• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Promosi dan Saluran Distribusi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengaruh Promosi dan Saluran Distribusi"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Ilmiah

STIE MULIA PRATAMA - BEKASI

Pengaruh Promosi dan Saluran Distribusi Terhadap Peningkatan Penjualan Pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia

Ratna Astarianti Muslimah (2011.20.3061) Gatot Sugiri & Nurfai

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI MULIA PRATAMA

(2)

PENGARUH PROMOSI DAN SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia

Ratna Astarianti Muslimah, Gatot Sugiri, Nurfai ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah variabel Promosi dan saluran distribusi berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Maufacuring Indonesia serta untuk mengetahui variabel manakah yang berpengaruh secara dominan diantara dua variabel Promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia. Data dianalisis dengan menggunakan Metode Kuantitatif dan Metode deksriptif yang menggunakan lima rumus yaitu Analisa Regresi Berganda, Analisa Korelasi Berganda, Uji t-test, Uji f-test seta Uji Koefisien Determinasi (R2). Dan terlihat dari hasil analisis

dengan menggunakan koefisien regresi linier berganda, diperoleh nilai sebesar : = 14.86 + 0.38 + 0.24 .

Kesimpulan dari analisis dengan menggunakan rumus koefisien regresi linier berganda adalah bila promosi (X1=0) tidak diefektifkan dan pemberian saluran distribusi (X2=0) tidak

ditingkatkan, maka tingkat penjualan yang dapat dicapai hanya 14.86 satuan. Sedangkan apabila promosi ditingkatkan efektifitasnya sebesar 65 satuan (X1=65) akan mengakibatkan penjualan

meningkat sebesar 24.7 satuan dengan asumsi pemberian saluran distribusi tetap (X2=0).

Selanjutnya apabila pemberian saluran distribusi bertambah sebesar 64 satuan (X2=64) akan

meningkatkan penjualan sebesar 15.36 satuan dengan asumsi pemberian promosi tetap (X1=0). Kemudian koefisien korelasi linier berganda (Ry12) didapat nilai sebesar 0.78. Hasil ini

menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan positif antara promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufaturing Indonesia.

Sementara itu dari hasil nilai koefisien determinasi dapat diketahui bahwa besarnya kontribusi promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia adalah 60.84% dan sisanya 39.16% dipegarugi oleh faktor lain, yaitu lingkungan yang bersih dan nyaman, fasilitas pendukung yang memadai untuk pelanggan dan prosedur manajemen yang baik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa promosi dna saluran distribusi adalah berpengaruh kuat dan positif pada peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.Setelah itu, berdasarkan hasil dari hipotesis menyatakan bahwa promosi dengan hasil thitung (6.1878) >ttabe l (2.048) dan saluran distribusithitung (6.003) >ttabel

(3)

EFFECT PROMOTION AND DISTRIBUTION CHANNEL SALES IN THE IMPROVEMENT OF NSK Bearings Manufacturing Indonesia

Ratna Astarianti Muslimah, Gatot Sugiri, Nurfai AL Faisal ABSTRACT

This study aimedto clarifywhetherthe variablepromotionanddistribution channelsignificantly affect theincrease ofsales at PTNSKBearingsMaufacuringIndonesiaas well asto determinewhich variablesarethe dominantinfluencebetween thetwovariablesPromotionand distribution channelstoincreasesales at PTNSKBearingsManufacturing Indonesia. Data were analyzed usingQuantitative Methodsanddescriptivemethodthat uses aformulathatfiveRegressionAnalysis, CorrelationAnalysis, Testt-test, f-test testtestandcoefficient of determination(R2). Andseenfrom the results ofanalysis usingmultiple linearregressioncoefficient,

obtained a value of: Ye=14.86+0.38X1+0.24X2.

The conclusion of the analysis using multiple linear regression coefficient formula is when the promotion (X1 = 0) is not effected and the provision of distribution channels (X2 = 0) is not

improved, the level of sales can be achieved only 14.86 units. Meanwhile, if the promotion of increased effectiveness of 65 units (X1 = 65) will result in sales increased by 24.7 units, assuming

provision of fixed distribution channels (X2 = 0). Furthermore, if the administration of distribution

channels increased by 64 units (X2 = 64) will increase unit sales by 15:36 with the assumption that the provision of promotional equipment (X1 = 0). Then the linear correlation coefficient (Ry12) obtained a value of 0.78. These results indicate that there is a strong and positive correlation between promotion and distribution channels to increase sales at PT NSK Bearings Manufaturing Indonesia. Meanwhile the results of the coefficient of determination can be seen that the contribution of the promotion and distribution channels to increase sales at PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia was 60.84% and the remaining 39.16% affected by other factors, namely a clean and comfortable environment, adequate supporting facilities for customers and good management procedures. Thus it can be concluded that the promotion dna distribution channel is a powerful and positive effect on increasing sales at PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia

After that, based on the resultsofthe hypothesisstates thatthe promotion oftheresultstarithmrtic (6.1878)>ttablevalue(2,048) and distribution

channelstarithmetic (6003)>ttablevalue(2,048). The conclusion was thatboth resultsare

acceptableaccordinghypothesiswriter. Ifboth aretested simultaneouslyusing the formulaF testresultfarithmetic (27.1)>ftablevalue(3:35) whichcanbe justified andacceptable underthe

(4)

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Pada hakekatnya perusahaan dituntut harus mengetahui perkembangan dan kemajuan dalam bidang perekonomian pada kondisi saat ini. Penjualan yang sangat besar akan mempengaruhi keuntungan perusahaan yang semakin meningkat. Kegiatan promosi merupakan salah satu kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan penjualan. Salah satu kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan dengan cara presentasi secara langsung kepada konsumen sehingga konsumen akan lebih cepat mengambil keputusan untuk membeli atau tidak produk tersebut.

Pemilihan perantara saluran distribusi yang tepat dapat menghemat waktu dan biaya. Perusahaan harus mengambil langkah kebijaksaaan yang tepat dalam pemilihan saluran distribusi. Saluran distribusi memegang peranan sangat penting dalam perusahaan dalam penyaluran barang ke konsumen secara efisien dan kegiatan ini tidak boleh diabaikan dalam perusahaan.

Dengan demikian kegiatan promosi dan saluran distribusi memegang peranan yang sangat penting pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia untuk meningkatkan target penjualan. Apabila promosi dan saluran distribusi dapat dilakukan dengan efektif maka akan memberikan kemajuan bagi perusahaan dalam usaha meningkatkan penjualan.

Atas dasar latar belakang tersebut diatas, maka disini penulis mengambil judul : ‘’PENGARUH PROMOSI DAN SALURAN DISTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA PT NSK BEARINGS MANUFACTURING INDONESIA’’.

1.2.1. Pembatasan Masalah

Dalam penulisan skripsi penulis membatasi masalah sesuai dengan alasan pemilihan judul seperti yang telah diuraikan diatas maka penulis hanya membahas promosi, saluran distribusi, dan penjualan.

1.2.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka dapat diidentifikasikan beberapa hal sebgai berikut :

a. Apakah promosi berpengaruh terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia?

b. Apakah saluran distribusi berpengaruh terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia?

c. Apakah promosi dan saluran distribusi berpengaruh terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia?

1.3. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.3.1. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah :

a. Untuk mengetahui pengaruh promosi terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

b. Untuk mengetahui pengaruh saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

c. Untuk mengetahui pengaruh promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

1.3.2. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah :

a. Bagi Penulis

Untuk menambah ilmu pengetahuan dan mengembangkan wawasan khususnya mengenai pengaruh promosi dan saluran terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia. Dan penulis dapat menerapkan yang didapatkan dibangku perkuliahan. b. Bagi Perusahaan

(5)

dan pimpinan perusahaan dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan yang diinginkan perusahaan.

c. Bagi Pembaca

Untuk menambah pengetahuan serta sebagai bahan referensi dalam bidang ekonomi manajemen pemasaran. 1.4. Hipotesis

Hipotesis menurut Sugiyono (2011:159), merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian yang diajukan. Berdasarkan rumusan masalah penelitian, maka penulis memberikan hipotesis sebagai berikut:

1. Promosi berpengaruh kuat dan positif terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manfacturing Indonesia.

2. Saluran distribusi berpengaruh kuat dan positif terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

3. Promosi dan saluran distribusi berpengaruh kuat dan positif terhadap peningkatan penjualan produk PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

1.5. Metodologi Penelitian

1.5.1. Tempat dan Waktu Penelitian a. Tempat Penelitian

Penelitian penulis dilakukan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia Blok M-4 Kawasan Berikat MM 2100 Industrial Town – Cikarang Barat.

b. Waktu Penelitian

Waktu penelitian dalam pengumpulan data yang diperlukan sampai dengan penyusunan skripsi ini mulai dari bulan November 2014 sampai dengan Januari 2015.

1.5.2. Metode Pengumpulan Data

Dalam penelitian penulis menggunakan dua metode dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:

a. Penelitian Kepustakaan

Metodologi penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan bahan-bahan dari berbagai sumber dan mempelajari yang berhubungan dengan masalah yang diteliti dan dijadikan sebagai landasan teori dalam penelitian.

b. Penelitian Lapangan

Penelitian ini dilakukan dengan cara mendatangi objek penelitian secara langsung untuk mendapatkan informasi yang tepat, dan dapat dilakukan dengan cara kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

1. Pengamatan atau observasi

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung pada objek penelitian untuk mengumpulkan data, mengenai keadaan dan kondisi saat ini di PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia dengan cara mengamati dan mencatat.

