• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbaikan Rancangan Produk Spring Bed Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Dan Theory Of Constraint

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perbaikan Rancangan Produk Spring Bed Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Dan Theory Of Constraint"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

 

(3)

 

   

(4)

   

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang

telah memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat

menyelesaikan tugas sarjana ini. Tugas sarjana ini merupakan salah satu

persyaratan untuk mendapatkan gelar sarjana teknik di Departemen Teknik

Industri, khususnya program studi Reguler S-1, Fakultas Teknik, Universitas

Sumatera Utara.

Tugas sarjana ini berjudul “Perbaikan Rancangan Produk Spring Bed Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment Dan Theory Of Constraint”. Tugas sarjana ini berisi penelitian terhadap produk spring bed sesuai dengan produk yang diinginkan konsumen. Penelitian dimulai dengan identifikasi

kategori kepuasan konsumen, penentukan karakteristik produk dan part kritis, dan

diketahui kendala perancangan produk sehingga didapatkan rancangan usulan

spring bed.

Penulis mengharapkan saran dan masukan yang bersifat membangun demi

kesempurnaan laporan tugas sarjana ini. Semoga tugas sarjana ini dapat

bermanfaat bagi pembaca.

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA, MEDAN PENULIS

(5)

 

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji dan syukur penulis panjatkan yang sebesar-besarnya kepada Tuhan

Yang Maha Esa yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk dapat

mengikuti pendidikan di Departemen Teknik Industri USU serta telah

memberikan ilmu dan kesehatan kepada penulis selama masa kuliah dan

pelaksanaan tugas sarjana ini.

Dalam penulisan tugas sarjana ini, penulis mendapatkan bimbingan dan

bantuan dari berbagai pihak, baik berupa materil, spiritual maupun administrasi.

Oleh karena itu sudah sepatutnya penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Ibu Ir. Khawarita Siregar, MT. selaku Ketua Departemen Teknik Industri,

Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara, yang telah memberi izin

pelaksanaan Tugas Sarjana ini dan juga selaku Dosen Pembimbing I atas

waktu, bimbingan, pengarahan, dan masukan kepada penulis dalam

penyelesaian Tugas Sarjana ini

2. Ibu Ir. Rosnani Ginting, MT. selaku Dosen Pembimbing II atas bimbingan,

waktu pengarahan, dan masukan yang diberikan kepada penulis dalam

penyelesaian Tugas Sarjana ini.

3. Seluruh dosen Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas

Sumatera Utara yang telah memberikan pengajaran dan ilmu selama

(6)

4. Kedua orangtua tersayang, Ibunda Mariana dan Ayah Susanto yang

mendukung penulis baik secara moril, doa, maupun materil sehingga tugas

sarjana ini dapat diselesaikan.

5. Staff pegawai Teknik Industri, Bang Mijo, Bang Ridho, Kak Dina, Bang

Nurmansyah, Kak Rahma, dan Ibu Ani, terimakasih atas bantuannya dalam

masalah administrasi untuk dapat melaksanakan tugas sarjana ini.

6. Bapak Rahmad selaku Pembimbing Lapangan di PT. Ivana Mery Lestari

Matras yang telah memberikan waktu, bimbingan, serta informasi dan data

selama melakukan penelitian.

7. Bapak Tomi Wongso selaku Direktur PT. Ivana Mery Lestari Matras yang

telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian di PT.

Ivana Mery Lestari Matras.

8. Kepala Laboratorium Sistem Produksi, Ibu Ir. Rosnani Ginting, MT serta

Staff Laboratorium, Ibu Dr. Ir Juliza Hidayati, MT, Bapak Ir. Ikhsan Siregar,

Bapak Aulia Ishak, ST, MT atas semuanya selama ini di Teknik Industri,

terutama di Laboratorium.

9. Seluruh keluarga besar Asisten Laboratorium Sistem Produksi, Departemen

Teknik Industri, Fakultas Teknik, USU, Rekan Stambuk 2011, Hendro, Andy,

Rizki, Wahyuni, Ayu, Ifra, Fitri, Stambuk 2012, Eric, Kadir, Conan, Jovi,

Marini, Anita, Rahmawati, dan Claudia.

10.Teman-teman seperjuangan Hendro, Andy, Rizki, Wahyuni, Ayu, Ifra, Fitri,

(7)

11.Rekan-rekan angkatan 2011 Teknik Industri FT USU yang juga membantu

selama penelitian.

