakarta
Gomez, I and TECA,L.T. (2015) Training Manual for Organic Agriclture. Food and Agriculture Organization of the United Nation .Rome.
Guntoro, Nanang Arif, Dr. (2013). Fisika Terapan. Rosda. Bandung
International Labour Organization (2009).Produksi Bersih Meningkatkan Produkstivitas. Modul 3: Pelatihan Untuk Manajer dan Pekerja. SCORE, Jakarta.
Jager, K, Isabella O, Smets, A, van Swaaij, R.A,C, and Zeman M. (2014). Solar Cell, Fundamentals, Technology, and Systems. Delft University Technology, Delft, The Netherlands.
Kardono (2009). Teknologin Ramah lingkungan: Kriteria, Verifikasi dan Arah Pengembangan. BPPT, Jakarta. http://www.enviro.bppt.go.id/Publikasi/TRL-KLH04062010-01.pdf
Kementerian Lingkungan Hidup (2010). Pedoman Klaim Lingkungan Swadeklarasi. KLH, Jakarta. OECD (1989) Development of Clean Technology Concept :The Promotionand Diffusion of Clean
Technologies in Industry, Paris: https://application.wiley-vch.de/books/sample/3527320075_c01.pdf
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin Lingkungan, Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia,
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin, Lingkungan.
Quack, D. (2010). Requirements on Consumer Information about Product Carbon Footprint Öko-Institut e.V., Freiburg German
Rose, M.A. (2015) Impact of Technology on The Environment Resources for Decision Making, Ball State University, Indiana.
Teodorita Al Seadi, Dominik Rutz, Heinz Prassl, Michael Köttner, Tobias Finsterwalder, Silke Volk, Rainer Janssen.(2008) Biogas Handbook. University of Southern Denmark Esjerg, Denmark.http://lemibiogas.com.
US Department of Transportation (2010). Report To Congress US Dept of Transportation, US Dept of Transportation, Washington.
Wayne Wakeland, Susan Cholette, and Kumar Venkat, J.I. Boye and Y. Arcand (eds.), Green Technologies in Food Production and Processing, 211 Food Engineering Series, DOI 10.1007/978-1-4614-1587-9_9, © Springer Science+Business Media, LLC 2012
Wessa (2009). My Carbon Footprint. Five Choices Everyone Should Make
3.
Skenario Pembelajaran (IN-1)
a.
Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas
Mapel - Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Pedagogik
Judul Modul
: Penelitian Tindakan Kelas
Alokasi Waktu
: 3 JP @ 45 menit = 135 menit
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.
5 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkondisian Peserta 5 menit
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan
Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan.
Fasilitator menjelaskan tentang mekanisme pelaksanaan PKB dengan moda IN ON IN, dan apa yang harus dikerjakan oleh peserta selama mengikuti kegiatan IN ON IN dengan pola yang telah ditetapkan.
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi Penelitian Tindakan Kelas yang ada pada modul secara berkelompok.
Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J1.01 Mengkaji Materi Penelitikan Tindakan Kelas.
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J1.01 dan kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta
115 menit
KEGIATAN
PENUTUP
Mereviu materi pelatihan
Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran.
Fasilitator menjelaskan kegiatan apa saja yang harus dilaksanakan oleh peserta saat On The Job Learning terkait dengan modul yang sedang dipelajari.
Fasilitator menutup pembelajaran.
10 menit
b.
Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik, dan Magnet
Mapel - Kelompok Kompetensi : IPA - SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Profesional
Judul Modul
: Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik, dan Magnet
Alokasi Waktu
: 6 JP @ 45 menit
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti: Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.
10 menit
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkondisian Peserta
Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan
Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan.
Fasilitator menjelaskan tentang mekanisme pelaksanaan PKB dengan moda IN ON IN, dan apa yang harus dikerjakan oleh peserta selama mengikuti kegiatan IN ON IN dengan pola yang telah ditetapkan.
5 menit
KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 1 yang ada pada modul secara berkelompok.
Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J1.01 Diskusi Materi Teknologi ramah lingkungan.
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J1.01, kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 2 tentang Listrik Statis.
Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J2.01 Diskusi Materi Elektrostatika.
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J2.01, kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 3 tentang Rangkaian Listrik.
Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J3.01 Diskusi Materi Rangkaian Listrik.
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J3.01, kelompok yang lain menanggapinya.
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 4 tentang Magnet.
Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J4.01 Diskusi Materi Medan Magnet.
Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J4.01, kelompok yang lain menanggapinya.
Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.
KEGIATAN
PENUTUP
Mereviu materi pelatihan
Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran.
Fasilitator menjelaskan kegiatan apa saja yang harus dilaksanakan oleh peserta saat On The Job Learning terkait dengan modul yang sedang dipelajari.
Fasilitator menutup pembelajaran
10 menit
Jumlah alokasi waktu 270 menit
4.
Struktur Tatap Muka IN-2
IPA – SMP KELOMPOK KOMPETENSI J 27 Jam Pelajaran @ 45 Menit
No Materi Jenjang Sekolah Dasar Kelas Tinggi IN-2
1
Presentasi Hasil Kerja Peserta
Refleksi Penguasaan Substansi Pembelajaran Rencana Tindak Lanjut
Tes Akhir
20 JP
2
Presentasi Hasil Kerja Peserta Refleksi dan Rencana Tindak Lanjut Tes Akhir
5.
Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 20 JP)
Mapel - Kelompok Kompetensi
: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Pedagogik dan Profesional
Alokasi Waktu
: 20 JP @ 45 menit = 900 menit
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkondisian Peserta 10 Menit
Fasilitator menyapa peserta dan menanyakan kesiapan peserta terkait hasil pembelajaran selama on the job learning.
KEGIATAN INTI Presentasi portofolio peserta
Peserta satu-persatu melaksanakan presentasi yang dipimpin langsung oleh fasilitator, tidak ada proses Tanya jawab pada kegiatan ini
315 Menit
Refleksi penguatan penguasaan materi peserta, Tanya jawab dan pembahasan materi-materi sulit bagi peserta
450 Menit
KEGIATAN
PENUTUP
Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran. 45 menit
Fasilitator menutup pembelajaran
TES AKHIR Pelaksanaan Tes Akhir 90 Menit
Jumlah alokasi waktu 900 menit
6.
Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 10 JP)
Mapel - Kelompok Kompetensi
: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J
Kompetensi
: Pedagogik dan Profesional
Alokasi Waktu
: 10 JP @ 45 menit = 450 menit
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.
KEGIATAN
PENDAHULUAN
Pengkondisian Peserta 10 Menit
Fasilitator menyapa peserta dan menanyakan kesiapan peserta terkait hasil pembelajaran selama on the job learning.
TAHAPAN
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU
Peserta satu-persatu melaksanakan presentasi yang dipimpin langsung oleh fasilitator, tidak ada proses Tanya jawab pada kegiatan ini
260 Menit
Refleksi penguatan penguasaan materi peserta, Tanya jawab dan pembahasan materi-materi sulit bagi peserta
80 Menit
KEGIATAN
PENUTUP
Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran. 10 menit
Fasilitator menutup pembelajaran
TES AKHIR Pelaksanaan Tes Akhir 90 Menit