• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perencanaan Perbaikan Strategis Kps

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perencanaan Perbaikan Strategis Kps"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

1. /(4) /(5) KPS.5. (Ada Informasi kepegawaian yang didokumen-tasikan utk setiap staf)

File kepegawaian berisi riwayat pekerjaan dari staf.

File kepegawaian berisi hasil evaluasi

Melengkapi file kepegawaian terutama riwayat pekerjaan , hasil evaluasi dan

persyaratan lainnya yg belum lengkap dengan dikoordinir oleh personalia dan partisipasi seluruh anggota terkait

- Memotivasi kepala unit kerja untuk melengkapi file kepegawaian di unit kerjanya sesuai persyaratan akreditasi. - Monitoring kelengkapan CB secara periodik - Semua staf secara bertahap telah melengkapi CB nya di masing2 unit kerja.

1Bulan Kpt Maylela dan PNS Susi

2.

/(1)

KPS.6.1 (Rencana susunan kepegawaian di review secara terus-menerus dan diperbaharui/di up-date sesuai kebutuhan). - Efektifitas rencana

penempatan staf/susunan

- Penataan dan monitoring efektifitas penempatan

- Menata dan memonitoring

- Penempatan personil

1 Tahun Kpt Maylela dan PNS Susi

(2)

/(2)

kepegawaian di monitor secara terus menerus.

- Rencana di revisi dan diperbaharui bila perlu

staf.

- Membuat Pola ketenagaan yang mencakup seluruh staf termasuk staf admin.

efektifitas penempatan staf.

- Membuat Pola ketenagaan yang mencakup seluruh staf baik medis maupun non medis sesuai kebutuhan oragnisasi dan kualifikasi personil. - Ada Pola ketenagaan berdasarkan perhitungan beban kerja atau standar tertentu sesuai standar profesi.

1 Bulan Kpt Maylela dan PNS Susi

3 KPS.7 (Seluruh staf, baik klinis maupun non klinis diberikan orientasi tentang Rumah Sakit tentang rumah sakit, departemen/unit kerja atau unit dimana mereka ditugaskan dan tentang tugas tanggung jawab mereka yang spesifik saat mereka di angkat sebagai staf.)

(3)

/(1)

/(4)

- Anggota staf klinis dan nonklinis baru diberikan orientasi tentang rumah sakit, tentang unit kerja atau unit dimana mereka ditugaskan dan tentang tanggung jawab pekerjaan serta setiap penugasan khusus

- Mahasiswa/Traine dilakukan dilakukan orientasi pada rumah sakit dan tanggung jawab yang diberikan

Meningkatkan pelaksanaan program orientasi staf klinis meliputi pengetahuan

tentang unit tempat bertugas dan tanggung jawab

pekerjaan setiap penugasan khusus.

Pembuatan program orientasi mahasiswa yang komprehensif dan

memperhatikan keselamatan pasien.

- Sosialisasi melalui berbagai media pertemuan unit kerja tentang uraian tugasnya.

- Seluruh staf fungsional agar melengkapi uraian tugasnya.

Membuat program

orientasi mahasiswa yang komprehensif dan memperhatikan keselamatan pasien. Seluruh staf mampu menjelaskan uraian tugasnya dan telah memiliki uraian tugas di CB perorangan di unit kerjanya. Ada program orientasi mahasiswa yang komprehensif dan memperhatikan keselamatan pasien. 1 Bulan Sudah ada Kpt Maylela dan PNS Susi Mayor Neneng

(4)

4

/(1)

/(2)

/(3)

KPS.8.(Setiap staf

memperoleh pendidikan dan pelatihan yang inservise berkelanjutan, maupun yang lain untuk menjaga atau meningkatkan ketrampilan dan pengetahuannya) - Rumah sakit menggunakan

berbagai sumber data dan informasi, termasuk hasil kegiatan pengukuran kegiatan mutu dan keselamatan, untuk

menidentifikasi kebutuhan pendidikan staf.