12.Seluruh pihak yang telah banyak memberi bantuan kepada penulis dalam

penyelesaian tugas sarjana ini yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA, MEDAN PENULIS

FEBRUARI 2016

 

(8)

DAFTAR ISI

BAB HALAMAN

LEMBAR JUDUL ... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

SERTIFIKAT EVALUASI TUGAS SARJANA ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

UCAPAN TERIMA KASIH ... v

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... xiv

DAFTAR GAMBAR ... xix

DAFTAR LAMPIRAN ... xxi

ABSTRAK ... xxii

I PENDAHULUAN ... I-1

1.1 Latar Belakang ... I-1

1.2 Perumusan Masalah ... I-4

1.3 Tujuan dan Manfaat ... I-5

1.4 Batasan Masalah dan Asumsi ... I-6

1.5 Sistematika Penulisan Tugas Sarjana ... I-7

II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ... II-1

2.1 Sejarah Perusahaan ... II-1

2.2 Ruang Lingkup Bidang Usaha... II-1

2.3 Lokasi Perusahaan ... II-2

2.4 Daerah Pemasaran ... II-2

2.5. Organisasi dan Manajemen ... II-2

2.5.1. Struktur Organisasi Perusahaan ... II-2

2.6. Proses Produksi ... II-3

(9)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

BAB HALAMAN

2.6.1.1. Bahan Baku ... II-3

2.6.1.2. Bahan Tambahan ... II-6

2.6.1.3. Bahan Penolong ... II-6

2.6.2. Uraian Proses ... II-7

2.6.2.1. Ptoses Pembuatan Divan Spring Bed ... II-7 2.6.2.2. Ptoses Pembuatan Busa Spring Bed ... II-8 2.6.2.3. Ptoses Pembuatan Sandaran Spring Bed ... II-8 2.6.2.4. Ptoses Pembuatan Matras Spring Bed ... II-9 2.7. Mesin dan Peralatan ... II-12

2.7.1. Mesin Produksi ... II-12

2.7.2. Peralatan ... II-14

28. Safety and Fire Protection ... II-15

2.9. Limbah ... II-15

III LANDASAN TEORI ... III-1

3.1. Porses Perancangan Produk ... III-1

3.2. Kuesioner (Questionnaire) ... III-3 3.3. Metode Sampling ... III-4 3.3.1. Probability Sampling ... III-4 3.3.1. Nonprobability Sampling ... III-4 3.4. Ukuran Sampel untuk Proporsi ... III-7

3.5. Metode Kano ... III-8

3.6. Alat Ukur dalam Realibilitas dan Validitas ... III-12

3.6.1. Validitas Data ... III-12

3.6.2. Reliabilitas Data ... III-13

(10)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

BAB HALAMAN

3.8. QFD (Quality Function Deployment) ... III-17 3.9. QFD Fase II ... III-22

3.9.1. Design Deployment ... III-24 3.10. Thinking Process Theory of Constraint ... III-26 3.10.1. Current Reality Tree ... III-26 3.10.2. Evaporating Cloud (EC) ... III-27 3.10.3. Future Reality Tree ... III-27 3.10.4. Prereequisite Tree ... III-28 3.10.5. Transition Tree ... III-29

