• Tidak ada hasil yang ditemukan

ATA SOSIAL 2014 - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ATA SOSIAL 2014 - Kumpulan data - OPEN DATA PROVINSI JAWA TENGAH"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

h a l | 2 4 5

4.1.13 URUSAN WAJIB SOSIAL

4.1.13.1 KONDISI UMUM

Dalam rangka pencapaian suatu tujuan Negara, yaitu membangun suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 perlu diupayakan sedemikian rupa. Berbagai upaya dilaksanakan untuk mewujudkan tujuan tersebut, diantaranya upaya pengembangan dan peningkatan kualitas generasi bangsa yang tidak dapat dilepaskan dari upaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat pada umumnya. Pembangunan kesejahteraan sosial merupakan perwujudan dari upaya mencapai tujuan bangsa yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945 bahwa Negara mempunyai tanggung jawab untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, mewujudkan kehidupan yang layak dan bermartabat, serta untuk memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial. Negara menyelenggarakan pelayanan dan pengembangan kesejahteraan sosial secara terencana, terarah, dan berkelanjutan. Penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara, yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial.

Kondisi sosial ekonomi yang dinamis sangatlah mempengaruhi populasi dari penyandang masalah kesejahteraan sosial itu sendiri. Permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini, menunjukkan masih terdapat masyarakat yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan dasarnya secara layak karena belum memperoleh pelayanan sosial sebagaimana mestinya. Akibatnya, masih ada masyarakat yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

(2)

h a l | 2 4 6

Sehingga penyandang masalah kesejahteraan sosial dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat.

4.1.13.2 KEBIJAKAN PROGRAM

Kebijakan pada urusan sosial, Pemerintah Kota Semarang lebih mengarah pada perwujudan peningkatan derajat kesejahteraan bagi penyandang masalah sosial, peningkatan kualitas pelayanan dan bantuan dasar kesejahteraan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial, pemberdayaan kelembagaan kesejahteraan sosial serta peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat.

Adapun program yang dilaksanakan pada tahun 2014 adalah sebagai berikut : Program-program penunjang :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Program ini diarahkan untuk meningkatkan pelayanan administrasii perkantoran. 2. Program Peningkatan Sarana Prasarana Aparatur

Program ini diarahkan untuk menyediakan berbagai sarana prasarana operasional yang memenuhi syarat.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintahan.

4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan. Program ini diarahkan untuk meningkatkan Akuntabilitas kinerja kegiatan dan keuangan atas penggunaan anggaran

Program-program pelaksanaan kegiatan urusan :

1. Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan PMKS. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial.

2. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan pelayanan Rehabilitasi Sosial dalam rangka menciptakan program K3 di Kota Semarang serta penanganan permasalahan sosial, khususnya gelandangan, pengemis, PSK dan waria.

3. Program Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas, kemapuan dan ketrampilan bagi para penyandang cacat dan trauma

4. Program Pembinaan Panti asuhan/Panti Jompo

(3)

h a l | 2 4 7

5. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Program ini diarahkan untuk meningkatkan pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial.

4.1.13.3 REALISASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN

4.1.13.3.1 Pendanaan

Alokasi dana yang disediakan untuk pelaksanaan program / kegiatan dalam Urusan urusan Sosial pada tahun 2014 sebagai berikut sebesar Rp 18.040.846.000,- dengan perincian Rp. 7.166.758.000,- untuk program penunjang dan Rp. 10.874.088.000,- untuk program yang berkaitan dengan tugas teknis pada urusan Sosial.

Adapun realisasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Urusan Sosial adalah sebagai berikut :

Anggaran Program Penunjang Urusan Sosial

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP)

REALISASI (RP)

