**
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN
BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN CILOTO TAHUN 2010-2014
BADAN PPSDM KESEHATAN KEMENKES RI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN CILOTO
CIANJUR – JAWA BARAT
2011
KATA PENGANTAR
Assalaamu’alaikum, wr.wb.
Alhamdulillah, kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan rakhmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Rencana Program dan Kegiatan (RPK) Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto Tahun 2010-2014.
Penyusunan RPK ini telah diupayakan untuk dapat melibatkan semua pemangku kepentingan baik yang berada di dalam maupun di luar lingkungan BBPK Ciloto. RPK ini digunakan sebagai acuan bagi BBPK Ciloto dalam penyelenggaraan diklat serta pengembangan SDM kesehatan dan masyarakat. Dalam pembahasan RPK kami merujuk kepada hasil RPJMN I tahun 2005-2009, target dan sasaran RPJMN II tahun 2010-2014, hasil Riskesdas tahun 2007 dan hasil evaluasi terhadap pencapaian target dan sasaran MDGs tahun 2015.
Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerjasama yang baik kepada tim penyusun RPK ini dan semua pihak terkait.
Kami menyadari RPK ini masih terdapat kekurangan, walaupun telah diupayakan dengan baik. Oleh karena itu, saran dan masukan sangat kami harapkan guna perbaikan di masa yang akan datang.
Akhirnya semoga RPK dapat bermanfaat, khususnya bagi BBPK Ciloto, dan bagi semua pihak terkait pada umumnya.
Wassalaamu’alaikum wr wb.
Ciloto, April 2010 Kepala,
Dr. HR. Wisnu Hidayat, M.Sc.
NIP. 195412281978101001 Foto pak
wisnu
DAFTAR ISTILAH - SINGKATAN
AIDS : Acquired Immuno Deficiency Syndrome AKB : Angka Kematian Bayi
AKD : Analisis Kebutuhan Diklat
AKI : Angka Kematian Ibu
Aliansi : Kumpulan perserorangan, kelompok atau organisasi yang
memiliki sumber daya (sarana, prasarana, dana, kehalian, akses, pengaruh, informasi ) yang bersedia dan kemudian telibat aktif mengambil peran atau menjalankan fungsi dan tugas tertentu dalam suatu rangkaian kegiatan yang terpadu. Dengan kata lain aliansi adalah suatu jaringan kerja (networking) antar lintas yang memiliki keahlian dan sumber daya berbeda namun memiliki komitmen dan agenda yang sejalan.
BBPK : Balai Besar Pelatihan Kesehatan
BPPSDMK : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Center of excellence : Pusat pembelajaran terbaik
Good Governance : Tata kelola pemerintahan yang baik, dengan prinsip transparansi dan akuntabel
EPP : Evaluasi Pasca Pelatihan HIV : Human Immunodeficiency Virus Knowledge
Creationpreservation : Pengembangan-penelaahan-penyebarluasan ilmu -dissemination
LAKIP : Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah MDGs : Millenium Development Goals
MoU : Memorandum Of Understanding
MoA : Memorandum Of Aceptance
NAPZA : Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya PNBP : Penerimaan Negara Bukan Pajak
Renstra : Rencana Strategis Riskesdas : Riset Kesehatan Dasar
RPJMN : Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional RPK : Rencana Program dan Kegiatan
SDKI : Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia
SDM : Sumber Daya Manusia
SOP : Standard Operational Procedure
TB : Tuberculosa
UKBM : Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat
DAFTAR ISI
Hal.
KATA PENGANTAR i
DAFTAR SINGKATAN ii
DAFTAR ISI iii
BAB I VISI, MISI, NILAI 1
A. Visi ... 1
B. Misi ... 2
C. Nilai ... 2
BAB II TUJUAN, FALSAFAH DAN MOTTO 3 A. Tujuan ... 3
B. Falsafah ... 3
C. Motto ... 5
BAB III PERMASALAHAN DAN RENCANA KEGIATAN 6 A. Analisis Situasi ... 6
B. Isu Strategis ... 7
C. Strategi ... 9
D. Rencana Kegiatan ... 11
BAB IV SISTEM AKUNTABILITAS 12 A. Monitoring dan Evaluasi ... 12
B. Formulir Monitoring dan Evaluasi ... 12
BAB V PENUTUP 14
LAMPIRAN
Lampiran 1 Rencana Kegiatan BBPK Ciloto 2010-2014 Lampiran 2 Form monitoring dan evaluasi RPK
BAB I
VISI, MISI DAN NILAI
A. Visi
“Menjadi Institusi Diklat Berstandar Internasional bagi Aparatur dan Tenaga Kesehatan.”