IV METODOLOGI PENELITIAN ... IV-1

4.1. Tempat dan Waktu Penelitian ... IV-1

4.2. Jenis Penelitian ... IV-1

4.3. Objek Penelitian ... IV-1

4.4. Variabel Penelitian ... IV-2

4.5. Kerangka Konseptual Penelitian ... IV-2

4.6. Defenisi Variabel Operasional ... IV-4

4.7. Rancangan Penelitian ... IV-6

4.8. Pengumpulan Data... IV-9

4.8.1. Sumber Data ... IV-9

4.8.2. Metode Pengumpulan Data ... IV-9

4.8.3. Instrumen Penelitian ... IV-10

4.8.4. Populasi dan Sampel ... IV-13

4.8.4.1.Populasi ... IV-13

4.9. Pengolahan Data ... IV-17

(11)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

4.10. Analisis Pemecahan Masalah ... IV-24

4.11. Kesimpulan dan Saran ... IV-24

5.1.4. Hubungan antar Karakteristik Teknis ... V-10

5.1.5. Kuesioner AHP ... V-10

5.16. Kuesioner Part Critis ... V-13 5.17. Hubungan antara Karakteristik Teknis dengan Part

Critis ... V-14 5.2. Pengolahan Data ... V-17

5.2.1. Klasifikasi Atribut Produk dalam Kategori Kano ... V-17

5.2.1.1.Uji Validitas Data Model Kano ... V-28

5.2.1.2. Uji Reliabilitas Model Kano ... V-33

5.2.1.3.Identifikasi Atribut Berdasarkan Metode

Kano ... V-34

(12)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

BAB HALAMAN

5.2.2.1.Identifikasi Customer Requirement (CR) ... V-40 5.2.2.2.Menentukan Customer Importance (CI) ... V-41

5.2.2.3.Penetapan Hubungan Antara Technical

Requirement (TR) ... V-42 5.2.2.4.Membuat Hirarki Hubungan antara

Customer Requirement dan Technical

Requirement ... V-42 5.2.2.5.Penetapan Tingkat Hubungan antara

Customer Requirement dan Technical

Requirement ... V-45 5.2.3. Membangun Quality Function Deployment (QFD)

Fase II ... V-57

5.2.3.1.Membuat Hirarki Hubungan antara

Customer Requirement dan Technical

Requirement ... V-57

6.1.1. Analisis Pengolahan Kuesioner Kano ... VI-1

6.2 Analisis QFD Fase I ... VI-2

6.2.1. Analisis Matriks Variabel Proses Perakitan Terhadap

(13)

DAFTAR ISI (LANJUTAN)

BAB HALAMAN

6.3. Analisis Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) ... VI-4 6.4 Analisis QFD Fase II ... VI-7

6.5 Analisis Theory of Constraints ... VI-8 6.5.1. Identifikasi Permasalahan Sistem (What to Change) . VI-3 6.5.2. Analisis To What To Change ... VI-8 6.5.3. Analisis How To Change the Cause ... VI-9

VII KESIMPULAN DAN SARAN ... VII-1

7.1 Kesimpulan ... VII-1

7.2 Saran ... VII-2

DAFTAR PUSTAKA

(14)

DAFTAR TABEL

TABEL

HALAMAN

1.1. Data Penjualan Produk Spring Bed/ Kasur Pegas Pada PT.

Ivana Mery Lestari Matras Tahun 2015 ... I-2

1.2. Data Penjualan Berdasarkan Jenis Produk Spring Bed/ Kasur

Pegas Pada PT. Ivana Mery Lestari Matras ... I-2

1.3. Keluhan Konsumen terhadap Mutu Produk Spring Bed 6 Ft

PT. Ivana Mery Lestari Matras ... I-3

1.4. Spesifikasi Mutu Spring Bed 6 Ft dari PT. Ivana Mery

Lestari Matras ... I-3

2.1. Jumlah Tenaga Kerja pada PT Ivana Mery Lestari Matras ... II-3

3.1. Atribut Produk ... III-2

3.2. Evaluasi Kano ... III-11

3.2. Skala Gradasi untuk Alternatif Komparasi Kuantitatif ... III-16

3.3. Keterkaitan Logical Tool dengan Tiga Manajemen

Pertanyaan tentang Perubahan ... III-30

4.1. Variabel Operasional ... IV-6

4.2. Lokasi Toko Pemasaran Produk PT. Ivana Mery Lestari

Matras beserta Omset Penjualan ... IV-15

5.1. Data Keluhan Konsumen Terhadap Spring Bed 6 Ft PT. Ivana

Mery Lestari Matras ... V-1

5.2. Atribut Produk Spring Bed ... V-2 5.3. Rekapitulasi Kuesioner Kano Fungsional ... V-3

5.4. Rekapitulasi Kuesioner Kano Disfungsional ... V-6

5.5. Karakteristik Teknis Spring Bed 6 Kaki... V-9 5.6. Hubungan antar Karakteristik Teknis ... V-10

5.7. Rekapitulasi Kuesioner AHP Karakteristik Teknis Atribut

(15)

DAFTAR TABEL (LANJUTAN)

