• Tidak ada hasil yang ditemukan

KABUPATEN BANJARNEGARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KABUPATEN BANJARNEGARA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Februari 2016

No.02/X/16. FEBRUARI 2016

BULAN JANUARI 2016 KOTA BANJARNEGARA MENGALAMI INLASI 0,48 PERSEN

Penghitungan IHK Banjarnegara sudah menggunakan tahun dasar 2012 (2012=100)

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Januari 2016 secara umum menunjukan adanya kenaikan. Pada bulan Januari 2016 terjadi Inflasi sebesar 0,48 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 120,26 pada bulan Desember 2015 menjadi 120,26 pada bulan Januari 2016. Laju inflasi tahun kalender Januari 2016 sebesar 0,48 persen dan laju inflasi year on year ( Januari 2015 terhadap Januari 2016 ) sebesar 3,84 persen.

Inflasi ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks pada beberapa komoditas di dalam kelompok penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banjarnegara. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan Januari 2016 di antaranya adalah ayam hidup, daging ayam ras, telur ayam ras, kacang panjang, kentang, cabe hijau, tauge/kecambah, kacang tanah, salak, bawang merah, kemiri, ketumbar, cabe merah, sate, paku, besi beton, keramik, sewa rumah, tempat tidur, emas perhiasan, tarif rumah sakit, deodorant dan pakaian olahraga.

Pada bulan Januari 2016 Banjarnegara terjadi Inflasi sebesar 0,48 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 120,83. Dari 6 Kota IHK di Jawa Tengah semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Cilacap sebesar 0,76 persen dengan IHK 125,32 dan inflasi terendah terjadi di Semarang sebesar 0,39 persen dengan IHK 122,25.

Inflasi di Banjarnegara terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok bahan makanan sebesar 2,57 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,07 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,40 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau sebesar 0,21 persen; kelompok sandang sebesar 0,10 persen; dan kelompok pendidikan,rekreasi dan olah raga sebesar 0,02 persen . Sedangkan kelompok mengalami penurunan indeks harga pada bulan Januari 2016 yaitu kelompok transportasi dan komunikasi sebesar -1,63 persen.

Laju inflasi tahun kalender ( Januari 2016) sebesar 0,48 persen dan laju inflasi year on year (Januari 2015 terhadap Januari 2016) sebesar 3,84 persen.

(2)

2

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Februari 2016

Tabel I

Laju Inflasi Banjarnegara Januari 2016, Tahun Kalender 2016 Dan Year on Year Menurut Kelompok Pengeluaran (2012=100)

Kelompok Pengeluaran IHK Jan 2015 IHK Des 2015 IHK Jan 2016 Inflasi Des 2015 (1) Laju Inflasi Kalender 2015 (2) Inflasi Tahun ke Tahun (3) (1) (2) (3) (3) (4) (5) (6) Umum 116,37 120,26 120,83 0,48 0,48 3,84 1. Bahan Makanan 106,48 109,48 112,29 2,57 2,57 5,46 2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 109,05 114,50 114,74 0,21 0,21 5,23 3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 112,18 114,68 115,14 0,40 0,40 2,64 4. Sandang 109,57 112,11 112,22 0,10 0,10 2,42 5. Kesehatan 109,24 112,67 115,00 2,27 2,27 5,28 6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 108,50 110,58 110,60 0,02 0,02 1,94 7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

Keuangan 120,05 125,24 122,95 -1,83 -1,83 2,41

1) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2016 terhadap bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2016 terhadap bulan Desember 2015 3) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2016 terhadap bulan Januari 2015

Tabel 2

Sumbangan Kelompok Pengeluaran Terhadap Inflasi Banjarnegara (2012=100) Januari 2016 (persen)

Kelompok Pengeluaran Andil Inflasi (persen)

(1) (2)

Umum 0,48

1. Bahan Makanan 0,49

2. Makanan Jadi,Minuman,Rokok dan

Tembakau 0,05

3. Perumahan,Air,Listrik,Gas & Bahan

Bakar 0,09

4. Sandang 0,01

5. Kesehatan 0,13

6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga 0,00

7.Transportasi, Komunikasi dan Jasa

(3)

3

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Februari 2016

Perkembangan inflasi secara nasional dan 6 kota sampel IHK di Jawa Tengah memperlihatkan kondisi sebagai berikut: Purwokerto mengalami inflasi sebesar 0,57 persen, Cilacap mengalami Inflasi sebesar 0,76 persen, Semarang Inflasi sebesar 0,39 persen, Kudus mengalami Inflasi sebesar 0,44 persen, Surakarta inflasi sebesar 0,52 persen dan Tegal inflasi sebesar 0,62 persen. Secara Nasional pada bulan Januari 2016 terjadi Inflasi 0,51 persen dengan Indeks Harga Konsumen 123,02.