2. Wawancara

Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutukan dengan cara mengajukan pertanyaan secara lisan kepada pimpinan perusahaan, karyawan perusahaan yang terkait dalam masalah yang akan diteliti.

3. Dokumentasi

Penulis memperoleh data yang dibutuhkan melalui dokumen perusahaan yang berhubungan dengan profil atau latar belakang perusahaan. 1.5.3. Metode Analisis Data

Adapun metode analisis penelitian yang digunakan penulis adalah analisis kuantitatif dan analisis deskriptif.

a. Analisis Kuantitatif

(6)

nilai koefisien determinasi (KD) ; (3) menentukan persamaan regresi berganda dan (4) menguji kebenaran hipotesis yang diajukan.

1. Analisis Koefisien Regresi Linier Berganda

Merupakan suatu metode untuk menganalisis seberapa jauh hubungan antara promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan. Dalam hal ini promosi (x1) dan saluran

distribusi (x2) merupakan variabel

bebas, sedangkan penjualan (y) adalah variabel terikat.

2. Analisis Koefisien Korelasi

Analisis ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Dan untuk mengetahui seberapa kuatnya pengaruh promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan. Analisis korelasi sangat diperlukan, dan untuk mengukur kuat atau tidaknya hubungan antara promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan dapat dihitung dengan cara yang sistematis.

3. Analisis Koefisien Determinasi (Kd)

Analisis koefisien determinasi adalah analisis yang digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi promosi dan saluran distribusi secara bersama-sama terhadap penjualan pada PT NSK Bearings Manufacuring Indonesia. 4. Uji Hipotesis

Uji hipotesis yang digunakan adalah :

a. Uji statistik T adalah analisa yang digunakan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas dalam menerangkan variabel terikatnya. Atau untuk mengetahui pegaruh keberartian antara promosi dan saluran distribusi terhadap penjulan bearing. Dilakukan

uji hipotesis dengan

menggunakan uji statistik “t”

dengan ketentuan tingkat kebebasan atau df = n-2 dan interval keyakinan 95%.

b. Uji Hipotesis F

Merupakan uji hipotesis serentak, yaitu uji hipotesis dimana promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada taraf nyata 5% ( tingkat kesalahan 5% ). Nilai F akan mengikuti distribusi F dengan degree of freedom (k – 1) untuk pembilangan dan (n – k) untuk penyebut. Nilai F statistik yang besar lebih baik dibandingkan dengan nilai F statistik rendah. Sedagkan nilai prob F maka kita dapat melakukan penolakan hipotesa yang tidak berpengaruh jika nilai prob kurang dari nilai (a) maka dengan tingkat keyakinan (1 – a) kita dapat meyimpulkan bahwa seluruh parameter yang kita duga (tidak termasuk konstanta) adalah berbeda dengan nol. Atau model yang kita gunakan adalah model yang baik. b. Analisis Deskiptif

Suatu metode yang digunakan untuk memberikan penjelasan terhadap hasil data-data yang diolah dan sebagai bahan perbandingan dengan teori-teori yang berkaitan dengan sumber-sumber referensi yang didapat sehingga mudah untuk dipahami. Atau mendeskriptifkan apa yang dikemukakan dalam metode kuantitatif sehingga menghasilkan gagasan atau ide-ide dan saran.

LANDASAN TEORI 2.1. Manajemen

2.1.1. Pengertian Manajemen

(7)

menurut beberapa ahli diantaranya dikemukakan oleh T. Tani Handoko (2003 : 8) yang menyatakan manajemen merupakan bekerja dengan orang-orang untuk menentukan, menginterpretasikan dan mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan pelaksanaan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusuan personalia atau kepegawaian, pengarahan dan kepemimpinan dan pengawasan.

Pengertian manajemen menurut Basu Swastha DH dan Ibnu Sukotjo (2010:82) manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasian, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Menurut S. Sofyan Harahap (2004 : 4) manajemen adalah sebagai mencapai suatu tujuan dengan memanfaatkan orang lain secara lebih efektif dan efisien. Pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen merupakan seni yang megandung arti bahwa hal itu adalah kemampuan atau keterampilan pribadi dan suatu proses adalah cara sistematis untuk melakukan pekerjaan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan. Manajemen terdiri dari fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia atau kepegawaian, pengarahan kepemimpinan dan pengawasan. Dan manajemen sebagai suatu alat untuk mencapai suatu tujuan.

