• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIREKTORRAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DIREKTORRAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2017"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

PERANGKAT MODUL

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

IPA SMP PEDAGOGI DAN PROFESIONAL

KELOMPOK KOMPETENSI

J

DIREKTORRAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

(2)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas selesainya Modul beserta seluruh

perangkat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru jenjang Pendidikan Dasar.

Perangkat modul ini merupakan dokumen wajib kegiatan fasilitasi Program PKB bagi Guru

sasaran di teingkat kelompok kerja.

Program PKB bagi Guru merupakan tindak lanjut dari hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015 dan

bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan mata

pelajaran yang diampunya.

Sebagai salah satu upaya untuk mendukung keberhasilan suatu program diklat, Direktorat

Pembinaan Guru Pendidikan Dasar pada tahun 2017 melaksanakan review, revisi, dan

mengembangkan modul paska UKG 2015 yang telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter

(PPK) dan Penilaian Berbasis Kelas, serta berisi materi pedagogik dan profesional yang akan

dipelajari oleh peserta selama mengikuti Program PKB.

Perangkat modul PKB jenjang Pendidikan Dasar ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan bagi

para Instruktur Nasional pada proses fasilitasi guru sasaran PKB di kelompok kerja di seluruh

kab./kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Terima kasih dan penghargaan yang tinggi disampaikan kepada pimpinan PPPPTK yang telah

mengijinkan Penulis maupun Pengembang dalam menyusun perangkat modul pada jenjang

Pendidikan Dasar ini. Tidak lupa kami juga sampaikan terima kasih kepada para rekan-rekan

widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), dosen perguruan tinggi, dan guru-guru

hebat yang terlibat di dalam penyusunan perangkat modul PKB ini.

Semoga Program PKB bagi Guru ini dapat meningkatkan kompetensi guru sehingga mampu

meningkatkan prestasi pendidikan anak didik kita

Jakarta, Mei 2017

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... 2

DAFTAR ISI ... 3

BAB I. PENDAHULUAN ... 4

A. Rasional ... 4

B. Dasar Hukum... 5

C. Tujuan ... 5

D. Sasaran ... 6

BAB II. PERANGKAT MODUL PKB... 7

A. Katalog Modul ... 7

B. Tatap Muka Penuh Kelompok Kompetensi J ... 8

C. Tatap Muka Model IN-ON-IN IPA SMP Kelompok Kompetensi J ... 18

1. Struktur Tatap Muka IN-1 ... 18

2. Silabus IN-1 ... 18

3. Skenario Pembelajaran (IN-1) ... 24

4. Struktur Tatap Muka IN-2 ... 26

5. Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 20 JP) ... 27

6. Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 10 JP) ... 27

BAB III. PENUTUP ... 29

(4)

BAB I. PENDAHULUAN

A.

Rasional

Peningkatan mutu pendidikan akan berhasil dengan baik apabila ditunjang oleh mutu guru yang baik.

Peran guru sangat dibutuhkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, kehadiran guru profesional

akan mampu memberikan “kesejahteraan pedagogik” kepada setiap peserta didik yang akan

meningkatkan kecerdasan bangsa yang selanjutnya akan bermuara pada kesejahteraan umum.

Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa, dan Negara di dunia

ini termasuk di Indonesia sebagian besar ditentukan oleh peran guru.

Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh para pendidik untuk menjadikan dirinya sebagai pendidik

yang profesional adalah selalu meningkatkan kompetensinya, baik kompetensi pedagogik,

kepribadian, profesional, maupun sosial. Hal ini mengacu kepada peraturan perundangan yang

berlaku, yaitu: Peraturan Pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 tentang Guru yang menyatakan

bahwa pengembangan dan peningkatan kompetensi bagi Guru dilakukan dalam rangka memenuhi

kualifikasi dan menjaga agar kompetensi keprofesiannya tetap sesuai dengan perkembangan ilmu

pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan atau olah raga.

Masyarakat dan pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan seluruh

jajarannya memikul kewajiban untuk mewujudkan kondisi yang memungkinkan guru melaksanakan

pekerjaan/jabatannya secara profesional. Oleh karena itu, sebagai aktualisasi tugas guru sebagai

tenaga professional, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003

tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan

Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan

Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pemerintah

(Kemendikbud) akan memfasilitasi guru untuk dapat mengembangkan keprofesiannya secara

berkelanjutan melalui program Pendidikan dan Pelatihan Uji Kompetensi Guru (Diklat

Pasca-UKG).