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional Desember 2015 (persen)

Nama Kota Inflasi Desember 2015 (persen)

(1) (2) 1. Semarang 0,39 2. Banjarnegara 0,48 3. Purwokerto 0,57 4. Cilacap 0,76 5. Tegal 0,62 6. Kudus 0,44 7. Surakarta 0,52 N A S I O N A L 0,51 Grafik 1

Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional Januari 2016 (persen)

PERBANDINGAN INFLASI 6 KOTA IHK, BANJARNEGARA DAN

NASIONAL BULAN JANUARI 2016

(4)

4

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Februari 2016

1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2016 mengalami Inflasi sebesar 2,57 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,49 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 109,49 pada Desember 2015 menjadi 112,29 pada Januari 2016. Dari 11 subkelompok dalam kelompok bahan makanan, enam subkelompok diantaranya mengalami inflasi dan lima subkelompok tidak mengalami perubahan. Subkelompok yang mengalami Inflasi atau kenaikan harga tertinggi adalah subkelompok bumbu-bumbuan sebesar 8,93 persen; subkelompok telur,susu dan hasil-hasilnya sebesar 6,50 persen dan subkelompok daging dan hasil-hasilnya sebesar 4,79 persen.

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 memberikan sumbangan Inflasi sebesar 0,49 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan Inflasi pada kelompok bahan makanan antara lain bawang merah sebesar 0,26 persen, telur ayam ras sebesar 0,10 persen, tauge/kecambah sebesar salak sebesar 0,03 persen, cabe merah sebesar 0,02 persen dan cabai hijau sebesar 0,02 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan Desember 2015 mengalami inflasi sebesar 0,21 persen dengan andil inflasi sebesar 0,05 persen atau terjadi kenaikan indeks 114,50 pada bulan Desember 2015 menjadi 114,74 pada bulan Januari 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok makanan jadi sebesar 0,39 persen dengan andil inflasi sebesar 0,05 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah sate. 3. Perumahan, Air,Listrik dan Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami Inflasi sebesar 0,40 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan indeks 114,67 pada bulan Desember 2015 menjadi 115,14 pada bulan Januari 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau Inflasi adalah perlengkapan rumah tangga sebesar 0,05 persen dengan andil inflasi sebesar 0,001 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada subkelompok ini adalah tempat tidur. 4. Sandang

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi sebesar 0,10 persen dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 112,11 pada bulan Desember 2015 menjadi 112,22 pada bulan Januari 2016.

(5)

5

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Februari 2016

Subkelompok yang mengalami penurunan indeks adalah barang pribadi dan sandang lainnya sebesar 0,35 persen dengan andil inflasi sebesar 0,001 persen.

Komoditas yang mengalami penurunan harga pada subkelompok ini adalah emas perhiasan. 5. Kesehatan

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami kenaikan inflasi sebesar 2,07 persen dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 112,67 pada bulan Desember 2015 menjadi 115,00 pada bulan Januari 2016.

Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks atau inflasi adalah subkelompok jasa kesehatan sebesar 4,73 persen dengan andil inflasi sebesar 0,13 persen dan perawatan jasmani dan kosmetik sebesar 0,05 persen dengan andil inflasi sebesar 0,001 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah tarif rumah sakit dan deodorant. 6. Pendidikan,Rekreasi dan Olahraga

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami inflasi sebesar 0,02 persen dengan andil Inflasi sebesar 0,001 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 110,58 pada bulan Desember 2015 menjadi 110,60 pada bulan Januari 2016.

Subkelompok yang mengalami penurunan indeks atau deflasi adalah subkelompok olahraga sebesar 1,19 persen dengan andil terhadap Inflasi sebesar 0,0014 persen.

Komoditas yang mengalami kenaikan indeks harga adalah pakaian olahraga. 7. Transport,Komunikasi dan Jasa Keuangan

Kelompok ini pada bulan Januari 2016 mengalami deflasi sebesar -1,83 persen dengan andil Inflasi sebesar -0,029 persen atau terjadi penurunan indeks dari 125,24 pada bulan Desember 2015 menjadi 122,95 pada bulan Januari 2016.

Subkelompok yang mengalami penurunan indeks atau deflasi adalah subkelompok transport sebesar -2,57 persen dengan andil terhadap Inflasi sebesar -0,29 persen.

(6)

6

Berita Resmi Statistik Kabupaten Banjarnegara Th.X Februari 2016

INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DAN PERUBAHANNYA DIRINCI MENURUT KELOMPOK/SUB KELOMPOK PENGELUARAN

DI KABUPATEN BANJARNEGARA BULAN JANUARI 2016 (2012 = 100)

Kelompok dan Sub Kelompok

IHK Perubah-an (%) Andil Inflasi (%) Tahun Kalender 2015 Y o Y (Jan'16 Thd Jan'15 ) Desember 2015 Januari 2016 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) UMUM 120,260 120,834 0,48 0,48 0,48 3,84 I. BAHAN MAKANAN 109,478 112,288 2,57 0,49 2,57 5,46