- Program pendidikan

direncanakan berdasarkan data dan informasi

tersebut.

- Staf Rumah Sakit diberi pendidikan dan pelatihan inservice secara terus menerus.

- Menggunakan sumber data dan informasi PMKP untuk menyusun TNA.

- Menyusun program diklat s

- Meningkatkan kontinuitas pelatihan inservise secara berkala. - Berkoordinasi dengan PMKP untuk mengindentifikasi jenis pelatihan dan pendidikan diperlukan rumah sakit berdasarkan pengukuran kegiatan mutu dan keselamatan . - Ada Program kerja diklat.

- Kegiatan inservise setiap 1 minggu sekali

 Dokter setiap hari Rabu  Staf non dokter setiap

hari jumat - Memperbanyak

Ada Nota dinas pengajuan kebutuhan pelatihan dari PMKP berdasarkan pengukuran kegiatan mutu dan keselamatan - Ada Program kerja diklat. - Ada Panduan, kebijakan dan SPO. 1 minggu Sudah ada Sudah ada Mayor Neneng Mayor Neneng Mayor Neneng

(5)

- Pendidikan tersebut relevan dengan kemampuan staf untuk memenuhi

kebutuhan pasien dan/atau persyaratan pendidikan berkelanjutan.

- Meningkatkan pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan pasien dan persyaratan pendidikan berkelanjutan

pengiriman personil staf tenaga kesehatan untuk mengikuti pelatihan yang sesuai dengan unit kerjanya. - Ada pengiriman tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan setiap bulannya Sudah ada Mayor Neneng 5 /(2) KPS.8.1 (Staf yang

memberikan asuhan pasien dan staf lain yang di

identifikasikan oleh rumah sakit dilatih dan dapat menunjukkan kompetensi yang layak dalam tehnik resusitasi).

Tingkat pelatihan yang tepat diberikan dengan frekuensi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan staf.

Meningkatkan frekuensi

pelatihan RJP. Menambah intensitas pelatihan RJP di unit-unit kerja Setiap staf mampu memperagakan RJP

1 Bulan PNS Nung ati PNS Hisar

(6)

6.

/(2)

KPS.8.2 (rumah sakit menyediakan fasilitas dan waktu untuk pendidikan dan pelatihan staf).

Rumah Sakit menyediakan waktu yang adekuat .

- Rumah Sakit menyediakan waktu yang cukup/adekuat bagi semua staf untuk berpartisipasi dalam kesempatan pendidikan dan pelatihan yang relevan.

-Menetapkan waktu pelatihan minimal untuk setiap staf pertahun.

Membuat daftar pelatihan yang telah di ikuti oleh personil

Ada daftar pelatihan yang di ikuti oleh

karyawan

2 minggu Mayor neneng PNS Ilham

7.

/(1)

KPS.8.3 (Pendidikan

professional kesehatan, bila dilakukan di dalam rumah sakit, berpedoman pada parameter pendidikan yang ditetapkan oleh program akademis yang mensubsidi) - Rumah Sakit menyediakan

mekanisme untuk pengawasan program Meningkatkan pengawasan program pelatihan. Membuat SPO pengawasan program pelatihan. -Ada SPO pengawasan program sdh Mayor neneng PNS Ilham

(7)

/(5)

pelatihan.

- Rumah sakit memahami dan menyediakan tingkat supervise yang dipersyaratkan untuk setiap jenis dan tingkat peserta pelatihan

Menetapkan kriteria dan kualifikasi supervise untuk setiap jenis dan tingkat peserta pelatihan

Membuat daftar pelatihan yang telah di ikuti oleh personil beserta kriteria dan kualifikasi supervise untuk setiap jenis dan tingkat pelatihan. pelatihan - ada bukti pelatihan - ada evaluasi penilaian 8. /(3) KPS.9. (Rumah Sakit mempunyai proses yang efektif untuk mengumpulkan, memverifikasi

kredensial/bukti-bukti keahlian/kelulusan (Izin/Lisensi, pendidikan, pelatihan kompetensi dan pengalaman) dari staf medis yang di ijinkan untuk

memberikan asuhan pasien tanpa supervisi).