TABEL

HALAMAN

5.8. Rekapitulasi Kuesioner AHP Karakteristik Teknis Atribut

Warna Matras Putih ... V-11

5.9. Rekapitulasi Kuesioner AHP Karakteristik Teknis Atribut

Bentuk Sandaran Setengah Lingkaran ... V-12

5.10.Rekapitulasi Kuesioner AHP Karakteristik Teknis Atribut

Bahan Rangka Dipan dari Kayu Jati ... V-12

5.11.Rekapitulasi Kuesioner AHP Karakteristik Teknis Atribut

Bahan Sandaran dari Kayu Jati ... V-13

5.12.Rekapitulasi Kuesioner AHP Karakteristik Teknis Atribut

Umur Pakai 5 Tahun ... V-13

5.13.Part Critis Produk Spring Bed 6 Kaki ... V-14 5.14.Pembobotan Kuesioner AHP Tingkat Kepentingan antara

Karakteristik Teknis Ketebalan Matras dengan Part Kritis ... V-14 5.15.Pembobotan Kuesioner AHP Tingkat Kepentingan antara

Karakteristik Teknis Densitas Busa dengan Part Kritis ... V-15 5.16.Pembobotan Kuesioner AHP Tingkat Kepentingan antara

Karakteristik Teknis Kelenturan Pegas dengan Part Kritis ... V-15 5.17.Pembobotan Kuesioner AHP Tingkat Kepentingan antara

Karakteristik Teknis Durability dengan Part Kritis ... V-16 5.18.Pembobotan Kuesioner AHP Tingkat Kepentingan antara

Karakteristik Teknis Maintainable Design dengan Part

Kritis ... V-16

5.19.Pembobotan Kuesioner AHP Tingkat Kepentingan antara

Karakteristik Teknis Kecerahan Matras dengan Part Kritis ... V-17 5.20.Kriteria Evaluasi Model Kano ... V-18

5.21.Ketentuan Evaluasi Model Kano untuk Atribut 1 ... V-18

5.22.Rekapitulasi Hasil Model Kano ... V-19

(16)

DAFTAR TABEL (LANJUTAN)

TABEL

HALAMAN

5.24.Ketentuan Pembobotan Model Kano ... V-22

5.25.Frekuensi Skala Ordinal ... V-23

5.26.Proporsi dan Nilai Z Setiap Skala ... V-23

5.27.Hasil Tranformasi ke Skala Interval ... V-25

5.28.Nilai Skala Interval Model Kano ... V-25

5.29.Uji Validitas Atribut 1 Model Kano ... V-29

5.30.Hasil Perhitungan Validitas Model Kano ... V-30

5.31.Perhitungan Varians Model Kano ... V-33

5.32.Pemetaan Kategori Kano Tiap Atribut ... V-35

5.33.Pemetaan Kategori Kano Tiap Atribut Menurut Blauth’s

formula ... V-36 5.34.Penentuan Nilai CS dan DS untuk Tiap Atribut ... V-37

5.35.Penentuan Nilai CS dan DS untuk Tiap Atribut ... V-38

5.36.Fungsi Kepuasan Konsumen untuk Tiap Atribut ... V-40

5.37.Customer Requirement (CR) terhadap Produk Spring Bed ... V-41 5.38.Customer Importance (CI) terhadap Kategori Kano ... V-41 5.39.Faktor Pembobotan untuk Unsur Ketebalan Foam 10 cm ... V-46

5.40.Bobot setiap Kriteria untuk Unsur Ketebalan Foam 10 cm ... V-46

5.41. Bobot setiap Kriteria untuk Unsur Atribut Warna Matras

Putih ... V-47

5.42.Bobot setiap Kriteria untuk Unsur Atribut Bentuk Sandaran

Setengah Lingkaran ... V-47

5.43. Bobot setiap Kriteria untuk Unsur Atribut Bahan Rangka

Dipan dari Kayu Jati Putih ... V-48

5.44. Bobot setiap Kriteria untuk Unsur Atribut Bahan Sandaran

dari Kayu Jati Putih ... V-48

5.45. Bobot setiap Kriteria untuk Unsur Atribut Umur Pakai

(17)

DAFTAR TABEL (LANJUTAN)

TABEL

HALAMAN

5.46.Random Consistency Index ... V-50 5.47.Rekapitulasi nilai CR Setiap Unsur Atribut ... V-50

5.48.Keterangan Nilai Sales Point ... V-52 5.49.Nilai Sales Point Variabel Kebutuhan Konsumen ... V-52 5.50.Kategori Tingkat Kesulitan ... V-53