2.1.2. Fungsi dan Tujuan Manajemen Manajemen mempunyai beberapa fungsi yang dilakukan. Menurut T. Hani Handoko (2003 : 23-25) fungsi-fungsi tersebut adalah :

a. Perencanaan ( Planning )

Adalah pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penetuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

b. Pengorganisasian ( Organizing ) Adalah penentuan sumber daya-sumber daya dan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, perancangan dan

pengembangan suatu organisasi atau kelompok kerja ke arah tujuan, penugasan tanngung jawab dan pendelegasian wewenang untuk melaksanakn tugasnya.

c. Pengarahan ( Actuating )

Adalah kemapuan untuk mengarahkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan dan harus dilakukan.

d. Pengawasan ( Controling )

Adalah penemuan dan penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah ditetapkan.

Adapun tujuan dari manajemen menurut T. Hani Handoko ( 2003 : 6 ) adalah :

a. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan pribadi.

b. Manajemen dibutuhkan untuk menjaga kesimbangan antara tujuan-tujuan, sasaran-sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi.

c. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas dari suatu kerja organisasi.

2.2. Pemasaran

2.2.1. Pengertian Pemasaran

Menurut Basu Swastha DH dan Ibnu Sukotjo (2010 : 179) pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang atau jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.Sedangkan menurut Philip Kotler (1996 : 2) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memnuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

Sedangkan menurut Philp Kotler (1996 : 2) Fungsi pemasaran yang terpenting adalah :

1. Mengidentifikasikan kebutuhan konsumen 2. Mengembangkan produk

(8)

4. Melaksanakan distribusi dan promosi secara efektif

Tujuan dari pemasaran adalah membuat agar penjualan meningkat dan mengetahui serta memahami konsumen dengan baik sehingga produk atau pelayanan cocok dengan keinginan konsumen.

2.2.2. Bauran Pemasaran

Menurut Philip Kotler (1996 : 41) bahwa bauran pemasaran adalah serangkaian variabel pemasaran terkendali yang dipakai perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang dikehendaki perusahaan dari pasar sasarannya.

Menurut Basu Swastha DH dan Ibnu Sukotjo (2010) mengatakan bahwa bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan , yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi, dan tempat atau sistem distribusi.

2.3. Promosi

2.3.1. Pengertian Promosi

Pengertian promosi menurut para ahli: a. Menurut Basu Swastha DH dan Ibnu Sukotjo (2010 : 222) Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran.

b. Menurut Morrisan (2007 : 19) Promosi adalah elemen atau bagian dari pemasaran yang digunakan perusahaan untuk berkomunikasi dengan konsumennya.

c. Menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong (2001 :68) Promosi adalah aktivitas yang mengkomunikasikan keunngulan produk dan membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa promosi adalah kegiatan untuk menyampaikan informasi atau berkomunikasi antara penjual dan pembeli potensial yang bersifat menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran untuk

menciptakan permintaan atas produk barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan.

2.3.2. Tujuan Promosi

Menurut Ujang Sumarwan, Agus Djunaidi,dkk (2009:109) tujuan promosi adalah untuk mempengaruhi perilaku pennguna (konsumen) akhir, pedagang (distributor atau pengecer), pesaing atau bahkan tenaga pemasaran suatu perusahaan dan tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan.

Sedangkan tujuan promosi menurut Lamb, Hair, Daniel (2001:157) adalah sebagai berikut :

1. Memberikan informasi 2. Membujuk pelanggan sasaran 3. Mengingatkan

Dari semua tujuan promosi tersebut dapat disimpulkan bahwa tujuan promosi adalah untuk mengenalkan produk-produk perusahaan kepada konsumen agar konsumen memahami produknya merubah sikap konsumen tentang produk yang ditawarkan, kemudian konsumen tertarik dan yakin terhadap produk tersebut dan akhirnya konsumen memutuskan untuk membeli produk.

2.3.4. Jenis-jenis Promosi

Ada lima bentuk promosi yang dapat digunakan perusahaan yaitu:

a. Advertising (periklanan)

b. Sales promotion (promosi penjualan) c. Personal selling (penjualan secara

pribadi)

d. Publicity (Publisitas)

e. Direct marketing (pemasaran

langsung)

f. Strategi Pemasaran 2.4 Saluran Distribusi

2.4.1. Pengertian saluran distribusi

Pengertian saluran distribusi menurut para ahli antara lain :

(9)

b. Philip Kotler dan Gary Amstrong (2004:508) Saluran distribusi adalah sekumpulan organisasi yang saling bergantung yang terlibat dalam proses yan membuat produk atau jasa siap digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen atau pengguna bisnis. c. Basu Swastha DH dan Ibnu Sukotjo

(2010:200) Saluran distribusi adalah saluran distribusi yang digunakan produsen untuk menyalurkan barang atau produk tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa saluran distribusi memegang peranan sangat penting dalam penyaluran barang ke konsumen akhir. 2.5. Penjualan

2.5.1. Pengertian Penjualan

Penjualan merupakan sumber pendapatan setiap perusahaan apabila kegiatan penjualan perusahaan dilakukan dengan baik maka secara langsung dapat meningkatkan sumber pendapatan perusahaan.