PERSEN TASE

( % ) SKPD : DISOSPORA

1 Penyediaan Jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

24.000.000 11.619.282 48,41

2 Penyediaan alat tulis kantor 46.328.000 43.236.600 93,33

3 Penyediaan barang cetakan dan penggandaan

40.000.000 36.535.600 91,34

4 Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

6.000.000 5.909.700 98,50

5 Penyediaan peralatan rumah tangga 10.000.000 9.724.400 97,24

6 Penyediaan bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan

7.250.000 5.418.000 74,73

7 Penyediaan makanan dan minuman 61.000.000 58.768.000 96,34

8 Rapat-rapat koordinasi & konsultasi ke luar daerah

176.400.000 176.400.000 100,00

9 Operasional UPTD Gelanggang Pemuda dan Olahraga

1.145.000.000 1.129.163.537 98,62

10 Belanja Jasa Penunjang Administrasi Perkantoran

70.824.000 17.706.000 25,00

JUMLAH SKPD 1.586.802.000 1.494.481.119 94,18

SKPD : BPBD

12 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 8.200.000 8.160.000 99,51

13 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

157.000.000 123.240.044 78,50

14 Penyediaan jasa kebersihan kantor 47.000.000 46.904.000 99,80

15 Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja

32.400.000 31.160.000 96,17

16 Penyediaan Alat Tulis Kantor 135.000.000 113.630.000 84,17

17 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan

15.750.000 15.750.000 100,00

18 Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor

273.800.000 271.971.600 99,33

(4)

h a l | 2 4 8

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % ) 20 Penyediaan bahan bacaan dan peraturan

perundang-undangan

15.000.000 15.000.000 100,00

21 Penyediaan Makanan dan Minuman 60.000.000 35.511.500 55,85

22 Rapat-Rapat Kordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah

310.833.000 226.324.400 72,81

23 Penyediaan Publikasi dan Dokumentasi 88.520.000 58.591.000 66,19

24 Belanja jasa penunjang administrasi perkantoran

16.800.000 16.570.000 98,63

Jumlah SKPD 1.205.303.000 1.007.572.544 83,43

JUMLAH PROGRAM 2.792.105.000 2.502.053.663 89,54

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % )

SKPD : DISOSPORA

1 Pengadaan kendaraan dinas / operasional 947.825.000 908.150.600 95,81 2 Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor 1.199.575.000 1.191.760.000 99,35 3 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung

Kantor

25.000.000 11.610.000 46,44

4 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas / operasional

330.699.000 226.361.050 68,45

5 Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Gedung Kantor

93.500.000 78.064.550 83,49

6 Pemeliharaan rutin/berkala mebeluer 10.000.000 9.740.000 97,40

7 Penyusunan bahan dan konsep draf raperda

100.000.000 88.048.200 88,05

JUMLAH SKPD 2.706.599.000 2.513.734.400 92,87

SKPD : BPBD

8 Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 523.980.000 398.815.000 76,11

9 Pembuatan tempat parkir kantor 200.000.000 197.217.000 98,61

10 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

80.000.000 76.615.000 95,77

11 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

397.500.000 370.574.675 93,23

JUMLAH SKPD 1.201.480.000 1.043.221.675 86,83

JUMLAH PROGRAM 3.908.079.000 3.556.956.075 91,02

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % ) SKPD : BPBD

1 Penyelenggaraan bimbingan teknis pengelolaan dan pemeliharaan website

7.000.000 7.000.000 100,00

2 Pembinaan dan peningkatan sdm rescuer 85.000.000 72.330.500 85,09

JUMLAH PROGRAM 92.000.000 79.330.500 86,23

4. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

(5)

h a l | 2 4 9

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP)

REALISASI (RP)