Uraian lengkap Visi adalah :
Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto memiliki tradisi panjang sebagai pusat pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi aparatur dan tenaga kesehatan baik di wilayah kemitraan maupun nasional. BBPK Ciloto merupakan tempat terpilih bagi
mereka yang akan mengembangkan kompetensi dan
profesionalismenya terutama di bidang kesehatan. Untuk itu sudah selayaknya BBPK Ciloto mengembangkan diri menjadi wahana kediklatan berstandar Internasional.
B. M I S I
1. Menyelenggarakan Diklat Aparatur dan Tenaga Kesehatan yang Bermutu.
2. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Kediklatan.
3. Menerapkan Tata Kelola Kediklatan yang Bersih.
C. NILAI
Nilai yang menjiwai pelayanan di BBPK Ciloto :
Bekerja adalah Ibadah, Ikhlas dalam Merengkuh Capaian.
BAB II
TUJUAN DAN FALSAFAH
A. Tujuan
1. Terselenggaranya diklat aparatur dan tenaga kesehatan yang bermutu.
2. Terwujudnya aparatur dan tenaga kesehatan yang kompeten.
3. Terwujudnya tata kelola diklat yang bersih.
4. Terciptanya kurikulum diklat yang sesuai kebutuhan pelanggan.
5. Terwujudnya jejaring dan aliansi diklat berskala nasional dan internasional.
B. Falsafah
“...Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum, sehingga
mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri...”
(Q.S. Ar Ra’d : 11)”.
Penjelasan :
“Bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk terus berusaha mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat serta mewajibkan kepada manusia untuk senantiasa berusaha meningkatkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupannya dalam menjalankan kewajibannya ke arah yang lebih baik”.
BBPK Ciloto merupakan UPT di lingkungan Badan PPSDM, sebagai salah satu institusi diklat untuk meningkatkan kualitas kehidupan khususnya bagi insan kesehatan. Untuk itu BBPK Ciloto dalam menjalankan kegiatannya mempunyai falsafah yang merupakan perwujudan dari pemenuhan dasar kebutuhan mengembangkan diri (actualization needs) dan profesionalisme, seperti diamanatkan dalam UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Dengan demikian falsafah yang dianut di BBPK Ciloto adalah:
1. Memberi pelayanan kediklatan yang bermutu kepada aparatur dan tenaga kesehatan dengan dilandasi dedikasi yang luhur, berpihak pada kepentingan pelanggan, dan dapat dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Khalik.
2. Menjalankan tugas adalah perwujudan responsif dari pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri untuk memberikan kepuasan pelanggan dan institusinya serta masyarakat. Semuanya merupakan amal ibadah yang tidak terukur nilainya.
3. Pengelola diklat yang terlibat dalam peningkatan profesionalisme adalah hamba Tuhan Yang Maha Kuasa secara bersama-sama berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan good-governance secara total, menuju perubahan perilaku-kinerja pelanggan sebagai aparatur dan tenaga kesehatan yang kompeten.
C. MOTTO
Utama dalam Kualitas, Prima dalam Pelayanan
4. Profesionalisme aparatur adalah unsur mutlak yang merupakan salah satu komponen keberhasilan menuju kelembagaan pemerintahan yang memiliki ciri good-governance. Oleh karena itu pendampingan terus menerus dari BBPK Ciloto terhadap para alumninya adalah unsur kemutlakan sebagai ukuran akuntabilitas BPPK Ciloto.
BAB III
PERMASALAHAN DAN RENCANA KEGIATAN
A. Analisis Situasi
Masalah kesehatan semakin penting ditangani dengan segala dampaknya, bukan saja terkait dengan keadaan perbaikan masalah kesehatan lokal yang melambat, tetapi juga berkembang ke arah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat terkait berbagai faktor resiko global di luar sektor kesehatan, misalnya tekanan sosial ekonomi, urbanisasi-globalisasi, dan penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) yang semakin gencar di tengah masyarakat.
Lebih lanjut sistem pelayanan kesehatan masih jauh dari harapan, terutama berkaitan dengan kualitas tenaga kesehatan dan distribusinya. Kualitas tenaga kesehatan yang rendah tersebut berkaitan dengan fungsi kediklatan yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan profesionalisme mereka.
Kementerian Kesehatan RI dalam Rencana Strategis 2010–2014 telah menetapkan arahan yang jelas bahwa kompetensi tenaga kesehatan menjadi prioritas selama 5 tahun ke depan. Di dalamnya termasuk upaya standarisasi kelembagaan kediklatan kesehatan dan sertifikasi-akreditasi tenaga kesehatan.