5.51.Total Bobot untuk Setiap Karakteristik Teknis ... V-54

5.52. Tingkat Kesulitan, Perkiraan Biaya, dan Derajat

Kepentingan ... V-55

5.53.Bobot untuk Unsur Ketebalan Matrasterhadap Part Critis ... V-60 5.54.Bobot untuk Unsur Densitas Busa terhadap Part Critis ... V-60 5.55.Bobot untuk Unsur Kelenturan Pegas terhadap Part Critis ... V-61 5.56.Bobot untuk Unsur Durability terhadap Part Critis ... V-61 5.57. Bobot untuk Unsur Maintainable Design terhadap Part

Critis ... V-62 5.58.Bobot untuk Unsur Kecerahan Matras terhadap Part Critis ... V-62 5.59.Rekapitulasi Nilai CR setiap Unsur ... V-63

5.60.Derajat Kepentingan ... V-64

5.61.Identifikasi Undesirable Effects ... V-67 5.62.Undesirable Effects vs Desirable Effects ... V-69 5.63.Undesirable Effects vs Desirable EffectsUDEs2 ... V-73 5.64.Spesifikasi Kayu Nangka dan Kayu Mahoni ... V-75

6.1. Tabulasi Kategori Kano Atribut Spring Bed ... VI-1 6.2. Tabulasi Pendahuluan dan Kano Atribut Spring Bed ... VI-2 6.3. Tabulasi Klasifikasi Kano dan Karakteristik Teknis Atribut

Spring Bed ... VI-3

6.4. Customer Importance (CI) terhadap Produk Spring Bed 6

Kaki ... VI-4

6.5. Tabulasi Klasifikasi Kano dan Karakteristik Teknis dengan

(18)

DAFTAR TABEL (LANJUTAN)

TABEL

HALAMAN

6.6. Tabulasi Klasifikasi Karakteristik Teknis dan Part Critis

Spring Bed ... VI-7

6.7. Undesirable Effects versus Desirable Effects ... VI-9

6.8. Spesifikasi Kayu Nangka dan Kayu Mahoni ... VI-9 6.9. Spesifikasi Mutu Spring Bed 6 Ft dari PT. Ivana Mery

Lestari Matras dengan Rancangan Usulan ... VI-10

(19)

DAFTAR GAMBAR

4.4. Langkah-langkah Penyebaran Kuesioner ... IV-19

(20)

DAFTAR GAMBAR (LANJUTAN)

GAMBAR HALAMAN

5.2. Hubungan Antar Karakteristik Teknis ... IV-42

5.3. Hirarki Hubungan antara Customer Requirement dan

Technical Requirement ... IV-44 5.4. Matriks Antara CR dengan TR ... IV-51

5.5. Quality Function Deployment Fase I ... IV-56 5.6. Hirarki Hubungan Antara Technical Requirement dan Part

Critis ... IV-58 5.7. Hubungan Antar Part Kritis dan Karakteristik Teknis ... IV-64 5.8. Quality Function Deployment Fase II Spring Bed 6 Kaki ... IV-65 5.9. Current Reality Tree (CRT) UDEs1 ... IV-65 5.10. Conflict Resolution Diagram (CRD) Objective1 ... IV-68 5.11. Future Reality Tree (FRT) UDEs1 ... IV-69 5.12. Prerequisite Tree UDEs1 ... IV-70 5.13. Current Reality Tree (CRT) UDEs2 ... IV-71 5.14. Conflict Resolution Diagram (CRD) Objective2 ... IV-72 5.15. Future Reality Tree (FRT) UDEs2 ... IV-73 5.16. Prerequisite Tree UDEs2 ... IV-74 5.17. Desain Usulan Produk Spring Bed 6 Kaki ... IV-76 6.1. Hubungan Customer Requirement dan Karakteristik Teknis ... VI-5 6.2. Hubungan Karakteristik Teknis dan Part Kritis ... VI-5

6.3. Ukuran Kinerja QFD Fase I ... VI-6

6.4. Ukuran Kinerja QFD Fase II ... VI-7

6.5. Desain Awal Produk Spring Bed 6 Kaki ... VI-11 6.6. Desain Usulan Produk Spring Bed 6 Kaki ... VI-11

(21)

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN

L-1 Kuesioner Keluhan

L-2 Kuesioner Penilaian Kano

L-3 Kuesioner Penentuan Karakteristik Teknis Produk Spring Bed 6 kaki dan Tingkat Hubungan Matriks antara Karakteristik Teknis