1. Padi-padian, umbi-umbian & hasilnya 105,135 105,135 0,00 0,00 0,00 2,96

2. Daging dan hasilnya 107,821 112,951 4,76 0,15 4,76 4,64

3. Ikan segar 107,727 107,727 0,00 0,00 0,00 0,00

4. Ikan diawetkan 122,072 122,072 0,00 0,00 0,00 2,09

5. Telur, susu dan hasilnya 112,619 119,941 6,50 0,10 6,50 4,16

6. S a y u r a n 127,211 129,613 1,89 0,02 1,89 8,72

7. Kacang-kacangan 119,305 119,427 0,10 0,00 0,10 14,04

8. Buah-buahan 106,382 107,839 1,37 0,03 1,37 -0,66

9. Bumbu-bumbuan 122,242 133,153 8,93 0,19 8,93 36,58

10. Lemak dan minyak 81,934 81,934 0,00 0,00 0,00 -17,66

11. Bahan Makanan Lainnya 129,471 129,471 0,00 0,00 0,00 1,14

II. MAKANAN JADI, MINUMAN, 114,501 114,746 0,21 0,05 0,21 5,23

ROKOK DAN TEMBAKAU

1. Makanan jadi 107,424 107,846 0,39 0,05 0,39 2,68

2. Minuman tak beralkohol 137,283 137,283 0,00 0,00 0,00 9,36

3. Tembakau & minuman beralkohol 115,080 115,080 0,00 0,00 0,00 7,69

III. P E R U M A H A N 114,676 115,139 0,40 0,09 0,40 2,64

1. Biaya tempat tinggal 116,694 117,389 0,60 0,09 0,60 1,96

2. Bahan bakar, penerangan & Air 107,691 107,691 0,00 0,00 0,00 0,00

3. Perlengkapan rumah tangga 111,184 111,237 0,05 0,00 0,05 4,66

4. Penyelenggaraan rumah tangga 117,028 117,028 0,00 0,00 0,00 12,62

IV. S A N D A N G 112,113 112,220 0,10 0,01 0,10 2,42 1. Sandang laki-laki 119,544 119,544 0,00 0,00 0,00 3,39 2. Sandang wanita 117,772 117,772 0,00 0,00 0,00 4,19 3. Sandang anak-anak 113,111 113,111 0,00 0,00 0,00 2,40

4. Barang pribadi & sandang lainnnya 102,344 102,700 0,35 0,01 0,35 0,16

V. KESEHATAN 112,669 115,004 2,07 0,13 2,07 5,28

1. Jasa Kesehatan 102,551 107,406 4,73 0,13 4,73 4,73

2. Obat-obatan 119,887 119,887 0,00 0,00 0,00 5,36

3. Jasa Perawatan Jasmani 147,468 147,468 0,00 0,00 0,00 8,63

4. Perawatan Jasmani dan kosmetik 121,057 121,120 0,05 0,00 0,05 5,66

VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN 110,582 110,602 0,02 0,00 0,02 1,94

OLAH RAGA 1. Jasa Pendidikan 116,261 116,261 0,00 0,00 0,00 5,18 2. Kursus-kursus/Pelatihan 100,462 100,462 0,00 0,00 0,00 0,00 3. Perlengkapan/Peralatan Pddk 111,400 111,400 0,00 0,00 0,00 0,37 4. Rekreasi 109,527 109,527 0,00 0,00 0,00 0,51 5. Olah Raga 109,760 111,063 1,19 0,00 1,19 1,59 VII. TRANSPORTASI 125,240 122,947 -1,83 -0,29 -1,83 2,41 1. Transport 136,540 133,031 -2,57 -0,29 -2,57 3,08

2. Komunikasi & Pengiriman 100,259 100,259 0,00 0,00 0,00 0,20

3. Sarana & Penunjang Transport 114,092 114,092 0,00 0,00 0,00 2,53

Gambar

Tabel 3. Perbandingan Inflasi 6 Kota IHK di Jawa Tengah,Banjarnegara dan Nasional  Desember  2015 (persen)

Referensi

Dokumen terkait

Kelompok bahan makanan pada bulan Oktober 2015 mengalami deflasi sebesar 1,93 persen dengan andil deflasi sebesar 0,37 persen atau terjadi penurunan indeks dari 109,17 pada

Sumbangan andil inflasi selama bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2015 terbesar terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 8,0617 persen, sedangkan mengalami

Inflasi di Banjarnegara terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks kelompok transportasi sebesar 0,82 persen; kelompok bahan makanan sebesar

Sementara komponen harga diatur pemerintah juga memberikan andil deflasi sebesar 0,14 persen, juga berlawan arah dengan bulan sebelumnya yang memberikan andil inflasi sebesar

Bulan Desember 2014 semua kelompok komoditas memberikan andil inflasi dengan besaran andil masing-masing sebagai berikut : kelompok bahan makanan sebesar 0,87 persen; kelompok

Beberapa komoditas di Kota Banda Aceh yang mengalami kenaikan harga pada bulan Desember 2015 antara lain adalah Daging Ayam Ras dengan andil sebesar 0,1315 persen, Sewa Rumah sebesar

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2017 mengalami inflasi sebesar 0,76 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 133,03 pada bulan Desember 2016 menjadi 134,04 pada bulan

Kelompok bahan makanan pada bulan Januari 2013 mengalami inflasi sebesar 0.43 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 167.38 pada bulan Desember 2012 menjadi 168.10 pada