Untuk mengantisipasi hal-hal di atas dan untuk pengembangan kediklatan yang sesuai dengan harapan pelanggan, BBPK Ciloto perlu menyusun RPK Kegiatan BBPK Ciloto 2010-2014 dengan memperhatikan dinamika perkembangan internal dan eksternal.
B. Isu Strategis
1. Berdasarkan hasil Evaluasi tahun 2009 terhadap Pencapaian target dan sasaran yang ditetapkan dalam MDGs (Millenium Development Goals) untuk beberapa indikator kesehatan di lndonesia masih belum menggembirakan.
Demikian juga halnya di 6 wilayah mitra (Propinsi Jawa Barat, Lampung, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Riau) BBPK Ciloto. Target dimaksud yaitu penanganan AKI, AKB, HIV/AIDS, Malaria dan TB masih belum sesuai harapan.
2. Gambaran epidemiologis kesehatan dan gizi di 6 wilayah mitra BBPK Ciloto masih menunjukkan perbaikan yang belum menggembirakan seperti tergambar dalam hasil Riskesdas 2007.
3. Hal ini menunjukkan bahwa tidak saja faktor resiko epidemilogis di luar sektor kesehatan yang semakin luas dan berperan, tetapi juga karena kesiapan institusi pelaksana pembangunan kesehatan cenderung melambat terutama dalam penyiapan Tenaga Kesehatan yang profesional.
4. Oleh karena itu BBPK harus mengambil peran utama sebagai center of excellence untuk mengawal penerapan good-governance yang efektif di wilayah mitra maupun nasional. Secara khusus BBPK Ciloto seharusnya berfungsi sebagai lembaga yang terlibat dalam pengembangan model-model pelayanan kesehatan yang efektif, sehingga fungsi knowledge creation- preservation-dissemination menjadi semakin strategis ke masa depan.
5. Hal tersebut diatas terlihat pada penyiapan tenaga kesehatan di pelayanan kesehatan dasar dan rujukan yang masih belum terencana dengan baik.
Tantangan ini seharusnya segera diantisipasi oleh semua kelembagaan kediklatan termasuk oleh BBPK Ciloto. Gambaran kualitas tenaga kesehatan di wilayah mitra BBPK Ciloto juga menunjukkan gambaran yang belum memuaskan.
6. Lebih jauh pemberdayaan masyarakat amat tertinggal dalam 5 tahun terakhir karena tidak lagi menjadi prioritas pembangunan kesehatan. UKBM menunjukkan gambaran menurun, termasuk kader kesehatan yang tidak terbina. Selayaknya BBPK Ciloto memfokuskan kepada upaya memprioritaskan upaya promotif dan preventif. Pada sisi lain, Indonesia sedang terlibat di dalam pasar global termasuk standarisasi kediklatan secara regional. Dengan demikian seharusnya BBPK Ciloto memiliki standar global.
7. Keunggulan BBPK Ciloto dalam kediklatan adalah di bidang program penanggulangan NAPZA. Program unggulan tersebut sangat relevan dengan program penanggulangan HIV-AIDS. Hasil pemantauan pencapaian HIV- AIDS dalam program MDGs masih belum memenuhi harapan. Oleh karena itu seharusnya BBPK Ciloto membenahi kediklatan bidang ini termasuk memperluas jenis-jenis pelatihan di bidang penanggulangan NAPZA yang berkaitan erat dengan penanggulangan HIV-AIDS meliputi kebijakan, manajemen dan pemberdayaan.
8. Masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) terkait salah satunya dengan ketidakmampuan provider kesehatan memahami kebutuhan ibu hamil termasuk pertimbangan dalam pemanfaatan dukun beranak untuk kepentingan penurunan AKI.
C. Strategi
Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, maka semua program dan sumber daya yang tersedia diarahkan untuk mendukung strategi BBPK Ciloto yang mengarah kepada penanganan isu strategi di atas, yaitu :
1. Menyelenggarakan pelatihan yang fokus pada target dan sasaran MDGs.
Tujuan :
a. Menyiapkan aparatur dan tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi dalam melaksanakan tugas kesehariannya.
b. Menyiapkan aparatur dan tenaga kesehatan yang dapat memenuhi kebutuhan pelayanan dan pelanggan kesehatan.
c. Melaksanakan kalakarya.
d. Memfasilitasi pendampingan alumni di institusi tempat bekerja.
2. Meningkatkan mutu penyelenggaraan diklat.
Tujuan :
a. Memberikan pelayanan prima kepada pelanggan.
b. Memberikan pengetahuan yang terkini, memberi contoh perilaku dan mengajarkan keterampila.
c. Melaksanakan diklat yang efektif-efisien.