Program pendidikan dan pelatihan (Diklat) merupakan bagian penting dari pengembangan profesi

pendidik dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan Diklat juga tidak lepas dari tujuan untuk

meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan mata pelajaran/ tugas

(5)

Modul ini berisi materi pembelajaran IPA di sekolah menengah pertama, yang telah disusun sesuai

dengan Standar Kompetensi Guru yang diturunkan dari Permendikbud No 16 Tahun 2007. Modul ini

dilengkapi dengan aktivitas pembelajaran yang terintegrasi dengan Penguatan Pendidikan Karakter

(PPK) karena karakter ini akan menjadi watak, budi pekerti, yang menjadi ruh dalam dunia

pendidikan. Pengintegrasian Penguatan Pendidikan Karakter dalam modul pengembangan

keprofesian berkelanjutan melalui Peningkatan kompetensi ini dikembangkan dengan

mengintegrasikan lima nilai utama PPK yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan

integritas. Kelima nilai utama tersebut terintegrasi dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran yang

terdapat dalam modul.

B.

Dasar Hukum

Program Peningkatan Kompetensi Guru dikembangkan dengan memperhatikan beberapa peraturan

sebagai berikut.

1.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional.

2.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

3.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

4.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

5.

Peraturan Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun

2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

6.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2012

tentang Uji Kompetensi Guru.

C.

Tujuan

Tujuan umum modul ini disusun guna mendukung pelaksanaan diklat pengembangan keprofesian

berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi bagi guru IPA SMP untuk kompetensi professional

dan pedagogik.

1.

Tujuan khusus modul ini diharapkan setelah menempuh proses pembelajaran peserta mampu:

mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan sebuah tindakan

reflektif dalam bentuk PTK.

(6)

a.

Menganalisis teknologi ramah lingkungan;

b.

Memahami konsep-konsep listrik statis; dan gejalanya dalam kehidupan sehari-hari;

c.

Memahami konsep dasar listrik dinamis, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari;

d.

Menjelaskan konsep medan magnet, induksi magnetik, penggunaan magnet dalam produk

teknologi dan kehidupan sehari-hari.

D.

Sasaran

Sasaran Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan modul sekolah menengah pertama kelompok

(7)

BAB II. PERANGKAT MODUL PKB

A.

Katalog Modul

Jenjang

: SMP

Program Keahlian

: GURU IPA

Mata Pelajaran/ Paket Keahlian

: PROFESIONAL DAN PEDAGOGI

KK Judul Materi

- Hakikat Penelitian Tindakan Kelas - Tahapan Penelitian Tindakan Kelas - Mengidentifikasi dan menetapkan masalah - Merumuskan masalah

- Merumuskan hipotesis tindakan - Merencanakan tindakan - Pelaksanaan tindakan - Menyusun proposal PTK

Pr

o

fe

si

on

al Teknologi Ramah

Lingkungan, Listrik dan Magnet

- Teknologi dan Lingkungan

- Analisis Produk/Teknologi Ramah Lingkungan - Sertifikasi Ramah lingkungan (Ekolabel) - Contoh-contoh teknologi ramah lingkungan - Muatan Listrik

- Hukum Couloumb - Medan Listrik

- Potensial Listrik dan Beda Potensial

- Gejala Kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari - Arus Listrik

- Hambatan - Hambatan jenis - Transmisi daya - Rangkaian Listrik - Sumber energi listrik - Upaya hemat energi listrik - Pemanfaatan Teknologi Listrik - Medan Magnet

- Induksi elektromagnetik

(8)

B.

Tatap Muka Penuh KELOMPOK KOMPETENSI J

1.

Struktur.

IPA SMP KELOMPOK KOMPETENSI J 27 Jam Pelajaran @ 45 Menit

No Materi IPA SMP JP

1 Pendalaman Materi Pedagogik KELOMPOK KOMPETENSI J

Penelitian Tindakan Kelas 9

2 Pendalaman Materi Profesional KELOMPOK KOMPETENSI J

Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet 18

Total 27

2.

Silabus

a.

Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas

Mapel/Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Pedagogik

Judul Modul

: Penelitian Tindakan Kelas

Alokasi Waktu

: 9 JP @ 45 menit = 405 menit

Deskripsi Singkat

:

Modul ini menjelaskan tentang hakikat Penelitian Tindakan

Kelas (PTK), tahap-tahap penulisan PTK sampai dengan penyusunan draft proposal PTK.

Kompetensi

a)

Kompetensi Inti:

Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

b)

Kompetensi Guru:

10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam

mata pelajaran yang diampu.

10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam

(9)

INDIKATOR

1. Menjelaskan hakikat PTK

2. Menjelaskan tahap-tahap PTK

3. Melakukan identifikasi masalah di kelas 4. Membuat rumusan

masalah dan hipotesis tindakan berdasarkan masalah terpilih 5. Membuat rancangan

tindakan yang akan dilaksanakan

6. Menyusun draft proposal PTK

7. Menjelaskan

sistematika laporan PTK

Bruce, Joice & Showers. (1992). Models of Teaching . New Jercey: Prentice Hall.