PERSEN TASE

( % ) SKPD : DISOSPORA

1 Penyusunan laporan capaian kerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

21.300.000 20.800.000 97,65

2 Penyusunan laporan keuangan semesteran

7.100.000 7.100.000 100,00

3 Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran

7.100.000 7.010.000 98,73

4 Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun

21.300.000 20.890.000 98,08

5 Penyusunan RKA dan DPA 19.200.000 15.070.000 78,49

6 Penyusunan Laporan Keuangan Bulanan 61.794.000 27.589.500 44,65

7 Penunjang Kinerja PA, PPK, Bendahara dan Pembantu

115.040.000 114.213.700 99,28

8 Penyusunan RKA perubahan dan DPA perubahan

19.200.000 14.940.000 77,81

JUMLAH SKPD 272.034.000 227.613.200 83,67

SKPD : BPBD

9 Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun

7.500.000 7.500.000 100,00

10 Penyusunan RKA dan DPA 15.450.000 15.390.000 99,61

11 Penyusunan Lakip (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah)

6.500.000 6.340.400 97,54

12 Penyusunan LKPJ skpd 6.500.000 6.395.000 98,38

13 Penyusunan Renja 9.600.000 9.600.000 100,00

14 Penunjang kinerja pa, ppk, bendahara dan pembantu

40.000.000 40.000.000 100,00

15 Penyusunan rka perubahan & dpa perubahan

7.500.000 7.500.000 100,00

16 Penyusunan pelaporan bulanan 9.490.000 7.740.000 81,56

JUMLAH SKPD 102.540.000 100.465.400 97,98

JUMLAH PROGRAM 374.574.000 328.078.600 87,59

Anggaran program pelaksanaan Urusan Sosial

1. Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP)

REALISASI (RP)

PERSEN TASE

( % )

SKPD : DISOSPORA

1 Pelatihan ketrampilan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial

190.000.000 171.428.000 90,23

2 Program Keluarga Harapan (PKH) 540.724.000 478.870.435 88,56

JUMLAH PROGRAM 730.724.000 650.298.435 88,99

2. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

(6)

h a l | 2 5 0

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % )

SKPD : DISOSPORA

1 Peningkatan kualitas pelayanan, sarana dan prasarana rehabilitasi kesejahteraan sosial bagi PMKS

411.350.000 406.804.500 98,89

2 Bimbingan lanjut bagi pmks purna bina 189.000.000 174.968.700 92,58

JUMLAH PROGRAM 600.350.000 581.773.200 96,91

3. Program pembinaan para penyandang cacat dan trauma

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % )

SKPD : DISOSPORA

1 Pendidikan dan pelatihan bagi penyandang cacat dan eks trauma

185.054.000 157.551.500 85,14

JUMLAH PROGRAM 185.054.000 157.551.500 85,14

4. Program Pembinaan Panti Asuhan / Panti Jompo

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % )

SKPD : DISOSPORA

1 Pendidikan dan Pelatihan bagi penghuni panti Asuhan / Jompo

113.650.000 58.770.700 51,71

JUMLAH PROGRAM 113.650.000 58.770.700 51,71

5. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Kegiatan yang dilaksanakan dalam Program ini adalah sebagai berikut :

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP) REALISASI (RP) PERSEN TASE ( % ) SKPD : DISOSPORA

1 Operasional panti khusus among jiwo 615.300.000 572.791.511 93,09

2 Penyantunan bagi lanjut usia potensial luar panti

150.000.000 140.284.400 93,52

3 Pembinaan dan Pengembangan Kelompok Usaha Bersama (KUBE)

40.000.000 38.610.000 96,53

4 Pembinaan dan pengembangan kesetiakawanan sosial serta pelestarian nilai-nilai kepahlawanan

490.000.000 473.531.900 96,64

5 Peningkatan petugas pelaksana pengelolaan jaminan kesejahteraan sosial

40.000.000 0 0,00

6 Pemberdayaan dan pengembangan Karang taruna

250.000.000 246.870.100 98,75

7 Fasilitasi terhadap Organisasi Sosial 45.000.000 43.555.000 96,79

8 Pemberdayaan dan pengembangan Pekerja Sosial Masyarakat

50.000.000 43.900.000 87,80

9 Penumbuhan dan pengembangan lembaga Konsultasi Kesejahteraan keluarga (LK3) Kota Semarang

25.000.000 23.440.000 93,76

(7)

h a l | 2 5 1

NO KEGIATAN ANGGARAN

(RP)

REALISASI (RP)

PERSEN TASE

( % ) SKPD : SETDA (Bag. Kesejahteraan Rakyat)

