Berita Resmi Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur No. 06/03/53/Th. XI, 3 Maret 2008
1
No. 06/03/53/Th. XI, 3 Maret 2008F
EBRUARI
2008
K
OTA
K
UPANG
D
EFLASI
-0,37
%
A. Perkembangan Harga Kota Kupang
Berdasarkan hasil penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), pada bulan Februari 2008 Kota Kupang mengalami penurunan harga pada berbagai komoditas, yang terlihat pada deflasi bulan Februari 2008 yang sebesar -0,37 persen, atau terjadi penurunan IHK dari 171,10 persen pada bulan Januari 2008 menjadi 170,47 persen pada bulan Februari 2008.
Tabel 1.
BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
• Setelah bulan Januari 2007 mengalami inflasi sebesar 3,36 persen, pada bulan Februari 2008 Kota Kupang terjadi deflasi sebesar -0,37 persen.
• Pada tingkat Nasional, setelah bulan Januari 2007 mengalami inflasi sebesar 1,77 persen,, pada bulan Februari 2008 juga mengalami inflasi lagi sebesar 0,65 persen..
• Dari 45 Kota sampel IHK Nasional, 39 kota mengalami inflasi, dan 6 kota mengalami deflasi, Inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura yakni sebesar 2,90 persen, diikuti Kota Padang Sidempuan sebesar 2,67 persen dan Kota Pangkal Pinang sebesar 2,07 persen. Sementara Kota Sampit mengalami deflasi paling tinggi yakni sebesar -1,51 persen (tabel 5).
• Deflasi Februari 2008 di Kota Kupang dipicu oleh tiga kelompok komoditas. Kelompok Bahan Makanan memberikan andil deflasi tertinggi sebesar -0,2531 persen dengan perubahan indeks -0,70 persen terutama komoditas cabe rawit, tempe, tahu mentah, beras, daging sapi, telur ayam ras, jeruk nipis, nanas, pisang, ikan basah, dan lainlain. Kelompok Perumahan yang mengalami penurunan sebesar -0,52 persen, terutama minyak tanah. Kelompok transportasi mengalami penurunan -0,44 persen dengan andil -0,0547 persen, terutama transportasi udara.
• Kelompok lain yang mengalami perubahan adalah kelompok Makanan Jadi yaitu sebesar 0,51 persen dengan andil sebesar 0,0494 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,06 persen dengan andil sebesar 0,0026 persen, kelompok Kesehatan sebesar 0,08 persen dengan andil sebesar 0,0035 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga sebesar 0,63 persen dengan andil 0,0313 persen.
• Walaupun Kota Kupang mengalami deflasi, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga antara lain tomat sayur, sawi putih,wortel, cabe merah, pensil hitam, ikan teri kering, semen, dll.
• Laju inflasi Kota Kupang point to point sebesar 2,98 persen dan year on year sebesar 6.61 persen.
2
Laju Inflasi Kota Kupang Februari 2008 dan Point to Point Menurut Kelompok Pengeluaran
Kelompok Pengeluaran IHK Desember 2006 IHK Desember 2007 IHK Februari 2008 Inflasi/Deflasi Februari 2008*) Point to point**) Umum 152,65 165,53 170,47 -0,37 2,98 Bahan Makanan 151,72 170,03 181,27 -0,70 6,61 Makanan jadi,dll 132,99 151,12 152,48 0,51 0,89 Perumahan, dll 167,80 173,76 177,13 -0,52 1,94 Sandang 124,55 130,91 132,67 0,06 1,34 Kesehatan 117,44 165,39 166,15 0,08 0,46 Pendidikan, dll 131,95 139,08 139,95 0,63 0,62 Transpor, dll 175,56 177,15 176,16 -0,44 -0,56 Nasional 145,89 155,50 159,29 0,65 2,44
*) Persentase perubahan IHK Februari 2008 terhadap IHK Desember 2007 (point to point) **) Persentase perubahan IHK Februuari 2008 terhadap IHK bulan Februari 2007 (year on year)
Selama bulan Februari 2008, Kelompok Bahan Makanan mengalami deflasi -0,70 persen yakni perubahan harga yang paling besar dibanding kelompok pengeluaran lainnya. Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, Bahan Bakar -0,52 persen, kemudian Kelompok Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan perubahannya sebesar -0,44 persen. Sedangkan Kelompok yang mengalami inflasi adalah Kelompok Makanan Jadi mengalami inflasi 0,51 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga 0,63 persen, Kelompok Kesehatan 0,08 persen, dan Kelompok Sandang sebesar 0,06 persen.