Semua kredensial (antara lain pendidikan, surat ijin, registrasi) diverifikasi dengan sumber yang

Melengkapi verifikasi ijasah staf medis.

Melengkapi verifikasi ijasah staf medis secara bertahap

Ada verifikasi ijasah staf medis di CB masing2 personil di

6 bulan Kpt Maylela dan PNS Susi

(8)

/(5)

mengeluarkan kredensial sebelum individu tersebut mulai memberikan pelayan kepada pasien

Penugasan awal, dibuat pengumuman tentang ketentuan kualifikasi terkini dari seseorang untuk memberikan pelayanan asuhan pasien.

Mensosialisasikan RKK setiap staf medis baru kepada semua staf terkait.

-Mensosialisasikan RKK setiap staf medis baru kepada semua staf terkait.

Komite medis.

Ada proses sosialisasi setiap staf medis baru

Sdh berjalan

Kpt Maylela dan PNS Susi

KPS.10. (Rumah sakit mempunyai tujuan yang terstandar, prosedur

berbasis bukti untuk member wewenang kepada semua anggota staf medis untuk menerima pasien dan memberi pelayanan klinis lainnya konsisten/sesuai dengan kualifikasi).

- RS menggunakan proses terstandar yang

didokumentasikan dalam kebijakan resmi rumah

Mengimplementasikan kebijakan dan SPO

pemberian kewenangan staf medis secara konsisten dan

Melengkapi dokumen kredensial semua staf medis termasuk dokter KHL pensiunan Mil/PNS

Ada dokumen kredensial pada semua CB dokter

1 bulan PNS Ilham & KHL Wenni

(9)

sakit untuk memberikan kewenangan klinis bagi setiap anggota staf medis dalam memberikan

kewenangan klinis bagi setiap anggota staf medis dalam memberikan

pelayanan pada

penugasan pertama dan pada penugasan ulang - Keputusan memberikan

penugasan ulang untuk memberikan pelayanan kepada pasien

berpedoman pada a) sd f) pada maksud dan tujuan dan pada review kinerja tahunan dari para praktisi - Pelayanan pasien yang

diberikan oleh setiap anggota staf medis dirinci secara jelas dan

dikomunikasikan oleh

tepat.

Penugasan ulang praktisi berdasarkan review tahunan

Agar RKK dikomunikasikan/ sebarluarkan oleh pimpinan RS ke seluruh Rumah sakit..

Melengkapi surat perintah penugasan ulang staf medis setiap 5 tahun sekali bila ada penugasan ulang.

Sosialisasi tentang daftar kemampuan spesialisasi pelayanan medis di Rumkit Dustira Ada surat perintah setiap penugasan ulang

Ada proses dan ada bukti tentang informasi daftar kemampuan spesialisasi 1 bulan Sdh ada Kpt Maylela dan PNS Susi Tim marketing RS Dustira

(10)

pimpinan rumah sakit ke seluruh rumah sakit maupun anggota staf medis. pelayanan medis di Rumkit Dustira KPS.11. (RS menggunakan proses berkelanjutan terstandarlisir (ongoing) untuk mengevaluasi sesuai kulitas dan keamanan pelayanan pasien yang diberikan oleh setiap staf medis).

- Ada evaluasi praktek

profesional terus menerus terhadap kualitas dan keamanan pelayanan pasien yang diberikan oleh setiap anggota staf medis yang direview dan

dikomunikasikan kepada setiap anggota staf medis sekurang-kurangnya setahun sekali. - Evaluasi praktek

professional yang terus

- Agar melaksanakan evaluasi praktek professional yang terus menerus (ongoing professional performance evaluastion) dan dikomunikan kepada staf medis sekurang-kurangnya setahun sekali

-Melengkapi dokumen penilaian kinerja semua staf medis termasuk dokter KHL pensiunan Mil/PNS Ada dokumen penilaian kinerja pada semua CB dokter

Sdh ada PNS ilham & KHL Weni

(11)

menerus dan review tahunan dari setiap anggota staf medis dilaksanakan dengan proses yang seragam yang ditentukan oleh kebijakan rumah sakit - Evaluasi mempertimbangkan

dan menggunakan data komparatif secara proaktif, seperti membandingkan dengan literature kedokteran berbasis literature. - Evaluasi mempertimbangkan dan menggunakan

kesimpulan dari anlisis yang mendalam file kredensial anggota staf medis dan file lainnya yang relevan.