11 Pembinaan dan pemantauan sekretariat UKS di Kota Semarang

75.000.000 72.119.700 96,16

12 Peningkatan kesejahteraan Sosial masyarakat

196.000.000 171.938.900 87,72

13 Peningkatan peran masyarakat terhadap lingkungan sosial

722.000.000 697.037.500 96,54

14 Peningatan pelayanan penyeenggaraan ibadah haji

870.000.000 506.072.500 58,17

15 Sosial Kemasyarakatan 100.000.000 100.000.000 100,00

16 Pelaksanaan & penyelenggaaan peringatan hari besar keagamaan

800.000.000 608.247.500 76,03

17 Operasional penyaluran santunan kematian

2.630.000.000 2.250.683.300 85,58

18 Peningkatan pengetahuan keagamaan masyarakat

676.910.000 489.956.500 72,38

19 Peningkatan kualitas pemahaman keagamaan masyarakat

400.000.000 192.855.000 48,21

20 Fasilitasi & koordinasi penanggulangan bahaya narkotika

75.000.000 46.604.000 62,14

21 Fasilitasi kegiatan keagamaan 300.000.000 292.323.000 97,44

22 Fasilitasi bidang kesra 48.600.000 32.430.000 66,73

23 Fasilitasi sarpras tempat ibadah 550.500.000 528.458.150 96,00

24 Penanggulangan AIDS di Kota Semarang

95.000.000 73.888.350 77,78

JUMLAH SKPD 7.539.010.000 6.062.614.400 80,42

JUMLAH PROGRAM 9.244.310.000 7.645.596.411 82,71

4.1.13.3.2 HASIL YANG DICAPAI

1. Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial;

a. Hasil kegiatan tahun 2014 adalah terlaksananya pelatihan ketrampilan teknisi HP dan kerajinan tas bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial yaitu Pelatihan Tehnisi HP dengan peserta sebanyak 25 orang dan pelatihan kerajinan tas sebanyak 30 paket .

b. Terlaksananya sosialisasi PKH (Program Keluarga Harapan) dengan peserta sebanyak 32 orang

2. Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

a. Terlaksananya peningkatan kualitas pelayanan, sarana dan prasarana rehabilitasi kesejahteraan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial dengan kegiatan :

1. Terlaksananya identifikasi PMKS sebanyak 28 kali;

2. Terlaksananya operasi penertiban bagi PMKS sebanyak 24 kali;

(8)

h a l | 2 5 2 DATA PENYANDANG MASALAH SOSIAL

HASIL VERIFIKASI TAHUN 2013 SAMPAI DENGAN AKHIR DESEMBER 2014

No. JENIS PENYANDANG MASALAH

KESEJAHTERAAN SOSIAL

JUMLAH

TAHUN 2013 TAHUN 2014

1 Anak balita terlantar 30 -

2 Anak terlantar 222 2.834

3 Anak korban tindak kekerasan 4 -

4 Anak nakal 64 -

5 Anak yang mengalami masalah hukum 11 -

6 Anak jalanan 114 30

7 Anak cacat tubuh 217 -

8 Anak cacat rungu wicara 397 1

9 Anak cacat netra 24 15

10 Anak cacat mental 75 130

11 Anak cacat reterdasi 526 -

12 Anak cacat ganda 301 54

13 Wanita rawan sosial ekonomi 100 30

14 Wanita korban tindak kekerasan 13 -

15 Lanjut usia terlantar 284 431

16 Lanjut usia tindak kekerasan 20 -

17 Cacat tubuh 83 118

18 Cacat netra 46 -

19 Tuna rungu wicara 190 1

20 Cacat mental eks psikotik 41 -

21 Cacat mental reterdasi 344 -

22 Cacat ganda 30 -

23 Penyandang cacat bekas kronis 586 -

24 Penyandang HIV Penderita AIDS”) 30 280

25 Tuna Susila 951 31

26 Pengemis 17 252

27 Gelandangan 86 252

28 Bekas napi 131 -

29 Korban penyalahgunaan nafsa 39 -

30 Pekerja migran - -

31 Keluarga fakir miskin 38.375 42.449

32 Keluarga berumah tak layak huni 6.539 7.601

33 Keluarga bermasalah sosial psikologis 355 102

34 Keluarga rentan 4.893 40

35 Komunitas adat terpencil 508 -

36 Korban bencana alam 100 -

37 Korban bencana sosial 12 -

Sumber : Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, tahun 2014

JUMLAH PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) YANG TERTANGANI

Tahun 2013 (orang)

Tahun 2014 (orang)

1. Jumlah PMKS yang mendapatkan penanganan 3.542 54.651

2. Jumlah PMKS tahun ini 57.244 67.986

Sumber : Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, tahun 2014

(9)

h a l | 2 5 3

Kota bukan saja diserbu arus migrasi yang terus meningkat dari waktu ke waktu, tetapi di saat yang sama juga memicu munculnya berbagai permasalahan, seperti PKL, permukiman kumuh, gelandangan, pengemis, tuna wisma, anak jalanan, PSK, dan lain-lain sebagainya. PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) bukannya makin menurun jumlahnya, yang terjadi di lapangan justru perkembangan mereka tampak makin mencemaskan.