Carin, A.. (1997). Teching Modern Science .: New Jercey ; Prentice Hall,Inc.

Depdikbud .1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.

Depdikbud .1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.

Edi Prayitno ,Sri Wulandari (2010). Penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas dalam Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta : Kemendiknas Dirjen PMPTK

Hopkins, D. 1985. A Teacher’s Guide to Classroom Research. Philadelphia: Open University Press. Joni, R. (1998). Penelitian Tindakan Kelas. Makalah dalam Penataran Calon Pelatih Proyek

Pengembangan Guru Sekolah Menengah, Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

(10)

b.

Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet

Mapel/Kelompok Kompetensi

: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Profesional

Judul Modul

: Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet

Alokasi Waktu

: 18 JP @ 45 menit = 810 menit

Deskripsi Singkat

: Materi pada modul ini menjelaskan tentang:

1.

Pengertian, produk, sertifikasi dan contoh teknologi

ramah lingkungan

2.

Listrik statis

3.

Listrik dinamis

4.

Medan magnet

Kompetensi

a)

Kompetensi Inti:

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata

pelajaran yang diampu.

b)

Kompetensi Guru:

20.1 Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori IPA serta penerapannya

secara fleksibel.

1. menjelaskan definisi teknologi ramah lingkungan

2. menganalisis produk teknologi ramah lingkungan

3. menjelaskan sertifikasi ramah lingkungan

4. menerapkan contoh-contoh teknologi ramah lingkungan.

Teknologi ramah lingkungan

- Teknologi dan Lingkungan sifat-sifat muatan listrik

2. menjelaskan hukum Coulomb,

Listrik Statis - Muatan Listrik - Hukum

Couloumb - Medan Listrik

(11)

INDIKATOR

3. menjelaskan medan listrik,

4. menjelaskan beda potensial listrik. 5. mendeskripsikan

gejala kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari

- Potensial Listrik dan Beda Potensial - Gejala Kelistrikan

dalam kehidupan

rangkaian listrik seri dan paralel

3. Menjelaskan proses transmisi energi upaya hemat listrik 6.

Menjelaskan

penggunaan

teknologi listrik di

lingkungan sekitar

Rangkaian Listrik

- Arus Listrik - Hambatan - Hambatan jenis - Transmisi daya - Rangkaian

Listrik

- Sumber energi listrik

1. Menjelaskan konsep medan magnet 2. Menjelaskan induksi

magnetik dalam kehidupan sehari-hari

Arup (2015). Life Cycle Assessment Electric Vehicle.Vedan Vision. www.arup.com, http://apo.org.au/files/Resource/ev-lca-final-report-nov-2015.pdf

Asian Development Bank (2010). Reducing Carbon Emissions from Transport Projects. ADB, Manila. Bindar,Y dan Abdulkadir,M (2014) Kriteria Boiler Ramah Lingkungan. Kementeria Lingkungan Hidup.

(12)

Boldin, A (2013). Life cycle assessment (LCA) of electricity generation technologies: Overview, comparability and limitations. Renewable an Sustainable Energy Review. 28 (2013) 555-556 Bryan Bunch, Alexander Heleman, (2004). The Hitory of Technology. Houghton Miflin Company.

Boston-New York.

Bueche, J., Frederick, (2006). Schaum’s Outline of: Teori dan Soal-Soal Fisika Universitas, Erlangga, Jakarta

Fthenakis, H.C. Kim,R.Frischknecht,M. Raugei , P. Sinha, M. Stucki 2011,Life Cycle Inventories and Life Cycle Assessment of Photovoltaic Systems, International Energy Agency(IEA) PVPS Task 12, Report T12-02:2011.

Giancoli, C. ,Douglas, C. (2001). Fisika Edisi Kelima Jilid 2. Erlangga. Jakarta

Gomez, I and TECA,L.T. (2015) Training Manual for Organic Agriclture. Food and Agriculture Organization of the United Nation .Rome.

Guntoro, Nanang Arif, Dr. (2013). Fisika Terapan. Rosda. Bandung

International Labour Organization (2009).Produksi Bersih Meningkatkan Produkstivitas. Modul 3: Pelatihan Untuk Manajer dan Pekerja. SCORE, Jakarta.

Jager, K, Isabella O, Smets, A, van Swaaij, R.A,C, and Zeman M. (2014). Solar Cell, Fundamentals, Technology, and Systems. Delft University Technology, Delft, The Netherlands.