3. Meningkatkan tata kelola kediklatan yang bersih Tujuan :
a. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan sumber daya yang tersedia.
b. Meningkatkan profesionalisme pengelola diklat.
c. Meningkatkan mutu pelaksanaan diklat.
d. Mewujudkan penataan struktur administrasi dan penempatan SDM yang profesional.
e. Menyediakan SDM yang fleksibel sesuai kebutuhan.
f. Melakukan penilaian kinerja secara obyektif dan dapat diterima.
g. Menerapkan sistem insentif berbasis kinerja.
h. Melakukan penataan sistem keuangan yang bersih dan tansparan.
4. Meningkatkan jejaring dan aliansi yang saling menguntungkan dengan pemangku kepentingan.
Tujuan :
a. Mendapatkan pasokan sumber daya yang terbaik.
b. Menyelenggarakan berbagi pengetahuan dan informasi terkini (knowledge management).
c. Meningkatkan ekstensifikasi dan intensifikasi fungsi BBPK Ciloto sebagai sentra diklat nasional.
d. Mengembangkan kerjasama dengan UPT kesehatan lain.
e. Melaksanakan kerjasama bidang pendidikan dan pelatihan dan lainnya termasuk perluasan pelayanan kediklatan.
5. Meningkatkan ketersediaan anggaran diklat.
Tujuan :
a. Mengembangkan sarana dan prasarana penunjang diklat.
b. Meningkatkan cakupan jenis dan jumlah pelatihan.
c. Meningkatkan mutu pelayanan kepada pelanggan.
d. Meningkatkan jumlah pelanggan.
e. Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
f. Meningkatkan kenyamanan bekerja bagi pengelola diklat.
D. Rencana Kegiatan
BBPK Ciloto telah menyusun serangkaian rencana kegiatan untuk menunjang strategi yang telah ditetapkan dengan mengacu kepada program kegiatan oleh Badan PPSDM Kesehatan yaitu:
1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan a. Perencanaan dan evaluasi Diklat
b. Pelaksanaan Diklat
2. Pengembangan dan Pengendalian Mutu a. Pengkajian dan Pengembangan
b. Pengendalian Mutu
3. Penyelenggaraan Ketatausahaan a. Penyelenggaraan Keuangan b. Penyelenggaraan Urusan Umum
Rincian rencana kegiatan yang terdiri dari : nama kegiatan, output, indikator, target, sasaran dan penanggung jawab selama kurun waktu 2010-2014 tercantum dalam lampiran 1.
BAB IV
SISTEM AKUNTABILITAS
Akuntabilitas adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan menerangkan kinerja BBPK Ciloto dalam penggunaan wewenang yang diberikan, penggunaan sumber daya yang ada, target dan sasaran yang telah dicapai terhadap penggunaan wewenang dan sumberdaya tersebut kepada pihak yang memiliki hak atau kewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban.
Sistem Akuntabilitas BBPK Ciloto dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi program selama periode 2010-2014. Sistem akuntabilitas ini digunakan sebagai alat monitoring dan evaluasi kinerja organisasi pada kurun waktu tersebut.
A. Monitoring dan Evaluasi
Dalam Sistem Akuntabilitas, dilakukan monitoring dan evaluasi implementasi program dan kegiatan secara terus menerus dan bertahap mulai tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. Penanggung jawab kegiatan harus menyusun rencana implementasi dan mengimplementasikannya sesuai tahapan-tahapan pelaksanaan.
B. Formulir Monitoring dan Evaluasi
Formulir monitoring dan evaluasi berikut ini digunakan untuk mencatat dan menghitung masing-masing nilai hasil yang telah dicapai untuk masing- masing indikator yang pada akhirnya akan dijumlahkan dengan nilai-nilai indikator lainnya sebagai hasil akhir yang menunjukan total kinerja organisasi BBPK Ciloto.
Organisasi dapat menyusun dan mengelompokkan hasil kinerja organisasi tersebut dalam bentuk kategori nilai yang terdistribusi dalam bentuk skala Sangat Baik, Baik, Cukup Baik, Kurang Baik dan Tidak Baik, dengan penjelasan sebagai berikut :
A. Nilai 90 – 100 Kategori Sangat Baik B. Nilai 80 – 89 Kategori Baik
C. Nilai 70 – 79 Kategori Cukup Baik D. Nilai 60 – 69 Kategori Kurang Baik E. Nilai < 59 Kategori Tidak Baik
Dalam penerapan kategori yang telah ditetapkan, masing-masing penanggung jawab dapat menghitung tingkat ketercapaian indikator masing-masing yang kemudian diterapkan dalam formulir monitoring di bawah ini.