Fluktuasi jumlah PMKS di Kota Semarang tidak dapat diprediksi pada

trend/range tertentu, yang berarti bahwa jumlahnya sulit diprediksi secara statistik

mengingat banyak faktor kualitatif yang mempengaruhinya. Namun, data yang dimiliki saat ini telah disertai data dukung dan merupakan hasil rekonsiliasi data dengan instansi-instansi terkait.

3. Pembinaan Para Penyandang Cacat dan Trauma

a. Terselenggaranya kegiatan sosialisasi UU No 19 tahun 2011 tentang Konvensi Hak-hak Disabilitas dengan jumlah peserta 90 orang.

b. Terselenggaranya kegiatan pelatihan bagi penyandang cacat di Kecamatan Semarang Utara dengan jumlah peserta 30 orang.

4. Pembinaan Panti asuhan/Panti Jompo

a. Terlaksananya bantuan operasional panti sebanyak 36 panti asuhan dengan nominal bantuan Rp. 1.275.000.000,-

5. Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

a. Terlaksananya kegiatan Operasional Panti Khusus Among Jiwo selama 1 (satu) tahun;

b. Terlaksananya kegiatan penyantunan bagi lansia potensial luar panti sebanyak 24 permakanan dan bantuan peralatan kesehatan berupa thermometer, tensimeter dan timbang badan posyandu lansia

c. Terlaksananya kegiatan pelatihan hantaran pengantin bagi lansia potensial luar panti sebanyak 24 orang

JUMLAH KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) TAHUN 2014

Tahun 2013 Tahun 2014

1. Jumlah KUBE yang ada 70 kelompok 70 kelompok

2. Jumlah PMKS dalam satu tahun yang menjadi

peserta program pemberdayaan masyarakat (KUBE) - 250

Sumber : Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, tahun 2014

(10)

h a l | 2 5 4

negoro, upacara Hari Pahlawan, Hari Kesaktian Pancasila dan Upacara pertempuran 5 hari di Semarang.

e. Terlaksananya peningkatan petugas pelaksana pengelolaan jaminan kesejahteraan sosial dengan kegiatan antara lain melalui kegiatan observasi dan seleksi calon orsos/lembaga pengelola askesos dan Pembinaan administrasi lembaga pengelola askesos

f. Terlaksananya pemberdayaan dan pengembangan Karang Taruna dengan kegiatan antara lain:

1) Terlaksananya fasilitasi kegiatan karang taruna sebanyak 187 karang taruna;

2) Terbinanya sekertariat UKS kecamatan sebanyak 4 UKS kecamatan di Kota Semarang;

3) Terbentuknya sekretariat Komda Lansia tingkat Kec. dan Tk. Kota dan terlaksananya pembinaan lansia berkaitan dengan kesehatan dan kerohanian yang diikuti oleh 350.orang.

4) Terlaksananya kegiatan perawatan jenasah dan pembinaan masyarakat oleh Pemerintah Kota Semarang sebanyak 220 orang;

5) Tersedianya transportasi jama'ah haji Kota Semarang sebanyak 97 bus sehingga terbantunya jama'ah haji sebanyak 1612 orang dan petugas TPHD/TKHD Kota Semarang;

6) Terlaksananya klaim asuransi kematian kepada warga miskin sebanyak 1081 klaim;

7) Terlaksananya Kegiatan donor darah dan sunatan massal oleh Pemerintah Kota Semarang sebanyak 3 kegiatan ;