Basu Swastha DH dan Ibnu Sukotjo (2010 : 183) menyatakan, Penjualan adalah merupakan sumber pendapatan yang diperlukan untuk menutup biaya-biaya dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan atau laba.

Menurut Mulyadi (2008 : 202 ), Penjualan adalah kegiatan barang atau jasa dengan harapan akan memperoleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjual dan pembeli.

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa penjualan terdiri dari penjual dan pembeli dimana penjual menawarkan produknya kepada pembeli dan pembeli memberikan sejumlah uang yang harus dibayarkan untuk mendapatkan produk tersebut dengan harga yang telah disepakati. Volume penjualan merupakan jumlah total yang dihasilkan dari kegiatan penjualan barang. Dan semakin besar jumlah penjualan yang dihasilkan maka semakin besar pula laba yang akan dihasilkan perusahaan.

2.5.3. Tujuan Penjualan

Pada umumnya perusahaan melakukan penjualan dengan tujuan mendapatkan laba dan berusaha mendapatkannya dalam jangka waktu yang lama, sehingga menunjang perkembangan perusahaan.

Menurut Basu Swastha (2002:3) berpendapat bahwa perusahaan mempunyai tiga tujuan utama dalam penjualan yaitu :

1. Mencapai volume penjualan tertentu 2. Mendapatkan laba tertentu

3. Menunjang pertumbuhan perusahaan ANALISIS DAN PEMBAHASAN 3.1 Metode Analisis Data

3.1.1 Analisis Kuantitatif

Untuk mengetahui pengaruh variabel promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia, dapat dinyatakan dalam hipotesis skripsi ini.

Berdasarkan variabel diatas, maka dapat dibuat model regresi berganda sebagai berikut : Y = + .

Kemudian data diatas dimasukkan ke dalam persamaan sebagai berikut :

1197 = 30b0 + 1212b1 + 1210b2 (Pers 1)

48624 = 1212b0 + 49438b1+ 49228b2 (Pers 2)

48496 = 1210b0 + 49228b1+ 49132b2 (Pers 3) Untuk mencari nilai b0, b1, b2 penulis

menggunakan cara menyamakan dan menghilangkan harga b0 terlebih dahulu.

(10)

1202.38= 30b0 + 1220.52b1+ 1218.14b2

-5.38 = 0 - 8.52b1- 8.14b2(Pers 5)

Langkah selanjutnya adalah mencari nilai b2 dengan cara menyamakan dan menghilangkan harga b1 dengan

menggunakan persamaan 4 dan persamaan 5.

- 6.56 = 0 - 11.71b1 - 8.51b2x 11.71/11.71

Selanjutnya gunakan persamaan 4 kembali untuk mencari nilai b1.

- 6.56 = 0 - 11.71b1 - 8.51b2

persamaan 1 sebagai berikut ini.

1197 = 30b0 + 1212b1 + 1210b2

koefisien regresi linier berganda = 14.86 + 0.38 + 0.24 .

Kesimpulan dari analisis dengan menggunakan rumus koefisien regresi linier berganda adalah apabila promosi (X1=0) tidak

di efektifkan dan pemberian saluran distribusi (X2=0) tidak ditingkatkan, maka tingkat

penjualan yang dapat dicapai hanya 14.86 satuan. Sedangkan apabila promosi ditingkatkan efektifitasnya sebesar 65 satuan (X1=65 ) akan mengakibatkan penjualan meningkat sebesar 24.7 satuan dengan asumsi pemberian saluran distribusi tetap (X2=0).

Selanjutnya apabila pemberian saluran distribusi bertambah sebesar 64 satuan (X2=64) akan meningkatkan penjualan

sebesar 15.36 satuan dengan asumsi pemberian promosi tetap (X1=0).

3.1.2 Analisis Koefisien Korelasi Linier Berganda (�� )

Analisis koefisien korelasi linier berganda merupakan analisis statistik yang digunakan untuk mengetahui seberapa kuat hubungan antara Promosi dan Saluran distribusi dalam meningkatkan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

1483140−1468944 . 1440450−1432809 R1y = 7956

Berdasarkan hasil perhitungan di atas didapat nilai koefisien korelasi antara promosi (X1) dan penjualan (Y) sebesar 0.76. Hasil ini

menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan positif antara promosi dan penjualan. Kemudian penulis akan menghitung koefisien korelasi antara pemberian saluran distribusi (X2) dan penjualan (Y) pada PT

NSK Bearings Manufacturing Indonesia dengan rumus sebagai berikut.