B. Andil Perubahan Harga Barang dan Jasa bulan Februari 2008
Bulan Februari 2008, tiga kelompok komoditas memberikan andil pembentukan deflasi di kota Kupang.
Kelompok yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan deflasi Kota Kupang bulan Februari 2008 adalah Kelompok Bahan Makanan, yaitu sebesar -0,2531 persen.
Diikuti oleh Kelompok Perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, yang memberikan andil sebesar -0,1526 persen, kelompok transportasi sebesar -0,0547 persen, kelompok makanan jadi sebesar 0,0494 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,0313 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,0035 persen, dan kelompok sandang sebesar 0,0026 persen.
Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain minyak tanah, cabe rawit, tempe, tahu mentah, beras, angkutan udara, daging sapi, telur ayam ras, jeruk nipis, nanas, pisang, labu parang/manis/merah, ikan raja, udang basah, ketimun, jahe, kacang tanah,jeruk, cumi-cumi, bawang merah, ikan asin belah, buncis, kayu lapis, dan lainnya (lihat tabel 6)
Sedangkan komoditas yang mengalami kenaikanan harga di Kota Kupang yaitu tomat sayur, sawi putih, wortel, cabe merah, pensil hitam, ikan teri kering, semen, dan lainnya (lihat tabel 6 ).
C. Tinjauan IHK Kota Kupang Bulan Februari 2008
Pada grafik 1 dibawah ini terlihat bahwa deflasi bulan Februari 2008 Kota Kupang terutama dipicu oleh turunnya indeks harga tiga kelompok pengeluaran. Deflasi tertinggi terjadi pada kelompok Bahan Makanan diikuti kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar, dan kelompok Transport, Komunikasi, Jasa Keuangan .
Berita Resmi Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur No. 06/03/53/Th. XI, 3 Maret 2008
3
-0.70 0.51 -0.52 0.06 0.08 0.63 -0.44 -1.00 1.00 3.00 5.00 Bah an Ma kana n Ma kana n Jad i Peru ma han Sanda ng Kes ehata n Pen didik an Trans port Grafik 1.Inflasi/Deflasi Kelompok Pengeluaran Kota Kupang Bulan Februari 2008
Bahan Makanan
Setelah pada bulan Januari 2008 Kelompok Bahan Makanan mengalami kenaikan indeks harga sebesar 7,36 persen, pada bulan Februari 2008 kelompok ini mengalami penurunan indeks sebesar 0,70 persen dari 182,55 persen pada bulan Januari 2008 menjadi 181,27 persen pada bulan Februari 2008 dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,2531 persen.
Sub kelompok padi-padian, umbi-umbian, dan hasilnya mengalami penurunan indeks harga 0,42 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar -0,0529 persen. Komoditas yang mengalami penurunan harga adalah beras.
Sub kelompok daging dan hasil-hasilnya mengalami penurunan indeks sebesar 0,76 persen dengan andil -0,0358 persen. Komoditi yang mengalami penurunan harga adalah daging sapi.
Sub kelompok ikan segar mengalami penurunan indeks 0,23 persen dengan andil -0,0113. Komoditas yang mengalami penurunan harga seperti cumi-cumi, udang basah, dan ikan raja.
Sub kelompok ikan diawetkan mengalami kenaikan indeks sebesar 6,68 persen dengan andil 0,0222 persen dengan komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah ikan asin belah, ikan teri kering.
Sub kelompok telur, susu, dan hasil-hasilnya mengalami penurunan indeks 1,15 persen dengan andil -0,0181 seperti telur ayam ras.
Sub kelompok sayur-sayuran mengalami kenaikan indeks harga sebesar 3,82 persen dengan andil 0,1745 persen. Komoditi yang mengalami kenaikan harga antara lain tomat sayur, sawi putih, wortel, kol putih/kubis, kentang.