Formulir monitoring dan evaluasi di bawah ini dirancang untuk kegiatan tahunan dan sangat memungkinkan bagi penanggung jawab program untuk mengisi dalam satuan waktu yang lebih singkat sebagai alat monitoring dan evaluasi, misalnya untuk evaluasi triwulan dan semesteran.
Formulir monitoring dan evaluasi tercantum dalam lampiran 2.
BAB V P E N U T U P
Alhamdulilah, RPK BBPK Ciloto Periode 2010-2014 telah selesai disusun. RPK ini harus menjadi acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kegiatan yang diselenggarakan oleh BBPK Ciloto dalam kurun waktu 5 tahun dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014.
RPK ini bersifat fleksibel, dimungkinkan untuk dilakukan perubahan selama tujuan untuk mempercepat pencapaian target dan sasaran MDGs, Rencana Strategi Kementeriaan Kesehatan RI, dan RPJMN II tidak diabaikan.
RPK ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik membangun sangat kami harapkan untuk perbaikan.
BBPK Ciloto mengucapkan terima kasih, kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan RPK ini.
Akhirnya semoga RPK ini dapat bermanfaat, khususnya bagi BBPK Ciloto, dan bagi semua pihak terkait pada umumnya.
Lampiran 1 RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN
BBPK CILOTO TAHUN 2010 – 2014
NO KEGIATAN OUTPUT INDIKATOR TARGET PENANGGUNG
JAWAB 2010 2011 2012 2013 2014
A Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan 1 Perencanaan dan Evaluasi Diklat
a. Perencanaan Diklat Tersusunnya dokumen rencana diklat
Persentase kelengkapan dokumen rencana diklat
75 100 100 100 100 Kasi. Renval
b. Monitoring Diklat Tersusunnya dokumen monitoring diklat
Persentase kelengkapan dokumen monitoring diklat
75 100 100 100 100 Kasi. Renval
c. Evaluasi Diklat Tersusunnya dokumen evaluasi diklat
Persentase kelengkapan dokumen evaluasi diklat
100 100 100 100 100 Kasi. Renval
d. Penyusunan Laporan Diklat Tersusunnya dokumen laporan diklat
Persentase kelengkapan dokumen laporan diklat
100 100 100 100 100 Kasi. Renval
e. Sistim Informasi Diklat Tersusunnya dokumen sistem informasi diklat
Persentase kelengkapan dokumen sistem informasi diklat
50 100 100 100 100 Kasi. Renval
f. Penyusunan Bahan Lintas Program Diklat
Tersusunnya dokumen bahan lintas program diklat
Jumlah dokumen bahan lintas program diklat
1 1 1 1 1 Kasi. Renval
NO KEGIATAN OUTPUT INDIKATOR TARGET PENANGGUNG JAWAB 2010 2011 2012 2013 2014
2 Pelaksanaan Diklat
a. Pelatihan Penjenjangan Terlaksananya pelatihan penjenjangan
Jumlah aparatur kesehatan yang mengikuti pelatihan penjenjangan
250 100 417 500 583 Kasi. Pelaksana Diklat
b. Pelatihan Manajemen Terlaksananya pelatihan manajemen
Jumlah aparatur dan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan manajemen
417 692 639 750 894 Kasi. Pelaksana Diklat
c. Pelatihan Teknis Terlaksananya pelatihan teknis
Jumlah aparatur dan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan teknis
417 330 639 750 894 Kasi. Pelaksana Diklat
d. Pelatihan Fungsional Terlaksananya pelatihan fungsional
Jumlah aparatur dan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan fungsional
417 30 639 750 894 Kasi. Pelaksana
Diklat
e. Pelatihan Masyarakat Terlaksananya pelatihan masyarakat
Jumlah masyarakat yang mengikuti pelatihan kesehatan
- 30 167 333 417 Kasi. Pelaksana
Diklat f. Advokasi dan Kerjasama
Penyelenggaraan Diklat
Terselenggaranya advokasi dan kerjasama
penyelenggaraan diklat
Jumlah MoU / MoA kediklatan
1 1 1 1 1 Kasi. Pelaksana