- Informasi dari proses evaluasi praktik professional tersebut

(12)

file kredensial anggota staf medis dan file lainnya yang relevan.

KPS.14.(Rumah Sakit mempunyai standar prosedur untuk staf

keperawatan berpartisipasi dalam kegiatan peningkatan mutu rumah sakit, termasuk mengevaluasi kinerja

individu, bila dibutuhkan) - Staf keperawatan

berpartisipasi dalam

kegiatan peningkatan mutu rumah sakit.

- Kinerja masing-masing anggota staf keperawatan di review bila ada indikasi akibat temuan pada kegiatan peningkatan mutu - Informasi yang tepat dari

proses review tersebut didokumentasikan dalam file kredensial perawat tersebut atau fle lainnya

Meningkatkan partisipasi staf keperawatan dalam

program PMKP

Mengoptimalkan review staf keperawatan yang dikaikan dengan kegiatan PMKP Dokumentasikan hasil review dalam file kepegawaian.

-Data sudah ada -Data sudah ada

Mayor neneng PNS Ilham

(13)

KPS.17( Rumah Sakit mempunyai proses yang efektif untuk anggota staf professional kesehatan lain berpartisipasi dalam

kegiatan peningkatan mutu rumah sakit.

- Staf professional kesehatan lainnya berpartisipasi dalam peningkatan mutu rumah sakit.

- Kinerja anggota staf professional kesehatan lainnya di review bila ada indikasi akibat temuan pada kegiatan peningkatan mutu - Informasi yang benar dari

proses review

didokumentasikan dalam file staf professional kesehatan tersebut.

- Meningkatkan partisipasi staf professional kesehatan lainnya dalam PMKP - Melakukan review terhadap

staf professional kesehatan lainnya bila ada indikasi temuan indicator/ kegiatan PMKP dan di

dokumentasikan

- Dokumentasikan review kinerja terkait mutu dalam file kepegawaian

-Evaluasi kinerja Staf keteknisiaan

Ada evaluasi kinerja staf keteknisian

1 bulan -Ketua komite keteknisian -PNS Nung ati

Referensi

Dokumen terkait

 Akreditasi Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama merupakan upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan yang dilakukan melalui membangun sistem manajemen mutu,

Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama merupakan upaya peningkatan mutu dan kinerja pelayanan yang dilakukan melalui membangun sistem manajemen mutu,

berkualitas terutama melalui peningkatan jaminan kesehatan, peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan yang didukung dengan penguatan sistem kesehatan dan

KAI Subdrive III.2 Tanjung Karang Meningkatkan sumber daya manusia kesehatan yang professional Mengutamakan mutu hasil pelayanan kesehatan untuk peningkatan

Kemenkes (2007) menyatakan bahwa peningkatan pengetahuan dan kemampuan professional, baik anggota maupun organisasi dituntut.. 4 untuk meningkatkan pengetahuan, kemapuan

Peningkatan inovasi perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, indikator kinerjanya yaitu persentase PTS yang berhasil meningkatkan kinerja dengan meningkatkan

Pengembangan Mutu PBM No Kegiatan 2007 2008 2009 2010 2011 Target Pencapaian Indikator Kinerja Catatan 1 Peningkatan jumlah materi ajar dalam media cetak dan elektronik CD,

Melihat betapa pentingnya perencanaan strategis dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah, maka paparan di atas dapat menggambarkan proses sekolah dalam melakukan perencanaan