Sub kelompok kacang-kacangan juga mengalami penurunan indeks harga sebesar -12,04 persen dengan andil -0,1889 persen. Komoditi yang mengalami kenaikan harga adalah kacang tanah, tempe, dan tahu mentah.
Sub kelompok buah-buahan mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,85 persen dengan andil -0,0115 persen, dengan komoditas yang mengalami penurunan adalah jeruk, pisang, dan nanas.
Sub kelompok bumbu-bumbuan mengalami penurunan indeks harga sebesar 6,44 persen dengan andil -0,1519 persen. Komoditi yang mengalami penurunan harga adalah bawang merah, jahe, dan jeruk nipis.
Sub kelompok lemak dan minyak mengalami kenaikan indeks 1,06 persen dengan andil 0,0198 persen. Komoditi yang mengalami kenaikan harga adalah minyak goreng dan margarin.
Sub kelompok bahan makanan lainnya mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,87 persen dengan komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah kerupuk udang..
Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau
Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok, dan Tembakau pada bulan Februari 2008 mengalami kenaikan indeks sebesar 0,51 persen dari 151,70 pada bulan Januari 2008 menjadi 152,48 pada bulan Februari 2008, dengan andil 0,0494 persen.
4
Sub kelompok makanan jadi naik 0,55 persen dengan andil 0,0253 persen, dengan komoditi yang mengalami kenaikan harga adalah ikan bakar.
Sub kelompok minuman yang tidak beralkohol tidak mengalami perubahan indeks harga.
Sedangkan sub kelompok tembakau dan minuman beralkohol mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,85 persen dengan andil 0,0241. Komoditi yang mengalami kenaikan harga antara lain rokok putih dan bir.
Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar
Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas, dan Bahan Bakar mengalami penurunan indeks sebesar 0,52 persen dari 178,05 pada bulan Januari 2008 menjadi 177,13 pada bulan Februari 2008 dengan andil terhadap deflasi sebesar -0,1439 persen.
Sub kelompok biaya tempat tinggal mengalami kenaikan indeks sebesar 0,25 persen dengan andil 0,0420 persen. Barang yang mengalami kenaikan harga seperti semen, besi beton, seng, paku, cat tembok, dan kayu lapis.
Sub kelompok bahan bakar, penerangan, dan air turun 2,98 persen dengan andil inflasi -0,2076 persen dan komoditas yang mengalami penurunan adalah minyak tanah.
Sub kelompok perlengkapan rumah tangga mengalami kenaikan indeks 0,46 persen dengan andil 0,0087 persen dengan komoditas yang mengalami kenaikan adalah lemari pakaian.
Sub kelompok penyelenggaraan rumah tangga mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,66 persen dengan andil 0,0130 persen. Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain pembasmi nyamuk cair dan pembersih lantai.
S a n d a n g
Kelompok sandang mengalami kenaikan indeks sebesar 0,06 persen dari 132,59 pada bulan Januari 2008 menjadi 132,67 pada bulan Februari 2008 dengan andil sebesar 0,0026 persen.
Penyebab kenaikan indeks harga kelompok ini adalah naiknya harga emas perhiasan pada subkelompok barang pribadi dan sandang lainnya.
K e s e h a t a n
Kelompok kesehatan pada bulan Februari 2008 ini mengalami kenaikan indeks 0,08 persen dari 166,02 pada bulan Januari 2008 menjadi 166,15 pada bulan Februari 2008 dengan andil 0,0035 persen.
Kenaikan harga deodoran, pembersih/penyegar, dan shampo menjadi pemicu naiknya indeks harga kelompok ini.
Pendidikan, Rekreasi, dan Olah Raga
Kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga pada bulan Februari 2008 mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,63 persen dari 139,08 persen pada bulan Januari 2008 menjadi 139,95 persen pada bulan Februari 2008 dengan andil 0,0313 persen. Kenaikan indeks ini dipicu oleh kenaikan harga pensil hitam dan ballpoint.