Diklat g. Pengelolaan Laboratorium
Diklat Kelas
Terselenggaranya
pemanfaatan laboratorium diklat kelas
Persentase pemanfaatan laboratorium diklat kelas
100 100 100 100 100 Kasi. Pelaksana Diklat
h. Pengelolaan Laboratorium Diklat Lapangan
Terselenggaranya
pemanfaatan laboratorium diklat lapangan
Persentase pemanfaatan laboratorium diklat lapangan
100 100 100 100 100 Kasi. Pelaksana Diklat
i. Pengelolaan Perpustakaan Terselenggaranya
pemanfaatan perpustakaan
Persentase pemanfaatan perpustakaan
100 100 100 100 100 Kasi. Pelaksana Diklat
NO KEGIATAN OUTPUT INDIKATOR TARGET PENANGGUNG JAWAB 2010 2011 2012 2013 2014
B Pengembangan dan Pengendalian Mutu 1 Pengkajian dan Pengembangan
a. Pengkajian Kebutuhan Pelatihan (TNA)
Terselenggaranya kegiatan pengkajian kebutuhan pelatihan (TNA)
Jumlah paket kegiatan TNA
1 1 1 1 1 Kasi. Kajibang
b. Penyusunan Kurikulum dan Modul Pelatihan
Terselenggaranya kegiatan penyusunan kurikulum dan modul pelatihan
Jumlah paket kurikulum dan modul pelatihan
7 9 1 1 1 Kasi. Kajibang
c. Akreditasi Institusi Pelatihan Terakreditasinya institusi pelatihan
Jumlah paket kegiatan akreditasi institusi
1 1 1 1 1 Kasi. Kajibang
d. Pelaksanaan Akreditasi Pelatihan
Terakreditasinya pelatihan Persentase pelatihan yang terakreditasi
100 100 100 100 100 Kasi. Kajibang
e. Pelaksanaan Standarisasi Pelatihan
Terstandarisasinya pelatihan
Persentase pelatihan yang terstandarisasi
100 100 100 100 100 Kasi. Kajibang
f. Pelaksanaan Sertifikasi Pelatihan
Terlaksananya sertifikasi pelatihan
Persentase pelatihan yang bersertifikat
100 100 100 100 100 Kasi. Kajibang
g. Evaluasi Paska Pelatihan (EPP)
Terselenggaranya kegiatan EPP
Jumlah paket kegiatan EPP
1 1 1 1 1 Kasi. Kajibang
h. Kajian Inovatif Terselenggaranya dokumen kegiatan kajian inovatif
Jumlah dokumen kegiatan kajian inovatif
1 2 3 4 5 Kasi. Kajibang
i. Pengembangan Daerah Binaan
Terselenggaranya kegiatan pengembangan daerah binaan
Jumlah paket
pengembangan daerah binaan
1 2 2 2 2 Kasi. Kajibang
NO KEGIATAN OUTPUT INDIKATOR TARGET PENANGGUNG JAWAB 2010 2011 2012 2013 2014
2 Pengendalian Mutu a. Perencanaan Program dan
Anggaran
Tersusunnya rencana program dan anggaran
Jumlah dokumen rencana program dan anggaran
3 3 3 3 3 Kasi. Dalmut
b. Pengendalian Mutu Program dan Pelatihan
Terselenggaranya pengendalian mutu program dan pelatihan
Persentase pengendalian mutu program dan pelatihan
100 100 100 100 100 Kasi. Dalmut
c. Monitoring Evaluasi Program dan Anggaran
Tersusunnya dokumen monitoring evaluasi program dan anggaran
Persentase kelengkapan dokumen monitoring evaluasi program dan anggaran
100 100 100 100 100 Kasi. Dalmut
d. Penyusunan Laporan Program dan Anggaran
Tersusunnya laporan program dan anggaran
Persentase kelengkapan laporan program dan anggaran
100 100 100 100 100 Kasi. Dalmut
C Penyelenggaraan Ketatausahaan 1 Pengelolaan Keuangan
a. Pengelolaan Gaji dan Tunjangan
Tersedianya gaji dan tunjangan sesuai jumlah pegawai
Persentase terbayarnya gaji dan tunjangan
100 100 100 100 100 Ka. Sub. Bag.
Keuangan b. Pengelolaan Akuntansi
Instansi
Terselenggaranya kegiatan pengelolaan akuntansi instansi
Jumlah paket kegiatan pengelolaan akuntansi instansi
1 1 1 1 1 Ka. Sub. Bag.
Keuangan 2 Pengelolaan Urusan Umum
a. Pengelolaan Kepegawaian
Terselenggaranya kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporna administrasi kepegawaian
Dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporna administrasi kepegawaian
1 1 1 1 1 Ka. Sub. Bag.