L-4 Kuesioner Penentuan Tingkat Kepentingan Hubungan antara

Atribut Produk Spring Bed dan Karakteristik Teknis untuk Quality

Function Deployment Fase I

L-5 Kuesioner Penentuan Part Kritis Produk Spring Bed 6 kaki

L-6 Kuesioner Penentuan Tingkat Kepentingan Hubungan antara

Karakteristik Teknis Produk Spring Bed dan Part Kritis untuk

Quality Function Deployment Fase II

L-7 Tabel Distribusi Normal

L-8 Tabel r Product Moment

L-9 Surat Permohonan Tugas Sarjana

L-10 Surat Permohonan Riset Tugas Sarjana di PT. Ivana Mery Lestari

Matras

L-11 Surat Balasan Izin Pelaksanaan Riset Tugas Sarjana di PT. Ivana

Mery Lestari Matras

L-12 Surat Keputusan Tugas Sarjana Mahasiswa

L-13 Form Asistensi Dosen Pembimbing I

L-14 Form Asistensi Dosen Pembimbing II

(22)

Abstrak

Perusahaan dihadapkan pada persaingan yang lebih ketat dalam pasar global, sehingga perusahaan dituntut agar dapat mengikuti perkembangan teknologi yang cepat dan perubahan karakteristik pasar yang memperlihatkan keragaman produk yang semakin tinggi. Kasur pegas/ spring bed telah menjadi kebutuhan primer konsumen karena kesadaran untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik sehingga kerja menjadi optimal. PT Ivana Mery Lestari Matras merupakan perusahaan manufaktur penghasil produk spring bed. Berdasarkan pengamatan pendahuluan, diketahui bahwa terdapat keluhan konsumen terhadap desain produk spring bed yang ada saat ini. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk menelusuri keinginan konsumen terhadap desain produk spring bed dengan menggunakan model Kano. Dalam model Kano, didapatkan atribut produk yang termasuk dalam kategori attractive, one dimensional dan Indifferent. Atribut terpilih kemudian menjadi input dalam penyusunan House of Quality dalam

Quality Function Deployment fase I, yang digunakan untuk mempertemukan

persepsi konsumen dengan karakteristik teknik. Ketebalan busa dan durability merupakan karakteristik teknik yang memiliki tingkat kesulitan paling tinggi. Karakteristik teknik dari QFD fase I menjadi input untuk penyusunan House of

Quality pada QFD fase II. QFD Fase II menunjukkan bahwa komposisi busa dan

durability kayu spring bed merupakan part kritis yang memiliki tingkat kesulitan

paling tinggi sebesar 31 dan 26. Kedua part kritis ini menjadi parameter pengembangan desain yang dilakukan dengan Theory of Constraints. Berdasarkan Theory of Constraints, diketahui bahwa solusi penyelesaian desain rancangan spring bed adalah penggantian bahan busa dalam matras dengan

Polyurethanefoam dan penggantian jenis kayu menjadi kayu mahoni.

Kata Kunci: Spring bed, Kano, Quality Function Deployment, Analytical Hierarchy Process, Theory of Constraints

Gambar

GAMBAR
GAMBAR

Referensi

Dokumen terkait

kano dengan karakteristik teknis medical latex glove yang diperoleh dari hasil.. wawancara dengan supervisor

Atribut proses perakitan produk spring bed 5 kaki diidentifikasi dengan menggunakan metode Quality Function Deployment Fase I yang diperoleh dari karakteristik teknis produk

Atribut terpilih kemudian menjadi input dalam penyusunan House of Quality dalam Quality Function Deployment fase I, yang digunakan untuk mempertemukan persepsi konsumen

Quality Function Deployment Linking A Company with

Karakteristik teknis terpenting berdasarkan QFD Fase I adalah komposisi campuran bahan dispersi dengan latex , kesesuaian dimensi sarung tangan dan kebersihan pencucian cetakan

Kuesioner AHP menggunakan matriks banding berpasangan antara hasil metode kano dengan karakteristik teknis medical latex glove yang diperoleh dari hasil wawancara dengan

Atribut yang menjadi butir pertanyaan pada kuesioner tertutup antara lain (1) ukuran komponen yang kecil mempersulit perakitan, (2) bentuk sandaran yang

Atribut yang menjadi butir pertanyaan pada kuesioner tertutup antara lain Kayu pertimbangan utama yang mempengaruhi desain model rangka sandaran pada produk spring bed