8) Terlaksananya kegiatan peringatan hari besar keagamaan oleh Pemerintah Kota Semarang sebanyak 20 kegiatan, meningkat dari tahun 2013 yang hanya sebanyak 18 kegiatan;

9) Terlaksananya pelatihan untik asatidz (tenaga pendidik) sejumlah 700 orang;

10) Terlaksananya kegiatan keagamaan di 80 tempat keagamaan ;

11) Terlaksananya penanggulangan bahaya narkotika bagi pelajar sebanyak 2 kegiatan dengan jumlah peserta sebanyak 500 pelajar;

(11)

h a l | 2 5 5

13) Terlaksananya kegiatan rapat koordinasi di bidang kesejahteraan rakyat sebanyak 30 kegiatan;

14) Terpenuhinya Sarpras tempat ibadah di Kota Semarang sebanyak 61 tempat;

15) Terlaksananya sosialisasi kepada pelajar tentang bahaya AIDS sebanyak 2 kegiatan dengan jumlah peserta 500 orang ;

4.1.13.4 PERMASALAHAN YANG DIHADAPI

1. Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan PMKS Dalam pelaksanaan program ini masih ditemukan beberapa kendala diantaranya adalah :

- Penanganan permasalahan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) masih bersifat rutinitas dan belum komprehensif.

2. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

Dalam pelaksanaan program ini masih ditemukan beberapa kendala diantaranya adalah :

- Ketersediaan database urusan sosial yang belum valid dan tidak reliabel. - Belum tersusunnya Peraturan Walikota yang mengatur tentang penanganan

anak jalanan, gelandangan, dan pengemis di Kota Semarang, yang merupakan turunan selanjutnya sebagai konsekuensi dari diterbitkannya Peraturan Daerah No 5 Tahun 2014 tentang Penanganan Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis di Kota Semarang.

3. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Dalam pelaksanaan program ini masih ditemukan beberapa kendala diantaranya adalah :

- Panti rehabilitasi sosial yang dimiliki masih terbatas daya tampung dan kualifikasi jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial yang dapat diterima/dibina.

4.1.13.5 RENCANA TINDAK LANJUT

1. Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil dan PMKS Hal-hal yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala pada program ini diantaranya adalah :

(12)

h a l | 2 5 6

2. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

Hal-hal yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala pada program ini diantaranya adalah :

- Melaksanakan rekonsiliasi data dengan instansi-instansi terkait

- Melaksanakan penyusunan Peraturan Walikota yang mengatur tentang penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis di Kota Semarang sebagai tindak lanjut diterbitkannya Peraturan Daerah No 5 Tahun 2014 tentang Penanganan Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis di Kota Semarang.

3. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

Hal-hal yang dilakukan dalam mengatasi kendala-kendala pada program ini diantaranya adalah :

- Peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia pengelola panti rehabilitasi sosial serta rehab bangunan Panti Rehabilitasi Sosial Among Jiwo ruangan yaitu penambahan ruangan rehabilitasi.

Referensi

Dokumen terkait

Program dan kegiatan perpustakaan telah mampu meningkatkan minat baca masyarakat, hal ini terlihat dari perkembangan budaya baca masyarakat Kota Semarang dimana

Kerjasama yang dilakukan antara Pemerintah Kota Semarang dengan BPS adalah kerjasama dalam penerbitan buku statistik daerah yang berisi kajian dan analisis atas data

Dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik mendorong Pemerintah Kota Semarang semakin terbuka dalam memberikan pelayanan

Pemerintah kota Semarang pada tahun 2014 telah melakukan penataan terhadap kawasan-kawasan cagar budaya dalam hal ini melakukan verifikasi, sertifikasi terhadap

Peranan strategis tersebut diantaranya adalah peningkatan pendapatan nasional melalui peningkatan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan pendapatan

Pemerintah Kota Semarang dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup urusan lingkungan hidup ditujukan pada pemanfaatan sumber daya air dan lahan, pengendalian

Kebijakan urusan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera diarahkan pada upaya pengendalian kelahiran melalui kesadaran masyarakat dalam ber-KB, meningkatkan kualitas

Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pada urusan pilihan perindustrian tahun 2014 adalah sebagai berikut:. Masih rendahnya frekuensi komunikasi antara