Umum
NO KEGIATAN OUTPUT INDIKATOR TARGET PENANGGUNG JAWAB 2010 2011 2012 2013 2014
Terselenggaranya kegiatan peningkatan kapasitas struktural
Jumlah pejabat struktural yang ditingkatkan kompetensinya
10 10 10 10 10 Ka. Sub. Bag.
Umum Terselenggaranya kegiatan
peningkatan kapasitas WI
Jumlah WI yang ditingkatkan kompetensinya
7 10 13 15 17 Ka. Sub. Bag.
Umum Terselenggaranya kegiatan
peningkatan kapasitas staf
Jumlah staf yang ditingkatkan kompetensinya
63 68 73 78 83 Ka. Sub. Bag.
Umum b. Pengelolaan Barang Milik
Negara
Terlaksanannya pengelolaan BMN
Persentase pelaksanaan pengelolaan BMN
100 100 100 100 100 Ka. Sub. Bag.
Umum c. Pengelolaan Sarana dan
Prasarana
Terselenggaranya pengelolaan sarana dan prasarana
Persentase pelaksanaan pengelolaan sarana dan prasarana
100 100 100 100 100 Ka. Sub. Bag.
Umum d. Pengelolaan Pemasaran Terselenggaranya
pengelolaan pemasaran
Persentase pelaksanaan pengelolaan pemasaran
100 100 100 100 100 Ka. Sub. Bag.
Umum e. Pengelolaan Gizi dan
Asrama
Terselenggaranya pengelolaan gizi dan asrama
Persentase pelaksanaan pengelolaan gizi dan asrama
100 100 100 100 100 Ka. Sub. Bag.
Umum f. Pengelolaan Keamanan,
Ketertiban, dan Keindahan
Terselenggaranya pengelolaan keamanan, ketertiban, dan keindahan
Persentase pelaksanaan pengelolaan keamanan, ketertiban, dan keindahan
100 100 100 100 100 Ka. Sub. Bag.
Umum
Lampiran 2
FORM MONITORING DAN EVALUASI RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN BBPK CILOTO TAHUN 2010-2014
NO KEGIATAN INDIKATOR
OUTPUT
TARGET
2010 REALISASI CAPAIAN
(%) KATEGORI
IDENTIFI- KASI MASALAH
RENCANA TINDAKAN
PENANG- GUNG JAWAB A Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan
1 Perencanaan dan Evaluasi Diklat
a. Perencanaan Diklat Persentase kelengkapan dokumen rencana diklat
75 Kasi.Renval
Diklat b. Monitoring Diklat Persentase kelengkapan
dokumen monitoring diklat
75 Kasi.Renval
Diklat c. Evaluasi Diklat Persentase kelengkapan
dokumen evaluasi diklat
100 Kasi.Renval
Diklat d. Penyusunan Laporan
Diklat
Persentase kelengkapan dokumen laporan diklat
100 Kasi.Renval
Diklat e. Sistim Informasi Diklat Persentase kelengkapan
dokumen sistem informasi diklat
50 Kasi.Renval
Diklat f. Penyusunan Bahan
Lintas Program Diklat
Jumlah dokumen bahan lintas program diklat
1 Kasi.Renval
Diklat
NO KEGIATAN INDIKATOR OUTPUT
TARGET
2010 REALISASI CAPAIAN
(%) KATEGORI
IDENTIFI- KASI MASALAH
RENCANA TINDAKAN
PENANG- GUNG JAWAB 2 Pelaksanaan Diklat
a. Pelatihan Penjenjangan Jumlah aparatur kesehatan yang mengikuti pelatihan penjenjangan
250 Kasi. Diklat
b. Pelatihan Manajemen Jumlah aparatur dan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan manajemen
417 Kasi. Diklat
c. Pelatihan Teknis Jumlah aparatur dan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan teknis
417 Kasi. Diklat
d. Pelatihan Fungsional Jumlah aparatur dan tenaga kesehatan yang mengikuti pelatihan fungsional
417 Kasi. Diklat
e. Pelatihan Masyarakat Jumlah masyarakat yang mengikuti pelatihan kesehatan
- Kasi. Diklat
f. Advokasi dan Kerjasama Penyelenggaraan Diklat
Jumlah MoU / MoA kediklatan
1 Kasi. Diklat
g. Pengelolaan Lab.