Kardono (2009). Teknologin Ramah lingkungan: Kriteria, Verifikasi dan Arah Pengembangan. BPPT, Jakarta. http://www.enviro.bppt.go.id/Publikasi/TRL-KLH04062010-01.pdf

Kementerian Lingkungan Hidup (2010). Pedoman Klaim Lingkungan Swadeklarasi. KLH, Jakarta. OECD (1989) Development of Clean Technology Concept :The Promotionand Diffusion of Clean

Technologies in Industry, Paris: https://application.wiley-vch.de/books/sample/3527320075_c01.pdf

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin Lingkungan, Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia,

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin, Lingkungan.

Quack, D. (2010). Requirements on Consumer Information about Product Carbon Footprint Öko-Institut e.V., Freiburg German

Rose, M.A. (2015) Impact of Technology on The Environment Resources for Decision Making, Ball State University, Indiana.

Teodorita Al Seadi, Dominik Rutz, Heinz Prassl, Michael Köttner, Tobias Finsterwalder, Silke Volk, Rainer Janssen.(2008) Biogas Handbook. University of Southern Denmark Esjerg, Denmark.http://lemibiogas.com.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ,

US Department of Transportation (2010). Report To Congress US Dept of Transportation, US Dept of Transportation, Washington.

Wayne Wakeland, Susan Cholette, and Kumar Venkat, J.I. Boye and Y. Arcand (eds.), Green Technologies in Food Production and Processing, 211 Food Engineering Series, DOI 10.1007/978-1-4614-1587-9_9, © Springer Science+Business Media, LLC 2012

Wessa (2009). My Carbon Footprint. Five Choices Everyone Should Make

(13)

3.

Skenario Pembelajaran

a.

Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas

Mapel - Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Pedagogik

Judul Modul

: Penelitian Tindakan Kelas

Alokasi Waktu

: 9 JP @ 45 menit = 405 menit

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.

10 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkondisian Peserta 5 menit

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.

Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan. Mekanisme kegiatan PKB dan penilaiannya.

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi Penelitian Tindakan Kelas yang ada pada modul secara berkelompok.

Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang ditugaskan antara lain:

- LK.J.01 Diskusi Materi Penelitikan Tindakan Kelas

- LK.J.02 Identifikasi, faktor penyebab, dan alernatif pemecahan masalah berdasarkan kasus 1

- LK.J.03 Identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat PTK berdasarkan kasus 2

- LK.J.04 Membuat proposal PTK

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian tiap LK secara bergiliran dan kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

380

menit

KEGIATAN

PENUTUP

Fasilitator Mereviu materi pelatihan 10 menit

Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang proses

(14)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

Fasilitator menutup pembelajaran

Jumlah alokasi waktu 405

menit

b.

Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik, dan Magnet

Mapel - Kelompok Kompetensi : IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Profesional

Judul Modul

: Teknologi ramah lingkungan, Listrik, dan Magnet

Total Alokasi Waktu

: 18 JP @ 45 menit = 810 menit

Kegiatan Pembelajaran 1: Teknologi Ramah Lingkungan (4 JP = 180 menit)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:

Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.

10 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkodisian Peserta

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.

Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan. Mekanisme kegiatan PKB dan penilaiannya.

5 menit

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 1 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:

- LK.J1.01 Diskusi Materi Teknologi ramah lingkungan - LK.J1.02 Tahu mana yang lebih ramah lingkungan

- LK.J1.03 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi teknologi ramah lingkungan

Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

(15)

KEGIATAN

PENUTUP

Fasilitator Mereviu materi pelatihan

Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang

proses pembelajaran.

Fasilitator menutup pembelajaran

10 menit

Jumlah alokasi waktu 180 menit

Kegiatan Pembelajaran 2: Listrik Statis (5 JP = 225 menit)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:

Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.

10 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkondisian Peserta

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.

Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan. Mekanisme kegiatan PKB dan penilaiannya.

5 menit

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 2 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:

- LK.J2.01 Diskusi Materi Elektrostatika.

- LK.J2.02 Percobaan Muatan Listrik  Tentatif disesuaikan kondisi kelas dan peralatan yang tersedia. Bila tidak tersedia peralatan, tugaskan peserta untuk menganalisa hasil apa yang bisa didapatkan bila percobaan tersebut dilaksanakan. Berikan argumen/alasan yang disertai dengan teori yang mendukung.

- LK.J2.03 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi Elektrostatika.

Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

(16)

KEGIATAN

PENUTUP

Fasilitator Mereviu materi pelatihan

Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang

proses pembelajaran.

Fasilitator menutup pembelajaran

10 menit

Jumlah alokasi waktu 225 menit

Kegiatan Pembelajaran 3: Rangkaian Listrik (5 JP = 225 menit)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:

Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.

10 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkodisian Peserta

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan. Branstorming terkait materi rangkaian listrik yang pernah diajarkan pada siswa di sekolah, kesulitan yang sering dihadapi guru dan siswa dalam mempelajarinya.