Transpor, Komunikasi, dan Jasa Keuangan
Kelompok ini pada bulan Februari 2008 mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,44 persen yaitu dari 176,93 pada bulan Januari 2008 menjadi 176,16 pada bulan Februari 2008 dengan andil ---0,0547 persen terhadap deflasi. Penurunan tarif angkutan udara menjadi pemicu turunnya indeks harga kelompok ini dengan andil -0,0547 persen.
Tabel 2.
Berita Resmi Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur No. 06/03/53/Th. XI, 3 Maret 2008
5
Andil Kenaikan Indeks Kota Kupang Februari 2008 (2002=100) Kelompok/Sub kelompok IHK Februari 2008 Perubahan (%) Andil Inflasi (%) UMUM 170.47 -0.37 -0.3649 BAHAN MAKANAN 181.27 -0.70 -0.2531
Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 211.15 -0.42 -0.0529
Daging dan Hasil-hasilnya 168.35 -0.76 -0.0358
Ikan Segar 177.01 -0.23 -0.0113
Ikan Diawetkan 173.64 6.68 0.0222
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 131.37 -1.15 -0.0181
Sayur-sayuran 181.96 3.82 0.1745
Kacang –kacangan 168.25 -12.04 -0.1889
Buah –buahan 182.81 -0.85 -0.0115
Bumbu –bumbuan 153.95 -6.44 -0.1519
Lemak dan Minyak 162.44 1.06 0.0198
Bahan Makanan Lainnya 110.84 0.87 0.0008
MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK dan
TEMBAKAU 152.48 0.51 0.0494
Makanan Jadi 159.60 0.55 0.0253
Minuman yg Tidak Beralkohol 144.67 0.00 0.0000
Tembakau & Min Beralkohol 147.98 0.85 0.0241
PERUMAHAN 177.13 -0.52 -0.1439
Biaya Tempat Tinggal 181.55 0.25 0.0420
Bahan Bakar, Penerangan, Air 196.55 -2.98 -0.2076
Perlengkapan Rumahtangga 130.57 0.46 0.0087 Penyelenggaraan RT 146.65 0.66 0.0130 SANDANG 132.67 0.06 0.0026 Sandang Laki-laki 124.33 0.00 0.0000 Sandang Wanita 115.38 0.00 0.0000 Sandang Anak-anak 143.77 0.00 0.0000
Barang Pribadi & Sandang Lain 175.84 0.35 0.0026
KESEHATAN 166.15 0.08 0.0035
Jasa Kesehatan 360.41 0.00 0.0000
Obat-obatan 126.26 -0.02 -0.0001
Jasa Perawatan Jasmani 153.97 0.00 0.0000
Perawatan Jasmani &Kosmetik 116.67 0.19 0.0036
PENDIDIKAN, REKREASI dan OLAHRAGA 139.95 0.63 0.0313
Jasa Pendidikan 161.83 0.00 0.0000
Kursus-Kursus/Pelatihan 108.32 0.00 0.0000
Perlengkapan/Peralatan Pend 138.30 4.32 0.0313
Rekreasi 103.06 0.00 0.0000
Olahraga 126.28 0.00 0.0000
TRANSPOR, KOMUNIKASI, DAN JASA
KEUANGAN 176.16 -0.44 -0.0547
Transpor 195.98 -0.55 -0.0547
Komunikasi Dan Pengiriman 125.12 0.00 0.0000
Sarana & Penunjang Transpor 111.66 0.00 0.0000
Jasa Keuangan 167.13 0.00 0.0000
D. Perbandingan Antar Kota
6
a. Inflasi Beberapa Kota di Nusa Tenggara Timur
Tabel 3.