Diketahui data sebagai berikut.

n = 30

Kemudian data tersebut dimasukkan ke dalam rumus sebagai berikut :

R2y =

1473960−1464100 . 1440450−1432809 R2y =

(11)

sebesar 0.75. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan positif antara saluran distribusi dengan penjualan.

Kemudian penulis akan menghitung koefisien korelasi antara promosi (X1) dan

saluran distribusi (X2) pada karyawan PT

NSK Bearings Manufacturing Indonesia dengan rumus sebagai berikut.

R12 = �

. X1X2 − X1. X2

�. X12−( X1)2 . �. X22−( X2)2

Diketahui data sebagai berikut. n = 30

Kemudian data tersebut dimasukkan ke dalam rumus sebagai berikut.

linier berganda dengan rumus sebagai berikut.

Ry12 = R

Kemudian data diatas dimmasukkan ke dalam rumus berikut.

Berdasarkan hasil perhitungan dengan rumus menggunakan rumus koefisien korelasi linier berganda (Ry12) didapat nilai sebesar 0.78. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan positif antara promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia.

3.1.3 Analisis Koefisien Determinasi Analisis koefisien determinasi merupakan alat analisis statistik yang digunakan untuk mengetahui besarnya kontribusi Promosi dan Saluran distribusi secara bersama-sama terhadap tingkat penjualan pada PT NSK Bearings

Dari nilai koefisien determinasi dapat diketahui bahwa besarnya kontribusi promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan adalah 60.84 % dan 39.16 % dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu faktor lingkungan yang nyaman dan fasilitas pendukung yang memadai untuk pelanggan dan prosedur manajemen yang baik.

3.1.4 Analisis Statistik Uji t

a. Promosi (X1) dan penjualan (Y)

Untuk mengetahui keberartian pengaruh dan hubungan promosi terhadap tingkat penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia, dilakukan uji hipotesis

dengan menggunakan uji statistk “t”

(12)

Rumus yang digunakan adalah :

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai thitung (6.1878) >nilai ttabel

(2.048). Kesimpulanya adalahHaditerima danHoditolak, artinya “Promosi berpengaruh

terhadap tingkat penjualan pada PT NSK

Bearings Manufacturing Indonesia”.

b. Saluran distribusi (X2) dan penjualan (Y)

Untuk mengetahui keberartian pengaruh dan hubungan saluran distribusi terhadap tingkat penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia, dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji statistik

“t” dengan ketentuan tingkat keberartian atau df = n -2 dan interval keyakinan 95%.

Rumus yang akan digunakan adalah :

thitung =R2y . N−2

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai thitung (6.003) >nilaittabel

(2.048). Kesimpulannya adalah Haditerima danHoditolak, artinya “Saluran distribusi berpengaruh terhadap tingkat penjualan pada

PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia”.

3.1.5 Analisis Statistik Uji f

Analisis statistik uji f digunakan untuk melakukan pengujian hipotesis 3 atau hipotesis secara keseluruhan terhadap koefisien regresi dengan degree of koefisien

(dk) = n – k -1 dan interval keyakinan 95%. Rumus yang digunakan penulis adalah sebagai berikut :

Kemudian dimasukkan ke dalam persamaan :

fhitung = ditolak, artinya “Promosi dan saluran

distribusi secara bersama berpengaruh terhadap tingkat penjualan pada PT NSK

Bearings Manufacturing Indonesia”.

3.2 Analisis Deskriptif

3.2.1 Analisis Pengaruh Promosi terhadap Penjualan

(13)

penting sebagai ukuran dari pelayanan. Pelanggan akan menggunakan indera penglihatan untuk menilai suatu promosi.

Dengan kondisi ini, penulis melakukan penelitian dengan melihat pengaruh promosi (x1) terhadap peningkatan

penjualan (Y). Dari perhitungan regresi linier berganda diatas menyatakan bahwa besarnya pengaruh promosi (x1) terhadap peningkatan

penjualan (Y) yaitu 0.38. Nilai ini menunjukkan bahwa pengaruh promosi terhadap tingkat penjualan sudah cukup kuat tapi jika ditingkatkan kembali. Begitu juga dengan nilai dari korelasi berganda, antara variabel promosi terhadap variabel penjualan yaitu sebesar 0.76. Nilai ini artinya terdapat hubungan kuat antara kedua varibel tersebut. Hasil ini tidak beda jauh dengan perhitungan korelasi berganda antara variabel promosi (x1) dan saluran distribusi (x2) terhadap tingkat penjualan (Y) yaitu sebesar 0.78, dimana termasuk kategori mempunyai hubungan kuat.