5 menit

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 3 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:

- LK.J3.01 Diskusi Materi Rangkaian Listrik

- LK.J3.02 Percobaan Rangkaian Listrik  Tentatif disesuaikan kondisi kelas dan peralatan yang tersedia. Bila tidak tersedia peralatan, tugaskan peserta untuk menganalisa hasil apa yang bisa didapatkan bila percobaan tersebut dilaksanakan. Berikan argumen/alasan yang disertai dengan teori yang mendukung.

- LK.J3.03 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi Rangkaian Listrik.

Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

200 menit

KEGIATAN

PENUTUP

(17)

Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang

proses pembelajaran.

Fasilitator menutup pembelajaran

Jumlah alokasi waktu 225 menit

Kegiatan Pembelajaran 4: Magnet (4 JP = 180 menit)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti:

Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer atau media pembelajaran lainnya.

10 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkodisian Peserta

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan.

Branstorming terkait materi Magnet yang pernah diajarkan pada siswa di sekolah, kesulitan yang sering dihadapi guru dan siswa dalam mempelajarinya.

5 menit

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 4 yang ada pada modul secara berkelompok. Peserta berdiskusi berlatih mengerjakan Lembar Kerja yang tersedia pada modul. Lembar Kerja yang harus diselesaikan antara lain:

- LK.J4.01 Diskusi Materi Medan Magnet - LK.J4.02 Percobaan Medan Magnet * - LK.J4.03 Percobaan Elekromagnetik *

- LK.J4.04 Percobaan Induksi Elektromagnetik *

* = Tentatif disesuaikan kondisi kelas dan peralatan yang

tersedia. Bila tidak tersedia peralatan, tugaskan peserta untuk menganalisa hasil apa yang bisa didapatkan bila percobaan tersebut dilaksanakan. Berikan argumen/alasan yang disertai dengan teori yang mendukung. Strategi lainnya bila waktu mencukupi, 3 LK* dilaksanakan paralel dan bergantian antar kelompok, bila alat tersedia namun jumlahnya terbatas.

- LK.J4.05 Penyusunan Soal Berbasis kelas materi Magnet. Perwakilan kelompok secara bergiliran mempresentasikan hasil kajian LKnya dan kelompok yang lain menanggapinya.

(18)

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

KEGIATAN

PENUTUP

Fasilitator Mereviu materi pelatihan

Fasilitator memberikan refleksi dan umpan balik tentang

proses pembelajaran.

Fasilitator menutup pembelajaran

10 menit

Jumlah alokasi waktu 180 menit

C.

Tatap Muka Model IN-ON-IN IPA SMP KELOMPOK KOMPETENSI J

Variasi pelaksanaan pembelajaran moda tatap muka pola 60 JP

Variasi In-1 On In-2 Keterangan

1 20 JP, selama 2 hari

20 JP, selama 10 hari (2 JP/hari)

20 JP, selama 2 hari

1 JP = 45 menit 2 20 JP, selama 2

hari

30 JP, selama 10 hari (3 JP/hari)

10 JP, selama 1 hari

1.

Struktur Tatap Muka IN-1

IPA SMP KELOMPOK KOMPETENSI J 9 Jam Pelajaran @ 45 Menit

No Materi Jenjang Sekolah Dasar Kelas Tinggi JP

1 Pendalaman Materi Pedagogik KELOMPOK KOMPETENSI J

Penelitian Tindakan Kelas 3

2 Pendalaman Materi Profesional KELOMPOK KOMPETENSI J

Teknologi Ramah lingkungan, Listrik, dan Magnet 6

Total 9

2.

Silabus IN-1

a.

Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas

Mapel/Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Pedagogik

Judul Modul

: Penelitian Tindakan Kelas

Alokasi Waktu

: 3 JP @ 45 menit = 405 menit

Deskripsi Singkat

:

Modul ini menjelaskan tentang hakikat Penelitian Tindakan

Kelas (PTK), tahap-tahap penulisan PTK sampai dengan penyusunan draft proposal PTK.

(19)

a)

Kompetensi Inti:

Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran

b)

Kompetensi Guru:

10.1 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

10.2 Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam

mata pelajaran yang diampu.

10.3 Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam

mata pelajaran yang diampu.

INDIKATOR

1. Menjelaskan hakikat PTK

2. Menjelaskan tahap-tahap PTK

3. Melakukan identifikasi masalah di kelas 4. Membuat rumusan

masalah dan hipotesis tindakan berdasarkan masalah terpilih 5. Membuat rancangan

tindakan yang akan dilaksanakan

6. Menyusun draft proposal PTK

7. Menjelaskan

sistematika laporan PTK

LK. J.01 Diskusi Materi Penelitian Tindakan Kelas

3 JP

Referensi

Bruce, Joice & Showers. (1992). Models of Teaching . New Jercey: Prentice Hall.