Perbandingan Inflasi di Beberapa Ibukota Kabupaten di NTT Tahun 2007
2007 Kota
Jan Peb Mar Apr Mei Juni Juli Ags Sep Okt Nov
1. Waikabubak 1,15 0,81 0,21 -0,12 0,10 0,46 0,94 0,37 0,30 1,10 - 2. Waingapu 0,96 0,26 -0,33 -0,16 - 0,18 0,11 0,15 0,20 1,52 1,79 3. Kupang 3,69 1.02 0,51 -0,02 -0,72 0,36 0,37 0,55 -0,02 0,43 - 4. So’E 3,18 3,81 4,24 4,70 5,20 5,72 6,26 6,83 7,42 8,02 9,17 5. Kefamenanu 3,06 0,72 0,18 -0,12 -0,06 0,26 0,83 2,10 0,96 0,53 0,57 6. Atambua - 0,17 0,13 - - - - - 5,07 0,25 2,63 7. Kalabahi - - - - - - - - - - - 8. Larantuka - - - - - - - - - - - 9. Maumere 0,60 2,08 - -1,55 - 0,03 - 0,65 - -0,29 - 10. Ende 0,80 0,94 1,10 -0,52 -0,40 0,37 0,86 0,47 1,29 0,97 1,12 11. Bajawa 0,19 -0,01 0,06 0,13 0,04 0,03 0,02 0,09 0,16 0,17 0,26 12. Ruteng - - - - - - - - - - -
- Data belum dikirim dari kabupaten
b. Inflasi Beberapa Kota di Kawasan Timur Indonesia (KTI)
Tabel 4.
IHK Dan Inflasi Kota Di Kawasan Timur Indonesia Bulan Desember 2007 – Februari 2008 (2002=100)
Kota IHK Desem. 2007 IHK Januari 2008 IHK Febru. 2008 Inflasi/deflasi Desember 2007 Inflasi/deflasi Januari 2008 Inflasi/deflasi Februari 2008 1 3 4 6 7 1. Jayapura 174,07 179.87 185.08 1,59 3.33 2.90 2. Mataram 151,04 153.61 155.28 1,63 1.70 1.09 3. Kupang 165,53 171.10 170.47 1,97 3.36 -0.37 4. Manado 155,91 156.07 155.62 1,69 0.10 -0.29 5. Denpasar 144,97 148.59 149.29 1,17 2.50 0.47 6. Ambon 143,87 149.48 152.22 1,05 3.90 1.83 7. Makasar 148,62 152.02 153.65 1,50 2.29 1.07 NASIONAL 155,50 158.26 159,29 1,10 1,77 0,65
Pada bulan Februari 2008, beberapa kota di Kawasan Timur Indonesia mengalami inflasi yakni tertinggi terjadi di Kota Jayapura (2,90 persen), diikuti Kota Ambon (1,83 persen), Kota Mataram (1.09), Kota Makasar (1,07), Kota Denpasar (0,47 persen), Sedangkan Kota Kupang mengalami deflasi sebesar -0,37 persen, dan diikuti Kota Manado sebesar -0.29 persen.
Berita Resmi Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur No. 06/03/53/Th. XI, 3 Maret 2008
7
Dari 45 Kota sampel IHK Nasional, 39 Kota menyalami inflasi dan 6 Kota mengalami deflasi termasuk Kota Kupang. Inflasi tertinggi dialami Kota Jayapura yakni sebesar 2,90 persen, sementara Kota Sampit mengalami deflasi tertinggi yakni -1,51 persen. Sampai dengan Februari 2008, inflasi point to point tertinggi terjadi di Kota Pangkal Pinang, yakni sebesar 6.48 persen, dan terendah terjadi di Kota Gorontalo sebesar -0.33 persen.
Tabel 5.
Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi/Deflasi 45 Kota Bulan Februari 2008 (2002=100)
Kota IHK Inflasi/
Deflasi
Feb. ’08 thd Des
‘07
Kota IHK Inflasi/
Deflasi
Feb. ’08 thd Des
‘07
Lhokseumawe 163.58 1.74 3.66 Jember 158.99 0.30 2.44
Banda Aceh 208.85 1.98 4.28 Kediri 155.13 0.30 1.96
P. Sidempuan 170.31 2.67 3.89 Malang 154.46 0.40 2.58 Sibolga 164.06 0.47 2.98 Surabaya 154.28 0.65 2.04 P. Siantar 159.86 0,96 2.09 Serang/Cilegon 162.25 1.72 3.63 Medan 166.17 0.20 1.29 Denpasar 149.29 0.47 2.98 Padang 164.90 1.99 2.88 Mataram 155.28 1.09 2.81 Pekanbaru 168.48 1.30 3.09 Kupang 170.47 -0.37 2.98 Batam 141.84 1.14 2.07 Pontianak 156.44 0.77 2.39 Jambi 166.24 0.45 1.06 Sampit 151.68 -1.51 2.39 Palembang 172.39 0.35 1.26 Palangkaraya 160.41 -0.25 4.76 Bengkulu 161.96 0.51 2.09 Banjarmasin 167.56 0.37 3.27 B. Lampung 161.92 1.42 2.11 Balikpapan 165.26 1.05 2.21
Pangkal Pinang 164.44 2.07 6.48 Samarinda 163.65 0.00 2.50
Jakarta 155.30 0.29 2.66 Manado 155.62 -0.29 -0.19 Tasikmalaya 168.99 0.95 2.36 Palu 168.27 0.24 1.80 Bandung 161.43 0.80 2.19 Makasar 153.65 1.07 3.38 Cirebon 153.12 0.83 2.59 Kendari 172.52 -0.07 1.87 Purwokerto 153.66 0.71 2.13 Gorontalo 155.37 -0.96 -0.33 Surakarta 143.61 0.89 2.37 Ambon 152.22 1.83 5.80 Semarang 161.13 1.44 2.67 Ternate 164.89 1.18 2.90 Tegal 161.29 0.58 2.13 Jayapura 185.08 2.90 6.32 Yogyakarta 166.75 1.01 2.28 Nasional 159,29 0,65 2,44 Tabel 6.
8
Urutan Andil Inflasi/deflasi per Jenis Barang dan Jasa Bulan Februari 2008 No Jenis Barang/Jasa Andil Inflasi (%) No Jenis Barang/Jasa Andil Inflasi (%) 1 2 3 4 5 6
1 Tomat sayur 0.0662 37 Susu kental manis 0.0005
2 Sawi putih 0.0555 38 Cat tembok 0.0003
3 Wortel 0.0354 39 Pembersih lantai 0.0002
4 Cabe merah 0.0254 40 Margarine 0.0001
5 Pensil hitam 0.0243 41 Obat sakit kepala -0.0001 6 Ikan teri kering 0.0235 42 Hand body lotion -0.0006
7 Semen 0.0221 43 Kayu lapis 0.0008
8 Ikan bakar 0.0215 44 Buncis -0.0011
9 Minyak goreng 0.0197 45 Ikan asin belah -0.0013
10 Kubis 0.0150 46 Bawang merah -0.0015
11 Kentang 0.0145 47 Cumi-cumi -0.0016
12 Tepung terigu 0.0142 48 Jeruk -0.0020
13 Anggur 0.0139 49 Kacang tanah -0.0025
14 Besi beton 0.0136 50 Jahe -0.0034
15 Sabu deterjen bubuk 0.0120 51 Ketimun -0.0040
16 Buah pinang 0.0118 52 Udang basah -0.0065
17 Daging ayam ras 0.0091 53 Ikan raja -0.0068
18 Lemari pakaian 0.0087 54 Labu parang/manis -0.0070
19 Roko putih 0.0081 55 Pisang -0.0083
20 Lilin 0.0070 56 Nanas -0.0151
21 Gas elpiji 0.0068 57 Jeruk nipis -0.0220
22 Susu bubuk 0.0064 58 Telur ayam ras -0.0250
23 Ballpoint 0.0064 59 Daging sapi -0.0455
24 Seng 0.0046 60 Angkutan udara -0.0547
25 Bir 0.0042 61 Beras -0.0676
26 Dendeng 0.0038 62 Tahu mentah -0.0751
27 Ikan tongkol 0.0036 63 Tempe -0.1113
28 Emas perhiasan 0.0026 64 Cabe rawit -0.1504
29 Deodoran 0.0026 65 Minyak tanah -0.2214
30 Paku 0.0022
31 Kerupuk udang 0.0008
32 Pembasmi nyamuk cair 0.0008
33 Pembersih/penyegar 0.0008
34 Shampoo 0.0008
35 Hati sapi 0.0006
Berita Resmi Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur No. 06/03/53/Th. XI, 3 Maret 2008
9
Informasi lebih lanjut hubungi:
Ir. Poltak Sutrisno Siahaan Kepala BPS Nusa Tenggara Timur
Telp (0380) 826289,821755, e-mail : [email protected]