Hasil dari koefisien determinasi antara variabel promosi (x1) dan saluran distribusi

(x2) terhadap tingkat penjualan (Y) diperoleh

cukup besar yaitu sebesar 60.84%. Menurut hasil perhitungan uji t menyatakan bahwa

thitung >ttabel yaitu 6.1878 > 2.048, artinya

terdapat pengaruh yang kuat dan positif antara variabel promosi (x1) dengan tingkat

penjualan (Y). Sedangkan untuk hasil perhitungan uji f menyatakan bahwa

fhitung >ftabel yaitu 21.71> 3.35, artinya

terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi dan saluran distribusi terhadap tingkat penjualan.

Sebenarnya promosi itu mempunyai kekuatan dalam menarik konsumen untuk membeli produk. Hal ini dikarenakan keputusan pembelian lebih sering dilakukan berdasarkan hasil kualitas produk yang ditawarkan. Apabila promosi dilakukan dengan baik maka tingkat penjualan akan semakin meningkat.

3.2.2 Pengaruh Saluran Distribusi terhadap Penjualan

Saluran distribusi merupakan alat untuk menghubungkanprodusen dengan pengguna akhir barang produknya. Saluran distribusi yang efektif dan efisien dapat

memberikan keunggulan untuk strategi distribusinya. Sehingga dapat menarik banyak pelanggan untuk membeli produk pada perusahaan yang akan meningkatkan penjualan.

Maka dari itu, penulis melakukan penelitian dengan melihat pengaruh saluran distribusi (x2) terhadap tingkat penjualan (Y).

Dari perhitungan regresi linier berganda diatas menyatakan bahwa besarnya saluran distribusi (x2) terhadap tingkat penjualan (Y)

yaitu sebesar 0.24. Nilai dari korelasi berganda, antara variabel promosi terhadap tingkat penjualan yaitu sebesar 0.75. Nilai ini dikategorikan kuat artinya terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut. Sedangkan untuk perhitungan korelasi berganda antara variabel promosi (x1) dan saluran distribusi

(x2) terhadap tingkat penjualan (Y) yaitu

sebesar 0.78, diamana termasuk dalam kategori kuat hubungan antara variabel promosi (x1) dan saluran distribusi (x2) terhadap tingkat penjualan (Y).

Hasil dari koefisien determinasi antara variabel promosi (x2) dan saluran distribusi

(x2) terhadap tingkat penjualan diperoleh

cukup besar yaitu sebesar 60.84%. Menurut hasil perhitungan uji t menyatakan bahwa

thitung >ttabel yaitu 6.0003 > 2.048, artinya

terdapat pengaruh yang kuat dan positif antara variabel saluran distribusi (x2) dengan tingkat

penjualan (Y). Sedangkan untuk hasil perhitungan uji f menyatakan bahwa

fhitung>ftabel yaitu 21.71> 3.35, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara promosi dan saluran distribusi terhadap tingkat penjualan.

KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

(14)

1. Promosi berpengaruh kuat dan positif terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia 2. Saluran distribusi berpengaruh kuat dan

positif terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia

3. Secara bersama-sama promosi dan saluran distribusi berpengaruh kuat dan positif terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia 4. Promosi (x1) dan saluran distribusi (x2)

memiliki pengaruh yang positif dalam meningkatkan penjualan (y) pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia. Hal ini terlihat dari hasil analisis dengan menggunakan koefisien regresi linier berganda, diperoleh nilai sebesar = 14.86 + 0.38 + 0.24 . Kesimpulan dari analisis dengan menggunakan rumus koefisien regresi linier berganda adalah bila promosi (X1=0) tidak diefektifkan dan

pemberian saluran distribusi (X2=0) tidak

ditingkatkan, maka tingkat penjualan yang dicapai hanya 14.86 satuan. Sedangkan apabila promosi ditingkatkan efektifitasnya sebesar 65 satuan (X1=65 ) akan mengakibatkan penjualan meningkat sebesar 24.7 satuan dengan asumsi pemberian saluran distribusi tetap (X2=0).

Selanjutnya apabila pemberian saluran distribusi bertambah sebesar 64 satuan (X2=64) akan meningkatkan penjualan sebesar 15.36 satuan dengan asumsi pemberian promosi tetap (X1=0).

5. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan rumus koefisien korelasi linier berganda (Ry12) didapat nilai

sebesar 0.78. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat dan positif antara promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan pada PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia. Sementara itu dari nilai koefisien determinasi dapat diketahui bahwa besarnya kontribusi promosi dan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan adalah 60.84% dan sisanya 39.16% dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu lingkungan yang bersih dan nyaman, dan fasilitas pendukung untuk pelanggan yang

memadai dan prosedur manajemen yang baik.

6. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis 1 menggunakan analisis statistik uji t, keberartian pengaruh dan hubungan promosi terhadap peningkatan penjualan diperoleh nilai thitung (6.1878) >nilai

ttabel (2.048). Kesimpulanya

adalahHaditerima danHoditolak, artinya

“Promosi berpengaruh terhadap tingkat penjualan pada PT NSK Bearings

Manufacturing Indonesia”. Sedangkan berdasarkan hasil pengujian hipotesis 2 menggunakan analisis statistik t, keberartian pengaruh dan hubungan saluran distribusi terhadap peningkatan penjualan diperoleh nilai thitung (6.003) >nilaittabel (2.048). Kesimpulannya adalah Haditerima danHoditolak, artinya

“Saluran distribusi berpengaruh terhadap

tingkat penjualan pada PT NSK Bearings

Manufacturing Indonesia”.

7. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan analisis uji F diperoleh nilai

fhitung (27.1) > nilai ftabel (3.35).

Kesimpulannya adalah Ha diterima dan Ho ditolak, artinya “Promosi dan saluran

distribusi secara bersama berpengaruh terhadap tingkat penjualan pada PT NSK

Bearings Manufacturing Indonesia”.

4.2 Saran – Saran

Untuk mencapai tujuan PT NSK Bearings Manufacturing Indonesia terhadap penjualannya ada beberapa saran yang ingin disampaikan sebagai berikut:

1. Disarankan kepada perusahaan untuk selalu memperhatikan kesejahteraan karyawannya, khususnya karyawan bagian penjualan (sales) agar dapat meningkatkan penjualan.

2. Disarankan kepada perusahaan untuk selalu memperhatikan penjualannya, dengan meningkatkan kualitas distribusi, dan memberikan strategi promosi yang menarik dan menguntungkan bagi pelanggan, serta menawarkan harga yang lebih kompetitif dan lebih menarik.

(15)

yang kuat dan positif terhadap tingkat penjualan. Maka untuk penelitian di masa yang akan datang sebaiknya perusahaan lebih memperhatikan terhadap faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan penjualan pada PT NSK Bearings Manfacturing Indonesia, pada dasarnya banyak faktor yang dapat meningkatkan penjualan, akan tetapi alangkah baiknya promosi dan saluran distribusi dijadikan sebagai alat ukur dalam menilai peningkatan penjualan.

DAFTAR PUSTAKA

Alma Buchari. 2013. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung : Alfabeta. Arikunto,Suharsini. 2013. Prosedur Penelitian. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Dajan Anto. 1986. Pengantar Metode Statistik. Jakarta : LP3ES.

Kotler Philip. 1993-1995. Marketing. Jakarta : Erlangga.

Kotler Philip. 2005. Manajemen Pemasaran.

Jakarta : PT Indeks.

Kotler Philip dan Gary Amstrong. 2004.

Dasar-Dasar Pemasaran. Jakarta : PT Indeks. Kotler Philip dan Gary Amstrong. 1995.

Dasar-Dasar Pemasaran. Jakarta :

Intermedia.

Riduwan. 2013. Dasar-Dasar Statistika. Edisi Revisi. Bandung : Alfbeta

Stanton. W.J. 1996. Prinsip Pemasaran. Jakarta : Erlangga.

Sudjana. 2005. Metode Statistik. Bandung : Tarsito.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung :

Alfabeta.

Sumarwan Ujang, Agus Djunaidi, dkk. 2009.

Pemasaran Strategik. Jakarta : Inti Prima Promosindo.

Swastha Basu. 1981. Saluran Distribusi. Yogyakarta : Liberty.

Swastha Basu dan Ibnu Sukotjo. 2010.

Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta

Referensi

Dokumen terkait

yang telah diberikan Tuhan, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul “ Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Kemandirian Belajar

Adapun judul tugas akhir program masgister saya ini berjudul " Evaluasi Kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Lubuklinggau Dalam Penyelenggaraan Kegiatan Pekan Olahraga

Dari kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengajaran EYL di Sekolah Alam Ngelmu Pring kota Batu terbukti berhasil

[r]

Maksud dari penelitian tugas akhir ini adalah merancang dan membangun sistem informasi terkomputerisasi untuk dapat memberikan solusi dalam pemecahan masalah yang

Lewat fitur instagram dan pengguna yang banyak di Indonesia, informasi yang diposting dalam akun Instagram Bocah Tembalang akan lebih mudah viral dan menjangkau pengguna

akan lebih kuat daripada lengan yang pendek. Hal ini disebabkan karena lengan yang panjang memiliki otot yang panjang juga dan otot yang panjang akan lebih kuat dari pada

Semoga panduan ini dapat menjadi acuan yang jelas dalam pembuatan proposal Program Pengembangan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Pemanfaatan Hasil Penelitian