Carin, A.. (1997). Teching Modern Science .: New Jercey ; Prentice Hall,Inc.

(20)

Depdikbud .1999. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikbud.

Edi Prayitno ,Sri Wulandari (2010). Penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas dalam Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta : Kemendiknas Dirjen PMPTK

Hopkins, D. 1985. A Teacher’s Guide to Classroom Research. Philadelphia: Open University Press. Joni, R. (1998). Penelitian Tindakan Kelas. Makalah dalam Penataran Calon Pelatih Proyek

Pengembangan Guru Sekolah Menengah, Jakarta : Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

b.

Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet

Mapel/Kelompok Kompetensi

: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Profesional

Judul Modul

: Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik dan Magnet

Alokasi Waktu

: 6 JP @ 45 menit

Deskripsi Singkat

: Materi ini menjelaskan tentang:

1. Pengertian, produk, sertifikasi dan contoh teknologi ramah lingkungan

2. Listrik statis 3. Listrik dinamis 4. Medan magnet

Kompetensi

a)

Kompetensi Inti:

Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata

pelajaran yang diampu.

b)

Kompetensi Guru:

20.1 Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel.

1. menjelaskan definisi teknologi ramah lingkungan

2. menganalisis produk teknologi ramah lingkungan

Teknologi ramah lingkungan

(21)

INDIKATOR sertifikasi ramah lingkungan

4. menerapkan contoh-contoh teknologi ramah lingkungan. sifat-sifat muatan listrik

2. menjelaskan hukum Coulomb,

3. menjelaskan medan listrik,

4. menjelaskan beda potensial listrik. 5. mendeskripsikan

gejala kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari

Listrik Statis

- Muatan Listrik - Hukum

Couloumb - Medan Listrik - Potensial Listrik

dan Beda Potensial - Gejala Kelistrikan

dalam kehidupan

rangkaian listrik seri dan paralel - Hambatan jenis - Transmisi daya - Rangkaian

Listrik

(22)

INDIKATOR teknologi listrik di lingkungan sekitar

Arup (2015). Life Cycle Assessment Electric Vehicle.Vedan Vision. www.arup.com, http://apo.org.au/files/Resource/ev-lca-final-report-nov-2015.pdf

Asian Development Bank (2010). Reducing Carbon Emissions from Transport Projects. ADB, Manila. Bindar,Y dan Abdulkadir,M (2014) Kriteria Boiler Ramah Lingkungan. Kementeria Lingkungan Hidup.

Jakarta 1340.

Boldin, A (2013). Life cycle assessment (LCA) of electricity generation technologies: Overview, comparability and limitations. Renewable an Sustainable Energy Review. 28 (2013) 555-556 Bryan Bunch, Alexander Heleman, (2004). The Hitory of Technology. Houghton Miflin Company.

Boston-New York.

(23)

Fthenakis, H.C. Kim,R.Frischknecht,M. Raugei , P. Sinha, M. Stucki 2011,Life Cycle Inventories and Life Cycle Assessment of Photovoltaic Systems, International Energy Agency(IEA) PVPS Task 12, Report T12-02:2011.

Giancoli, C. ,Douglas, C. (2001). Fisika Edisi Kelima Jilid 2. Erlangga. Jakarta

Gomez, I and TECA,L.T. (2015) Training Manual for Organic Agriclture. Food and Agriculture Organization of the United Nation .Rome.

Guntoro, Nanang Arif, Dr. (2013). Fisika Terapan. Rosda. Bandung

International Labour Organization (2009).Produksi Bersih Meningkatkan Produkstivitas. Modul 3: Pelatihan Untuk Manajer dan Pekerja. SCORE, Jakarta.

Jager, K, Isabella O, Smets, A, van Swaaij, R.A,C, and Zeman M. (2014). Solar Cell, Fundamentals, Technology, and Systems. Delft University Technology, Delft, The Netherlands.

Kardono (2009). Teknologin Ramah lingkungan: Kriteria, Verifikasi dan Arah Pengembangan. BPPT, Jakarta. http://www.enviro.bppt.go.id/Publikasi/TRL-KLH04062010-01.pdf

Kementerian Lingkungan Hidup (2010). Pedoman Klaim Lingkungan Swadeklarasi. KLH, Jakarta. OECD (1989) Development of Clean Technology Concept :The Promotionand Diffusion of Clean

Technologies in Industry, Paris: https://application.wiley-vch.de/books/sample/3527320075_c01.pdf

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin Lingkungan, Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia,

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 27 Tahun 2012, Tentang, Izin, Lingkungan.