Diklat Kelas
Persentase pemanfaatan laboratorium diklat kelas
100 Kasi. Diklat
h. Pengelolaan Laboratorium Diklat lapangan
Persentase pemanfaatan laboratorium diklat lapangan
100 Kasi. Diklat
NO KEGIATAN INDIKATOR OUTPUT
TARGET
2010 REALISASI CAPAIAN
(%) KATEGORI
IDENTIFI- KASI MASALAH
RENCANA TINDAKAN
PENANG- GUNG JAWAB i. Pengelolaan
Perpustakaan
Persentase pemanfaatan perpustakaan
100 Kasi. Diklat
B Pengembangan program dan pengendalian mutu diklat 1 Pengkajian dan Pengembangan
a. Pengkajian Kebutuhan Pelatihan (TNA)
Jumlah paket kegiatan TNA
1 Kasi. Kajibang
b. Penyusunan Kurikulum dan Modul Pelatihan
Jumlah paket kurikulum dan modul pelatihan
7 Kasi. Kajibang
c. Akreditasi Institusi Pelatihan
Jumlah paket kegiatan akreditasi institusi
1 Kasi. Kajibang
d. Pelaksanaan Akreditasi Pelatihan
Persentase pelatihan yang terakreditasi
100 Kasi. Kajibang
e. Pelaksanaan
Standarisasi Pelatihan
Persentase pelatihan yang terstandarisasi
100 Kasi. Kajibang
f. Pelaksanaan Sertifikasi Pelatihan
Persentase pelatihan yang bersertifikat
100 Kasi. Kajibang
g. Evaluasi Paska Pelatihan (EPP)
Jumlah paket kegiatan EPP
1 Kasi. Kajibang
h. Kajian Inovatif Jumlah dokumen kegiatan kajian inovatif
1 Kasi. Kajibang
NO KEGIATAN INDIKATOR OUTPUT
TARGET
2010 REALISASI CAPAIAN
(%) KATEGORI
IDENTIFI- KASI MASALAH
RENCANA TINDAKAN
PENANG- GUNG JAWAB 2 Pengendalian Mutu
a. Perencanaan Program dan Anggaran
Jumlah dokumen rencana program dan anggaran
3 Ka. Seksi
Dalmut b. Pengendalian Mutu
Program dan Pelatihan
Persentase pengendalian mutu program dan pelatihan
100 Ka. Seksi
Dalmut c. Monitoring Evaluasi
Program dan Anggaran
Persentase kelengkapan dokumen monitoring evaluasi program dan anggaran
100 Ka. Seksi
Dalmut
d. Penyusunan Laporan Program dan Anggaran
Persentase kelengkapan laporan program dan anggaran
100 Ka. Seksi
Dalmut C Penyelenggaraan Ketatausahaan
1 Pengelolaan Keuangan a. Pengelolaan Gaji dan
Tunjangan
Persentase terbayarnya gaji dan tunjangan
100 Ka. Sub Bag.
Keuangan b. Pengelolaan Akuntansi
Instansi
Jumlah paket kegiatan pengelolaan akuntansi instansi
1 Ka. Sub Bag.
Keuangan
NO KEGIATAN INDIKATOR OUTPUT
TARGET
2010 REALISASI CAPAIAN
(%) KATEGORI
IDENTIFI- KASI MASALAH
RENCANA TINDAKAN
PENANG- GUNG JAWAB 2 Pengelolaan Urusan Umum
a. Pengelolaan Kepegawaian
Ka. Sub Bag.
Umum Dokumen perencanaan,
pelaksanaan, dan pelaporna administrasi kepegawaian
1 Ka. Sub Bag.
Umum
Jumlah pejabat struktural yang ditingkatkan kompetensinya
10 Ka. Sub Bag.
Umum Jumlah WI yang
ditingkatkan kompetensinya
7 Ka. Sub Bag.
Umum Jumlah staf yang
ditingkatkan kompetensinya
63 Ka. Sub Bag.
Umum b. Pengelolaan Barang
Milik Negara
Persentase pelaksanaan pengelolaan BMN
100 Ka. Sub Bag.
Umum c. Pengelolaan Sarana dan
Prasarana
Persentase pelaksanaan pengelolaan sarana dan prasarana
100 Ka. Sub Bag.
Umum d. Pengelolaan Pemasaran Persentase pelaksanaan
pengelolaan pemasaran
100 Ka. Sub Bag.
Umum
NO KEGIATAN INDIKATOR OUTPUT
TARGET
2010 REALISASI CAPAIAN
(%) KATEGORI
IDENTIFI- KASI MASALAH
RENCANA TINDAKAN
PENANG- GUNG JAWAB e. Pengelolaan Gizi dan
Asrama
Persentase pelaksanaan pengelolaan gizi dan asrama
100 Ka. Sub Bag.
Umum f. Pengelolaan
Keamanan, Ketertiban, dan Keindahan
Persentase pelaksanaan pengelolaan keamanan, ketertiban, dan
keindahan
100 Ka. Sub Bag.
Umum