Quack, D. (2010). Requirements on Consumer Information about Product Carbon Footprint Öko-Institut e.V., Freiburg German

Rose, M.A. (2015) Impact of Technology on The Environment Resources for Decision Making, Ball State University, Indiana.

Teodorita Al Seadi, Dominik Rutz, Heinz Prassl, Michael Köttner, Tobias Finsterwalder, Silke Volk, Rainer Janssen.(2008) Biogas Handbook. University of Southern Denmark Esjerg, Denmark.http://lemibiogas.com.

US Department of Transportation (2010). Report To Congress US Dept of Transportation, US Dept of Transportation, Washington.

Wayne Wakeland, Susan Cholette, and Kumar Venkat, J.I. Boye and Y. Arcand (eds.), Green Technologies in Food Production and Processing, 211 Food Engineering Series, DOI 10.1007/978-1-4614-1587-9_9, © Springer Science+Business Media, LLC 2012

Wessa (2009). My Carbon Footprint. Five Choices Everyone Should Make

(24)

3.

Skenario Pembelajaran (IN-1)

a.

Pedagogik Penelitian Tindakan Kelas

Mapel - Kelompok Kompetensi : Pedagogik - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Pedagogik

Judul Modul

: Penelitian Tindakan Kelas

Alokasi Waktu

: 3 JP @ 45 menit = 135 menit

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.

5 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkondisian Peserta 5 menit

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan

Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan.

Fasilitator menjelaskan tentang mekanisme pelaksanaan PKB dengan moda IN ON IN, dan apa yang harus dikerjakan oleh peserta selama mengikuti kegiatan IN ON IN dengan pola yang telah ditetapkan.

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi Penelitian Tindakan Kelas yang ada pada modul secara berkelompok.

Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J1.01 Mengkaji Materi Penelitikan Tindakan Kelas.

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J1.01 dan kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta

115 menit

KEGIATAN

PENUTUP

Mereviu materi pelatihan

Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran.

Fasilitator menjelaskan kegiatan apa saja yang harus dilaksanakan oleh peserta saat On The Job Learning terkait dengan modul yang sedang dipelajari.

Fasilitator menutup pembelajaran.

10 menit

(25)

b.

Profesional Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik, dan Magnet

Mapel - Kelompok Kompetensi : IPA - SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Profesional

Judul Modul

: Teknologi Ramah Lingkungan, Listrik, dan Magnet

Alokasi Waktu

: 6 JP @ 45 menit

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti: Laptop/notebook, White board, Spidol, Active Speaker, dan Laser Pointer. atau media pembelajaran lainnya.

10 menit

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkondisian Peserta

Fasilitator menanyakan kabar peserta pelatihan

Branstorming terkait kegiatan PKB dan kesiapan peserta dalam melaksanakan pelatihan.

Fasilitator menjelaskan tentang mekanisme pelaksanaan PKB dengan moda IN ON IN, dan apa yang harus dikerjakan oleh peserta selama mengikuti kegiatan IN ON IN dengan pola yang telah ditetapkan.

5 menit

KEGIATAN INTI Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 1 yang ada pada modul secara berkelompok.

Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J1.01 Diskusi Materi Teknologi ramah lingkungan.

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J1.01, kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 2 tentang Listrik Statis.

Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J2.01 Diskusi Materi Elektrostatika.

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J2.01, kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 3 tentang Rangkaian Listrik.

Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J3.01 Diskusi Materi Rangkaian Listrik.

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J3.01, kelompok yang lain menanggapinya.

(26)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

Fasilitator menugaskan peserta mengkaji materi kegiatan pembelajaran 4 tentang Magnet.

Peserta berdiskusi secara berkelompok mengkaji LK.J4.01 Diskusi Materi Medan Magnet.

Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kajian LK.J4.01, kelompok yang lain menanggapinya.

Fasilitator memberikan penguatan pada beberapa materi yang masih diperdebatkan/ditanyakan oleh peserta.

KEGIATAN

PENUTUP

Mereviu materi pelatihan

Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran.

Fasilitator menjelaskan kegiatan apa saja yang harus dilaksanakan oleh peserta saat On The Job Learning terkait dengan modul yang sedang dipelajari.

Fasilitator menutup pembelajaran

10 menit

Jumlah alokasi waktu 270 menit

4.

Struktur Tatap Muka IN-2

IPA – SMP KELOMPOK KOMPETENSI J 27 Jam Pelajaran @ 45 Menit

No Materi Jenjang Sekolah Dasar Kelas Tinggi IN-2

1

Presentasi Hasil Kerja Peserta

Refleksi Penguasaan Substansi Pembelajaran Rencana Tindak Lanjut

Tes Akhir

20 JP

2

Presentasi Hasil Kerja Peserta Refleksi dan Rencana Tindak Lanjut Tes Akhir

(27)

5.

Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 20 JP)

Mapel - Kelompok Kompetensi

: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Pedagogik dan Profesional

Alokasi Waktu

: 20 JP @ 45 menit = 900 menit

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkondisian Peserta 10 Menit

Fasilitator menyapa peserta dan menanyakan kesiapan peserta terkait hasil pembelajaran selama on the job learning.

KEGIATAN INTI Presentasi portofolio peserta

Peserta satu-persatu melaksanakan presentasi yang dipimpin langsung oleh fasilitator, tidak ada proses Tanya jawab pada kegiatan ini

315 Menit

Refleksi penguatan penguasaan materi peserta, Tanya jawab dan pembahasan materi-materi sulit bagi peserta

450 Menit

KEGIATAN

PENUTUP

Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran. 45 menit

Fasilitator menutup pembelajaran

TES AKHIR Pelaksanaan Tes Akhir 90 Menit

Jumlah alokasi waktu 900 menit

6.

Skenario Pembelajaran (IN-2 Pola 10 JP)

Mapel - Kelompok Kompetensi

: IPA SMP - KELOMPOK KOMPETENSI J

Kompetensi

: Pedagogik dan Profesional

Alokasi Waktu

: 10 JP @ 45 menit = 450 menit

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

PERSIAPAN Mengecek kelengkapan alat pembelajaran, seperti LCD Projector, Laptop, File, Active Speaker, dan Laser Pointer, atau media lainnya.

KEGIATAN

PENDAHULUAN

Pengkondisian Peserta 10 Menit

Fasilitator menyapa peserta dan menanyakan kesiapan peserta terkait hasil pembelajaran selama on the job learning.

(28)

TAHAPAN

KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN WAKTU

Peserta satu-persatu melaksanakan presentasi yang dipimpin langsung oleh fasilitator, tidak ada proses Tanya jawab pada kegiatan ini

260 Menit

Refleksi penguatan penguasaan materi peserta, Tanya jawab dan pembahasan materi-materi sulit bagi peserta

80 Menit

KEGIATAN

PENUTUP

Refleksi dan umpan balik tentang proses pembelajaran. 10 menit

Fasilitator menutup pembelajaran

TES AKHIR Pelaksanaan Tes Akhir 90 Menit

(29)

BAB III. PENUTUP

Pelaksanaan suatu kegiatan akan berjalan lancar apabila dipersiapkan dengan optimal dan pada

saat pelaksanaan semua unsur melaksanakan perannya dengan optimal dan melaksanakan

kerjasama dengan baik serta penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, komitmen yang kuat dari

semua pihak terkait akan mendukung keberhasilan pelaksanaan pelaksanaan diklat

pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi Guru Pendidikan Dasar sangat diperlukan untuk

membentuk guru profesional dan kompeten untuk memajukan pendidikan Indonesia.

Melalui penyusunan perangkat modul pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui

Peningkatan Kompetensi ini diharapkan dapat digunakan oleh Instruktur Nasional dalam rangka

memfasilitasi guru sasaran program PKB. Pengetahuan, keterampilan yang didapat hendaknya

dapat dipraktikan dalam tugas melaksanakan fasilitasi program PKB. Perangkat modul ini masih

sangat mungkin untuk dikembangkan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang dihadapi

(30)

LAMPIRAN

1.

File Presentasi Pedagogik

Penelitian Tindakan Kelas

Referensi

Dokumen terkait

Teridentifikasi pula bahwa proses pengukuran yang dilakukan dalam menentukan isi bola sudah mendekati nilai tetapan yakni hasil pengukuran sebagaimana

1) Peserta didik diminta untuk melakukan teknik dasar lari jarak pendek yang dilakukan secara perseorangan dan berkelompok atau dalam bentuk

1) Sikap awal berdiri kangkang menghadap ke arah samping kanan. 2) Pukulan bola datar dengan ayunan tangan dari belakang ke arah depan. Pukulan drive backhand cara melakukan

a) posisi awal : berdiri sikap melangkah (kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang) menghadap meja tenismeja, badan condong agak kekanan dengan sedikit

Potensi sinergis antibakteri minyak atsiri dari rosella, serta kandungan gizi tinggi dari soyghurt yang sangat penting bagi imunitas anak dapat dikombinasikan

Peserta didik diminta untuk melakukan variasi dan kombinasi keterampilan gerak awalan/ancang-ancang, tumpuan, melayang di udara, dan mendarat lompat jauh

dengan debitur karena itu sudah menjadi aturan yang berlaku di kantor kreditur tersebut. eksekusi yang dilakukan oleh kreditur adalah dengan cara penjualan

Staf pengajar Program Studi Ilmu Keperawatan S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang telah memberikan bekal ilmu, sehingga penulis dapat